Failed Cupid

Main Cast : Cho Kyuhyun

Kim Kibum

Other Cast : Kim (Cho Heechul) as eomma kyuhyun

Seohyun

Kim Ryeowok,

Kim Sahee (kibum's sister)

Shim Changmin, dll

Genre : Romance, comedy, fantasy

Summary : Cho kyuhyun, cupid yang sedang menjalani masa training, mendapat tugas untuk membuat seorang namja kutu buku yang memiliki sifat yang sangat dingin dan cuek untuk jatuh cinta.

Happy Reading

"sahee, kibummie eomma dan appa pulang!" teriak seorang yeoja cantik dari depan mansion kim, yeoja cantik bernama lengkap song dahyun yang telah merubah namanya menjadi kim dahyun, yeoja yang masih tampak cantik diusianya yang sudah mendekati lima puluh tahun itu berjalan dengan anggunnya sambil menenteng beberapa tas berisi oleh – oleh untuk kedua anaknya, dibelakangnya sang suami berjalan dengan santai sambil menatap tingkah ajaib istri yang dinikahinya hampir dua puluh lima tahun yang lalu itu.

Kim young woon, atau biasa dipanggil kangin, appa dari kim kibum dan kim sahee, namja berbadan tambun itu menjatuhkan tubuhnya di sofa nyaman ruang keluarga, hahh hampir sepuluh jam di pesawat membuat tubuhnya yang tak lagi muda itu kelelahan.

"honey, sahee tidak ada di kamarnya" lapor dahyun setelah melihat kamar putri bungsunya dan tidak menemukan putri cantiknya itu disana

"coba lihat dikamar kibummie, mungkin dia tidur dengan oppanya" sahut kangin

"ahh kau benar juga" pekik dahyun heboh sambil mencium pipi suaminya, lalu yeoja cantik itu melangkah ke kamar sang putra sulung yang berada di lantai dua. Begitu sampai di depan pintu kamar kibum dahyun membuka pintu kamar bercat hitam itu dengan perlahun, takut – takut kedua anaknya itu masih tertidur lelap.

Kegelapan langsung menyapa dahyun begitu pintu itu terbuka, dahyun meraba dinding di dekat pintu, mencari tombol lampu. KLIK, suasana kamar langsung menjadi terang begitu dahyun berhasil menemukan tombol lampu, ibu dua anak itu lalu mengalihkan pandangannya ke arah kasur berukuran king size milik putranya.

"OMO! HONEYYY!" pekik dahyun memanggil sang suami saat melihat pemandangan yang sangat eumm 'manis' di atas kasur putranya. Bagaimana tidak, dahyun menemukan namja asing berwajah manis di kamar putranya, tidur bersama di atas kasur, selain itu putrinya juga tertidur di tengah – tengah antara namja manis itu dan kibum dengan lengan putih milik namja manis itu dan juga lengan agak kekar milik kibum memeluk sahee protektif, seperti orangtua yang melindungi anaknya.

"ada apa?" tanya kangin yang datang tergopoh – gopoh mendengar teriakan maha dasyat sang istri

Itu, dahyun menunjuk ke arah kasur dengan masih memasang wajah shock.

"MWO?!" pekik kangin tidak kalah kagetnya

"berisik sekali" gumam kibum yang sepertinya mulai terganggu dengan keributan yang ditimbulkan oleh kedua orangtuanya, kibum membuka matanya perlahan, membiasakan matanya dengan cahaya lampu kamarnya, hahh seingatnya dia sudah mematikan lampunya semalam. kibum menengok ke samping kanannya, dilihatnya kyuhyun dan sahee masih tertidur lelap, jadi siapa yang berisik tadi?, sepertinya kibum masih tidak sadar kalau kedua orang tuanya sudah pulang dan sekarang sedang berdiri mematung dekat pintu kamarnya.

Kibum meregangkan ototnya, badannya pegal karna semalaman memeluk sahee, yah semalam hujan turun dengan lebatnya dan sahee memaksa untuk tidur bersamanya dan kyuhyun, jadilah mereka bertiga tidur di kamarnya.

"apa kau sudah bangun tuan muda kim?" pertanyaan bernada mengintimidasi itu menyadarkan kibum bahwa tidak hanya dirinya kyuhyun, dan sahee yang ada di kamarnya saat ini. Namja tampan itu menengok ke arah pintu, wajah datarnya menampakkan ekspresi kaget namun, kaget versi kibum tetap saja datar, kibum menelan ludah gugup saat melihat umma dan appanya memandang tajam ke arahnya sambil melipat tangannya di depan dada.

"eomma, appa?!" pekiknya tidak percaya, bukankah ibu dan ayahnya itu baru akan pulang minggu depan?. Pandangan namja tampan itu lalu beralih pada kyuhyun, "eomma, appa, kibum bisa jelaskan" ucapnya, jangan – jangan orang tuanya salah paham dan mengiranya membawa kabur anak orang dan hal – hal berbau kriminal lainnya.

.

.

"jadi apa yang mau kau jelaskan tuan muda kim?" tanya dahyun, yeoja cantik itu berdiri di depan kibum sambil melipat tangannya di dedan dada, kibum sendiri sedang didudukkan di kursi ruang tengah, namja tampan itu merasa sedang diadili saat ini setelah kepergok tidur dengan namja asing saat orangtuanya sedang tidak di rumah.

"umma aku bersumpah aku tidak melakukan apapun, kami hanya tidur bersama, maksudku benar – benar hanya tidur umma tidak melakukan apapun, lagipula ada sahee" kibum berusaha menjelaskan pada ummanya, arghh ummanya pasti akan marah besar saat ini.

"kibum kau tau apa kesalahanmu?" tanya kangin

"ne appa, membawa kyuhyun menginap tanpa bilang appa dan umma, tapi benar aku tidak melakukan apapun" ucap kibum

"bukan itu kesalahanmu kim muda" sahut dahyun, membuat kibum mengangkat alisnya tanda bingung, bukankah ummanya marah karna itu?. "kesalahmu adalah, kenapa kau tidak bilang kalau kau sudah punya namjachingu!" pekik dahyun girang, "astaga honey aku sangat bahagia, akhirnya anak kita menjadi namja normal, kukira dihidupnya hanya ada buku, buku dan buku" ucap dahyun sambil memeluk suaminya bahagia, kedua orang dewasa tak tau umur itu berpelukan sambil melompat – lompat yang akhirnya berakhir saat kangin meringis ngilu sambil memegang pinggangnya, sepertinya penyakit encoknya kumat.

"eoh? Gwenchana honey?" tanya dahyun khawatir

"gwenchana, ini tidak ada apa – apanya dibanding dengan melihat putra kita yang datar itu akhirnya punya namjachingu" ucap kangin dramatis

"ahh kau benar honey, kukira nanti dia akan menikah dengan buku" ucap dahyun tak kalah heboh, bagaimana tidak selama ini putranya ini jarang sekali berinteraksi dengan orang lain kecuali dengan keluarganya, jangankan pacar bahkan teman saja tidak punya, yang ada di otaknya hanya buku, buku, dan buku, ahh itu mungkin karna sikap kibum yang sangat pendiam dan dingin, dahyun dan kangin bahkan sangat heran darimana sifat kibum itu berasal, pasalnya dia dan suaminya cukup baik dalam hal bersosialisasi.

"honey, apakah kita harus mengadakan pesta besar – besaran untuk merayakan hal ini?" tanya dahyun

"tentu chagy, kau boleh mengundang teman – temanmu, aku akan menghubungi IO, ini patut dirayakan" setuju kangin

"kau lihat tadi, dia sangat manis, aku akan punya menantu manis" heboh dahyun

"tunggu, STOPPPP!" teriak kibum tidak percaya, orangtuanya ini memang sangat aneh bagaimana bisa mereka justru sangat senang saat menemukan putra mereka tidur sekamar bahkan seranjang dengan seorang namja asing. "umma, appa, kalian tidak marah karna ada namja asing di kamarku?" tanya kibum memastikan

"tentu saja tidak kibum, kami justru sangat senang, kalau kau mau umma dan appa bahkan bisa melamarnya untukmu sekarang juga, lebih bagus lagi kalau dia sedang hamil anakmu jadi kami bisa langsung menikahkan kalian" ucap dahyun semangat

Astaga, kibum benar – benar ingin membenturkan kepalanya ke tembok saat ini melihat tingkah absurd kedua orangtuanya, kalau ada nominasi untuk orangtua teraneh dan tergila di dunia mungkin dia akan mengajukan kedua orangtuanya untuk masuk nominasi. Ohh tidak sadarkah kibum kedua orangtuanya seperti itu karna sudah terlalu frustasi melihatmu yang sepertinya akan menjomblo selamanya.

.

.

"ah ayo duduklah disini kyuhyunnie" ucap dahyun manis saat melihat kyuhyun akan bergabung di meja makan, namja manis itu terlihat segar karna sudah mandi. Disampingnya sahee menggandeng tangannya, sepertinya yeoja cilik itu benar – benar menyukai kyuhyun dan tidak ingin jauh – jauh dari oppa cantiknya itu.

"annyeong ahjussi ahjumma, cho kyuhyun imnida" ucap kyuhyun sambil membungkuk sopan pada orangtua kibum

"aigo jangan formal begitu, kibum sudah menceritakan semuanya pada kami, walau kami agak kecewa karna kau bukan namjachingu namja datar itu, kyuhyunnie kau manis sekali astaga aku ingin menggigit pipi chubbymu" gumam dahyun

"mwo?" tanya kyuhyun

"tidak perlu difikirkan, dan duduklah disini, satu lagi jangan panggil kami ahjussi dan ahjumma, panggil umma dan appa ne" ucap dahyun lembut, sepertinya dia masih mengharapkan kyuhyun menjadi menantunya.

Kyuhyun akirnya duduk di samping dahyun, namja manis itu menghela nafas lega, dia fikir dia akan diintrogasi oleh orangtua kibum atau bahkan diusir, ternyata mereka orang – orang baik.

"makanlah yang banyak kyunnie, umma masak banyak hari ini karna ada dirimu" dahyun mengambilkan banyak lauk untuk kyuhyun, "kudengar kau dari jepang, ahh honey bagaimana cara menyapa dengan bahasa jepang" bisik dahyun pada suaminya

"ohayo gozaimasu" bisik kangin

"ahh ne, ohayo gozaimasu" ulang dahyun, sepertinya dia sangat ingin membuat kyuhyun nyaman, yahh itung – itung agar kyuhyun mau bersama putranya yang tampan tapi dingin dan menyebalkan itu, jadi keinginannya mempunyai menantu seperti kyuhyun bisa terwujud.

"mwo?" kyuhyun mengerutkan dahinya bingung, dia tidak mengerti umma kibum ini berbicara apa

"eumm umma, kyuhyun memang dari jepang, tapi dia hanya sebentar disana jadi tidak terlalu fasih, bicara dengan bahasa korea saja" ucap kibum

"ohh begitu, baguslah umma juga tidak bisa bahasa jepang" ucap dahyun lega, ck sudah jelas – jelas pertama tadi dia juga menyapa kyuhyun dengan bahasa korea. "kyuhyunnie berapa usiamu?" tanya dahyun lembut

"17 tahun umma" jawab kyuhyun sambil menyuap sepotong daging ke mulutnya dalam sekali suap, membuat pipi putih dan chubbynya itu menggembung, ahh kyuhyun memang selalu lupa diri kalau bertemu makanan terutama daging sapi yang sangat dia suka, ummanya bahkan pernah mengatakan kyuhyun itu membuat bangkrut karna selalu minta makan daging.

Astaga menggemaskan sekali, ucap dahyun dalam hati, yeoja cantik ini menahan diri untuk meremas – remas pipi namja yang diklaimnya sebagai calon menantu itu. "17 tahun, berarti sudah boleh menikah" ucap dahyun

"mwo?" tanya kyuhyun bingung

"umma!" pekik kibum, ummanya ini harus dihentikan sebelum berbicara yang aneh – aneh lagi

"apa kau punya saudara kyunnie?" tanya dahyun lagi, masa bodoh dengan putranya yang mengajukan protes

"anny, kyu anak tunggal umma" jawab kyuhyun

"ahhh kau pasti sangat kesepian, sebaiknya kau cepat menikah agar tidak kesepian, lebih bagus lagi kalau cepat punya anak" ucap dahyun

"UMMA!" pekik kibum lebih keras lagi, ahh dia sudah tidak tahan, dengan cepat kibum bangun dari kursinya, ck ummanya itu bisa merusak kepolosan kyuhyun. dengan cepat namja tampan itu menarik tangan kyuhyun, "kajja kita makan diluar" ajak kibum

"mwo? Kibum dagingnya" bingung kyuhyun, namja manis itu menatap miris daging yang masih tersisa banyak di piringnya.

"jangan banyak tanya, nanti aku akan mentraktirmu es krim" ucap kibum

"es krim" gumam kyuhyun ahh dia akan melakukan apapun untuk makanan manis dan dingin itu, dengan ekspresi senang akhirnya kyuhyun ikut dengan kibum, kyuhyun bahkan tidak sempat berpamitan dengan umma dan appa kim juga sahee karna kibum langsung menarik tangannya.

"astaga tidak sabaran sekali anak itu, SELAMAT KENCAN!" teriak dahyun

"umma, sahee mau ikut oppa dan oppa cantik" rengek sahee

"sahee sayang, kau menyukai oppa cantik kan?" tanya dahyun, yang dijawab anggukan mantap dari putrinya, "sahee mau oppa cantik menjadi oppanya sahee?" tanya dahyun lagi yang lagi – lagi dijawab oleh anggukan yeoja cantik itu, "kalau begitu sahee harus membiarkan mereka pergi berdua saja, arra?"

"ne, umma" jawab sahee patuh

"ahh anak umma memang pintar, bagaimana kalau hari ini kita berbelanja sepuasnya" ucap dahyun, "kau setuju kan honey?" tanya dahyun manis pada suaminya

"ehhh, t-tentu saja" jawab kangin, pantas saja perasaannya tidak enak sejak pagi, rupanya karna ini, asal kalian tau istrinya itu sangat gila belanja, sekali belanja saja mungkin nyonya kim itu bisa membuat dompet suaminya menjerit. Poor kangin.

.

.

"kita mau kemana?" tanya kyuhyun pada kibum, namja manis ini sangat kesal pada kibum, kakinya pegal karna sejak tadi mengikuti langkah kibum yang cepat dan tak tau mau kemana. Katanya kibum mau mentraktirnya es krim, ahh dan juga makan karna tadi kibum membuatnya tidak menyelesaikan makannya.

"berisik ikut saja" jawab kibum cuek

"aku lelah, lapar dan haus" rengek kyuhyun, namja manis itu menghentikan langkahnya sambil menghentak – hentakkan kakinya ke jalan. "juga kau berbohong padaku, katanya mau membelikanku es krim, tapi dari tadi kita hanya jalan – jalan dan jalan terus, energiku sudah habis aku butuh makan" kesal kyuhyun

"ck, baiklah gendut, dan jangan panggil aku pembohong, aku namja yang memegang janji" ucap kibum tidak terima

"benarkah?" tanya kyuhyun sambil menaikkan sebelah alisnya

"tentu saja, akun ku buktikan padamu" setelah mengatakan itu kibum menarik tangan kyuhyun, membawa namja manis itu ke salah satu kedai es krim yang terkenal dan letaknya tidak jauh dari komplek perumahan kibum.

"selamat datang" sapa para pegawai saat kibum dan kyuhyun memasuki kedai tersebut, kadai itu masih cukup sepi karna memang masih pagi, sepertinya kibum dan kyuhyun pelanggan pertama kedai ini.

Kyuhyun yang melihat foto – foto es krim berbagai rasa yang menghiasi seisi kedai langsung menampilkan wajak berbinar – binar, astaga kibum bahkan sampai malu sendiri, sebenarnya dia membawa namja berumur 17 tahun atau bocah berumur lima tahun.

"kibum, aku mau yang itu, itu, itu" kyuhyun mulai menunjuk – nunjuk gambar es krim menggiurkan yang tertempel di dinding kedai

"ini masih pagi, satu skop es krim saja" tolak kibum

"anny, itu sedikit sekali, lagipula aku ingin mencoba semua rasa" rengek kyuhyun manja sambil menggoyang – goyangkan lengan kibum, pemandangan manis itu membuat seluruh pegawai kedai itu memekik gemas, mereka mengira kyuhyun dan kibum adalah sepasang kekasih.

"nanti kau sakit perut" ucap kibum ketus, wajahnya dibuat kesal padahal sebenarnya dia khawatir, kyuhyun baru makan sedikit tadi tidak baik kalau makan es krim banyak – banyak.

"tidak akan, janji" kyuhyun mengangat tangannya, membentuk V sign di depan kibum

"astaga, namjachingumu manis dan menggemaskan sekali" ucap seorang ahjumma yang sepertinya pemilik kedai es krim ini, "jadi apa yang bisa kuberikan pada kalian?" tanya ahjumma itu.

"ahh annyeong ahjumma, bisakah ahjumma memberikan dua skop es krim coklat satu skop es krim vanila dan dua skop es krim matcha" pinta kyuhyun sopan

"tentu saja, dengan sanang hati akan ahjumma siapkan untuk namja manis sepertimu" ucap ahjumma itu dengan senyum keibuannya.

"terima kasih ahjumma" sahut kyuhyun

"satu skop saja ahjumma" ralat kibum

"anny" tolak kyuhyun

"kalian sangat lucu, dan kau sangat perhatian sekali pada namjachingu manismu, tapi tenang saja es krim kami dibuat dari bahan alami dan segar, jadi tidak akan membuat sakit perut" ucap ahjumma itu

"namjachingu?" tanya kibum

"ne, kalian sepasang kekasih kan? Kalian tampak sangat serasi" ucap ahjumma itu

"mwo? A-anny" elak kyuhyun dengan wajah memerah karna pujian ahjumma ini

"nah ini es krimmu eummm..."

"kyuhyun, cho kyuhyun imnida" ucap kyuhyun ceria

"ne, kyunnie ini es krimmu selamat menikmati, dan ini untukmu" ucap ahjumma itu sambil menyodorkan semangkuk es krim pada kibum

"tapi aku tidak memesan" ucap kibum bingung

"ini bonus untuk kalian karna kalian pelanggan pertama kami hari ini" jelas ahjumma itu

"maaf, aku tidak bisa menerimanya, aku tidak terlalu suka makanan manis ahjumma" tolak kibum sopan

"kau tenang saja, eum"

"kibum namanya kibum ahjumma" sela kyuhyun

"ne, kibum-ssi kau jangan khawatir es krim ini rasa kopi kau pasti akan menyukainya" ucap ahjumma itu menenangkan

Kyuhyun menyikut perut kibum pelan, "sudah terima saja, ahjumma ini sudah sangat baik memberimu es krim gratis" gumam kyuhyun, lalu namja manis itu kembali memandang ahjumma di depannya dengan senyum manis andalannya, "kami akan menerimanya ahjumma, terima kasih" ucapnya tulus, kibum akhirnya pasrah dan membawa semangkuk es krim kopi itu ke tempat duduk dekat jendela besar yang menghadap ke jalan, sehingga mereka bisa melihat kendaraan yang berlalu – lalang di jalan raya.

"ahhh enaknya" desah kyuhyun saat memasukkan sesendok besar es krim ke dalam mulutnya, lalu namja manis itu melotot ke arah kibum yang sebenarnya tidak seram sama sekali, "kanapa tidak dimakan, kau harus menghargainya, ini pemberian ahjumma" petuah kyuhyun, yang akhirnya dengan berat hati kibum menyuapkan es krim itu ke dalam mulutnya, walau hanya sedikit sekali.

Kyuhyun tersenyum menggoda saat melihat kibum sedang meresapi rasa dingin, agak pahit dan sedikit manis dalam mulutnya itu, "bagaimana enak kan?" tanya kyuhyun menggoda

"ehemm, biasa saja" elak kibum gengsi padahal benar apa yang dikatakan kyuhyun, es krim itu berbeda, sangat enak dan tidak membuat mual sama sekali. "kyu kenapa kau sangat suka es krim?" tanya kibum tiba – tiba , yahh semenjak dirinya membelikan kyuhyun es krim untuk pertama kalinya cupid manis didepannya ini benar – benar menjadi maniak es krim, kemanapun dia pasti mencari es krim.

"karna dirimu" jawab kyuhyun

"huh?" tanya kibum tidak mengerti

"karna kau sangat mirip dengan es krim" jawab kyuhyun

"maksudmu aku dingin?" tanya kibum datar, dia sudah biasa mendengar orang menyebutnya gunung es, manusia salju, tapi saat kyuhyun yang mengatakannya entah mengapa dia tidak menyukainya.

"dengarkan dulu sampai selesai, kenapa kau hanya menilai dari satu sisinya saja" gerutu kyuhyun, "kau memang seperti es krim, yang sangat dingin, tapi jangan lupa es krim juga manis dan sangat lembut, seperti dirimu, orang yang tidak mengenalmu mungkin menilai kau dingin, datar, sombong, menyebalkan"

"ya!" sela kibum

"issh aku belum selesai, dengarkan dulu, kau memang memiliki segudang sikap menyebalkan, tapi kau juga sangat baik dan lembut, kau bahkan menerimaku di rumahmu, padahal kau bisa saja mengusirku, seperti es krim kau dingin, tapi jangan lupa es krim juga manis dan lembut" ucap kyuhyun tulus

"lalu kau pasti sering dengar, orang – orang berkata bahwa kau adalah gunung es, manusia salju, mungkin kau menganggap itu sebuah ejekan, itu kalau kau hanya melihat satu sisinya saja, tapi coba kau fikirkan, gunung es memang dingin dan kokoh, tapi orang – orang sangat suka melihatnya karna dia sangat indah saat terkena sinar matahari, lalu manusia salju, dia juga sangat dingin, tapi banyak orang – orang yang menantikan datangnya salju, sama sepertimu kau memang dingin dan menyebalkan tapi banyak yang menyukai dan mengagumimu, sahee, eomm dan appa kim, lalu fans – fansmu di sekolah, dan aku, kau itu orang yang baik, kim kibum" ucap kyuhyun,.

kibum bahkan sambai terdiam mendengar ucapan cupid manis itu, ini sertama kalinya dia mendengar kyuhyun bicara serius, biasanya cupid manis ini hanya bisa main – main saja, dan entah mengapa hati kibum menghangat mendengar ucapan kyuhyun yang begitu tulus "terima kasih" ucap kibum dengan senyum tulus yang sangat jarang diperlihatkannya

"ya apa yang kau lakukan!" pekik kibum saat kyuhyun tiba saja menyendok es krim miliknya

"aku penasaran bagaimana rasanya, ternyata kopi tidak buruk, aku minta ya bum" rengek kyuhyun dengan puppy eyes andalannya.

"shirreo, ahjumma memberikannya padaku jadi ini milikku" ucap kibum dengan seringaian di wajahnya

"pelit" kesal kyuhyun

"aku tidak perduli" ucap kibum cuek

"kibum, kibum, kibum, kibum!" rengek kyuhyun

"aku tidak dengar" kibum menutup kedua telinganya, kalau tidak dia akan menyerah dengan segala rengekan kyuhyun yang maha dasyat dan selelu bisa meluluhkannya itu.

"akan kuadukan pada eomma dan appa kim" ancam kyuhyun

"mereka orangtuaku gendut tentu mereka akan membelaku"

"siapa yang kau bilang gendut?" marah kyuhyun

"siapa lagi, tentu kau memang ada lagi makhluk gendut selain dirimu disini" ucap kibum dengan nada menyebalkan

"kim kibum, aku akan membunuhmu!" murka kyuhyun

Melihat cupid manis didepannya akan mengamuk, kibum dengan cepat mengambil langkah menyelamatkan diri, untung saja es krim mereka sudah dibayar, jadi mereka bisa langsung pergi.

"bukankah mereka sangat manis?" ucap ahjumma pemilik kedai sambil memperhatikan kibum dan kyuhyun yang kejar – kejaran di luar kedainya, yang dibalas anggukan oleh seluruh pegawainya, rupanya mereka sejak tadi memperhatikan interaksi antara kibum dan kyuhyun.

.

.

"kibum berhenti!" pekik kyuhyun

"makanya jangan gendut, kau jadi kesulitan lari" ejek kibum sadis, namja tampan yang biasanya berekspresi datar dan dingin ini tertawa lepas, ahh ini pertama kalinya dia bisa sedekat dan senyaman ini dengan seseorang selain keluarganya, kalau kyuhyun bisa dianggap sebagai orang, yah kyuhyun kan seorang cupid, cupid manis dan menggemaskan.

"Akhhh" kibum menghentikan langkahnya saat mendengar pekikan dari arah belakang, namja tampan itu menengok kebelakang, dilihatnya kyuhyun sedang berjongkok sambil memegangi kakinya, rasa panik mulai menghinggapi kibum, apa kyuhyun terluka?. "gwenchana?" tanya kibum sambil menghampiri kyuhyun

"shhh arggg" ringis kyuhyun

"ada apa, apa kakimu terkilir kyu?" tanya kibum sambil berjongkok di depan kyuhyun

BRUKKKK, tiba – tiba saja kyuhyun mendorong kibum kuat, membuat kibum yang tidak siap dengan serangan kyuhyun itu jatuh terduduk, "hahaha rasakan pembalasanku, ternyata kau tidak sepintar yang kukira, kau mudah sekali ditipu bum" ejek kyuhyun yang langsung berlari menghindari kibum

"yak, kembali kyuhyun!" pekik kibum, padahal dia sudah khawatir tapi ternyata cupid manis itu hanya mengerjainya.

.

.

"aku lelah, dan lapar" keluh kyuhyun saat dirinya dan kibum akhirnya berhenti bermain kejar – kejaran, "aku lelah dan lapar" ulang kyuhyun lagi dengan suara lebih keras, tapi kibum masih juga belum bereaksi, "bum, aku lapar" akhirnya kyuhyun menyenggol tangan kibum, huhh kibum itu tidak peka sekali sihh

"lalu?" tanya kibum singkat

"belikan aku makanan" pinta kyuhyun

"perlu kuingatkan tadi aku sudah membelikanmu banyak es krim"

"itu es krim, bukan makanan aku masih lapar, kau lupa karna kau aku meninggalkan daging lezat buatan umma kim" rengek kibum

"aku sedang malas makan" ucap kibum cuek

"aku tidak memintamu makan juga, belikan aku makanan saja"

"aku tidak bawa uang banyak kyu"

"roti saja tidak papa" ucap kyuhyun memelas

"baiklah, akan kubelikan di minimarket depan, kau tunggu disini, jangan kemana – mana, jangan mau ikut seseorang walau dia mengiming – imingimu es krim, dan..."

"jangan percaya pada orang asing" lanjut kyuhyun, huhh dia sampai hapal petuah – petuah kibum.

"baguslah kalau kau mengerti, kau tidak sebodoh yang kukira" kibum mengacak rambut kyuhyun sekilas, sebelum berjalan menyebrang untuk memasuki sebuah minimarket.

"ck, dasar menyebalkan" gerutu kyuhyun.

.

.

Begitu sampai di minimarket itu kibum langsung berjalan ke bagian roti, namja tampan itu mencari dengan seksama roti berisi coklat kesukaan kyuhyun, dia menemukannya, dan pas sekali rotinya tinggal satu, kibum hendak mengambilnya tepat saat ada seseorang yang akan mengambilnya, sehingga tangan mereka tidak sengaja bersentuhan.

"maaf" ucap kibum singkat pada namja manis berbadan mungil disampingnya

"gwenchana,apa kau ingin roti ini?" tanya namja itu ramah

"ne" jawab kibum

"ahh aku juga sangat menyukainya, tapi sayang rotinya tinggal satu" ucap namja itu

"maaf, tapi bisa kau memberikannya padaku?, da tidak menyukai rasa yang lain" ucap kibum memohon

"kalau begitu, baiklah" namja manis itu tersenyum lalu mengambil roti coklat itu dan memberikannya pada kibum.

"terima kasih, eumm.."

"ryeowook, kim ryeowook"

"ne, terima kasih ryeowook-ssi" ucap kibum tulus lalu membawa roti isi coklat itu dan membayarnya.

"dia namja yang baik" ucap namja manis bernama ryeowook itu sambil menatap punggung kibum yang sedang membayar di meja kasir.

.

.

"ahh bagaimana bisa aku ceroboh sekali" ucap namja itu sambil memunguti jeruk – jeruknya berjatuhan dari kantong plastiknya yang ternyata robek

Kibum yang berdiri di belakang namja itu memperhatikannya dengan heran, bukankah ini namja yang tadi? Siapa namanya, ahh ryeowook, batin kibum. Lalu tanpa mengucapkan apapun namja tampan itu membantu ryeowook memunguti jeruk itu.

"ahh terima kasuh tu..., ehh kau namja jadi" ucap ryeowook semangat, tidak menyangka akan bertemu namja tampan ini lagi

"lain kali hati – hati ucap kibum" lalu meninggalkan ryeowook, kyuhyun pasti sudah bosan menunggunya.

"ne, sekali lagi terima kasih" teriak ryeowook pada kibum yang sudah berjalan menjauh, "ehh tunggu siapa namanu?" teriak ryeowook lagi, tapi sepertinya kibum tidak dengar, akhirnya ryeowook hanya bisa mendesah pasrah, hahh sepertinya dia tertarik pada namja tampan itu.

.

.

Kyuhyun mengernyitkan dahinya saat melihat kibum berbicara pada seseorang di depan pintu minimarket, kibum bahkan membantu orang itu mengambil jeruknya yang terjatuh, kyuhyun tidak tau ada apa tapi ada perasaan yang aneh saat dia melihatnya, seperti perasaan tidak rela, kesal, entahlah kyuhyun juga tidak mengerti.

"maaf lama" ucap kibum saat namja tampan itu sampai di tempat kyuhyun menunggu

"kenapa lama sekali?" ketus kyuhyun

"mengantri" jawab kibum singkat

"huhh mengantri apa kau terlalu asik mengobrol dengan namja itu" gumam kyuhyun yang sepertinya tidak didengar jelas oleh kibum

"kau bilang apa kyu?"

"tidak bilang apa – apa, aku sudah tidak lapar lagi" kesal kyuhyun sambil berjalan meninggalkan kibum

"ada apa dengannya, tadi bilang lapar sekarang tidak, apa dia marah karna aku terlalu lama" kesal kibum, sudah susah – susah dia membelikan roti ini bahkan sampai meminta untuk mendapatkan rasa kesukaan kyuhyun, dan cupid manis itu dengan mudahnya mengatakan tidak lapar lagi, ck menyebalkan.

"baiklah kalau kau tidak mau makan, aku akan membuangnya" ucap kibum, jangan kira kibum main – main, namja tampan itu benar – benar membuang roti yang dengan susah payah di dapatkannya itu ke tong sampah.

"roti coklatku" gumam kyuhyun pelan, sebenarnya dia tidak rela roti itu di buang, tapi dia sedang kesal dengan yang membelinya, walaupun kyuhyun sendiri tidak tau dia kesal karna apa.

.

.

"anak – anak ayo siap – siap" pekik dahyun sambil menghampiri kibum, kyuhyun dan sahee yang sedang sibuk dengan kegiatannya masing – masing di ruang santai, kyuhyun dan sahee bermain game make up di tab milik sahee, sedangkan kibum , yahh seperti biasa membaca buku.

"kemana eomma?" tanya sahee, apa eommanya akan mengajak belanja lagi, ck gadis kecil ini padahal tadi dia belanja banyak sekali

"kita akan kerumah tetangga baru, mereka mngundang kita makan malam" jelas dahyun

"memang ada tetangga baru?" tanya kibum tanpa mengalihkan pandangannya dari buku setebal lima senti yang sedang dibacanya.

Huhh dahyun ingin sekali menjitak putra tampan dan menyebalkannya ini, tidak sopan sekali, berbicara padanya tapi tidak melihat wajahnya sama sekali, apa buku ditangannya ini lebih menarik dari wajah eomma yag sudah melahirkannya. "jangan banyak tanya cepat ganti baju, mereka sudah menunggu" perintah dahyun mutlak dengan nada tegas, yeoja cantik ini lalu mentap namja manis yang di klaimnya sebagai menantu, "kau juga bersiaplah kyunnie, kau harus ikut" ucap dahyun lembut pada kyuhyun

"oppa cantik ikut eomma? Yeyyyy" pekik dahyun girang

"oppa cantik, bagaimana kalau oppa cantik memakai pakaian yang sahee dan eomma belikan tadi" ucap sahee semangat, sahee dan dahyun memang membelikan beberapa pakaian pada kyuhyun

"ne" ucap kyuhyun semangat, keduanya lalu pergi ke kamar masing – masing untuk bersiap – siap sedangkan kibum masih tampak santai dengan bukunya, dia tidak suka menghadiri acara seperti ini.

"yak!, kim muda apa yang kau lakukan cepat bersiap" perintah dahyun

"kyuhyun sedang berganti pakaian eomma" ucap kibum

"bukankah itu bagus kau bisa melihatnya, lagipula bukankah selama ini kalian tidur di kamar yang sama bahkan di kasur yang sama, masa kau tidak pernah melihatnya" goda dahyun

Wajah kibum memerah, dia jadi ingat saat pertama kali melihat tubuh kyuhyun saat cupid manis itu menunjukkan sayap kecilnya, dan kibum bersumpah itu terakhir kalinya dia melihatnya, kibum takut tergoda kalau melihatnya lagi.

"kau pernah melihatnya ya?" tanya dahyun

"anny" elak kibum

"ooo wajahmu memerah kim muda" goda dahyun

"aku mau bersiap dulu" ucap kibum lalu pergi dari hadapan eommanya sebelum eommanya itu semakin menggodanya.

"ck, sudah jelas – jelas dia menyukai kyunnie manisku" ucap dahyun

.

.

"ahh kau sudah datang dahyun-ssi" sapa seorang yeoja paruh baya berbadan kecil pada dahyun

"ne, perkenalkan in young-ssi, ini suamiku kim young woon, ini putra sulungku kim kibum, ini putriku kim sahee, dan ini kyunnie manisku" ucap dahyun mengenalkan keluarganya

"ne, selamat datang, maaf kalau rumah kami tidak sebagus dan senyaman rumah kalian"

"jangan berkata begitu, rumahmu sangat indah, dan taman di depan sangat terawat aku sangat menyukainya" ucap dahyun ramah

"ahh mari masuklah, suami dan putraku sudah menunggu" ucap in yeong

"kyu, kyuhyun"panggil kibum, namja tampan itu berusaha membuat kyuhyun berjalan bersamanya di belakang, tapi namja manis itu bersikap seolah – olah tidak mendengarnya, kibum sendiri sangat bingung dengan sikap kyuhyun, sejak tadi cupid manis itu menghindarinya.

"kibum apa yang kau lakukan disitu, cepat masuk" ucap dahyun

"ne, eomma" pasrahnya, sepertinya memag tidak ada waktu bicara berdua saja dengan kyuhyun

"silahkan duduk, perkenalkan ini suami dan putraku" ucap in yeong

Kibum, kyuhyun dan sahee membungkuk sopan, lalu saat kibum menengakkan kembali badannya, matanya berpandangan dengan namja yang di temuinya siang tadi.

"kau" ucap kibum

Ryeowook tersenyum manis, "kau yang tadi, senang bertemu denganmu lagi" ucapnya gembira, sedangkan yang lainnya hanya memandang keduanya bingung.

TBC

Akhirnya chap ini kelar juga, gimana makin aneh gak hahaha, saya lagi gak mood berimajinasi karna lagi sibuk pake banget, jadi maaf kalo ceritanya makin absurd hehhheehhe, ohhh ya terimakasih untuk yang selalu review ff ku, review kalian tuhh bikin semangat dehhh, dan maaf kalau masih banyak kekurangan dalam tulisanku, aku masih perlu banyak belajar. Sampai sini aja deh cuap – cuapnya pai – pai ...