Failed Cupid
Main Cast : Cho Kyuhyun
Kim Kibum
Other Cast : Kim (Cho Heechul) as eomma kyuhyun
Seohyun
Kim Ryeowok,
Kim Sahee (kibum's sister)
Shim Changmin, dll
Genre : Romance, comedy, fantasy
Summary : Cho kyuhyun, cupid yang sedang menjalani masa training, mendapat tugas untuk membuat seorang namja kutu buku yang memiliki sifat yang sangat dingin dan cuek untuk jatuh cinta.
Happy Reading
Minggu pagi yang cerah dimanfaatkan dengan baik untuk berjalan – jalan di taman, entah berolah raga, atau sekedar duduk sambil menikmati suasana taman dan membawa binatang peliharaan jalan – jalan. Sama halnya seperti yang dilakukan dua namja, satu yeoja cilik, dan seekor anjing putih berbulu lebat yang sedang menikmati suasana taman. Emm tapi sepertinya hanya si gadis cilik dan juga anjing berbulu putih itu saja yang menikmatinya, karna sejak tadi dua namja yang lebih memilih duduk di bangku taman itu hanya memasang wajah masam. Terutama salah satu namja yang berwajah manis, sejak tadi wajahnya tampak di tekuk pertanda bahwa dia sedang kesal. Namja itu, kyuhyun, kesal karna minggu paginya terganggu, padahal dia masih sangat mengantuk, tapi kibum –namja yang duduk disampingnya- dengan teganya membangunkannya hanya karna tidak ingin sendirian menemani sahee ke taman.
"masih kesal?" tanya kibum, tidak ada nada menyesal sama sekali karna sudah mengganggu waktu tidur namja manis disampingnya.
"aku ngantuk kibum" rengek kyuhyun, pasalnya semalaman dia menemani sahee yang susah tidur dan memaksanya bermain boneka
"kau bisa tidur lagi nanti" sahut kibum cuek
"aku tidak akan bisa tidur lagi" kesal kyuhyun
"baiklah maaf"
"maafmu terdengar tidak iklas"
Kibum menoleh ke arah kyuhyun, apasih maunya namja manis dan cerewet ini, "sekotak susu" tawar kibum
"tidak tertarik, umma sudah membelikanku banyak susu" seru kyuhyun, dia sangat menyukai umma kibum yang sangat menyayangi dan memanjakannya, beda dengan ummanya yang galak dan cerewet tapi walau begitu dia sayang ummanya juga..
"ck, coklat" tawar kibum lagi, kyuhyun menggeleng, sungguh menghadapi kyuhyun yang keras kepala benar – benar membuat sakit kepala, "tawaran terakhir, ice cream" putus kibum final
"dua scoop, deal" pekik kyuhyun senang, hahaha, kibum itu gapang sekali diperdaya, akhirnya kyuhyun akan mendapatkan dua scoop ice cream gratis
"oppa, sahee juga" rengek sahee yang tiba – tiba saja sudah bergabung di antara keduanya, dibelakangnya ada sam yang sedang menggigit sebuah bola plastik berwarna merah yang dimainkannya bersama nona kecilnya tadi.
"hah terserah saja" pasrah kibum
"yeyyyy!" kyuhyun dan sahee memekik senang, sedang kibum menggelengkan kepalanya, mimpi apa dia sampai harus menghadapi dua bocah ini.
.
.
"kau yakin tidak mau bum?" tanya kyuhyun
"anny, aku tidak suka makanan manis, dan panggil aku hyung, aku lebih tua setahun darimu" ucap kibum
"aku lebih suka memanggilmu kibum, bub-bum, bummie, bukankah itu lucu" ucap kyuhyun ceria
"kibum-ssi, kyuhyun-ssi annyeong, kebetulan sekali" tiba – tiba saja suara yang agak nyaring itu menayapa mereka, kyuhyun menoleh, menatap namja manis berbadan mungil yang sudah seminggu ini menjadi tetangga baru keluarga kim, siapa lagi kalau bukan kim ryeowook.
"ahh ada sahee juga, annyeong" sapa ryeowook melihat gadis cilik cantik yang duduk di samping kyuhyun
"wook-ssi, kau melupakan sam" protes kyuhyun sambil tetap melahap ice creamnya
"ah? Mian, annyeong sam" sapa ryeowook sambil mengelus bulu anjing putih yang duduk tenang di dekat kaki kyuhyun itu.
"mau bergabung dengan kami?" tawar kibum, dia hanya berusaha bersikap sopan, bagaimanapun ryeowook pernah merelakan roti coklat yang tinggal satu waktu itu untuk kibum, yahh anggaplah kibum sedang balas budi.
"tentu, terima kasih, aku juga bingung kalau duduk sendirian" sahut ryeowook senang, wajahnya perlahan memerah saat memandang wajah tampan namun datar milik kibum.
Kyuhyun menatap ryeowook, sekali lihat saja dia tau ryeowook itu menyukai kibum. "eh!" karna terlalu serius memperhatikan ryeowook kyuhyun tidak sadar ice creamnya sudah mencair, ice cream itu sekarang sudah menetes di baju yang dipakainya.
"kau ini makan saja seperti anak kecil" cibir kibum, namun tangannya dengan cepat meraih beberapa lembar tisu yang tersedia di atas meja, kibum lalu berdiri dan mencondongkan badannya ke depan, membungkuk ke arah kyuhyun, membersihkan pakaian namja manis itu dengan telaten, "bahkan sahee makan lebih rapi darimu" cibir kibum lagi
"yah!" kesal kyuhyun membenturkan kepalanya dengan kepala kibum, tidak kuat tapi lumayan sakit juga, padahal kibum baru saja membuatnya tersentuh tapi akhirnya namja tampan itu tetap mengejeknya juga, "kalau tidak iklas membersihkan bajuku yasudah" gerutu kyuhyun
"tidak percaya?" tanya kibum, namja tampan itu kembali mendekatkan tubuhnya pada kyuhyun, dengan cepat membersihkan sisa ice cream di ujung bibir kyuhyun, kali ini menggunakan jarinya, terlalu malas untuk mengambil tisu lagi. "lihat?" ucap kibum, sambil menunjukkan noda ice cream di jempolnya pada kyuhyun.
"huhh" kesal kyuhyun tidak bisa mengelak
"kalian sangat akrab" ucap ryeowook yang sejak tadi memperhatikan iteraksi keduanya
"anny!" pekik kibum dan kyuhyun bersamaan, keduanya saling pandang lalu membuang muka
"anny, kalian akrab" ucap ryeowook sambil terkekeh geli melihat keduanya, walau kibum dan kyuhyun lebih sering berdebat ryeowook bisa melihat kedekatan antara keduanya, berbeda dengan saat kibum berbicara padanya, kibum hanya akan berbicara seperlunya sedangkan pada kyuhyun kibum bisa sangat cerewet.
.
.
"bum menrurutmu ryeowook bagaimana?" tanya kyuhyun sambil tidur – tiduran di atas kasur kibum, kibum sendiri sedang duduk tenang di meja belajarnya sambil membaca buku, besok dia ada ulangan, sebenarnya kyuhyun juga, ingatkan mereka sekelas, tapi kyuhyun lebih memilih bersantai, namja manis itu bilang bahkan memejamkan mata pun soal – soal itu akan selesai.
"kenapa dengannya?" tanya kibum balik
"apa menurutmu dia baik?"
"baik" jawab kibum singkat
"dia juga perhatian dan lembut, benar kan bum? Ah dia juga sangat manis" puji kyuhyun, tingkahnya sudah seperti ibu – ibu yang sedang mempromosikan anaknya untuk mencari calon menantu.
Kibum menutup bukunya, namja tampan itu lalu mengalihkan perhatiannya pada kyuhyun, sepertinya dia mulai mengerti maksud kyuhyun. "kenapa kau menanyakannya?" tanya kibum dengan nada datar
"hanya bertanya saja, ryeowook itu pasti banyak namja yang menyukainya, benar kan bum?" pancing kyuhyun
"aku tidak perduli" sahut kibum cuek
Kyuhyun merengut sebal, kyuhyun bangun dari posisi tidur – tidurannya, namja manis itu duduk dengan menyilangkan kaki di atas kasur kibum sambil memeluk bantal bentuk kepala beruang coklat pemberian umma kim, menghadap namja tampan yang sekarang kembali sibuk dengan buku – buku pelajarannya itu, padahal kyuhyun tau walau kibum tidak belajarpun dia akan tetap mendapatken peringkat pertama diantara siswa seangkatannya.
"dasar menyebalkan" gumam kyuhyun, "ahh bum, sahee bilang dua hari lagi akan ada festival kembang api di lotte world, lotte world itu apa bum, sahee bilang itu tempat yang sangaaaattttt menyenangkan, kita kesana, ne ne" pinta kyuhyun tiba – tiba saat ingat cerita sahee siang tadi tentang tempat bernama lotte world. Kyuhyun sangat penasaran dengan yang namanya lotte world, sahee bilang disana ada roda raksasa yang berputar (kincir raksasa), dia kan jadi ingin tau.
"hahh" kibum mendesah lelah, adiknya itu kenapa suka sekali cerita pada kyuhyun, sudah tau cupid manis itu sangat penasaran dan mudah dibujuk, dan kalau kibum tidak menurutinya sudah dijamin kyuhyun akan merengek seharian.
"disana ada ular raksasa (read: roller coaster), nanti dia akan menggigitmu" ucap kibum menakut – nakuti, siapa tau ini berhasil kyuhyun kan tidak tau apa – apa tentang taman hiburan.
"sebesar apa bum?" tanya kyuhyun penasaran
Kibum hampir tersenyum senang, dia fikir rencananya berhasil untuk menakuti kyuhyun, "sebesar bus yang sering kita naiki untuk ke sekolah" jawab kibum dengan nada serius
"ah, kau tenang saja bum, kalau kau takut kau bisa berlindung padaku, aku pernah mengalahkan seekor ular besar, kau lupa aku ini cupid" ucap kyuhyun bangga, "jadi kita akan kesana kan bum?" tanya kyuhyun lagi
"terserah" sahut kibum, sepertinya dia sudah pasrah, toh menolak juga percuma, kyuhyun pasti mendapat dukungan, sahee, eomma dan juga appanya, mengingat keluarganya sangat menyukai kyuhyun.
"yey, kau juga harus mengajak wook-ssi" ucap kyuhyun
BRAK, kibum tiba – tiba bangkit dari kursinya dengan kasar, menimbulkan suara keras yang dihasilkan dari benturan antara kayu kursi dan lantai kamar kibum. Kibum kira kyuhyun sudah lupa tentang pembicaraan mengenai tetangga baru mereka itu, dan saat kyuhyun kembali menyinggung – nyinggung tentang ryeowook entah kenapa membuat kibum kesal.
Kyuhyun memundurkan tubuhnya saat kibum berjalan mendekat ke arahnya, berdiri di tepi kasur badannya agak membungkuk dengan tangan yang berpegangan di pinggiran kasur, mata hitam dan gelapnya menatap mata coklat milik kyuhyun yang sekarang tampak salah tingkah.
"b-bum" gumam kyuhyun
"apa kau serius ingin melakukan ini?" tanya kibum, nada datar namja tampan itu membuat kyuhyun bergetar ketakutan, walaupun kibum memang biasan berbicara dengan nada dingin dan datar namun sekarang terasa berbeda, kyuhyun bisa merasakan kalau kibum sedang marah.
"a-apa maksudmu?" tanya kyuhyun berusaha memberanikan diri
"jangan pura – pura tidak tau, kau pasti berusaha menjodohkanku dengan ryeowook-ssi kan?" tuduh kibum
"kalau iya kenapa? Bukankah ini memang tugasku untuk mencarikan cinta sejati untukmu, lagipula wook-ssi namja yang baik, seperti yang kubilang dia manis, ramah, baik, dan perhatian, tidak ada alasan untuk menolaknya bum" jelas kyuhyun tidak mau kalah
Kibum memegang pundak kyuhyun, memastikan namja manis itu menatap matanya, "apa kau benar – benar ingin aku bersama ryeowook-ssi?" tanya kibum lagi
"ya" jawab kyuhyun mantap
"baikalah" jawab kibum singkat setelah itu namja tampan itu meninggalkan kyuhyun begitu saja di dalam kamarnya.
"ya ini yang ku inginkan" gumam kyuhyun, seharusnya memang inilah yang dia inginkan, bukankah kalau kibum menemukan cinta sejatinya tugasnya selesai, dia bisa kembali ke dunianya, bertemu dengan eommanya, meneruskan sekolah cupidnya, menyelesaikan ujian akhir untuk mendapatkan lisensi sebagai cupid, dan hidup bahagia, seharusnya kyuhyun senang bukan, tapi sekarang mengapa justru dia merasa ragu, merasa ragu apakah ini yang benar – benar dia inginkan.
.
.
"pagi kyuhyunnie kajja sarapan dulu" ucap dahyun saat melihat namja manis calon menantu idamannya yang baru turun dari lantai dua sudah lengkap dengan seragam sekolahnya yang sama dengan kibum.
"pagi eomma" sapa kyuhyun, namja manis itu duduk di samping sahee saat yeoja cantik itu memintanya duduk di sampingnya.
"aigo kalian seperti kakak adik sungguhan" pekik dahyun senang, melihat sahee dan kyuhyun yang tampak sangat dekat. "kyunnie kau mau selai coklat atau stroberi?" tanya dahyun
"coklat saja eomma" jawab kyuhyun
"kau memang maniak coklat, pantas kau manis sekali" pekik kim dahyun gemas
"eomma, appa aku berangkat" pamit kibum tiba – tiba, namja tampan itu beranjak dari kursinya setelah menghabiskan satu potong roti selai stroberi
"kibum, kyuhyun bahkan belum sarapan, sahee juga belum selesai" sahut kangin, biasanya mereka berangkat bersama
"aku akan berangkat bersama ryeowook-ssi appa, hari ini hari pertamanya sekolah, aku berangkat" pamit kibum sambil menatap kyuhyun, membuat namja manis itu menunduk.
"kibum" panggil dahyun, namun putra sulungnya itu sudah menghilang di balik pintu, "astaga anak itu" gerutu dahyun, "yeobo, kau saja nanti yang mengantar sahee dan kyuhyun ke sekolah, ck lagipula sejak kapan dia perhatian pada tetangga" ucap dahyun heran.
Kyuhyun hanya diam, ada rasa tidak rela yang menyusup di hatinya, tapi bukankah ini yang dia inginkan?, kyuhyun sadar sikap kibum berubah sejak obrolannya semalam, namja tampan itu lebih pendiam dan terkesan mengabaikannya, dan itu membuat kyuhyun resah.
"kyunnie!" pekikan dahyun menyadarkan kyuhyun dari lamunanya
"ne eomma" sahut kyuhyun
"eomma memanggilmu dari tadi, ayo dimakan nanti kalian terlambat" ucap dahyun
Kyuhyun hanya menggangguk dan mulai memakan rotinya secara perlahan, entah mengapa nafsu makannya seolah menghilang.
.
.
Kyuhyun tertunduk dengan lesu di bangkunya, dia tidak niat pergi ke kantin walaupun bel istirahat sudah berbunyi lebih dari lima belas menit yang lalu dan banyak teman sekelasnya yang mengajaknya ke kantin bersama, sedangkan namja yang duduk di sampingnya a.k.a kim kibum langsung pergi begitu bel istirahat berbunyi tanpa mengatakan sepatah katapun padanya.
"lapar" gumam kyuhyun, perutnya lapar tapi dia malas pergi sendiri, dia hanya kenal kibum, walau banyak teman – teman sekolah yang mencoba dekat dengannya kyuhyun tidak mengenal mereka dan merasa tidak nyaman kalau bersama mereka. "kau tidak boleh seperti ini cho kyuhyun, kita lupakan sejenak kibum menyebalkan itu" ucap kyuhyun pada dirinya sendiri, lalu dengan keyakinan baru yang baru saja terkumpul kyuhyun bangun dari kursinya menuju kantin.
"kyuhyun-ah" suara nyaring itu menyapa kyuhyun begitu namja manis itu melangkahkan kakinya memasuki kantin, kyuhyun menoleh ke asal suara, dan menemukan wajar ramah ryeowook yang melambai padanya, dan kibum yang duduk di depan namja manis itu namun tidak menoleh ke arahnya sama sekali seolah dia tidak ada disana.
"kemari" ucap ryeowook ceria, kyuhyun mau tidak mau menghampiri kursi yang ditempati ryeowook dan juga kibum, "duduk disini saja" ajak ryeowook ramah.
"ne" sahut kyuhyun
"aku akan memesankan makanan" kibum bangun dari kursinya lalu menghilang diantara orang – orang yang mengantri di konter – konter makanan. Kyuhyun hanya memandang kibum yang perlahan semakin menjauh.
"kibum-ssi sangat baik, seharian dia menemaniku keliling sekolah" cerita ryeowook yang ditanggapi kyuhyun hanya dengan senyuman tipis, "ahh kyunnie, boleh aku panggil begitu?" tanya ryeowook
"ne, wook-ssi" sahut kyuhyun
"jangan menganggilku begitu, aku memanggilmu kyunnie dan kau memanggilku hyung, kudengar kau lebih muda dua setahun dariku"
"ne hyung" sahut kyuhyun
"kyunnie, apa kau juga akan ikut ke lotte world besok? Kibum-ssi mengajakku pergi bersama, ah pasti akan menyenangkan sekali" ucap ryeowook ceria, dia juga tidak menyangka kibum tiba – tiba saja mengajaknya tadi uhh rona merah itu kembali muncul di wajahnya, apa dia bisa menganggap ini kencan?
"benarkah?" tanya kyuhyun, "eumm ne aku akan ikut" jawabnya
"pasti akan sangat menyenangkan, sudah lama aku tidak ke lotte world, bagaimana denganmu?" tanya ryeowook
"ini pertama kalinya" jawab kyuhyun
"ahh benar, kata ahjumma kim, kau sebelumnya tinggal di jepang" gumam ryeowook, ryeowook sudah hendak mengajak kyuhyun mengobrol lagi saat kibum datang membawa nampan berisi makanan dan meletakkannya di meja. "gomawo" ucapnya tulus dengan wajah memerah. "hanya dua?" tanya ryeowook
"aku tidak tau apa yang kyuhyun suka, dia bisa pesan sendiri" sahut kibum dengan nada datar
"haha, ne hyung, gwenchana lagi pula aku sudah makan"bohong kyuhyun sambil pura – pura tertawa, entah mengapa sikap dingin kibum membuatnya sakit hati, biasanya kibumlah yang mengantri untuknya dan membawakannya makanan, tapi sekarang kibum melakukan itu untuk ryeowook, ahhh anny kyuhyun harusnya kau senang, kibum sudah berubah sekarang. Kyuhyun menggelengkan kepalanya untuk mengenyahkan fikiran – fikiran aneh itu, bukankah ini bagus kalau kibum dan ryeowook semakin dekat.
"apa kalian sedang bertengkar?" tanya ryeowook melihat tingkah aneh kihyun
Kibum dan kyuhyun hanya diam tidak tau mau menjawab apa, kyuhyun juga tidak tau mereka sedang bertengkar atau tidak, ini benar – benar membingungkan. Sampai sebuah suara nyaring yang memanggil kibum membebaskan kedua namja itu dari pertanyaan ryeowook.
"kibum-ah!" pekik seorang namja tinggi sambil menepuk pundak kibum, dia adalah shim changmin, namja dengan kelebihan tinggi badan ini adalah teman kibum di klub sains, berbeda dengan kibum walaupun changmin juga cukup jenius changmin tidak sekutu buku dan sependiam kibum, changmin justru mudah bergaul dan memiliki banyak teman.
Namja tinggi itu tanpa izin duduk di satu kursi yang tersisa disana, tepat di samping kyuhyun, "ohh annyeong, kalian siswa baru kan? Shim changmin imnida" ucap changmin memperkenalkan diri, namja tampan itu mengulurkan tangannya ke arah kyuhyun.
"cho kyuhyun" sahut kyuhyun menyambut uluran tangan changmin, namja manis itu bergerak resah saat changmin tidak juga melepaskan tangan kyuhyun dan justru semakin menatap kyuhyun intens.
"kim ryeowook imnida" ucap ryeowook menyadarkan changmin yang sedang terpesona dengan kemanisan cho kyuhyun, ohh ayolah siapa yang tidak akan terpesona menatap wajah manis dengan pipi chubby yang menggemaskan itu.
"ah ne senang bertemu kalian" ucap changmin, bibirnya sih menyebut kalian tapi matanya hanya menatap kyuhyun, membuat namja manis itu langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"kenapa kau kesini?" tanya kibum
"aku ada perlu denganmu, soal klub, karna itu apa boleh besok aku ke rumahmu?" tanya kibum
"tidak bisa" sahut kibum singkat padat dan jelas
"maksud kibum kami besok akan pergi changmin-ssi" lanjut ryeowook, namja manis itu tau kibum malas menjelaskan lebih lanjut
"pergi?" tanya changmin
"ne, lotte world" jawab ryeowook
"ahh festival itu" sahut changmin, "apa kyu juga akan ikut?" tanya changmin sambil menatap kyuhyun
"eumm ne" jawab kyuhyun
"ahh pasti menyenangkan, apa aku juga boleh ikut, kebetulan aku tidak ada kegiatan, bukankah akan lebih seru kalau semakin ramai" pinta changmin
"terserah" jawab kibum cuek, namja tampan itu terlihat kesal, yahh kibum tidak suka mendengar sapaan akrab changmin, senaknya saja memanggil kyuhyun 'kyu', apalagi changmin terlihat tertarik pada kyuhyun, tunggu dulu, kim kibum memangnya apa urusanmu, kyuhyun bahkan bukan siapa – siapamu, batin kibum.
.
.
Kibum, kyuhyun dan ryeowook berangkat bersama ke lotte world menggunakan bus setelah mendengarkan petuah panjang dari dahyun kalau kibum harus menjaga kyuhyun dan juga rengekan adiknya yang ingin ikut dan tentu saja dilarang oleh sang eomma, yang namanya festival kembang api tentu saja malam hari, dan anak kecil seperti sahee tidak bagus keluar rumah saat larut malam, terlebih besok adiknya itu harus sekolah, beruntung setelah dibujuk adiknya itu menurut. Sebenarnya bisa saja kibum membawa mobil milik appanya, tapi kibum belum dizinkan mengemudikan mobil sendiri walaupun namja tampan itu lebih dari cukup mampu untuk mengendarai mobil sendiri. Sedangkan changmin, mereka berjanji untuk bertemu di pintu masuk lotte world, tapi sepertinya namja kelabihan tinggi badan itu belum datang.
"uhh dingin" gumam kyuhyun, namja manis itu merapatkan syal milik umma kim yang dipakainya, sesekali melirik sebal kearah kibum dan ryeowook yang sesekali mengobrol ringan tanpa melibatkannya, seolah dirinya tidak ada disana.
"kibum, ryeowook-ssi, kyu!" teriak seorang namja nyaring, tentu saja itu adalah changmin, tidak sulit menemukan namja tampan itu mengingat tinggi badannya yang tidak biasa.
"apa kalian sudah lama?" tanya changmin begitu sampai di depan ketiga temannya, wajah kekanakan itu menampilkan senyum lebar, terutama saat mata itu menatap kyuhyun yang tampak menggemaskan karna sebagian wajahnya tenggelam dalam syal yang dipakainya.
"tidak" jawab kibum singkat, namja datar itu lalu berjalan lebih dulu memasuki lotte world, beruntung mereka sudah membeli tiket sebelumnya, jadi tidak perlu mengantri
"Woaaaa" decak kyuhyun kagum begitu keempatnya memasuki lotte world, kepala kyuhyun bergerak kesana kemari, matanya berbinar – binar senang penuh kekaguman, kyuhyun tidak tau lotte world sebagus ini.
"aigo, kau lucu sekali kyu" ucap changmin gemas melihat tingkah kyuhyun, namja tampan itu tidak sadar mengacak rambut kyuhyun, dan tentu saja hal itu tidak luput dari penglihatan kibum karna sejak tadi namja tampan itu memperhatikan keduanya.
"kibum-ssi, kembang apinya masih dua jam lagi, bagaimana kalau kita main dulu" usul ryeowook, namja manis itu berusaha mengajak kibum terus mengobrol.
"terserah saja" sahut kibum pelan
"kajja" ryeowook menarik lengan kibum menuju beberapa wahana yang menarik, kibum hanya mengikutinya saja, ryeowook itu namja yang baik, dan dia merasa tidak enak kalau menolaknya.
"ayo kita juga main kyu" ajak changmin, yang dibalas anggukan semangat kyuhyun.
"changmin-ssi sahee bilang di lotte world ada roda raksasa, dimana?" tanya kyuhyun pada changmin
"jangan panggil aku changmin-ssi, bagaimana kalau chang atau min, bukankah terdengar lebih akrab" protes changmin, pasalnya dia sudah memanggil kyuhyun tanpa sapaan formal.
"oh, eumm cwang saja bagaimana?" pinta kyuhyun
"deal, itu terdengar sangat manis" sahut changmin senang, "oh, kau tanya apa tadi kyu? Roda raksasa? Mungkin maksudnya kincir raksasa" jawab changmin
"kincir raksasa?" tanya kyuhyun
"ne, eumm lihat itu" changmin menarik kyuhyun merapat ke arahnya, menunjuk lingkaran raksasa berbentuk roda yang berputar pelan dengan lampu – lampu yang menghiasinya.
"indah sekali" decak kyuhyun kagum, didunianya tidak ada tempat seperti ini, kalau ingin hiburan mereka cukup terbang dan pergi ke gunung, hal yang tidak bisa kyuhyun lakukan karna sayapnya belum besar dan belum mampu menahan berat tubuhnya untuk terbang. "apa kita bisa kesana?" tanya kyuhyun
"tentu saja, nanti aku akan menemanimu"sahut changmin semangat, bagaimana tidak, naik kincir raksasa bersama kyuhyun, ohh itu seperti mimpi indah
"mereka cepat sekali akrab, sepertinya changmin-ssi menyukai kyuhyun" bisik ryeowook pada kibum, sedangkan namja tampan itu hanya diam saja sambil memandang kedua namja yang masih asik mengobrol itu.
.
.
Tidak, tidak, tidak bisa seperti ini, kenapa sejak tadi kibum diam saja?, batin kyuhyun, namja manis itu sesekali melirik kibum dan ryeowook sedangkan tangannya yang memegang permen kapas besar berbentuk bebek tetap berkerja memasukkan makanan lembut dan manis itu ke dalam mulutnya.
"aku harus berbuat sesuatu" gumam kyuhyun
"kau mengatakan sesuatu kyu?" tanya changmin
"anny, eumm cwang maukah menamaniku naik kincir" pinta kyuhyun
"tentu saja, tapi bukankah kita akan naik roller coaster dulu?" tanya changmin pasalnya ryeowook mengajak mereka menaiki wahana roller coaster, changmin sendiri tidak menyangka ternyata ryeowook walaupun kecil pemberani juga.
"shirreo, kyu tidak suka cwang itu menyeramkan" ucap kyuhyun sambil mengeluarkan jurus memelas andalannya, bukan hal sulit meluluhkan changmin, terlihat dari ekspresi namja tampan itu yang menatap kyuhyun iba.
"baiklah, akan kukatakan pada kibum dan ryeowook-ssi" putus changmin, namja tinggi itu lalu menghampiri kibum "bum-ah, aku dan kyuhyun akan ke kincir raksasa" ucap changmin
"mwo? Bukankah kita akan naik roller coaster dulu" ucap kibum
"kyuhyun bilang dia takut" jawab changmin
"kalau begitu kita tidak usah naik saja" putus kibum
"anny!" tolak kyuhyun keras, "eumm maksudku, kau bisa menemani wookie hyung bum, cwang akan menemaniku" ucap kyuhyun, sebelum kibum sempat membantah lagi kyuhyun menarik tangan changmin menjauh. Ya, ini keputusan yang benar kyuhyun, biarkan mereka berdua, agar mereka semakin dekat, batin kyuhyun.
.
.
"kyu, kau bilang ingin naik kincir raksasa?" tanya changmin heran, pasalnya setelah mereka berjalan agak jauh dari kibum dan ryeowook kyuhyun justru bilang malas naik kincir raksasa, namja manis itu sekarang malah terlihat tidak bersemangat. "lelah?" tanya changmin
Kyuhyun hanya mengangguk, tidak tau harus menjawab apa, ini memang keputusannya memberi waktu ryeowook dan kibum berdua, tapi dia sendiri yang tidak menyukainya, kyuhyun sendiri bingung apa yang terjadi dengannya, dia ingin membantu kibum menemukan cinta sejatinya tapi dia juga merasa tidak nyaman kalau kibum perhatian pada orang lain.
"kyu!" penggil changmin agak keras, karna kyuhyun tanpak melamun dan tidak menanggapi panggilannya
"eh!, wae?" tanya kyuhyun
"aku bertanya sejak kapan kau kenal kibum, tapi kau tidak menjawab" jawab changmin
"ne, ummm belum lama, baru beberapa minggu ini" jawab kyuhyun
"benarkah, tapi kalian seperti sudah kenal lama, kau tau kan kibum itu terkenal sangat dingin bahkan banyak teman – teman sekolah yang menganggapnya sombong"
"kibum tidak begitu!" elak kyuhyun cepat, dia tidak suka ada yang berbicara buruk tentang kibum, "kibum itu baik, walau dia memang terlihat sombong dan cuek, tapi dia sangat perhatian, dia sering membelikanku ice cream dan mengajakku jalan – jalan, kibum bahkan mengajariku banyak hal" ucap kyuhyun, menganang saat – saat dia bersama kibum sejak pertama kali dia mengenal namja tampan itu
"mian, aku tidak bermaksud bicara hal yang buruk tentang kibum, aku juga tau dia orang baik" sesal changmin, namja tinggi itu tidak menyangka kyuhyun akan bereaksi keras seperti itu
"mereka yang mengatakan kibum tidak baik, mereka hanya tidak mengenal siapa kibum" gumam kyuhyun pelan
Kecanggungan menyelimuti keduanya, changmin tidak tau harus bicara apa pada kyuhyun, namja manis itu tampak berbeda setelah mereka memisahkan diri dari kibum dan ryeowook. "kyu, aku akan membelikan minum untukmu, kau tunggu disini, aku akan segera kembali" ucap changmin, namja tampan itu lalu berlari menembus kerumunan menuju food court yang menjual berbagai macam makanan dan minuman.
Kyuhyun hanya diam sambil menunggu changmin, sesekali namja manis itu menggoyangkan kakinya yang menggantung karna memang bangku kayu yang didudukinya ini lumayan tinggi, lagipula kyuhyun takut tersesat, dia tidak tau tempat ini, terlebih tempat ini sangat ramai dan luas, juga tidak ada kibum yang biasanya selalu menemaninya kemanapun. Kyuhyun menghela nafas lelah mengingat hal itu.
Tiba – tiba saja suasana yang ramai semakin ramai, beberapa petugas taman hiburan meminta para pengunjung menyingkir dari jalan utama, sepertinya akan ada parade. Rombongan parade itu mulai melalui jalan utama, diiringi suara musik yang ceria, barisan depan parade diisi oleh para penari dibelakangnya ada mobil yang dihias dan diatasnya berdiri orang yang memakai kostum kartun disney. Kyuhyun hanya menatap tidak tertarik karna dia memang tidak mengerti, kyuhyun tidak mengenal siapa itu mickey mouse, cinderella ataupun elsa, tapi kyuhyun cukup menikmati musik dan juga tarian yang disajikan oleh penari, beruntung parade itu bisa dilihat dari tempat kyuhyun duduk, jadi cupid manis itu tidak perlu beranjak dari tempat duduknya.
"eoh, apa dia cupid?" tanya kyuhyun saat melihat barisan yeoja dengan sayap putih memegang properti panah dengan busur yang berbentuk hati. "tapi kenapa dia disini?" gumam kyuhyun bingung, namja manis ini tentu tidak mengerti kalau itu hanya penari yang menggunakan kostum cupid, karna masih dalam suasana valentine.
"hey tunggu!" kyuhyun reflek mengejar saat gerombolan yang dikiranya cupid itu semakin berjalan menjauh, kyuhyun ikut berjalan mengikuti rombongan parade itu tapi kyuhyun tidak bisa mendekat karna banyaknya pengunjung yang berdiri di pinggir jalan utama untuk menikmate parade yang diselenggarakan lotte world. "aku juga cupid!" teriak kyuhyun, namun tentu saja teriakannya tertelan oleh sorakan para pengunjung yang lain, kyuhyun akhirnya kehilangan jejak para 'cupid' itu, mereka sudah tertutupi oleh peserta parade yang lain.
"aigo, lelahnya" gumam kyuhyun, namja manis itu menopangkan tangannya di lututnya, berusaha meredakan nafasnya yang memburu, dia tidak suka berlari. Kyuhyun menegakkan badannya, baru sadar kalau dia sudah berjalan terlalu jauh dari tempatnya tadi, kyuhyun melihat kesana – kemari, tapi yang dilihatnya hanya ratusan orang yang berlalu – lalang, membuat kepalanya pusing, matanya mulai memanas, dia merasa takut.
"h-hiks kibum" gumam kyuhyun, namja manis itu berjongkok, menangis sambil menenggelamkan wajahnya di lutut, tidak ada yang memperhatikannya karna dia berdiri di pojok, hanya satu difikirannya saat ini semoga kibum datang menolongnya.
Disaat yang sama di tempat yang berbeda changmin baru kembali dari food court, namja tinggi itu membawa dua gelas bubble tea ditangannya, "kyu ini min..." ucapan changmin terhenti saat melihat kyuhyun tidak ada disana, yang ada disana justru sepasang remaja.
"permisi, apa kau lihat namja yang duduk disini, dia sangat manis, memakai sweater coklat dan syal putih?" tanya changmin
"anny, saat kami kesini sudah kosong" jawab remaja itu
"aishhh bodoh, kenapa kau meninggalkannya changmin" gerutu changmin membuat kedua remaja itu menatapnya heran, tanpa berkata apa – apa changmin memberikan dua gelas bubble tea itu pada dua remaja tadi, lalu berlarian ke sekeliling tempat itu, mencari keberadaan kyuhyun, sambil meneriakkan namja manis itu.
.
.
"kemana kyunnie dan changmin-ssi, dua puluh menit pagi pesta kembang apinya akan dimulai" gumam ryeowook sambil melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul dua belas kurang dua puluh menit.
"entahlah" sahut kibum, saat ini keduanya memilih duduk di kursi yang memang disediakan untuk istirahat pengunjung
"eumm kibum-ssi" ucap ryeowook pelan, namja manis itu menatap namja tampan yang duduk disampingnya dengan rona merah yang menghiasi pipinya, sungguh ini hari yang sangat membahagiakan untuknya, bisa pergi bersama namja yang mulai disukainya itu, bahkan berdua, tidakkah ini seperti kencan, ahh ryeowook malu sendiri membayangkannya. "jujur aku sangat senang hari ini, aku senang bisa pergi bersamamu, jalan – jalan bersamamu, menghabiskan waktu bersamamu" ungkap ryeowook
"huh?" respon kibum bingung kenapa tetangga barunya itu tiba – tiba saja bicara seperti itu padanya
"mungkin ini terengar konyol dan terlalu cepat, tapi aku tidak bisa membohongi diriku, aku menyukaimu kibum-ssi" lanjut ryeowook dengan wajah yang semakin memerah
"m-swo?" kaget kibum
"ne, aku menyukaimu, mungkin sejak hari pertama kita bertemu di toko roti itu, bagaimana denganmu?, bagaimana perasaanmu padaku?" tanya ryeowook
Kibum terdiam, tidak tau harus menjawab apa, sampai tiba – tiba kibum merasakan getaran di sakunya, getaran yang berasal dari smatrphonenya. "sebentar" ucap kibum, namja tampan itu lalu berjalan menjauh, "ada apa changmin-ah?" tanyanya setelah menjawab telfon dari changmin itu
"MWO?!" selanjutnya teriakan kibum terdengar setelah mendengar pejelasan changmin dari sebrang line telfon. "bagaimana bisa kau meninggalkannya?!" marah kibum, namja tampan itu nyaris membanting smartphonenya namun dia menahannya.
"ada apa kibum-ssi?" tanya ryeowook yang mendekat saat melihat kibum marah – marah
"katakan kau dimana sekarang!, katakan kau dimana sekarang SHIM CHANGMIN!" murka kibum.
"kib.." ryeowook hendak menyentuh pundak kibum saat namja tampan itu tiba – tiba saja pergi, bahkan tanpa mengucapkan sepatah katapun padanya. Ryeowook tersenyum tipis walau dia merasakan sakit dihatinya.
Kibum terus berlari menuju tempat yang diberitahu changmin, tidak perduli dia menabrak orang berkali – kali, dari kejauhan kibum bisa melihat changmin yang berdiri di bawah pohon dengan gusar.
"kenapa kau meninggalkannya! Hah!" marah kibum begitu namja tampan itu sampai di depan changmin, kibum menarik kerah baju changmin kuat, tak peduli changmin lebih tinggi darinya.
"a-aku hanya membeli minum sebentar" jawab changmin takut, ini pertama kalinya dia melihat kibum semarah ini
"aishh sialan!" umpat kibum, entah kenapa dia merasa sangat marah, kyuhyun pasti sangat ketakutan sekarang, dan dia tidak ada disana untuk menenangkan namja manis itu. Kibum meninggalkan changmin, berlari kesana – kemari seperti orang gila, mencari keberadaan kyuhyun.
Kyuhyun, bicara padaku, ucap kibum dalam hati, berharap kyuhyun menjawabnya, seperti waktu itu saat suara namja manis itu masuk ke dalam fikirannya.
Kyuhyun, panggil kibum lagi
h-hiks bum, aku takut, samar kibum dapat mendengar suara kyuhyun di fikirannya
kyuhyun, jawab aku!, teriak kibum dalam hati, kau dimana, katakan padaku!
h-hiks kibum aku takut, hiks, lagi, suara kyuhyun terdengar, suara itu bergetar menandakan namja manis itu sangat ketakutan, membuat kibum semakin gusar saja. Kibum menatap berkeliling, mustahil menemukan kyuhyun dengan cepat di tengah lautan manusia itu, kalaupun kibum melapor pada petugas pasti juga akan memakan waktu lama, sedangkan kyuhyun tidak bisa menunggu lebih lama, bagaimana kalau ada yang mau berbuat jahat pada namja manis itu.
Kibum memejamkan matanya, berusaha menenangkan dirinya, mencoba mendengar suara kyuhyun lagi, namja manis itu masih menangis sambil memanggil namanya, kali ini kibum membiarkan hatinya yang berkerja, kaki kibum berjalan begitu saja, mengikuti arah suara kyuhyun di fikirannya, entah berapa kali dia menabrak orang, bahkan beberapa orang mengumpat ke arahnya, tapi kibum tidak perdulu, sekarang yang terpenting adalah kyuhyun.
Suara itu semakin kuat dan jelas, kibum membuka matanya, dari kejauhan dia bisa melihat seseorang yang berjongkok di tempat yang agak sepi, bahu namja itu nampak bergetar, dan kibum kenal dengan jelas siapa namja itu. Dengan kecepatan penuh kibum berlari, dan begitu sampai di tempat namja itu berjongkok sambil menangis kibum langsung membawa namja itu kedalam pelukannya.
"aku sudah disini kyu, aku sudah disini" gumam kibum menenangkan
"h-hik b-bum?" tanya kyuhyun tidak percaya sambil mendongak, dan namja manis itu semakin menangis keras sambil memeluk kibum erat saat memastikan yang memeluknya itu benar – benar kibum.
"aku takut" ucap kyuhyun disela isakannya
"aku sudah disini, jangan takut lagi" bisik kibum di telinga kyuhyun, dan saat itu lah jam besar di lotte world itu berdentang keras disusul dengan suara letusan keras dan cahaya warna – warni yang bermunculan di langit, ya kembang api sudah dinyalakan.
Tangis kyuhyun otomatis berhenti, namja mans itu otomatis mendongak ke atas, menikmati keindahan langit malam yang dihiasi cahaya warna – warni dari kembang api, sangat indah, semakin indah lagi karna dia melihatnya bersama kibum.
Hal yang tidak jauh berbeda dilakukan kibum, namun bedanya dia tidak menikmati kembang api, namun menikmati wajah manis yang terlihat semakin indah saja saat disinari cahaya dari kembang api, dan saat itu lah kibum merasa jantungnya berdebar begitu keras.
TBC
Annyeong~~~ apa kabar semuanya? Semoga baik – baik semua ...
Pertama – tama aku mau minta maaf karna lanjutan ff ini ngaret banget, mianhae, #bow, semoga teman – teman menikmati chap ini, untuk ff yang lain doakan semoga menyusul, dan terimakasih untuk teman – teman yang sudah mereview, fav, follow, gomawo #hug. Maaf kalau masih ada typo yang bertebaran.
