Failed Cupid
Main Cast : Cho Kyuhyun
Kim Kibum
Other Cast : Kim (Cho Heechul) as eomma Kyuhyun
Seohyun
Kim Ryeowok,
Kim Sahee (Kibum's sister)
Shim Changmin, dll
Genre : Romance, comedy, fantasy
Summary : Cho Kyuhyun, cupid yang sedang menjalani masa training, mendapat tugas untuk membuat seorang namja kutu buku yang memiliki sifat yang sangat dingin dan cuek untuk jatuh cinta.
Happy Reading
Hari sudah malam namun Kyuhyun masih berjalan tanpa arah, cupid manis ini hanya mengikuti kemana kakinya melangkah, dia sedang tidak ingin cepat pulang, setelah dari taman dan mengantar Sahee pulang Kyuhyun meminta izin pada eomma kim untuk jalan – jalan, padahal yang dilakukannya adalah berjalan tanpa tujuan, Kyuhyun hanya tidak siap untuk bertemu Kibum, kalau dia pulang tentu dia akan bertemu Kibum, perasaan Kyuhyun sedang sangat kacau setelah melihat Kibum dan Ryeowook di taman tadi.
"ada apa denganku? Kenapa sakit sekali?" lirih Kyuhyun, tanpa sadar namja manis ini melangkah ke kedai toppoki yang sering didatanginya bersama Kibum dan Sahee kalau cupid manis ini meminta Kibum mentraktirnya, entah sudah berapa kali Kyuhyun meminta Kibum mentraktirnya, hahh pasti selama ini dia selalu merepotkan Kibum.
Kaki Kyuhyun melangkah memasuki kedai, langsung duduk ke tempatnya biasa duduk dengan Kibum dan Sahee, perutnya sudah lapar karna seharian belum makan.
"eoh kyunnie? datang sendiri? dimana Kibum dan Sahee?" tanya ahjumma shin, si pemilik kedai yang sudah kenal baik dengan Kyuhyun, Kibum dan Sahee
"kyu hanya sendiri ahjumma" jawab Kyuhyun
"eoh arraseo" sahut ahjumma shin, melihat ekspresi murung di wajah Kyuhyun dia sadar diri untuk tidak bertanya lebih lanjut, "kyu mau makan apa?" tanya ahjumma shin
"toppoki yang pedas ahjumma" jawab Kyuhyun
"baiklah, tunggu sebentar ne" ahjumma shin mengelus pundak Kyuhyun sebentar sebelum meninggalkan cupid manis itu untuk membuatkan pesanannya.
"jja, makanlah yang banyak ne" ucap ahjumma shin setelah meletakkan pesanan Kyuhyun di mejanya.
Kyuhyun tidak langsung memakannya, namja manis itu justru melayangkan pandangannya ke penjuru kedai, kedai cukup ramai karna ini adalah akhir pekan, banyak keluarga yang berkumpul dan juga pasangan kekasih yang sedang menikmati toppoki di kedai ahjumma shin yang memang cukup terkenal itu.
Kyuhyun menatap sedih sepasang kekasih yang sedang saling menyuapkan toppoki, dimata Kyuhyun sepasang kekasih itu berubah menjadi Kibum dan Ryeowook, rasa sesak itu kembali datang, membuat Kyuhyun tanpa sadar menyuapkan toppoki pedas itu ke dalam mulutnya dengan cepat, padahal biasanya dia tidak tahan dengan rasa pedas.
Air mata Kyuhyun tanpa sadar mengalir di pipi chubbynya yang sedikit memerah karna udara dingin, "pedas sekali" ucap Kyuhyun sambil masih terus memakan toppokinya, padahal Kyuhyun tau benar air matanya mengalir bukan karna toppoki pedas itu, namun karna rasa sesak di hatinya, mungkin setelah ini Kibum tidak akan mengajaknya makan toppoki lagi, dia pasti akan memilih pergi bersama Ryeowook, pikir Kyuhyun.
"gwenchana?" tanya ahjumma shin yang memang sejak tadi memperhatikan Kyuhyun, dia cukup khawatir dengan keadaan pelanggan setianya ini.
"ne, haha, ini pasti karna pedas ahjumma h-hiks" jawab Kyuhyun, berusaha tersenyum disela tangisnya
"kyu sudah kenyang" ucap Kyuhyun, cupid manis itu merogoh sakunya, mencari uangnya, tapi kosong, tidak ada sedikitpun di kantongnya, ahh dia lupa dia menyimpan uang pemberian Kibum itu ditas sekolahnya. "ahjumma kyu lupa bawa uang h-hiks, ottohke?" tanya Kyuhyun
"gwencahana, hari ini gratis untuk kyu" jawab ahjumma shin cepat, tidak tega juga melihat wajah bersalah pelanggannya yang sangat menggemaskan ini.
"terima kasih ahjumma, nanti kyu akan membayarnya" ucap Kyuhyun
"tidak perlu" tolak ahjumma shin
"kyu pergi dulu" pamit Kyuhyun
"kyu mau kemana?, duduk disini saja dulu ne" pinta ahjumma shin, dia tau keadaan Kyuhyun sedang tidak baik.
"anniyo, nanti kyu merepotkan ahjumma, kyu pergi saja" ucap Kyuhyun, cupid manis itu membungkuk sekilas ke arah ahjumma shin sebelum meninggalkan kedai.
"hati – hati kyu" ucap ahjumma shin, masih tetap memandang Kyuhyun yang berjalan menjauh dengan pandangan khawatir. "aigo apa dia akan baik – baik saja?" gumam ahjumma shin, yeoja paruh baya itu masih memandang Kyuhyun sampai namja manis itu menghilang di belokan, terpaksa ahjumma shin harus kembali memasuki kedainya karna ada pelanggannya yang memanggil, namun belum tiga langkah yeoja paruh baya itu memasuki kedainya, sebuah suara yang dia kenal memanggil namanya dan langsung membuatnya berhenti.
"ahjumma" panggil Kibum, namja itu tampak terengah ketika akhirnya berhenti di depan ahjumma shin, terlihat jelas kalau dia berlari sampai kesini
"Kibum-ah, ada apa?" tanya ahjumma shin
"ahjumma apa kyu kesini?, dia belum pulang, kami sangat khawatir" ucap Kibum cepat, terlihat jelas kalau namja tampan ini begitu khawatir, setelah pulang dari taman tadi dia memang tidak menemukan Kyuhyun dirumah, eommanya bilang Kyuhyun pergi setelah mengantar Sahee, tapi bahkan sampai jam makan malam lewat Kyuhyun belum juga kembali, akhirnya Kibum memutuskan untuk mencari Kyuhyun bahkan eomma dan appanya hendak melapor polisi, namun Kibum berhasil mencegahnya, Kyuhyun itu bukan manusia tentu dia tidak punya catatan sipil, bisa bahaya kalau polisi terlibat.
"Kyuhyunnie?" tanya ahjumma shin
"ne" sahut Kibum
"tadi dia dari sini, ahjumma juga bingung kenapa kyunnie datang sendirian padahal biasanya bersamamu atau Sahee" jawab ahjumma shin
"lalu dimana dia sekarang ahjumma?" tanya Kibum tidak sabar
"dia baru saja pergi, kesana" ahjumma shin menunjuk jalan yang dilalui Kyuhyun tadi yang berlawanan arah dengan jalan yang dilalui Kibum untuk datang kemari tadi.
"terima kasih ahjumma, aku pergi" pamit Kibum
"ne, hati – hati Kibum-ah!" teriak ahjumma shin.
.
.
Kyuhyun melangkahkan kakinya melalui jalan sempit yang merupakan jalan pintas untuk pulang ke rumah Kibum, setelah lama berkeliling tanpa tujuan akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk pulang, hari sudah cukup malam dan dia tidak ingin membuat eomma kim khawatir.
TAP, TAP, langkah Kyuhyun berhenti saat mendengar suara langkah kaki tepat dibelakangnya, sayangnya jalan itu cukup gelap sehingga kesulitan melihat siapa yang berjalan di belakangnya, tidak ingin ambil pusing Kyuhyun berusaha mengabaikannya dan mempercepat langkahnya, tidak jauh di depannya adalah ujung jalan dan keadaan lebih terang disana karna ada lampu jalan. Sayangnya saat Kyuhyun mempercepat langkahnya langkah di belakangnya juga terdengar lebih cepat, seperti mengikutinya, fikiran – fikiran buruk mulai masuk ke kepala Kyuhyun, jangan – jangan seseorang yang berjalan di belakangnya itu orang jahat.
"yah jangan mengukutiku!" teriak Kyuhyun tanpa menoleh kebelakang dan tanpa menghentikan langkah cepat nyaris berlarinya. "kuperingatkan, aku sedang dalam mood yang buruk, aku bisa saja mengubahmu menjadi katak jelek!" ancam Kyuhyun lagi, dia tidak bohong, dia sama sekali tidak takut kalau orang itu menjahatinya, Kyuhyun justru takut orang itu menjadi pelampiasan mood buruk Kyuhyun. Kyuhyun bernafas lega saat akhirnya sampai di tempat yang lebih terang, dia berharap orang itu tidak mengikutinya lagi.
"siapa yang mau kau rubah menjadi katak jelak?" tanya orang yang sejak tadi mengikuti Kyuhyun
"ki-bum?" tanya Kyuhyun tidak percaya saat akhirnya wajah namja yang mengikutinya itu terkena cahaya lampu, dan Kyuhyun bisa melihat wajah tampan dan datar milik Kibum, menatapnya tajam dengan nafas memburu.
"aku mencarimu sejak tadi ...yah Kyuhyun kau mau kemana?" pekik Kibum saat melihat Kyuhyun malah berlari menjauhinya, otomatis namja tampan itu langsung mengejar Kyuhyun, jadilah keduanya kejar – kejaran di malam yang cukup sunyi.
"Kyuhyun berhenti!" teriak Kibum dengan nada memerintah, dia sudah lelah berlarian kesana kemari mencari Kyuhyun dan sekarang Kyuhyun membuatnya berlari lagi.
"shirreo, jangan mengikutiku!" tolak Kyuhyun, walau kakinya pegal Kyuhyun tidak menghentikan larinya, dia belum siap bertemu Kibum
Keduanya masih terus berlari sampai keduanya memasuki area taman di dekat rumah Kibum, keduanya tidak sanggup lagi, Kyuhyun berhenti di tengah lapangan basket yang biasa dipakai bermain anak – anak kompleks sambil menumpukan kedua tangannya di lututnya, nafasnya terdengar memburu karna kelelahan, sedangkan Kibum berhenti tidak jauh di belakangnya dengan keadaan yang sama.
"berhenti, h-a-aku hahh tidak sanggup lagi" ucap Kyuhyun lemas
"yang menyuruhmu berlari siapa hahh?, lagipula kenapa kau berlari saat melihatku?" tanya Kibum sarkastik
Kyuhyun tidak menjawab, namja manis memilih berbaring di atas lapangan basket, hahh lelah sekali.
Kibum memilih mengampiri namja manis itu dengan langkah terseok, lalu ikut berbaring di samping Kyuhyun, matanya menatap langit malam yang malam ini tidak berbintang. "kenapa tidak menjawab pertanyaanku? Apa kau menghindariku?" tanya Kibum lagi
"untuk apa aku menghindarimu?, memang kau wabah penyakit?" tanya Kyuhyun ketus, entahlah dia merasa kesal, karna saat melihat Kibum dia langsung mengingat kejadian di taman siang tadi.
"kau marah?" tanya Kibum
"untuk apa aku marah?!" tanya Kyuhyun, namun nada suaranya mengatakan yang sebaliknya, "ahh sebelumnya kuucapkan selamat padamu" ucap Kyuhyun dengan nada sinis, dia benar – benar tidak bisa menahan emosinya.
"selamat? Untuk apa?" tanya Kibum bingung
"jangan pura – pura tidak tau, untukmu dan Ryeowook hyung tentu saja kalian pasti sudah pacaran kan?, kalian pasangan yang sangat serasi, aku mendoakan untuk kebahagiaan kalian!" ucap Kyuhyun panjang lebar, dia mengatakan akan mendoakan tapi nada seperti orang marah.
"bagaimana kau bisa mengambil kesimpulan kalau aku dan Ryeowook-ssi berpacaran?" tanya Kibum penuh selidik
"tentu saja, kalian pasti sudah jadi sepasang kekasih, karna aku melihat kalian berciuman" jawab Kyuhyun tanpa sadar dengan menggebu – gebu, hatinya kembali sesak saat mengingat bayang – bayang yang sangat ingin dilupakannya itu.
"kau mengikutiku?" tanya Kibum datar
"eh?!" Kyuhyun baru sadar kalau dia sudah kelepasan
"kau selalu seperti itu Kyuhyun" ucap Kibum dingin, "kau selalu mengambil keputusan tanpa bertanya dulu padaku, kau selalu mengambil kesimpulan tanpa bertanya padaku, apa kau tidak pernah memikirkan perasaanku?' tanya Kibum
"kenapa kau marah?" tanya Kyuhyun
"seharusnya aku yang bertanya padamu, kenapa kau marah?, bukankah kau yang memintaku mendekati Ryeowook-ssi, bukankah kau yang memintaku bersama Ryeowook-ssi, tapi kenapa kau sekarang kesal dan marah?, aku tidak mengerti dirimu Kyuhyun-ssi" ucap Kibum datar, terlihat sekali kalau namja tampan itu begitu marah dan kecewa dari bagaimana Kibum memanggil Kyuhyun.
Kyuhyun bangun dari posisi tudur – tidurannya agar bisa melihat Kibum lebih jelas, jantung Kyuhyun serasa ditikam, dia bisa melihat kilatan kecewa di wajah Kibum, "kau benar, aku memang aneh, aku tidak mengerti apa yang terjadi padaku, aku bingung pada perasaanku sendiri, aku sangat ingin kau bersama namja sebaik Ryeowook hyung, tapi aku selalu merasa sedih saat kau memilih bersama Ryeowook hyung, aku merasa kesal saat kau lebih memilih bersama Ryeowook hyung dari pada menemaniku, rasanya sesak dan tidak nyaman, semua itu karnamu bum, aku sampai tidak mengenali diriku sendiri h-hiks" pertahanan Kyuhyun akhirnya jebol, namja manis itu mengungkapkan karisauan hatinya semala ini, Kyuhyun memeluk lututnya, menenggelamkan wajahnya diantara lututnya sambil terisak keras, tangisan Kyuhyun mengisi keheningan di taman yang sepi itu.
Perlahan Kibum membawa Kyuhyun kedalam pelukannya, sesekali dielusnya punggung Kyuhyun dan dikecupnya kepala Kyuhyun, Kibum tidak mengatakan apapun, dia hanya menunggu sampai Kyuhyun tenang, memberi kesempatan pada Kyuhyun untuk meluapkan emosinya.
Sebuah gerakan dari Kyuhyun membuat Kibum melepaskan pelukannya, Kyuhyun sudah lebih tenang walaupun matanya masih dihiasi oleh air mata, wajahnya juga memerah karna tangis dan juga udara yang cukup dingin malam ini, terlebih Kyuhyun hanya menggunakan kaos panjang tipis dan celana jeans.
Kibum melepaskan jaket yang dipakainya dan memakaikannya ke pundak Kyuhyun, beruntung Kyuhyun tidak menolaknya. "kami tidak bersama" ucap Kibum akhirnya saat Kyuhyun sudah tenang
"huh?!" bingung Kyuhyun
"aku dan Ryeowook-ssi kami tidak bersama" jelas Kibum
"t-tapi, aku melihat kalian ..." ucap Kyuhyun
"kau salah paham Kyuhyun, aku menolaknya, aku tidak bisa menerima cintanya saat ada orang lain yang seenaknya masuk ke hidupku dan menguasai seluruh hati dan fikiranku" ucap Kibum sambil menatap Kyuhyun dalam.
Rasa lega itu menyusup kedalam hati Kyuhyun, entahlah perasaannya kini terasa ringan mendengar penjelasan Kibum, seolah rasa sesak yang dirasakannya seharian ini terangkat
"lalu, kenapa kau marah padaku?" tanya Kibum
"eh?! Bukankah sudah kukatakan aku tidak marah" elak Kyuhyun, namun wajahnya memerah, dia berusaha tidak melihat ke arah Kibum, dia merasa malu karna sudah salah paham dan marah –marah seenaknya.
"aku mendengar jelas kau marah tadi" ucap Kibum lagi dengan tatapan mengintimidasi
"kau salah paham bum" elak Kyuhyun
"apa kau menyukaiku? Karna itu kau marah?"
"mwo?!, anny" elak Kyuhyun
"mengaku saja" ucap Kibum dengan nada menggoda
"kau terlalu percaya diri, aku tidak menyukaimu" elak Kyuhyun
"benarkah?, tapi aku menyukaimu"
"an.. MWO?!" pekik Kyuhyun histeris setelah memahami apa yang dikatakan Kibum, namja manis itu menatap Kibum yang duduk di sampingnya dengan tatapan bingung sekaligus kaget.
Sungguh Kibum ingin tertawa melihat wajah Kyuhyun yang tampak lucu, CUP, Kibum akhirnya mencuri satu ciuman di bibir pink Kyuhyun.
"b-bum?, k-kenapa kau menciumku?" tanya Kyuhyun sambil menutup bibir yang baru dikecup Kibum itu dengan tangannya.
"salahmu, sudah terlalu lama aku menahan diri" ucap Kibum gemas, yah dia memang selalu gemas dengan bibir sensual yang sering mengerucut dan mengeluarkan gerutuan itu.
"wae?" tanya Kyuhyun masih terlalu syock dengan apa yang dilakukan Kibum
"apa lagi, bukankah sudah kukatakan aku mencintaimu, ahh dan jangan coba mengelak aku tau kau juga mencintaiku" ucap Kibum, bukannya terlalu percaya diri, tapi dari yang dikatakan Kyuhyun tadi dia yakin Kyuhyun memiliki perasaan yang sama dengannya "dan kau, dengan seenaknya kau sudah membuatku jatuh cinta padamu, kau harus bertanggungjawab" ucap Kibum tegas
Kyuhyun terdiam, mencerna ucapan Kibum, bohong kalau Kyuhyun tidak senang mendengar Kibum mencintainya, ohh Kyuhyun bahkan bisa merasakan jantungnya berdebar sangat keras saat ini. Kyuhyun sudah tidak bisa membohongi perasaannya lagi, cukup selama ini dia menyangkal perasaannya, masa bodoh dengan tugasnya sebagai cupid Kibum, dia sudah jatuh cinta terlalu dalam pada namja tampan dan menyebalkan itu. "Kibum!" pekik Kyuhyun, namja manis itu menatap Kibum tajam.
"w-wae?" tanya Kibum gugup, tatapan Kyuhyun seolah – olah namja manis itu ingin menerkamnya.
GREP, tanpa aba – aba Kyuhyun menerjang Kibum, membuat keduanya berbaring di atas lapangan basket itu dengan Kyuhyun di atas Kibum, memeluk namja tampan itu erat, "aku mencintaimu Kibum, aku mencintaimu" ucap Kyuhyun di dada Kibum
Kibum tersenyum tipis, dia tidak pernah menyangka, hanya beberapa kata dari Kyuhyun itu membuat hatinya menghangat, rasa bahagia itu memenuhi hatinya, dipeluknya Kyuhyun semakin erat, sesekali diciumnya kepala Kyuhyun yang terbenam di dadanya itu, Kibum tidak perduli dengan apapun, Kibum sadar dia dan Kyuhyun berbeda, tapi bukankah mereka juga berhak bahagia, jadi Kibum hanya akan menikmati saat – saat bersama Kyuhyun, masalah nanti, biar takdirlah yang menentukan.
.
.
"bum apa yang kau lakukan?" tanya Kyuhyun saat melihat Kibum mengambil selembar selimut baru dari lemari dan juga bantal
"aku akan tidur di sofa" jawab Kibum
"wae? Bukankah biasanya kau juga tidur disini?" tanya Kyuhyun dengan wajah polosnya yang menggemaskan
Kibum mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun sebelum dirinya lepas kontrol, selama ini dia bisa menahan diri karna Kyuhyun bukan lah siapa – siapanya, tapi sekarang saat cupid manis itu sudah menjadi miliknya Kibum takut tidak bisa menahan diri, Kyuhyun itu masih terlalu polos jadi dia tidak mengerti.
"tidak ada apa – apa, jja tidurlah" Kibum mengecup kening Kyuhyun sekilas sebelum berpindah ke sofa, beruntung sofa santai di kamar Kibum itu sangat besar.
"aneh" gumam Kyuhyun
"Kibum apa kau yakin eommamu akan setuju dengan hubungan kita?" tanya Kyuhyun sambil menatap langit – langit kamar Kibum
"one hundred percent, bukankah kau lihat sendiri eomma bahkan sudah mengklaimmu sebagai calon menantunya, dan betapa khawatirnya eomma saat kau menghilang tadi, eomma sangat menyayangimu kyu" jawab Kibum
Kyuhyun tersenyum manis, dia ingat bagaimana Dahyun langsung memeluknya erat saat dia pulang bersama Kibum tadi "tapi bum, itu karna eommamu tidak tau siapa aku, bagaimana kalau eomma tau aku bukan manusia?" tanya Kyuhyun
"jangan fikirkan apapun, eomma menyayangimu dia akan menerimamu apa adanya, kau percaya padaku kan?" tanya Kibum
"ne" jawab Kyuhyun yakin, hatinya kembali tenang karna kata – kata Kibum.
"bum~" panggil Kyuhyun lagi
"hemm" sahut Kibum sambil membenarkan posisi tidurnya
"kau yakin tidak mau tidur disini?, nanti punggungmu sakit" tanya Kyuhyun
"jangan memancing kyu, sudah tidurlah, besok kita sekolah" jawab Kibum
"ck yasudah" sahut Kyuhyun, namja manis itu lalu mengalihkan pandangannya ke arah sam yang sejak tadi hanya memandangi tuannya itu dari atas alas tidurnya. "sam, kau mau menemaniku?" tanya Kyuhyun pada anjing besar berbulu putih bersih itu.
Guk, sam menggonggong kesenangan seolah mengerti ucapan Kyuhyun sebelum beranjak dari alas tidurnya, anjing besar itu naik ke ranjang lalu berbaring di ranjang yang ditempati Kyuhyun, bahkan dengan manjanya sam meletakkan kepalanya di atas perut Kyuhyun, membuat Kyuhyun terkikik geli sambil mengelus bulu – bulu sam, untung saja sam sangat bersih dan terawat jadi Kyuhyun tidak khawatir kalau kasurnya akan kotor.
"sam, aku iri padamu" gumam Kibum miris, ini pertama kalinya dia menyesal membiarkan sam tidur di kamarnya, tidak ingin melihat pemandangan yang 'manis' antara sam dan Kyuhyun-NYA itu akhirnya Kibum menutup wajahnya dengan selimut dan berbalik memunggungi Kyuhyun, sebelum dia berubah fikiran dan menyingkirkan sam dari atas perut kyuuhyun, kim Kibum tahan dirimu, ucap Kibum dalam hati.
"jaljayo Kibum" Kibum tersenyum salam tidunya saat mendengar suara lembut Kyuhyun, "jaljayo my cupid" ucap Kibum dalam hati.
.
.
Seperti biasa Kibum bangun lebih duru dari Kyuhyun, padahal alarm yang sudah berbunyi nyaring itu letaknya dekat dengan Kyuhyun, namun namja manis itu terlihat tidak terganggu sama sekali, mungkin karna bulu tebal sam yang masih tertidur menimpa perutnya membuatnya hangat dan nyaman.
Kibum menghampiri kasur yang ditempati Kyuhyun dengan perlahan, menatap jengkel ke arah sam yang masih tertidur nyenyak dengan kepala dan kedua kaki depannya di atas perut Kyuhyun, seperti memeluk namja manis itu.
"kau sangat beruntung" gumam Kibum, semalaman dia susah tidur, ternyata tidur sekamar dengan Kyuhyun dengan status sudah berpacaran itu sangat sulit. Kibum mengalihkan pandangannya ke wajah manis kekasihnya, Kyuhyun masih tertidur pulas, dengkuran halus terdengar dari mulut namja manis itu yang sedikit terbuka, kebiasaan Kyuhyun saat tidur tapi itu tidak mengurangi kadar kemanisan seorang cho Kyuhyun, bahkan dia terlihat semakin menggemaskan, seperti anak kecil, polos sekali.
"aku sangat beruntung" gumam Kibum, tangannya mengelus rambut Kyuhyun yang tampak berantakan.
"satu ciuman kurasa tidak masalah" ucap Kibum saat melihat bibir menggoda Kyuhyun, namja tampan itu mendekatkan wajahnya ke wajah Kyuhyun, hendak mencuri satu ciuman pagi tanpa sepengetahuan Kyuhyun, namun belum saja bibir itu menempel pada bibir pink Kyuhyun, sebuah tarikan di kerah belakang bajunya menghentikannya.
"kim muda, apa yang ingin kaulakukan pada kyunnienya eomma?" tanya Dahyun yang hendak membangunkan anak dan juga 'calon menantunya' namun menemukan putra tampannya sedang berbuat mesum pada Kyuhyun.
"eomma!" pekik Kibum kaget
"apa? Kau mau berbuat mesum kan, mengaku! Untung eomma datang tepat waktu" ucap Dahyun sambil mengacungkan pisau roti di tangannya, dia memang sedang membuat sarapan tadi
"eomma lepaskan, apa salahnya mencium kekasihku sendiri" kesal Kibum
"mwo?!" pekik Dahyun tidak percaya, "Kibum katakan sekali lagi" pinta Dahyun
"apanya?" tanya Kibum pura – pura tidak tau
"yang kau katakan tadi" pinta Dahyun tidak sabar
"yang mana? Sudahlah eomma aku mau mandi" sahut Kibum cuek dan langsung melenggang ke kamar mandi meninggalkan sang eomma.
"aku tidak salah dengarkan, astaga" ucap Dahyun tidak percaya, "YEOBO, KYUNNIE JADI MENJADI MENANTU KITA!" teriaknya kemudian, dia fikir tidak akan ada kemungkinan Kyuhyun menjadi menantunya mengingat kemarin Kibum justru pergi dengan Ryeowook, namun mendengar ucapan Kibum yang mengatakan Kyuhyun adalah kekasihnya, membuat harapannya kembali muncul, pasti terjadi sesuatu pada mereka berdua semalam saat Kyuhyun menghilang, tapi Dahyun tidak perduli asalkan Kyuhyun bisa menjadi menantunya dia sudah sangat senang.
"chagy kenapa kau teriak – teriak?!" sahut Kangin dari lantai bawah
"putramu itu, akhirnya otaknya sembuh juga" ucap Dahyun senang
"dia juga putramu chagy, dan apa maksudmu?" tanya Kangin
"kyunnie dan Kibum sudah berpacaran" teriak Dahyun
"benarkah?" tanya Kangin
"ne, aigo, kita harus membuat perayaan" ucap Dahyun semangat, lalu meninggalkan kamar Kibum. Meninggalkan namja manis yang mulai bergerak – gerak tidak nyaman dalam tidurnya.
"ermmmhh, berisik" gumam Kyuhyun yang merasa terganggu karna teriakan heboh Dahyun, ini baru namanya tidur seperti orang mati, bahkan dengan keributan dan teriakan dasyat Dahyun Kyuhyun hanya bergumam pelan lalu melanjutkan tidurnya lagi.
.
.
Kabar Kyuhyun berpacaran dengan Kibum tersebar dengan sangat cepat, siapa lagi pelakunya kalau bukan Dahyun, sejak eomma dari kim Kibum dan kim Sahee itu tau kalau kihyun sudah berpacaran Dahyun langsung berbelanja banyak bahan makanan, membuat kue untuk para tentangga dan berbagi kabar gembira itu pada semua orang, termasuk Ryeowook. Ahh Kyuhyun bahkan masih merasa bersalah pada Ryeowook, dia yang berusaha menjodohkan Ryeowook dengan Kibum namun sekarang justru dia yang bersama Kibum, Kyuhyun sangat mengerti kalau saja Ryeowook marah padanya, namun tidak, namja manis itu tidak marah sama sekali, dia masih memberikan senyum ramahnya dan memberi ucapan selamat pada Kyuhyun dan Kibum. Ryeowook hanya mengatakan sejak awal dia tau akan seperti ini, karna dia tau di mata Kim Kibum hanya ada Cho Kyuhyun.
Reaksi berbeda terjadi di sekolah, tentu seluruh siswa bahkan guru sangat heboh melihat sang idola sekolah mereka datang sambil menggandeng seorang namja manis, kuulang sekali lagi, kim Kibum yang terkenal sebagai pangeran es, datang ke sekolah sambil menggandeng namja manis, oh itu adalah kejadian yang sangat langka. Kibum bahkan menolak si primadona sekolah seohyun, namun sekarang menggandeng namja manis si siswa baru, Kyuhyun bisa merasakan banyak yang patah hati, terutama fans – fans Kibum, walau menyebalkan, datar, dan kadang galak Kibum itu banyak fansnya.
"mereka melihatku seolah aku adalah pencuri" ucap Kyuhyun risih, suasana kantin sangat ramai dan sekarang seluruh siswa yang ada disana menatap penuh mitar ke arahnya dan Kibum.
"kau memang pencuri" sahut Kibum cuek sambil tetap membaca buku ditangannya
"apa kau bilang?" tanya Kyuhyun sewot, belum apa – apa pasangan baru ini sudah berdebat.
"kau memang pencuri, pencuri hatiku, kau mau mengelaknya?" tanya Kibum, kali ini namja tampan itu menurunkan buku tebalnya dan menatap mata Kyuhyun, membuat cupid manis itu salah tingkah.
"kau ini mengatakan apa" gumam Kyuhyun sambil menggaruk belakang kepalanya gugup
"aigo ini dia yang sudah menghebohkan sekolah!" suara menggelegar Changmin menyapa keduanya, dilihatnya Changmin berjalan ke arah meja yang di tempati kihyun diikuti Ryeowook di belakangnya. "pagi kyunnie" sapa Changmin sambil menepuk pundak Kyuhyun
"tanganmu changmin-ssi" ucap Kibum datar
"ups maaf, kau ternyata cukup posesif kibum" ejek Changmin lalu duduk di samping Kyuhyun yang tampak tidak terganggu sedikitpun dengan kecerewetan Changmin.
"pagi yang melelahkan" ucap Ryeowook sambil tersenyum menenangkan melihat wajah kesal Kyuhyun karna seluruh siswa di sekolah memperhatikannya.
"benar – benar melelahkan" sahut Kyuhyun
"itu karna kau memiliki namjachingu yang sangat populer sepertiku" ucap Kibum narsis namun diucapkan dengan nada datar
"lihat, sifat aslinya keluar, dia tidak sependiam yang terlihat" ejek Kyuhyun
"benarkah? Memang aku seperti apa?" tanya Kibum
"kau menyebalkan, sok keren, tukang memerintah" jawab Kyuhyun dengan nada mengejek
"but you love me" sahut Kibum cuek
"ck, harusnya aku jatuh cinta padamu saja chang" ucap Kyuhyun, sengaja mengoda Kibum
"kau benar kyu, masalah ketampanan, aku tidak kalah tampan, pintar aku juga tidak kalah pintar, kurasa tidak ada ruginya kalau menjalin hubungan denganku, bagaimana kalau kita berpacaran di belakang Kibum" ucap Changmin sambil mengedipkan matanya ke arah Kyuhyun.
BRAK, seluruh penghuni kantin itu langsung menoleh begitu mendengar suara keras dari buku yang di banting Kibum ke atas meja. "shim Changmin kau cari mati" ucap Kibum dingin, ohh Changmin bahkan bisa merasakan aura kelan dan dingin dari Kibum.
"ops, gawat!" pekik Changmin, nanja jangkung itu langsung berdiri dari duduknya, mengambil ancang – ancang untuk segera melarikan diri dari Kibum, namun sebelum berlari Changmin sempat mebisikkan sesuatu pada Kyuhyun yang membuat cupid manis itu tertawa terbahak - bahak.
"kalau aku tidak selamat dari amukan Kibum, tolong lindungi kulkasku yang penuh makanan" bisik Changmin sebelum mengambil langkah seribu.
"hahaha hemmmphhh" Kyuhyun membekap mulutnya, berusaha menghrntikan tawanya karna ucapan Changmin
"wae kyu? Apa yang Changmin katakan?" tanya Ryeowook penasaran
"dia mengatakan aku harus melindungi kulkasnya yang penuh makanan kalau dia tidak selamat dari Kibum" ulang Kyuhyun dan setelahnya namja manis itu kembali tertawa lepas.
"ada – ada saja" ucap Ryeowook sambil menggelengkan kepalanya, matanya masih mengikuti Changmin dan Kibum yang kejar – kejaran di sekeliling kantin. Ryeowook tersenyum lembut melihatnya, keputusan yang tepat melepaskan Kibum, Ryeowook bisa melihat perubahan dalam diri Kibum, namja tampan itu menjadi lebih hidup, ohh bukan hanya dia yang merasa takjub dengan perubahan Kibum namun nyaris seisi sekolah. Ryeowook kembali menoleh ke arah Kyuhyun, melihat namja manis itu yang masih tertawa, membuatnya tak tahan untuk ikut tersenyum, Kyuhyun memang luar biasa, kehadirannya membuat banyak orang bahagia, termasuk dirinya sendiri padahal dia baru mengenal Kyuhyun, tapi dia sudah menyayangi namja manis itu.
.
.
"Kyuhyunnie tolong bantu eomma ambilkan buah – buahan yang sudah di potong di dapur ne?" pinta Dahyun pada Kyuhyun yang sedang menata makanan di atas meja besar yang di letakan di tengah halaman luas yang ada di belakang rumah Ryeowook.
"ne eomma" sahut Kyuhyun semangat, namja manis itu langsung meninggalkan pekerjaannya sejenak dan langsung masuk ke rumah Ryeowook untuk mengambil apa yang diminta Dahyun.
Dahyun tersenyum mengejek saat melihat putra tampannya yang ditinggalkan Kyuhyun menatap jengkel ke arahnya,dia memang sengaja, daritadi Kibum terus saja memonopoli calon menantu manisnya, mencuci sayuran berdua, mencuci buah berdua, membereskan makanan di meja juga berdua, akhirnya Dahyun sengaja menyuruh Kyuhyun padahal Ryeowook dan juga Sahee yang baru saja selesai menata kursi bisa saja membantu, tapi sesekali mengerjai putra datarnya itu tak masalah kan.
Ohh apakah kalian bertanya – tanya apa yang sedang mereka lakukan di rumah Ryeowook, baiklah akan kujelaskan. Sebenarnya keluarga Ryeowook sedang mengadakan pesta kecil di halaman belakang rumahnya untuk mengakrabkan diri, harusya pesta ini diadakan saat awal – awal mereka datang namun appa Ryeowook masih terlalu sibuk karna baru saja di pindah tugaskan saat itu, jadilah pesta itu baru bisa terlaksana sekarang.
"eomma ini buahnya, diletakkan dimana?" tanya Kyuhyun, cupid manis itu kesusahan membawa dua piring besar buah – buahan yang sudah di potong. Tanpa banyak bicara Kibum langsung mengambil piring itu dari tangan Kyuhyun dan meletakkannya di atas meja besar.
"aigo, anakku manis sekali" ucap Dahyun girang, baru sekali dia melihat Kibum seperti ini
"hello, everybody!" suara bernada nyaring itu mengalihkan perhatian semua orang, Changmin yang baru saja datang itu hanya nyengir tidak jelas melihat semua orang kini menatapnya. Ahh sepertinya aku lupa mengatakan kalau namja kelebihan tinggi badan itu juga diundang oleh Ryeowook, dan Changmin tidak akan menolak ajakan yang menawarkan makanan gratis.
Dua orang menatap Changmin agak sinis, membuat Changmin memilih berdiri di belakang Ryeowook untuk bersembunyi, walau itu tidak berhasil sama sekali, karna jelas tinggi Ryeowook kalah jauh oleh Changmin, dan dua orang yang menatapnya sinis itu adalah Dahyun dan Kibum, Dahyun masih menganggap Changmin adalah saingan putranya, dan Kibum sepertinya masih kesal dengan Changmin karna kejadian di kantin tiga hari yang lalu padahal Changmin sudah mengatakan kalau dia hanya bercanda.
"Ryeowook-ssi, kau yakin bukan aku yang akan jadi menu makanannya kan?" bisik Changmin
"tentu tidak, sudahlah" jawab Ryeowook sambil tertawa pelan, "eomma, appa kenalkan ini Changmin temanku di sekolah" Ryeowook memperkenalkan Changmin pada kedua orangtuanya yang disambut ramah oleh orangtua Changmin.
"baiklah semuanya sudah siap" ucap Kangin setelah berhasil membuat perapian untuk memanggang daging
"yeyy!" pekik Kyuhyun, Changmin dan Sahee senang, ketiganya memang pecinta daging, kecuali Changmin, dia suka semua makanan.
"bagaimana kalau berfoto dulu" usul Dahyun sambil mengacungkan kamera yang memang sudah dia bawa dari rumah.
"eomma tunggu!" cegah Kyuhyun cepat
"wae kyunnie?" tanya Dahyun
"pakai handphone kyu saja" jawab Kyuhyun semangat, dia memang punya handphone baru pemberian Kibum, namja tampan itu beralasan agar lebih mudah menghubungi Kyuhyun kalau mereka sedang tidak bersama, dan Kyuhyun sedang senang – senangnya mengambil foto dengan handphone barunya itu, foto pertama tentu saja fotonya dan Kibum.
"arraseo" ucap Dahyun setuju
"tunggu, dimana handphone kyu?" gumam Kyuhyun sambil meraba kantong celananya, "ahh, kyu meninggalkannya di kamar" pekik Kyuhyun, "kyu akan mengambilnya sebentar eomma" ucap Kyuhyun
"mau kutemani?" tanya Kibum
"anny, hanya sebentar" tolak Kyuhyun, lagipula rumah Kibum berada tepat di sebelah rumah Ryeowook. Namja manis itu langsung melesat untuk mengambil handphonenya.
"eumm dimana ya?" gumam Kyuhyun saat sudah berada di kamarnya dan Kibum, namja manis itu mencari di atas nakas di samping kasurnya, tapi tidak ada disana, Kyuhyun lalu mencari dia atas kasurnya dan benar saja handphone barunya berada di balik selimut, dengan cepat Kyuhyun mengambilnya, tersenyum kecil saat melihat gantungan berbentuk cupid yang tergantung di handphonenya, gantungan itu dia sendiri yang memilihnya, sepasang dengan Kibum, walau awalnya Kibum menolak untuk memakainya, karna menganggap hal itu norak, namun akhirnya namja tampan itu menyerah juga saat Kyuhyun mengeluarkan jurus andalannya.
"ahh mereka pasti sudah menunggu" ucap Kyuhyun setelah tersadar dari lamunannya, baru saja Kyuhyun hendak membuka pintu, namun seekor burung merpati putih yang terbang memasuki kamar Kibum menghentikannya.
Burung itu hinggap di lengan Kyuhyun, Kyuhyun langsung memegangnya dan dalam sekejap mata burung itu berubah menjadi gulungan kertas, ohh perasaan Kyuhyun jadi tidak enak, dia tau surat itu dari dunianya.
Dengan perasaan was – was Kyuhyun membuka gulungan kertas itu, ekspresinya langsung berubah begitu membaca barisan kalimat yang tertulis dengan tulisan latin di atas kertas itu, lama Kyuhyun memandangi kertas itu, namun tetap tulisan itu tidak berubah, Kyuhyun mematung ditampatnya masih dengan kertas itu ditangannya entah berapa lama, sampai akhirnya suara pintu yang terbuka membuat Kyuhyun reflek menyembunyikan kertas itu di balik tubuhnya, dilihatnya Kibum yang beridiri di pintu sambil menatapnya heran.
"kenapa lama sekali, kau sudah menemukannya?" tanya Kibum
"ah n-ne, aku sudah menemukannya" jawab Kyuhyun sambil menunjukkan handphone di tangan kanannya sedang tangan kirinya masih menyembunyikan kertas itu di balik tubuhnya.
"baguslah" Kibum tersenyum sangat tampan, "kajja yang lain sudah menunggu" ajaknya sambil mengulurkan tangannya ke arah Kyuhyun.
Dengan cepat Kyuhyun menyembunyikan kertas itu sebelum menyambut uluran tangan Kibum, "kajja" sahutnya sambil berusaha tersenyum, Kyuhyun membiarkan tangannya di genggam oleh tangan besar Kibum, sesekali Kyuhyun menoleh ke arah tempatnya menyembunyikan kertas itu sampai pintu kamar Kibum benar – benar tertutup.
TBC
Tadinya mau end di chap ini, tapi ternyata kepanjangan, gomen, i'm promise, next chap will be the last chap hehe. Udah sweet kan apa kurang sweet, hope you like it ... sorry for late update and typo(s). Ohh dan terima kasih untuk yang sudah mau menyempatkan baca dan mereview #bow
