Couple : HunHan
Main Cast :
Female (Luhan, Kyungsoo, Baekhyun, Shiraishi Mai, Itano Tomomi, Kojima Haruna, Takahashi Minami, Maeda Atsuko, Oshima Yuko, Shinoda Mariko, Watanabe Mayu, Matsui Jurina, Kashiwagi Yuki, Yoona, Krystal) - Member idol grup
Male (Sehun, Kris, Suho, Chanyeol, Hoya, Minho, Taeyong, Yonghwa, Minhyuk, Siwon, Yunho)
Mobil Sehun sudah memasuki sekolah dan mereka memarkirkan ditempat biasa, Luhan duluan keluar dari mobil dan menunggu Sehun keluar dari mobil agar jalan bersama memasuki kelas. Saat melintasi koridor sekolah mereka menjumpai Kris yang sedang berkumpul dengan teman - teman yang juga menoleh kearah teriakan fans yang menggema, Kris yang melihat Sehun berjalan dengan Luhan langsung menghampiri Sehun dan memberikan hadiah kecil
BUGH
"Sehun" Luhan terkejut karena Kris tiba - tiba datang dan menghajar Sehun tepat dirahang mengeluarkan darah tepat disudut bibirnya dan para fans mereka terkejut karena dalam sejarahnya mereka tidak pernah melihat kelompok Sehun cs berkelahi kecil apalagi sampai berkelahi yang besar
"Kau jangan pernah berbuat kasar pada Luhan, dia wanita bukan pria" Kris yang berniat ingin memukul Sehun untuk kedua kalinya justru gagal niatnya karena sahabat mereka menahan serangan Kris untuk Sehun sementara Luhan menjadi tameng untuk Sehun agar tidak pukul untuk kedua kalinya
"Kau gila Kris kenapa kau memukul Sehun" Suho memarahi Kris agar Kris sadar dengan perbuatannya
"Dia berbuat kasar pada Luhan, aku paling tidak suka melihat pria yang menyakiti wanita baik secara fisik dan mental" kata - kata Kris menusuk hati Sehun karena apa yang dikatakan Kris memang benar Sehun sudah menyakiti Luhan secara fisik dan mental sementara Luhan yang mendengarnya sungguh terkejut dengan mulut berbisa Kris yang baru diketahuinya
"Kris, selama aku mengenalmu aku baru tahu mulutmu sangat berbisa. Aku tidak mau ada pertengkaran diantara kita semua dan hari ini merupakan hari terakhirku disekolah ini apakah kalian ingin memberikan kenangan pahit di hari terakhirku disini" Luhan menumpahkan kekesalannya pada Kris, dia ingin semuanya berdamai dan tidak ada yang berkelahi di hari terakhirnya disekolah ini
"Maafkan aku Lu" Kris merasa bersalah karena hari terakhir Luhan yang akan indah disekolah ini hancur karena perbuatannya
"Jangan kau minta maaf padaku, kau minta maaf dengan Sehun" Luhan membantu Sehun berdiri dan menatap sinis Kris
"Sehun aku minta maaf padamu" Kris memberikan tangannya sebelah kanan untuk bersalaman pada Sehun tetapi Luhan memarahi Kris
"Dari hati Kris bukan terpaksa karena aku" Luhan mengetahui Kris masih emosi melihat Sehun tetapi dia tidak ingin ada perkelahian didalam pertemanan mereka
"Aku minta maaf Sehun" Kris memberikan tangannya sebelah kanan untuk kedua kalinya
"Aku juga" Sehun mengulurkan tangannya sebelah kanan dan menjabat tangan Kris dengan erat, dia juga merasa pukulan Kris wajar diberikan padanya karena memang kelompok mereka paling anti melihat cewek ditindas oleh pria manapun termasuk sahabat mereka dalam kelompok
"Bagus" Luhan menggandeng tangan Sehun dan tangan Kris untuk memasuki kelas bersama, semua fans yang melihatnya merasa iri pada Luhan yang bisa dekat dan akrab dengan semua pria tertampan disekolah mereka
Sehun dan Kris yang digenggam Luhan merasa sedih karena Luhan adalah wanita terkuat walaupun hatinya sudah disakiti, mereka malu karena wanita bisa merelakannya dengan berdamai sementara pria harus berkelahi dengan salah satu yang kalah baru merasa puas.
"Duduk dikursi masing - masing" Luhan memberikan amanat pada kedua pria tampan yang digenggamnya
"Iya eomma" Sehun dan Kris kompak menjawab amanat dari sang eomma Luhan
"Ish... Aku kan masih muda, kenapa dipanggil eomma" Luhan kesal karena Kris dan Sehun memanggilnya eomma
"Apa kau tidak mau memiliki dua anak yang tampan seperti kami Lu" Sehun menggoda Luhan sementara Luhan hanya tersenyum kecut
"Aku mau, tetapi kalau kalian anakku sudah habis karena ku hantam dengan rotan. Kalian sangat nakal" Luhan memberikan smirk andalannya karena berhasil membuat keduanya terdiam setelah menggodanya
"Kau kejam Lu" Kris yang menyahut pertama
"Iya" Sehun merespon perkataan Kris, dan mereka kembali ke kursi masing - masing
"Hahaha... Aku cuma bercanda, masa kalian takut padaku. Kalian itu pria bukan wanita Hahaha..." Luhan sungguh bahagia bisa mengerjai Kris dan Sehun karena perkataannya yang kejam
"Awas kau Lu" kompak Sehun dan Kris karena berhasil dikerjai Luhan
"Pagi anak - anak" seorang guru memasuki kelas Luhan dan langsung menyapa semua siswa siswi yang ada dikelas, dan semuanya fokus pada pelajaran yang dibawakan sang guru yang terkenal kejam disekolah ini
.
.
.
.
.
Siang hari merupakan last show dari idol grup bentukan sekolah mereka untuk kelulusan Luhan dari sekolah dan dari idol grup. Semua kursi penonton sudah penuh, Sehun cs duduk didepan agar lebih leluasa melihat Luhan mereka.
K.B.48
Saat overture dimulai, semuanya kompak melakukan fans chat untuk terakhir kalinya bagi fans Luhan.
Are you ready.
Setelah overture berakhir, maka semua member idol grup mereka keluar dan mengambil posisi untuk lagu pertama mereka yang berjudul Koisuru Fortune Cookie
"Walaupun diri ini menyukaimu
Kamu seperti tak tertarik kepadaku
Siap patah hati kesekian kalinya
Yeah!Yeah!Yeah!"
"Ketika kulihat di sekelilingku
Ternyata banyak sekali gadis yang cantik
Bunga yang tak menarik tak akan disadari
Yeah!Yeah!Yeah!"
"Saat kumelamun terdengar music
Mengalun di kafetaria
Tanpa sadar kuikuti iramanya
Dan ujung jari pun mulai bergerak
Perasaanku ini tak dapat berhenti"
"Come on, come on, come on, come on baby!
Tolong ramalkanlah"
"Yang mencinta Fortune Cookie
Masa depan tidak akan seburuk itu
Hey!Hey!Hey!
Mengembangkan senyuman 'kan membawa keberuntungan
Fortune Cookie berbentuk hati
Nasib lebih baiklah dari hari ini
Hey!Hey!Hey! Hey!Hey!Hey!
Janganlah menyerah dalam menjalani hidup
Akan datang keajaiban yang tak terduga
Ku punya firasat 'tuk bisa saling mencinta denganmu"
"Come on, come on, come on, come on baby!
Tolong ramalkanlah"
"Yang mencinta Fortune Cookie
Masa depan tidak akan seburuk itu
Hey!Hey!Hey!
Mengembangkan senyuman 'kan membawa keberuntungan
Fortune Cookie berbentuk hati
Nasib lebih baiklah dari hari ini
Hey!Hey!Hey! Hey!Hey!Hey!
Janganlah menyerah dalam menjalani hidup
Akan datang keajaiban yang tak terduga
Ku punya firasat 'tuk bisa saling mencinta denganmu"
Lagu kedua yang dibawakan oleh mereka adalah Inochi Wa Utsukushii
"Aku menoleh ke belakang dan menatap bulan
Dan selembar daun pun tertiup oleh angin
Meski pun melepaskan tangan itu begitu mudah
Namun mengapa tetap terasa sangat menempel"
"Untuk apakah sebenarnya aku hidup?
Sudah beberapa kali aku mencari jawabannya
Bahkan hingga langit itu pun menjadi gelap dan terdiam"
"Jika sekarang aku bermimpi maka aku ingin menutup mataku
Aku merasa tertekan hingga akhirnya fajar pun tiba"
"Hidup itu indah semenjak kau menyadarinya pertama kali
Dan segala kesedihan itu pasti akan menghilang
Tidak ada yang abadi, bagaikan hidup bunga yang sementara
Setiap kejadian yang ada membuat hidup lebih berarti"
"Hidup itu tangguh semenjak dunia ini mulai terbentuk
Aku akan terus bangkit meski beberapa kali terluka
Tidak akan mengingkarinya, karena manusia telah berjanji
Setiap orang, satu per satu akan mengikuti masa depannya"
Lagu ketiga yang akan mereka bawakan Nandome No Aozora Ka?
"Terbayang di ujung halaman sekolah
Keran seseorang yang lupa dimatikan
Bahkan hal yang berharga itu
Mengalir dengan bebasnya
Seolah menghalangi suara angin"
"Bahkan di lubuk hatiku yang terdalam
Ada sesuatu yang tak dapat kuterima
Meski pun aku tahu itu salah
Dan meski pun aku menyadarinya
Aku berusaha untuk tidak peduli"
"Dengan segala waktu di dunia ini
Dan kemungkinan yang tak terbatas
Disitulah ada kebebasan"
"Berapa banyak langit biru yang telah terlihat?
Kau pasti tak dapat menghitungnya
Meski pun matahari terbenam
Dan terbit kembali setiap hari
Kau pasti akan melupakan sesuatu
Berapa banyak langit biru yang telah terlihat?
Jangan biarkan masa muda berlalu begitu saja
Meski pun kamu merasa gundah
Lihatlah dari waktu ke waktu (pada langit yang cerah)
Jangan biarkan hidupmu menjadi sia-sia"
"Jika kau mencoba menutup mata
Aku yakin kau dapat mendengarnya
Suara dari sesuatu yang tidak dapat kau terima
Seperti langit, kita pun takkan selamanya cerah"
"Kita takkan tahu bagaimana langit biru selanjutnya
Untuk itu lihatlah pada langit sekarang
Dan mulailah sesuatu yang dapat kamu lakukan
Aku yakin kau akan tahu langit biru yang selanjutnya
Meski pun jika air matamu mengalir
Matahari itu takkan menghilang (jika terus kau lihat)
Ia akan membuatmu menjadi semakin kuat"
"Nikmatilah kehidupanmu
Meski pun waktu terus berlalu
Jangan terbawa arus lagi"
Lagu keempat yang dibawakan mereka Sayonara No Imi
"Aku menyukai pertanda bahwa kereta semakin mendekat
Aku pun mendengarkannya dari dasar jalur elevator itu
Dengan inisial dan angka yang ada pada coretan pilar
Apakah yang ingin disampaikan seseorang kepada orang lain?"
"Aliran waktu itu (aliran waktu itu)
Memberitahu sesuatu (memberitahu sesuatu)
Hari-hari biasa yang berlalu itu
Adalah jejak yang tak tergantikan"
"Menjadi kuat karena perpisahan
Pasti ada makna di balik pertemuan ini
Ada masa depan kita yang terus berlanjut di balik kesedihan ini
Dalam permulaan itu selalu saja
Ya, ada sesuatu yang seolah berakhir
Aku ingin memelukmu sekali lagi
Itulah cinta yang ingin terus kujaga"
"Sementara merasa khawatir, matahari pun tenggelam (terasa sedih)
Dan menara yang terlihat di kejauhan menghilang (jarak yang pasti)
Meski pun aku mencintaimu (meski pun aku mencintaimu)
Aku tak dapat mengatakannya dengan benar
Mata yang saling pandang berubah menjadi langit berbintang"
"Perpisahan adalah titik lewat
Dan mulai sekarang akan terus ada
Sementara memberikan tanda "peace"
Kau akan terus maju, iya kan?
Seperti dirimu biasanya"
"Menjadi kuat karena perpisahan
Pasti ada makna di balik pertemuan ini
Ada masa depan kita yang terus berlanjut di balik kesedihan ini
Dalam permulaan itu selalu saja
Ya, ada sesuatu yang seolah berakhir
Aku ingin memelukmu sekali lagi
Memastikan perasaan yang sebenarnya
Aku tak ingin melepasnya
Itulah cinta yang ingin terus kujaga"
Tepuk tangan menghiasi suasana mengharukan karena pesta kelulusan Luhan, dan Luhan ingin menyampaikan sesuatu pada semuanya.
"Aku ingin pesta kelulusanku, sahabatku semua bernyanyi bersamaku diatas panggung" Luhan meminta kepada sahabatnya untuk naik keatas panggung
Sehun dan yang lainnya terkejut pada awalnya tetapi mereka menuruti permintaan Luhan untuk terakhir kalinya. Mereka maju kedepan dan berdiri berjejer horizontal, Sehun tepat berada disebelah kanan Luhan dan Kris disebelah kiri Luhan
"Baiklah, kami akan menyanyikan lagu terakhir kami Sakura No Hanabiratachi" Luhan sungguh senang bisa menutup pesta kelulusannya dengan ditemani sahabatnya yang disayanginya
"Dari jendela kelas terpancar sinar mentari yang indah
Ke kalender musim semi yang kan berlalu"
"Saat kupandang ruang kelas semua teman sekelasku
Memakai seragam namun tampak dewasa"
"Semuanya kan pergi menuju
Masa depannya masing-masing
Di punggungnya itu
Terlihat membentang
Sayap mimpi"
"Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Di suatu tempat lonceng harapan mulai bergema
Memberikan kebebasan dan keberanian
Hari esok pada kita"
"Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Disuatu tempat seseorang pasti sedang berdoa
Pintu menuju ke dunia yang baru
Haruslah kau buka dengan tangan sendiri"
"Kita bertengkar, kita menelpon, kita pun pernah menangis
Hari-hari itu sangat aku rindukan"
"Selama ini kesedihan dan kegembiraan bagai jalan
Di saat apapun tak pernah sendirian"
"Di album foto buku angkatan
Ku memperlihatkan senyuman
Mengantarkan pergi
Musim yang berlalu
Selamat tinggal"
"Kelopak bunga air matapun terus menetes
Jatuh melewati pipi kemudian mulai pergi
Kutatap langit biru terbentang luas
Menarik nafas dalam"
"Kelopak bunga air matapun terus menetes
Dengan indahnya sejumlah dengan kenangan yang ada
Tangga kedewasaan di depan matamu
Ayo naiki bersama, lambaikan tangan"
"Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Di suatu tempat lonceng harapan mulai bergema
Memberikan kebebasan dan keberanian
Hari esok pada kita"
"Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Disuatu tempat seseorang pasti sedang berdoa
Pintu menuju ke dunia yang baru
Haruslah kau buka dengan tangan sendiri"
"Kelopak bunga air matapun terus menetes
Jatus melewati pipi kemudian mulai pergi
Kutatap langit biru terbentang luas
Menarik nafas dalam"
"Kelopak bunga air matapun terus menetes
Dengan indahnya sejumlah dengan kenangan yang ada
Tangga kedewasaan di depan matamu
Ayo naiki bersama, lambaikan tangan"
"Terima kasih semuanya" Luhan berterima kasih pada semuanya sambil membungkukkan badan sembilan puluh derajat pada semuanya
Sehun dan yang lainnya memeluk Luhan hingga dipanggung terbentuk lingkaran yang besar karena semua yang ada dipanggung saling memeluk. Setelah berpelukan mereka kembali keposisi awal.
"Aku sangat bahagia hari ini walaupun ini merupakan pesta kelulusanku, impianku yang pertama sudah terwujud yaitu bernyanyi bersama dengan semua sahabatku dihari terakhirku di Korea" Luhan tersenyum kepada fans dan semua yang melihatnya merasa sedih karena Luhan akan berpisah dari mereka
"LUHAN" fans meneriaki Luhan untuk tetap semangat
"Terima kasih banyak" Luhan dan yang lainnya melambai kearah penonton dan turun dari panggung setelah merayakan pesta kelulusan Luhan, para penonton juga sudah bubar dan banyakan menangis karena sedih akan kehilangan center mereka yang mereka sayangi
~TBC~
