Chapter 6. challenge

"Ryoushiiiiiiiiin kita lulus tes 1"

"hahaha, mumpung masih ada waktu 2 jam ampe ujian kedua kita ngopi dulu yuk di ichiraku(AN: ngopi? Di ichiraku? Ini sebenernya terispirasi dari kaka ian yang ada di friendster yang ngebuat discussion ttg kopi darat di ichiraku hihihi)"

"yuuk"

"eeh Ecchan mana"

"tadi katanya dia ke kazekage dolo.. minta contekan lagi kali?"

"oowh"kata Ryoushin (sok) paham

-----------------------------------------------------------

Ichiraku

"iraeshemaseeee"teriak Suigetsu

"aloo Suigetsuuu"teriak Suiryuu bersemangat karena abis lulus tes

"lo pada seneng amet ke sini? Baru kemaren.. ternyata jampi-jampi ojii-san manjur juga yaa?" tanya Suigetsu o'on

"udahh... cepett minta cappucinonya 2" samber Ryoushin .

"oke boss"Suigetsu kemudian berteriak "tori-chann kapucinonya 2(AN: males tuliss cappucino ,tori chan maksudnya ayam-chan..eh Ayame )

"iraeshemaseee"teriaknya pada tamu yang satunya lagi.. Sai

Sai lalu duduk di sebelah Suiryuu .

"eh..lo yang namanya Suiryuu ya?"tanya Sai

"iya..napa?"

Sai memperlihatkan kertas yang dipegangnya." Di ujian yang nanti, kita bakal jadi pasangan plus dua orang lagi, jadi pas lo ujian gua yang jadi penilai ato korban dan sebaliknya, dan pas ujian ketiga kita berdua sekelompok"

"ooh gituu"

"gua ama sapa.. gua ama sapa??" Ryoushin tiba tiba nyamber

"hmmm... disini sih namanya Inuzuka Kira"

"hah!! Kira.. Kira Yamato dari gundam? (?!)"

"eh.. Kiba maksudnya"

Muka Ryoushin memerah, ia langsung diam.

"eh..sapa nama lo.. Suiryuu "

"iya.."

"Salam kenal" lanjut Sai sambil mencium pipi Suiryuu (AN: kyaaa gua dicium Sai !!)

Suigetsu mendelik ke Sai , Sai balas mendelik juga.. tiba tiba Suigetsu maju dan...

Mencium pipi Suiryuu juga(AN: pingsan) muka Suiryuu langsung instan memerah.

Suigetsu memasang tampang puas yang dapat dibaca seperti muka gua-menang

Sai tidak mau kalah, ia mendekat ke Suiryuu dan...

Mencium tangan Suiryuu.."daah.." katanya. Suiryuu speechless, mukanya udah kayak kepiting rebus. Suigetsu yang merasa kalah langsung jongkok di pojokan.

Ryoushin ketawa terus sepanjang perjalanan ke tempat latihan 3 yang akan menjadi area tes selanjutnya. Muka Suiryuu masih meraah.

"udah ah diemm"kata Suiryuu memaksa

"hahahaha.. abiss huahaha" kata Ryoushin sambil ketawa terpingkal-pingkal mukanya udah ikut-ikutan kayak kepiting rebus.

Mereka tiba ke tempat latihan ke 3

"whoaaa ada cewek-cewek yang mao ikut ujiaaan" teriak Jiraiya kayak maniak

"aaa..."kata Ryoushin sambil menunjuk Jiraiya.

"iya..gue pengujinya.. kenapa,, lo keberatan? Udah datengnya telat lagi, sekarang cepet ngumpul sama anggota grup kalian"

Ryoushin berjalan ke arah kiba, di samping Kiba terlihat Zaku dan Kin yang sudah pindah negara jadi suna, sedangkan Suiryuu berjalan pelan pelan ke Sai yang melambaikan tangannya, di sampingnya terlihat Ino dan Shino. Ecchan terlihat bersama Naruto , Sakura , dan Hinata .

Mereka berdua mikir 'dasar author sialan, gua kan jadi ga bisa ngomong, mana mereka berdua (Zaku-Kin, Shino-Ino) pada pacaran lagi' pikir Ryoushin agak senang dan pikir Suiryuu sambil menangis di dalam hati. Ecchan santai-santai aja.

"oke.. sekarang akan saya jelaskan caranya..ini adalah ujian perindividu, ninjutsu-genjutsu-taijutsu, silahkan membelah diri lagi menjadi dua, yang satu penyerang yang satu korban lalu sebaliknya,dan satu di-combine,lalu satu persatu pasangan harap maju ke sini dan melakukan tesnya.. paham!!!"

"pahaaam"

--------------------------------------------------

Sai melirik ke arah Suiryuu sambil tersenyum, membuat Suiryuu bergidik ketakutan, mereka berdua lalu maju ke dekat Jiraiya.

"ah.. halo sannin-san"

"yo.. Sai, gimana tim-mu?"

"haha baik aja kok, apalagi sekarang Yamato sama Kakashi sensei bisa lebih santai.."

"haha..tapi kan jadi kamu yang repot"anggota Sai sekarang adalah Sakura, Sasuke, dan Naruto. Karin bertugas sebagai anbu dan sedang keluar desa.

"ee...testnya kapan nih?"tanya Suiryuu dengan berat hati.

"oo kamu cewe yang tadi ya..? kenalannya Sai?"

"ah bukan, aku cum-"kata-katanya terputus sama Sai yang tiba-tiba merangkul Suiryuu.

"ooh..i andersten (AN: Jiraiya ternyata sok inggris lol)"katanya sambil mesem-mesem."udah sekarang mao test apa dolo?"

Sai menjelaskan" aku genjutsu, dia ninjutsu dan taijutsunya berengan"

"oo oke silahkan mulai, taijutsunya dolo"

"ladies first" kata Sai mempersilahkan, Suiryuu mencibir.

Suiryuu kontan melancarkan tendangan ke sai, sai menangkap kakinya, Suiryuu tersenyum lalu,kaki yang ditangkap sai menendang dengan kuat, pegangannya terlepas. Sai balas memukul, tidak kena... pada akhirnya pertarungan berakhir seri(AN: karena gue terlalu males ngetik..mwuahahahaha)

"sekarang, yang ninjutsu.. kamu kan.. silahkan mulai"

Suiryuu males-malesan menyebutkan jutsu-jutsu andalannya.

"suiton! Suiryuu no rouga no jutsu!! (karena ga ada suishiro, dan dia terlalu males untuk meng-kuchiyose)" tangan Suiryuu menjadi berwarna biru, seekor naga nangkring di sono, ia menggerakan tangannya ke pipi kiri Sai 'time for payback' pikirnya.

Suiryuu kemudian menggerakkan tangannya dengan cepat, seperti menggambar di pipi Sai, dalam sekejap darah mengalir dari goresan di pipi Sai, Jiraiya mengangguk-ngangguk sambil menorehkan nilai.

"sekarang kamu.."katanya sambil menunjuk Sai "genjutsu kan?"

Sai mengangguk, ia menggambar sesuatu di langit dengan kuasnya, tangannya membentuk segel babi-anjing-ular.

Suiryuu merasa penglihatannya menjadi buram, ia serasa terbang ke masa lalu, waktu juugo meninggalkannya, keringat mengalir, air mata mulai menggenang di matanya.

"dia kenapa" tanya Jiraiya

"sedang kembali ke masa lalu"kata Sai tenang

Suiryuu jatuh berlutut ,keringat bercucuran.

"udah lah.. kasian tuh"

"oke sannin-san"

Sai mengangkat tubuh Suiryuu, baru saja ia akan menepuk jidatnya untuk membangunkannya, tiba-tiba Suiryuu terlepas dari genjutsu sebelum Sai melepasnya. Ia langsung bertatapan dengan Sai. Sai sedikit kaget.

"lo...turunin!!"teriak Suiryuu

"ga mao.. kalo mau gua turunin ada syaratnya"

"turuninnnn!! Apa? Apa syaratnya?!"

"lo cium gua dolo"

"..."

"mau ga?.."

"..."

Mata suiryuu membesar, ia makin meronta ronta

"turunin..turunin ga!!!!"

"ga"kata Sai sambil berjalan menjauh karena ujiannya sudah selesai

Jiraiya tersenyum sambil berpikir 'boleh juga nih anak gua jadiin murid hihihi'

"lepasin temen gua ga?" teriak Ryoushin

"ga mao.. suruh dia aja sendiri yang bilang"

"yee..sama juga bo'ong"Suiryuu sekarang entah pingsan ato tidur di tangan Sai, kecapean meronta ronta, lagian tadi di totok ama Sai.

"ryoushiiiin.. cepet kesinii" teriak Kiba

"ehh..iyaaa"Ryoushin terbawa ke alam mimpi, lalu sadar lagi "awas lo" desisnya kepada Sai.

Suiryuu langsung dibawa keluar ama Sai.ryoushin mendesah, ia langsung mengikuti Kiba.

"aloo Kiba-san, aka-chan mana?"

"lagi ada misi ama kuromaru punya mama"

"oo..jadi..?"

"aa.gue ninjutsu, Kiba taijutsu, genjutsu barengan" Ryoushin menjelaskan

"haah? Genjutsu barengan?"

"liat aja.."(AN: liat aja entar khukhukhu)

End of chapter 6
-----------------------------------------------------------

Codename-Suigetsu: hoahhhmmm

Juu-kun: ee, jadi... perasaannya..

Codename-Suigetsu: ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ

Juu-kun: woi author ga jelas.. kenapa setiap gua yang jadi mc lo ga nanggepin..hikss

Codename-Suigetsu: ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ

Sui-chan: aa.. karena kondisinya begini, author ketiduran di atas keyboard dan bangun 3 jam kemudian, discussion aku thutuph...

After 3 hours

Codename-Suigetsu: lho? Orang-orang pada kemana?