Chapter 8.an incovenient scenery
Juugo melihat ke arah sekelilingnya... setelah perjalanan yang melelahkan naek pesawat sampe ke konoha, mana pesawatnya sempet goyang-goyang lagee...
'jadi ini konoha..bagus juga, cari tempat duduk dolo ahh'
Sebenernya Juugo nyampe pas sore hari yang sama, ke konohanya naik pesawat...pantes aje.
'ada kedai dango!! Makan dulu ahh'
Juugo duduk dan memesan sepiring dango untuk dimakannya sendiri.
"lho.. Juugo?"
"waa.. Anko?"
"itu siapa Anko?" tanya Raidou.
"temen kecil" balas Anko, takut Raidou cembokur.
"Anko..kok kamu jadi ke konoha sih?.. terakhir kali kan masih di kumo."
"iya..hehe, aku kabur dari orochi jelek"
"ini pacar kamu?" sambil menunjuk Raidou.
"aa..." kata Anko tergagap-gagap
"iya...sekarang Anko pacarku" lanjut Raidou sambil mencium pipi Anko.
"aa...gomen udah ngeganggu" Juugo cepat-cepat ngabisin dangonya dan pergi ke tempat Suiryuu nginep sambil ga enak ati ama Anko..pacaran kok digangguin..
---------------------------------------------------------------------------------------
HOTEL TEMPAT SUIRYUU NGINEP
"Suigetsu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak Suiryuu ga karuan plus tanda seru yang super banyak, ada...32, itung aja sendiri.
"hung..?" balas Suigetsu dodol, jadi kayak dejavu .
"itu...pocky...pisang...guaaaaa... balikiiin!!!" Suiryuu mulai mengejar-ngejar Suigetsu. Sementara Ryoushin lagi ngobrol ama Kiba di ruang tamu.
"eh iya.. jadi besok tesnya apa?" tanya Ryoushin.
"oh...tes berpasangan.." bals Kiba sambil garuk- garuk kepala.
"oh iya lupa..." kata Ryoushin kikuk, di dalam hatinya terus terngiang 'ber-pa-sa-ngan...replay.. ber-pa-sa-ngan..replay...replay"
"iya..hehehe, minta remot tivinya dong.."
"ah..eh..ini" tanpa sengaja Ryoushin tersandung dan menyenggol Kiba juga, karena remot tivinya sebenernya ada di sebelah Kiba, mereka berdua jatuh ke lantai dengan posisi Ryoushin di atas Kiba. Muka Ryoushin langsung muwerahhhh dan Kiba merah aja. Untung akamaru lagi pergi misi..hehehe
"eh...sori"
"ga-pa-pa kok"
Tepat ketika mereka baru mau bangun.. pintu terbuka, jadi posisinya masih sama gitu..good timing.. siapa ya yang masuk??
"a..aa.. Ryoushin??" Juugo menanyakan dengan ragu-ragu, sambil nunjuk lagi, ga sopan banget, mukanya kayak abis ngeliat maling kejebur (AN: umpama gua aneh banget). Muka Ryoushin tambah merah..
"a..a..maaf deh kalo gitu...gomenasai..." kata Juugo sambil masuk ke dalam sendiri, ngacir gitu sambil ada spiral-spiral di bawah kakinya, langsung ke kamar Suiryuu, kan ada radarnya.
"a..sori Ryoushin.."
"ga papa kok"
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak Juugo tiba-tiba, mengganggu momennya Ryoushin, Ryoushin langsung berlari ke kamar Suiryuu dan
"WAAAAAAAAAAA!!!!" teriak Ryoushin juga, di dalam kamar, terlihat Suiryuu dalam posisi yang sama kayak Ryoushin tadi, Cuma Suigetsu yang di atas, tambah lagi, mereka sedang ngemut kedua ujung dari pocky yang sama. Sekarang muka Juugo kayak abis ngeliat maling beol (AN: maling beol?! Apalagi tuhh ...?! kenapa gua nulis ini siih?!)
Flashback
"wee.. enak aja" teriak Suigetsu
"aa Suigetsuuuuuu!!!!"
Suiryuu lalu berlari ke arah Suigetsu, ngiter-ngiterin ranjang, ketika itu, Suiryuu bermaksud membalik arah, tapi apa dikata, dia tersandung dan jatuh ke ranjang, Suigetsu juga tidak sempat mengerem sehingga dia pun ikutan jatuh dan..yaah, bisa ditebak apa yang terjadi dengan sang pocky.. untung ada pocky (AN: untung pale lo!!! Ga untung tauk...coba ga ada pocky..kan pasti...ehehe)
Lalu pintu terbuka dan masuklah Juugo...
Yang terpaku...sama seperti Suiryuu dan Suigetsu, terpaku juga maksudnya, lalu setelah 2 detik Juugo berteriak, lalu masuklah Ryoushin...
End of flashback
"aaa..kakak?!"
"juu-kun..?!"
"hai Suiryuu...hai SUIGETSUU!!!" balas Juugo ceriaa dengan nada 'Suigetsu' yang ditekan sedemikian rupa, kayak mergokin maling beneran.
"a...maaf, ampun, gua ga bermaksud kok...toloong!!!" teriak Suigetsu sambil dikejar Juugo, Suiryuu duduk di ranjang dengan pocky dan muka yang merah, Ryoushin dan Kiba cekikikan bukan main, sampe pada sakit perut.
Suigetsu langsung ke belakang punggung Suiryuu yang masih juga terpaku, Juugo sekarang udah ga bisa ngejar lagi, melihat muka marah Juugo yang lucu, Suigetsu langsung mengeluarkan akal bulusnya..bulus..bulus...bulus..ting
Suiryuu dipeluknya...masih terpaku, Suigetsu mengambil pocky yang ada di mulut Suiryuu dan memakannya sendiri ampe abis (AN: mau dooonk...)
Mata Juugo terbelalak, hampir keluar kayak abis ngeliat maling yang... udahlah!! Maling molo...
"eh..?!" bisik Suigetsu.
Suiryuu sekarang meleleh dan pingsan, mulut masih menganga...
Suigetsu melepas pelukannya... bersiap untuk pengejaran kedua, sekarang dia ama Juugo lagi kejar-kejaran di dapur sementara Ryoushin lagi ngipasin Suiryuu.
Di dapur terdengar samar-samar
"suigetsuuu... awas lo!! Mati lo!!! Tadi Anko... terus Ryoushin... terus lo..!! mati kauuuuuuu"
Kasian Juugo, rencananya mao ngasi kejutan malah dia yang dikasih kejutan, 3 kali berturut-turut lagi...
------------------------------------------------------------------------------------------
Esok paginya, di akademi tempat ujian...
Suiryuu lagi sharing sama Ryoushin, dengerin ipod gitu, Kiba lagi stretching, Juugo jaga-jaga di deket Suiryuu, dan seperti biasa, Suigetsu lagi kerja di ichiraku... dasar Juugo, dengan koneksi dari Raidou, dia langsung ikutan ujian jounin dan langsung berpasangan ama Suiryuu, jadi Sai sekarang ama grupnya Ecchan, soalnya tiba-tiba, Hinata sakit, jadi ga bisa ikut ujian lagi...
"okee..jadi ini ujian semifinal untuk kalian semua, daftar pertarungannya bentar lagi dikasih" teriak Raidou kepada seluruh peserta.." sselama daftar disiapkan, kalian istirahat dulu."
Suiryuu kembali ke ipodnya, Cuma dipake sendiri, soalnya, selidik punya selidik, ternyata Kiba juga bawa ipod, jadi, pikir Ryoushin, mending share ama Kiba ajah lebih romantiss (AN: ya ga aufa??) sedangkan Juugo lagi ke toilet bentar.. melihat kesempatan ini, Sai pun pelan pelan mendekat ke arah Suiryuu and gank, bareng Ecchan juga.
"kono omoii, sore ga.. kimi ga kuretamonooo" Suiryuu nyanyi sambil bisik bisik, tiba tiba Sai muncul di sebahnya dan mengambil satu earphonenya Suiryuu.
"lagu apaan siiy?"
"hwaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!" teriak Suiryuu, dia langsung mencet tombol pause.. yaah, brenti deh lagunyaa...
"home made kazoku??" tanya Sai sambil melihat ke arah layar ipod Suiryuu..
"bukan urusan lo!!!"
"jangan gitu donk... mumpung kakak lo ga ada kita..uaghh!!" tiba tiba muka Sai ditampar kugutsunya Ecchan, Suiryuu langsung cepet lari ke arah Ecchan.
"jangan gangguin temen gua..." teriak Ecchan tegas...
"ooh, elo... lo jadi pasangan ama Naruto kan?? Berarti nanti lawan gua donk..awas, siap-siap untuk kalah.. apalagi Sakura juga kayaknya ada dendam ama lo."
Ecchan menyeringai " so...? eh satu lagi ya Sai.. mending lo cepet pergi dari sini deh"
"ng?" balas Sai, dia melihat ke belakang, Juugo lagi bunyiin jarinya satu-satu..
"matii.." bisik Juugo, Sai langsung ngacirr...
"makasih yaa.. nama kamu sapa, Ecchan??" tanya Juugo
"iya kak.."
"kakak Suiryuu, Juugo" balas Juugo sambil salaman ama Ecchan.
Lembar kertas udah dateng, merekapun langsung berkerumun di tempat kertas itu dan... "AAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!"
End of chapter 8
---------------------------------------------------------------------------------------
It's discussion timeee...
Codename-Suigetsu : kibaaaaaaaaa, selese nihh
Kiba: hmm bagus juga, lebih dari yang kuharapkan
Codename-Suigetsu: iya donk, sapa doloo
Sui-chan: blush..blush
Juu-kun: yaay, gua muncul lagii
Suiryuu: eh, author jelek, mestinya gua mukulin Sai tuh
Codename-Suigetsu: iya.. next chap dehh
Ryoushin: bikin yang lebih hot donk
Codename-Suigetsu: ha??
Sai: hai pembaca.. ini pertama kalinya gua muncul disini.. pertama-tama, saya mao mengucapkan terimakasih ke...
All: sweatdropped
Sai: author... kapan gua bahagianya
Codename-Suigetsu: kapan kapan.. kita berjumpa lagii
Ecchan: liat tuh, gua keren yaa...
Gaara: hung...
Ecchan: Gaara bilang iya.. everybodieeeh Ecchan fainted
Sui-chan: aa...oke... aye tutup yaa discussionnyaaa
