MALAM CINTA ICHIRUKI –pa laghe???-

Yuuppsss… Bahas OC dulu gmana??????

Aryn yang jd adek Hitsu –Icha nangis karna Shiro kouhai author…-

Miharu yang mop jd adeq Renji…

Chika yg berurusan dengan Rukia??? –adeq kallleee…-

Waaahhh… Summarynya gak bisa di DESKRIPSIKAN neeehhh…. Yg jelas ini…Ummm.. HUMOR..

Chapter 3, Rukia, akan menjadi milik siapa?

..

Krrriiikkk… Krrriiikkk…

Ichigo masih dengerin suara jangkrik. Tapi, gede amat suara jangkriknya..

"uuuukkkhhh…" Ichigo menarik sarungnya. Pertanyaan, knapa ichigo tidur pake sarung??? Karna ia skarang ada di pos ronda…

Yaa.. Nemenin Iba, Kira, ama Hisagi jadi satpam… -Icha: MAU AJA LO, CI!!!-

"Aaahhh!!! Banyak jangkrik disini…" Protes Ichigo.

"Masih mending, dari pada banyak nyamuk aides ajep-ajepty.." Ujar Iba norak.

"Yang bener nyamuk Aides Afenty.." Kira ngeralat tapi masih salah.

"Bukanya Apes Apesty." Ujar Hisagi. Waduh, apa nyamuknya apes???

Chia muncul tiba2

"Yang bener AIDES AIGEPTY oneng!!" Ujar Chia. Kira, Iba, Hisagi, Ichigo tepuk tangan.

"Gitu ajah nggak bisa.. SHINIGAMI BODOH!!!!" Kata Chia.

"Bodoh apanya???? Kamu nggak tau tentang nyamuk spesies baru, Aides Ajep-ajep Afenty Apes.. Ya???" Ichigo menyusun semua nama.

"Itumah maunya makan darah Ichigo. Darahnya Ichigo seger.. Kan ototnya kuat.. Truss…" Kata Chia.

"TRUSS SUKA NYIUMIN CHHHIIIAAA!!!" Ichigo tereak pake toa masjid. Ampe se-RT tidur siang –paan orang udah malem-, maksudnya pada tidur… Tapi jamnya salah nyetel.. –cape deh-

"Kalo penyakit yang ditularkan nyamuk aides ajep-ajep afenty apes itu paan???" Tanya Kira.

"Penyakit jadi hollow.." Kata Ichigo.

Rukia ke pos ronda sambil bawa kentungan. Truss nyanyi "SAOR….SAOR…XDD…ISLAM,SAOR…"

"Rukia??? Bulan puasa udah lewat. Bilangnya TAON BARU…JRENG…kek!!" Comment Iba. Yaa, Iba segera dipentung Rukia.

Krrriiikkk…Krriiiikkk…

"Aaahhh!!! AAARRGGGGHHHH!!! BANYAK JANGKRIK!!! UGH!!!!" Ichigo ngamuk nggak ketulungan.

"Ichigo??? Itumah ringtone Hpnya si Renji!!! Noooohhhh!!!!" Miharu datang terus nunjuk Renji yang lagi dengerin Hpnya yang bunyi "Rukia, bagiku kau permata, Rukia, bagi ichigo kau permata sapi…"

"Salah… harusnya itu bagi kak Renji Rukia itu Rukia, bagi kak ichigo Rukia kucing yang ditelantarkan.." Ujar Miharu.

..

Di rumah, Rukia sedang menangis sambil memandangi jendela. Rukia menutup matanya hingga mengantuk. Kemudian, Rukia tertidur. Rukiapun bermimpi..

"Aaah? Siapa yang membawaku ke Seireitei?"

"Dimana Ichigo? Aku harus tau.."

Rukiapun melihat Ichigo terjatuh ditanah dan berdarah-darah.

"ICHIGOOOOO!!!!"

"Rukia, selamat tinggal. Aku akan segera meninggalkan dunia. Sampai bertemu disurga.."

"Ichi…ICHIGOOO!! Hiikkss.."

Rukia terbangun. Dia merasakan firasat buruk. Dia kembali menangis. Byakuya lewat didepan kamar Rukia dan tak sengaja mendengar tangisan itu.

Tookk…Tookk…

"Rukia?" Byakuya memasuki kamar Rukia.

"Aaa, niisama?" Rukia mengusap air matanya.

"Ada apa kau menangisi dirimu? Kuharap kau tak begitu sedih. Ayolah, ceritakan." Byakuya memberikan Rukia sapu tangan. Rukia mengusap air matanya.

"Begini.."

..

Ichigo sedang tiduran di kasurnya. Yaahh, lari dari pos ronda gara2 gak enak jadi satpam. Bruntung Kira, Hisagi, ama Iba bisa jadi satpam. Mizuiro dan Asano bisa gak ya????

Ichigopun menutup matanya hingga tertidur. Ichigo bermimpi..

"Kenapa? Ada apa ini? Kenapa aku ada di Hueco Mundo?"

Ichigopun melihat Aizen, Tousen, dan Ichimaru.

"Aizen taichou? Tousen taichou? Gin Taichou?"

"Ichigo, kau harus mati. Rukia tak mungkin membutuhkanmu. Karena disisinya ada Renji!! Hahaha.." (Aizen)

"A..Apa maksud kalian bertiga?"

"Rukia akan mati jika kau terus mendekatinya. Keputusan yang diambil Byakuya sudah benar. Tapi, keputusan yang diambil oleh kau dan Rukia itu, SALAH!!" (Ichimaru)

"A..Apakah Rukia mau dipaksa? Keluasan untuk memutuskan ada dipihak Rukia!"

"Urusi saja kepentingan pribadimu. Janganlah kau pikirkan keputusan Rukia. Mau tidak mau, Rukia harus kembali ketangan Renji. Jika tidak, kau harus mencari jalan keluar sendiri." (Tousen)

"Apakah menurutmu begitu? Sudah jelas Rukia akan lari bersamaku sampai akhir hayatnya."

"Keras kepala! Kalau begitu, kami akan membuat keputusan." (Aizen)

"Apa? =='?"

"Dengar Ichigo, kalian harus bertarung bankai. Tensa zangetsumu akan melawan Hihio zabimarunya Renji." (Ichimaru)

Ichigo terbangun dari mimpinya dengan ngos-ngosan. Ichigo lalu berpikir. Bagaimana agar Rukia tidak dijodohkan oleh Renji. Tiingg :D Ichigo langsung senyum trus nelpon Rukia.

"Iya??? Ichigo kenapa??? Apa???" Rukia terduduk dikursinya.

"Tadi aku bermimpi..Karena kita akan segera berpisah."

"Aku tak mengerti, Ichigo.."

..

Rukiapun menunggu Ichigo didepan pagar Ichigo.

SEEEEEETT..

Pintu rumah dibuka. Ichigo keluar memakai jaket, celana tebal, dan topi serta membawa tas. Rukia membawa tas sambil memakai sweater, celana tebal, dan topi.

"Siap?" Tanya Ichigo. Rukiapun mengangguk sambil berlari bersama Ichigo. Ide Ichigo adalah mengajak Rukia kabur dari rumahagar Byakuya tak menemukan Rukia. Dengan begitu pertunangan akan dibatalkan.

..

DDDDUUUKKK…

Bola mendarat tepat didepan Ichigo dan Rukia.

"Chika?? Aryn?? Miharu?? Karin, Dani??" Rukia terbelak. Dia ditemukan oleh Miharu, Karin –adeq Ichi-, Dani dan Chika serta, ADEQ WALAS SENDIRI!!!!

IchiRukipun kabur. Miharu, Chika, Yuki, Dani, Karin dan Aryn tak sempat mengejarnya. Rukia meletakkan tasnya di kursi halte bus. Ichigo memberikan Rukia air dan makanan.

"Arigatou, Ichigo-kun." Rukia melahap makanan dan minumanya itu. Rukia berdiri dan mengambil dompetnya. Isinya ada, :D, 35.000 Yen..

"Rukia. Ayo, kita harus mencari tempat untuk tidur." Ichigo menarik Rukia.

..

Mereka berdua sampai didepan rumah Hitsugaya n sembunyi dibalik pager.

"Niisama, aku pulang!!" Ada Aryn yang bawa bola pinknya sambil buka pintu. Yang buka pintu itu yaa, Cho. Cho udah diterima kerja jadi guru Matematika di kelasnya Ichigo.

"Iya, Aryn makan malam dulu ya.." Pintu kembali ditutup oleh Cho.

GLEKK..

Ichigo menelan ludah. Dia membayangkan, pasti sekarang Isshin, Yuzu, Karin, Dani, Yuki, dan Masaki lagi makan. =='

"Hey.." Ada Hitsugaya memergok IchiRuki sembunyi.

"AMPPPUUNN SENSEI…AMPPPUUNNN…" IchiRuki langsung sujud dikaki Shiro.

"Aku sudah tau kenapa kalian kabur. Berdiri." Kata Shiro. –IchaChan: SHIRO, BAEKNYA…-

"Ahh???" IchiRuki berdiri. Shiropun membawakan tas IchiRuki.

"Masuk saja kerumahku. Kau boleh menginap. Asal, asal besok kau harus masuk sekolah!! Kurosaki, Kuchiki.." Kata Shiro. Icha senyum karena Shiro murah hati… XDD

..

Di rumah Shiro, Ichigo dan Rukia diajak makan bersama dengan Cho, Aryn, dan Shiro tentunya. Rukiapun langsung menghabiskan makananya.

"Bagaimana??? Enak tidak????" Tanya Cho.

"UUUEEENNNAKKK, koq, Cho-sensei.." Kata Rukia. Ichigo menaruh mangkuk nasinya yang sudah kosong di meja. Kemudian mengajak Rukia kekamar.

"Arigatou, dua sensei yang ada disini dan adeknya.." Ichigo menarik Rukia kekamar tamu. Hitsugaya lalu geleng-geleng.

..

Esok paginya Ichigo n Rukia udah sampe disekolah. Inoue kemudian bilang ke Ichigo dan Rukia.

"Rukia, Tadi, Byakuya-sama menitipkan surat ini!!!" Inoue nunjukin amplop hijau dan dipojok kiri amplop ada tulisan Dari Byakuya Kuchiki untuk sensei yang dikit-dikit terhormat; Hitsugaya-sensei

"Aaahh???" Rukia membuka amplopnya.

Dari Byakuya Kuchiki

Untuk Hitsugaya Toushirou

Hari ini Renji tidak bisa masuk untuk mencari Rukia. Makanya itu, saya minta izin anda untuk mengabsen Renji. Tapi, jangan dicap BOLOS.

Dan bila Rukia masuk sekolah, tolonglah berikan kepada saya. Karena undangan tunangan itu sudah tersebar kebanyak tempat. Dan tolong berikan kepada Rukia pertanyaan mengenainya.

Byakuya Kuchiki, Kapten 6th division.

"Aahh???" Rukia kaget dan memasukan kertas itu kedalam amplop.

"Rukia. Shiro-sensei kan sudah tau.." Kata Ichigo.

"Kita tidak usah memberikan surat ini." Kata Rukia.

BBRRAAKK!!!

Pintu didobrak. Terlihat muka dan tampang imut si walas 10 B laknat yang cebol itu.

"Kumpulkan PR Biologi dan Sejarah kalian, SEKARANG JUGA!!!" Hitsugaya duduk dimeja guru. Secara, semua murid langsung lari ngumpulin PRnya.

SSSEETT…

Cho muncul dipintu kelas.

"Shiro-chan, waktunya saya.." Katanya.

"Iyaa..Iya.. Bentar dulu kek!!" Protes Hitsu truss pergi.

"Ya, hari ini kalian sudah siap ulangan tentang ALJABAR??" Tanya Cho sambil membuka tasnya dan mengeluarkan lembaran soal sebanyak 40 kertas.

"SSSSIIIIAAAPPP…" Semua murid mengeluarkan pensil mekaniknya. Ichigo deg-degan karena smalem bukanya blajar tapi kabur.. =='

..

Cho langsung ngumpulin ulangan2 itu. Kemudian keluar kelas.

"PPPPYYUUHH…" Rukia tarik napas sambil membaca ulang lagi suratnya.

BBBRRAAAKKK
-IchaChan: Shiro, kebiasaan deh.. Tiap kali buka pintu kelas 10 B laknat itu-

"Kurosaki, kamu tidak ngerjain PR yaa????? KEMARIN KAN SUDAH SAYA PERINGATKAN!!!!" Hitsugaya marah-marah sambil membuka buku merahnya.

"=='" Ichigo swt..

"Uryuu dan Orihime mendapatkan nilah A+ untuk PR nya.. Dan, Kurosaki mendapat nilai F dalam PR nya…, Asano, Mizuiro, CEPAT LAKSANAKAN PIKET BERSAMA HARUNA, WAMMY, NIKU, DAN CHIA!!!!" Hitsugaya marah kayak orang dewasa. Padahal klo turun kedunia nyata dia bisa berumur 13 tahun. Pcaya gak???

Seeettt…Seeettt

Asano nyapu kelas sementara Hitsugaya mbacot didepan kelas sambil buka buku Geografi.

Chia lagi ngerapiin rak bukunya Hitsugaya. Innernya Chia: Waah, jangan..jangan ada buku bokep lagi disini???? Periksa ah… Nggak apa2 W dapet nilai F asal W tau..

Haruna lagi nyiram bunga dimeja guru. Bunga itu pemberian dari Cho untuk Hitsugaya..

Wammy dan Niku lagi ngapus papan tulis. Kemudian Wammy menaruh penghapusnya.

"Niku, kamu kerjain sendiri yaa??? Tinggal soal kayak begituan!!!" Ujar Wammy sambil nunjuk soal aljabar yang tadi ditulis Cho ama sebelahnya soal Kimia yang ditulis Mayuri untuk PR kemaren lusa.

"Yang barusan piket, yang namanya aneh-aneh, contohnya Wammy, Niku, Chia, dsb., DUDUK DITEMPAT KALIAN MASING-MASING!!!!" Hitsugaya nge-pause mbacotnya truss tereak2. Makanya kelas ini dinamai kelas 10 BL –Bebek Laknat-

"Ya, kita lanjutkan kepada yang barusan.." Hitsugaya malah nutup buku Geografinya truss buka tutup spidol.

"Sukarelawan, maju..Karena hari ini Abarai tidak hadir Kurosaki yang jadi sukarelawanya." Yuupps, Hitsukan cebol, nulis dipapan tulis nggak nyampe'.. Makanya yang nulis soal Ichigo..

Bllaa…Bla..Bla..Bla…

Sementara Nanao, Uryuu, Asano, Mizuiro, ama Chad, dan Rukia ngegosip..

"Eh, tau nggak???? Sekarang mamaku lagi nyariin oleh-oleh dari paris.." Kata Nanao.

"Paris doang..Knapa nggak kayak aku sekalian. Inoue udah punya pasangan hidup katanya.." Kata Asano. Uryuu pipinya merah.

"Dodol..Pasanganya Inoue tu GW..GW..GW!!!!" Uryuu mukul meja.

"Eehheeemmm, Uryuu, Ise, Asano, Mizuiro, Yasutora, Kuchiki, BERDIRI DIKORIDOR!!!!" Hitsugaya ngambil spidolnya truss ditutup.

"Kurosaki, kembali!! Dan, kerjakan 30 soal ini tanpa ada 'comment' or 'kritik' or 'mbacot' pas ngerjain..Dan, Momo, kamu tidak usah mengerjakan soal ini..Sekarang ikut aku.." Hitsugaya keluar kelas.

"Iya, sensei." Kata Hinamori bangkit terus keluar kelas.

"uuumm????" Ichigo, Uryuu, Inoue, Chad, Nanao, Tatsuki, Rukia, Asano, ama Mizuiro ngintip.

..

Diluar kelas tampaknya Hitsugaya lagi duduk ama Hinamori. Bayangin perbandingan tingginya..XDDDD..

"Shiro-sensei mau ngapain tuh???" Nanao ama Uryuu naikin kacamatanya.

"Jangan-jangan mao kiss laghhhee..." Kata Ichigo dan Inoue.

"Mudah-mudahan nggak.." Tambah Tatsuki.

..

Diluar kelas tampaknya Hitsugaya mao masuk kekelas. Yang tadi pada ngintip langsung kembali dimejanya lagi. Hitsugaya masuk sambil memastikan semuanya ngerjain. Truss, :D Hitsugaya nulis lagi dibagian paling bawah papan tulis.

Kerjakan dengan baik!!! Jika dalam waktu setengah jam kagak selese, NILAI KALIAN F MESKIPUN BENAR SEMUAAA!!!!!

Hitsugaya membagikan buku PR semua murid lagi dan keluar kelas. Yang tadi pada ngintip keringet dingin karena 30 soal laknat itu tidak mungkin selese dalam setengah jam. Maka dari itu mereka tulisanya brantakan –kecuali Uryuu dan Nanao-

Setengah jam kemudian...

Hitsugaya masuk kekelas. Lalu ia menyuruh semua murid untuk mengumpulkan tugas Geografinya.

..

Hitsugayapun keluar kelas. Semuanya langsung ngeliat aksi si cebol-sensei itu dengan salah satu murid Hitsu plus temenya..

Tapi…

TTEEETTT…TTTEEEETTT

Bel istirahat berbunyi. Semuanya mencuekan bel tersebut. Dan, masih ngeliat aksi si cebol itu. Tau-taunya Hitsugaya ama Hinamori jalan kekantin bareng. IchiRuki dan Uryuu mengikuti mereka sambil bawa Hadycam untuk ngerekam aksi tuh sensei.

"Kuchiki, Kurosaki, Uryuu, kami akan menunggu hasil kalian." Kata semuanya. Ichi, Ruki, ama Uryuu lari ngikutin Shiro.

Tiba-tiba HitsuHina berenti. Bertiga –IchiRukiUryuu- langsung sembunyi. Hitsugaya nengok kebelakang.

"Hinamori, aku ada firasat buruk neeehhh…" Kata Shiro.

"Sama." Kata Hianmori. HitsuHina secara kompaknya lari kekantin. Grup brandalan –ditendang IchiRukiUryuu- itu ngejar mreka berdua.

Dan..

Mreka bertiga ketangkep basah ama HitsuHina. Scara..

Dikelas..

IchiRukiUryuu disuruh berdiri didepan kelas dan dapat pelajaran tambahan pas pulang.

"F..F..dan..F!!!" Hitsugaya nunjuk IchiRukiUryuu sambil menulis nilai F- dikertas ulangan harian IchiRukiUryuu. Pdahal… Ichigo dapet B+ sebelum di F-in, Rukia dapet A- pas belum di F-in, Uryuu dapet A++ pas belum di F-in..

..

Pas pulangnya IchiRukiUryuu blom boleh pulang karena ada pelajaran tambahan untuk mreka. Hinamori pulang 15 menit lebih awal dari semua siswa. Inner Shiro Demi Hinamori-Momo-kun…

"Yaaaa, apa alasan kalian ngikutin aku ama Hinamori?????" Hitsugaya menatap tajam ke 3 tahanan yang masuk 1 penjara ama Roy Marten. XDDDDD

"Kami..Uuuurrmmm.." Mereka bertiga saling pandang.

..

Di pos ronda, Kira, Iba, ama Hisagi ngegosip..

"Tau nggak???? Katanya Ichigo, ama Ishida di eksekusi ama Cho-sensei dan Shiro-sensei.." Kata Kira.

"Tau.. Katanya juga Rukia kabur dari rumahnya gara-gara sakit ginjal." Iba ngaco.

"Huuusss!!! Bukan sakit GINJAL, tapi SAKIT HATI!!!!!" Kata Hisagi.

"Mending. Dari pada sakit malaria. Kita yang repot." Sambung Hisagi.

"Knapa kita yang repot?????? Kan udah ada Unohana…" Sambung Iba. Hisagi dan Kira geleng-geleng. Tapi..

Mreka nggak sadar. Karena asik ngosip, ada maling lewat ke rumah Hisagi. =='

"Udah ya. Gw kerumah dulu." Kata Hisagi. Hisagi langsung jalan kerumahnya. Dan dia membuka pintu rumahnya. Dan ternyata..

"MMMAAAALLLLIIINGGGG!!!!"

..

Sementara di rumah Shiro..

Hitsugaya dan Cho masih rapat, Aryn lagi main sama Dani, Yuki, Karin, Yuzu. Jadi, IchiRuki sendiri dirumahnya Shiro.

"Rukia, aku takut Aryn bilang ke Yuzu ama Karin kita disini." Ichigo gemeteran.

Tapi, Rukia tertidur seperti putrid tidur. Ia tertisur di sofa dengan memakai baju seragamnya. Rukia bermimpi lagi..

"Seireitei? Tempat yang kurindukan."

Rukia jatuh didepan gedung divisi 13. Rukia menatap darah yang jatuh di lantai.

"Aah??" Rukia masuk keruangan itu.

Rukia melihat Ukitake, Kiyone, dan Sentaro terbaring lemah dengan bekas tusukan.

"Taa..Taichou? Ki..Kiiyyoonnnee? See..Sentaro?" Rukia jatuh dan..

Rukia ditusuk oleh seseorang.

"aaahh!!!" Rukia terbangun dari mimpinya. Sudah berkali-kali ia ditimpa mimpi buruk saat tidur sambil memikirkan Ichigo.

"Kenapa?" Ichigo menatap Rukia. Rukia terbelak. Ia menangis lagi.

"Katakanlah Rukia. Kenapa kau menangisi dirimu sendiri?" Tanya Ichigo. Rukia kembali teringat. Ia mengingat Byakuya dan Renji yang sudah susah payah mencari dirinya. Kali ini, Ichigo berkata sama dengan kata-kata Byakuya.

"Ichigo.." Rukia berdiri dari sofanya.

"Um?" Ichigo bingung.

"Aku harus kembali. Aku harus minta maaf pada Niisama dan Renji-kun." Rukia kembali menangis.

"Tapi!" Ichigo memeluk Rukia. "Tapi apakah kau lupa akan persetujuan yang telah kita buat Rukia? Sebelum datangnya permintaan darinya, kita tidak akan menyerahkan diri."

"Ichigo. Aku merasa bersalah. Hiiikkss..Aku sudah menipu mereka. Bagaimanapun mereka, Byakuya-niisama adalah kakaku. Renji adalah calon suamiku. Kumohon kau jangan halangi aku." Rukia balas memeluk Ichigo.

"Tapi.."

"Jangan menghalangiku." Rukia membereskan barang-barangnya. Lalu..

BBBRRRAAAKKK!!!!

Pintu rumah didobrak.

Renji, Byakuya, Isshin, Masaki, Karin, Yuzu, Yuki, dan Dani masuk bersama Aryn.

"Niisama? Renji-kun?" Rukia melepaskan pelukanya dari Ichigo dan ganti memeluk Byakuya. Ichigo mengerutkan alis.

"Ichigo." Masaki menarik Ichigo. "Ayo pulang, Ichigo!!!!"

"Rukia. Jangan kau penuhi permintaan kepala jeruk brengsek itu!" Renji menunjuk Ichigo yang sedang ditarik oleh Masaki, Isshin, Yuki, Dani, Karin, dan yuzu.

"Renji-kun. Gomen na. Maafkan ichigo pula. Yang salah itu aku. Aku tak dapat menyayangimu. Malam ini, aku akan segera sayang pada kalian. Konbawa, Renji-kun, Byakuya-niisama." Rukia memegang erat tangan Renji.

..

Di rumah Ichigo, ichigo lagi mikir.

"Ternyata Aizen Taichou, Tousen Taichou, dan Gin Taichou benar. Rukia sebenarnya adalah milik Renji. Takdir, TAKDIR INI SALAH!!" Ichigo membaringkan dirinya dikasur.

"Ichigo-niisan." Dani dan Yuki masuk kekamar Ichigo.

"Aaa?" Ichigo menatap Dani dan Yuki.

"Rukia-niichan datang. Mau ketemuan ama Ichi-niisan." Ujar Dani polos.

Sementara..

Hisagi dirumahnya masih tereak ala banci digodain monyet. Maling itu pergi bawa uang 1 yen.

"1 yen doank…" Kata Hisagi sambil kembali ke pos ronda.

"Gimana, Hisagi???? Tadi ada kayaknya suara banci ala banci kelindes bus." Kata Iba. Kira ngakak. Tiba-tiba cebol-sensei lewat di pos ronda itu.

"Ngapain kalian ktawa???? Bukanya jaga perum malah ktawa. Apa lu mao gw minta Pak RT Ukitake buat pecat kalian???? Haaahh????" Hitsugaya menatap tajam ke Kira, Iba, ama Hisagi. XDD

"Shhhiiirrooo-ssseeennnssseeeiii????" Mreka bertiga langsung hormat. Dan, ada sound ngepek lagu Shinigami Raya. Dan ada epek bendera putih dengan bulatan merah ditengahnya.

"Heh, malah hormat!!! Mau gw mbacot disini." Hitsugaya buka buku Sejarah.

"Shiro-sensei???? IYAAA...SHIRROO-SEENNSSEEEII.." Iba, Kira, Hisagi langsung senyum dan berpencar. Yuuuppss.. Kalo Hitsugaya mbacot dikelas pas Sejarah semua udah pada tidur.

..

Emank, esoknya pas sekolah IchiRuki nggak masuk. Renji yang masuk. XDD..

"Hmmm..." Hitsugaya masuk kelas tapi kali ini nggak didobrak. Hitsugaya menaruh buku Sejarah dan Biologonya. Hari itu jadwal pelajaranya Hitsu Cuma Sejarah n Biologi.

"Sebentar lagi Mayuri-sensei dateng. JANGAN BERISIK." Taunya nutup kelas didobrak. Kemudian muncul Mayuri dan dibelakangnya ada asistenya untuk menjaga lancarnya percobaan kimia yang bernama Nemu Kurotshuci.

"Yaahh, hari ini aku akan menjaga 2 kelas karena wali kelas 10 D tidak masuk. Jadi, kalian akan dipandu Nemu-sensei." Mayuri pergi dari kelas.

"Baiklah. Murid-muridku." Nemu membuka buku Kimia.

"Hari ini ulangan praktek..Jangan ada yang meledak kayak kmaren. Siapa yg hari ini gak masuk?" Nemu menutup bukunya.

"Kurosaki dan Kuchiki." Sahut Inoue.

"ooo.." Nemu melirik bangku pairing itu yang sebelahan.

"Baiklah. Hari ini aku tidak akan berlama-lama agar pelajaran kedua kalian, Biologi akan cepat dimulai. Yaah, sekarang kalian semua silahkan masuk ke ruang praktek Kimia." Nemu pergi dari kelas menuju ruang percobaanya.

..

Setelah pelajaran itu selese. Yaaaa, gak ada ledakan sama sekali kecuali pengeluaran gas elpiji dari Asano alias kentut. Maka dari itu pelajaran KIMIA telah berakhir dan wajah Nemu-sensei digantikan oleh wajah imut Shiro-sensei.

"Kumpulkan PR Biologi kalian. SEKARANG JUGAAAAA!!!!!" Hitsu tereak. Semuanya lari ngumpulin PR biologi.

"Baiklah. Kmaren, Abarai. Kenapa kau tidak masuk. Kau tidak masuk tanpa memberikan keterangan lewat SMS ato SURAT!!" Kata Hitsugaya sebelum memulai mbacot lagi dengan biologinya.

"Lho??? Sayakan menitipkan surat lewat Inoue." Kata Renji.

"Jadi.." Hitsugaya berpikir. "Tau ah. SEKARANG BUKA BUKU BIOLOGI KALIAN SEBELUM KELAS INI HANCUR DAN NYAWA KALIAN MELAYANG!!!!" Hitsugaya ngancem. Murid2 langsung buka buku biologinya.

"Yaaa, kita lanjutkan kali ini. Karna hari ini sayah gak NIAT untuk MENGGURUI kalian maka hari ini singkat saja. Tapi, untuk SEJARAH tidak akan seperti ini." Kata Hitsugaya.

"Bllaa..Bla..Bla..Bla..Bla..Bla..Bla..Bla..Bla..Bla..Bla.." Hitsugaya mbacot lagi.

..

Pelajaran sebelum sejarah adalah, MATEMATIKA.

Cho masuk sambil membawa hasil ulangan. Dia melihat kursi Ichigo dan Rukia

..

TO BE CONTINUED..

Tak ada lagi PENERIMAAN OC..

Karena hal2 yang nggak masuk akal udah kepenuhan ama OC REQUEST… XDD

Dan aku submit ini agak lambat karena ini menghabiskan 12 halaman.. Microsoft word

Apalagi kayak ficnya Chia..

Bisa-bisa ngabisin 1 bulan

Yaaa…YEEESSSS…

Terus repiew dan baca… XDD…