Yeah… I'am ready!!!!

Malam cinta Tukang Bakso dan Nene Lampir –digaplok IchiRuki again-

--

Yeeeaaahhh!!! I'am sangat suka fic ini –ditendang-

Yeah… Pengumuman-penguman sodara-sodari yang iri ama sayah –dibakar- fic ini sayah jadikan sad ending biar beda ama pic-pic laenya… Oiya, sayah lagi seneng Sen no yoru wokoete aqua timez nih –malah curhat-

OIYA!!!! YUKI AISHA, SELAMAT TELAH MENJADI OC –heboh-

--

Mari kita lanjutkan ke chapter 5!!! XD

Chapter 5, ICHIGO!!

--

Sebuah pemandangan –apaan, orang-orang lagi sekolah dibilang pemandangan!!!-, yyuupp!!!! Salah satu hal yang paling dibenci semua murid.. Sejarah made in Hitugaya Toushirou –dibankai-.

"Ya, jadi, singkat sajah… Umm????" Hitsugaya mandangin semua muridnya yang pada bobo gara-gara mbacot no jutsunya Hitsugaya. Hitsugaya lalu mengambil toa masjid al-aqso -??- sambil bernyanyi-nyanyi.

"Nina bangun oooo nina bangun, yang nggak bangun ntar gw bankai!!!!!" Seru Hitsugaya.

"aaaaa!!!!!" Kata Yumichika lalu bangun. Semuanya juga ikut bangun.

"Jangan tidur donk!!!! Tanggung!!!! Ini juga pelajaran buat ulangan semester!!!!!" Seru Hitsugaya lagi sambil mengambil kursi lalu duduk.

"Tapi, yang bener donk, sensei!! Masa kita disuruh dengerin sejarah terciptanya monyet??????" Protes Tatsuki.

"No no protes!!!!" Hitsugaya melempar Tatsuki dengan kapur.

"aawww.." Jerit Tatsuki

"Baiklah, kita lanjutkan!!!! Jadi, kita singkat saja. Di kelas ini saya tau siapa yang paling mirip ama monyet!!!! Noh!!! Babon dasar!!!!" Hitsugaya nunjuk Renji. –sorry, Renji fans club…-

"Yee… Pak, mentang-mentang kidou saya monyet.." Protes Renji.

"Saya kira sebelumnya shikai dan bankai bapak dimasukin ke freezer dulu baru jadi shikai ama bankai..Pak, bapak juga ntar jatoh kalo terbang pake bankai bapak!! Kan berat tuh bankainya!!!" Kata Orihime.

"Orihime, saya pikir sebelum anda melakukan pelajaran selanjutnya anda harus berdiri dikoridor!!!!" Kata Hitsugaya jaga image.

"==" Orihime langsung pergi kekoridor.

"Dasar!!" Batin Hitsugaya.

"Shiro-sensei itu orangnya aneh ya…" Sahut seorang murid. Hitsugayapun berdiri.

"Hey!!" Ujar Hitsugaya.

"Ah?" Tanya murid itu bingung.

"SOUTEN NI SAZE!!!" Hitsugaya mengeluarkan zanpakunya.

"UUAA!!!!" Jerit murid itu.

"DAIGUREN HYOURINMARU!!!!!"

--

Sementara pulangnya, murid yang ngatain itu babak belur. Panggil ajah si Dani –ditabok-

"huhuhu.." Dani nangis.

"Ndak papa, Dani." Hibur Haruna. Niku datang.

"Aduh!!! Chia juga sama. Dia dizabimaru Renji. Wammy tadi dizangetsu ama Ichigo!!!!!" Hibur Niku –hibur???????-

--

Sementara ditempat Rukia berlari menarik tangan Ichigo, Sebuah pisau tajam ada didepan hidung Rukia.

"Rukia!!" Ichigo menarik tangan Rukia hingga Rukia jatuh dipelukan Ichigo.

"Siapa tadi? Siapa itu?" Rukia kelihatan syok.

"Tidak tau. Tapi, kau jangan dekat-dekat pisau misterius.." Ichigo memperingatkan bidadarinya –cuuiihh!!!!-

"HAHAHAHA!!!" Pisau tajam yang tajam sekali semakin mendekat kearah Rukia.

"Siapa itu? Tolong, jangan bunuh aku!" Rukia kaku sampai benar-benar tidak bisa bergerak.

Tapi…

Teeessss… Teeessss.. –iler netes apa darah netes???-

"Ichi..Ichigo? TIDAK!!! Ichigo, jangan lakukan!!!" Rukia terduduk lemas. Pisau itu bukan mengenai diri Rukia melainkan mengenai tubuh Ichigo yang memang berniat melindungi Rukia.

"Rukia, Aku masih tetap menyayangimu. Kau tidak akan mati begitu saja! Percayalah, aku juga tidak akan mati. Dirimu, diriku, dan semuanya akan terlindungi. Jika aku mati.." Ichigo merundukan kepalanya.

"JANGAN KAU PAKSAKAN ICHIGO!!! JIKA KAU MATI AKU AKAN MENJEMPUTMU DI SURGA!!! Ichigo, jangan mati!! Aku bisa kehilangan kamu seumur hidupku. Itu berat." Rukia memeluk Ichigo dari belakang.

"Rukia, Aku mungkin mati dan semuanya bahagia. Kau itu, memang pantas bersama Renji. Lupakan aku!!" Ichigo menatap Rukia.

"Rukia, ayo!!! Kembali bersamaku. Dia itukan sudah tak bisa apa-apa lagi!! Kecuali keluar dari rumah sakit dan dikubur disalah satu kuburan orang pengganggu!!.." Renji berdiri di trotoar sebrang.

"Renji, kau jahat. Hiks.. yang mengganggu aku itu KAMU!!!" Rukia menangis sambil memeluk Ichigo yang tak berdaya.

"Jahat? Dia memang sudah melukaimu dan membuatmu harus kerepotan berjalan!!" Renji menarik tangan Rukia.

"Aku tidak mau ikut Renji!!" Rukia mencoba melepaskan genggaman tangan Renji.

"AYO!! KITA HARUS BERTEMU BYAKUYA!!" Renji menggenggam tangan Rukia lebih keras.

--

Di kediaman Kurosaki tampak sepi jika tidak ada Ichigo. Sekarang, Ichigo sedang berada di rumah sakit tanpa sepengetahuan keluarganya.

"Ichi-nii kemana ya????" Yuzu mengetok pintu kamar Ichigo.

"Mungkin lagi mitting ama Rukia-oniichan.." Dani masuk kamarnya.

"Ah????? Mitting apaan sih?????!!!! Mitting gituan ajah diomongin.." Seru Yuki.

"Gituan?????? Gituan apanya???? Jangan-jangan dia udah ganti pacar lagi!!! Cewe yang mampir kesini. Tinggalnya di warung remang-remang namanya Kak Aisha –dibunuh Yuki Aisha-.." Kata Dani.

-Yuki Aisha: Dani, kejamnya kao.. Hiks…-

-Dani: Lo????? Salahkan Icha dunx.. Inikan ficnya Icha…-

--

Sementara beberapa menit kemudian dirumahnya Shiro, Cho-sensei lagi nge-laundry bajunya. Aryn lagi ngerjain PR –anak baek…-, dan Hitsugaya, lagi apa yaahhh????? Intip ajah yuk!!!!! –sok masuk TV-

"Ah… Shiro-chan!!!! Masa panas terik gila gini malah tidur sih?????? Kan sekarang musim ujan bade!!!! Kita ntar nggak bisa ngeringin jemuran!!!! Ayoh!!!! Kita harus ngangkat jemuran!!!!!" Cho-sensei menarik Hitsugaya.

Tiiinnnggg… TTooonnggg…

Bel bunyi. Hitsugaya masih dalam keadaanya yang lagi bobo mimpiin smangka -???- dan Cho yang sedang bagunin sang calon suami –hiks… Author nangis, CHO JAHAT!!!! Author mewek neehh… Biar ficnya gak dilanjutin lagi!!!!! Haha.. WHAT????-

Sementara Aryn bukain ntu pintu.

"Eh????? Konichiwa. Ada apa kesini Aisha-oniichan????" Tanya Aryn mandangin seorang cewe berbudi luhur –dikasih jabatan manager senam lumba-lumba ama Yuki Aisha- dan cantik itu.

"Shiro-sensei.. Mana???? Aku mao tanya PR…" Seru cewek itu. Tapi sayang, Yuki Aisha nggak mao –piip- alias fuck-fuck gitu ama Shiro-chan –dikasih jabatan menejer jamban ama Yuki Aisha-

"Ooo.." Aryn bercengo ria lalu langsung ngebuka kamar Hitsugaya yang isinya, masyaallah!!!! WATERMELON'S HOME!!!

DDDUUAAAKKKHH!!!!

Tendangan maut bola Aryn melesat dikepala Hitsugaya sampai-sampai rambutnya turun.

"Paan sih loe????? Anak kecil!!!!" Hitsugaya hendak memukul Aryn.

"Ada tamu cewe. Kayaknya dari warung remang-remang tuh!!!!" Ujar Aryn.

Sementara, dikamar mandi ada Cho yang mendengar Yuki Aisha dari warung remang-remang menjadi tamunya Shiro itu cemburu. Ya, apakah sapi dapat menyelesaikan masalah ini???? -???-

"Aisha???? Ngapain loe sore bolong panas gila begini dateng????? Mao ngasih es cendol????? Smangka???? Oren jus????? Milkshake?????? Es degan??????? Es teh????? Lemon????? Molen?????" Hitsugaya nebak-nebak.

"ooww… Itu bukan maksud sayah kesini Shiro-sensei. Sekalian nanya PR, sayah mau ngasih hadiah kekalian masing-masing!!" Yuki Aisha ramah.

"Yoo wess!!! Masuk.." Seru Hitsugaya sok ngerti jawa-jawaan.

Di dalam, Yuki Aisha membuka plastiknya dan mengeluarkan 2 kotak berbungkus pink dipadu pita hitam, dan 1 lingkaran berbungkus hijau dipadu pita merah –wah, untuk Shiro isinya smangka tuh!!!!-

"Nah, bungkusan pink pertama ini untuk Aryn!!!!" Yuki Aisha ngasih Aryn sebuah…

Boneka chappy -???- -itumah Rukia uda punya!!!!!-

"Masa Chappy Aisha-oniichan?????" Aryn hamper nangis.

"Btw, kamukan kayak anak kecil!!!! Kan kamu mao deket ama Rukia. Jadi, aku kasih yang sama kayak Ruki!!!" Jelas Yuki Aisha.

"ooo" Aryn cengo lagi.

"Dan untuk Cho-sensei.." Yukia Aisha memberikan kubus.

"Apa isinya??????" Batin Cho-sensei sambil membuka. Isinya…

Sebuah mantel bulu mahal.

"aahh… Thank you arigatou makasih yah, Aisha!!!" Cho lompat-lompat alay.

"Dan sudah jelas untuk Shiro-sensei!!! WATERMELON SUPER SEGER!!!!"

--

Koq prasaan gw gak enak yah????? Koq aku jadi ada di RS ya????? Padahal tadi gw dijalan deh!!!! Rukia mana ya????? RUKIA!!!!

Ichigopun terbangun diruang rawat inapnya.

"Oooowww… Anak mami udah bangun!!!!!" Seru Masaki.

"Ah???? Siapa yang menusuk ichi-nii????" Tanya Yuzu.

"Renji!!" Ichigo menggenggam tanganya. "Rukia, aku akan menyelamatkanmu sesuai janjiku!!!"

"Ichi-nii????? JANGAN!!!!" Yuki, Dani, Yuzu, dan Karin memeluk Ichigo.

"Kalau Ichi-nii mati, siapa yang jadi bahan cekikikan kita????? Hiks…" Ujar Yuki nggak iklas.

"Jamban sono!!!! Coba kalin pikirin!!! Kalau Rukia nikah sama Renji, dia nggak bakal boleh lagi kemari!!!! Makanya itu aku harus ngganggu hubungan mereka biar nggak –piip-!!!!" Kata Ichi. –ditendendang karena ngeres-

"Ooo.." Dani sok jaim.

"Ooooo…Oooo… apaan??? Loe pikir gw mao ngorbanin nyawa buat apa???? Gw neh serius, Dani!!!!" Ichigo pura-pura pingsan lagi biar Dani, Yuki, Yuzu, Karin, Masaki, dan isshin nangis.

"Hiks.. ichi-nii mati!!!" Karin nangis lagi.

"Biarin gw mati ato kagak!!! Gw kan mao sehidup smati ama Ruki!!!! Kan klo Rukia sama Renji matek, gw ama loe juga matek!!!!!" Kata Ichigo.

..

Sementara malamnya di Rumah Sakit, Seorang wanita menyelinap masuk kekamar Ichigo pas Ichigo lagi baca Koran –sok bapak-bapak lu, Chi!!!!- -dibankai-

"Sapa loe?????" Ichigo nanya nama ntu cewe. Masa nanya ukuran baju ntu cewe?????

"Nama aku.." Cewe itu buka jubah. Ternyata, itu..

Rukia..

"Rukia? Kenapa kau ada disini???? Jangan bilang kalo gw mesti Yaoi laghe!!!!!" Ichigo ngerobek-robek koranya.

"Aku mau minta tolong." Ujar Rukia. Ichigopun agak bingung.

"ルキア.." Ichigo menatap Rukia.

..

To Be Continued (TBC)

~Talk Show~

Ukitake: Itu kan nama penyakit gw, masa, dimasukin dan kepanjanganya TBC ciihh????

Yumichika: TBC itu penyakit asma…

Iba: Iya ih, Yumichika bener..

Hisagi n Kira: Bener ngaconya!!!!

IchaChan: Yiiiipppiieee… Chapter 5 jadih nih.. Skarang aku tinggal bikin sesuatu yang mau ke sad ending.. XD, aku nggak buka lagi lowongan OC..

Hitsugaya: Gara-gara loe nih, gw digebukin pala skul..

IchaChan: Idddiiihh.. Salah sendiri ngeluarin bankai pas Sejarah.. Dasar!! Guru ndak bertanggung jawab.. –medok-

Cho-sensei: Apa loe bilang hah???? Shiro-chan itu milik gw dan orangnya cakep koq..

Hinamori: ????

IchaChan: Yaeellaahh.. Cakep 50000 tahun yang lalu ape???!! Dasar. Loe kira ngeluarin bankai pas pelajaran baik??? Apalagi ngebiarin tangan dan kaki Dani-niisama gak bisa gerak..

Dani: Hiks.. Apa kau tau, Shiro-sensei. BIAYA MASUK RUMAH SAKIT NTU MAHAL.. Kasihan babeh ama teteh..

Hitsugaya: Ciiihhh.. Loe ndiri harus memperbaiki sikap nge-gosip loe. Gw juga babak belur nih di shikai ama Yamamoto. Rasanya gw kayak sate bakar..

Ikkaku: Sate??? Gw mau. Gimana rasanya yah???? Sate Shiro..

Hitsugaya: SOUTEN NI SAZE.. HYOURINMARU!!!

Ikkaku: -mati suri-

IchaChan: Noh!!! Sadis banget kan.. Makanya, jadi orang jangan aneh. Yapp.. Terus repiew n teruzz bacah..

TBC..

-Ukitake: nangis gw..-