Disclaimer : Tuan Masashi Kishimoto
Warning : story gaje , typo dimana mana , jauh dari EYD,bahasa tidak sesuai KBBI deeleel
Don't like don't read!
Story by : UchiraNeki
.
.
.
" Hey tugasmu sudah selesai?" tanya gadis bermahkota pink pada gadis di sebelah kirinya .
"belum,bagaimana dengan kau ino?" menoleh pada sosok di samping kirinya lagi .
Sebagai jawaban ia hanya menggeleng tanpa mengalihkan pandangan dari layar monitor itu . nampak raut frustasi di masing masing wajah itu,oke itu berlebihan oh hebat ketiga gadis itu sudah hampir 2 jam belum beranjak dari tempat semula .
"Aku ingin membeli minuman, kalian mau?" Mei berdiri seraya menoleh pada kedua teman -barunya .
"Kurasa jus leci" ucap Sakura , sedangkan gadis di samping nya -ino tetap menatap layar monitor dan menggerak gerakkan benda berbentuk seperti tikus sesekali tangan lentiknya menekan tombol tombol berisi huruf dan angka di mejs yang ada di hapadannya .
Percaya atau kepercayaan , Suatu perasaan entah apa yang melibatkan pemikiran membenarkan sesuatu? Manusia dengan mudah memberi gelar 'kepercayaan' hanya karena suatu kejadian atau anggapan bodoh mereka- yang bahkan mereka sendiri pun tak tau apa maknanya . Menentukan sebuah kepercayaan hanya karena suatu kejadian atau pemikiran mereka yang di dapat dari ya kalian tau -penilaian , Itu tidak bisa di sebut benar dan juga salah . Tapi benar atau tidak terkadang manusia -merasakan bahwa mereka percaya bukan -berfikir bahwa mereka percaya. Oh ini rumit .
" baiklah aku sudah selsai, tinggal kita cetak " ucap gadis pirang yang diikat ekor kuda itu , sedangkan yang lainnya mengangguk setuju .
" Ya aku juga, sakura bagaimana denganmu? "
" ya " jawab gadis bersurai pink mengangguk lesu .
"Kalian mau mencetak nya ya? Ah anoo.. gomenne, printer kami sedang ada masalah " seorang wanita cantik dengan ramah tersenyum dan oh ini masalah . Ya bisa di tebak gadis gadis itu sedang berada di warnet untuk mengerjakan tugas .
Ketiga gadis itu saling bertatapan bergantian , menimbang nimbang .
" Kami akan menunggu " ucap gadis bersurai pink -Sakura diikuti anggukan dari keduanya .
Oh hebat , tugas dari Tsunade menyita waktu mereka hingga hari menggelap .
" oh sial tangan ku kena tinta " Sakura mnatap jarinya yang terdapat setitik tidak beberapa tetes tinta .
" salah mu sendiri " ucap ino tertawa menatap tingkah Sakura yang mau mau tak mau membuat mereka tertawa .
" hahaha apa apaan kau Sakura? " tawa terdengar di ruangan itu , tak memperdulikan seorang petugas yang sedang memperbaiki mesin printer di sana . Wajah gadis itu memerah menahan malu atau menahan amarah . Ck siapa yang tau .
" cih apa yang kau lakukan ?" Ino berteriak mendapati Sakura menggesekkan tangan lentiknya di tangan Ino dan Mei .
" kotor baka! " Mei angkat bicara menatap lengannya kini terkena tinta yah ulah gadis bermahkota pink itu . Namun beberapa saat kemudia gadis itu mengerling .
" foto yu , buat kenang kenangan " lanjut mei dan yah akhirnya ketiga gadis itu berfoto ria (dasar tak tau malu ) Untuk pertama kalinya Sakura tertawa lepas dan pulang terlalu larut .
Sahabat , apa dan siapa yang bisa di gelari sahabat itu ? Ungkapan ikatan antara orang dan lainya? Orang atau benda yang selalu bersama sama ? Lalu samakah arti nya dengan Teman? Manusia seringkali terkecoh antara sahabat atau teman . Tahu kenapa ? Karena mereka ceroboh , sok tau , dan bodoh . Mereka bahkan tak mengetahui artinya , mereka bahkan menggelarkan sahabat dengan penilaian .
Dan tak sedikit manusia menganggap itu tak penting , beranggapan itu semua hanya omong kosong . Dan beranggapan tak membutuhkannya Oh halo bahkan manusia bisa dengan mudah nya menghapus gelar itu dan mengganti nya .
" Hey Sasuke ku dengar kau berasal dari Iwagaakure ? " nada tanya terdengar dari gadis bersurai pink .
Merasa di debut namanya remaja laki laki itu menoleh
" Hn ya . Kenapa ? " remaja laki laki betambut emo bertanya balik dengan ekspresi yang sulit di artikan -hey Sekali lagi siapapun tak akan bisa tahu fikiran seseorang hanya dengan melihatnya .
" Aku juga berasal dari sana " balas nya lagi dengan ceria .
" souka .. pelajaran tadi bersangkutan dengan Iwagakure , aku jadi ingat " ucap remaja bermahkota mirip pantat ayam itu . Gadis itu mengangguk .
" Haruno Sakura "
" Uchiha Sasuke "
Entah di sadari atau tidak pasang mata coklat itu menggelap menampik pemandangan itu dari tadi . Oh sungguh banyak arti dari setiap tatapan mata , dan siapa yang tau artinya kan?
Pransangka , lagi lagi apa itu ? Keadaan dimana seseorang befikiran negatif tentang orang lain ? Menebak nebak fakta tanpa bukti ? Atau sangkaan terhadap apapun atas dasar kesok tahuan . Tidak sedikit manusia melakukan itu bahkan banyak , mereka beranggapan ah lebih tepatnya membela diri atas nama fakta -yang buktinya hanya karena melihat 'benarkan manusia memang sok tahu' . Suatu perasaan baik suka atau pun tidak suka yang muncul pada hati mereka sebelum mengetahui kebenarannya . Bisa di sebutkah awal dari suatu kebencian atau ketidak sukaan ? Entahlah siapa yang tahu .
Bel kebesaran Konohagakuen berbunyi menandakan pelajaran berakakhir sementara , riuk piuk tak terhindarkan di kelas yang berada di lantai dua itu . Para penghuni disana agaknya sudah mulai terbiasa dengan lingkungan itu yang nampak di antara mereka mulai mengakrabkan diri satu sama lain -eh ingat hanya nampak .
" mau ke kantin tidak? " tanya gadis berponi panjang kesamping -Ino .
" tidak , aku membawa bekal "
" well Sakura , aku dan Mei kekantin dulu . Jja ne " ucapnya gadis pirang itu lagi melambaikan tangan nya , sedangkan gadis yang tuju hanya memberi senyum pada nya .
Keadaan kelas nampak sepi , orang bodoh pun tau kelas memang selalu sepi saat istirahat mengingat para siswa/i berhamburan keluar kelas untuk jajan atau pun melepas penat stres akibat pelajaran yang sedari pagi berlangsung tanpa henti -hey author kau melebih lebihkan . Tidak terkecuali kelas yang di tempati gadis berlensa emelard itu -Sakura dan jangan lupakan remaja laki laki yang duduk di bangku paling belakang . Canggung? Bukan , lebih tepatnya memang tidak ada yang melakukan apapun diantara mereka . Tentu saja keheningan tak terhindar kan? Hingga gadis bersurai pink itu berdiri merogoh kotak makan di dalam tas nya yang berwarna merah , kemudian berjalan menuju anak laki laki itu .
" tidak jajan? " akhirnya gadis itu memecah kesunyian .
" tidak " ucapnya singkat .
" ohh .. kalau begitu kau mau ini? " tanya gadis itu .
" tidak perlu "
Bisa di tebak akhirnya gadis itu memakan bekal nya sendiri di samping remaja emo itu .
Bel belum berbunyi namun keadaan kelas sudah mulai ramai , beberapa anak sudah mulai masuk . Tidak heran , jam jam istirahat selalu membuat kantin di penuhi para murid yang tidak bisa di bilang sedikit . Maka untuk menghindari kesesakan kantin tak sedikit yang memilih untuk makan di kelas .
" wah wah yang lain sedang sibuk ternyata ada yang sedang berpacaran " Kalimat yang membuat pemilik emerald itu terdiam .
" ck apasih! " ucap gadis bersurai pink itu berdiri dan beranjak pergi dari tempat nya semula -disampimg Sasuke .
Mata coklat itu .
" mau kemana sakura? Disini saja " ucap suara yang familiar untuk Sakura .
" sejak kapan kalian di situ? " Tanya Sakura
" heyy Sasuke kau berasal dari sekolah mana ? " Mei membuka pembicaraan yang sempat hilang .
" Suna elemantry school " jawabnya , sedang kan yang bertanya hanya ber'oh ria .
" Boleh aku duduk " nampak remaja laki laki berambut orange menatap keempat murid yang entah sejak kapan terlihat akrab .
" duduk lah " ucap Mei lagi lagi .
" Naruto uzumaki "
TBC
Replay riev :
Ran : Arigatou sebelumnya sudah mau baca fict kelibet libet ala author ini . :D Hihi gimana ya bilang nya , itu masih di pertanyakan alias secret Sih :p seperti yang kamu bilang bisa jadi sih kaya gitu dan bisa jadi engga :P kita buktikan nanti aja :D oke arigatou masukannya , emang sih agak susah naro pesan nya soalnya nyesuain sama kejadian nya :D maklum author amatiran :D
Ngoceh sesi :p
Gomen untuk keterlambatan update fic ini -pasang puppy eyes- . Arigatou mina-san udh baca fict ini . Sebelumnya Chira minta maaf jika ada kata kata atau anggapan author -Chira yang salah itu semua semata mata cuma untuk memenuhi tittle fict ini . Dan lagi Chira sadar betul dalam fict ini banyak kata sindiran -ya walaupun udah biasa- bukan untuk merugikan atau memojokan siapapun . Dan banyak sebut sebut manusia itu berkesan -tidak baik kaya author di dunia real bukan manusia aja :D hihi sekali lagi hanya untuk memenuhi tittle fict ini .. kan kebuka -,- sekian deh .. jaa *cium mina satu satu .
#UchiraNeki
