Disclaimer : Tuan Masashi Kishimoto

Warning : story gaje , typo dimana mana , jauh dari EYD,bahasa tidak sesuai KBBI deeleel

Don't like don't read!

Story by : UchiraNeki

.

.

.

Kebencian , apa itu? Suatu rasa tak suka pada orang lain ? Sikap tak peduli pada orang lain? Pemisah jarak antara satu orang dengan lainya? Suatu hasil dari ketidak sukaan? Atau apalah . Kenapa kata ini nampak tak bisa terpisah dari manusia? Karena ini adalah hasil dari setiap tindakan yang manusia ambil? Bahkan ada yang hidup atas kebencian , kebanyakan mereka tak mengerti artinya namun titik itu tumbuh dalam hati manusia . Lalu salahkah?

" hey sakura , kau sudah mengerjakan nya?" Suara Ino terdengar memelan -berbisik .

" belum " jawab Sakura tanpa menoleh ke asal suara .

" ayo kita bagi tugas , Sakura kau kerjakan soal ini sampai no 10 , aku sampai 20 dan Mei 30 . "

" Hai " jawab Mei dan Sakura .

" Oi bagi bagi dong " terdengar suara remaja laki laki berambut jabrik kuning -Naruto .

" Ck , bantulah sedikit baka ! kerjaan mu hanya menyalin saja ! " Nada suara Mei meninggi sedangkan yang menjadi lawan bicara hanya tertawa idiot tanpa bersalah .

Bell berbunyi menandakan waktu istirahat sekaligus berakhirnya pelajaran pagi ini , 3 orang murid berbeda warna kepala beriringan keluar kelas menuju kantin , hanya bertugakah? Tentu tidak . lensa coklat itu menatap mereka , menarik perhatiankah? Terlalu menonjolkah? Siapa yang tau dan siapa yang akan tahu hanya dengan menatap bukan .

" Sakura , apa kau menyukai Sasuke? " pertanyaan itu sontak membuat siswa lain mengalihkan pandangan pada kerumunan gadis yang sedang berkumpul melingkari meja . Antara ingin mengetahui atau hanya sekedar kaget mendengar kata itu , entahlah .

" aku? tentu saja tidak . Dia itu hanya teman ku " jawab Sakura menatap sang pemberi pertanyaan -Tenten .

" ya benar , aku cukup tau Sakura . Dia tak mungkin menyukai Sasuke , dan lagi aku tau sikap nya jika menyukai seseorang " terdengar sahutan gadis bersurai pirang di ikat satu . Bibir gadis pink terangkat membentuk sebuah senyum .

" Ya benar , apa kau menyukai Sasuke ? "

" Demi Kami-sama , ada apa dengan kalian ? " Kedua alis Sakura berataut .

" Kau terlihat menyukai nya , apa lagi kalian selalu berdua " terdengar lagi pertanyaan yang malah seperti pernyataan dari gadis cantik berambut merah terang -Karin .

" Kami itu berlima , bukan berdua " jawab Sakura , di beri anggukan oleh Ino .

" benarkah? "

" Ya tentu saja , lagi pula aku hanya menyukai Gara senpai " Jawab Sakura menolehkan kepala nya kearah keluar jendela .

Peduli , kepedulian . Lagi lagi apa? Sikap memberi perhatian pada orang ? Keadaan seseorang merasa terhubung atas apapun yang ada pada orang lain? Ck , manusia selalu saja berkelibet dengan hal itu . Lalu pentingkah ? Atau salahkah ? Dan masalah nya mengertikah? Apa mereka mengerti ? Oh Kami ..

" Oi , kau betah sekali sih duduk dengan Sakura . Dia itu kan menyeramkan -Galak " Gadis pirang itu Tertawa sambil menatap takut takut pada Gadis pink di depannya , sedangkan yang di maksud hanya melotot seakan ingin mengeluarkan emerald nya .

" Ia dia memang galak " Mei membenarkan membuat gadis pink itu makin memamerkan muka masam nya .

" souka . Aku tak butuh teman sebangku " jawab Sakura angkuh . Kedua gadis di depannya tertawa seolah tak membebankan kata katanya .

" Hey lihat Sasuke , tangan ku sampai bengkak karena bogem mentah Sakura " Ino menjulurkan tangannya kedepan menampilkan sedikit memar disana .

" Uh lebay kau " Kini Uzumaki yang menimpali -sahabat pirang nya itu .

" Kelewat lebay " tambah Sakura menjelaskan .

" Hey Ino , Sakura aku ingin bergabung ke sana , ayo ikut " Mei selaku pemisah keributan antara Sasuke -dia hanya pendengar yang baik, Sakura , Ino dan Naruto setiap harinya kini mengajak untuk ikut masuk ke kumpulan anak lain di kelas itu . Yang di jawab anggukan dan juga gelengan , Ino mengangguk dan Sakura menggeleng . Oi ini tidak aneh , Sakura itu hanya mau berkumpul tidak , bahkan hanya mau mengobrol dengan Ino , Mei , Sasuke dan Naruto . Tapi bukan berarti Sakura anti sosial kan ? Ingat! Jangan menilai apapun dari yang terlihat :o

Saat pandangan atau pendapat saling bertemu dan bertentangan terkadang hanya menyisakan suatu jalan buntu . Pada dasarnya pandangan manusia satu dengan yang lain itu berbeda . Itu sudah jadi cerminan bahwa sifat dan sikap manusia itu berbeda bukan? Di mulai dari pemikiran , kelakuan , bahkan pengungkapan pasti berbeda bukan? Lalu apa masalahnya ? Masalahnya adalah manusia seringkali salah menyikapi perbedaan itu dengan fikiran fikiran mereka yang yahh pasti dari cara pandang mereka sendiri sendiri kan . Ini alamiah atau bahkan takdir ? Entahlah -,- Yang malah menyebabkan masalah baru bukan titik temu .

" aku tidak pernah mengenal ayah ku , bahkan melihatpun tidak pernah . Kalian tau , aku sangat merindukannya dan ingin menemui nya . Tapi , sungguh aku tak tau dimana dia " . Terdengar suara gadis berambut ungu dengan pita bunga sesuai dengan warna rambutnya di iringi dengan isakan , tangisan eh ? Beberapa anak perempuan di kelas itu terlihat duduk melingkar di lantai , nampak mereka sedang bercerita dan bercurhat ria minus gadis berambut pink yang tetap duduk di bangku kesayangannya -bangku paling depan . Para gadis memang sering berkumpul untuk mengobrol atau bercurhat ria seperti sekarang ini atau bahkan sudah menjadi tradisi di kelas ini . Lain dengan anak laki laki disana , mereka malah terlihat asik dengan game atau bahkan menonton serial animasi -tidak elit kan :D. Mungkin bila di katakan lebih tepat di sebut keluarga dari pada teman kelas .

" Umm .. Aku jadi sedih mendengar cerita mu . " Gadis bercepol itu menggerakkan tangan ke arah matanya menghapus air mata dengan dramatis nya +oke ini berlebihan .

" Sabar Konan , kami disini " ucap gadis berambut merah -Karin dan di beri anggukan dukungan dari yang lain .

" Dulu saat orang tua ku masih utuh , lebih tepatnya sebelum ibuku meningggal dan sebelum Ayah menikah lagi aku bahagia . Bahkan aku tak pernah berfikir semua akan seperti ini " Gadis berambut indigo dengan lensa lavender membuka mulut dan memulai cerita baru versi dirinya , bahkan gadis yang kelewat pendiam ini baru terlihat berbicara saat ini saja , ya dia Hinata Hyuga . Yang lain khusu mendengarkan dan memperhatikan gadis itu seolah nampak tertarik dengan ceritanya .

" Hey Sakura , bergabunglah dengan kami " Tenten mengayunkan tangannya seolah berkata "ayo" namun gadis berambut gulali itu hanya tersenyum -penolakan eh? tanpa ada niatan bergeser pun dari tempatnya .

" lalu ? " Tanya Tayuya yang sudah tidak sabaran mendengar lanjutan Hinata .

" Saat ini aku memiliki ibu tiri , dia sungguh ah membuat ku .. Kalian mungkin tau kebanyakan cerita tentang ibu tiri kan ? " memberi jeda pada perkataanya mata lavender itu sudah nampak berkaca kaca " mudah mengubah dan menghasut ayahku , semua berbeda setelah ia datang ke rumah ku " ucapnya lagi .

" kami disini " Tenten berusaha menenangkan lagi .

Emerald itu menyipit menampilkan tegas nya tatapan yang ia berikan . Penting untuk di ketahui mata lebih sering bercerita dari pada bibir . Sarat gelap muncul diantara kilatan matanya yang bersinar itu ,ujung kiri bibir pemilik emerald itu terangkat menampakan senyuman yang -err menakutkan .

Bell kebesaran konohagakuen berbunyi , mengakhiri pelajaran yang sudah kosong sejak dua jam yang lalu , para murid nampak membenahi barang barang di meja kelasnya sebelum pergi meninggalkan kelas .

Surai pink itu bergerak mengikuti arah angin bertiup sedangkan sorot emerald itu lurus menatap keatas langit yang menampi kan gulungan gulungan putih dengan alas biru cerah itu namun tetap mengekspose raut tak berekspresi . Nampak tenang dan hanya terdengar deru nafas gadis berambut pink dan dinginnya angin musim semi ini .

" Cih .. tak tau malu"

.

.

.

TBC

Sebelumnya author mau minta maaf karena lambat update -bukan menelantarkan ko . Gomenasai bungkuk 90 derajat :D Arigatou sudah mau menunggu eng Gomenasai juga yang lambat bgt post . Biasalah sibuk #soksibuk tugas menumpuk . Hihi alesan .

Agak ngaur ya? Hihi engga ko aslinya :D serius deh .. Nanti bakal ada benang merah nya tau :P keep read and support me please .. because without you are i can't writing :D

Hihi so inggris nih :D tapi jujur ngerasa jadi sedikit ngaur dan terlalu melebar kemana mana . Tapi sebuah kejadian pasti ada alasannya kan? Yang penting arigatou deh minaa-san :*

Big thanks for Rama Dewanagari , Triakira , Ran :)

#UchiraNeki