Persona 4: Memories of You…
Author: daaah, P4 punya ATLUS! Souji dan dll yg asli juga punya ATLUS.
Aih…aih…waktunya memeras otak buat bikin cerita lagi! Habis bentar lagi masuk skul. Klo gtu pasti nanti sibuk. Mulai dari chap ini mungkin bakal merujuk ke bagian romance. Hehehe, udah lama pengen cepet2 sampe chap ini, akhirnya sampe juga. Nah, enjoy!
----------------------------------
Inside Souji's treatment room.
----------------------------------
"Ngg…kenapa kalian…bisa di…sini?" kata Souji lemah dan parau. Seakan-akan suaranya tersumbat di tenggorokan dan tidak bisa keluar.
"S-souji-kun?!!" Yukiko dan Rise berjalan mendekati Souji dengan mata berkaca-kaca. Terharu, senang, dan berbagai campuran perasaan yang lain bersatu.
"Kalian berdua tunggu di sini! Aku mau panggil dokter!" selesai mengucapkan tersebut, Naoto langsung lari keluar kamar untuk memanggil dokter.
"Kamu jahat! Souji-kun…kamu jahat! Selama ini*sob* kamu selalu buat aku khawatir! Hu…hu…" Yukiko mulai nangis.
Sementara Souji yang baru saja sadar terbengong-bengong.
"Umm, maaf. Apa…kita pernah bertemu…sebelumnya?" Tanya Souji pelan. Souji merasa sebagian dari dirinya hilang entah kemana.
"A-a-apa? Souji-senpai! Sudah dong bercandanya! Jangan buat kami lebih khawatir lagi!" teriak Rise sebal. Di saat seperti ini Senpai masih bisa bercanda.
"Sepertinya aku pernah …melihatmu…di TV. Kalau nggak salah …kamu itu Risette kan? Yang idola itu?"
Rise menatap Souji tak percaya. Senpai tidak ingat apa-apa?! Tiba-tiba dokter datang beserta dengan suster berambut biru tadi dan Naoto. Si dokter langsung menangani Souji yang sepertinya hampir tertidur kembali atau mungkin kembali koma? Sementara Nephilim berusaha membawa Yukiko dan Rise keluar.
"Ada apa?" Tanya Nephilim.
"Souji-kun…dia…dia nggak ingat apa-apa." Jawab Yukiko sambil menangis. Jadi benar kalau dia mengalami Amnesia?
"Sudah, bukannya itu jauh lebih baik dari pada dia masih dalam kondisi koma? Kalau dia mengalami Amnesia, setidaknya dia bisa mengingat kembali kalau sudah sembuh." Nephilim benar.
"Umm, boleh tau nama Suster? Sepertinya umur kita nggak berbeda jauh." Kata Naoto kemudian.
"Oh, namaku Nephilim."
"Nah, uhhh, Nephilim. Bagaimana kamu bisa tahu mengenai Persona? Kalau kamu tau tentang Midnight Channel, mungkin kami masih bisa maklum. Tapi kalau tentang persona…"
"Naoto-chan, sebenarnya…uhh…aku tidak bisa beritahu kalian sekarang. Nanti kalian bakal tau sendiri. Aku janji. Yang jelas, aku nggak akan membuat masalah bagi kalian. Jadi tenang saja."
"T-tapi…"
Lalu si dokter keluar dari ruang perawatan Souji. Sekejap semuanya mengerumuni si dokter kecuali Nephilim.
"Jadi…Souji-kun bagaimana? Dia baik-baik saja kan?" Tanya Naoto langsung tanpa diperintah.
"Ya, setidaknya dia sudah bebas dari koma. Dia sedang tidur sekarang. Tapi, dia mengalami Amnesia."
"Amnesia total?" kini Rise yang bertanya.
"ada beberapa hal yang tidak bisa diingatnya. Jadi bukan termasuk Amnesia total. Hal itu tidak perlu dikhawatirkan. Ingatannya pasti kembali dalam waktu singkat."
"Untunglah…di dalam aku sudah ketakutan! Kakiku sudah gemetaran…"
"Oh, Yuki, dia bakal baik-baik aja! Nggak perlu cemas, okay?" sahut Naoto.
"Sebaiknya kalian pulang dulu. Souji-san masih butuh istirahat penuh." Saran dokter, lalu pergi meninggalkan kerumunan itu.
"Bagaimana? Kalian lega sekarang? Kenapa kalian nggak telepon teman-teman kalian yang lain mengenai kabar gembira ini?"
"Hahaha, kamu benar, Nephilim."
Rise langsung mengambil HP yang ada di tasnya dan menghubungi yang lain.
"Besok ketemu di Junes ya? ada yang harus kita bicarakan di sana."
-------------------
Junes Foodcourt
-------------------
Yang baru hadir di sana hanya Kanji dan Teddie.
"Rise-chan, ada apa?"
"Teddie!! Senpai sudah sadar!!" Rise terlihat girang dan seketika juga mulai sedikit loyo.
"Rise? Kenapa loyo begitu?"
"Dia nggak ingat apa-apa, Kanji…"
"S-sensei nggak ingat Teddie?! S-sensei…uhuuuk…uwaaaaaaa!!!!" suasana jadi murung seketika.
"Teddie! Nanti Junes jadi banjir, dasar beruang gendut!" teriak Yosuke dari belakang. Jelas kalau Yosuke marah. Kalau Junes sampai kebanjiran, dia pastinya yang akan dimarahi ortu nya yang manager itu.
"Hei, jadi Sou nggak ingat apa-apa? Termasuk persona, Izanami, kita, Midnight Channel, shadow-"
"Dia nggak ingat apa-apa, Yosuke! Eh, Chie mana?" Tanya Kanji yang dari tadi terus diem.
"Umm, dia…jemput Nanako-chan bareng Yukiko. Bentar lagi pasti sampai." Jawab Yosuke. Berarti masih ada satu orang lagi yang kurang.
"Ummm, ada yang liat Naoto?" Tanya Rise kemudian.
"Kanji, kamu kan harusnya tau kemana si Naoto!"
"T-t-tapi dia sulit dicari, Senpai!"
-------------------------
Dojima Residence
-------------------------
"Mau cari siap-"
"Nanako-chan! Kamu sendirian di rumah?" kata Yukiko langsung begitu dibukakan pintu. "Detektif Dojima nggak ada di rumah ya?"
"Ya. aku jadi sendirian sejak Nii-san nggak ada…"
"Oooh, Nanako-chan nggak perlu sedih lagi! Souji-kun sudah sadar!" kata Chie ceria. Tapi Yukiko tetap murung.
"Waaah?? Benarkah??" Nanako tampak berbinar-binar. "Kalau begitu ayo kita temui Nii-san!"
"Iya. Tapi sebelumnya kita ke Junes dulu ya?"
"Huh? Buat apa Yukiko-san?" Tanya Nanako terheran-heran.
"Hei, Yukiko, aku ingat! Kita udah telat janjian kumpul di Junes! Mampus deh! Yosuke pasti udah ngomel-ngomel!!"
-------------------------
Junes Foodcourt
-------------------------
"Grrr… Chie lama banget sih?!! Dia itu shopping ato jemput Nanako-chan sih?!" Kata Yosuke sebal karena terlalu lama menunggu Chie dan sudah menghabiskan 5 gelas lemon soda.
"Senpai, sabar dong!"
"Rise-chan, kita udah nunggu selama 1 jam! Naoto juga. Kemana sih tu cewek-cewek?"
"Yosuke-senpai, bisa tolong jangan sebar-sebarkan rahasia kalau aku ini cewek?!" kata Naoto dari belakang Yosuke dengan posisi siap-siap mencekik Yosuke. "Kalau sampai bocor…senpai tahu sendiri kan?" kata Naoto kemudian lalu mengambil pistol kecil.
"Eh, hehehe, i-iya Naoto-chan! Jangan main pistol dong?"
"Bagus." Lalu Naoto duduk di sebelah Rise.
"Wow! Nao-chan seram juga ya? hahaha, belum pernah liat Nao-chan sebegitu seramnya." Ledek Rise. Naoto langsung menoleh ke Rise dengan tatapan nggak enak. "Eh, kayaknya Nao-chan lagi bad mood. E-emang ada apa, Nao-chan?"
"Aku bingung mau jelasin ke Nanako-chan nanti bagaimana. Nanako-chan kan masih kecil."
Semua langsung tunduk kepala. (kalo dianimasikan ada symbol benang kebuntel sampai mbulet di atas kepala)
"Halo semuanya!!!" kata Nanako ceria.
"N-nanako-chan?!" semuanya terkejut.
"Kita temui Nii-san sekarang yuk! Nanako-chan kangen berat sama Nii-san."
Semua langsung terdiam bisu seribu bahasa, ah bukan. Sejuta bahasa.
"Nanako-chan…"
10 Menit kemudian…
"Oh, begitu…Nii-san ingat Nanako-chan nggak ya??" kata Nanako mulai murung setelah diberitahu Naoto. "Tapi menurut Nanako-chan itu lebih baik!" entah kenapa Nanako kembali ceria lagi. "Yang penting Nii-san jadi lebih sehat dari yang sebelumnya. Setidaknya begitu kan?"
"Nanako-chan benar. Seharusnya kita bersyukur. Haah, kadang Nanako-chan jauh lebih dewasa dari pada kita-kita yang sudah SMA." kata Yosuke setuju.
"Nah, ayo kita Bantu Nii-chan supaya bisa ingat semuanya lagi!"
--------------------------
Souji's treatment room
--------------------------
"Mereka siapa ya? kamu tau siapa mereka?" Tanya Souji yang terlihat lebih sehat dari yang sebelumnya.
"Umm, cowok rambut oranye ini namanya Yosuke. Trus yang cewek tomboy ini namanya Chie. Lalu…"
Souji langsung mengambil foto yang dipegang Nephilim dan memperhatikannya baik-baik.
"Kalo nggak salah yang ini artis kan? Si idola Risette itu kan? Trus yang ini…" Souji menunjuk Kanji yang di foto. "apa aku pernah foto bareng preman?"
Nephilim langsung tertawa terbahak-bahak.
"Hei, ditanya malah ketawa. Gimana sih?"
Nephilim berusaha menghentikan ledakan tawanya. " Uph…itu Kanji. Uhh…ahahaha…preman kau bilang? Hihi…hahaha…"
"Trus yang ini…Teddie bear? Apa ini? Mana ada beruang sebesar itu? Eh, beruang atau monyet sih?" tebak Souji. maklum, ingatan Souji lumayan kacau.
Tawa Nephilim semakin meledak-ledak. Bahkan sampai jatuh dari kusrinya malah.
"Ahahahaha, yang itu namanya Teddie. Hahaha…itu lho yang sering pake mascot dan kerja uhuhuhu…hahaha…di Junes." Tawa Nephilim masih berlanjut. (mungkin Nephilim ketularan virus humor aneh nya Yukiko mungkin?)
Tinggal satu orang yang yang Souji perhatikan di foto. Cewek berambut hitam panjang, memakai bando dan mantel merah juga. Cewek itu terlihat anggun dan manis di foto.
"Yang ini…Yuki…Yukio? Uhh..bukan…ummm…Yukiko Amagi ya?" tebakan Souji kali ini mampu membuat Nephilim berhenti ketawa tapi malah sebaliknya tersedak.
"kamu bisa ingat dia?! Hmm…pasti cewek itu sangat special buat kamu."
"S-spesial?" Kedua pipi Souji langsung merah.
Lalu terdengar suara pintu terbuka dan si pembuka pintu langsung masuk beserta rombongannya.
"Nii-san!!" kata Nanako langsung lari memeluk Souji.
"Unngg…Nana…Nanako-chan? Ada apa? Auch…" Souji merasa kepalanya agak nyeri…
"Souji!" seru semua orang selain Souji, Nephilim dan Nanako.
"Nggak apa-apa. Nyerinya udah hilang kok."
"Hei, kalo Sou udah boleh pulang nanti. Kita rayakan di rumah Nanako-chan yuk!" usul Yosuke.
"Setuju! Nanti aku, Yukiko, Chie, dan Naoto yang masak ya!" sahut Rise kemudian penuh semangat 45.
"Uhh…kalau yang itu jangan deh. Ingat komentar Teddie yang dulu mengenai masak Chie? 'Chie! Your omelette is very awful!'" kata Kanji setuju kalau bukan para cewek itu yang masak.
"Aww Kanji, jangan diulang-ulang lagi dong!" keluh Chie.
"….Mystery Food X….? kata Souji pelan.
"WHAT??!!!" Semuanya terperangah.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sekian di sini dulu bwat chap 5! Tenang aj Salary Dam, Souji wajahnya masih cakep kok, masih tetep keren dan dicintai banyak orang!-ditampel Izanagi-
Nephilim yg di cerita ini emang mirip KOS-MOS, aq Cuma iseng pake nama Nephilim aj. Kehabisan stok nama. Nggak mungkin kan kalo aq pake nama KOS-MOS? Trusss…makasih buat silvermoonarisato, LvNa-cHaN, and Salary Dam. Reviews2 nya sangat membantu sekali! Khusus buat Salary Dam makasih lagi karena udah suka ceritaku. Hahaha, menagih pajak reviews terus-terusan juga nggak baik.
Souji kayaknya terlalu cepet inget ya? haaah, itu kan tergantung reviews. Jadi ada 2 pilihan:
a. Souji lama inget
b. Souji cepet inget
Nah, pilih yang mana? Ditunggu lho reviewsnya!
