Persona 4: Memories of You…
Author: P4 punya ATLUS…klo punya aq paling udah ancur bersama pohon tumbang. (apa hub. Nya???)
Hm…banyak yg milih lama inget toh? Oke2, souji bkl lama inget! Hmm…mengenai chapter kyknya bkl buanyak bgt deh? Yaaah, aq harap para pembaca masih setia membaca…AMIEN…
Mengenai cara pengembalian ingatan Souji, mungkin bakal ada humor-momornya. Mungkin buat kalian ga lucu, abis aq paling paying dalam hal nge-lucu.
---------------------------------------
Dojima Residence: after 1 week…
---------------------------------------
Para cewek sama sekali nggak bisa dicegah mengenai masak-masak itu. Untungnya Souji cepat sehat, Cuma tangan kirinya masih di-gips plus butuh bnyk istirahat beberapa hari aja. Yosuke pasrah, Nanako main-main terus dengan big bro nya, Kanji menyiapkan bumbu penyedap, Teddie mondar-mandir nggak jelas, yang cewek sibuk masak, Souji nggak sabaran makan! Yosuke sempat lupa kalau Souji ini nggak ingat soal Mystery Food X.
"S-sou, kamu yakin masih mau makan hidangan para cewek nanti? Aku takut nanti kenapa-kenapa sama kamu begitu makan…" Ucapan Yosuke langsung berhenti begitu para cewek datang beserta dengan hidangan-hidangan mereka.
"Hmm…keliatannya enak nih! Mau coba yang mana dulu ya??" Souji jadi bingung pilih makanan.
"Senpai! Punyaku dulu dong!!" pinta Rise.
Begitu Souji makan hidangan Rise…
"Gimana,Senpai? Enak??" Tanya Rise centil.
"Umm…bisa…ambilin air satu gallon??? PEDAAAAAASSSSS!!!!!" Souji langsung jatuh tiduran ke belakang. Wajahnya merah padam.
"Um…kalo gitu coba punyaku dong!" Kali ini Chie. Souji mengambil sendoknya dan mencicipi masakan Chie. Rasanya…
"C-Chie, ini makanan manusia…atau makanan kucing??? Atau mungkin makanan alien???" begitulah tanggapan Souji.
Chie langsung down…
"Kalo gitu selanjutnya punyaku!" perintah Yukiko sambil menyodorkan piring yang berisi omelette pada Souji.
"Jadi gimana, Souji-kun?"
"Yukiko, um…rasanya…."
"Rasanya apaaaaa???" Teddie jadi antusias.
"Rasanya…."
"Rasanya gimana, Senpai?" Kanji jadi ikutan nggak sabar.
"Kosong…nggak ada rasanya. Kamu nggak kasih penyedap ya, Yukiko?" Semua langsung sweatdrop kecuali Souji.
"Habis kamu baru keluar dari RS, jadi makanan yang banyak penyedapnya nggak baik buat pemulihan kesehatan." (emang iya?) jelas Yukiko.
"Oh, makasih kamu mau peduli terhadap kesehatanku, Yukiko-san." Balas Souji.
"Yukiko-san?" ulang Yukiko pelan.
"Ke-kenapa? Apa ada yang salah?" Tanya Souji memastikan Yukiko.
"Huh, apanya yang peduli mengenai kesehatan Sou-kun? Buktinya kalian pada menyodorkan Mystery Food X padanya. Bisa-bisa dia malah keracunan!" omel Yosuke. Para cewek langsung murung. "Maaf. Kami Cuma mau Bantu senpai supaya cepat ingat kembali." Kata Rise dengan mata berkaca-kaca.
"Hiks…dari dulu…kami memang bukan*sob* tukang masak yang baik…hu…hu…uwaaaaaaaa!!!!!!!" Rise langsung nangis sekeras-kerasnya.
Entah kenapa di dalam pandangan Souji ada suatu vision lain…
"Akhirnya kita harus berpisah. Senpai, jaga diri baik-baik ya." kata Naoto dengan suara ceweknya. Karena Naoto yakin Souji sangat ingin mendengar suara ceweknya yang jarang ia gunakan.
"Uh??? No more Senpai from tomorrow on? I…uh…uwaaaaaaaa!!!!!" air mata Rise mengalir deras.
"Hei, apa yang sedang kamu pikirkan?" tepuk Yosuke pada pundak Souji.
"Uh? Nggg…nggak kok. Kenapa?"
"Kamu pucat…yakin nggak apa-apa?" Tanya Chie ikutan khawatir.
"Big bro! sudah waktunya istirahat! Big bro harus istirahat sekarang!" perintah Nanako layaknya seperti ibu-ibu yang tidak ingin anaknya jatuh sakit lagi.
"Tapi…mereka gimana?" Souji menatap teman-temannya satu persatu.
"Nggak masalah, lagian kami juga udah mau pulang kok. Chie tadi minta aku beliin steak, Teddie harus kembali kerja besok, Kanji…harus apa ya?" Yosuke sudah kehabisan ide buat cari-cari alasan.
"Aku masih mau membersihkan para 'biker gank' sialan itu, dammit!" jawab Kanji. Souji langsung ngeri menatap berandalan yang pintar jahit itu.
"Kapan-kapan kita ke sini lagi. Makanya cepat sehat ya, Souji-kun." Kata Yukiko dengan muka merah.
"Hey! You're stealing my line!" sambar Rise nggak mau kalah.
"Aha…ahahahaha…makasih semuanya."
------------------------
Junes Food court
------------------------
Setelah pergi dari kediaman Dojima, mereka semua berkumpul di Junes. Chie dibelikan steak oleh Yosuke, tapi yang lain Cuma dibelikan minuman kaleng.
"Hmm….lezat!!! pasti enak!!"
"Uh, Chie dapat steak. Yosuke, kamu curang, pilih kasih!" protes Naoto.
"Huh? M-maksud kalian?"
"Oh, I get it! Begini nih…" Yukiko membisikkan sesuatu ke telinga Rise dan Naoto.
"Jangan-jangan nge-gossip yang buruk-buruk nih?" Yosuke mulai curiga.
"Ohhh, jadi Yosuke naksir Chie nih? Pantas!" Rise mengangguk-angguk puas.
"A-A-A-A-A-APA??!!!! Nggak salah denger???!!!! Bisa diulangi?!!!!" Chie mencoba memastikan kalau dia nggak salah dengar.
"B-bukan! Mana mungkin aku bisa suka sama cewek model Chie begitu? Tomboy, menyebalkan, suka tendang sana tendang sini, lalu~"
"YOSUKE!! Bicaramu keterlaluan tau!" bentak Yukiko dan Teddie bersamaan.
"Emang apa peduliku?"
"Apa pedulimu yaaa???" Chie duduk tertunduk di kursinya. "Tomboy, menyebalkan…jadi itu yang kamu pikirkan selama ini tentang aku? Yosuke…"
"N-naoto, aku pergi dulu ya. sebentar lagi mau hujan nih. Daaaag!!" kata Kanji tergesa-gesa takut terlibat dengan pertengkaran Chie dan Yosuke selanjutnya.
"Kenapa? Masih mau protes??" tantang Yosuke.
"Kalo gitu jangan temui aku lagi…" kata Chie pelan sambil berdiri lalu berjalan pergi dari Junes.
"C-Chie, tunggu!!" teriak Yukiko sambil mengejar Chie.
"Senpai keterlaluan!!! Perkataan senpai itu berlebihan!!!" bentak Rise.
"Memang betulkan perkataanku tadi?" Yosuke masih cuek.
"Senpai, sebagai sesame cewek…menurut kami itu cukup keterlaluan…jadi kami terpaksa menggantikan Chie-senpai untuk melakukan…EXECUTION!!!!!" Teriak Naoto seraya mengambil pistolnya dan mengarahkannya pada Yosuke.
"A-apa?!!! Jangan!! Nanti kalau Yosuke-senpai nggak ada Teddie mau tinggal dimana?" kata Teddie sambil menutup-nutupi arah pistol Naoto.
"Naoto, udahlah. Para cowok emang nggak pernah bisa jujur. Mereka memang pengecut."( waaaah, para pembaca yg cowok jgn marah yaaaa!!!! Para cowok di cerita ini maksudnya Teddie, Kanji, dan Yosuke.)
"Kamu benar Rise-chan. Ayo kita pergi." Kata Naoto lalu pergi bersama Rise.
"Hampir saja Senpai kena tembak…" Teddie membuang napas lega. "Senpai cukup keterlaluan bilang begitu pada Chie-senpai. Kalau senpai memang suka Chie-senpai bukan berarti harus menutup-nutupi sampai menjelek-jelekkan Chie-senpai kan?"
"Haaah, aku memang nggak pernah bisa jujur soal hal itu, Teddie. Aku nggak bisa apa-apa kalau nggak ada Souji."
"Jadi selama ini yang Bantu Senpai dekat dengan Chie-senpai itu Sensei??!!!"
Yosuke Cuma mengangguk-angguk pelan.
---------------------
Chie's bedroom
---------------------
"Dasar Yosuke bodoh!!! BODOOOOH!!!" Teriak Chie sambil nangis.
"Chie, sudah dong. Yosuke kan Cuma menutupi rasa malunya saja tadi." Kata Yukiko mencoba menenangkan Chie.
"Tapi bukan berarti*sob* bicara se-kasar itu kan?" Chie masih terisak-isak. "pokoknya mulai besok…liat saja sendiri…"
"C-Chie…kamu nggak bermaksud…"
------------------------------------
Besoknya di Dojima Residence
------------------------------------
Kali ini yang datang berkunjung hanya Yukiko, Yosuke, dan Chie. Teddie harus kerja di Junes gara-gara diancam Yosuke. Kalau Teddie nggak kerja, Teddie bakal dipecat Yosuke. Kanji sibuk jahit syal buat dijual di took keluarganya, Naoto sibuk cari info mengenai kecelakaan kereta, Rise lagi sibuk rekaman. Makanya Cuma mereka yang bisa datang.
"Chie, matamu merah. Kurang tidur?" Tanya Yosuke lembut dan khawatir. Baguslah kalau Yosuke merasa bersalah!
Tapi jawaban Chie… "It is none of your business!" ala robot, emotionless.
"Lho, kalian berdua sedang bertengkar?" Tanya Nanako polos.
"Nggak kok. Oya Nanako-chan, big bro mana?" kata Chie balik Tanya.
"Big bro…hilang…"
"APAAAAA?!!! Kemana dia ngilang? Kapan? Dimana? Siapa yang culik?" pertanyaan-pertanyaan itu langsung meluncur begitu saja dari mulut Yosuke.
"Di kamar. Big bro di kamar, tapi belum bangun dari tadi." Kata Nanako masih polos padahal pikiran-pikiran buruk mulai bermunculan di benak mereka ber-tiga. Belum bangun??!!! Jangan-jangan keracunan Mystery Food X kemarin?!! Lalu Nanako tertawa-tawa. "Big bro nggak apa-apa kok. Tidurnya pulas kemarin. Sepertinya big bro sangat senang!"
Begitu mendengarnya, mereka langsung lega. Dikira ada apa-apa dengan Souji. "kalian duduk dulu." Nanako mempersilakan Yukiko dkk duduk.
"Nanako-chan merasa ada yang aneh antara Chie-san dan Yosuke-san. Kalian pasti bertengkar." Kata Nanako ingin segera membongkar semua penutup rahasia Chie dan Yosuke. "Ayo jujur…" pinta Nanako.
"Ungg…Nanako-chan sebenarnya yang harus jujur itu Yosuke-kun." Yukiko memberi penjelasan pada Nanako.
"Yu-Yukiko!"
"Jadi masalahnya ada di Yosuke-san? Bisa tolong diceritakan? Sekali-sekali Nanako-chan mau membantu kalian."
Chie masih diam dengan melipat tangan dengan cuek. Yosuke mulai gelisah.
"Ituuu…aku mau minta maaf, Chie…kamu nggak marah kan?"
"……" Chie jadi bisu seribu bahasa.
"Chie, jawab dong!" Yosuke menggoncang-goncangkan bahu Chie.
"Nggak! Aku marah! Aku benci kamu! Aku nggak mau ketemu kamu, Yosuke!"
"Chie…" Yukiko mendesah pelan.
"Aku sebal! Aku dongkol! Huhu…*sob*" Chie mulai mewek-mewek.
"Umm…aku emang bodoh soal begini…uhh…ya udah deh! Kamu boleh balas dendam sesukamu, aku terima! Asal kamu terima maafku." Yosuke ikut kehabisan kata-kata. Chie mengepalkan kedua tangannya dan…
Pluk…..Chie…
"Waaaaah???? Umm…Yukiko-san, apa ada orang yang peluk orang yang dibenci? Setahu Nanako-chan, biasanya ditampar lho orang yang dibenci itu?"
"C-Chie, kenapa malah peluk aku???!!" Wajah Yosuke langsung merah, merah, dan merah.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tadaaaaa!!!!! Chap kali ini mengenai ChiexYosu. Selanjutnya pasti Souji terlibat banyak deh! Janji! Kalo Chie yang asli pasti nggak mungkin gampang nangis gitu. Yosuke yg asli juga ga bkl pernah berani menghina Chie sampai segitunya. Kayaknya jadi OOC semua deh. Oya, ada yang tau biodata Souji ga? Mengenai berat badan, tinggi, atau semacam itulah. Kalau ada yang tahu tolong beritahu saiya yaaaaa???
"I'm waiting for the reviews!!!
