Title: Kingdom of Sadness or Happiness or Humorness (loh emang ada ya?) atau apalah ngga tw ah gw
Rate: K+
Disclaimer: Kalo Persona Series punya gw, Naoto gw bikin sebagai putri beneran XD -ditembak-
A/N: Mampus gw! Ulangan agama-nya kebanyakan arabnya! Mana tulisannya tulisan tangan pula, jadinya makin ngga jelas n susah dibaca! Aaargh, trus gimana nasib nilai gw?!

Minato dan Souji pun melakukan perjalanan ke kastilnya Izanami bersama. Di tengah jalan, pas mereka lagi di depan gubuk yang berada di tengah hutan yang banyak bebatuan dan ada pabrik perikanan (loh?!), mereka bertemu dengan cewe genit nan centil. -dijitak-

"Eittss... mau kemana nih cowo2 keren kaya kalian?" tanyanya centil. Minato n Souji bergidik liatnya. Cewe berambut coklat dikuncir 2 ini mendekati mereka. Si cewe a.k.a Rise itu ngeliatin Souji secara cermat. (halah emangnya cerdas cermat?) Dia mesem2 sendiri. "Lu cakep, yaa..." katanya dengan nada yang lagi2 centil. –dibuang ke jurang-

"Hmmrgh.... makasih..." berhubung dia ngga tau musti jawab apa, jadi si Souji cuma bilang makasih. Si Rise alias RIbut SElalu -dilindes- malah cengar-cengir.

"Hahah~~ kalo gitu ayo jadi PACAR aku!!" tembak si Ribut Selalu dengan cepat. Minato sama Souji langsung melongo apa lagi si Souji.

"Haah?!" respon si Souji, tuh. Si Rise meloncat dan tau2 muncul mike di tangannya entah sejak kapan. Minato mengawasi gerak-gerik gadis centil itu.

"Tapi percayakan, hatimu padaku, bila kau inginkan, aku akan selalu, men-ja-ga-nya! Percayakan aku, untuk jadi bingkai hatimuu~~~" nyanyi si Ribut Selalu itu bikin lemes kaki aja. Sejak kapan ini jadi konser live?! Pikir Minato. Yah, sama aja dengan pikirannya si Souji.

"Bisa minggir? Kami mau lewat," kata Souji agak ketus (tumben). Si Ribut Selalu kita satu ini malah ngakak2 ngga jelas persis si Namatame. –dilempar meja-

"Kalau mau lewat~~ kalahin akyu dulyu!!" katanya sok kecentilan. -ditabok-

"Kau! Jangan2 kau salah satu anak biji-nya si Izanami, ya?!" damprat Minato langsung!!! (LEBAY)

"Yang bener itu 'anak buah', goblok!" bentak Rise. Yah, habis kamu kayak biji, sih. Mana kurus gitu, pikir si Souji. Wahahaha benar~~!! –dibunuh fans-nya Rise-
----------------------------------------------
Sementara itu, di kastilnya si Izanami, Naoto jadi inceran anak buahnya si Izanami yg hobi grepe-grepe cewe cakep kaya si Naoto. Kanji si KAcungaN JInak –dilempar pot keramik- en Junpei si JUraNg PEnantIan -dibakar- sudah siap2 bwt grepe-grepe si Nao-chan kita satu ini. -ditembak-

"Nyahahahahah..." tawa si Kanji nafsu abieezz. -ditonjok- Naoto jelas2 aja takut liat orang yang ginian. Karena selain sikap mereka yg nge-jijik-in itu, mukanya si Kanji juga sangar banget kayak preman abis kecemplung di sumur. -dibacok- Apalagi mukanya Junpei kaya gorila abis kena tonjok. –dilempar laptop-

"Jangan mendekat!" kata Naoto dengan suaranya yang imut... KYAA Souji-kun musti jatuh cinta sama kamu... -ditendang-

"Sabar, kalian baru boleh nggrepe-grepe dia kalo para penyelamatnya udah dateng," kata Izanami menahan. Yah, sebagai sesama wanita, dia pasti ngerti dong perasaannya si Naoto sekarang. Makanya dia ngalangin si Kacungan Jinak en si Jurang Penantian itu. Hee, ada pengertian juga ya si Izanami itu? –diserang pake Thousand Curses-
----------------------------------------------
Yah, balik ke Minato en Souji, yang sekarang lagi berusaha nyingkirin cewe kegenitan satu ini. (tumben gw ngga dihajar!!)

"Jangan mentang-mentang gw cewe, lantas kalian ngga serius, ya~~ aku bisa tau kelemahan kalian!" katanya sambil masang antena di kepalanya. Minato ama Souji cuma bisa sweatdrop doang.

"Ngapain tuh orang?" tanya Souji ke Minato. Minato cuma ngangkat bahu.

"Tau'..." katanya ngga peduli. Si Ribut Selalu yang sudah selesai sama scanning-nya ini langsung nunjuk Souji.

"Mwahahahaha, aku tau! Makanan yang paling kamu benci itu WORTEL, kan?!" denger kata 'wortel', si Souji langsung merinding. Si Minato jadi kaget.

"Sial! Lagian gimana caranya si centil ini bisa tau?!" katanya kesel. Lah emangnya si Minato tau, ya? -digebuk-

"Dan kau! Yang paling kamu benci itu KUBIS alias KOL, kan?!" katanya sambil nunjuk si Minato. Sama kayak si Souji, denger kata 'kubis' si Minato langsung merinding. Tau-tau Adachi si kingkong hutan pemilik perikanan -digigit- meloncat dari semak belukar.

"Berani-beraninya lu benci sama kubis!! Kubis itu sesuatu yang paling sempurna di dunia, tau!!" semprotnya ke Minato. Terus dia mencium kubis yang lagi dipegangnya. "Ooh kubis-ku tercinta, kita akan menikah minggu depan, kan?? " katanya kesenengan dan sejurus kemudian lari sambil menciumi kubis tsb. Rise, Minato n Souji cuma bisa sweatdrop ngeliatnya.

"Gila tu makhluk... kawin ama kubis... wekh..." si Minato langsung mual nginget betapa kubis itu amat sangat super duper mengerikan buat dia. Tapi si Souji bangkit n ngeliat ke arah Rise.

"Hoi, cewek centil! Kamu sendiri paling benci sama yang namanya BAWANG PUTIH, kan?!" tunjuk si Souji ke Rise. Rise langsung terkejut secara dramatis.

"HAH?! Tau dari mana?!" jeritnya. Souji memandang ke Minato. Dan Minato pun langsung tau.

"Ceroboh kau rupanya," kata Minato sambil tersenyum licik ala iblis. –dilempar kelapa- Dia nunjuk ke baju yang dipake si Rise. "NGGAK SADAR YA KALO DI BAJUMU TUH ADA TULISAN 'I HATE GARLIC' SUPER GEDE??"

Rise langsung sadar (secara dramatis lagi), dan karena dia malu sudah mempromosikan kelemahannya lewat baju -ditampar- jadi dia lari sambil nangis kaya anak kecil. Souji dan Minato menghela napas.

"Ternyata ngga begitu kuat," kata Souji. Minato mengangguk. Tiba2 mucul seorang kakek berhidung besar dengan jubah item ala peramal bareng sama sebuah meja di depannya. Keruan aja si Minato ama si Souji kaget bukan kepalang.

"Jangan kaget... namaku Igor. Aku adalah –––––– (disensor demi kehormatan) di sini," katanya. Langsung aja si Minato dan si Souji ngakak bareng begitu denger dia adalah ––––––.

"Hah? Kamu –––––– di sini??" tanya Minato takjub. Nahan ketawa tentunya. Igor yang kesel langsung ngelempar dua kartu tarot ke muka mereka berdua.

"Tuh, tanda takdir kalian! Dibantuin malah..." katanya sewot. Yah, dua2nya dapet kartu yang sama yang entah kenapa ada dua, The Fool. Mereka berpandangan. "Itu artinya petualangan kalian bakalan sulit dan kalian harus ngerekrut bantuan di sepanjang perjalanan kalian! Dah!" lanjutnya dengan suara kesel kemudian hilang. Belum hilang rasa bingung dua pangeran itu, muncullah orang yang ngga jelas dari mana.

"Ah, ketemu orang juga gw! Boleh ikut kalian? Gw kesesat di sini," kata sorang cowo aneh. "Ah, gw Yosuke." Minato liat ke Souji n Souji liat ke Minato. Mereka ngangguk aja.

"Boleh, asal bantu kami membebaskan adik gw," kata Minato ke Yosuke. Yosuke ngangguk.

"Serahkan saja padaku!" katanya ngesok. -disundul- Dan begitulah, Minato dan Souji mendapat teman baru, Yosuke yang ngga jelas dari mana asal-usulnya. Bagaimanakah petualangan mereka selanjutnya??

Ahai, akhirnya ke-updet juga~! Ulangan sialan!! Nggak heran pas IPS tadi gw nyontek lebih dari 10 soal!! Hahah!
Oiya, bwt yang disensor tadi, terjemahin aja angka2 di bawah ini dengan patokan 1=A, 2=B, 3=C dan seterusnya, ya! N *= spasi

16 5 18 9 * 8 21 20 1 14

Okeyh, ditunggu ripiuwnya.