Title: Kingdom of Sadness or Happiness or Humorness (loh emang ada ya?) atau apalah ngga tw ah gw
Rate: K+
Disclaimer: Persona Series © ATLUS. Kalo punya saya ceritanya bakalan ancur kayak fic-fic buatanku.
A/N: Berhubung saia nggak sabar jadi langsung aja dibuat!! -dikeroyok- Ini dia chp. 5!
Warnings: OOC, geje, nggak nyambung, rada-rada aneh, ancur, kemungkinan OOT juga ada.
"Sekarang akulah lawan kalian!" – cuplikan chp sebelumnya. (nggak perlu)
Izanami berdiri di hadapan Minato dkk. Ia mengangkat tangannya dan kemudian men-summon(?!) anak buahnya, yaitu Ken alias KEnyataaN -dilindes- dan Koromaru alias KalO Rumahku robOh Maka Aku maRah ke kamU. -digigit-
"Apa?! Katamu tadi kau yang jadi lawan kami?! Dasar licik!" damprat Yosuke kesal. Izanami nyengir lebar.
"Aku 'kan licik," jawabnya. Ken dan Koromaru maju ke arah mereka.
"Hyaaah!" Ken mengarahkan tombaknya ke arah Minato, yang langsung ditahan dengan mudah olehnya.
"Maaf, tapi anak kecil sepertimu bukan lawanku!" katanya seraya menyerang balik. Ken— berhubung tubuhnya kecil dan ringan jadi dia langsung melanting, keluar jendela dan menghilang dari pandangan. Koro marah.
"Arf! Arrf!! (artinye: Sialan, lo! Rasain, nih!)" Koromaru maju menerjang Minato. Tapi dengan sigap dia menghindar— menyebabkan Koro menabrak dinding. Bego. -digiles-
"Yos! Sou! Tolong urusin yang itu!" Minato nunjuk ke Koro.
"Eeeh?! Tapi tanganku lagi sibuk!" bales Souji yang kedua tangannya lagi dipake untuk nggendong Naoto.
"Uh... ya udah, deh, Ai-chan! Chie! Tolong tahan Izanami sementara aku dan Yosuke ngurusin anjing ini!" Minato menyiapkan pedangnya.
"A... Ai-chan? *blush* Baiklah!" jawab Aigis dengan muka merah semerah baju yang lagi dipake author pas nulis scene ini. -dicincang-
"Aku juga, nih? Oke," Yosuke menyiapkan kunainya. Berdua mereka menyerang Koromaru yang ternyata lumayan, paling nggak dia bisa menggigit tangannya Yosuke. Tapi tetep aja mereka menang karena Yosuke marah dan langsung menendang Koromaru dengan Galactic Punt. Entah sejak kapan dia bisa.
"Copycat! Kamu nyontek jurusku!" Chie menuding Yosuke. Yosuke nggak perduli. Cuek amat. -ditimpuk-
"Nah, Izanami! Sekarang kaulah lawan kami!!" seru Minato sambil berbalik menghadap Izanami. Tapi Izanami tetap nyengir.
"Tidak sebelum kalian mengalahkan mereka!" kembali Izanami men-summon sesuatu. Dan apakah itu? Mari kita lihat bersama.... beberapa benda berwarna putih agak perak-perak (abisnya bingung mau disebut apa) muncul, dan yak!! Ternyata benda-benda itu adalah Nobodies, saudara-saudara!! -author langsung dikeroyok personil Kingdom Hearts-
"Ooooii!! Ini Persona Series, bukan Kingdom Hearts!! Gimana, sih, loo!!!" teriak Minato nggak setuju alias protes.
"Suka-suka aku, dong! Lagian salahin author kenapa munculin Nobodies sebagai anak buahku!!" Izanami ikutan sewot.
"Oi, author geblek! Kenapa lo masukin Nobodies di sini?! Salah alamat!!" kembali Minato teriak. Tiba-tiba sebuah batu yang gak jelas dari mana asalnya jatuh dan menimpa kepala Minato.
"MASIH UNTUNG YANG GUE MASUKIN NOBODIES-NYA KINGDOM HEARTS DARIPADA GUE MASUKIN TRUE BEAST RUNE-NYA SUIKODEN II, BEGOO!!" suara author menggelegar di ruangan tersebut. Minato langsung diem, nggak protes lagi. Lagian kepalanya masih sakit gara-gara batu geje yang tiba-tiba jatoh tadi.
"Ya udahlah.... daripada ngurusin itu lebih baik kita ngelawan Nobodies yang pada berseliweran ini!!" kata Yosuke menengahi sambil berusaha menyerang Nobodies di depannya. Tapi nggak mempan.
"Jelas aja nggak mempan! Kalo melawan Nobodies kan musti pake Keyblade!!" kata Souji sambil ngeluarin Keyblade dan menghabisi Nobodies di sana terutama yang mengancam Naoto sampe bersih dan kinclong. -ditebas-
"Loh! Lu nyolong dari mana tuh Keyblade?!" Chie bingung.
"Ooi! Kamu! Balikin Keyblade gue!" tiba-tiba muncul Roxas— nggak jelas dari mana tuh anak datengnya. Dia langsung menyabet Keyblade di tangan Souji kemudian loncat ke luar jendela.
"Wah! Tuh anak selamat, nggak ya?" Aigis penasaran. Izanami sweatdrop. Kemudian dia berbalik menghadap Minato dkk.
"Sebelum kita bertarung, aku bakalan ngasih kalian beberapa bertanyaan!" katanya sambil mengacungkan jari telunjuk. Ganti Minato dkk yang sweatdrop.
"Apaan? Ya udah cepet sono!" kata Minato cuek.
"Kalo salah, gimana?" tanya Naoto.
"Ya, nggak apa-apa. Cuma buat ngulur waktu doang," sahut Izanami. Naoto sweatdrop.
"Ya sudah, ayo pertanyaannya apa?" Souji pasrah menghadapi penyihir hebat (mungkin) di hadapannya.
"Oke, pertanyaan nomor satu: Tahukah kamu bahwa di dunia ini ada alat penembus dinding?" Izanami mulai. Yang laen bengong.
"Hah? Alat penembus dinding? Apaan?" kata Aigis yang lagi-lagi penasaran.
"Nggak tau, nih? Oke," Izanami terhenti sebentar. Yang lain menyimak. "Namanya pintu."
Semua jungkir balik. Arwah Junpei yang tadinya nangis darah sekarang jadi nangis tulang. (gimana, tuh?)
"Geje...." kata Souji tambah pasrah. Kayaknya penyihir di depannya ini memang sudah nggak waras.
"Oke, pertanyaan kedua: Tahukan anda perbedaan 'menikah' dan 'kawin'?" Izanami nanya lagi. Untuk kedua kalinya yang laen pada bengong.
"Apaan?" ganti Yosuke yang penasaran.
"Nggak tau? Oke," Izanami terhenti (lagi).Yosuke langsung pasang telinga kayak Aigis, Chie, dan Naoto sementara Minato dan Souji cuek. "Menikah itu pake surat," kata Izanami. Pas Souji mau nyela, dia nyambung lagi. "Kawin itu pake urat."
Untuk kedua kalinya, semua jungkir balik. Minato udah pengen nyincang Izanami. Sementara Souji pengen nyemplunginnya ke lahar.
"Lu nyolong pertanyaan-pertanyaan geje kayak gitu pasti dari Tolololpedia, bener kan?" kata Aigis nebak.
"Yup. Kok tau, sih?" Izanami nyaut.
"Soalnya kalo nganggur gue juga suka ngebukanya," jawab Aigis. Souji nepok jidat.
"Yaah, karna kalo pertarungannya nggak keburu mulai aku pasti bakalan dicincang ama pemuda emo di sebelah sana, jadi ayo bertarung sekarang!" kata Izanami yang akhirnya nyadar akan hawa membunuh Minato. Dan Izanami langsung maju menyerang Souji. Dia langsung menahan serangan Izanami dengan pedang. (entah kapan dia nurunin Naoto dari gendongannya... dasar ajaib. -dibanting-)
"Uah, kuat juga nih penyihir sarap," gumam Souji gerem. Izanami ternyata denger.
"Yah, hasil pemeriksaan di RSJ memang menyatakan aku nggak sepenuhnya waras, sih, tapi rasakan ini!" Izanami langsung mengeluarkan sihir nggak jelas yang membuat Souji terpental ke ujung ruangan.
"Souji-kun!" Naoto berlari menyongsong angin ke arah Souji dengan cahaya gila-gilaan di sekitar mereka. (LEBAY)
"Uh, sial! Kalau begini terpaksa aku yang maju!" kata Minato dengan nada nggak ikhlas. Pemales banget jadi orang. -dibacok-
"Coba saja kalau bisa!" Izanami memasang barrier yang juga nggak jelas. Minato nggak bisa maju gara-gara barrier itu, tapi sejurus kemudian barrier itu pecah(?) dengan peluru yang ditembakkan Aigis yang mempunyai kecepatan 250km/jam.
"Kerja bagus, Aigis!" Minato langsung menyerang Izanami secara ambush dari belakang. Izanami langsung down(?!).
"Let us strike while the iron's hot!" kata Aigis yang langsung disambut oleh Souji, Minato, Yosuke, Chie, dan Naoto(?!) yang langsung melancarkan all-out attack ke Izanami.
PRAAANG!! BRUAAAKK!! GROMPYAANG!!! GUBRAAAKK!! JEGHEEERR!!!
Terdengar suara-suara nggak jelas dari kepulan asap yang timbul gara-gara debu yang tadi belom kelar dibersihin ama Izanami dan anak buahnya. Setelah semuanya selesai Izanami tampak sebagai orang yang mestinya sudah hilang dari peradaban saking hancurnya keadaan dia.
"Yeaah!! Kita menang!!" kata Minato mendeklarasikan kemenangan mereka, disambut dengan sorakan ramai dari yang lainnya dan tepuk tangan misterius dari seluruh ruangan. Akhirnya mereka berhasil menyelamatkan Naoto dan mengalahkan Izanami.
Setelah mereka kembali, Minato mempersunting Aigis menjadi istrinya dan memimpin Kerajaan sebelah Utara setelah Akihiko pensiun(?!) dari jabatannya. Sementara Souji menjadi raja di Kerajaan sebelah Selatan karena Shinji mangkat (WTF?!) dengan Naoto sebagai permaisurinya. Kalo Yosuke, kawin lari ma Chie dan nggak jelas gimana nasib dan keadaannya sekarang.
Intinya, Kerajaan Yasogami + Gekkoukan kembali damai dan happily ever after! (nyolong kalimat endingnya CinderSouji buatan Shara Sherenia)
Horee, akhirnya selesai juga!! Ini fanfic pertama gw yang selesai!! Special thanks buat Kirazu Haruka, Shizuka Shirakawa, separated-union, Mocca-Marocchi, silvermoonarisato, dan Konatsu Warren yang udah nyempetin OL buat ngereview fanfic aneh nan nggak jelas bikinan saya ini!! Dan saya punya satu pesan penting, nih: Bagi yang ngerasa readers fanfic gue yang My Family, My Treasure itu tolong kasih gue ide buat ngelanjutinnya!! Soalnya nggak mungkin, kan fic itu macet di chapter 5?! Huaaa!!! Kumohon!!! –nyembah-nyembah- Ehm, pokoknya sekali lagi terima kasih buat semua readers terlebih reviewers fic ini!! –dikeroyok karna kepanjangan-
