part 6...

~SELAMAT MEMBACA~

Hari ini adalah hari sabtu, hari libur untuk para pelajar. Tapi tidak untuk Sakura yang harus mengikuti club cheerleader di sekolah dan Tomoyo yang mengikuti club paduan suara.

TOK TOK TOK… Sakura mengetuk pintu rumah Tomoyo.

KREEK…pintu pun dibuka.

"aih Sakura-Chan, lama tidak berjumpa" sapa mama Tomoyo yang sangat anggun.

"selamat pagi tante, apakah Tomoyo ada?" sapa Sakura.

"oh iya, hari ini hari ekstrakulikuler ya? TOMOYO…..SAKURA-CHAN SUDAH DATANG." Panggilan mama Tomoyo dengan keras tapi terdengar lembut membuat Sakura kagum.

"iya…." Tomoyo tiba dengan baju yang sangat cantik, dan wajah yang cantik. "hai Sakura-Chan" sapa Tomoyo dengan senyum yang anggun, Tomoyo benar-berar catik hari ini.

"wah Tomoyo, kau cantik sekali hari ini" puji Sakura.

"ohohohohoho itu karena tante yang mendandaninya" kata mama Tomoyo tapi tidak anggun lagi (-___-")

"maaaa" kata Tomoyo yang agak malu. "ayo kita berangkat Sakura, nanti terlambat lagi, dah mama…" kata Tomoyo menarik tangan Sakura.

"eh aduh, kami pergi dulu ya tante" pamit Sakura yang juga kesakitan Karena ditarik kencang oleh Tomoyo.

Setibanya disekolah, Sakura dan Tomoyo berpisah. Sakura menuju ke ruang ganti untuk berganti baju cheerleadernya dan berlatih di lapangan, dan Tomoyo yang menuju aula tempat para club paduan suara berkumpul.

Krek…pintu ruang ganti dibuka oleh Sakura, dan ternyata banyak sekali yang berada di ruang ganti.

"hai Sakura-Chan. Kita membuat pom pom baru loh" kata Naoko teman satu club Sakura.

"pasti untuk perlombaan nanti" kata Sakura sambil mengambil baju cheerleadernya.

"yaa, yaa! Dan yang lebih menyenangkannya. Tempat perlombaannya sama dengan kompetensi karate! Kyaaa" kata Naoko berbinar-binar.

"lalu? Apa hubungannya dengan karate?" kata Sakura dengan lugunya.

"apa? kau bercanda?" kata Naoko heran.

"ya aku benar-benar tidak tau, memang ada apa?" tanya Sakura.

"YA AMPUN SAKURA, SYAORAN LI AKAN IKUT KOMPETENSI DISANA! KYAAA KITA AKAN DI SATU RUANGAN DENGAN DIA!" kata Naoko dengan semangat sambil mengoyangkan pundak Sakura.

"oh, Syaora Li. Aku tidak peduli dengannya. permisi aku mau ganti baju"kata Sakura tak acuh.

"ha? Tidak tertarik dengan Syaoran Li?" guman Naoko heran.

"apa sih hebatnya Syaoran. Dia itu tidak lebih dari menjengkelkan dan menyebalkan!" kata Sakura yang berada di ruang ganti baju dalam hati. "AKU BENCI DIA!" teriak Sakura sampai terdengar oleh seluruh anggota club.

"Sakura….." kata Naoko khawatir.

"a-aku tidak apa apa, tenang saja" kata Sakura sambil keluar dari ruang ganti."fiuhhh…lagi-lagi" bisik Sakura menghela napas.

"ANAK ANAK AYO KITA MULAI LATIHANNYA" panggil pelatih.

"YAAA" sahut semuanya

Dilapangan, semua anggota cheerleaders menari dengan lincah, bersorak dengan semangat, dan menarik perhatian banyak orang. Tentu saja, club cheerleaders sekolah Sakura akan mengikuti perlombaan musim semi.

PRIIIITTT….

"baik semua sudah cukup latihan hari ini, dan selamat berakhir pecan semuanya" kata pelatih dengan ramah.

"yaa, selamat berakhir pekan" sahut semua anggota sambil tersenyum manis dan menuju ke ruang ganti.

"semuanya, aku duluan ya" kata Sakura pamit.

"kau tidak mau jalan jalan bersama kami Sakura?" kata Chiharu yang juga anggota cheerleader.

"maaf, tapi aku ada acara lain" kata Sakura yang terburu-buru.

"bersama Tomoyo?" tanya Chiharu.

"bukan, dia kan latihannya lebih lama, ya sudah selamat tinggal semuanya" kata Sakura meninggalkan ruang ganti.

Tap…tap…tap

Sakura berjalan menuju taman sambil menenteng tas yang berisi baju miliknya.

"hum….sudah lama ya, aku tidak berjumpa denganmu." guman Sakura sendiri di tengah taman bermain. "sambil duduk di bangku taman. "sejak 8 tahun yang lalu…" guman Sakura lagi. Angin yang bertiup sepoy-sepoy membuat Sakura mengingat jelas kejadian 8 tahun yang lalu. "k-kenapa….k-kenapa kau pergi secepat itu" isak Sakura yang air mata menetes satu persatu.

"hey kenapa kau menangis?" tanya seorang cowo berkacamata yang Sakura kenal.

"heh, Eriol…sedang apa kau disini?" kata Sakura yang kaget dan menghapus air matanya.

"aku hanya berjalan-jalan akhir pekan" kata Eriol sambil tersenyum. "boleh aku duduk disebelahmu?"tanya Eriol.

"oh ya silahkan." Kata Sakura mengeser.

"terima kasih, ini" kata Eriol yang memberikan Sakura sapu tangan miliknya."air matamu masih ada di pipi mu tuh" ucap Eriol ramah.

"terima kasih, kau baik sekali" kata Sakura sambil mengambil sapu tangan Eriol.

"itu lah gunanya teman" jawab Eriol ramah.

Sementara dirumah Syaoran…

"Syaoran-ku kau kenapa? Dari tadi bengong terus?" tanya Meilin khawatir.

Syaoran mengabaikan Meilin dan berjalan ke kamarnya.

"hey Syaoran-ku!" kata Meilin agak jengkel.

BRAK…pintu kamar Syaoran ditutup oleh Syaoran. Cowo itu menatap keluar berapa lama, lewatlah dua orang yang salahsatunya Syaoran kenal.

"kinomoto? dan….siapa itu?" kata Syaoran dalam hati. Dilihatnya Sakura dan Eriol sedang berjalan berdua dan mereka terlihat senang. "siapa cowo itu?" marah Syaoran dalam hati.

TO BE CONTIUNE....

REVIEW NYA~~~~*