Wah.., author satu ini balik lagi... Maap kalo lama update-nya... #terpuruk. Udah deh, langsung aja baca fic yang satu ini. Jangan lupa review-nya, ya..
Disclaimer: SS bukan punyaku.
Maret, pukul 21.00, +90° dan -60°
Mentari mulai tenggelam
dari cakrawala..
Meninggalkan dia sendiri
di desa yang tak berpenghuni..
Bersama dengan kunang-kunang biru,
kunang-kunang kematian..
Senyum dan tawa,
tak nampak di wajahnya..
Hanya terdengar
isak tangis darinya..
Beserta sebuah pengharapan..
Angin dingin berhembus, membawanya
menuju dunia kelabu..
Tempat di mana ia berpulang
pada masa lalunya..
~Cancer Manigoldo~
Sori kalau fic yang ini rada cacat dan gak nyambung.. maklum waktu buat, sambil bercanda sama adik.. Jadi gak konsen... Once more.., need review..
