Bwahahaha ! Akhirnya fanfic aneh and nista ini telah mencapai chapternya yang ke-3, disini saya akan menceritakan tentang hari-hari Sebastian di Seireitei sebagai bangku ke-3 di divisi 6, dan langsung saja, inilah ceritanya !

NEW JOB

Rate : ( untuk chap ( mungkin juga chap berikutnya ) ini ratenya turun jadi T karena ada adegan maki-makian )

Disclaimer : Bleach© Tite Kubo

Kuroshitsuji© Yana Toboso

New Job© bleach fav

Summary : Apa yang akan terjadi apabila seorang Sebastian Michaelis jadi shinigami di divisi 6 ? Lalu bagaimana nasib Ciel setelah ditinggal Sebastian ? Kedudukan Renji terancam ! ( gaje punya, wkwkwk...: P )

Genre : Humor

Warning : OOC, gaje, mungkin garing, dan juga mohon dimaklumi kalau EYD-nya salah, saya kan gak pinter EYD, hehehe...

CHAPTER 3 : MY NEW JOB

Siang yang cerah di Seireitei, terlihatlah Sebastian yang kini sudah naik pangkat menjadi bangku ke-3 di divisi 6 sedang berkutat di meja kerjanya. Sesekali dapat kita dengar kalau dia mengeluh. Dia lalu berjalan-jalan sebentar keluar dari divisi 6, mau mencari udara segar, melepas penat.

" Gimana ya caranya aku bisa meringkas paperwork-ku ? " tanya Sebastian kepada salah seorang shinigami yang ditemuinya ( pemalas...)

" Dibikin rangkuman aja, caranya kertas folionya dilipat ke belakang, lalu bagian lipatannya ditaruh di sebelah kiri, blablabla..."shinigami itu dengan leluasanya mengoceh di depan Sebastian tentang cara membuat rangkuman selama 30 menit ( kelamaan...)

" Ya udah, makasih ya..."ucap Sebastian sambil melambai-lambai ke arah shinigami tersebut.

Sesampainya di ruang kerjanya, Sebastian langsung membuat paperworknya menjadi rangkuman sambil membatin.

' Wah, kuchiki-taichou pasti senang melihat rangkuman-rangkuman ini, betapa pintarnya aku yang memikirkan ide ini...'(?) ( narsis mode on )

Setelah rangkuman gak jelas kreasi Sebastian ( ? ) itu jadi, dengan muka berseri-seri Sebastian segera berlari ke ruang kerja Byakuya yang merupakan taichounya untuk menyerahkan paperwork kreasi barunya yang dijamin bakal...sukses atau gagal ? ( gimana sich ? )

Di ruang kerja Byakuya...

" Taichouuuuu! Tugasku sudah selesai ! " teriak Sebastian dari balik pintu.

" Masuk. " sahut Byakuya dengan dinginnya. Tadinya, Byakuya tenang-tenang saja ketika Sebastian masuk, tapi tiba-tiba matanya melotot begitu melihat benda yang dibawa Sebastian.

" Seb-b-bastian, ma-mana paperwork...m-m-mu-u-u ? " tanya Byakuya gagap saking takutnya.

" Oh, paperworknya saya jadikan rangkuman. Kenapa, Taichou ? " jawab Sebastian tenang sambil menunjukkan kertas-kertas yang terlipat sedemikian rupa kepada Byakuya. Byakuya terdiam. Matanya melotot.

1...

2...

3...

" BAKAAAAAAAAAAAAAAAA ! Dasar bodoh ! Kenapa paperworknya kau jadikan rangkuman ? Stu..." makian Byakuya tiba-tiba berhenti setelah melihat suatu penampakan. Sebastian terlihat sangat parah tampangnya, dan...

" Tungg.."

" ! " Sebastian menangis dengan sangat kerasnya, dan yang lebih parah lagi, kini ruang kerja Byakuya sudah tergenangi airmata Sebastian.

" Cup cup cup...jangan nangis lagi ya, tadi taichou cuman bercanda, hehehe..." Byakuya cengengesan gak jelas. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Sebastian pun makin menjadi-jadi...

" Mampus..."

" Huweeeeeeeee ! Taichou jahaaaaaaaaat ! Taichou jeleeeeeeeeeeeek ! Titiiiiiiiiiiiiiiik ! BWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE ! " cela Sebastian dengan pelannya ( ? ) sampai terdengar di seantero Seireitei.

" Kasian bayinya..." komentar salah seorang shinigami tak dikenal. Dalam sekejap, ruang kerja Byakuya sudah jadi akuarium, para readers ! Paperwork yang ada di ruangan itupun melambai-lambai di dalam genangan air mata Sebastian.

" Swwebbwasstwian, gwwommmwen..." ucap Byakuya tidak jelas, sedangkan Sebastian kini sedang nangis gulung-gulung nonstop gara-gara sakit hati. Tiba-tiba Renji membuka pintu ruang kerja Byakuya, dan... Blaaaaaarrrrrr ! Jutaan kubik air mata + Byakuya + Sebastian + paperwork + boneka seaweed ambassador ( sejak kapan ada ? ) pun langsung menerjang Renji tanpa ampun dan menggilas semua ruangan di divisi 6 tanpa sisa mirip banjir bandang di Situ Gintung itu lho... ( gak nyambung ) dan ikan-ikan yang kehilangan tempat tinggalnya ( ? ) a.k.a Byakuya, Renji, en Sebastian menggelepar-gelepar di halaman divisi 6 dengan Sebastian yang masih menangis sesenggukan sambil guling-guling * dibalang pisau ama Sebastian *, lalu, setelah kejadian itu, Byakuya segera minta maaf kepada Sebastian dan blablabla...( author males nyebutin satu-satu ).

Sementara itu, di Phantomhive Manor...

" Siapa saja tolong aku ! " jerit Ciel dengan lebaynya ( asal para readers tahu, Ciel sudah 1 bulan berada di Phantomhive Manor sendirian, kacian deh..)

Trims untuk masukannya soal ejaan. Ejaan yang betul itu Phantomhive, bukan Phantomive, eheheh...and...don't forget to REVIEW!