Hontou ni gomenasai minna, saya baru bisa update sekarang gara-gara gak ada ide T_T.
NEW JOB
Rate : T aja dah ( cari aman )
Disclaimer : Bleach© Tite Kubo
Kuroshitsuji© Yana Toboso
Blue Exorcist/Ao no Exorcist© Kazue Katou
New Job© NuramagoFan
Summary : Apa yang akan terjadi apabila seorang Sebastian Michaelis jadi shinigami di divisi 6 ? Lalu bagaimana nasib Ciel setelah ditinggal Sebastian ? Kedudukan Renji terancam ! ( gaje punya, wkwkwk...: P )
Genre : Apa ya? Kasih tau gak ya? ( Author bingung )
Warning : OOC, gaje, EYD diragukan sumbernya, maybe typo, dsb. ( males nyebutin karna kebanyakan ) =="
.
.
.
.
.
Satu minggu berlalu sejak ' insiden ' di kantor divisi 6...
Byakuya sedang berkutat di meja kerjanya menyelesaikan paperwork yang belum kelar ketika Sebastian memasuki ruangan kerja Byakuya untuk mengantarkan teh pesanan Byakuya.
" Kuchiki-taichou, ini tehnya. "
" Baiklah. Kau boleh pergi sekarang. " ucap Byakuya kepada Sebastian.
" Emm, taichou yakin tidak perlu bantuan? "
"...Umm, tidak usah repot-repot, aku bisa kerjakan ini semua sendiri kok. " tolak Byakuya dengan halusnya ( liat alasannya di chapter 3 ).
" Oh iya. Sebastian, bisa aku minta tolong? "
" Hn, apa itu, Kuchiki-taichou? "
" Jaga paperworknya sampe nanti aku balik ya. "
" Baiklah kalau begitu, saya permisi dulu Kuchiki-taichou. " Ucap Sebastian sambil menutup pintu ruang kerja Byakuya perlahan.
" Untung saja tadi aku menolaknya, kalo nggak bisa-bisa kejadian seminggu lalu keulang lagi, hah... " ucap Byakuya sambil menghela nafas, namun raut muka tenang Byakuya segera berganti dengan raut muka panik begitu dirinya ingat kalau pukul 12.00 waktu Seireitei bakal diadakan pertemuan komandan, sedangkan sekarang sudah pukul 11.59 waktu Seireitei! Byakuya segera bershunpo menuju kantor divisi 1 dengan loncat melalui jendela sambil berseru,
" NOOOOOOOOO, AKU TELATTTT! " jeritnya dengan berlinang air mata.
Sementara itu, di kantor divisi 1, tempat dilaksanakannya pertemuan komandan...
Semua komandan selain Byakuya sudah mulai terlihat di sana, bahkan Kenpachi tidak ketinggalan. Berkali-kali Toushirou celingak-celinguk dengan raut muka cemas.
' Nii-san mana ya? Gak biasanya jam segini belum dateng... '
Tiba-tiba, Byakuya nampang di depan pintu divisi sambil ngos-ngosan.
" Haduh, capek...a— " belum selesai bicara, tiba-tiba kakek Yama udah nyodok punggungnya Byakuya duluan pake Ryuujin Jakka.
" Cepet, masuk sana. Meeting-nya udah mau mulai tuh. " ucap Yamamoto sambil terus nyodok Byakuya pake Ryuujin Jakka.
' !#!##$! ' Batin Byakuya kesakitan sambil terus berjalan ke dalam ruang meeting.
.
.
Setelah semua komandan sudah siap di posisinya masing-masing, Yamamoto segera memulai pertemuan.
" Baiklah, karena semuanya sudah siap, pertemuan komandan kali ini saya mulai! "
.
.
.
.
Sesaat setelah pertemuan komandan selesai...
Karena pertemuan komandan kali ini berlangsung sampai pukul 20.00, para komandan diperbolehkan langsung pulang menuju rumah masing-masing, karena itulah Byakuya langsung bershunpo menuju Kuchiki Manor diikuti oleh Toushirou dan Rukia yang kini sudah menjadi wakil dari Ukitake.
' Apa-apaan para manusia sembrono itu? Bisa-bisanya mereka berencana untuk menghancurkan Gehenna? Memangnya mereka mau menghancurkan keseimbangan antara Assiah, Gehenna, sama Soul Society apa? ' batin Toushirou dengan kesal.
Flashback...
" Seperti yang telah kami sampaikan di pertemuan sebelumnya, Ernst Frederic Egin berencana mengambil alih True Cross untuk menghancurkan Gehenna dengan mengorbankan Rin Okumura sebagai perantara. Sejauh ini, Ernst nampaknya tidak main-main dengan rencana ini. Bahkan, Ernst bekerja sama dengan beberapa count vampir di Transylvania. " lapor Soifon kepada Yamamoto.
"...Baiklah, kalau begitu, saya akan memilih 3 shinigami level komandan untuk menjalankan misi ini. Komandan kelompok 10 Toushirou Kuchiki. Wakil Komandan kelompok 13, Rukia Kuchiki. K— " Ucapan Yamamoto dipotong oleh Soifon,
" Maafkan atas kelancangan saya. Namun, komandan Umum Yamamoto hanya perlu mengirimkan 2 shinigami saja, karena saya sudah menempatkan satu dari mata-mata saya di sana. "
"...Baiklah, kalau begitu. Besok pagi, Toushirou Kuchiki dan Rukia Kuchiki akan menuju ke True Cross Academy cabang Jepang sebagai penyelidik perkembangan kasus ini lebih lanjut! "
Flashback off
Sesampainya di Kuchiki Manor, Toushirou dan Rukia segera bershunpo menuju ruangan mereka masing-masing untuk melakukan persiapan misi mereka besok. Setelah selesai melakukan persiapan, Toushirou dan Rukia segera menuju ke ruang keluarga Kuchiki Manor, dimana Byakuya sudah menunggu mereka berdua.
" Duduklah. " ucap Byakuya kepada keduanya sambil menyediakan 2 bantal.
Toushirou dan Rukia segera duduk di hadapan Byakuya.
" Ada pertanyaan soal misi yang akan kalian emban? " tanya Byakuya dengan khawatir. Meskipun kedua adiknya ini sudah besar ( menurut Toushirou ), dia tetap saja khawatir.
" Umm, nii-sama, True Cross sama Gehenna, itu apa ya? " tanya Rukia malu-malu. Toushirou menatap nee-sannya dengan pandangan nanar sambil sweatdrop. Byakuya hanya bisa merutuki nasibnya dalam hati.
' Rukia-nee gak pernah dengerin pelajaran tentang dunia manusia ya? ' batin Toushirou sambil tetep sweatdrop.
Sementara itu, di kantor divisi 6...
Sebastian lagi nungguin taichou-nya yang belum balik-balik juga dari pertemuan komandan.
" Haaaahh...taichou lama banget, gimana ni? " Sebas mulai gak sabaran nungguin Byakuya.
Phantomhive Manor...
Ciel sudah tidak punya tenaga lagi untuk berteriak-teriak memanggil ' mereka yang hilang ' satu per satu. Akhirnya, dia hanya bisa tergeletak lemas di ranjangnya.
.
.
.
.
.
TBC.
Don't forget to review!
