Disclaimer : Masashi Kishimoto
Warning : Puisi ini hasil Remake dari sebuah forum
Fugaku Pov
***
Tatkala aku
Tatkala aku sudah tua, bukan lagi yang dulu
Harap mengertilah sedikit, sabarlah padaku
Tatkala kutumpahkan soup sayur dibajuku
Tatkala kulupa bagaimana mengikat tali sepatuku
Ingatlah semula aku mengajarimu satu demi satu
.
Tatkala aku mengulang kata-kata yang bagimu membosankan
Dengarlah baik-baik, jangan memotong kataku
Saat kau masih kecil aku berkali-kali mengulang dongeng-dongeng itu
Hingga kau tertidur lelap
.
Saat aku membutuhkan kau membantuku mandi jangan memarahiku
Masih ingatkah saat kau masih kecil, aku dengan segala upaya membujukmu mandi
Saatku tak paham tentang teknologi modern, jangan menertawaiku
Pikirkanlah semula aku dengan sabar menjawab setiap "APA" yang kau tanyakan
.
Saat kedua kakiku tak mampu berjalan karena kelelahan
Tolong gandenglah aku dengan tanganmu yang penuh tenaga
Seperti halnya semasa kecil kau belajar berjalan dan aku memapahmu
.
Tatkala aku tiba-tiba lupa pokok pembicaraan, berilah sedikit waktu untuk mengingat-ingat
Sebenarnya bagiku membahas sesuatu tidaklah penting
Apabila kau disampingku dan mau mendengarkan kata-kataku, aku sudah puas
.
Tatkala kau melihatku semakin tua renta, janganlah terlalu bersedih
Mengertilah diriku, dukunglah aku seperti saat kau mulai belajar bagaimana menjalani kehidupan
.
Semula kuajarimu meniti jalan kehidupan
Kini kau mendampingiku menyelesaikan perjalanan hingga akhir hidupku
Berilah padaku kasih dan kesabaran, aku akan membalasnya dengan senyuman
Senyum itu mengkritalisasikan kecintaanku terhadapmu yang tak terbatas
Fin
***
