Title
YOU
Rate : T
Pairing: Yewook. Slight kyumin, Haehyuk
Author : Bunnyminimi Cloudsomnia
Warning : Genderswitch, typo dimana-mana, abal, gaje
Disclaimer : Super Junior milik diri mereka sendiri
Ryeowook PoV
"Oppa, appo" sontak Yesung oppa menghentikan cengkramannya dilenganku. Kemudian menatapku dengan pandangan menyesal
"Sakit ya Wookie?" ya iyalah, tadikan aku udah bilang sakit. Kenapa masih bertanya lagi. "Mianhae" kemudian Yesung oppa membawaku bersamanya, oppa kalau gini terus kau bisa membuatku mati. Kalian mau tau, sekarang tangan Yesung oppa sudah berada dipinggangku, membawaku bersamanya. Aku benar-benar malu /
"Oppa, sebenarnya kita mau kemana?"
"Nanti kau juga tau" issh.. Jawaban macam apa itu? aku benar-benar penasaran..,
Akhirnya akupun sampai di suatu tempat, yang kalau dilihat dari luar seperti gudang, "Tempat apa ini, oppa?"
Yesung oppa tersenyum, "Ini tempat aku berkumpul, dengan teman-temanku" aku terdiam, apa tadi dia bilang? Tempat oppa berkumpul dengan temannya? TEMANNYA? Kenapa tidak bilang dari tadi sih. Aku kan takut.
Yesung oppa tersenyum, seperti bisa membaca ketakutanku, "Sudahlah, tidak perlu takut. Mereka bukan orang jahat. Kajja, kita masuk" ditariknya tanganku, mengikutinya masuk
Didalam, kulihat ada namja yang sibuk bermain psp. Ada yang membaca, ternyata ada juga yang suka membaca, kupikir mereka hanya suka membuat keributan. Ada juga sepasang namja dan yeoja, sepertinya yang ini sedang pacaran. Ada pula namja yang mendengarkan lagu menggunakan earphone nya.
"Akhirnya kau datang juga Yesung hyung. Lama sekali sih!" protes seorang namja yang menggunakan earphone. "eh, kau membawa seseorang?" namja itu melihat kearahku. Reflex, aku membungkukkan badanku.
"Oh, dia yeojachinguku" ucap Yesung oppa, seketika semua yang ada disana melihat kearahku sekilas. Kemudian melanjutkan aktivitasnya lagi.
"Annyeong, Ryeowook imnida" aku membungkukkan badanku, aku benar-benar gugup, karena ini adalah pertama kalinya Yesung oppa mengajakku.
Ryeowook PoV end
Author PoV
"Jadi kau pacarnya Yesung?" ucap satu-satunya yeoja yang ada disitu, dilihatnya Ryeowook dari ujung kaki sampai kepala. Sontak Ryeowook menunduk sambil mengangguk
"Hei, Chullie jangan lihat dia seperti itu. Kau membuatnya takut" ucap Yesung memperingatkan. Sementara yang diperingatkan hanya menanggapinya tak acuh. Yesung mendengus sebal
"Masih cantikan aku" Heechul melirik Yesung, kemudian memandangnya sinis. "Tapi kau manis sekali, kau benar-benar manis.." lanjut Heechul bersemangat, "Aku sangat menyukaimu.." dipeluknya Ryeowook, membuat sang empunya badan sesak
"Hei, cullie. Kau membuatnya sesak, lepaskan!" yesung melepas pelukan yang kelewat erat itu. dilihatnya wajah Ryeowook yang memerah akibat kehabisan nafas. "Gwaenchana Wookie?" Tanya Yesung khawatir
Ryeowook tersenyum, lalu mengangguk "Gwaenchana oppa"
"Mianhae Ryeowook, pasti sakit ya? Habis, kau sih manis sekali" ucap Heechul, kemudian hendak memeluk Ryeowook lagi. Tapi seketika ditahan Yesung, membuat Heechul mendengus "Kau itu apa-apan sih Sungie?"
"Aku tidak mau kau memeluknya seperti itu, itu menyakitinya tau!"
"Gwaenchana oppa" Ryeowook tersenyum kepada Yesung
"Tuh kan, yang punya badan aja, biasa aja. Kenapa malah kau yang sewot" ucap Heechul sewot
"Aku kan namjachingu nya" Yesung merangkul Ryeowook, kemudian menatap Heechul sinis. Sementara, Ryeowook hanya terkekeh melihat tindakan protektif Yesung.
Heechul yang ditatap seperti itu oleh Yesung, tidak terima dan hendak membalas perkataan Yesung. "Ta_"
Belum sempat Heechul membalas perkataan Yesung, sebuah suara menginterupsinya "Sudahlah, Chullie chagi. Lagian Yesung benar, Yesungkan namjachingunya" ucap Hankyung sembari merangkul Heechul yang merengut
Heechul melepaskan rangkulan Hankyung, kemudian berjalan mendekat kearah Ryeowook "Oh iya Ryeowook_"
"Panggil aku Wookie aja, sunbae" ucap Ryeowook memotong perkataan Heechul. Heechul mengangguk lalu tersenyum
"Kamu juga jangan panggil aku sunbae, panggil aku Chullie eonnie aja. Arra?" Ryeowook mengangguk. "Wookie, aku senang sekali sekarang ada kamu"
Ryeowook mengerutkan keningnya bingung, "Karena aku tidak sendirian lagi. Kau tau, biasanya aku selalu saja bersama dengan namja-namja membosankan ini" Heechul menunjuk semua namja yang ada diruangan itu dengan tampang sebal. Ryeowook terkekeh mendengar penuturan Heechul
"Tapi aku tidak kan chagi?" ucap Hankyung
"Tentu saja tidak, hanya kau yang terbaik" Heechul tersenyum manis kepada Hankyung
"Pokoknya Wookie setiap hari harus datang kesini, yakso?" ucap Heechul
"Tapi, Wookie kan harus sekolah eon" ucap Ryeowook halus
Heechul terlihat berpikir "Benar juga. Eh, tapi bukankah ini jam sekolah?" Tanya Heechul kepada Ryeowook, yang hanya dibalas anggukan. "Lalu kenapa kau ada disini?"
Ryeowook mendengus, lalu menatap Yesung sebal, "Tuh, gara-gara oppa. Dia menyeretku kesini"
"Jinjja? YAK! Kim Jongwoon apa yang kau lakukan? Apa kau mau membuat yeoja polos seperti Wookie menjadi orang sepertimu?" teriak Heechul sebal. Sementara yang diteriaki hanya menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.
"Sudahlah, kalau gitu setiap pulang sekolah kau harus datang kesini. Arra?" Heechul menatap Ryeowook sembari mengelus rambutnya. Sementara, Ryeowook hanya mengangguk. "Oh iya, kalau sampai si kepala besar ini berbuat seenaknya atau macam-macam kepadamu, laporkan saja padaku. Biar kuberi pelajaran dia" Heechul menatap Yesung sinis
Sementara Yesung hanya mendengus, "Cih, dia kan pacarku"
Ryeowook yang sudah tau akan adanya adu mulut lagi, menghentikannya sebelum terjadi. "Sudahlah, Yesung oppa, Chullie eonnie. Aku yakin, oppa nggak mukin melakukan macam-macam kepadaku" Yesung yang mendengar penuturan Ryeowook tersenyum mengejek kearah Heechul. "Tapi, kalau dia macam-macam, aku sendiri yang akan memberinya pelajaran" kali ini Heechul yang gantian tersenyum mengejek kearah Yesung
"Lagian Wookie, bagaimana bisa kau mau dengan namja aneh, berkepala besar, yang babo itu?" Tanya Heechul sembari menunjuk Yesung.
Yesung dikatakan seperti itu pun tidak terima, "YAK! Apa-apaan kau Kim Heechul! Kau bilang aku apa? Namja aneh, berkepala besar yang babo?" Heechul tersenyum, lalu mengangguk, "YAK! Tidak sopan kau!"
"Bisakah kalian tenang? Ribut sekali" ucap Siwon tanpa mengalihkan pandangannya dari buku yang dibacanya
Ryeowook yang merasa tidak enak, langsung menengahi "Sudahlah oppa. Eonnie, aku juga tidak tahu kenapa aku bisa menyukai namja seperti Yesung oppa. Tapi, setiap aku berada didekat oppa, aku jadi merasa hangat dan nyaman" jawab Ryeowook jujur, sembari tersenyum tulus. Yesung yang mendengarnya, tersenyum tulus kepada Ryeowook
"Kau memang yeoja yang baik Wookie. Tidak salah kalau Yesung menyukaimu" ucap Heechul
"Oh iya Wookie, kau belum tau orang-orang disini kan?" Ryeowook mengangguk, "Orang yang sedang mendengarkan lagu itu Donghae atau kau bisa memanggilnya Hae, lalu orang yang membaca buku itu Siwon, kemudian yang sedaritadi bermain psp itu Kyuhyun panggil saja dia Kyu. Dan dia, namjachinguku Hankyung" ucap Heechul sambil menunjuk satu-persatu orang disitu.
o0o
"MWO? Jadi kau sudah bertemu dengan temannya Yesung sunbae?" teriak Hyukjae
"Eonnie tidak usah pakai teriak-teriak kan bisa." Ucap Ryeowook kepada Hyukjae sebal. Saat ini Ryeowook, Hyukjae, dan Sungmin sedang berada dikantin.
"Hehehe.. Mian" cengir Hyukjae
"Terus Wookie, mereka orangnya gimana?" Tanya Sungmin, mengalihkan pembicaraan
"Mereka orangnya cuek, tapi tidak dengan Chullie eonnie. Dia baik sekali" Ryeowook tersenyum mengingat kejadian kemarin
"Jinjja? Setauku Heechul sunbae itu yang paling galak, dia yeojachingunya Hankyung sunbae kan?" kali ini Hyukjae yang bertanya
Ryeowook terlihat berpikir sebelum menjawab, "Aniya, Chullie eonnie orang yang baik. Nde, Chullie eonnie memang yeojachingunya Hankyung oppa"
Kkrriinggg… kkrriinggg…
"Sudah bel, kajja kita kekelas" ajak Sungmin kepada kedua sahabatnya
0o0
"Eonnie, mianhae.. aku tidak bisa pulang bersama kalian. Aku sudah janji, sepulang sekolah aku akan ketempat teman-temannya Yesung oppa" Ryeowook menunduk menyesal, dia takut kalau-kalau kedua eonnie nya akan marah kepadanya.
"Gwaenchana Wookie" Sungmin mengelus rambut Ryeowook, "Kalau begitu cepat kau kesana, aku dan Hyukkie akan segera pulang" lanjut Sungmin.
Ryeowook mengangguk, "Sekali lagi mianhae eon.." Ryeowook mulai berjalan menjauhi Sungmin dan Hyukjae. "Annyeong.." teriak Ryeowook sambil melambaikan tangannya, sebelum dia berbelok ketikungan yang ada dilorong itu.
Author PoV end
Ryeowook PoV
"Annyeong…" sapaku kepada semua yang ada diruangan itu. kulihat mereka hanya memangdangku sekilas, lalu melanjutkan kegiatannya kembali. Kulihat Yesung oppa mendekatiku lalu tersenyum, "Oppa.." panggilku.
"Nde chagi? Oppa seneng kamu mau datang kesini.." aku tersenyum, lalu mengangguk
"Wookie kan sudah janji oppa, kalau Wookie sudah janji, akan Wookie tepati" aku tersenyum. Setelah itu, aku dan oppa mengobrol. Sesekali aku tertawa mendengar cerita lucu oppa. Dia ternyata mempunyai kura-kura darat yang diberinya nama Ddangkkoma, katanya sih biar tidak bosan. Tapi pada akhirnya dia malah jadi semakin bosan. Yesung oppa sepertinya memiliki dua kepribadian, terkadang dia menjadi namja datar dan juga dingin. Tapi terkadang pula, seperti saat ini, dia menjadi seperti namja yang lucu
Oh ya, aku kesini kan karena janji kepada Chullie eonnie. Tapi, dimana eonnie ya? Dari tadi aku tidak melihatnya. Aku celingukan (?) mencari Chullie eonnie, "Wookie, kau mencari siapa? Apa kau mencari Chullie?" aku mengangguk masih dengan celingukan (?)
"Aku disini Wookie, apa kau mencariku?" aku tersentak, lalu menoleh kesamping. Kulihat Chullie eonnie dan namjachingunya –Hankyung baru masuk. "Eon, lama ya? Tadi eon ada urusan dengan Hannie"
Aku mengangguk, "Gwaenchana eon, lagiankan ada Yesung oppa" setelah itu, aku dan Chullie eonnie mengobrol berdua asyik
"Hey! Kalian berdua. Kalian mengacuhkanku" aku menoleh, kulihat Yesung oppa cemberut dengan tampang bête. Haha, wajah oppa benar-benar lucu.
"Mianhae"
"Gwaenchana, kajja kita pulang" Yesung oppa menarik tanganku seenaknya. Huft.. Yesung oppa memang selalu seenaknya.
0o0
Seperti biasa, sepulang sekolah hari ini aku akan menemui oppa. Sudah semenjak dua minggu yang lalu setiap harinya aku begitu. Kulangkahkan kakiku dengan ringan kesana.
"Annyeong.." kulangkahkan kakiku kedalam. Aku celingukkan, dimana oppa? Kenapa dia tidak ada?
"Annyeong juga Wookie.." jawab Chullie eonnie, "Kau mencari Yesung?" aku mengangguk, "Dia tidak ada dari tadi. Entahlah dia dimana" aku mengangguk. Huft.. Buat apa aku disini? Membosankan, oppa tidak ada, eonnie juga sedang asyik (?) pacaran. Aissh.. Jinjja
"ANDWEE… AKU KALAH" kulirik Kyuhyun oppa yang sedang teriak, dari mukanya sepertinya dia sedang kesal.
"Kyu, bisakah kau tidak berisik?" ucap Siwon oppa tanpa melirik sedikitpun kearah Kyu oppa
"Hyung, kau tau. Aku kalah hyung, AKU KALAH!"
"Biasa aja kali Kyu" kali ini Donhae oppa yang menjawab
"Tapi hyung.."
"CHO KYUHYUN.. BISAKAH KAU TIDAK TERIAK? KAU SANGAT MENGGANGGU" teriak Chullie eonnie marah. Aku jadi bingung, perasaan malah teriakan Chullie eonnie deh yang mengganggu? =,=
"Annyeong Wookie.." sapa Kyu oppa kepadaku
"A-annyeong juga oppa" jawabku sedikit gugup. Ini pertama kalinya dia berbicara padaku..
"Dimana Yesung hyung?" tanyanya padaku, aku juga bingung dimana ya dia? Kenapa dari tidak ada juga
"Mollayo" aku menaikkan kedua bahuku, tidak tahu.
"Wookie, apa yeoja yang seperti kelinci itu temanmu?" siapa yang dia maksud? Kelinci? Jangan-jangan..
"Iya, yeoja yang bernama Sungmin itu.." ooh.. Bilang kah dari tadi, aku mengangguk, kenapa dia menanyakannya? Apa Kyu oppa mengenalnya? Tapi dimana?
"Neomu aegyeo" hah? Apa yang Kyu oppa bilang? Aegyeo? Maksud Kyu oppa siapa? Minnie eonnie? Kalau dia memang tidak usah dibilangin juga, Minnie eonnie kan memang imut. Eh, tapi tunggu dulu, Kyu oppa bilang Minnie eonnie imut. Mencurigakan, apa mungkin Kyu oppa menyukainya?
Kyu oppa menyeringai, "Kau benar Wookie" eh, maksudnya benar apa? Apa benar kalau..
Brakk…
Kutolehkan kepalaku kearah pintu yang dibanting, dan betapa kagetnya aku melihat Yesung oppa masuk dengan wajah yang lebam. "Oppa…" aku berlari kearahnya, sambil membantunya berjalan. "Oppa, apa yang oppa lakukan sampai wajah oppa jadi lebam begini? Apa oppa berkelahi?"
"Nde" jawabnya singkat sambil tersenyum. Kuhela nafas dengan berat, aku jadi bingung, apa berkelahi itu adalah suatu kewajiban baginya? Padahal akhir-akhir ini oppa sudah jarang berkelahi
Ryeowook PoV end
Author PoV
"Oppa, kanapa sih oppa hobi sekali berkelahi? Aku tidak suka oppa berkelahi.." ujar Ryeowook
"Sudahlah Wookie.." Yesung menjawab malas
"Tapi oppa, Wookie benar-benar tidak suka kalau oppa berkelahi! Lihatlah wajah oppa jadi begini kan!" ucap Ryeowook, kesal
"Sudahlah Wookie, bisakah kau diam! Aku benar-benar lelah!" untuk pertama kalinya Yesung membentak Ryeowook. Ryeowook lalu menunduk dan menggigit bibir bawahnya.
Ryeowook lalu menghela nafas berat, "Sudahlah, kalau begitu biar Wookie obati" Ryeowook berdiri, " Apa ada yang punya kotak obat?"
"Anni" jawab Donghae singkat, Ryeowook mengangguk. Lalu kembali duduk menghadap Yesung
"Oppa tunggu disini dulu ne. wookie mau kekelas dulu mengambil kotak obat" Ryeowook berdiri hendak pergi
Grepp
Yesung menahan tangannya, "Disini saja"
"Keundae, wajah oppa terluka.." Ryeowook menatap Yesung memelas, "Jebal oppa, ijinkan Wookie mengobati oppa.."
"Kalau begitu aku ikut kekelas mu" Yesung berdiri, lalu menarik tangan Ryeowook keluar, tapi sebelum sampai pintu, Ryeowook menghentikannya
Ryeowook menatap wajah Yesung yang lebam, "Oppa, tapi kau masih sakit.." tapi, Yesung hanya menatap Ryeowook dengan pandangan –aku-ikut-atau-tidak-sama-sekali. "Nde, baiklah"
00
Ryeowook mengobati wajah Yesung dengan hati-hati, diambilnya alcohol lalu diusapkannya diwajah Yesung. "Aou.. Pelan-pelan Wookie, sakit tau" ringis Yesung
"Mianhae, Wookie sudah mencoba pelan-pelan" ucap Ryeowook disela-sela dia mengobati Yesung. "Oppa, mianhae. Bukannya Wookie mau sok ngatur oppa. Atau ngelarang-ngelarang oppa" Ryeowook menundukkan kepalanya, "Bukannya Wookie ngelarang oppa untuk berkelahi. Tapi Wookie, cuman tidak mau kalau oppa nantinya, jadi memiliki banyak musuh" dipandanginya wajah Yesung, "Wookie juga tidak mau, kalau oppa terluka seperti ini. Ini pasti sangat menyakitkan" lanjutnya, "Mianhae"
Yesung terkejut, dia merasa benar-benar bukan pacar yang baik. "Mian Wookie, bukan begitu maksud oppa. Maksud oppa_" Yesung bingung harus bicara apa, ditariknya Ryeowook kedalam pelukannya. "Wookie, oppa sangat mencintaimu. Saranghae, jeongmal saranghae." Dilepaskan pelukannya pada Ryeowook, lalu menatapnya. "Jangan bicara begitu lagi, ne. oppa janji, kalau oppa tidak akan berkelahi lagi."
Ryeowook tersenyum, lalu mengangkat jari kelingkingnya, "Yakseo?" Yesung mengangguk, kemudian mengaitkan kelingkingnya di kelingking Ryeowook
"Yakseo"
00
Tbc
.
.jadi juga akhirnya chapter 3.. Mungkin next chapter bakalan lama, hehe...
.
Mind to REVIEW?
