Title : YOU

Pairing : Yewook

Genre : Romance, friendship

Warning : Genderswitch, typo dimana-mana, abal, gaje, ngebosenin, garing, dll

Disclaimer : Yesung cuman punya Wookie, bgitu pula sbaliknya.

Tanpa Yesung dan Ryeowook sadari, ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dari jauh sambil mengepalkan tangannya kuat , dengan wajah merah menahan amarah,. "Shit! Awas kau Kim Ryeowook!"

-o0o-

Pagi yang cerah di kota Seoul, tampak beberapa orang sedang berlalu-lalang dengan hati yang damai. Tak terkecuali yeoja satu ini. Yeoja dengan kaus kaki biru-putih, senada dengan warna sepatu dan tas yang dipakainya, tak lupa rambutnya yang biasanya diurai kini dikuncir kuda (?), membuatnya tampak manis. Yeoja itu sedang berjalan menuju kelasnya –tepatnya- kelas kedua sahabatnya dengan ceria, sesekali terdengar dia bersenandung (?), senyum cerah (?) pun tak lepas dari bibir mungilnya

"Pagi eonniedul.." sapanya ceria setelah sampai dikelas sahabatnya. Yeoja itu segera menuju kursi didepan Hyukjae

"Pagi juga Wookie" balas Hyukjae dan Sungmin bersamaan kepada yeoja itu, yang tak lain adalah Wookie alias Ryeowook, sambil mengerutkan keningnya

"Wae geurae? Kau terlihat bahagia sekali" Tanya Sungmin bingung, sementara yang ditanya, Ryeowook hanya tersenyum-senyum gaje (?)

"Min, apa Wookie sudah gila gara-gara kita beberapa hari ini tidak bisa menemani Wookie dirumahnya?" bisik Hyukjae kepada Sungmin, tapi entah karna Hyukjae yang berbisiknya terlalu keras (?) atau kuping Ryeowook memang terlalu tajam. Ryeowook dapat mendengar dengan jelas apa yang Hyukjae bisikkan ke Sungmin

Ryeowook terkekeh, "Wookie tidak gila eon"

"Hah? Bagaimana Wookie bisa tau apa yang aku bisikkan padamu Min?" Tanya Hyukjae bingung dengan wajah yang benar-benar polos

"Pabbo! Semua orang juga bisa dengar kalau ada yang berbisik senyaring (?) itu!" Sungmin bersungut kesal atas kepabboan dan kelolaan (?) sahabatnya itu

Ryeowook terkikik "Kekeke…. Sudahlah eon" Ryeowook kembali menarik kedua sudut bibirnya "Gwaenchana, Wookie hanya sangat bahagia"

"Memangnya ada apa?" Tanya Hyukjae dan Sungmin antusias

"Kemarin Wookie dan Yesung oppa jalan berdua, lalu_" Ryeowook pun menceritakan semuanya kepada Hyukjae dan Sungmin.

"Terus Yesung oppa mengajak Wookie berman di Lotte World, makan ice cream, trus banyak lagi deh" ujar Ryeowook sambil kembali mengingat-ingat kejadian kemarin, senyuman manis terus mengembang di bibirnya

"Jinjjayo?" Ryeowook hanya mengangguk, menanggapi pertanyaan Hyukjae

"Berarti kalian kemarin berkencan ya? Eciye…" Goda Sungmin dan Hyukjae, membuat yeoja bertubuh mungil itu menunduk malu. Semburat merah tampak jelas dipipi putihnya

Hyukjae dan Sungmin terus saja menggoda Ryeowook, membuat wajah yeoja itu kian merona

"YA!… eon berhenti menggoda Wookie, Wookie kan malu" ucapan polos Ryeowook, membuat Sungmin dan Hyukjae tertawa

"Hahaha..kau polos sekali" Ryeowook menggembungkan pipinya imut atas perkataan Sungmin

Kkrriinggg…. Kkrriingggg…..

"Sudahlah, Wookie mau kekelas dulu. Annyeong eonniedul" Ryeowook kembali kekelasnya setelah mendengar bunyi bel

"Istirahat nanti kita kekelasmu ya" teriak Hyukjae kepada Ryeowook

"Sip.." Ryeowook mengacungkan (?) ibu jarinya seraya berlari menuju kelasnya

.

.

Krriinggg…. Krriinnggg….. *perasaan cepet bgt ya, baru aja tdi bel masuk skarang udah bel pulang lagi =,=*

Bel pulang sekolah telah berbunyi, semua murid SM High School segera menyimpuni semua buku pelajarannya, tak terkecuali Ryeowook

Setelah selesai menyimpuni seluruh bukunya, Ryeowook segera bergegas menuju kegudang –tempat biasa Yesung dan temannya berkumpul-

"Annyeong semua.." sapa Ryeowook kepada semua yang ada disitu, tapi semuanya hanya melihat sekilas, dan mulai melanjutkan urusan masing-masing, 'Dingin sekali' batin Ryeowook

"Annyeong juga Wookie" Ryeowook segera mendatangi Yesung

.

"Mianhae Wookie, sepertinya oppa tidak bisa mengantarmu pulang" ucap Yesung menyesal, "Aku ada urusan" jelasnya

Ryeowook tersenyum, "Gwaenchana oppa. Wookie biasa pulang sendiri kok" Ryeowook pun segera meninggalkan Yesung sambil melambaikan tangannya

Setelah memastikan Yesung telah pergi, seorang yeoja berambut blond menghampiri Ryeowook, yeoja itu menghadang langkah Ryeowook lalu menatap Ryeowook sinis

Ryeowook memandang yeoja itu bingung, "Ada apa sunbae?"

Author PoV end

Ryeowook PoV

Mau apa sunbae itu? kenapa dia mengahalangi jalanku?

"Ada apa sunbae?" yeoja itu hanya mentapku dengan tatapan sinisnya. Hei, apa salahku? Kenapa dia menatapku seperti itu?

"Jauhi Yesung oppa"

maksud yeoja ini apa? Kenapa dia suruh aku menjauhi Yesung oppa? Memangnya siapa dia coba? "Mak-maksud sunbae?"

"Cih, tidak usah pura-pura bodoh Kim Ryeowook" ucapnya sinis

Ada apa sih dengan yeoja ini? Aku semakin bingung "Tapi aku benar-benar tidak mengerti maksud sunbae apa?"

Yeoja itu kembali menatapku sinis, "Jauhi Yesung oppa! Putuskan hubungan kalian!"

Mwo? Apa yeoja ini bilang? Putuskan Yesung oppa? Andwae.. seenaknya saja, mana mungkin aku mau "Andwae" ucapku tegas

"Neo! Kubilang jauhi Yesung oppa!" geram sunbae itu

"Kenapa aku harus menjauhi Yesung oppa?" tanyaku berusaha menutupi ketakutanku

Yeoja itu melihatku dari bawah sampai atas dengan pandangan menilai. "Cih, kau itu tidak pantas bersama Yesung oppa! Lihat saja dirimu! Semua orang juga tahu, kalau yeoja sepertimu tidak pantas bersama Yesung oppa!" yeoja itu menatapku tajam, membuatku bergidik "Jauhi Yesung oppa!"

Perkataan yeoja itu membuat hatiku sakit, apa benar yang dikatakannya? Apa aku tidak pantas untuk Yesung oppa? Hei Wookie, kenapa kau harus mendengar yeoja itu? Aku harus percaya pada diriku sendiri kalau aku memang pantas denga Yesung oppa! Lagi pula buat apa aku harus mendengarkan apa kata orang?

Kuberanikan menatap yeoja itu, "Aku tidak peduli" kutatap wajah yeoja itu tajam, "Lagipula siapa sunbae? Sunbae juga bukan siapa-siapanya Yesung oppa kan? Jadi sunbae tidak punya hak untuk melarangku dekat-dekat Yesung oppa!"

Entah keberanian darimana aku dapat mengatakan itu semua kepada yeoja ini

"Neo!" ucapnya geram, dia hendak melayangkan tangannya menampar pipiku. Tapi dengan gesit aku menahan tangan yeoja itu

"Sunbae, sebagai seorang yeoja tidak boleh menggunakan kekerasan" ucapku lalu melepaskan tangan yeoja itu. aku benar-benar bingung, dapat nyali dari mana sehingga bisa membuatku berani melawan yeoja itu

"Kau akan menyesal mengatakan itu padaku! Kim Ryeowook" geram yeoja itu, lalu pergi meninggalkanku dengan menghentakkan kakinya

-o0o-

Saat ini aku, Sungmin eonnie, dan Hyukjae eonnie tengah beristirahat dikantin. Kami tengah makan dengan nikmatnya. Tiba-tiba ekor mataku melihat seorang yeoja –tidak mkasudnya empat orang yeoja- tengah memasuki kantin.

"Eonnie.." panggil ku agak ragu

"Hmm?" Tanya Minnie eonnie dan Hyukkie eonnie

"A-apa.." aku sedikit ragu, apa aku harus menanyakan siapa yeoja itu pada mereka? Kalau mereka bertanya macam-macam seperti saat aku menanyakan Yesung oppa dulu gimana? Tapi aku sangat penasaran..

"Wookie, wae?" Tanya Minnie eonnie menyadarkanku dari lamunan.

Hah.. sebaiknya aku Tanya saja, aku benar-benar penasaran. "Eonnie tau siapa yeoja yang berambut blond disana itu?" kutunjuk yeoja blond yang kemarin menyuruhku untuk menjauhi Yesung oppa.

"Oh dia Park Sunyoung, tapi biasanya sih dia dipanggil Luna" jelas Hyukjae eonnie.

Aku menangguk paham, ternyata yeoja itu Luna sunbae. "Waeyo?" Tanya Minnie eonnie

"Dia.." haruskah aku memberitahu mereka? Hah sudahlah biarkan saja. "Kemarin Luna sunbae mendatangiku"

"Apa yang dia lakukan?" Tanya Minnie eonnie

Aku menundukkan kepala "Dia.. dia menyuruhku untuk menjauhi Yesung oppa" ucapku pelan

"MWO? Kenapa dia seperti itu?" Tanya Hyukkie eonnie, aku hanya menggeleng. Kulihat Luna sunbae telah pergi dari kantin, syukurlah. Kualihkan pandanganku kearah Minnie eonnie, dia terlihat seperti memikirkan sesuatu

"Cih beraninya dia melabrak (?) Wookie, awas saja Luna itu. akan kuberi pelajaran" Hyukjae eonnie berdiri dari kursinya

"Andwae eon" tolakku, aku tidak ingin mereka sampai terlibat masalah gara-gara aku

Mereka menatapku heran, "Waeyo? Dia sudah berani berbuat seenaknya (?) kepadamu. Dia pikir dia siapa?" geram Hyukkie eonnie hendak pergi mendatangi Luna sunbae

Kutahan tangannya, "Jangan eon, jebal. Aku tidak ingin mencari masalah"

Hyukkie eonnie menatapku, "Tapi dia sudah keterlaluan Wookie" ucapnya lembut

Aku menunduk "Tetap saja, aku tidak ingin eonnie terlibat masalah hanya karna masalah kecil seperti ini"

"Wookie benar Hyukkie, kau jangan bertindak gegabah seperti itu." tambah Minnie eonnie

Hyukkie eonnie tersenyum, lalu kembali duduk "Kau memang baik Wookie"

.

.

Krriinggg… krriinggg….

Bel pulang sudah berbunyi, aku harus segera bergegas menyimpuni semua bukuku. Hari ini aku dan Minnie eonnie berencana untuk menemani Hyukkie eonnie latihan dance, karena Hyukkie eon akan mengikuti audisi dance sebentar lagi

Eh, itu Minnie eon. Segera saja kuhampiri Minnie eon didepan kelasku "Eon jadikan?"

"Tentu saja, kajja" kita berdua pun mulai jalan ke aula club dance tempat Hyukkie eon latihan

Ryeowook PoV end

Author PoV

Sesampainya mereka di aula tempat latihan Hyukjae, mereka segera menghampiri Hyukjae. "annyeong eon" sapa Ryeowook

Hyukjae tersenyum, "Kalian datang?"

Sungmin mengangguk, "Tentu saja, masa kita tega melihat teman kita yang paling manis ini latihan sendiri?" Hyukjae tersenyum, memperlihatkan gummy smilenya

"Makanya, eon harus berlatih yang serius agar bisa menang. Ok!" Hyukjae tersenyum mendengar penuturan sahabat yang lebih muda setahun dari dirinya itu

"OK"

Hyukjae pun mulai meliuk-liukkan (?) tubuhnya, membentuk gerakan yang indah

.

Tanpa mereka bertiga sadari sedari tadi ada seseorang yang memperhatikan mereka bertiga –ah lebih tepatnya seseorang yang sedang nge-dance dengan lincahnya itu. seulas senyum terukir dari orang itu.

.

Ryeowook dan Sungmin berdua pun duduk bersandar dilantai. Melihat Hyukjae yang sedang meliukan badannya

Ddrrtt…. Ddrrrtttt….

Handphone Ryeowook tiba-tiba bergetar menandakan ada pesan masuk

'From : Yesung oppa
Wookie kenapa kau tidak datang?'

Omona.. aku lupa bilang

'To : Yesung oppa
Oppa, hari ini Wookie harus menemani Hyukkie eon latihan. Sepertinya aku tidak bisa datang.
Mianhae'

Send

Tak lama ada balasan pesan dari Yesung

Ddrrtt… ddrrttt…

'From : Yesung oppa
Oh, yasudah'

Ryeowook kembali mengetik pesan balasan untuk Yesung

'To : Yesung oppa
Sekali lagi mianhae oppa ^^'

Send

Ryeowook menghela nafas, kemudian melirik kearah Hyukjae yang sedang istirahat, sambil mengelap keringatnya menggunakan handuk "Ini eon, Wookie bawakan minum" Ryeowook melemparkan minuman isotonic yang dibawanya kearah Hyukjae

Hyukjae segera meminum isotonic yang diberikan Ryeowook "Gomawo Wookie"

"Ne cheonma"

"Hari ini sampai sini aja, kajja kita pulang" ajak Hyukjae

Mereka bertiga lalu keluar dari tempat latihan

"Ehmm, eonniedul Wookie pulang sendiri saja ya" ujar Ryeowook sedikit ragu

"Ne, gomawoyo Wookie sudah menemani aku" ucap Hyukjae

"Ne, Wookie duluan ya eon" teriak Ryeowook sambil melambaikan tangannya

.

Ryeowook membuka pintu gudang, "Annyeong.." dia mulai celingukkan (?) mencari keberadaan Yesung, 'dimana Yesung oppa?' batinnya.

Heechul yang melihat Ryeowook terus celingukkan (?) mendatanginya, "Yesung sedang tidak ada disini" dia menatap Ryeowook

Ryeowook mengangguk, "Oh.. Gomawo eon, kalau begitu Wookie pulang dulu ne" pamit Ryeowook

"Hati-hati" Ryeowook tersenyum, lalu mengangguk

.

Dikoridor yang sepi itu, terlihat Ryeowook tengah melangkahkan kakinya dengan terburu-buru. Dia ingin cepat-cepat sampai dirumah karena langit yang tadinya berwarna biru cerah, kini berubah menjadi hitam, mendung yang kapan saja dapat berubah menjadi hujan

Ryeowook semakin mempercepat langkahnya, saat dibelokan koridor tidak sengaja dia melihat kearah kelas. Ryeowook membelalakkan matanya melihat pandangan yang ada dikelas itu. Pemandangan yang membuat Ryeowook lemas seketika

Bagaimana tidak? Dia melihat kekasih yang sangat dicintainya tengah berciuman dengan yeoja lain. Ryeowook mematung, ingin sekali dia pergi dari tempat itu, tapi kakinya seperti mati rasa.

Tes..

Tes..

Airmata turun dari mata indah Ryeowook, membasahi pipi mulusnya. Dia menggigit bibir bawahnya untuk menahan isakan, ditekan dada kirinya berharap bisa mengurangi rasa sakit. Tapi semua itu sia-sia, rasa sakitnya tetap tidak berkurang. "op-oppa.. hiks.. be-benarkah hiks itu Yesung hiks oppa hiks?" Tanya Ryeowook entah pada siapa

Dia berlari secepat mungkin meninggalkan tempat yang membuat hatinya hancur

Dia terus berjalan menerobos hujan yang turun dengan derasnya. Tak dipedulikannya lagi rasa dingin yang menusuk kulitnya.

.Sakit.

.Sakit sekali.

.

.

Tbc

.

a/n

Masih adkh yg inget ama ni epep?
Garing ya? Apa tambah ngebosenin?
Mianhae lama apdet ^^v
Soal'a author abal ini lagi sibuk bgt.. *Sok sibuk =,=*
banyak banget tugas dari guru, padahal udah selese ulangan =,=
*Ga ada yang nanya*

.

Ok, it's time to review reply

Eternal Clouds :

Ini udah lanjut, mianhae lama ^^v

ParkChoChoiKimLeeShinTan :

Ini udah dilanjut, gomawo mau baca

jung hana cassie :

Mianhae lama. Naik rating? Haha,, ga tau deh

loppyloppy :

Wookie emang polos banget. Mianhae apdet lama

JiYoo861015 :

SeSuju, mereka berdua memang innocent

Shin Hyu Ra :

Berat? Seberat apa? Beratan mana sama Shindong oppa? #plakk *Digeplak Shins friend*

Masih ada kah yang mau nge-REVIEW epep abal + gaje ini?