Title : YOU

Warning : Genderswitch, typo dimana-mana, abal, gaje, ga nyambung, ngebosenin, de el el.

Disclaimer : Super Junior hanya milik dri mereka sndiri. Saya hanya meminjam nama mereka untuk dijadikan cast diepep ini.

Prok prok prok

Hyukjae memasuki ruang dance, setelah Donghae selesai menggerakan tubunya. Donghae tersentak "H-hyukkie?"

Hyukjae tersenyum manis "Gerakan yang sangat indah, mengapa kau tidak nge-dance saja?" Tanya Hyukjae. Memang benar, gerakan Donghae sangat indah. Bukankah dulu pernah kubilang, kalau sewaktu SMP Donghae itu adalah dancer.

"Gomawo"

Hyukjae duduk disamping Donghae yang tengah mengeringkan badannya. Seragam sekolahnya pun jadi ikut basah oleh keringat. "Sini biar kubantu" Hyukjae mengambil handuk yang berada di tangan Donghae. Lalu dengan cekatan, di elap(?) nya keringat yang membasahi rambut hitam Donghae.

"Gomawo"

Hyukjae mengangguk "Lalu kenapa kau tidak ikut kompetisi dance sepertiku saja?"

Donghae tersenyum "Malas"

Hyukjae mengerucutkan bibirnya mendengar alasan Donghae "Alasan macam apa itu?" Donghae yang gemas mencubit kedua pipi Hyukjae "Adaww… cjakit cjekali e-ya (sakit sekali Hae-ya)" ucap Hyukjae tidak jelas. Gimana bisa jelas, jika dia bicara dalam keadaan kedua pipinya masih ditarik (?) oleh Donghae.

Donghae yang melihat Hyukjae meringis, segera melepaskan tangannya dari pipi Hyukjae "YA! Sakit sekali tahu" Hyukjae mengelus kedua pipinya yang terkena sasaran kegemasan (?) Donghae.

Donghae mengacak rambut Hyukjae "Mian"

Hyukjae menggembungkan pipinya "Kau membuat rambutku berantakan Hae-ya!"

Donghae melepaskan tangannya yang ada di atas kepala Hyukjae "Mian"

Hyukjae menatap Donghae. Sepertinya dia dapat ide cemerlang "Aku mau memaafkanmu tapi ada syaratnya" Donghae menatap Hyukjae dengan tatapan –apa-syaratnya-?- "Kau harus mau menjadi pendampingku di babak final kompetisi dance minggu depan" seru Hyukjae seraya memamerkan (?) gummy smile andalannya.

Donghae menatap Hyukjae bingung "Memang bisa?"

Hyukjae mengangguk mantap "Kebetulan minggu depan itu, ada dua. Pertama penampilan duo dance, yang kedua baru solo dance" Hyukjae menatap Donghae dengan pandangan memohon "Hae mau ya?" pintanya, tak lupa monkey eyes andalannya dikeluarkan untuk membujuk Donghae.

"Gimana ya?" Donghae menaruh tangan kanannya didagunya, memasang raut wajah –sok- berfikir "Kalau aku bilang 'tidak' eottae?"

Hyukjae memukul lengan Donghae kesal "Ya! Terserahlah, aku mau keluar!" Hyukjae berjalan keluar ruang dance dengan mengerucutkan bibirnya serta menghentakkan kakinya "Dasar"

Donghae yang melihat Hyukjae seperti itu tertawa lebar. Pemandangan yang sangat lucu menurutnya "Chankkaman Hyukkie" Donghae segera menahan tangan Hyukjae, sebelum yeoja itu mencapai pintu keluar.

"Wae?" Tanya Hyukjae kesal

"Kau marah? Aku kan hanya bercanda" Donghae tersenyum "Ne, aku mau"

Hyukjae melotot "Jinjjayo?" Donghae mengangguk –mengiyakan- "Gomawo Hae" Hyukjae memeluk Donghae erat sambil melompat-lompat saking bahagianya.

"Hei apa kau ingin memelukku terus? Kalau aku sih tidak masalah" Hyukjae yang baru sadar kalau dia memeluk Donghae, segera melepas pelukannya. Donghae menyeringai, dapat dilihatnya dengan jelas wajah Hyukjae yang memerah, bahkan hingga ketelinganya.

"Ya! Kau menyebalkan Hae"

.

.

"Oppa Wookie membawakan jajjamyeon *bener ga tulisannya?*" Ryeowook memperlihatkan kotak bekal berwarna merah yang dibawanya kepada Yesung. Mereka berdua saat ini tengah berada di gudang, seperti biasa.

"Untukku?" Ryeowook mengangguk 'imut'.

Ryeowook menunduk "Keundae, mianhae kalau tidak enak. Soalnya tadi saat istirahat, Wookie cari oppa kemana-mana tidak ada" ujar Ryeowook menyesal.

Yesung mulai memakan jjajamyeon yang dibawa Ryeowook "Rasanya tetap enak kok Wookie"

Ryeowook membulatkan matanya senang "Jinjja?" Yesung mengangguk sejenak, lalu melanjutkan makanannya.

"Kau tidak membawakannya untuk ku?" Tanya Siwon menggoda. Tumben sekali kuda liar #Plakk *ralat* Siwon mau berbicara dengan Ryeowook. Padahal sudah beberapa bulan Ryeowook pacaran dengan Yesung, dan sering berada digudang. Tapi Siwon lebih sering diam dengan membaca buku.

Ryeowook memiringkan kepalanya "Eh? Oppa mau?" tanyanya polos "Kalau begitu, biar besok aku bikinkan untuk oppa deh"

Yesung menhentikan makannya, "YA Siwon-ah!" Siwon hanya nyengir kuda, lalu mengangkat jari telunjuk dan tengahnya, membentuk gerakan piis seperti ini ^^V. Yesung mengalihkan pandangannya menuju Ryeowook "Wookie, jangan dengarkan dia! Kau hanya boleh menyiapkan makanan untukku!" seru Yesung final.

"Tapi oppa, kan kasian yang lain" ujar Ryeowook dengan sangat innocent-nya.

"Aiss.. biarkan saja dia, dia hanya iri dengan kita" geram Yesung. Hei, Yesung cemburu tahu kalau Ryeowook membuatkan makanan untuk yang lain, walau temannya sendiri. Tapi itu menandakan kalau Yesung sayang bukan dengan Ryeowook?

Kyuhyun yang sedari tadi sibuk memainkan PSP nya, angkat bicara "Wah Yesung hyung. Kau beruntung sekali memiliki yeojachingu sebaik Ryeowook-ah"

Yesung membusungkan dadanya bangga "Iya dong, WookieKU inikan memang yang paling segala-galanya" sementara Ryeowook yang dipuji seperti itu hanya menunduk malu.

.

.

"Minnie, ada yang mencarimu" teriak sang eomma dari lantai bawah, kepada Sungmin yang berada dikamarnya yang ada di lantai dua. *ribet amat bahasanya*

"Ne eomma" Sungmin beranjak dari kamarnya, menuju bawah dengan langkah malas "Siapa sih yang mencariku siang bolong (?) begini?" gumam Sungmin kesal. Jelas saja dia kesal, acara tidur siangnya jadi terganggu hanya karena ada yang mencarinya.

Sungmin melangkah menuju ruang tamu sambil mengucek matanya "Ehm nugu?" orang yang mencari Sungmin tertegun melihat Sungmin membukakan pintu sambil berpose 'imut' seperti ini. "Eh Kyu?" Sungmin yang melihat Kyuhyun ada dihadapannya, langsung melebarkan matanya seketika. Rasa kantuknya menguap entah kemana "Mau apa kau mencariku?"

"Aku ingin mengajakmu jalan-jalan"

Sungmin membulatkan matanya, Sungmin tidak salah dengarkan? Kyuhyun benar-benar mengajaknya jalan-jalan kan? "Mwo? Jalan-jalan?" Kyuhyun mengangguk mantap.

"Kau mau kan?"

Sungmin segera mengangguk "Aku ganti baju dulu" Sungmin beranjak menuju kamarnya yang ada dilantai dua untuk mengganti pakaiannya.

Sungmin membuka lemarinya dengan cepat, dibongkarnya pakaian yang dia punya "Baju apa yang harus kupakai?" Sungmin menempelkan baju ke tubuhnya , sambil becermin "Aniya, terlalu norak" lalu mengambil satu baju lagi "Terlalu biasa" seperti itu seterusnya.

Tok tok tok

"Min, apa belum?" suara Kyuhyun, mungkin dia sudah bosan menunggu Sungmin yang kelamaan memilih baju. Well, sudah tiga puluh menit Kyuhyun menunggu Sungmin diruang tamu, tapi Sungmin tak kunjung datang. Apa setiap yeoja kalau berdandan itu lama?

"Ne, sebentar lagi" Sungmin akhirnya memilih sembarang baju, lalu segera keluar menemui Kyuhyun.

Kyuhyun melihat penampilan Sungmin dari atas hingga bawah "Kau cantik Min" Sungmin memang sangat cantik mengenakan kaos putih, dilapisi cardigan hitam serta celana jeans selutut. Rambutnya yang panjang pun diikatnya keatas, memperlihatkan leher jenjangnya.

Sungmin menunduk "Gomawo" Sungmin segera mencari eommanya untuk pamit "Eomma Minnie pergi dulu ne"

"Jangan pulang larut malam ya!" Sungmin mengangguk

"Ayo kita pergi" Kyuhyun menggandeng tangan putih Sungmin menuju mobil sport merahnya.

"Kita mau kemana Kyu?" Tanya Sungmin.

"Lihat saja nanti"

.

"Huwaa… lucu sekali film tadi, ya kan Kyu?" Sungmin baru saja keluar dari bioskop sehabis menonton film pocong juga pocong atau yang disingkat PJP, film asal Indonesia yang sangat terkenal dan bisa masuk ke bioskop Korea.

Kyuhyun mengangguk "Kau senang Min?"

Sungmin mengangguk imut "Hmm, sangat senang" Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin bahagia.

"Hmm, kalau begitu ayo ikut aku!" Kyuhyun menarik Sungmin lagi menuju mobilnya.

"Kemana Kyu?" Kyuhyun hanya tersenyum misterius.

Kyuhyun dan Sungmin telah sampai di danau yang sering mereka kunjungi "Kyu tempat ini indah sekali" Kyuhyun menarik kursi yang akan dipakai Sungmin duduk "Gomawo Kyu" Sungmin memandang kagum kesekeliiling danau ini, padahal tidak diapa-apakan (?) saja sudah indah, apalagi seperti ini.

Danau itu disulap menjadi sangat indah oleh Kyuhyun. Dari mobil menuju meja yang disiapkan untuk Sungmin disediakan karpet merah, lalu disekitar karpet itu dipasang lilin. Pohon-pohon disekitar danau itupun dipasang lampu kerlap-kerlip (?) yang sangat indah, ditepi danau itu juga terdapat lilin. Sungguh cantik bukan? Apalagi saat ini sudah senja, dan sebentar lagi matahari akan tenggelam. Pasti akan terlihat sunset yang sangat indah.

"Min, ada yang ingin kukatakan padamu" Kyuhyun menarik nafas dalam, berusaha menetralisir detak jantungnya. Well, walau Kyuhyun itu berandalan dan tidak takut pada siapapun, tapi kali ini Kyuhyun benar-benar merasa takut dan gugup.

"Kau lihat itu Min?" Kyuhyun menunjuk kearah danau, ditengah danau itu terdepat lilin bertuliskan I LOVE YOU "Itu adalah isi hatiku padamu Min, saranghae" Sungmin menutup mulutnya, dia tidak menyangka kalau Kyuhyun juga menyukainya "Maukah kau menjadi yeojachingu ku?" Tanya Kyuhyun mantap.

Sungmin menatap Kyuhyun tidak percaya "K-kau serius?"

Kyuhyun menatap Sungmin intens, berusaha meyakinkan yeoja bergigi kelinci didepannya ini "Apa aku terlihat sedang berbohong?" Sungmin menatap Kyuhyun berusaha mencari kejujuran didalam mata obsidian tersebut.

"Ne, nado saranghae" Sungmin segera bangkit menuju Kyuhyun dan memeluknya "Gomawo"

Kyuhyun balas memeluk Sungmin "Untuk?"

"Untuk semua ini"

-o0o-

Donghae menghampiri seorang yeoja yang mengenakan pakaian merah, serta celana pendek selutut hitam, senada dengan apa yang dikenakan Donghae. Yeoja itu mengikat rambut blonde-nya membentuk kuncir kuda. Yeoja yang ternyata adalah Hyukjae itu terus saja mondar-mandir di ruangan khusus peserta ini. Kalian bertanya kenapa Donghae bisa ada diruangan itu? tentu saja karena Dognhae nantinya akan mengadakan duo dance dengan Hyukjae. "Hae-ya aku gugup banget"

Donghae menghampiri Hyukjae lalu memegang pundaknya, ditatapnya Hyukjae seraya tersenyum "Tenanglah, bukankah kau sudah sejauh ini? Penampilan solomu tadi juga sangat bagus" Donghae melepaskan tangannya yang ada dipundak Hyukjae saat mendengar suara panggilan dari MC agar mereka segera naik keatas panggung "Lakukan yang terbaik. Fighting!"

Hyukjae dan Donghae mulai bersama-sama melakukan gerakan dance yang sangat memukau, gerakan yang mereka sajikan (?) sangatlah indah membuat semua pasang mata yang ada disitu terkagum-kagum. Sorak riuh penonton mulai membahana saat Haehyuk selesai menggerakan tubuh mereka.

Prok prok prok prok prok

Hyukjae dan Donghae membungkukan badan mereka sopan "Kamsahamnida" ucap mereka bersamaan. Hyukjae sungguh tidak menyangka jika penampilan mereka barusan mendapat sambutan yang meriah dari penonton.

"Waw, penampilan yang sangat indah Hyukjae-ssi, apalagi dengan adanya Donghae-ssi membuat penampilan jadi semakin menarik" puji salah satu juri yang bernama Park Bom

Hyukjae dan Donghae membungkuk "Kamsahamnida"

"Saya hanya bisa mengucapkan satu kata 'DAEBAK'" kali ini juri yang bernama CL yang berkomentar

"Kamsahamnida"

"Mana teriakannya untuk Hyukjae dan Donghae-ssi?" riuh teriakan penonton pendukung Hyukjae terus bergema nyaring akibat juri yang bernama Sandara atau sering disebut Dara "Huh, banyak sekali penggemar kalian berdua. Benar apa yang tadi dikatakan oleh Park Bom-ssi dan CL-ssi. Penampilan kalian sungguh luar binasa #plakk *ralat* biasa. Saya sangat kagum"

Donghae dan Hyukjae kembali tersenyum "Kamsahamnida"

"Bolehkah saya bertanya satu hal? Maaf sebelumnya jika ini tidak sopan, tapi mungkin ini adalah pertanyaan yang membuat saya dan semua penonton disini sangat penasaran" Hyukjae mengangguk meng-iya-kan "Apa kalian adalah sepasang kekasih?"

Hyukjae membulatkan mata sipitnya setelah juri itu selesai bertanya, Hyukjae menundukan wajahnya yang sudah sangat memerah setelah mendapati pertanyaan seperti itu, apalagi ini adalah didepan umum. Semua penonton menatap mereka dengan pandangan penuh harap "Aniya, kita bukanlah sepasang kekasih" jawab Donghae, membuat seluruh penonton mendesah kecewa. Tak terkecuali Hyukjae yang kini tengah menahan kekecewaannya. Yah, walau dia sesungguhnya tahu kalau dirinya dan Donghae sama sekali tidak ada hubungan apapun. Tapi tetap saja dia merasa kecewa #apadeh

'tapi akan' batin Donghae seraya tersenyum misterius. Dilihatnya Hyukjae sekilas, dapat dilihat raut kekecewaan dari wajah cantik yeoja itu. 'mianhae, tunggulah sebentar lagi'

"Wah, sayang sekali ya. Padahal kalian sangat serasi" well, mungkin semua orang sependapat sama Sandara. Hyukjae dan Donghae memang sangat serasi. Wajah Hyukjae manis, dan Donghae tampan. Terus kemampuan dance yang sama-sama keren, serasi sekali bukan?

"Jinjja? Kamsahamnida" seru Donghae

Donghae dan Hyukjae pun turun dari panggung itu, masih dapat terlihat dengan jelas wajah kecewa Hyukjae. Tapi segera digantikannya ekspresi kecewa itu dengan ekspresi bahagia tatkala Yesung-Wookie serta Sungmin-Kyuhyun menghampirinya.

.

Hyukjae sudah kembali keatas panggung, karena kali ini adalah saat-saat yang paling menegangkan. Yap, ini adalah pembacaan hasil pemenang. Meskipun penampilannya sangat bagus, tetap saja Hyukjae gugup. Apalagi saingannya tak kalah hebatnya dengan dirinya.

"Saya akan membacakan pemenang dari juara ketiga" ujar MC yang bernama Minzy itu, "Juara ketiga adalah Victoria Song dari F(X) High School" peserta yang bernama Victoria itu maju ketengah panggung "Chukkae Victoria-ssi"

"Selanjutnya pemenang juara kedua adalah Lee Taemin dari Shinee High School" Taemin pun berdiri disamping Victoria untuk menerima piala serta penghargaan sebagai juara kedua "Chukkae Taemin-ssi"

"Ok, ini adalah saat yang menegangkan bagi saya dan bagi kita semua. Karena sebentar lagi saya akan membacakan pemenang dari Seoul Dance Competition ini"

Hyukjae memegang dadanya gugup, biar bagaimanapun dia tidaklah yakin jika dia bisa menang. Apalagi Victoria dan Taemin yang tak diragukan lagi kemampuannya saja menjadi juara tiga dan dua saja. Berarti kesempatan dia menjadi juara satu sangatlah kecil, yah setidaknya itulah yang dipikirkan Hyukjae.

Teman-temannya yang berada dibaris penonton dari tadi terus menyemangatinya, Hyukjae tersenyum membalas senyum sahabatnya itu. 'Eh? Dimana Donghae? Kenapa dia tidak ada dibarisan penonton?' pikir Hyukjae saat melihat barisan penonton tidak ada Donghae.

"Dan pemenang dari Seoul Dance Competition 2012 adalah…"

Jreng jreng jreng jreng…..

Suara music yang diputar itu membuat suasa menjadi tambah menegangkan. Hyukjae yang tadinya memikirkan dimana Donghae kini kembali focus. Hyukjae memejamkan matanya seraya menangkupkan kedua tangannya berdoa 'Tuhan, jika memang kau memberikanku kepercayaan untuk memenangkan kompetisi ini, menangkanlah'

"LEE HYUKJAE dari SM High School" seru Minzy. Hyukjae membuka matanya setelah mendengar apa yang dikatakan Minzy barusan, dia terdiam sambil masih memikirkan apa yang baru saha Minzy katakana. Menang? Benarkah? Apa ini bukan mimpi? "Ayo kemari Hyukjae-ssi" Hyukjae melangkah menuju ketengah panggung, dia masih tidak percaya jikalau dia menjadi pemenang. "Chukkae Hyukjae-ssi"

Ketiga juri itu maju menuju tengah panggung untuk memberikan penghargaan kepada Hyukjae. Sandara yang memberikan piagam penghargaan, Park Bom memberikan piala, dan CL yang memberikan hadiah berupa uang tunai senilai 250.000 won.

"Kamsahamnida" Hyukjae membungkuk senang, dapat dilihat dari wajah cantiknya yang berseri-seri. "Terima kasih bagi yang sudah mendukung saya, dan untuk teman-teman saya yang selalu men-support saya" Hyukjae memulai dengan senyum cerah (?) yang memperlihatkan gusinya yang berwarna pink itu.

"Kamsahamnida, kamsahamnida" Hyukjae terus saja mengatakan kata terima kasih.

Donghae tiba-tiba naik keatas panggung, terlihat jika dia berbicara dengan salah satu juri sebentar, entah apa yang dibicarakannya. Donghae segera menghampiri Hyukjae yang berada ditengah panggung "Chukkae Hyukkie" Donghae memberi selamat yang dibalas senyum oleh Hyukjae.

"Gomawo Hae-ya"

"Hyukkie-ya" Donghae menarik nafasnya dalam, dia sangat gugup mengatakan 'itu' kepada Hyukjae. Setelah debaran jantungnya sudah dapat normal kembali, dia melanjutkan perkataannya "Would you be my girlfriend?" serunya mantab. Donghae berlutut dihadapan Hyukjae sambil menyerahkan bunga mawar merah kepada Hyukjae.

Hyukjae membulatkan matanya shock, apa yang Donghae lakukan? Menyatakan cinta kepadanya didepan banyak orang? Sungguh, dia sangat malu mendapat perlakuan memalukan tapi romantis itu dari Donghae. Memalukan karena dia ditembak (?) didepan banyak orang, tapi romantis karena, yah itu memang romantis bukan?

"Hae-ya sudah, jangan bercanda! Sedang banyak orang disini"

Donghae mantap Hyukjae dalam, Donghae berdiri lalu memegang kedua tangan Hyukjae "Apa aku terlihat bercanda?" Hyukjae menatap Donghae mencoba mencari kebohongan dimata itu. Namun yang ditemukannya adalah keseriusan, yap mata Donghae menunjukan bahwa dia benar-benar tulus mencintai Hyukjae.

"Saranghae" wajah Hyukjae merona semerah-merahnya (?), bahkan warna wajahnya hampir menyamai warna pakaian yang dikenakannya. *author lebe'*

Hyukjae mengangguk "Na-nado saranghae" Donghae segera menarik tubuh Hyukjae kedalam pelukannya. Dapat Donghae rasakan Hyukjae menangis dipelukannya –menangis terharu tentunya-

Well, siapapun pasti akan bahagia jika menjadi Hyukjae saat ini. Menang di kompetisi dance dan ditembak (?) oleh orang yang kita cintai, bahagia sekali bukan? Author aja envy banget .

Donghae mengelus puncak kepala Hyukjae sayang "Ssstt.. uljima chagi"

Prok.. prok.. prok… prok..

Semua juri maupun penonton yang ada disitu bertepuk tangan setelah melihat adegan romantis secara live tersebut, beberapa orang pun berteriak menggoda seperti "Eciyee…" "Cuit cuit…" atau "PBJ-nya kapan?"

Donghae dan Hyukjae yang tadi sempat merasa –dunia milik berdua- akhirnya sadar setelah mendengar suara riuh penonton itu. Wajah Hyukjae kembali merona, tapi Donghae? Dia masih tetap cuek aja, yah walau sebenarnya didalam hatinya dia juga merasa malu sih =="

"Chukkae Hyukjae-ssi, Donghae-ssi. Kalian berdua memang pasangan yang serasi" ujar ketiga juri tersebut

-o0o-

Hari ini adalah hari kelulusan murid kelas XII di SM High School, semua murid kelas XII malam ini datang untuk mengikuti 'upacara perpisahan' yang setiap tahun rutin diadakan. Well, sebenarnya tidak semua murid XII juga sih, karena beberapa murid kelas X dan XI juga tampak berkeliaran (?) di aula SM High School tersebut.

Sama seperti Ryeowook yang menjadi pasangan Yesung kali, berhubung Yesung sudah kelas XII hari ini adalah hari terakhirnya di SM High School. Tapi tidak hanya Yesung yang akan lulus dari SM High School, Hankyung dan Heechul pun juga akan meninggalkan sekolah yang memberikan banyak kenangan ini.

Tapi walaupun Kyuhyun, Siwon, dan Donghae baru akan menginjak kelas XII tahun ini, mereka tetap datang keacara upacara perpisahan ini. Hitung-hitung menghabiskan malam terakhir bersama hyung dan noona mereka, sebelum Hyung dan noonanya itu menginjak bangku universitas.

"Kau tidak ingin mengucapkan selamat padaku Wookie-ah?" Tanya Heechul pura-pura ngambek.

Ryeowook tertawa "Chukkae eon, semoga di universitas nanti eonnie bisa menjadi orang yang lebih baik lagi"

Heechul cemberut "Jadi maksudmu aku tidak baik, eoh?"

Ryeowook cepat-cepat menggeleng dan menyilangkan tangannya didepan dada "A-aniya aku…"

Heechul memotong ucapan Ryeowook dengan senyum manis terpampang diwajahnya "Ne, arrasseo. Kau cantik sekali Wookie malam ini" Yap, malam ini Ryeowook begitu cantik dengan dress ungu selulutnya, ditambah make-up natural yang menhiasi wajahnya. Benar-benar cantik.

Yesung menarik lengan Ryeowook "Sudah selesai bukan bicaranya? Kajja, Wookie ikut aku!"

Yesung membawa Ryeowook meninggalkan Heechul yang mendengus sebal "Awas saja kau kepala besar!"

Hankyung yang melihat Heechul akan marah-marah gaje, segera menenanginya. Well, bagaimanapun yang bisa membuat Heechul tenang kembali hanya Hankyung seorang "Sudahlah chagi, biarkan mereka berdua" Hankyung lalu membawa Heechul ke tengah hall. Heechul menghentikan langkahnya membuat sang kekasih menatapnya bingung "Waeyo chagi? Kenapa berhenti tiba-tiba?"

Heechul mengernyit menatap dua orang yang dia kenal, Heechul yang bingung akhirnya mengikuti arah pandang Heechul. Heechul lalu menarik tangan Hankyung untuk mendatangi orang itu.

Heechul menghentikan langkahnya didepan orang itu "Kyu, Hae siapa kedua yeoja ini?" Tanya Heechul penuh selidik. Hankyung menhela nafas pasrah, sepertinya Heechul akan menginterogasi orang ini seperti halnya Ryeowook dulu.

"Dia yeojachinguku noona, namanya Hyukkie" Donghae yang pertama memulai.

"Kalau dia Minnie, yeojachinguku" kali ini kalian pasti tau siapa, evil magnae yang paling menyebalkan. Yap, Kyuhyun.

Heechul menatap kedua yeoja itu dengan tatapan yang err membuat siapapun bergidik ngeri. "Neo, siapa namamu?"

"A-annyeonghaseyo Lee Sungmin imnida, sunbae cukup memanggilku Minnie" Sungmin membungkukan badannya takut-takut. Hei, dipandangi seperti itu oleh orang yang cantik tapi galak pasti membuat takut kan?

"Kalau kau?" Heechul mengarahkan pandangannya ke Hyukjae.

"Cheoneun Lee Hyukjae imnida, bi-biasa dipanggil Hyukkie" ujar Hyukjae sama takutnya seperti Sungmin.

Heechul memandang mereka dari atas hingga bawah, dari bawah hingga atas dengan tatapan menilai, kedua yeoja itupun risih dibuatnya.

"Sudahlah noona kau membuat mereka takut" Donghae mencoba untuk menghentikan tatapan menilai dari Heechul itu.

"Ne, Hae benar Chullie. Kau membuat MinnieKU risih" Kyuhyun memeluk Sungmin erat, menjaganya dari tatapan 'penilaian' Heechul.

"Aissh, kalian ini mengganggu saja!"

"Bukankah kau yang mengganggu MinnieKU!" seru Kyuhyun sangat tidak sopan.

"YA magnae! Panggil aku noona! Aku ini lebih tua dua tahun darimu!" desis Heechul, Heechul kembali menatap Hyukjae dan Sungmin yang ada dipelukan Donghae. Heechul maju mendekati mereka "Kyaaa… kalian berdua benar-benar manis dan imut. Kya…." Hah, benar kan kejadian ini sama seperti yang Ryeowook alami beberapa bulan yang lalu.

Kyuhyun dan Donghae melindungi kekasih mereka dari terkaman Heechul "Aissh menyebalkan!" Heechul mengerucutkan bibirnya sebal.

Hankyung segera memeluk pinggang kekasihnya, "Sudahlah chagiya, jangan seperti itu"

Heechul semakin mengerucutkan bibirnya "Hannie, tapi kan_"

Belum sempat Heechul meneruskan protesnya, sebuah suara menginterupsi kata-katanya "Minnie eon, Hyukkie eon" teriak suara itu, yap siapa lagi kalau bukan Ryeowook. Ryeowook berlari mnghampiri Sungmin dan Hyukjae yang berada dipelukan masing-masing kekasih. "Eonnie, kenapa tidak bilang kalau kalian akan kesini juga? Kalau bilang kan kita bisa berangkat kesini bertiga"

"Wookie-ya, kenapa kau meninggalkanku!" protes Yesung setelah ditinggal lari oleh sang kekasih.

Ryeowook membalikkan badannya, menatap Yesung yang sedang memasang wajah bête "Hehe, mianhae oppa Wookie lupa" ujar Ryeowook dengan wajah innocent. Ryeowook membalikan badannya lagi kearah semula (Sungmin & Hyukjae). "Eonnie belum jawab pertanyaan Wookie!"

Sungmin tersenyum, pelukan dari Kyuhyun telah lepas sejak Ryeowook berlari kearahnya, Hyukjae pun sama. Hal ini membuat Kyuhyun dan Donghae selaku sang kekasih memberikan death glare-nya kepada Ryeowook "Ya! Kyuhyun-ah, Donghae-ya! Jangan menatap Wookieku seperti itu!" teriak Yesung tidak terima. Kenapa Yesung yang tidak terima, sementara Ryeowooknya sendiri saja masih anteng-anteng (?) aja? Well, kalian tahu sendiri bukan jika Ryeowook itu polosnya ga ketulungan. Sampai sekarang saja dia masih menatap bingung kearah YeKyuHae yang sedang beradu mulut.

"Kepala besar! Ikan amis! Magnae setan! Hentikan semua perdebatan konyol kalian itu!" seru Heechul, dia sudah jengah dengan perdebatan antara orang-orang aneh ini. Mereka bertiga pun menghentikan perdebatan konyol iyu, saling melempar death glare, dan saling merutuk didalam hati.

"Eonne…" panggil Ryeowook, Sungmin dan Hyukjae menoleh "Mereka bertiga kenapa?" Sungmin dan Hyukjae mengendikkan bahunya –tidak tahu-

"Ya!" panggil seseorang bersuara berat dari arah belakang, sontak mereka semua berbalik kearah suara yang sudah mereka kenal itu, kecuali Sungmin, Hyukjae dan Ryeowook yang memang sedari tadi menghadap kearah itu *ngerti ga?*

"Siwon?" seru Heechul, Hankyung, Yesung, Kyuhyun, dan Donghae terkejut. Bukan Siwon yang membuat mereka terkejut, tapi seseorang (?) yang berada disamping Siwon. Seorang yeoja dengan rambut hitam panjang, serta mengenakan dress hitam selutut tengah berdiri dengan manis disamping siwon.

"Nuguya?"

Siwon tersenyum "Kenalkan dia Kim Kibum, yeojachinguku" Kibum membungkukan tubuhnya sopan "Kenalkan dirimu Bummie.." Kibum menatap Siwon dengan tatapan –bukankah-kau-sudah-mengenalkanku-tadi-

Tapi Siwon sepertinya tetap ingin Kibum memperkenalkan dirinya, akhirnya Kibum menurut. "Annyeonghaseyo, Kim Kibum imnida" Siwon tersenyum melihat Kibum menuruti ucapannya. Well, Kibum bukanlah orang yang mudah menuruti perkataan orang.

"Kenapa tiba-tiba sekali?" Heechul menatap Kibum menelisik seperti apa yang baru saja dia lakukan terhadap Hyukjae dan Sungmin. Sepertinya Heechul memiliki hobi baru, yaitu menelisik (?) kekasih sahabat-sahabatnya.

"Ya biarkan saja. Lagi pula memang hanya kalian yang bisa memiliki kekasih?"

"Kapan dan bagaimana bisa kau pacaran dengannya?" Tanya Heechul to the point

"Rahasia" tidak mungkin kan Siwon menceritakan bagaimana dia mendapatkan seorang Kim Kibum. Asal kalian tahu ya, Kibum itu adalah seorang yeoja yang sangat dingin, lebih sering menghabiskan waktu yang dimilikinya dengan membaca buku, dan berbicara secukupnya. Tentu kalian bisa bayangkan betapa susahnya perjuangan Choi Siwon mendapatkan yeoja cantik bernama Kim Kibum itu.

"Huh menyebalkan" dengus Heechul.

"Wookie-ya" panggil Yesung.

Ryeowook menoleh, senyuman mengembang dari bibir mungilnya "Saranghae" bisik Yesung.

"Nado saranghae oppa"

.

Berawal dari pertemuan yang tidak terduga, hingga akhirnya mereka semua bisa bersama seperti saat ini. Cinta yang dapat merubah segalanya. Cinta yang bisa membuat diri mereka menjadi lebih baik. Semua perjuangan untuk mempertahankah kisah cinta yang penuh cobaan.

Tapi

Kisah cinta yang rumit dan penuh misteri ini belumlah berakhir, semuanya baru diawal. Ini masih awal dari semua perjuangan cinta mereka semua. Berjuanglah, aku yakin kalian semua pasti bisa berjuang mempertahankan kisah cinta yang baru dimulai ini!

Yesung-Ryeowook, Donghae-Hyukjae, Kyuhyun-Sungmin, Hankyung-Heechul, Siwon-Kibum

Fighting!

Fin~

a/n

huwaaa… epep apaan ni?
Gmn ending'a? pst ga memuskan dh? *pundung*
Mianhae klo ending'a maksa, soal'a kan ini epep prtma author, jadi author blm brpengalaman mmbuat ending #Plakk *ngeles aja*
Hehe ^^V

tapi beneran deh, author sama sekali ga bisa ngebuat ending,, ini aja dengan seluruh tenaga yang author punya #author lebe'

Mianhae klo lama bru publish ^^V
Soalnya modem author rusak lagi TT_TT
Ini aja author publish diem-diem ditempat ahjussi author.

Dri pda bnyak bacot, ayo kita bales ripiu

Shin HyeRim : hehe, klo ga ada tbc ntar jadi panjang banget donk. Kyumin ama Haehyuknya udah jadian kan? Kibum juga sudah ada kan?

Ryeowook's : ini udah dilanjutin, dan ini udah habis. Gomawo udh suka ama epep abal ini

ryeocloud : sama, author juga ga rela yeppa kissuan ama taeyeon, Yeppa kan cuman boleh kissu wookie. *yg buat epep siapa coba, dsar author gila!*

Cloud1124 : ayo main apa? Haha XD. Mianhae klo kurang kerasa, soalnya author pngen cepet-cepet namatin ni epep, biar ga ada utang lgi. Aplgi author udh hrs bnyk blajar, bwt UN nnti. Drita jdi ank kls IX *author malah jdi curcol*

Eternal Clouds : benrkh cpt? Tpi pst yang ini lama deh. Apkh ini sudah happy ending?

Enno KimLee : iy, masa lalu yg mnyedihkn. Changmin udh ga bkal nyakiti yeppa lgi kq, kn changmin udh sma author skrang ^^V
Alhamdulillah ya *Syahrini mode on* Yewooknya baikan.

Ripiu ya, jebal.
Author sadar kok klo ini epep emang abal n ngebosenin, slalu apdet lama pula *pundung*
Tpi klo ada yg udh bca tnggalin jejak ya, tnggal pencet kolom ripiu aja kn ga susah. Aplgi ini chapter trakhir. Jgn jdi silent reader ya, pling ga utk chapter trakhir ini ajj…

Tapi author ga maksa kq, trserah aja mau ngeripiu ato ga *pdhal tdi mksa*
author cmn mnta keiklasannya aja..

Haha…

R

E

V

I

E

W

P

L

E

A

S

E