Halo, Tail-Dei-Dei-Mon datang lagi nih
Dan saya membawa cerita kedua
Di cerita kedua ini, Itachi memerankan peran yang mengejutkan!
Mau tau peran apa? Makanya, baca cerita ini ya
Tapi aku mohon pada Itachi FC, JANGAN BUNUH AKU!
Disclaimer: NARUTO©Masashi Kishimoto
Cerita BOBO ©Tail-Dei-Dei-Mon
Warning: Kaya' sebelumnya
Kentang Ajaib
Di sebuah desa, ada sebuah gubuk yang ditinggali seorang kakak beradik kembar yatim piatu. Mereka adalah Ino (kakak) dan Deidara (adik). Ino adalah perempuan yang cantik dan bunga desa di desa itu, Deidara adalah laki-laki yang gagah dan mirip dengan Ino. Jadi, orang yang belum mengenal Deidara atau yang gak bisa bedain Deidara dan Ino akan mengira Deidara itu perempuan atau Ino.
Mereka hidup dengan menanam kentang ladang yang ditinggali ortu mereka. Karena tanahnya subur, penghasilan mereka juga bagus. Mereka juga dapat menjual kentang itu.
Suatu ketika, musim dingin datang dengan cara yang sangat buruk. Udaranya sangat dingin sehingga semua penduduk enggan keluar rumah. Ino dan Deidara tak bisa bercocok tanam kentang seperti biasa. Ladang mereka tak diurus.
"Deidara, persedian makanan kita hampir habis!" keluh Ino pada ototounya. "Kita harus lebih hemat lagi, onee-san, un." Ujar Deidara. "Kau betul. Tapi kasihan, tetangga kita banyak yang kehabisan makanan." Kata Ino lagi.
Pada suatu malam, angin bertiup kencang seperti biasa. Ino dan Deidara duduk menatap meja makan. Di atas meja terhidang lima butir kentang rebus. Itu adalah kentang terakhir yang mereka miliki. Tiba-tiba terdengar ketukan pintu. Deidara bergegas membuka pintu. Di depan terlihat kakek berambut hitam menggigil kedinginan. Deidara tidak mengenal kakek itu, kakek itu pasti orang luar desa.
"Tolonglah, nak. Kakek sangat lapar dan kedinginan." Kata si kakek gemeteran. Deidara kasihan melihat kakek itu. "Masuklah, kek un!" ajak Deidara. Kakek itu masuk dengan perasan riang. "Nama kakek siapa?" tanya Ino, "Nama kakek Itachi Uchiha dari desa Uchiha." Kata sang kakek masih gemetaran.
"Maaf kakek un, kami tak punya apa-apa lagi kecuali teh hangat dan kentang rebus un" kata Deidara. "Oh tak apa. Kentang rebus aja sudah cukup untuk mengenyangkan kita." Kata kakek itu yang diduga bernama Itachi Uchiha.
Ino menaruh dua butir kentang di atas piring kakek Itachi. Ia dan Deidara masing-masing mengambil satu butir kentang. Kini hanya tersisa sebutir kentang diatas meja. Kakek itu makan dengan nikmat sekali.
"Kentang ini lezat sekali. Belum pernah aku makan kentang selezat ini." Kata kakek Itachi. Ino dan Deidara pun merasakan hal yang sama. Kentang yang mereka makan saat itu, lebih lezat dari biasanya. Seperti ada keju dan mentega di dalamnya. Ino dan Deidara menikmati kentang itu. Mereka tidak ingat lagi, besok mereka tak punya apa-apa tuk di makan.
Setelah mereka selesai makan, cuaca di luar rumah tampak lebih tenang. Tak ada lagi angin kencang. Kakek Itachi berterima kasih pada mereka, lalu pamit untuk pergi. Ino dan Deidara menatap sebutir kentang yang masih tersisa.
"Aku masih lapar, kak un. kentang ini kita bagi dua ya, un." Kata Deidara sambil memotong kentang itu. AJAIB! Setelah Kentang itu dibagi dua, yang sebelah berubah menjadi kentang utuh! Ino juga membelah kentang itu menjadi dua. Keajaiban tadi terulang kembalu. Kentang yang sebelah menjadi kentang utuh. Ino terus memotong dan yang sebelah menjadi kentang utuh sampai mereka punya banyak kentang di meja mereka.
"Oh Deidara, aku tak mengerti. Kenapa kentang kita sebanyak ini!" kata Ino heran. Deidara memakan sepotong kentang. Dia berdecak kagum. "Nee-san un, kentang ini seperti kentang yang kita makan tadi un. Ada campuran mentega dan keju un!" kata Deidara
Ino memakan satu ptong. Ia mengangguk. Tiba-tiba dia ingat kakek yang tadi datang. "Jangan-jangan kakek tadi adalah kakek sakti yang menolong kita dari kelaparan." Kata Ino. Deidara langsung lari kedepan rumah, tapi tak ada siapa-siapa. Hanya hembusan angin kencang. Lalu, kentang tadi mereka bagikan ke semua penduduk.
Ketika musim dingin berakhir, mereka mulai menanam kentang lagi. Namun kentang ajaib mereka tetab tak pernah habis di makan.
Cerita kedua tamat
Translate :
Ototou : Adik
Onee-san: Kakak (perempuan)
A/N :
Itachi : WOOOIII AUTHOR SINTING NAN EDAN! MASA' GUE JADI KAKEK-KAKEK SIIIH!
AUTHOR : Yah itu karena...
Tiba-tiba Deidara datang...
Deidara : GYAHAHAHAHAHAHAHA UN, ITACHI LO COCOK AMAT JADI KAKEK-KAKEK UN, EMANG COCOK DENGAN KERIPUTMU ITU UN!"
AUTHOR : Itu jawabannya, dah dijawab Deidara.
Itachi : Kenapa gak Tobi aja?
AUTHOR : Karena dia gak mau melepaskan topengnya. Sudah habis nih waktunya, bagi Itachi FC, peringatannya... JANGAN BUNUH AKU! Oh ya, cerita selanjutnya tokoh utamanya Naruto, jadi sampai jumpa... . Oh ya, maaf karna chapi ini lebih pendek dari yang sebelumnya. Jadi mohon...
Review
