Langsung weh cerita ketigana.

Disclaimer: NARUTO®Masashi Kishimoto

Cerita BOBO ®Tail-Dei-Dei-Mon

WARNING : Di sini, Mikoto tuh tantenya Itachi dan Sasuke.

Ketakutan Naruto

Tinggal beberapa langkah lagi Naruto sampai di rumah itu. Rumah kuntilanak, kata teman-temannya. Mau tak mau ia emang harus ke rumah itu. Kata-kata papa tadi masih terniang di telinganya.

"Kamu harus les besok!" kata papa yang kita kenal sebagai Minato. "Les semua pelajaran, terutama mamematika. Papa malu melihat rapormu." Kata Minato. "Tapi, kenapa harus di rumah monster itu-ttebayo*?" tanya naruto, "Naruto! Jangan sembarang bicara sembarangan!" kata sang mama yang kita kenal dengan Kushina. "Mbak Mikoto itu baik. Dia juga sayang anak-anak." Tambah Kushina.

"Tapi, ma! Kata teman-temanku, dia itu monster! Sukanya marahin anak-anak!" bantah Naruto. Kushina dan Minato tetap tak mau tau.

Naruto menghela nafas ketika tiba di depan pintu rumah mbak Mikoto. Diketuknya pintu di depannya. "Assalammuallaikum..."."Waallaikumsalam..." jawab suara dari dalam. "Masuk, langsung ke belakang aja!" suara Mbak Mikoto terdengar nyaring.

Perlahan Naruto masukke dalam rumah. Di lorong yang dilewatinya, tampak berjajar lemari kaca. Ada lemari yang memajang toples besar dan kecil, ada juga lemari tinggi tempat buku yang tebal-tebal. Naruto lalu melihat satu lemari lagi yang memajang berbagai peralatan aneh. Bulu kuduk Naruto merinding. Ia teringat kata teman-temanya.

"Mbak Mikoto itu monster yang suka mencungkil mata, kuku, dan jari-jari anak-anak, lalu di simpan di dalam toples..."

"Naruto ke sini!" Mbak Mikoto muncul di depan Naruto, membuat Naruto pucat. Mikoto lalu mengajak ke belakang rumah, di pojok halaman ada bangunan tanpa dinding tapi beratap. Rumah pranginan, kata Mbak Mikoto. "Kita akan belajar disini." Kata Mbak Mikoto.

Menit-menit pertama menyiksa bagi Naruto. Bagai polisi menginterogasi maling ayam, Mbak Mikoto bertanya macam-macam. Pelajaran apa yang disukainya? Pelajaran apa yang tak di sukainya? Dan masih banyak lagi. Mbak Mikoto sudah mencoba tersenyum ramah, tapi malah bikin takut Naruto.

Mbak Mikoto sepertinya tau ketakutan Naruto, karena ia berkata, "Jangan takut. Sore ini bukan cuma kamu yang akan belajar. Dua keponakan kesayangan tante akan belajar di sini.". Pantas ada tiga meja, pikir Naruto

Tak lama terjadi keributan yang mengarah kesini. Dan ada dua anak yang lari mengarah kesini. "Horeee, aku menang!" seru anak berambut hitam panjang, "Yaaaah, aku kalaaah." Keluh anak bermbut hitam dengan chiken style.

Mbak Mikoto memperkenalkan kedua anak itu. Mereka ponakan kesayangan Mbak Mikoto yang kakak beradik. Namanya Itachi dan Sasuke.

Sore itu Mbak Mikoto menerangkan pelajaran MTK, IPA, dan Indonesia kepada Naruto, Sasuke, dan Itachi. Sasuke dan Itachi tampak riang berlomba menjawab soal dari Mbak Mikoto. Menjelang magrib, Naruto pulang.

"Tadaima**!" seru Naruto, "Okaeri***, bagaimana belajarnya?" tanya Kushina. "Biasa aja." Jawab Naruto."Ma...' besok gak usah les lagi ya?" rengek Naruto. Kushina memandang Naruto lalu tersenyum. "Boleh, asal... PS, Gameboy, dan Remote Control... mama kunci di lemari." Kata mama.

"Ya,ma! Kejam!" kata Naruto sebel. "Kenapa bukan mama atau papa yang ajarin Naruto-ttebayo?" Naruto mencoba meluluhkan hati mama. "Papa kerja sampai malam. Mama mengurus adik Sakura." Kata Kushina. "Ya sudah, begini aja. Kamu coba les ama Mbak Mikoto selama sebulan. Kalau kamu tetap gak suka, nanti mama cari guru pengganti." Janji Kushina. Naruto tersenyum cerah.

Esoknya harinya...

Naruto berangkat ke rumah Mbak Mikoto dengan cemberut. Itachi dan Sasuke udah datang dari tadi. Dari cerita Itachi dan Sasuke, Naruto baru tau kalau Mbak Mikoto adalah guru biologi di sebuah SMU. Mbak Mikoto suka membuat eksperimen. Toples yang ada di almari berisi sampel yang diawettin. Peralatan aneh yang diliat Naru kemarin adalah peralatan untuk eksperimen.

Itachi dan Sasuke juga cerita bahwa dulu ada seorang siswa yang mencuri kertas soal dan jawaban tapi kepergok Mbak Mikoto dan oleh kepala sekolah, siswa itu dikeluarkan dari sekolah. Karena dendam, siswa itu menyebarkan cerita yang serem tentang Mbak Mikoto.

Cerita mereka berdua putus saat Mbak Mikoto datang sambil menenteng kantong kresek yanf ternyata berisi buah jeruk dan apel. Mbak Mikoto mengajar MTK tentang penjumlahan dan pengurangan dengan dua buah itu sebagai peraga.

Sebulan kemudian...

Naruto tampak semangat saat mau ke rumah Mbak Mikoto (Lee: AYO NARUTO, TUNJUKKAN SEMANGAT MASA MUDAMU! *Lee ditendang AUTHOR*). Saat Kushina nanya tentang janjinya, Naruto malah ngomel.

"Mama gimana sih? Emang aku pernah janji kaya' gitu? Ada-ada aja!". Mama dan papa tersenyum mendengarnya, "Ah, Naruto... Kamu kaya' pepatah Tak kenal maka tak sayang." Kata Kushina pada Minato.

Cerita ketiga selesai

Artinya:

-ttebayo : Kata latah Naruto

Tadaima : Aku pulang

Okaeri : Selamat datang

Baa-san: Nenek/tante

Talkshow

Mikoto : Naruto-kun, kemari!

Naruto : Nani Mikoto-baasan?

Mikoto : MASA' LO MANGGIL GUE KUNTILANAK SIH HAH? (Memasang kuda-kuda siap menghajar Naruto)

Naruto : WOOIII, TANYA AJA NOH MA AUTHOR GEBLEK NAN SINTING! JANGAN MUKUL GUE!

Mikoto : AUTHOR-chan kesini (dengan suara lembut)

AUTHOR : Nani?

Mikoto : MASA GUE DIPANGGIL KUNTILANAK DAN BAASAN OLEH NARUTO SIH?

AUTHOR : Suka-suka gue dong dan... SOAL BAASAN NARUTO YANG BILANG SENDIRI. BUKAN DISURUH!

Mikoto : GRRRR... NARUTO & AUTHOR... AWAS KAU YAAAA!

Naruto & AUTHOR : LARIIIIIII (dikejar oleh Mikoto)

Itachi dan Sasuke : Yak, karena AUTHOR nan sinting dan bocah Kyuubi sdang dikejar ibu kita, tolong REVIEW ya.

REVIEW