Tail- Dei-Dei-Mon balik lagi nih dengan cerita Bobo.

Kali ini tokoh utamanya gak tau.

Antara Neji dan Hinata.

Jadiiiii... Selamat membaca!

Disclaimer: NARUTO™Masashi Kishimoto

Cerita BOBO ™Tail-Dei-Dei-Mon

Warning: Neji sipatnya seperti balita pada umumnya dan Hinata dan Neji kakak adik.

INDRA KEENAM

Jam udah menunjukkan jam sepuluh malam. Tapi Neji, adik bungsunya Hinata, belum tidur juga. Hinata lalu melihat ibunya terus membujuk Neji dengan sabar. Hinata tau, mamanya letih sekali. "B-b-biar s-s-saya saja yang gendong Neji, ma." Kata Hinata sambil meraih Neji dari gendongan ibunya. "S-s-siapa t-t-tau Neji mau tidur k-k-kalo aku gendong." Ujar Hinata.

Ibu Hinata menyerahkan Neji pada Hinata. "Ya sudahlah... Ibu mau makan dulu." kata ibu Hinata kemudian menuju ruang makan. Neji baru berumur satu tahun . Hinata menggendong ke teras rumah. Angin malam yang dingin membuat Neji agak tenang. "Uh... uh..." Neji menunjuk arah timur. Ia menghentak tubuhnya, memaksa Hinata mengikuti arah hentakan tubuh Neji.

"Eeeeh, t-t-tidak b-b-boleh keluar, Ji! I-i-ini sudah malam..." bujuk Hinata. "Uuuuh... uuuh... " Neji tetap menunjuk ke arah timur sambil meranjuk. "Hinata, kok Neji belum tidur?" terdengar suara om Naruto. Tampak om Naruto mengeluarkan motornya. Rupanya hari ini om Naruto dapat giliran kerja. Om Naruto adalah adik kedua ayah Hinata, Hiashi.

"N-N-Neji r-r-rewel terus dari sore, om" lapor Hinata. "Onii-san* belum pulang ya?" tanya om Naruto. "B-b-belum om..." jawab Hinata. "Ah... Neji pasti kangen sama oto-san** ya. Jadi rewel begini..." jawab om Naruto. Ia lalu melambai sambil naik motornya. Jujur aja, Hinata sebenarnya kagum pada adik kedua ayahnya itu.

"J-J-Ji, N-N-Neji kangen sama ayah ya?" tanya Hinata sambil membelai kepala Neji. Hinata lalu masuk ke dalam rumah, tapi Neji meronta tak mau. Akhirnya, Hinata mengalah. Ia kembali ke teras. Mama Hinata datang setelah makan malam dengan cepat.

"Aduh, kok Neji masih belum tidur sih, Hinata?" tanya mama Hinata, "T-t-tidak tau ma. Neji meronta sambil menunjuk ke arah timur." Jawab Hinata. Mama lalu mengambil alih Neji. "Uuuuh... uuuhhhh... " Neji seperti mau nyampein sesuatu pada mama Hinata. Tiba-tiba dari jauh terdengar suara motor. "GAWAT! TANGGUL BAGIAN TIMUR JEBOL!" seru om Naruto panik sambil menghentikan motornya.

Tong... tong... tong! Terdengar kentongan dari pos ronda. "Mbak, bendungan bagian timur jebol. Rumah-rumah yang di sekitarnya udah teredam air. Airnya deras lagi. Cepat! Kita harus berkemas!" om Naruto memberitau mama Hinata.

"Ya Tuhan! Hinata, gendong Neji! Kita harus cepat berkemas nih!" perintah mama Hinata. Dalam sekejap gang rumah Hinata rame. Tetangga sibuk berkemas, membawa barang seadanya. Dengan segera, Hinata menggendong Neji dengan kain.

Jantung Hinata berdebar kencang karena ketakutan. Dengan sebisanya, Hinata membantu mamanya berkemas. Buku pelajaran dan seragam Hinata ditata di selembar kain sprei. Anehnya, Neji diam, sepertinya ia ngerti apa yang terjadi.

"Mbak, sini biar yang berat ama aku aja!" kata om Sasuke, adik bungsu Hiashi, juga datang membantu. Hinata dan mama Hinata jadi agak tenang. Om Sasuke memindahkan TV dan tape recorder ke atas lemari.

Dua jam kemudian...

Hinata dan keluarganya udah nyampe di tempat pengungsian di Masjid deket RW. Sebagian besar orang pengungsian tak punya apa-apa lagi selain baju yang masih melekat di tubuh. " M-m-mama u-u-untung Neji rewel" bisik Hinata pada mamanya.

"Mungkin Neji ingin bilang itu... tapi dia masih kecil, makanya gak tau apa-apa." Jawab mama Hinata sambil mengusap rambut Neji yang terbawa alam mimpi.

Munkin ini yang di maksud orang dengan indra keenam. Neji gelisah karena merasakan sesuatu. Hinata bersyukur pada Tuhan, karena keluarga Hinata dapat menyelamatkan diri beserta barang berharga. Yang paling penting, nyawa mereka selamat.

Cerita ketiga tamat

Artinya:

Onii-san : Kakak (laki-laki)

Oto-san : Ayah

Talkshow

READERS + Neji : AUTHOR... GIMANA CARANYA NEJI/AKU BISA JADI ANAK BALITA?

AUTHOR : Karena aku pinjam selimut waktu dari Doraemon. Makasih ya, Doraemon.

Doraemon : Sama-sama.

AUTHOR : Hiyaaa... cerita ketiga ini emang semua karakter Naruto satu keluarga! Dan chapi ini kembali pendek! Setelah baca tolong :

R

E E

V V

I I

E E

W