Chapter2
Title : My lovely enemy
Genre : Humor, Romance, hurt/comfort (?)
Rated : T (?).
Author: atikayunjae
Chara : YunJae! (Yunho X Jaejoong) and others.
Warning! Gaje, abal, Yaoi, Humor gagal,, DON'T LIKE DON'T READ = ="
Length : 1 of (?)
Disclaimer : Jae-umma milik Yunho-appa. yang jelas fic ini milik saya.
Summary :
BRAK!
"YAA! Brengsek! Apa yang kau la-?" bentakan namja tersebut terhenti seketika saat melihat siapa orang yang ada di belakang jaejong.
Jaejoong berbalik dan iapun terkejut dengan apa yang ia lihat..
"yun.."ucapnya terbata.
.
.
.
"YA! Apa yang kau lakukan? Beraninya kau menyentuh 'mainanku'?" marah yunho pada ketiga namja saat 'mainan' hendak di sentuh.
'ma.. mainannya? aku?' tunjuk jaejoong pada dirinya sendiri. "ma..maafkan kami ju..jung yunho, kami..kami belum menyentuhnya sama sekali" gagap salah satu namja itu.
"pergi sebelum aku membunuh mu! Dan jangan pernah mengganggunya lagi!"bentak yunho pada ketiga namja tersebut.
Tanpa aba-aba lagi ketiga namja itu lari terbirit-birit seperti sedang di kejar setan. Sedangkan Jaejoong hanya diam terpaku ditempatnya. 'apa aku tidak salah lihat? Mengapa mereka bergitu tunduk pada yunho? Apakah ia seorang yakuza?(?) dan.. mainannya? Apa maksud nya?' tanya nya pada diri sendiri.
"ya! Kim je..ja.. ah..! namamu begitu susah! Mulai sekarang aku akan menganggilmu.. hm.. bo..bo..boo~ ah.. ya.. boo~" ucap yunho pada jaejoong.
Jaejoong yang masih syok hanya dapat diam mematung.
"ya boo~ mengapa kau diam saja? Apa kau begitu terpesona akan ketampanan ku, hm?" goda yunho pada jaejoong tepat di telinganya. Tempat tersensitive jaejoong. Jaejoong memerah, mukanya terasa panas karna terpaan nafas yunho di terlinganya.
"y-ya! Jung yunho menyingkirlah! Kau sangat mengganggu!" bentak jaejoong pada yunho dengan muka memerah bak tomat di campur saos ABC (?).
"MWO? Mengganggu katamu? Apa kau tidak lihat? Aku telah menolongmu pabo-namja!" geram yunho pada jaejoong. "dan seharusnya kau mengucapkan terimakasih pada ku! Karna kau telah di tolong oleh pangeran berkuda putih seperti ku!"tambahya.
'cih.. namja beruang ini begitu sombong!'kesalnya dalam hati.
"ara..ara.. gomawo, impas bukan? Dan menyingkirlah dari situ beruang jelek!"ketus jaejoong.
Yunho sukses menganga di buatnya, karna selama ini belum ada yang mengatakan nya jelek!
'MWORAGO? Beruang jelek? YA! Kim jaejoong! Kupastikan kau akan jatuh kepelukanku! Tunggu saja' seringaian mengerikan tersungging di bibir berbentuk hati itu.
Sebelum benar-benar pergi dari hadapan jaejoong, yunho menyempatkan diri untuk mencuil pantat jaejoong (?) dan hal itu sukses membuat namja cantik itu berteriak. "JUNG YUNHOOO! MATILAH KAU!". Sontak yunho langsung berlari, untuk menghindari pukulan maut jaejoong.
#
-kelas-
Keadaan kelas 10-5 saat ini sangat tidak tenang (?) alias ribut. beberapa siswa di terlihat sedang bercanda ria. Banyak juga siswa yang sedang belajar atau sekedar baca komik dan novel. Bahkan ada juga siswa yang makan dan berciuman mesra(?) di bawah meja. Aigoo.. anak jaman sekarang. (emang author anak jaman kapan?).
Tak terkecuali dua namja cantik dan imut beserta namja jangkung yang sedang terlihat tertawa bersama. Satu diantara nya terlihat sedang memakan dengan lahap burger di tangannya. Siapa lagi kalau bukan changmin? Sang monster makanan.
PLETAK!
Suara keras itu sontak membuat suasana hiruk pikuk(?) kelas menjadi hening seketika. Ternyata soo man-seonsangnim tadi memukul penggaris besinya pada papan tulis.
lee soo man-seonsangnim adalah salah satu guru paling menyeramkan di tohoshinki senior high school. Ya..itulah gosip yang beredar di sana. Maka dari itu semua siswa menjadi takut. Dan memberhentikan semua aktifitas yang mereka lakukan tadi.
Jaejoong seketika membalikkan tempat duduknya menjadi seperti semula setelah sebelumnya, kursi namja cantik itu menghadap meja junsu yang ada di belakangnya. Terlihat pula changmin yang sibuk mengurusi makanannya yang penuh di dalam mulut lebar nya. Sedangkan junsu secepat mungkin membuka buku pura-pura membaca.
TAP..TAP…TAP..
terdengar suara hentakan sepatu lee soo man-seonsangnim menggema di seluruh kelas. " hari ini adalah hari pemeriksaan oleh para anggota kedisiplinan"mulainya.
"jadi jika kalian tidak mengikuti peraturan sekolah, para anggota kedisiplinan akan memanggil kalian untuk di beri hukuman." Ujarnya lagi.
Para yeoja di kelas itu tampak sibuk. Bagaimana tidak? Para anggota kedisiplinan sebagian besar adalah anggota osis yang terkenal tampan serta terpopuler di sekolah. Ya..ya.. siapa lagi kalau bukan ..
"KYAA! Yunho –oppa!" terdengar suara teriakan serempak yeoja centil yang ada di sana saat beberapa namja masuk kedalam kelas mereka."waah.. yoochun-oppa tampan seperti biasanya!" teriak beberapa yeoja lagi.
'yunho? Apa beruang itu adalah anggota osis?'pikirnya. Jaejoong memang bukanlah orang yang tertarik akan hal-hal tentang yunho. Ia memang benar-benar membenci namja yang satu itu. Sangat membencinya.
"cih.."desisnya. saat mata indahnya bertemu dengan mata musang yunho. Yunho menyeringai saat mengetahui jaejoong ada di kelas ini.
"seonsangnim.. bolehkan kami memulai pemeriksaan?" suara berat yunho terdengar di seluruh kelas. Membuat beberapa yeoja mimisan mendengarnya.
"ya silahkan" jawab soo man-seonsangnim sekedarnya.
"kyaa.. yunho –oppa.. priksa kami saja"teriak beberapa siswa.
Yunho hanya membalas dengan senyuman manis. Yang dapat membuat teriakan brutal dari yeoja yang ada di kelas itu.
"KYAAA! Manis nya!" teriak mereka lagi.
Jaejoong hanya berdecih sebal karna hal itu. 'apa yang mereka teriakkan dari seorang beruang jelek seperti itu?' dongkolnya dalam hati.
TAP..TAP..TAP..
Suara langkah kaki yunho terdengar begitu keras di telinga jaejoong. Entah kenapa ia memiliki firasat aneh akan hal itu. 'ya! Apa yang ia lakukan? Bukannya ia harus memeriksa kami satu per satu? Mengapa ia berjalan kemeja ku?'tanya jaejoong dalam hati.
Yunho hanya menyeringai saat melihat raut cemas jaejoong. Ia terus melangkahkan kaki nya ke meja namja cantik itu. 'dia terlihat sangat manis apabila cemas begitu' pikir yunho dalam hati.
Beberapa orang yang melihat yunho hanya bingung. Sedangkan yoochun hanyan tersenyum licik. 'sudah di mulai rupanya'ujarnya dalam hati. sementara junsu dan changmin hanya harap-harap cemas. Agar tak ada yang terjadi dengan hyungnya itu.
SRAK!
Yunho menarik tangan jaejoong, membuat namja cantik itu sangat terkejut dan beberapa buku di meja nya berjatuhan. Tak hanya jaejoong, seluruh ruangan kelas tekejut akan tindakan yunho yang tiba-tiba.
"ya! Apa yang kau la-" ucapan jaejoong terputus saat yunho menariknya keluar kelas. Yunho hanya tersenyum setan(?) saat dilihatnya jaejoong tersentak kaget sambil membelalakkan mata indahnya.
"maaf seonsangnim, aku meminjamnya sebentar.. sepertinya ia butuh pelatihan kedisiplinan dari ku"ujar yunho singkat, sebelum ia benar-benar meninggalkan ruangan kelas itu.
Desahan kecewa terdengar keras saat yunho sudah pergi meninggalkan kelas 10-5.
'hah.. tak kusangka dia benar-benar melakukan itu' ucap yoochun dalam hati.
Flashback
"yoochun-ah…" panggil yunho pada sahabatnya itu. "hm?"yoochun hanya menjawab sekenanya, sambil tetap fokus pada buku yang ia baca.
"apa..apa..apa kau pernah jatuh cinta pada pandangan pertama eoh?"tanya yunho dengan muka sedikit memerah.
"n-nde?" mata yoochun terbelalak mendengar pertanyaan yunho barusan. 'mengapa ia memerah?' tanyanya dalam hati.
"jawab saja.."desak yunho. "i-itu.. itu.. aiissh!" teriak yoochun nya frustsi. Yunho benar-benar membuat konsentrasi membacanya buyar.
"mengapa kau menanyakan hal itu pada ku?" tanya yoochun sambil menutup bukunya.
"Ya! Pabbo! Aku bertanya pada mu! Mengapa kau bertanya balik pada ku?" bentak yunho pada yoochun.
"Apa..apa kau sedang menyukai seseorang?"tanya yoochun penuh selidik dan memilih mengabaikan pertanyaan yunho barusan.
"i-itu.. aku.. aku menyukai.. hm.. menyukai ja-" ucapan nya teputus saat yoochun memukul kepala nya keras dengan buku bacaannya tadi.
PLETAK!
"ya! Jung yunho! Apa kau me..menyukai ku?" tanya namja bersuara husky itu takut-takut.
BUK!
"ya! Park yoochun! Apa otak mu sudah tidak berfungsi huh?" balasnya setelah sebelumnya memukul telak perut yoochun.
"Akh! Mianhe… ku pikir kau menyukai ku, karna wajahmu.. memerah saat melihat ku" ucapnya terbata menahan sakit.
"pabo -ya! Aku bukan melihat mu! Tapi melihat orang yang ada di belakang mu!" bisik yunho pada yoochun. "kupikir aku menyukainya.. pada pandangan pertama" ujarnya lirih dengan muka memerah.
"pfftt.. ja..jadi kau menyukai kim jaejoong eoh?" ujarnya sambil menahan tawa.
PLETAK!
"ya! Jangan berisik!" ucap yunho sembari memberikan pukulan maut nya tepat di jidat lebar yoochun. (poor yoochun =.=")
"aishh! Jangan memukul jidat keberuntungan ku!" kesalnya pada yunho.
Tapi namja bermuka kecil itu hanya tertawa melihat sahabatnya itu menderita. "hm.. yoochun-ah.. apakah mungkin aku akan mendapatkan nya? " ujar yunho saat keheningan melanda tempat itu.
"mungkin" jawab yoochun sekenanya. "ta-tapi.. dia membenciku.. kau tau itu kan?" tampak jelas raut kekecewaan di muka namja tampan itu saat mengucapkannya.
"ya, kau benar.. tapi kau hanya tinggal membuat nya jatuh cinta kepadamu.. apa sulitnya?" ujar yoochun santai. "itu! Itu dia!" teriak yunho penuh semangat.
Tapi wajah nya kembali suram. Yoochun yang melihatnya bingung sendiri. 'namja aneh. Tiba-tiba senang. Tiba-tiba muram' pikirnya dalam hati.
"yoochun-ah.. bagaimana caranya?" yunho mengatakan hal itu sambil menekuk wajahnya.
Yoochun terlihat berfikir. Beberapa saat kemudian ia tersenyum licik. "ya jung yunho.. aku punya ide.. kau tau bahwa besok hari kedisiplinan , bukan?" ucapnya sambil terus tersenyum licik.
"nde?" yunho hanya memiringkan kepalanya bingung. " kau ingin menaklukkan jaejoong bukan? Aku tau caranya!" lalu yoochun pun membisikan ide gila nya pada yunho.
Flashback end.
Dan disinilah ia sekarang. Jung yunho dan kim jaejoong. Mereka sedang berada di atap sekolah. Yunho terus menatap lekat namja cantik di depannya sambil menyeringai.
Sedangkan yang di tatap hanya bingung dan sedikit takut. "y-ya! Jung yunho.. apa yang ingin kau lakukan?"ucap jaejoong takut-takut saat yunho mulai mendekatkan wajahnya pada wajah jaejoong.
"aku.. aku ingin memakan mu.." ucapnya penuh seringaian mesum.
Tbc
Mind to review?
Fiuuh.. selesai juga nih chapter duanya..
Abal, gaje dan pasaran…
Mian agak pendek. Kebanyakan di skip biar alur ceritanya gak kemana-mana.
Seperti biasa. Saya menunggu review dari readers..
Dan akhir kataaaa..
Gomawo..
Arigatou gozaimasu minna.. :D
