ARE YOU NOT REMEMBER ME,

ANCHOVY?

Present

Main Cast : Donghae X Eunhyuk

Main Pairing : HaeHyuk.,

Slight : KyuHyuk., KyuMin

Rated : T

Genre : Romance, Friendship

Warn : Boy X Boy, Yaoi, Boys Love, Typo(s), Boring, Fast plot

Disclaim : This Cast isn't Mine. But This plot is mine!

~Don't Like Don't read~


Annyeong~!

Hye kembali..^^

Wah, ternyata ada yang tertarik dengan Fic ini.. Jeongmal gomawo untuk semua reader yang telah meriview fic ini.. ^^

Okeelah,…

Enjoy Reading~!


H2H

Keadaan masih tetap tenang setelah Donghae memperkenalkan dirinya. Mereka masih menerka-nerka bagaimana sikap dari orang di depannya ini nantinya. Dance Team memang kelas yang paling kompak namun mereka sulit untuk menerima orang baru apalagi untuk di jadikan Team. Oleh karena itulah, mereka semua masih setia memperhatikan Donghae dari atas hingga bawah. Donghae yang merasa di perhatikan secara intens hanya bisa menatap berbagai pasang mata itu dengan tatapan bingung dan mungkin polos, sedangkan Han Songsaeng yang telah tau gelagat anak didiknya itu pun hanya bisa mengehela nafasnya.

"Yak! Yak! Kenapa kalian semua diam eoh?" Ucap Han Songsaeng.

"Hyung, dia pindahan dari mana?" Tanya Heechul dengan nada ketus

"Ah iya, Donghae baru saja kembali dari Japan. Dia salah satu murid favorite di Odori Gakusei, dan ia pindah kemari atas rekomendasi dari Odori Gakusei tersebut." Jelas Han Songsaeng

"Oh, pantas terlihat sombong" ucapan pedas keluar dari mulut Yunho yang membuat Donghae menatap tajam kearah Yunho tapi tak menghilangkan senyumannya.

"Yak Yunho, jangan berbicara begitu, kalian saja yang belum mengenalnya." Ucap Han Songsaeng berusaha menengahi.

"Baiklah, aku harus segera rapat pagi ini, kalian latihan sendiri dahulu. Dan berkenalanlah dengan Donghae lebih dekat, Bagaimanapun dia akan menjadi bagian dari kita" Ucap Songsaeng sembari melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan dance itu. Heechul, Minho dan Yunho masih memperhatikan penampilan seorang Donghae dengan senyuman meremehkan dan sulit di artikan. Berbeda dengan Taemin, Junsu, dan Shindong yang hanya menatap bingung dan tidak peduli.

"Mau sampai kapan kalian diam?" Sebuah suara menginterupsi kegiatan –mari memandang Donghae- tersebut. Seorang Eunhyuk sepertinya telah menyelamatkan Donghae yang sudah tak nyaman dengan tatapan meremehkan tersebut.

"Yak, Hyuki.. Jangan membela anak baru ini.." ucap Heechul dengan nada tinggi.

"Siapa yang membela dia Hyung? Aku Cuma mau kita latihan sekarang, kompetisi hanya tinggal 2 minggu lagi.." Jelas Eunhyuk membuat Heechul hanya memandang sebal.

"Iya, Hyukkie benar, kajja kita latihan.." bela Junsu.

"Aish kau mulai ikut-ikutan Su-ie.." kesal Yunho yang hanya dibalas oleh cengiran dari Junsu dan Eunhyuk.

Mereka pun mulai menyiapkan diri mereka, mengecek music, melakukan pemanasan ringan. Donghae yang masih mematung hanya bisa memandang mereka dengan tatapan bingung. Ini sungguh berbeda saat ia di Jepang sehingga ia masih bingung untuk melakukan apa.

"Hei Hyung, kenapa diam?" Tanya Taemin dengan polosnya kepada Donghae. Donghae yang untuk pertama kalinya di anggap keberadaannya di tempat ini pun tersenyum senang kearah Taemin.

"Yak, Taeminnie.. kenapa kau disana.." kesal Minho sambil menggandeng tangan Taemin menjauhi Donghae yang masih berada di sudut ruangan. Donghae pun hanya bisa menghela nafas panjang, sepertinya hari-hari nya akan sulit

"Yak kau bocah kau hanya ingin menonton kami eoh?" Teriak Heechul yang sontak membuat Donghae terkaget. Donghae pun mulai mendekati sekelomok orang yang ada di tengah ruangan tersebut.

"Mianhae.. " ucap Donghae pelan namun tatapan matanya tajam mengarah Heechul. Jangan kira Donghae takut pada mereka, ia hanya masih menjaga sopan santunnya di hari pertamanya.

"Apa yang kau bisa?" Tanya Yunho tajam

"Tunjukan pada kami dance mu.." Perintah Heechul mutlak. Bukannya gentar, Donghae justru memberikan sebuah senyuman penuh arti.

Donghae pun berjalan menuju tape, menyalakan mematikan music yang masih mengalun, lalu beralih ke tas yang ia bawa. Kegiatannya itu menbuat orang-orang di ruangan ini mengernyit bingung. Donghae melepaskan jaketnya sehingga ia hanya mengenakan kaos ketat tanpa lengan yang menunjukan otot-otot lengannya yang terbentuk, lalu mengambil sebuah ipod dan head phone berwana sea blue dari dalam tasnya. Kemudian ia segera memakai headphone itu, dan berjalan kembali ke tengah ruangan. Inilah style seorang Donghae saat ia akan mulai dance.

"Kau ini banyak gaya sekali." gumam Yunho ketus

"Ne, kau bicara apa?" Tanya Donghae sambil melepas sebelah headphone nya seakan tidak mendengar gumaman Yunho, dan itu semakin membuat Yunho kesal.

"Sudahlah, cepat tunjukan pada kami." Perintah Heechul lagi.

Donghae pun mulai menutup matanya dan diam selama beberapa saat. Sedetik kemudian, ia mulai menggerakkan tubuhnya. Meliuk-liukkan tubuhnya dengan indah dan keren. Mulai dari Hip Hop hingga Suffle ia tunjukan dengan teknik dasar dan teknik yang sangat rumit. Dengan santai, Donghae terus menggerakkan badannya, hingga peluh pun menetes dari pucuk kepalanya. Membuat orang-orang tersebut mulai merubah raut mukanya, setidaknya mau tak mau mereka harus mengakui kemampuan Donghae, dan anak itu memang pantas untuk masuk team ini. Setelah kurang lebih 15 menit, Donghae pun mengehntikan dancenya. Ia membuka matanya dan menemukan orang-orang itu masih mengelilinginya.

"Waah, Hyung,. Kau kerenn.." ucap Taemin dengan mata berbinar membuat Donghae tersenyum puas.

"Iya., dance mu keren donghae-ya.." Junsu pun ikut member pujian untuk Donghae

"Sudah ku duga kau pasti memilikki skill khusus jika bisa masuk kemari Donghae.." ucap Shindong sambil menepuk pundak Donghae. Melihat respon dari beberapa teman barunya, Donghae mulai bisa tersenyum lepas.

"Style dance mu mirip dengan Eunhyukkie hyung.." ucap Taemin lagi. Donghae pun mengalihkan pandangannya kearah namja manis yang tengah memandangnya intens dengan tatapan yang tak dapat di artikan. Donghae memperhatikan dengan sesama wajah Eunhyuk yang masih menatapnya intens, hingga manic keduanya bertemu.

'Mata itu.. Chovy?' batin Donghae yang membuat raut mukanya berubah sedikit terkaget.

"Hyukkie.., gwenchana?" Tanya Junsu yang memang berada di sebelah Eunhyuk.

"N-ne?" Tanya Eunhyuk terbata sambil menoleh kearah Junsu.

"Kau kenapa? Apa kau sakit?" Tanya Junsu lagi sembari memegang dahi Eunhyuk

"Ah, anii.. Aku hanya sedikit lelah.." ucap Eunhyuk singkat,

"Yak Hyukkie, Istirahat saja jika lelah, kami tidak ingin kau sakit." Ucap Shindong dengan wajah khawatir.

"Boy, istirahatlah, tidak usah ikut latihan." Timpal Heechul

"Ah, anii.. Aku baik-baik saja hyung.. Tenang saja.." ucap Eunhyuk berusaha menenangkan.

Asal kalian tau, Eunhyuk adalah salah satu member yang paling disayang di dance team ini. Sikapnya yang ceria, wajahnya yang manis, jarang berbuat onar, dan skill dance nya yang hebat lah yang membuatnya menjadi salah satu member kesayangan setelah Taemin yang memang adalah maknae dance team ini.

"Baiklah, kita lanjutkan latihan ini. Dan kau…" ucap Heechul menggantung kalimatnya dan menunjuk kearah Donghae. Donghae hanya bisa menatap bingung.

"Welcome to SM High School Dance Class." Ucap Heechul sambil memberikan senyuman yang baru saja ia keluarkan pagi ini. Membuat Donghae tersenyum senang mendapatkan pengakuan seperti itu.

Mereka pun kembali melakukan pemanasan dan memulai latihan kembali. Donghae harus mulai memperhatikan gerakan-gerakan baru dan menghafalnya namun ekor matanya juga terus memperhatikan sosok namja manis yang tengah bercanda dengan Taemin dan Minho tersebut.

'Mungkinkah.. dia Chovy?' batin Donghae lagi.

H2H

Bel istirahat pun menginterupsi seluruh kegiatan di SM High School ini. Semua siswa mulai melangkahkan kaki nya keluar dari kelas masing-masing menuju kantin sekolah.

"Hyukkie hyung, kajja.." ajak Taemin sambil menarik tangan Eunhyuk

"Duluan saja Taem, nanti aku menyusul." Ucap Eunhyuk masih terduduk di lantai.

"Eumm,, yasudah.. Donghae hyung kajja.." Taemin pun mulai mengajak Donghae yang masih duduk menyender di kaca ruang latihan. Donghae hanya mengangguk seakan menyuruh Taemin untuk pergi meninggalkannya. Taemin pun menghela nafas panjang lalu melangkah pergi sendirian.

Donghae meminum air dinginnya sambil terus memperhatikan Eunhyuk yang tengah memainkan smartphone nya. Merasakan di perhatikan Eunhyuk pun menghentikan kegiatannya mengalihkan pandangan nya pada Donghae yang masih setia memperhatikannya.

"Wae?" Tanya Eunhyuk bingung. Donghae hanya terdiam dan semakin membuat Eunhyuk mengernyit bingung. Eunhyuk pun berdiri dan mendekati Donghae, hanya ingin tau ada apa dengan anak baru ini.

"Yak! Kenapa melihatku begitu?" Tanya Eunhyuk dengan nada tinggi.

"Apa tidak ada yang ingin kau katakan?" Tanya Donghae tiba-tiba.

"Eh?" Gumam Eunhyuk sambil memiringkan kepalanya bingung.

"Bukannya tadi pagi kau menabrakku? Bahkan kau justru memarahiku., kau tidak mau minta maaf?" Ucap Donghae sembari berdiri berhadapan dengan Eunhyuk

"Mwo? A-ah., itu kau juga yang salah. Kenapa keluar dari mpbil tiba-tiba?" Bantah Eunhyuk tak mau kalah, membuat Donghae tertawa meremehkan.

"Mobilku berhenti di pinggir jalan, dan tidak ada larangan untuk tidak keluar mobil kan? Kenapa jadi menyalahkanku?" ucap Donghae lagi, membuat Eunhyuk mulai menekuk mukanya.

"Yak! Aish~ Sudahlah, tidak perlu mengingatnya lagi." Ucap Eunhyuk kesal sambil melangkahkan kakinya hendak meninggalkan ruangan. Namun langkahnya terhenti saat lengannya di pegang oleh Donghae. Eunhyuk pun kembali menoleh bingung.

"Wae?" Tanya Eunhyuk kesal berusaha melepaskan genggaman tangan Donghae.

Tapi bukannya menjawab pertanyaan Eunhyuk, Donghae justru mendekatkan tubuhnya pada Eunhyuk. Mulai mendekatkan wajahnya tepat di depan wajah Eunhyuk yang mulai bersemu merah.

"W-wae?" Tanya Eunhyuk lagi dengan nada tinggi.

Lagi-lagi Donghae tidak menjawabnya. Ia hanya diam. Manic dark brownnya hanya menatap tajam ke dalam manic hitam Eunhyuk, berusaha mencari sesuatu di dalam sana. Melihat itu Eunhyuk pun terdiam mematung, tak ada pemberontakan lagi.

"Hyukkiee.."

Sebuah suara menginterupsi kegiatan Donghae yang Eunhyuk yang saling menatap. Keduanya langsung menjauhkan tubuh mereka berusaha untuk menstabilkan deguban jantung yang entah mengapa berdetak begitu keras. Eunhyuk yang merasa namanya di panggil pun menolehkan pandangan menuju asal suara yang berasal dari ambang pintu.

"Kyu…" gumam Eunhyuk pelan saat melihat orang yang tengah berdiri di ambang pintu sambil menatapnya dengan tatapan tajam dan aura hitam yang menguar.

"K-kyu i-ini.." gumam Eunhyuk lagi berusaha menjelaskan namuntak ada kata yang dapat di keluarkan dari bibir mungilnya.

"Kenapa masih disini? Kajja kita ke kantin." Ucap Kyuhyun sambil langsung menggandeng tangan Eunhyuk meninggalkan dance room ini, meninggalkan seorang donghae yang masih terdiam. Mata ekor Eunhyuk masih bisa melihat siluet Donghae yang masih terdiam di tempatnya sambil menatapnya dengan tatapan sendu.

"Mata itu.. Chovy.. Benarkah kau Chovy ku?" gumam Donghae pelan.

H2H

"Kyu…" panggil Eunhyuk yang entah sudah berapa kali saat mereka sudah tiba di kantin dan menikmati makanan mereka.

"Kyunnie.." panggil Eunhyuk lagi dengan nada manjanya, namun percuma lagi-lagi Kyuhyun mengacuhkannya.

"Aish~ Sudah ku bilang, yang tadi itu hanya anak baru, dia marah karena aku menabraknya tadi pagi.." Jelas Eunhyuk frustasi melihat Kyuhyun yang terus mengacuhkan dirinya hanya melihat kejadian saling menatap itu.

Penjelasan Eunhyuk hanya di jawab dengan gumaman pelan Kyuhyun, membuat Eunhyuk kembali menggembungkan pipinya kesal di perlakukan seperti itu oleh namjachingu nya. Namjachingu? Yap, Kyuhyun anak vocal kelas 1 yang memang telah menjadi salah satu Flower boy SM High School ini adalah namjachingu Eunhyuk.. Ah, tidak.. Hubungan mereka lebih dari namjachingu. Mereka telah bertunangan 2 bulan yang lalu. Sebenarnya mereka hanya di jodohkan oleh kedua orang tua mereka yang saling bersahabat, Awalnya mereka terus memprotes hingga keduanya tak mampu menolak perjodohan sepihak itu lagi. Dan Perasaan? Entahlah, keduanya pun belum mengetahui perasaan satu sama lain.

Walaupun begitu, Kyuhyun juga tak suka jika Eunhyuk mulai di dekati namja lain di sekolah ini. Mengingat status Eunhyuk yang menjadi uke idaman para seme, sehingga banyak seme yang berlomba-lomba mendapatkan Eunhyuk sebelum Kyuhyun memproklamasikan hubungan mereka.

"Terserah kau lah mau percaya atau tidak." Ucap eunhyuk kesal sembari berdiri ingin meninggalkan meja tersebut.

"duduk.. aku belum selesai." Perintah Kyuhyun membuat Eunhyuk mengurungkan niatnya untuk pindah meja bersama teman-temannya.

"Hyuunng.." panggil Taemin yang tiba-tiba datang lalu duduk di sebelah Eunhyuk.

"Mana Donghae Hyung, kau tidak bersama nya?" Tanya Taemin lagi sambil memberikan senyuman manisnya.

"Yak bocah! Kenapa kau disini? Pergi sana?" Belum Eunhyuk menjawab, Kyuhyun sudah mengeluarkan kata-kata pengusiran bagi Taemin membuat Taemin mengerucutkan bibirnya kesal.

"Tidak mau.. Hyung saja yang pergi..huh" Bantah Taemin lalu bersembunyi di belakang bahu Eunhyuk saat melihat Kyuhyun mulai mendeathglarenya.

"Kyu., hentikan!" Ucap Eunhyuk kesal.

"Dia belum datang? Mollayo, tadi aku kemari bersama Kyuhyun.." jelas Eunhyuk pada Taemin.

"eumm., aku takut dia tidak tau dimana kantinnya Hyung.." ucap Taemin dengan wajah cemas. Sebenarnya sejak tadi ekor mata Eunhyuk masih mencari-cari sosok Donghae. Kejadian di ruang dance tadi membuatnya merasa bingung. Ada perasaan aneh yang mendesir dalam hatinya. Melihat wajah Donghae membuatnya merasakan rindu yang sangat dalam namun ia tak tau rindu akan apa .

H2H

Hujan rintik menghiasi langit sore Seoul. Membuat banyak orang enggan untuk melangkahkan kaki nya untuk keluar rumah. Suasana jalan terlihat begitu sepi dan lenggang daripada biasanya. Langit sore yang biasanya memerah sekarang menjadi di penuhi awan hitam, tak membiarkan sang sunset yang indah terlihat. Langit terlihat begitu sedih dan seakan menangis, seperti seseorang yang tengah duduk di sebuah kursi taman yang terlihat sepi itu. Lee Donghae, ya, ia tengah menikmati setiap rintikan hujan yang membasahi tubuhnya, menikmati angin dingin yang terus menerpa wajahnya.

"Haaaahh.." Donghae menghela nafas panjang. Ia memandang kosong taman ini.

"Sebenarnya kau dimana Chovy? Aku sudah mencarimu kemana-mana.." gumam Donghae pelan hanya untuk berbicara dengan angin.

Drrtt.. ddrrtt…

Suara ponsel membuyarkan semua lamunan Donghae, dengan malas ia mengambil smartphone nya.

"Yeoboseyo" ucapDonghae

"Yak Lee Donghae dimana kau?" teriak suara di sebrang membuat Donghae harus menjauhkan ponsel dari telinganya.

"Aish, Minnie Hyung.. Tak perlu berteriak.." protes Donghae

"dimana kau?" Tanya Sungmin melembut.

"Aku di taman.. Wae?" jawab Donghae santai.

"Yak! Jangan hujan-hujanan lagi pabbo.. Aku tak mau kau kambuh lagi! Cepat Pulang! Sekarang!" bentak Sungmin

"Ish, ne.. ne.. aku pulang.." ucap Donghae langsung memutuskan sambungan telfonnya, lalu memasukan smartphone nya ke dalam saku jaket.

"Aku harap kita bisa bertemu lagi Chovy.. neomu bogoshippo…" gumam Donghae lagi, setelahnya ia benar-benar meninggalkan taman yang sepi itu.

H2H

"Aissh., anak ini seenaknya memutuskan telfonku.." Sungmin terus mengumpat smartphone yang pegang.

"Aku kan hanya mengkhawatirkannya donghae pabboya.." ucap kesal Sungmin lagi.

Sungmin bisa di katakan sebagai brother complex bagi Donghae. Donghae adalah satu-satunya namdongsaengnya, dan ia sangat menyayangi anak itu, apalagi sejak kejadian 12 tahun yang lalu membuat Sungmin semakin overprotective pada namdongsaengnya tersebut.

"Awas saat di rumah kau Hae-ya.." decak kesal Sungmin semakin menjadi setelah ia menghubungi Donghae kembali tapi Donghae sama sekali tidak menjawabnya.

BRAAAK…

Karena terlalu asyik memaki ponsel yang tak berdosa itu, Sungmin pun tidak memperhatikan jalannya, hingga ia menabrak seseorang dan berakhirlah ia jatuh terduduk saat ini.

"Aish, sial sekali aku.. Appo…" ucap Sungmin kesal sambil meringis kesakitan.

"Yak! Kau ini punya mata tidak sih? Kalau jalan itu hati-hati.." Bentak seseorang yang telah berdiri tegap di hadapan Sungmin. Walaupun kesal, namun Sungmin langsung berdiri membungkukan tubuhnya meminta maaf.

"jeosonghamnida.." ucap Sungmin sopan

"Aissh.. Untung saja PSP ku tidak jatuh, jika jatuh aku pasti akan membunuhmu." Ucap namja itu sarkastik, membuat sungmin mendelik sebal pada namja berkulit putih pucat dengan rambut brunette ikal berwarna coklat di depannya ini.

'dia mau membunuhku hanya karena PSP? Namja gila' batin Sungmin.

"Kau masih sehat kan? Kau tidak gila?" Tanya Sungmin dengan polos nya.

"Yak! Kau mengatai ku gila? Tentu saja aku sehat, Kau yang gila.." ucap Namja itu kesal.

"Cih, tapi hanya karena barang tidak berguna itu kau bisa membunuh orang, ku rasa kau yang gila.." cibir Sungmin.

"Yak noona., dengar ya.. barang ini sangat berguna bagi ku.. " ucap namja itu lagi dengan nada kesalnya, ia masih bisa menahan emosi untuk tidak memukul orang di hadapannya ini hanya karena mengira orang di hadapannya ini adalah yeoja.

"Mw-Mwo? Apa kau bilang?" Tanya Sungmin tidak percaya

"Aku? Aku bilang apa?" Tanya namja itu penuh kebingungan

"Yak! Aku ini NAMJA! Enak saja kau panggil aku noona! Tidak sopan!" Bentak Sungmin yang membuat namja itu terlonjak kaget dan terkejut.

"Eh?" gumam namja itu mulai memperhatikan Sungmin dari atas hingga bawah dengan tatapan intens

"Jinja? Kau pasti sedang bercanda noona.." ucap namja itu masih menatap intens

"Yak! Aku serius, dan berhenti memanggilku noona!" Bentak Sungmin lagi dengan puncak amarahnya.

"Aku tidak percaya.." gumam namja tersebut sambil memegang dagunya seakan berfikir.

"Aish., terserah.. Minggir!1" Bentak Sungmin lagi, namun kali ini Sungmin lagsung pergi begitu saja tak ingin melanjutkan pembicaraan tak penting itu dan meninggalkan namja itu sendiri masih menatap bayangan Sungmin.

"Terlalu imut untuk seorang namja.." gumam namja itu lagi sambil mengangguk-anggukan kepalanya.

"Yak Kyu! Apa yang kau lakukan disana? Kajja…" panggil seseorang dari dalam sebuah restoran

"Ne, Hyung.." jawab Kyuhyun sambil melangkahkan kakinya memasuki restoran tersebut.

H2H

Eunhyuk POV

Hari yang melelahkan. Itulah yang aku fikirkan saat ini. Setelah sepanjang hari berlatih menyiapkan dance competition 2 minggu lagi. Ya, aku, taemin dan yunho yang akan mewakili competition itu kali ini, dan aku harus memenangkannya. Oleh karena itu, setelah kelas selesai, kami melanjutkan latihan beberapa jam lagi.

Belum lagi nyonya besar Cho yang menyuruhku untuk mengunjunginya di rumah dan menemani ahjumma manis itu hanya untuk mendengarkan semua cerita nya. Mau menolak? Aku masih sayang nyawa, jika menolak eomma cantikku itu pasti akan mengamuk. Dan baru sekaranglah aku bisa kembali ke kamarku yang nyaman ini.

Aku langsung merebahkan tubuhku di ranjang empuk ini, memandang langit-langit kamar yang terlihat putih bersih.

Entah mengapa sosok seorang muncul di dalam fikiranku, bukan sosok Fishy yang memang selalu ku fikirkan hingga sekarang, namun sosok anggota baru dance kami itu, Lee Donghae. Entahlah, sepanjang hari ini, sosok itu sering muncul dalam fikiranku. Wajahnya, dan matanya saat menatapku dan senyuman manis itu selalu membuatku ingin melihatnya, ada perasaan rindu yang tak tau datang darimana.

"Aiisshhh.." teriakku frustasi sambil menggelengkan kepalaku.

Tanganku menjulur mengambil kalung dengan bandul H yang tersembunyi dalam kaos ku. Senyuman selalu muncul saat aku memandangi kalung ini. Wajah Fishy yang sangat ku rindukan selalu mampu membuatku melupakan segala masalah dan perasaan kacau ku.

"Fishy…." Gumamku

Tes

Tanpa ku perintah air mata pun mengalir dengan indahnya dari kedua pucuk mataku, mengingat sosoknya yang telah lama sekali. Aku mencintainya? Entahlah, bagaimana mungkin aku bisa mencintai seseorang yang bahkan tak ku ketahui nama aslinya. Aku menghela nafas panjang dan kembali memejamkan mataku sambil masih menggenggam bandul "H" itu dengan sangat erat, menghilangkan semua kesedihan dan kerinduan yang ku rasakan.

Eunhyuk POV End

H2H

Matahari bersinar sangat terang hari ini. Tak ada awan yang berniat untuk menutupi sinarnya yang menyengat. Membuat suhu menaik, dan sangat panas.

"Aishh., kenapa harus ada kerja bakti sih.." umpat Heechul kesal

"Tidak usah marah-marah Hyung, itu hanya membuatmu tambah lelah.." ucap Junsu dengan santai membuat seorang Heechul mendelik kesal.

"Aku capeekk…" keluh Taemin sambil mendudukan tubuhnya di samping Heechul.

"Aku juga Taem.." Timpal Minho yang langsung merebahkan tubuhnya di lantai lapangan basket indoor ini.

Ya, semua siswa SM High School ini harus bekerja bakti hari ini untuk menyambut inspeksi mendadak dari kepala yayasan. Dan disinilah anggota dance class. Mereka mendapat tugas untuk membersihkan lapangan basket dan lapangan voli indoor. Sebenarnya itu adalah suatu keuntungan bagi mereka karena tidak perlu berjemur di bawah sinar matahari yang menyengat.

"Hyung, bagaimana kalau nanti kita berenang? Setelah ini kita ada kelas kosong.." ajak Minho

"eumm., boleh juga.. Aku juga sudah panas.." jawab Shindong.

"Ne, aku ikut." Ucap Taemin ceria.

"Hyukkie, kau ikut kan?" Tanya Junsu pada Eunhyuk yang masih bersender di tiang ring basket.

"Boleh.." jawab Eunhyuk singkat, lumayan untuk tubuhnya yang sudah sakit semua ini mungkin air bisa membersihkan rasa lelahnya, Itulah yang di fikirkan Eunhyuk.

"Donghae Hyung kemana ya?" Tanya Taemin mencari-cari sosok Donghae yang tak terlihat sejak tadi.

"Songsaeng memanggilnya tadi.." jawab Yunho yang memang menyadari saat Kim Songsaeng memanggilnya. Dan di jawab dengan anggukan mengerti dari semua anggota.

"Kajja, kita ke kolam saja sekarang.." Ucap Heechul mulai berdiri, di ikuti anggota yang lain.

"Hyung, aku ke kelas dulu ya, nanti aku kesana sendiri.." Ucap Eunhyuk

"Ah, aku juga mau ke kelas dulu, Ayo kita ke kelas dulu Hyukkie.." Ucap Junsu yang langsung menarik tangan Eunhyuk menuju ke kelas mereka. Sedangkan yang lainnya kembali melanjutkan perjalanannya menuju kolam renang.

Eunhyuk dan Junsu pun sampai di dance room yang terlihat sepi tersebut. Mereka memasuki ruangan yang terasa dingin karena AC ruangan ini terus menyala walau tak ada orang di dalamnya.

"Haahh, aku ingin segera masuk kolam.." Ucap Junsu sambil mencari sesuatu di tasnya.

Eunhyuk pun mengambil kaos dari dalam tasnya untuk berganti saat ia selesai berenang nanti, Entah mengapa ia juga melepas kalung yang tak pernah ia lepas itu. Eunhyuk hanya ingin melepasnya saat Ia berenang nanti dan lebih baik ia menyimpannya di tas daripada nanti hilang.

"Hyukkie, kajja.." Ajak Junsu yang telah berdiri di ambang pintu.

"Ne" jawab Eunhyuk lalu melangkah meninggalkan ruangan tersebut.

Tak beberapa lama setelah Eunhyuk dan Junsu pergi, seseorang memasuki ruangan tersebut dengan wajah kesal. Dia langsung mendudukan tubuhnya bersender di kaca, menutup matanya berusaha menenangkan diri.

"Appa.. menyebalkan.." gumam namja tampan berwajah childish itu. Ya, Donghae baru saja kembali dari ruang guru untuk menemui sang Appa yang tiba-tiba datang menemuinya hanya untuk membicarakan suatu yang tak penting. Sang Appa menyuruhnya untuk izin sekolah hari ini hanya untuk menemaninya menemui rekan bisnis mereka. Sang Appa memang mempercayakan sang putra bungsu nya ini untuk melanjutkan semua bisnis yang ia miliki suatu saat nanti. Donghae tidak bisa menolak atau ia harus meninggalkan hobby dance nya ini.

Dengan kesalpun ia membuka loker di sudut ruangan ini. Ia mengambil tasnya dengan sangat kasar, membuat tas di sebelahnya terjatuh begitu saja.

"Aish.." gumam Donghae kesal.

Ia pun mulai membereskan tas salah satu temannya tersebut lalu kembali memasukkannya ke dalam loker. Donghae mulai melangkah pergi namun baru satu langkah ia terhenti. Ia melihat suatu benda mengkilat tergeletak begitu saja di lantai membuatnya mengernyit bingung.

Donghae menjongkokkan tubuhnya mengambil benda yang berbentu kalung tersebut. Donghae membelalakan matanya saat memperhatikan kalung yang ada di tangannya tersebut. Kalung berwarna gold mengkilat dengan bandul berbentuk "H".

"Ini…." Gumamnya pelan.

~TBC~


Yap.. Selesai cerita menggantung nan sinetron ini.. Hahaha XDD

Mianhae jika banyak typo bertebaran ne?

And the last…

Mind to Riview this chap?

Gomawo *Bow

RnR please~!

Special Thanks to :

Gah, Chwyn, myfishychovy, HaeHyuk Jjang, 1412, Jaylyn Rui, dhianelf4ever, Tsukishima Kirara, anchofishy, haehyuk's child, BluePrince14, yheryin, LADYFISHAE, Cosmojewel, , Beakren, Lee Jae En, Ressijewelll And all who call 'Guest'