TITLE : I'm Beside You to Protect You

CAST : Main YEKYU/KYUSUNG

YeWon/WonSung - YeChul

OTHER CAST : Other Member SJ

GENRE : Brothership/Family


Warning : Cerita ga mutu. Abal-abal. Bahasa aneh dang a baku. Typo. Tapiiii satu hal yang penting, ini ide semua keluar dari otakku sendiri… Sueeer deh…^^

Sebelumnya aku mohon maaf kalau masih ada yang bingung dengan bahasa penulisanku disini. Maklum masih butuh belajar lagi..^^ Semoga kali ini lebih baik… Yowes deh…ga banyak bacot lg…


Happy Reading!

Don't Like… Don't Read… No Bash Please…!

Previous Chapter…

.

.

"Hyung…Hyuuung..Hyung ada apa..Hyung jawab aku…"teriakku panik saat aku tak mendengar suara Yesung Hyung yang mampu menenangkanku sekarang. Sontak semua member yang berada disini melihat kearahku. Menatapku ingin tahu. Aku hanya terdiam saat aku mendengar suaraaaa..-Jongjin- berteriak memanggil Yesung Hyung.

"Kyu..ada apa..? ada apa dengan Yesung Hyung..?"Tanya Siwon yang sudah berdiri didepanku. Aku menatap kosong dengan ponsel yang masih menempel ditelingaku mencoba mendengarkan suara apapun dari seberang sana. Namun nihil. Terakhir suara yang kudengar adalah suara teriakan Jongjin.

"Hyung.."panggilku lirih.

"Kyu ada apa cepat katakan..!"teriak Siwon dan mengguncangkan bahuku. Aku hanya menggeleng. Kurasakan suasana berubah menjadi tegang. Aku tersadar dan melihat member sudah berdiri didepanku menatapku ingin tahu. Aku menatap mereka –Sungmin, Hyuk, Shindong, Siwon- Hyung kemudian aku hanya menggeleng ke mereka.

.

.


CHAPTER TWO

...

.

.

KYUHYUN POV

.

"Lalu ada apa Kyu? kenapa kau berteriak seperti itu memanggil Yesung hyung?" Tanya Hyuk hyung yang terlihat panik. Lagi-lagi aku hanya menggeleng. Tanpa memikirkan apapun aku beranjak dari tempat dudukku dan langsung masuk kamar. Aku bisa merasakan para member menatapku bingung. Dikamar aku langsung mengganti bajuku, mengambil jaketku serta tasku. Setelah semua yang kurasa sudah kusiapkan aku keluar kamar dan berlari menuju pintu Dorm.

"Hei Kyu..kau mau kemana..?!"teriak Shindong hyung melihatku berlari keluar kamar. Tak kupedulikan panggilan Shindong hyung dari ruang tengah. Aku menutup pintu Dorm dengan kasar dan terus berlari menuju lift.

.

Tiiing.

.

Tak butuh waktu lama pintu lift terbuka. Aku memasuki lift dengan tergesa-gesa. Aku tak bisa diam saja. Sesuatu pasti terjadi dengan Yesung hyung. Yang ada dipikiranku saat ini adalah bertemu dengannya. Pikiranku kacau sedangkan tanganku tak lepas dari ponselku dan terus menerus men-dial tombolno.1. Namun nihil tetap tak ada jawaban dari ponsel milik Yesung hyung.

...

"Kyu~!" teriak seseorang. Tanpa kupedulikan panggilannya, aku tetap masuk kedalam mobilku. Tapi orang itu lebih cepat dariku. Sedetik kemudian orang itu yang ternyata Siwon hyung, sudah duduk didalam mobilku.

Aku hanya diam menatapnya.

"Kau mau kemana..?"Tanya Siwon hyung padaku.

"Jepang.."ucapku singkat

Dia terlihat terkejut namun dengan yakin ia berkata "baiklah..aku ikut, kita ke Jepang sekarang.."ucapnya

Aku hanya menganggukkan kepala dan memacu mobilku menuju bandara. Aku tau apa yang dirasakan Siwon hyung. Tanpa harus aku menjelaskan padanya apa yang terjadi dengan Yesung hyung, Siwon hyung pasti mengerti ada sesuatu yang tak beres terjadi pada hyung sampai aku harus bertingkah seperti ini.

"Hyung, coba telpon Jongjin atau Leo Hyung.."ucapku

"Hah..Jongjin..? aku tak punya no Jongjin ataupun Leo"

"Pakai ponselku …"ucapku sambil menyerahkan ponselku dan tetap fokus menyetir.

Kemudian Siwon hyung mulai disibukkan dengan aktivitasnya menelpon Jongjin ataupun Leo hyung yang sama sekali tak menjawab panggilan kami. Aku semakin yakin sesuatu yang buruk terjadi disana. Setelah bersusah payah mendapatkan tiket ke Osaka secepatnya akhirnya kami mendapatkannya. Setengah Jam menunggu terasa begitu lama untuk kami mengingat kekhawatiran meliputi diri kami berdua. Tak ada satupun dari kami yang berbicara. Aku masih terus mencoba menghubungi Jongjin dan Siwon hyung mencoba menghubungi Leo Hyung.

...

.

.

"Jongjin hyung..! akhirnya kau mengangkat telponku.."teriakku yang membuat Siwon hyung langsung menghampiriku.

"apa yang terjadi..? ada apa dengan Yesung hyung..?"tanyaku langsung

"..."

"Apaaa? kalian di RS mana? 2 jam lagi aku akan sampai disana…"ucapku

"..."

"Tidak! aku akan tetap kesana. Aku sudah dibandara. Pastikan sesampai aku di Jepang kau mengangkat telpon dariku hyung"

"..."

Aku menatap Siwon hyung yang sedari tadi menatapku meminta penjelasan. Baru akan membuka mulutku panggilan untuk menuju pesawat membuatku menunda perkataanku.

"aku ceritakan didalam pesawat hyung..Kajja.."ajakku menarik tangan Siwon hyung

.

KYUHYUN POV END

...

.

.

OTHER POV

.

"Jungsoo~~~ Jungsoooo~~~! "teriak Heechul saat ia keluar dari kamarnya .

"Jungsooo~~~~~~~~~! " Heechul kembali berteriak keras saat orang yang dipanggilnya tak juga menyahut.

"Aiiish… hyung ini masih pagi kenapa teriak-teriak sih..kau mau membuat kami tuli hyung?"ucap Donghae yang baru keluar dari kamar mandi

"Mana Jungsoo..?!"Tanya Heechul tak sabaran

"Mana aku tau aku kan baru selesai mandi. Mungkin di dorm 11. Ada apa sih hyung.."Tanya Hae sambil berjalan kedapur dan mengambil botol minuman dikulkas.

"Jongwoon kecelakaan..!"teriaknya panic

Bruuuuuusssshh ….Donghae menyemburkan minuman didalam mulutnya.

"Uhuk..Uhuk..Uhuk….ma-maksudmu apa hyung..?"Tanya Donghae yang ikut panik. Dengan cepat ia mengelap mulutnya dan meletakkan botol minum yang ada ditangannya ke atas meja.

"Aku juga tidak tau bagaimana, Soo Bin (Manager) hyung baru saja menelponku dan dia sedang dibandara sekarang. Katanya Jongwoon mengalami kecelakaan mobil saat akan perjalanan kebandara kembali ke Seoul."jelas Heechul cepat

"A-apa..? bagaimana keadaan Jongwoon sekarang?!"ucap seseorang yang baru masuk kedalam dorm. Ia terlihat shock saat mendengar perkataan Heechul barusan.

"YA! Park Jungsoo! aku mencarimu daritadi, kau darimana huh..?! Soo Bin hyung menelponmu tapi kau tidak mengangkat telpon darinya"ucap Heechul dengan nada yang amat kesal.

"Maaf, aku kebawah sebentar, ada barangku yang tertinggal dimobil. Lalu sekarang bagaimana keadaan Jongwoon?"Tanya leeteuk cepat dan mendapat anggukan dari Hae.

"YA! Mana aku tau! Soo Bin hyung hanya mengatakan akan mengabari kita lagi setelah ia sampai Osaka. Aaakh~~~~! aku akan gila jika aku tidak mendapat kabar tentang Jongwoon secepatnya.. "teriak Heechul frustasi.

"Kita berkumpul di dorm bawah, Hae bangunkan Wookie.. cepat susul kami dibawah…"ucap Leeteuk setengah berlari menuju pintu yang diikuti Heechul dibelakangnya.

...

Dorm 11

.

"A-a-apaaa…? Jadi Kyu tau..? Sekarang dia dimana..?" kaget Leeteuk

Hyuk mengangguk. "Sepertinya ia pergi dengan Siwon. Sudah sejak 2 jam yang lalu kami menelpon mereka tapi ponsel mereka sibuk." jelas Hyuk

"Ke-kemana mereka.."Tanya leeteuk. Para member hanya mengangkat bahu.

"Bodoh..! Tentu saja mereka ke Osaka Jungsoo~~~"ucap Heechul membuat semua member terkejut.

"Aiiish.. bocah-bocah itu..andaikan aku juga berada disini, aku pasti juga akan ikut mereka"gerutu Heechul pada dirinya sendiri

"A-apa yang kau katakan hyung, kau yakin mereka menyusul Yesung hyung begitu?"Tanya Wookie

"Hmm…Aku pasti tidak salah..! Aaaaakh~~~~ aku terlambat!"teriak Heechul lagi.

"Lalu apa apaan ini mengapa tidak ada satupun kabar tentang Jongwoon..membuat kesal saja!" lanjutnya. Heechul hanya terus mondar mandir diruangan dan menatap ponselnya.

"Telp Kyu dan Siwon lagi"ucap leeteuk

"Setengah jam yang lalu Aku sudah menelpon mereka, tapi masih tidak aktif, hyung .."ucap Sungmin.

"co-coba lagi hyung.."ucap Hae yang sudah hampir menangis.

Sungmin menganggukkan kepalanya.

.

.

"Kyuuunnie..! akhirnya…"teriak Sungmin saat Kyu menjawab telponnya. Leeteuk langsung merebut ponsel Sungmin dan Heechul yang sedari tadi mondar mandir langsung berdiri disamping Leeteuk

"Kyu kalian dimana?" Tanya Leeteuk

"..."

"APA?! kenapa kalian bertindak sendiri seperti ini..?"ucapnya agak marah

"YA! Park Jungsoo gunakan loudspeakernya, aku juga ingin mendengarnya.."ucap Heechul.

Leeteuk pun memencet tombol loudspeaker dan semua member focus mendengarkan suara Kyuhyun diseberang sana.

"Maaf hyung kami tidak mengatakan hal ini padamu, kami sangat panik tadi.."ucap Kyu

"YA! Bocah Evil kenapa tid—"

"Sssssttttt..dengarkan Kyu dulu Chullie"ucap Leeteuk. Heechul hanya mendengus pelan.

"Lalu bagaimana Yesung hyung Kyunnie.."Tanya Wookie dengan nada khawatir

"Syukurlah hyungie tidak terluka parah tapi menurut dokter Yesung hyung harus melakukan city scan akibat benturan keras dikepalanya.. tapi selebihnya dia baik-baik saja. Hanya sedikit memar dibagian wajah serta badannya.."jelas Kyu.

"Lalu kapan hyung bisa kembali ke Seoul?"Tanya Hyuk

"Sementara ini hyungie harus berada dirumah sakit akibat gegar otak ringan yang di alami. Sekarangpun hyungie masih tertidur. Siwon hyung sedang berkonsultasi dengan dokter" jelasnya lagi

"Syukurlah... Terus beri kabar kami tentang keadaan Jongwoon, Kyu.."ucap leeteuk lagi. "oh iya, apa kalian sudah bertemu Soo Bin hyung?"

"Hmm..aku mengerti..Apa Soo Bin hyung juga kemari?"Tanya Kyu

"Iya, justru kami mendapat kabar Jongwoon kecelakaan dari Soo Bin hyung, bukannya dari kalian"

"Aku terlalu panik hyung. Ah iya, Hei.. Kim Heechul! Kau disitu kan..?"panggil Kyu

"YA! Dasar bocah evil sopanlah sedikit! Panggil aku hyung! ada apa..huh?" Tanya Heechul kesal

"Bisakah kau ketempat Omma dan Appa Yesung hyung..? Setelah Jongjin memberi kabar mereka kecelakaan Omma terus menangis dan ingin menyusul kemari. Tapi rasanya itu tak perlu. Katakan pada Omma dan Appa kami yang akan menjaga disini dan katakan juga Yesung hyung sudah baik-baik saja sekarang.."

"Hmm…Kalau saja bukan demi Jongwoon, aku tak akan menurutimu Bocah evil..!" ucap Heechul yang langsung bergegas meninggalkan dorm menuju rumah Yesung.

"Hei bocah evil terus kabari aku tentang perkembangan Jongwoon"teriak Heechul keras sebelum ia benar-benar menghilang dibalik pintu. Sontak semua member bersamaan menutup telinga mereka.

"Aiiish.." Gerutu Kyu. "Sudah dulu ya hyungdeul..aku akan mengabari perkembangan Yesung hyung disini"lanjutnya

"Baiklah Kyu, kami selalu menunggu kabar darimu.."ucap Leeteuk yang kemudian menutup telponnya.

Semua member menarik nafas dan menghembuskan nafas bersamaan.

"Syukurlah Yesung hyung baik-baik saja…lega rasanya..haaaahh.."ucap Hae yang langsung menghempaskan tubuhnya disofa. Semua memberpun mengangguk dan melanjutkan aktivitas mereka tadi kecuali Leeteuk, Wookie dan Hae yang lebih memilih tinggal di dorm 11.

...

.

.

SKIP TIME

.

Osaka, Jepang

.

"Hyungie kau sudah bangun..? bagaimana perasaanmu hyung."Tanya Kyu cepat saat melihat Yesung bangun dari pingsannya.

Yesung hanya mengerjapkan matanya perlahan kemudian meringis saat merasakan sakit dikepalanya.

"Dimana yang sakit hyung..? aku panggilkan dokter ya..?ucap Siwon yang juga sudah berada diruangan.

"Oh..Tidak perlu Wonie, hanya sedikit pusing saja"ucapnya. Siwon hanya mengangguk sambil terus memperhatikan gerak gerik Yesung.

"Wajar saja kalau pusing hyung, kau kan kena gegar otak ringan"jelas Kyu dan mendapat anggukan dari Siwon.

"Ah iya, Jongjin dan Leo dimana..? mereka baik-baik saja kan..?"ucap Yesung panik yang teringat keadaan 2 orang yang bersamanya. Ia pun berusaha bangun dari tidurnya. Kyu langsung bangkit dari duduknya dan menahan tubuh Yesung.

"Tenang hyung, mereka baik-baik saja. Hanya menderita luka kecil. Sekarang mereka sedang bersama Soo Bin hyung dikantin. Yang paling parah diantara kalian kaulah hyung, kenapa kau tidak memakai seat belt sih..? kalau kau kenapa-kenapa bagaimana hyung..?!"ucap Kyu agak kesal.

"Sudah Kyu..yang penting Yesung hyung sekarang baik-baik saja. Hmm.. Hyung lapar tidak..?"ucap Siwon.

Yesung hanya tersenyum. "Iya~~, maafkan aku. T-tapi… kenapa aku merasa ada yang aneh ya...?" bingungnya.

"apa yang aneh hyung?" Tanya Kyu. Yesung terdiam menatap Kyu dan Siwon bergantian tiba-tiba matanya membulat.

"YA! Kalian berdua kenapa bisa ada disini..?! Kalian kan harusnya di Seoul kenapa tiba-tiba berada di Jepang?"teriak Yesung yang membuat Won-Kyu menutup telinga mereka.

"Hei hei ini dimana..? atau aku sekarang sudah berada di Seoul" teriak Yesung lagi. Kemudian ia mengalihkan pandangannya kesekeliling ruangan kemudian kembali menatap Kyu dan Siwon bingung. Siwon dan Kyu hanya tertawa terbahak-bahak melihat tingkah hyung-nya itu

"haha….hyung kenapa bodohmu itu tak bisa hilang sih..?"ucap Kyu disela tawanya. Siwon pun ikut tertawa melihat wajah Yesung.

"YA..! aku bertanya kenapa kalian malah tertawa.."kesal Yesung melihat dongsaeng-nya puas menertawakannya.

"Akh.. hyung nampaknya benturan dikepalamu itu membuat kau semakin bodoh hyung..haha..bagaimana kau baru menyadarinya kami ada disini..?hahaha…"ledek Kyu

"YA..! CHO KYUHYUN..!"teriak Yesung lagi.

Siwon dan Kyuhyun hanya terus tertawa kemudian bersamaan memeluk Yesung erat"hyungiiiiiiiee~~~"

"Lepaskan aku!"teriak Yesung

"Tidak akan hyung..! Haha…"ucap Kyu tertawa

"CHO KYUHYUN…! CHOI SIWOOON LEPASKAN AKU~~~~~"

...

.

.

Keesokan harinya.

.

Gimpo Airport. Seoul.

.

"Hyung, apa masih pusing..?"Tanya Kyu saat mereka baru turun dari pesawat. Wajah Yesung terlihat masih pucat. Dipesawat ia tak banyak bicara, ia hanya terus memejamkan matanya. Kyu yang duduk disampingnya terlihat sangat khawatir.

"Sedikit Kyu.. tapi tenang saja tak apa-apa..lebih baik kita cepat pergi dari sini sebelum ada wartawan yang melihat kita.."ucap Yesung. Ia memakai masker untuk menutupi sebagian wajahnya dan jaket dengan penutup kepala untuk menutupi balutan perban dikepalanya. Untung saja kabar ia kecelakaan tak ada wartawan yang tau. Kalau sampai berita kecelakaan ini menyebar pasti sekarang dibandara, diRS, ataupun di dorm akan dipenuhi para wartawan. Beruntung Manajer hyung bisa mengatasi masalah ini dengan manajemen SM Ent.

.

Mereka mempercepat langkah mereka saat ada seorang remaja yang berteriak memanggil nama Siwon yang berjalan dibelakang Yesung dan Kyu. Dan tentu saja mereka langsung berteriak histeris saat melihat Siwon tanpa penyamaran apapun seperti Yesung dan Kyu.

"Aaaaaaaaa… Siwon Oppaa…"teriak seorang remaja putri.

Yesung dan Kyu pun langsung semakin mempercepat langkah mereka menuju mobil yang menjemput mereka sedangkan Siwon? Sial untukknya, ia langsung dikerubuti para gadis-gadis itu. Kyu menengok kebelakang melihat Siwon yang tengah berusaha keluar dari gerombolan para gadis-gadis yang tiba-tiba jumlahnya membengkak itu. Siwon menatap Kyu memohon pertolongan tapi Kyu hanya menjulurkan lidahnya dan membuat Siwon mendelik.

Setelah Kyu dan Yesung sampai di mobil mereka mencoba mengatur nafas mereka yang sedikit tersengal karena kelelahan. Setelah menunggu 15 menit akhirnya Siwon datang bersama Jongjin, Leo dan Manager hyung.

"YA! Kyu apa maksudmu tadi, kau meledekku karena serbuan fans tadi..?"kesal Siwon saat masuk mobil.

"Salahmu sendiri". Kyu hanya tertawa puas membuat Siwon semakin kesal.

"Nah Jongwoon, sekarang bagaimana..? kau mau pulang kerumah atau ke Dorm..?"Tanya Soo Bin.

"Ke dorm saja " ucap Kyu cepat

Yesung hanya tersenyum."Hmm. Iya hyung, lebih baik aku ke dorm saja.

"Tapi apa tidak lebih baik kalau kau istirahat dirumah saja.."ucap Soo Bin lagi

"Aiish.. Soo Bin hyung! biarkan Yesung hyung pulang ke dorm"ucap Kyu

"Aku tidak apa-apa hyung. Jongjin-ah kau pulang duluan katakan pada Omma aku di dorm. Nanti malam aku pulang.."ucap Yesung

"Hmm.. baiklah. Nanti malam aku akan menjemputmu di dorm hyung..."ucap Jongjin

"Aku saja yang mengantar Yesung hyung pulang nanti. Kau dirumah saja.. Bukankah tanganmu masih terkilir?"ucap Kyu cepat

"Tidak apa-apa Kyu, aku akan menjemput Jongwoonie hyung.."ucap Jongjin lagi

"Tidak perlu, aku dan Kyu yang akan mengantar Yesung hyung pulang lagipula kau juga harus istirahat.." Tambah Siwon yang mendapat delikan dari Kyu.

"Hmm..baiklah kalau begitu, aku titip Jongwoon hyung" ucap Jongjn pada akhirnya.

...

.

Mereka pun sampai didorm. Baru saja mereka membuka pintu, Yesung terkejut saat sebuah tubuh menubruknya dengan keras dan memeluknya erat.

"Hae.."panggil Yesung pada orang yang tengah memelukknya. Ia hanya tersenyum sambil mengelus punggung Donghae yang sepertinya kini tengah menangis dipelukannya.

Kyu yang melihat Donghae yang tengah memeluk Yesung langsung buru-buru melepaskan pelukan mereka. "YA! Hae hyung, Lepaskan hyungie.. dia butuh istirahat" ucap Kyu sambil terus berusaha melepaskan pelukan Donghae. Namun Donghae pun semakin mengeratkan pelukannya membuat Kyu makin kesal.

"Syukurlah kau tidak apa-apa Jongwoon, syukurlah..kami khawatir sekali.."ucap Leeteuk yang berada didepannya.

"YA! Hae hyung, sampai kapan kau memeluk Yesung hyung seperti itu..? biarkan dia istirahat didalam.."teriak Kyu.

Akhirnya Hae melepaskan pelukannya dan sudah diduga ia menangis.

"Hae, kenapa menangis..? aku kan baik-baik saja.."ucap Yesung tersenyum menatap Hae yang terlihat seperti anak kecil. Donghae hanya menggeleng.

"Sudah kita masuk dulu kedalam.."ajak Leeteuk sambil menarik tangan Yesung.

...

"Benarkah kau baik-baik saja Jongwoon..? lebih baik kau istirahat saja kau pucat sekali.."ucap Leeteuk khawatir.

"Aku baik-baik saja hyung, tidak apa-apa..sungguh.."ucap Yesung meyakinkan padahal nyatanya ia masih pusing sejak berada didalam pesawat tadi. Kyu hanya diam menatap hyung-nya itu.

"hyung, minumlah dulu.."ucap Wookie seraya menyodorkan minuman untuk Yesung

"Terima kasih Wookie.."

"Heebongie hyung mana?" Tanya Yesung saat ia tak melihat sosok Heechul

"Ah..aku lupa, dia kan masih di ru-"

.

Brak!

.

"Mana Jongwoon..! Jongwoon! Jongwoonn! Jongwoon..!" teriak Heechul saat ia baru membuka pintu dorm.

"Jongwoon..?!"panggilnya lagi. Saat matanya menemukan orang yang dicari dia langsung berlari dan memelukknya erat

"Aiish, kau hampir membuatku gila, Jongwoon..!" ucap Heechul cepat sambil melepaskan pelukannya.

"YA! kalian semua" Tunjuknya pada semua member. "Kenapa tidak ada yang memberitahuku kalau Jongwoon pulang ke dorm? Dengan bodohnya aku menunggu dirumahnya tapi hanya Jongjin yang muncul.."teriaknya. Yesung dan semua member hanya tertawa.

"Ya itulah kau hyung, saat kita semua menunggu disini kau sendiri yang lebih memilih menunggu dirumahnya,dasar aneh.."ucap Hyuk

"YA! jangan katakan aku aneh..kalian lebih aneh lagi.. Diantara mereka hanya kita berdua yang normal.. benarkan Rabid Dog..? haha.."ucap Heechul. Semua member mendelik.

Ia pun menggeser posisi Kyu yang sedari tadi duduk disamping Yesung dan langsung menghempaskan tubuhnya dan merangkul bahu Yesung.

"YA!, Heechul hyung!seenaknya saja, itu kan tempatku"kesal Kyu

"Oh, seperti ada yang berbicara..tapi kenapa orangnya tidak ada ya..?"cueknya.

"Hahahahaha…"semua member tertawa membuat Kyu semakin kesal.

"Dasar AB Couple yang aneh..lebih baik aku membantu Wookie didapur"ucap Sungmin

...

.

.

Para member SJ tengah bersiap-siap dibelakang panggung. Terlihat Yesung tengah asyik memainkan ponsel-nya dan duduk diapit oleh Kyu sibuk dengan PSP-nya dan Siwon yang sibuk dengan i-pad-nya. Sedangkan disudut lain Heechul sibuk dengan kaca ditangan-nya yang terus merapikan tatanan rambutnya dan make-up nya. Leeteuk dan Hae yang sibuk dengan dunia mimpinya. Disudut lainnya nampak Hyuk dan Shindong yang asyik dengan cemilan mereka. Sedangkan Wookie dan Sungmin terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Sebuah suara membuat mereka tersadar dari dunia mereka masing-masing saat seorang Manager hyung memanggil mereka untuk tampil.

...

.

"Bye.. hyungie…"ucap Kyu sambil melambaikan tangannya.

"Bye…kalian hati-hati ya.."balas Yesung

Yesung berjalan kedalam apartemennya. Ia terlihat sangat lelah. Sesekali ia menggoyangkan lehernya kekanan dan kekiri.

"Jongwoonie kau sudah pulang nak..? bagaimana perform-nya?" tanya Omma Yesung.

"Kenapa Omma belum tidur, ini sudah larut. Semuanya lancar.."jawab Yesung

"Aiigoo..anakku pasti lelah sekali. Sudah sana cepat tidur"

Yesung hanya mengangguk dan berjalan ke kamarnya. Ia langsung meletakkan tasnya dan mengganti bajunya.

"aakh.."rintihnya

Yesung memegangi kepalanya. Sudah beberapa hari ini dia sering merasakan sakit kepala yang hebat setelah kecelakaan yang ia alami sebulan yang lalu. Ia merebahkan tubuhnya dan mulai memejamkan matanya menahan sakit dikepalanya.

"aku tidak apa-apa…"gumamnya

OTHER POV END

...

.

.

YESUNG POV

.

Flashback : On

.

"Maaf Yesung Ssi. Ada gumpalan darah beku di Otak anda atau menurut bahasa kedokterannya yakni Intracranial hematoma . Hal yang membuat anda sering mengeluhkan sakit kepala anda.."

"Ap-apa maksudnya dok..?"

"Bukankah Anda baru saja mengalami kecelakaan dan mendapat Gegar Otak ringan saat itu…?"

"I-Iya tapi bukankah dokter mengatakan saat itu tak ada hal yang dikhawatirkan.."

"Maafkan kami Yesung Ssi, ternyata kami salah. Dalam kasus ini bisa saja terjadi dan efeknya baru diketahui setelah beberapa minggu atau beberapa bulan setelah seseorang mengalami benturan keras dikepalanya. Dan hal ini yang terjadi pada Anda. Saya sangat menyesal mengatakan hal ini.."

"Lalu bagaimana dok..?"

"Tidak ada cara lain, anda harus dioperasi. Karena jika dibiarkan hal ini akan semakin memburuk mengingat gumpalan darah itu terletak disyaraf penglihatan anda. Dan dilihat dari hasil ini, Tingkat kesulitan operasi anda cukup tinggi. Keputusan ada ditangan anda Yesung ssi.."

"Apa anda menjamin operasi ini akan berhasil..?"

"Maafkan kami, saya juga tidak bisa memprediksikan berapa persen keberhasilan itu. Tapi kami akan berusaha sekeras mungkin untuk membuat operasi ini berhasil.."

"lalu, jika operasi ini gagal..?aku akan mati begitu..?"

"saya tidak mengatakan seperti itu…saya hanya-"

"Lalu kenapa anda menyarankan operasi ini, jika anda sendiri tak yakin hal itu..?!"

"kami sebagai dokter hanya berusaha untuk menyelamatkan hidup pasien kami.. "

" Anda sendiri yang mengatakannya dokter, jika gagal berarti aku akan mati.. kalau begitu aku tak menyetujui operasi ini.!"

"tapi Yesung Ssi, anda juga harus memikirkan diri anda sendiri. Anda akan mengalami kebutaan permanen jika tak melakukan operasi ini.."

"aku lebih memilih menjadi buta daripada aku harus mati didalam kamar operasi itu.!"

"saya mengerti masalah anda, namun cobalah mengerti Yesung ssi ini bukan hanya tentang kebutaan, tapi ini tentang hidup anda selanjutnya.. rasa sakit itupun perlahan akan bisa membunuh anda.."

"apa lagi maksudmu dokter..? apa lagi..? apa kau mau mengatakan walaupun aku tak dioperasi aku tetap akan mati..?!"

"maafkan saya Yesung ssi, inilah kenyataannya.."

.

Flashback : Off

.

Kata-kata itu masih saja terngiang dibenakku. Aku akan mati. Dengan atau tanpa operasi itu aku tetap akan mati. Aku menghela nafas berat. Kini aku berada didalam mobilku. Tanpa berniat sedikitpun beranjak dari sini. Aku hanya duduk dengan tatapan kosong. Aku masih berada diparkiran RS. Aku tak bisa berpikir lagi. Pikiranku kacau saat ini. Tentu saja bagaimana tidak kacau saat kau tau kau akan mati. Oh Tuhan, apa yang harus aku lakukan. Membiarkan aku perlahan mati atau membiarkan aku mati diruang operasi terkutuk itu..? Apa tak ada pilihan lain yang bisa membuatku lebih baik..?

"AAAAAAAAKKKHHH…"teriakku frustasi. Aku memukul dashboard mobilku dengan keras.

.

Kriing..Kriing..Kriing..

.

Aku mengangkat ponselku yang sedari tadi berdering dan tak kuperdulikan. Dengan setengah marah aku mengangkatnya..

"Ada Apa..?!"ucapku ketus.

"..."

"Kyu, maafkan aku.. aku tidak apa-apa Kyu..ada apa..?"

"..."

"tidak sungguh tidak apa-apa, aku hanya sedang kesal.."

"..."

"Hmm..baiklah aku kesana sekarang.."

Aku menutup ponselku dan mengemudikan mobilku ketempat yang Kyuhyun katakan tadi. Walau pikiranku masih kacau sekarang tapi aku tak akan membiarkan member SJ mengetahui hal ini. Tidak. Aku harus menutupinya. Aku akan baik-baik saja.. pasti! akan ada cara yang membuatku tetap hidup.

...

.

.

"Hyungie…disini…"panggil Kyu.

"Hyung kenapa kau pucat, kau sakit..?"lanjut Kyu sambil terus memperthatikan wajahku

"Tidak, hanya sepertinya aku akan flu.. hal apa yang ingin kau diskusikan denganku?"

"Tidak ada hal apapun yang ingin kukatakan, aku hanya sedang bosan saja. Makanya aku menelponmu untuk menemaniku..hehe.."cengirnya

"YA!..kau mengerjaiku lagi..aku bukan pengasuhmu.."kesalku

"Haha..deritamu hyung, kenapa begitu mudah dibodohi olehku..haha"

Aku hanya mengacak rambutnya pelan. Mungkin dengan begini kesedihanku akan berkurang walau kata-kata dokter itu masih menari-nari dibenakku.

...

Aku kembali kerumah dengan langkah gontai. Aku melihat Omma dan Appaku yang tengah asyik menonton TV dan sesekali tertawa. Aku terdiam ditempatku berdiri menatap mereka.

"Omma, Appa.. apa aku akan mati..? Tolong aku Omma. Aku tak mau mati sekarang. Aku belum membahagiakan kalian sepenuhnya. Aku belum jadi anak yang membanggakan kalian..aku selalu meyusahkan kalian.." batinku. Airmataku mengalir begitu saja.

"Hyung, sedang apa disini kenapa tidak masuk?"panggil Jongjin dibelakangku

Dengan cepat aku menghapus air mataku dan tersenyum berbalik menghadapnya.."Jongjin-ah kau dari mana..?"

Jongjin mengerutkan keningnya. "kau kenapa hyung, aneh sekali..?"

"Apanya yang aneh..? aku kan bertanya padamu..?"

"Yang aneh itu kenpa kau daritadi hanya berdiri disini sambil menatap Omma dan Appa..Ada apa hyung..?"

Aku gelagapan mencari alasan.. "mmm..Ti-Tidak, hanya senang melihat Omma dan Appa berdua seperti itu.."ucapku menunjuk Omma dan Appa.

"Oooh..aku kira ada apa.."

Aku menghela nafasku. Aku tak boleh membiarkan tawa mereka memudar karena aku. Tak boleh. Walaupun aku harus mati, aku akan mati dengan terus melihat senyuman mereka.

Maafkan aku…

Omma… Appa…. Jongjin…..

YESUNG POV END

...

.

.

KYUHYUN POV

.

Aneh. Satu kata yang selalu kukatakan pada Yesung hyung. Tapi kali ini bukan aneh karena kebodohan dan kelakuannya. Akhir-akhir ini dia sangat aneh. Tidak lebih tepatnya Sebulan terakhir ini. Hyungie terlihat seperti tidak baik-baik saja. Aku sering mendapatinya melamun dan bahkan aku sendiri tak percaya melihatnya.

Dia menangis..!

Aku mendengarnya terisak dikamarnya. Aku ingin menanyakannnya tapi selalu saja jawaban yang kudapat darinya hanya sebuah senyuman. "aku baik-baik saja Kyu..?" atau "memangnya aku kenapa..?".

Ya sudah 2 minggu ini Yesung hyung kembali ke-dorm. Inipun sudah membuatku aneh. Biasanya dia lebih memilih tinggal di apartemennya sendiri bersama orang tuanya dibandingkan disini tapi kali ini ia lebih memilih dan menghabiskan waktunya di dorm. Aku benar-benar tidak mengerti. Dia tak pernah seperti ini. Dan satu lagi aku dan Heechul hyung sering sekali mendapati Yesung hyung yang tiba-tiba saja tidak focus saat mengerjakan sesuatu entah itu membaca, memainkan PSP nya atau berjalan. Ini bukan Yesung hyung yang kukenal.

.

"YA! Rabid Dog, kau yakin kau tidak apa-apa..? kau ini kenapa sih, sering sekali tersandung seperti ini.."ucap Heechul hyung saat membantu Yesung hyung yang lagi-lagi terjatuh saat kami sedang berjalan.

"Hyung, lebih baik kalian duluan saja, aku tunggu disini saja ya..aku sedikit pusing"ucap Yesung hyung

"Kau yakin tidak apa-apa hyung?" tanyaku. Ia hanya mengangguk kepalanya "Ya sudah hyung tunggu saja disini ,kami akan kembali secepatnya.."ucapku khawatir

"Kyu, kau saja yang kedalam aku akan membawa Jongwoon kembali ke mobil.."ucap Heechul hyung. Aku hanya mengangguk.

"Aku tidak apa-apa,hyung.. hanya sedikit pusing saja. Aku tunggu kalian saja disini. Kyu, tolong ambilkan schedule untukku juga ya.."ucapnya sambil duduk disalah satu kursi di gedung SM ini.

"kau yakin Jongwoon..?"Tanya heechul hyung tak yakin.

"Iya hyung. Tenang saja.."ucapnya sambil tersenyum

Aku dan Heechul hyung hanya saling menatap kemudian mengangguk dan meninggalkan Yesung hyung.

.

KYUHYUN POV END

...

.

YESUNG POV

Kepalaku terasa amat sakit. Aku menatap punggung Heechul hyung dan Kyu yang berjalan meninggalkanku. Aku pasti membuat mereka khawatir. Tentu saja sejak aku masuk kegedung SM ini aku selalu terjatuh. Saat rasa sakit itu datang tiba-tiba, pandanganku pun ikut mengabur. Apa ini artinya keadaanku memburuk…? Dan ini sudah seringkali terjadi. Aku sudah memutuskan untuk tidak melakukan operasi itu. Tak peduli Dokter Han yang memaksaku untuk memikirkannya lagi. Aku tak mau mati diruang terkutuk itu. Tidak. Aku akan terus berjuang dan bertahan sendiri sampai akhir. Aku tak akan menyerah. Ini keputusanku.

...

Hari ini kami akan perform di Busan semuanya baik-baik saja sampai akhir konser. Namun tidak saat ini. Kami tengah bercanda disebuah Restoran. Kebiasaan kami jika selesai perform kami selalu menyempatkan waktu kami untuk makan bersama. Semua member terlihat senang begitupun denganku. Aku sangat bahagia memiliki mereka. Aku tak akan menyesal bersama mereka. Walaupun aku harus berakhir disini aku bahagia karena.. mungkin disisa hariku aku masih bisa bersama para member.

"Hyung.. "panggil Kyu disampingku saat kami selesai makan dan berjalan menuju bis kami.

"Hmm.."aku menjawab tanpa menoleh padanya

"Hyung…"panggilnya lagi

"Ada apa Kyu..?"ucapku tersenyum menoleh kearahnya.

Dia hanya tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya.

"Dasar..terus saja menggodaku.."kesalku sambil merangkul pinggangnya.

.

DEG…

.

Tubuhku menegang, aku melepaskan rangkulanku pada Kyu. Pandanganku. Mataku. Kabur. Aku tak bisa melihat apapun dengan jelas. Aku mengerjapkan mataku mencoba untuk menormalkan penglihatanku namun nihil pandanganku tetap kabur.

"Hyung, ada apa..?"Tanya Kyu mengguncangkan badanku. Terdengar dari nada suaranya yang panik.

Aku tersadar. Jangan biarkan Kyu tau. "Tidak, Ayo cepat kita ke mobil.."aku berusaha untuk tetap merasakan langkahku. Tapi sangat sulit rasanya. Aku merangkul pinggang Kyu erat, bisa kurasakan Kyu menoleh kerahku dia pasti bisa melihat kejanggalan. Tapi kali ini aku sangat takut. Aku mencoba untuk tersenyum. Kemudian Kyu merangkul bahuku erat. Terima kasih Kyu setidaknya aku merasa nyaman karena kau disampingku sekarang. Aku masih mengerjapkan mataku berulang-ulang namun , aku mengerjapkan mataku lebih dalam dan…

"Aaaakh…!"teriakku.

"Hyung, ada apa..?!"Tanya Kyu panik.

"Tidak, tidak apa-apa..hehe.."ucapku bahagia karena pandanganku kembali normal. Ya, semuanya kembali normal. Kyu hanya mendengus kesal.

"Kau mengerjaiku hyung..?!"

"Sesekali aku mengerjaimu tidak masalah kan Kyu..?"ucapku padanya

"YA! hyung.. tidak lucu..!"ucapnya kesal. Aku hanya tersenyum padanya. Kami pun melanjutkan langkah kami menuju bis yang akan membawa kami ke Seoul.

...

.

.

Flashback : On

.

"Yesung Ssi, apa anda tidak bisa memikirkan lagi tentang operasi anda..?"

"Sudah kukatakan dok, jika operasi itu tetap tidak menghasilkan apapun, aku tidak mau..!"

"Tapi, bagaimana anda tau jika kita belum mencobanya..? setidaknya jika anda menjalani operasi itu, anda masih memiliki harapan dibandingkan dengan apa yang anda lakukan sekarang ini.. kondisi anda sudah semakin memburuk Yesung lagi."

"Jika anda pun belum yakin dengan benar tentang keberhasilan operasi ini..apa gunanya anda memaksa saya?"

.

Flashback : Off

.

Lagi-lagi kata-kata dokter Han kembali terngiang saat aku kembali memeriksakan keadaanku tadi. Aku rasa memang benar keadaanku semakin buruk. Rasa sakit itu yang semakin sering datang dan menyiksaku. Seperti saat ini. Keringat dingin mengucur dari keningku. Aku mencoba menahan rasa sakit. Tuhan berikan aku kekuatan.. Berikan aku kekuatan sampai perform kali ini selesai Tuhan.. Batinku. Aku memejamkan mataku mencoba mengalihkan sakit yang kurasakan.

"Hyung, kau sakit..?" ucap Kyu khawatir menepuk pelan bahuku.

"Tidak, hanya sedikit lelah Kyu…"bohongku masih tetap menutup mataku.

"Kau bohong hyung, lihat wajahmu itu.. kau sakit hyung.."ucap Kyu lagi sambil memegang keningku. Aku membuka mataku dan menepis pelan tangannya. "Sungguh, Aku tidak apa-apa Kyu.."ucapku tersenyum padanya.

Dia hanya menatapku tajam, kemudian Kyu duduk disampingku dan mengambil tas ranselku yang berada dibawah kakiku.

"Cari apa Kyu..?"tanyaku

"Kotak obat hyung. Kita perform masih 1 jam lagi, Minum obat dan tidur lah sebentar.."ucapnya tanpa menatapku sambil mencari kotak obat didalam tasku.

"Aku sudah minum obat tadi Kyu, hmm.. aku akan mencoba tidur sebentar.. bangunkan aku.."ucapku sambil menutup mataku lagi. Menahan rasa sakit.

"Kau yakin sudah minum obat hyung?"tanyanya tak yakin. Aku hanya menganggukkan kepalaku pelan. Aku bisa mendengar helaan nafas Kyu. "Baik, tidurlah hyung".ucapnya pada akhirnya.

Aku tak benar-benar tertidur saat aku mendengar suara para member yang bergantian menanyakan keadaanku. Syukurlah rasa sakit dikepalaku berkurang saat kami akan perform.

.

"Jongwoon bangunlah.."panggil Heechul hyung mengguncang bahuku pelan . Aku membuka mataku dan tersenyum padanya.

"Aiiissh.. lihatlah Rabid Dog kita ini.. benar-benar terlihat seperti baby..haha.."ucap Heechul hyung sambil mencubit pipiku pelan.

"YA!..Heebongie hyung…"aku mempout bibirku. Heechul hyung hanya tertawa.

"Ayo bersiap-siap dongsaengdul, kita naik kepanggung 5 menit lagi.."ucap Leeteuk.

"hyung, sudah baikkan..?"bisik Kyu disampingku saat kami sudah berada diatas panggung. Aku hanya tersenyum dan mengangguk padanya.

...

Kami membawakan 4 buah lagu. Tapi tiba-tiba di detik-detik akhir lagu terakhir rasa sakit itu kembali menyerangku. Pandanganku kabur. Sangat sakit. Aku menguatkan diriku untuk tetap fokus.

'Jangan. Kumohon jangan sekarang. Bertahan Kim Jongwoon.. Kau bisa..'batinku

Beruntung aku bisa menyelesaikan part terakhirku dengan baik. Dengan masih rasa sakit dan pandangan kabur aku berjalan sedikit terhuyung kebelakang panggung. Aku menggengam erat lengan seseorang disampingku saat pandanganku semakin gelap.

"Hyung! hyung kau kenapa..?". Ternyata seseorang yang disampingku ini Siwon..Ia merangkul bahuku erat. Menopang tubuhku.

"Wonie, kepalaku pusing sekali.."ucapku pelan

"Hyung..kau baik-baik saja kan? lebih baik kau istirahat dulu disini.."ucapnya khawatir membawaku kemudian mendudukkanku disebuah kursi. Aku menutup mataku rapat. Sangat sakit.

"Wonnie, kenapa Jongwoon..?"Tanya Heechul hyung panik saat melihatku.

"Entahlah, sepertinya Yesung hyung sedang sakit. Saat turun dari panggung tiba-tiba saja Yesung hyung seperti mau jatuh.."jelas Siwon

Aku hanya samar-samar mendengar pembicaraan mereka. Aku masih berusaha untuk menahan sakitku. Aku masih terus memejamkan mataku. Tak berselang lama sepertinya aku tertidur atau pingsan. Entahlah. Yang pasti, sekarang aku tak bisa mendengarkan suara apapun disekitarku.

.

YESUNG POV END

...

.

.

TBC

.

.

.


Moga FF ku ga didelete lagi..hehe.. masih adakah yang membaca..? Review Please..^^

.

.

.