TITLE : I'm Beside You To Protect You
...
.
Cast : Main KyuSung/YeKyu Slight YeWon/WonSung - YeChul
Other Cast : Other Members SJ
Genre : Brothership/Family
.
Warning : Cerita ga mutu. Abal-abal. Bahasa aneh dan ga baku. Typo. Tapiiii satu hal yang penting, ini ide semua keluar dari otakku sendiri… Sueeer deh…^^
.
Happy Reading!
Don't Like… Don't Read… No Bash Please…!
...
.
Previous Chapter…
.
.
"Hyung..! hyung kau kenapa..?". ternyata seseorang yang disampingku ini Siwon..Ia merangkul bahuku erat. Menopang tubuhku.
"Wonie, kepalaku pusing sekali.."ucapku pelan
"hyung..kau baik-baik saja kan..? lebih baik kau istirahat dulu disini.."ucapnya khawatir sambil mendudukkanku disebuah kursi. Aku menutup mataku rapat. Sangat sakit.
"Wonnie, kenapa Jongwoon..?"Tanya Heechul hyung panic saat melihatku.
"Entahlah, sepertinya Yesung hyung sedang sakit. Saat turun dari panggung tiba-tiba saja Yesung hyung seperti mau jatuh.."jelas Siwon
Aku hanya samar-samar mendengar pembicaraan mereka. Aku masih berusaha untuk menahan sakitku. Aku masih terus memejamkan mataku. Tak berselang lama sepertinya aku tertidur atau pingsan. Entahlah. Yang pasti, sekarang aku tak bisa mendengarkan suara apapun disekitarku. Gelap.
.
.
.
CHAPTER THREE
...
.
.
OTHER POV
.
"Kenapa dengan Yesung hyungie, Wonie…dia terlihat pucat sekali.."Tanya Hae saat melihat Yesung yang tengah tertidur.
"Hyungie sepertinya sakit Hae"jawab Siwon.
"Jongwoon selalu saja memaksakan keadaannya, jika sakit maka katakanlah sakit..jika seperti ini kan semakin membuat khawatir saja.."ucap Heechul sambil menatap Yesung.
Leeteuk mengiyakan ucapan Heechul. "Aku bahkan tak pernah melihatnya seperti ini, dia kan orang yang sangat sensitive, bagaimana dia bisa tertidur dalam suasana seperti ini.."ucap Leeteuk pelan yang juga menatap Yesung.
Kemudian semua member terlihat sibuk membereskan barang-barang mereka kecuali Heechul yang sedari tadi hanya duduk disamping Yesung.
"Kyu, jangan lupa bereskan barang Yesung hyung"ucap Hyuk. Kyu hanya mengangguk singkat. Raut wajahnya datar namun tersirat sebuah kekhawatiran yang amat mendalam disana.
"Dongsaengdeul~ sudah selesai semua..?"tanya Leeteuk pada member. Mereka hanya mengangguk kemudian pandangan mereka bersamaan menatap Yesung yang masih tertidur.
"Bagaimana? aku tidak tega membangunkan Yesung hyung.."ucap Siwon pelan
"Tidak usah dibangunkan, aku yang akan menggendong hyungie kemobil, kalian duluan saja.."ucap Kyu cepat.
"Tapi diluar banyak fans Kyu, bagaimana bisa kau menggendong Yesung hyung..?"ucap Wookie yang mendapat anggukan dari semua member.
"Lalu, apa kalian tega membangunkan hyungie..?"tegas Kyu. Para member hanya menggeleng.
"Tapi, apa kalian yakin Jongwoon tidak apa-apa..? kenapa dia tidak terbangun..? dia tidak pernah seperti ini. Dia bukan orang yang mudah tidur seperti ini, Jungsoo.."ucap Heechul yang masih duduk disamping Yesung.
"Aah, hyung.. kau membuatku semakin khawatir saja. Kalau begitu bangunkan Yesung hyung saja.. jadi kita tau dia baik-baik saja atau tidak.."ucap Siwon
"Hmm..mungkin lebih baik seperti itu Chullie.."tambah Leeteuk
Akhirnya Heechul pun membangunkan Yesung.
"Jongwoon-ah, bangunlah..kita pulang.."ucap Heechul mengguncang bahu Yesung pelan. Namun Yesung tidak bergeming sama sekali.
"Jongwoon-ah~"panggil Heechul lagi, ia pun memegang pipi Yesung. Namun nihil. Yesung tetap tidak bergeming, membuat wajah para member berubah menjadi kepanikan.
"Hyung..! Hyung..! bangunlah…!"ucap Kyu agak keras. Dia sekarang berjongkok didepan Yesung dan memegang tangannya. Semua member semakin panik, dan mendekat kearah Yesung bersamaan.
"Hyung~~!"teriak Kyu lagi kini ia memegang erat tangan Yesung.
"Telp manager hyung.."teriak Leeteuk panik
"nggg~~~" Yesung membuka matanya perlahan. Kemudian ia menatap bingung ke semua member yang tengah menatapnya khawatir. Kemudian ia tersenyum.
"Aah, maaf sepertinya aku ketiduran…apa kalian menungguku..?"ucap Yesung sambil menggaruk kepalanya.
"YA! Jongwoon-ah~ kau menakutiku…!"teriak Heechul
"Eh..? kenapa aku menakutimu hyung..?"tanya Yesung polos
"Kau tau berapa lama kami membangunkanmu? Ini bukan kau Jongwoon..?"ucap Heechul cepat. Semua member hanya mengangguk bersamaan.
"Benar hyung, kau yakin tidak apa-apa.. aku antar kau ke dokter sekarang yaa..kau terlihat sangat pucat hyung, kami pikir kau pingsan.."lanjut Siwon.
"Iya hyung, aku dan Wonie akan mengantarmu kedokter.."tawar Hae
Yesung hanya menggeleng dan tersenyum pada mereka. "Maafkan aku, sepertinya aku hanya benar-benar lelah. Tidak usah Wonie,Hae aku istirahat di dorm saja sudah cukup kok. Kajja~ kita pulang" ucap Yesung sambil berdiri dari duduknya.
"YA! hyung..! tidak lucu..jangan bercanda seperti ini.."teriak Kyu tiba-tiba didepan Yesung membuat Yesung mencondongkan tubuhnya kebelakang karena teriakan Kyu.
"aku tidak bercanda Kyu..memangnya aku bercanda apa…?" Tanya Yesung polos. Namun Kyu hanya menatapnya tajam kemudian ia bangkit dan berjalan keluar ruangan dan membanting pintu.
"YA! bocah evil! sangat tak punya sopan santun.."teriak Heechul
"Eh..? aku ? memangnya aku kenapa? aku salah apa..?"Tanyanya lagi sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Sudahlah hyung, tak usah dipikirkan. Bocah itu hanya khawatir berlebihan padamu hyung.."ucap Siwon yang kini merangkul bahu Yesung.
"Wajar saja Kyunnie seperti itu, hyung memang hampir membuat jantung kami copot"ucap Hyuk sambil mengelus dadanya.
"Sudah.. sudah, ayo cepat kita pulang. Kalau kau memang tidak perlu kedokter, istirahatlah di dorm, kebetulan besok kan kita tidak ada jadwal.."Ucap Leeteuk pada Yesung.
"Hmm..maafkan aku hyung"ucap Yesung singkat. Leeteuk hanya tersenyum.
...
Mereka pun akhirnya keluar dari gedung menuju mobil yang menjemput mereka dan sudah dipastikan banyak para fans yang menunggu hanya untuk melihat mereka. Sesampai didalam mobil, terlihat Kyu sudah duduk dikursi paling belakang dengan matanya focus pada PSP-nya tak memperdulikan pertanyaan-pertanyaan para hyung-nya. Yesung pun duduk disebelahnya.
"Kyu, kau marah padaku? Sungguh maafkan aku. Aku tak bermaksud begitu.."ucap Yesung menatap Kyu yang sedang asyik dengan PSP-nya.
Kyu hanya diam saja. "Kyu~~ dengarkan aku.. aku minta maaf.."ucap Yesung memelas.
Tapi Kyu masih tetap diam. Yesung hanya mempout bibirnya. Kemudian ia merebut PSP dari tangan Kyu. Kyu menatapnya kesal. "YA! hyung, kembalikan.."teriaknya
"Tidak akan, katakan dulu kalau kau memaafkanku.."ucap Yesung
"Apa yang harus dimaafkan? cepat kembalikan PSP ku?"ucap Kyu kesal sambil berusaha mengambil PSP-nya
"Kau marah padaku kan, ayolah Kyu~ jangan marah" bujuk Yesung yang sambil berusaha menghindar dari Kyu yang tengah berusaha mengambil kembali PSP-nya.
"Baiklah! kalau tidak mau kembalikan PSP-ku, aku bisa tidur.."ucapnya datar sambil menutup matanya.
"Hei! kalian mau ribut sampai kapan..?" ucap Heechul yang duduk didepan mereka.
"Hyung~~~ Kyu marah padaku~~"ucap Yesung manja menunjuk Kyu.
"Haha…Our baby Jongwoon..jangan berekspresi seperti itu membuatku ingin mencubitmu.."ucap Heechul tertawa.
Yesung hanya mempout bibirnya. Akhirnya dia mengembalikan PSP kepangkuan Kyu.
"Baiklah, kalau kau memang tidak mau memaafkanku"ucap Yesung pelan. Kemudian tanpa Yesung sadari senyuman evil mengembang dibibir Kyu.
"Hyung, aku akan memaafkanmu, tapi ada syaratnya"ucap Kyu dengan senyuman khas evil -nya. Yesung hanya menatap Kyu heran. "Hmm..kau bukan mau mengerjaiku kan Kyu?"tanya Yesung.
"Aiiish..YA! Bocah evil! Kalau kau berani mengerjai Jongwoon. Aku jamin malam ini kau tidak akan bisa tidur dengan tenang" Ucap Heechul yang mendengarkan percakapan mereka.
Kyu hanya mendengus kesal. "Siapa yang takut denganmu hyung?"ucap Kyu datar. Heechul hanya melemparkan deathglare-nya pada Kyu. Kyu pun tak mau kalah ia membalas tatapan Heechul.
.
Plaaak!
.
"YA! hyung! Kenapa kau memukulku?" protes Kyu saat Yesung memukul kepalanya. Heechul hanya tertawa puas.
"Cepat katakan apa syaratnya?!"tanya Yesung tak sabaran.
"Aku akan memaafkanmu kalau hyung menang tanding game denganku. Jika hyung kalah, hyung harus membersihkan kamarku"seringai Kyu.
Yesung hanya tersenyum "Baiklah, siapa takut.."tantangnya.
"Hei Kyu, biarkan hyungie istirahat. Jangan mengerjainya.."ucap Siwon. Heechul mengangguk menyetujui ucapan Siwon.
"Aku tidak mengerjainya kok hyung.."ucap Kyu singkat
"Wonnie..Heebongie hyung, Aku tidak apa-apa kok"ucap Yesung tersenyum.
Siwon dan Heechul hanya menggeleng kepala.
.
Mereka pun bertanding dan akhirnya Yesung yang memenangkan permainan mereka.
"Haha..Yes! aku menang Kyu~, berarti kau harus memaafkanku sekarang..okeh?"ucap Yesung senang
"Aaargh, kenapa aku bisa kalah, kau pasti curang kan hyung.."kesal Kyu
"YA! curang bagaimana.. mengaku saja kalau kau kalah kali ini..haha..Kurasa kemampuanku bermain game sudah meningkat..haha "ucapnya bangga
Kyu hanya mendengus. "Hah…baiklah! aku biarkan kali ini kau menang hyung, lagipula baru kali ini kan kau menang dariku..haha.."
"YA!" Kesal Yesung
Tanpa Yesung sadari, Kyu bukanlah kalah tapi ia memilih mengalah untuk Yesung. Jika boleh jujur, disini dialah yang harusnya meminta maaf pada Yesung, karena ia tadi membentak Yesung tanpa alasan. Kyu hanya tidak bisa mengatakan apa yang sebenarnya dia rasakan. Dia hanya ingin mengatakan ia sungguh khawatir dengan keadaan hyung-nya tapi entah mengapa yang keluar dari mulutnya hanya sebuah bentakan kepada Yesung.
...
.
Sesampai didorm.
.
"Jongwoon, istirahatlah. Besok tidak usah kemana-mana dulu. Bangunkan hyung kalau butuh apa-apa, oke?"ucap Leeteuk sebelum ia meninggalkan dorm 11.
"Ne, hyung..Gomawo.."ucap Yesung singkat.
"Selamat tidur Rabid Dog!"ucap Heechul sebelum akhirnya Leeteuk dan Heechul menghilang dibalik pintu dorm. Kemudian Yesung berjalan menuju kamarnya. Tapi langkahnya berhenti dan berbalik.
"Kyu, maukah kau tidur denganku malam ini?"Tanyanya pada Kyu yang baru akan masuk kedalam kamarnya.
"Aiishh hyung, aku tak mau menjadi sasaran Syndrome Philtrum-mu itu.."ucap Kyu
Yesung mempout bibirnya."baiklah kalau begitu"ucapnya dengan nada sedikit kecewa. Kemudian ia berbalik dan kembali berjalan lalu masuk kedalam kamarnya. Kyu hanya bingung dan menatap punggung Yesung sampai menghilang dibalik pintu kamarnya.
"hyungie, kau sebenarnya kenapa..?"bisiknya pelan sebelum ia sendiri masuk kedalam kamar-nya.
.
OTHER POV END
...
.
.
KYUHYUN POV
.
Setelah berganti pakaian tidur, aku mengambil ponselku dan berjalan keluar kamar menuju kamar Yesung hyung. Aku hanya bercanda saat aku mengatakan tidak mau tidur dengannya. Bukankah selama ini aku memang sering tidur disana dan menemani Yesung hyung. Kenapa dia percaya begitu saja dengan perkataanku. Ah, dasar hyungie payah. Tanpa mengetuk kamarnya aku langsung masuk kedalam. Ia terlihat terkejut. Akupun tak kalah terkejutnya saat melihat bekas air mata dipipnya. Lagi. Ya, untuk kesekian kalinya lagi aku melihatnya menangis. Dengan cepat ia menghapus airmatanya.
"Hyung! ada apa?!"tanyaku cepat dan langsung menghampirinya yang tengah duduk dipinggir kasurnya.
"Tidak, hanya saja sepertinya mataku kelilipan..hehe.."ucapnya tersenyum.
Aku tau Yesung hyung berbohong. Aku tak tau apa yang hyung sembunyikan tapi ia memang terlihat semakin aneh semenjak kepindahannya kembali ke dorm.
"Hyung, kumohon jangan berbohong padaku. Ceritakan padaku. Kau bisa mempercayaiku..?"tawarku menepuk bahunya pelan.
"Haha..sejak kapan seorang evil Cho Kyuhyun bisa dipercaya..Huh..?"ledeknya
"YA! hyung! walaupun aku evil, tapi setidaknya aku tak seperti Leeteuk ataupun Kang in hyung yang suka membeberkan rahasia orang.."kesalku. Ia hanya tertawa. Aku kembali menatapnya tajam. Ia terlihat canggung saat melihat tatapanku.
"YA! jangan menatapku seperti itu.. sungguh bocah evil.. "ucapnya.
"Sungguh aku tidak apa-apa Kyu. Hanya sedih saat kau mengatakan kau tadi tidak mau menginap dikamarku.."ucapnya dengan wajah pura-pura bersedih.
"Aku kemari bukan untuk menginap disini kok hyung, tadi hanya kebetulan mau kedapur saja.."ucapku meledeknya. Aku pun berpura-pura berdiri meninggalkan kamarnya. Ia hanya mendengus dan mempout bibirnya.
"Baiklah.. jangan menyesal jika besok kau tak bertemu denganku lagi.."ucapnya kesal
"YA! hyung! apa yang kau katakan..?"ucapku keras
"Tentu saja, karena aku akan pulang kerumah lagi.."ucapnya tersenyum.
Aku hanya memukul kepala besarnya. Ia meringis.
"Coba saja kalau kau pulang tanpa pamitan denganku, aku tak kan memaafkanmu hyung.."
Ia hanya mengelus kepalanya dan tersenyum.
.
Akhirnya seperti biasa kami pun mengobrol sepanjang malam. Aku sudah menyuruhnya meminum obat dan segera tidur tapi tetap saja matanya tak mau menutup. Dia terus saja mengajakku berbicara. Bukannya aku tidak suka mengobrol seperti ini, tapi ayolah, lihatlah sekarang wajahnya sudah semakin pucat. Aku hanya khawatir.
"Aiiish..hyung..tidurlah. Ini sudah jam 2.. istirahatlah.."ucapku akhirnya.
"Sebentar lagi Kyu~~, aku belum mengantuk.. ya ya ya.."Mohonnya.
"Hyung, tapi aku mengantuk, apa kau tidak lelah?"aku pura-pura menguap.
"Haah~, Baiklah~~, Selamat tiduur~~~~ Kyu~~~"ucapnya.
Akupun menutup mataku. Aku belum benar-benar tertidur saat aku mendengar suara Yesung hyung turun dari kasurnya. Aiish.. bandel sekali sih..
"Hyung, kau mau kemana..?"tanyaku saat ia hendak membuka pintu kamar.
"Oh Kyu, aku kira kau sudah tidur. Aku mau ketoilet dulu.."ucapnya tersenyum.
"Cepat kembali dan tidur.."ucapku tegas.
"Iya~~, kau pikir aku mau kemana..huh?"ucapnya sambil tertawa dan keluar kamar. Aku pun menghela nafas.
KYUHYUN POV END
.
.
YESUNG POV
.
Sial! Lagi-lagi Kyu melihatku menangis! Tapi syukurlah ia tidak bertanya apapun lagi. Dia pasti mengerti, dia tak akan memaksaku untuk bercerita jika bukan aku yang memulai. Entahlah sesungguhnya rasa sakit ini belum hilang sama sekali sejak aku pulang tadi. Obat penghilang rasa sakit itu hanya bekerja beberapa jam saja.
Dan sebenarnya mataku sudah mengantuk tapi aku tak mau tidur. Aku takut jika kau tidur aku tak akan bangun lagi. Aku takut. Sangat takut makanya aku meminta Kyu menemaniku malam ini tapi sepertinya ia juga lelah. Aku menoleh kearah Kyu yang sepertinya sudah tertidur, aku menatapnya lama. Aku sangat menyayanginya seperti adikku sendiri. Jika ia tau rahasiaku ini aku yakin dia akan sangat marah padaku karena tak menceritakan hal ini. Maafkan aku Kyu, aku harap kau mengerti. Tak terasa airmataku kembali mengalir. Segera kuhapus airmataku dan bangun dari kasurku.
"Hyung..kau mau kemana..?"Tanya Kyu tiba2 mengagetkanku saat aku akan membuka pintu
"Oh Kyu, aku kira kau sudah tidur. Aku mau ketoilet dulu.."ucapku
Cepat kembali dan tidur.."ucapnya
"Iya~~, kau pikir aku mau kemana..huh?" ucapku tertawa mendengar perkataan Kyu.
.
Beberapa menit akupun berjalan kembali kekamar. Saat aku akan membuka pintu kamarku lagi tiba-tiba saja kepalaku sangat sakit. Seperti tertimpa ribuan jarum. Aku menahannya, aku memegangi kepalaku yang sangat sakit. Tapi aku sungguh tak kuat ini sangat sakit. Akhirnya teriakan yang ingin kutahan, keluar begitu saja.
"Aaaarrrghhh…"teriakku didepan kamar. Sesaat kemudian aku jatuh berlutut sambil masih memegangi kepalaku. Aaaarrrghhh … sakkiiittt!
.
YESUNG POV END
.
.
KYUHYUN POV
Aku memainkan ponselku sambil menunggu Yesung hyung kembali kekamar sampai aku mendengar suara Yesung hyung didepan pintu"Aaaarrrghhh…"
Tapi kenapa dia berteriak.
Bruukk..
Aku bangun dari tempat tidur saat aku mendengar seperti suara orang jatuh. Dengan cepat aku membuka pintu dan sangat terkejut mendapati Yesung hyung berlutut sambil memegangi kepalanya.
"Hyung! hyung! kau kenapa hyung!."ucapku panik sambil memegangi kedua tangannya yang mencengkram kepalanya.
Ia hanya menggeleng pelan.
"Hyung! Katakan! jangan seperti ini…"teriakku
"Aaarrrghh!Sakiiit Kyu~~. Sakiiiit…!"ucapnya parau masih sambil memegangi kepalanya.
"Kita ke-RS sakit hyung.."ucapku cepat sambil membantunya berdiri.
.
Tess..Tees..tesss…
.
Aku melihat kelantai dan ada tetesan darah segar disana. Aku mendongakkan kepalaku menatap Yesung hyung yang masih memegangi kepalanya. Terlihat darah segar mengalir dari hidungnya.
"Hyung…"lirihku
Sesaat kemudian tubuhnya ambruk. Aku mencoba menahan tubuhnya agar tidak terjatuh tapi sia-sia, kakiku tiba-tiba lemas saat melihat wajahnya yang sudah pucat pasi dan darah yang tetap mengalir dari hidungnya. Aku meletakkan kepalanya diatas pangkuanku. Aku mengusap darahnya. Tiba-tiba airmataku mengalir begitu saja. Akupun tersadar dan langsung berteriak.
"Hyung~~~~~~~~~!"teriakku mengguncangkan tubuhnya keras.
"Bangun hyung! bangun..!"teriakku.
"Hyuk hyung~~~~! Sungmin hyung~~~~! Siapapun tolong aku! Tolong Yesung hyung..!"teriakku.
"Hyung~~~~~"
"Aiiiishhh….YA! CHO KYUHYUN BERISIK! Kenapa teri-, YA! Yesung hyung kenapa..?" ucap Hyuk hyung yang berdiri didepan pintu kamarnya dan mengucek matanya tapi kemudian membulat sempurna saat melihat tubuh Yesung hyung tergeletak dipangkuanku.
"Tolong, bantu aku. Bawa Yesung hyung ke RS sekarang..!"ucapku. Hyuk hyung dengan cepat mengangguk.
"A-aku ambil kunci mobil dulu.."ucapnya panik dan masuk kekamarnya.
Aku berdiri dan mengangkat tubuh Yesung hyung.
"Kyu~~ ada a-, Yesung hyung kenapa?!" teriak Sungmin hyung yang melihat aku menggendong Yesung hyung.
"Ayo Kyu, cepat..!"ucap Hyuk yang berlari kearah pintu.
"Sungmin hyung, kami ke RS dulu.. tolong bersihkan darah Yesung hyung.."ucapku menunjuk kearah lantai dengan daguku. Ia hanya terkejut dan menutup mulutnya saat melihat darah itu kemudian mengangguk.
Hyuk hyung mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi. Kami tak bicara apapun. Aku hanya fokus pada tubuh yang berada dipangkuanku sekarang ini. Aku terus mengguncangkan tubuhnya membangunkannya tapi nihil. Ia tak bergeming sama sekali. Hyung..bertahanlah hyung.. kumohon.. batinku
Sesaat kemudian kami sudah berada di RS. Aku dan Hyuk hyung tak bisa duduk dengan tenang saat menunggu Yesung hyung diperiksa.
Ponsel Hyuk hyung berdering, aku menoleh pada hyuk. "Ne.. Hyung..". jawab Hyuk
"….."
"Kami di Seoul International Hospital, hyung..masih menunggu Dr memeriksa Yesung hyung.."
"….."
"Ne..aku tau"ucap Hyuk sambil menutup ponselnya. Kemudian ia menoleh padaku seolah-olah mengerti arti tatapanku.
"Eeteuk hyung, dia akan segera kemari.."ucapnya. Aku hanya mengangguk kemudian kembali menatap pintu UGD yang masih tertutup. Aku sangat cemas. Jantungku berdetak sangat cepat. Aku sungguh takut. Kuharap tak terjadi apapun dengan Yesung hyung. Kumohon Tuhan lindungi Yesung hyung. Batinku. Aku terus meremas tanganku gelisah. Hyuk hyung hanya diam disampingku. Kami langsung berdiri begitu pintu UGD terbuka dan menampakkan dokter yang memeriksa Yesung hyung.
"Bagaimana Dok..? Yesung Hyung baik-baik saja kan..?"ucapku cepat. Tapi raut wajah sang dokter membuatku semakin cemas.
"Maafkan aku, bisakah aku berbicara dengan keluarganya..? orangtuanya..?"ucap sang dokter
"Kami keluarga Dok, kami dongsaeng-nya..katakan apa yang sebenarnya terjadi Dok.."ucap Hyuk hyung. Aku hanya mengangguk menatap sang Dokter yang masih belum juga mengatakan keadaan hyungie.
"Mari ikut keruangan saya, tapi sebelumnya saya harap salah satu dari kalian mengurus administrasi-nya agar Yesung Ssi dipindahkan keruang rawat.."ucap sang Dokter.
Aku dan Hyuk hyung saling menatap. "Hyung, tolong urus adminstrasinya, jika sudah selesai temani Yesung hyung dikamarnya.."ucapku akhirnya. Dia menghela nafas kemudian mengangguk.
Akupun mengikuti dokter masuk keruangannya.
"Katakan Dok.."ucapku penasaran.
.
KYUHYUN POV END
...
.
.
OTHER POV
.
"Maaf jika saya harus mengatakan hal ini.. Tapi keadaan Yesung Ssi memburuk.."
"Maksud Dokter buruk? Aku tak mengerti. Tolong katakan dengan jelas Dok. A-apa maksud anda..?"tanya Kyu bingung.
Sang Dokter menghela nafas. "Saya sudah berkali-berkali mengatakan pada Yesung Ssi untuk melakukan operasi tapi beliau terus bersikeras menolaknya. Apa anda bisa membantu membujuknya, agar Yesung Ssi mau dioperasi..?"tanya Sang Dokter. Kyu hanya mengerutkan keningnya bingung.
"Hmm..Sebentar. Sebentar Dok. O-operasi? Operasi apa..? Saya sungguh tidak mengerti maksud Anda..!"Tanya Kyu. Dia menatap tajam kearah sang dokter. Sang dokter pun ikut menatapnya bingung.
"Apa Yesung Ssi tidak menceritakan keadaannya pada Anda..?"sang dokter balik bertanya. Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya cepat.
Sang dokter pun kembali menghela nafas. "Yesung Ssi mengalami pembekuan darah diotaknya. Atau disebut Intracranial hematoma. Hal ini diakibatkan oleh kecelakaan yang beliau alami sebelumnya. Benturan keras dikepalanya yang mengakibatkan hal ini terjadi. Sebelumnya kami memang sudah memastikan keadaannya baik-baik saja pasca kecelakaan empat bulan yang lalu, kemudian beliau kembali datang 3 bulan yang lalu kemudian mengeluhkan sakit kepala dan pandangannya yang sering kabur tiba-tiba. Akhirnya kami kembali memeriksakan keadaannya dan kami temukan gumpalan darah tersebut diotaknya. Dan keadaan ini sangat berbahaya. Saya sudah berulang kali membujuk Yesung Ssi untuk melakukan operasi itu tapi sayangnya beliau selalu menolak"jelas sang Dokter
Kyu terlihat sangat Shock. "La-lalu berapa persen kesembuhannya jika ia dioperasi..?"Tanya Kyu cepat. Terlihat diwajahnya raut cemas.
"Itulah yang membuat Yesung Ssi menolak operasi ini,karena kami tim Dokter juga tidak bisa memastikannya. Operasi ini terbilang sangat rumit mengingat letak gumpalan darah tersebut terletak disalah satu syaraf penglihatannya.."jelas sang dokter sambil menunjukkan kepada Kyu foto city scan Yesung.
Kyu tampak sangat Shock dan wajahnya berubah menjadi sangat pucat.
"Kami pasti akan berusaha melakukan yang terbaik untuk pasien kami tentunya, setidaknya apabila Yesung Ssi mau dioperasi, dia akan memiliki kesempatan untuk terus melanjutkan hidupnya.."
"A-a-apa..maksudnya?"Tanya Kyu gagap seolah ada yang menghalangi tenggorokannya untuk mengucapkan kata-kata itu.
"Dia akan mengalami kebutaan, dan bisa saja …maaf untuk mengatakan hal ini, tapi.. bisa saja ia meninggal.."
Kyu tersentak saat sang dokter mengatakan hal itu. Seolah apa yang barusan dia dengar menusuk jantungnya.
"Me-meninggal..?"ulangnya dengan suara parau. Terlihat dari matanya yang mulai berkaca-kaca.
Sang Dokter hanya mengangguk. "Oleh karena itu saya meminta kepada keluarganya untuk membujuk Yesung Ssi melakukan operasi ini sebelum semuanya menjadi terlambat. Kita tak akan pernah tau bagaimana hasilnya jika kita belum mencoba. Dan saya pastikan kami kan berjuang keras untuk kesembuhan Yesung Ssi.."
Kyu tertunduk dengan airmata yang coba ia tahan. Ia meremas tangannya. Masih sibuk dengan pikirannya.
"Dilihat dari kondisinya sekarang, ini sudah semakin memburuk…"ucap sang dokter pelan.
"Saya mengerti apa yang Anda rasakan Kyuhyun Ssi, berdolah yang terbaik untuk Yesung Ssi.."lanjut sang dokter
"Sa-saya mengerti Dok, terima kasih saya akan berusaha membujuk Yesung hyung.."ucap Kyu pelan kemudian bangkit dari duduknya dan keluar dari ruangan.
Dengan langkah gontai dan wajah yang masih terlihat Shock, Kyu berjalan tanpa tujuan. Ia terus melangkahkan kakinya sibuk dengan pikirannya. Ia melihat pintu dengan tulisan "Tangga Darurat". Ia membuka pintu dan kembali menutup pintunya sesaat kemudian tubuhnya merosot kelantai. Airmata yang sejak tadi coba ia tahan mengalir begitu saja dengan derasnya. Ia menangis tanpa suara. Ia menenggelamkan wajahnya dikedua lututnya.
"Hyungie~"lirihnya disela isakan tangisnya.
...
.
.
"Lee Hyukjae! bagaimana keadaan Jongwoon..?"Tanya Heechul setengah berteriak didepan kamar Yesung.
"Chullie, tenanglah.."ucap Leeteuk yang berada disampingnya menepuk pundak Heechul.
"YA! bagaimana aku bisa tenang Jungsoo! Bagaimana keadaannya Hyuk..?"Heechul mengulang pertanyaannya.
"Aku juga belum tau hyung, Kyu masih mengobrol dengan Dokter Han"jawab Hyuk dengan suara parau. Ia habis menangis.
Kemudian Heechul masuk kedalam kamar Yesung diikuti Leeteuk dan Hyuk. Dia berjalan mendekati bed Yesung dan langsung menggenggam erat tangannya. "Ada apa denganmu Rabid Dog.."ucapnya pelan menatap Dongsaeng-nya. Leeteuk pun berdiri disamping Heechul.
"Sebenarnya apa yang terjadi, Minnie hanya bercerita dia melihat Jongwoon pingsan?"Tanya Leeteuk pada Hyuk. Ia mengajak Hyuk duduk disofa sedangkan Heechul lebih memilih duduk disamping bed Yesung mendengarkan penjelasan Hyuk tetapi masih dengan terus menatap sendu kearah Yesung yang masih belum sadar.
"Aku juga tidak tau hyung, aku sedang tidur tapi terbangun saat aku dengar Kyu berteriak..Saat aku membuka pintu kamar kulihat Yesung hyung sudah pingsan dipangkuan Kyu, kemudian kami langsung membawanya kemari. Ye-yesung hyung sangat pucat, di-dia pasti kesakitan.."ucap Hyuk pelan dan tertunduk saat ia mengingat keadaan Yesung. Leeteuk hanya menghela nafas dan memeluk Hyuk. Hyuk pun kembali menangis.
"Aku susul Kyu saja, O ya Chullie, tolong kabari Omma Jongwoon.."Ucap Leeteuk sambil berdiri dari duduknya.
"Tidak, aku yang akan menyusul Kyu, kau yang menghubungi Omma.."ucap Heechul cepat kemudian ia bergegas keluar dari ruangan.
.
.
"Hei Kyu, kau darimana saja. Aku mencarimu kemana-mana. Bagaimana? apa kata dokter katakan..? Hei! kau kenapa..?"Tanya heechul saat ia melihat Kyu keluar dari pintu tangga darurat. Kyu hanya diam kemudian airmatanya kembali mengalir. Dengan cepat Heechul menarik tangan Kyu mengajaknya kembali masuk kedalam.
"Katakan ada apa..?"Tanya Heechul tajam. Merasa tak ada jawaban dari Kyu Heechul mengulang pertanyaanya dengan tak sabar.
"YA! Katakan Kyu…!"teriak Heechul..
"Aku bingung menceritakannya hyung, aku takut.."lirih Kyu yang diikuti airmatanya yang kembali mengalir deras. Heechul memeluknya erat dan mengelus punggungnya.
"Ceritakan padaku.."ucapnya pelan.
Akhirnya Kyu menceritakan semuanya pada Heechul. Heechul Nampak sangat terkejut sama seperti ekspresi Kyu saat dokter mengatakan hal yang sama padanya. Lama mereka terdiam kembali sibuk dengan pikran masing masing sampai disadarkan oleh dering ponsel Heechul.
"Kyu, kita kekamar Jongwoon, Jungsoo bilang Jongwoon sudah sadar. Dan ingat jangan katakan apapun dulu pada mereka. Tentang Jongwoon biarkan kita dulu yang mengetahuinya. Aku akan menceritakan yang sebenarnya kepada semua member nanti di dorm. Dan kita sama-sama tau kalau Jongwoon tak akan suka jika kita berlebihan khawatir padanya, anggap saja kita belum tau apa-apa. Kau mengerti..?"
"Ta-tapi"
"Sudah, kali ini dengarkan perkataanku"
Kyu akhirnya hanya mengangguk dan menghapus air matanya.
"Ayo.."ajak Heechul menepuk bahu Kyu.
.
.
"Kau yakin tidak apa-apa Jongwoon..? Lalu bagaimana perasaanmu sekarang..?"Tanya Leeteuk.
"Aku baik-baik saja hyung, jangan khawatir berlebihan. Aku hanya kelelahan. Maaf telah merepotkan kalian"ucap Yesung tersenyum lemah.
"Hei, kau ini. Selalu saja memaksakan diri. Jika sedang sakit katakan padaku. Syukurlah jika kau merasa baik-baik saja sekarang. Dan apanya yang merepotkan? Tak ada kata repot didalam sebuah keluarga bukan..?"ucap Leeteuk lagi. Dia tersenyum tulus sambil mengelus pelan rambut Yesung
"Hyung… kau benar-benar berhasil membuatku takut. Eh, tapi kenapa Kyu dan Heechul hyung belum kembali ya?"ucap Hyuk
"Mereka kemana..?"Tanya Yesung
"Kyu sedang bicara dengan dokter, Heechul hyung tadi menyusul.."ucap Hyuk
"A-apa Kyu ada di ruangan dokter..? Aku harus menyusul mereka?" ucap Yesung cepat sambil berusaha bangun dari tempat tidur..
"YA! Kim Jongwoon! apa yang kau lakukan? Sebentar lagi mereka juga pasti kembali. Kau tenang saja. Cukup diam dan istirahat. Dengarkan hyung sekali ini saja"ucap Leeteuk tegas sambil menahan tubuh Yesung yang hendak turun dari kasur. Hyuk hanya mengangguk sambil memegangi tangan Yesung.
"Tidak bisa hyung, aku harus menyusul mereka.."ucap Yesung lagi sambil bangun dari tempat tidurnya
"Hyung, kau ini aneh sekali.."ucap Hyuk.
"Tid-"
Pintu kamar terbuka, mereka menoleh dan menemukan Kyu dan Heechul disana.
"Hei.. hei..Rabid Dog kau mau kemana..Huh?"Tanya Heechul dan langsung menghampiri Yesung.
"Hyung. Kyu. A-apa yang Dr. katakan..?"Tanya Yesung.
"Tidak ada, dia bilang kau kelelahan.. hanya butuh lebih banyak waktu istirahat. Iya kan Kyu.."ucap Heechul santai.
"Ne..hyung.."ucap Kyu singkat dan menundukkan kepalanya. Yesung menatap Kyu yang berdiri jauh dari dirinya dengan tatapan penuh pertanyaan. Heechul menatap Yesung yang tengah menatap kearah Kyu yang tertunduk.
"Rabid Dog.. kau mau makan apa..? aku akan belikan untukmu..bagaimana? Jarang-jarang kan aku mau membelikan untukmu.."ucap Heechul yang berusaha mengalihkan perhatian Yesung.
"Tidak usah hyung, aku tidak lapar. Aku boleh pulang sekarang kan..?"ucapnya sambil melirik Kyu yang tetap diam.
"Hei! Kau ini. Baru sadar sudah memikirkan mau pulang saja. Tidak boleh. Istirahatlah dulu disini, Dokter pun juga belum mengijinkanmu pulang.."ucap Heechul tegas
"Tapi hyung.."
"Tidak ada tapi-tapian Kim Jongwoon, Chullie benar.. Istirahatlah.."tambah Leeteuk
"Iya hyung~~ Istirahatlah, aku akan terus dsini menjagamu"ucap Hyuk yang entah sejak kapan sudah menghempaskan tubuhnya disofa dan menguap.
Yesung hanya mengangguk dan diam. Sesekali matanya melirik kearah Kyu yang masih membisu.
"Jungsoo, ayo kita cari makan dulu. Aku lapar. Hei bocah evil, jaga Jongwoon sebentar.."ucap Heechul dan berbalik menghadap Kyu yang masih tetap berdiri ditempatnya dan menepuk pundak Kyu pelan. Kemudian matanya beralih kesofa kemudian menggelengkan kepalanya.."YA! Dasar monyet dimana saja bisa tidur dengan nyenyak"ucap Heechul saat melihat Hyuk yang sudah tertidur damai disofa.
Heechul dan Leeteuk pun keluar dari kamar meninggalkan Yesung dan Kyu. Yesung terus menatap Kyu yang masih belum bergerak dari tempatnya berdiri dan terlihat sedang memikirkan sesuatu.
"Kyu…"panggil Yesung pelan.
Kyu masih diam. "Kyu.."panggil Yesung lagi
"Oh.. hyung..a-ada apa? kau butuh sesuatu? Ka-katakan. Akan aku ambilkan.."ucap Kyu cepat saat tersadar dari pikirannya.
"Kyu, apa kau tau..?"Tanya Yesung pelan.
"T-tau apa hyung..?"ucap Kyu tersenyum canggung.
"Jangan berbohong, kau pasti tau. Dokter sudah mengatakannya padamu bukan?"tanya Yesung. Ia pun tersenyum. Namun terlihat senyuman itu adalah senyuman penuh kepedihan.
Kyu menatap Yesung lama, kemudian ia mulai berjalan pelan mendekati Yesung.
.
Sreeettt
.
Kyu langsung memeluk erat Yesung. Menumpahkan segalanya dan menangis dipelukan Yesung. Hyung yang paling disayanginya.
"Hyung~ Kumohon. Kumohon operasilah. A-aku sungguh tak mau kehilanganmu hyung."isaknya.
Yesung hanya tersenyum miris dan mengelus punggung Kyu.
"Tidak ada yang bisa dilakukan Kyu, dioperasi ataupun tidak aku tetap akan mati bukan?"ucapnya pelan.
Kyu tersentak dan melepaskan pelukannya. Matanya yang merah menatap tajam kearah Yesung.
"Hyung! apa yang kau katakan..?"ucap Kyu tajam
"Ya, waktuku kini tak banyak Kyu. Aku akan mati. Dan aku tak mau mati diruang operasi terkutuk itu.."ucapnya pelan dan tertunduk menyembunyikan airmatanya.
"Hyung! apa kau Tuhan..?! Bagaimana kau tau kau akan mati diruang operasi itu Hah..?!"marah Kyu.
Yesung hanya tersenyum menatap Kyu.
"Hyung, bagaimana kau tau kalau kita belum mencoba. Kumohon hyung.. Kumohon jangan menyerah seperti ini. Mana Yesung hyung yang kukenal yang pantang menyerah itu?"lirih Kyu. Airmata kembali mengalir dikedua pipinya.
Yesung menarik Kyu kedalam pelukannya. Membiarkan Kyu menangis dibahunya. Kyu memeluknya erat.
"Maafkan aku Kyu.. Sungguh maafkan aku.. Andai aku punya pilihan..".ucap Yesung yang kini airmatanya ikut mengalir.
"Kau punya pilihan hyung, dan pilihan itu adalah operasi. Aku yakin kau kan sembuh jika kau mau menjalani operasi itu hyung.."isaknya masih dalam pelukan Yesung.
Yesung hanya diam dan terus mengelus punggung Kyu. Setelah lama menangis, akhirnya Kyu tertidur dipelukan Yesung. Yesung hanya tersenyum pedih melihat Kyu. Dia menggeser tubuhnya sedikit dan menidurkan Kyu disampingnya dan mengelus sayang rambutnya.
"Maaf Kyu..aku juga tak mau seperti ini.."batinnya. Ia menghapus jejak airmata dikedua pipi Kyu. Lalu menghapus airmatanya sendiri.
Tiba-tiba pintu terbuka dan menampakkan Omma, Appa dan Jongjin. Raut wajah mereka terlihat sangat khawatir.
"Omma, Appa, Jongjin-ah"panggil Yesung pelan
"Jongwoonie kau baik-baik saja sayang..? apa kata dokter..? kenapa tidak mengatakan pada Omma kau sakit..?"Tanya Omma memeluk anaknya.
"Hmm.. aku baik-baik saja Omma, jangan khawatir. Hanya kelelahan.."ucap Yesung tersenyum.
"Syukurlah sayang, Omma khawatir sekali saat Teuki menelpon Omma.."lanjut Omma sambil terus mengelus sayang rambut Yesung.
"Hyung, Kyunnie habis menangis..?"Tanya Jongjin yang melihat wajah Kyu tidur disamping hyung-nya.
"Haha..dia hanya khawatir berlebihan…"jelas Yesung tertawa
"Oh..
...
.
.
"A-a-apa..?"kaget Leeteuk
"Hmm.. aku ingin kau menceritakan hal ini pada member lainnya.. Aku dan Kyu akan mencoba membujuk Yesung agar mau menjalani operasi itu.."jelas Heechul.
"A-aku sungguh tak mengerti, bagaimana bisa Jongwoon bisa menyembuyikan hal ini pada kita..? Anak itu benar-benar. Dia anggap kita apa?!"ucap Leeteuk dengan nada sedikit marah.
"Tak ada gunanya memikirkan hal itu sekarang Jungsoo, kau tau bagaimana Jongwoon kan..? yang terpenting adalah kita harus bisa membujuk Jongwoon, bagaimanapun caranya, apapun caranya dan yang pasti secepatnya. Keadaannya sudah memburuk Jungsoo.."ucap Heechul pelan
Leeteuk hanya mengangguk.
"Aiish…aku yakin aku akan gila kalau sampai anak itu menolak operasinya!"ucap Heechul frustasi mengacak rambutnya sendiri.
"Kita kembali kekamar, hubungi semua member suruh mereka berkumpul di dorm 11 sekarang. Tak ada waktu lagi. Kajja!"ajak Heechul
Mereka berdua masuk keruang rawat Yesung dan melihat Omma, Appa dan Jongjin yang sedang duduk disofa. Sedangkan terlihat Yesung dan Kyu yang tengah tertidur di bed yang sama.
"Aiish dasar bocah evil, kenapa dia tidur disitu..?"ucap Heechul kesal saat melihat Kyu dan hendak membangunankan sang magnae.
"Tidak apa-apa Chullie-ah,Jongwoonie yang menyuruhnya tidur disitu.."ucap Appa Yesung
Leeteuk menghela nafasnya berat kemudian membuka suara. "Omma, Appa, Jongjin ada yang ingin kami katakan pada kalian. Penting.."ucap Leeteuk pelan menatap dalam ketiga orang yang diajaknya bicara.
"Katakan saja sayang, kami akan mendengarkan.."ujar Omma Yesung yang diikuti anggukan Jongjin.
"Tidak disini Omma, kita bicara di dorm dengan semua member. Biarkan Kyunnie yang menjaga Jongwoon disini.."tambah Heechul
Omma, Appa dan Jongjin mengangkat alisnya bingung.
"Memangnya kenapa hyung..? tentang..?"lanjut Jongjin.
"Kita akan bicarakan di dorm.. "ucap Leeteuk sambil merangkul pundak Omma dan Jongjin mengajak mereka keluar kamar.
Heechu hendak mengikuti Leeteuk namun langkahnya terhenti saat melihat Eunhyuk yang masih tengah terlelap dengan damainya disalah satu sofa. Dengan kasar ia memukul kepala Hyuk membuat si empunya mendadak bangun dan mengusap kepalanya tak rela.
"YA! hyung tidak bisakah membangunkanku baik-baik..?"ucapnya kesal
"Aiiish..berisik! cepat pulang monyet.."ucap Heechul
"Kenapa, Yesung hyung bagaimana..?"tanyanya dengan muka polos.
"Kita pulang, ada Kyunnie yang menjaganya..Kajja.."ucap Heechul lagi sambil melangkahkan kakinya keluar ruangan.
Eunhyuk hanya memasang wajah begonya sambil terus berpikir kemudian menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Aiiiisshh.. YA! Heechul hyung tunggu aku! "ucapnya setelah tersadar Heechul sudah pergi meninggalkannya.
.
OTHER POV END
...
.
.
TBC
.
.
...
Haaah...selesai juga Chapter ini. Maaf ya kalau semakin membosankan..Hehe..Makasih banyak buat yang udah mau baca dan review cerita aneh ini..^^. Moga masih ada yang mau baca. Review Please..^^
.
Big Thanks To :
LalaClouds, sjflywin, Jisaid, Magieapril, kaka cloud24
.
And :
Little dandelion : Hehe.. Aku juga suka loh kalau liat Yesung menderita..#Plaak. Thank you udh mau baca dan review..^^. Ini udh update.. :)
kyusung shiper : Makasih udh mau baca..^^. Hmm.. banyak-banyak berdoa aja ya mudahan Yeye ga mati...#Plak. Thank you...^^
Yefit clouds : Hmm.. Yeye bakal mati ga ya? Liat aja deh..hehe... Thank you...^^
aKYU CLOUD :Heechul beringasan? hehe... Aku emang bikin karakternya gitu sih...hehe... Heenim maaf ya..:D. Thank you udh mau baca. Ini udh dilanjut..^^. Review lagi ya..#maunya. hehe
...
.
.
