TITLE : I'm Beside You To Protect You

...

.

Cast : Main KyuSung/YeKyu Slight YeWon/WonSung - YeChul

Other Cast : Other Members SJ

Genre : Brothership/Family

.

Warning : Cerita ga mutu. Abal-abal. Bahasa aneh dan ga baku. Typo. Tapiiii satu hal yang penting, ini ide semua keluar dari otakku sendiri… Sueeer deh…^^


Happy Reading!

Don't Like… Don't Read… No Bash Please…!

.

.

CHAPTER FOUR

...

.

.

KYUHYUN POV

.

Aku membuka mataku, rupanya aku tertidur tadi. Kualihkan pandanganku dan kulihat Yesung hyung tengah tertidur juga disampingku. Wajahnya masih sangat pucat. Aku memiringkan tubuhku dan dengan pelan aku memeluknya. Aku mulai merasakan airmataku kembali mengalir. Kusembunyikan wajahku dilengannya.

"Hyung.. aku benar-benar tidak ingin kehilanganmu hyung, bertahanlah hyung. Kumohon.."batinku.

Aku benar-benar marah pada diriku sendiri karena aku tak bisa menjaganya. Hatiku benar-benar hancur saat aku mendengar perkataan Dokter Han tadi. Apa yang aku rasakan selama ini, melihat keanehan Yesung hyung yang menurutku tak biasa itu seharusnya aku menyadari ada sesuatu yang tak beres terjadi. Aku marah karena aku tak bisa membuat Yesung hyung mempercayaiku, tak bisa membuatnya bercerita padaku tentang penderitaannya. Aku marah karena disaat ia tau hidupnya tak lama lagi, ia malah lebih memilih untuk menyembunyikan semuanya dari kami. Menanggung penderitaannya sendiri. Dan aku sangat marah pada diriku sendiri ketika aku selalu mengabaikannya dan mengerjainya habis-habisan dan dia hanya tersenyum tanpa melawanku. Kau tau kan hyung aku melakukan itu karena aku sangat menyayangimu melebihi sayangku pada hyung yang lain.

.

Aku masih menangis dalam diam sampai kurasakan sebuah tangan mengelus punggungku pelan. Aku tau tangan siapa itu, tangan yang selalu memberikan kasih sayangnya pada semua dongsaeng-nya. Tangan yang sangat kurindukan jika aku tak menggenggamnya sehari saja. Tangan yang selalu berhasil membuatku tidur saat aku merasa gelisah. Tangan yang selalu menenangkanku. Aku sungguh tak ingin kehilangan kehangatan tangan ini. Aku tak mau kehilanganmu hyung.

"Kyu.."panggilnya lembut. Aku tetap tak mengangkat wajahku membiarkan wajahku terbenam dilengannya.

"Kyu.. jangan seperti ini..kalau kau seperti ini aku sangat sedih.."ucapnya pelan.

Aku hanya diam, mencoba menahan perasaanku yang semakin tak karuan. Aku tak tau kenapa airmata ini tak bisa berhenti mengalir.

"Kyu..sungguh maafkan aku.. apa yang harus kulakukan Kyu.. aku juga tak ingin begini..aku juga sangat takut Kyu..sangat takut.."ucapnya pelan. Kudengar isakan kecil dibibirnya. Aku tau dia juga menangis. Aku semakin mengeratkan pelukanku. Kemudian aku mengangkat wajahku yang sudah penuh dengan airmata, kemudian mengusapnya dengan kasar, kemudian aku bangun dan duduk disampingnya menatapnya tajam

"Kalau begitu operasi hyung, lakukan operasi itu hyung. Demi aku, demi Omma, Appa Jongjin dan semua member hyung.."ucapku tegas.

Dia hanya tertunduk berusaha menyembunyikan airmatanya. Aku memegang kedua tangannya erat.

"Semuanya pasti ingin kau melakukan operasi itu hyung, semuanya tak ingin kehilanganmu hyung. Demi kami hyung, lakukan.."ucapku menatapnya.

"Tapi Kyu.. "ucapnya ragu

"Tidak ada tapi-tapian.. lakukan karena aku yakin kau akan sembuh hyung.. percaya padaku…"ucapku mantap tak ada keraguan.

Dia hanya menunduk tanpa mengatakan apapun.

.

KYUHYUN POV END

...

.

.

OTHER POV

.

Terlihat wajah-wajah shock dari beberapa member disebuah ruangan. Beberapa member terlihat menangis dan menundukkan kepala mereka. Tak ada satupun yang mengeluarkan suara saat mereka selesai mendengarkan cerita Leeteuk, sang leader. Yang terdengar hanya suara isakan dari Omma Yesung, Ryeowook, Eunhyuk dan Donghae.

"Begitu burukkah keadaan hyungie?" Tanya Siwon. Wajahnya pucat pasi dan kedua matanya tampak berkaca-kaca. Dia terus meremas tangannya gelisah berusaha untuk tetap tenang namun nampaknya tak berhasil karena dari suaranya terdengar sangat berat dan bergetar.

Leeteuk hanya mengangguk pelan, kemudian ia menghela nafas dalam. "Kita tak memiliki banyak waktu. Kita harus membujuknya…"ucapnya.

"Tapi hyung, bagaimana jika operasinya ga- gagal"Tanya Jongjin dengan suara tertahan.

Leeteuk hanya menggeleng.

"Itulah alasan Jongwoon kenapa ia terus menolak operasi ini, karena menurut sang Dokter pun dia tidak bisa memastikan berapa persen keberhasilan operasi ini…"lagi-lagi suara Heechul tercekat. Terdengar isakan Ryeowook dan Donghae yang semakin keras. Sungmin berusaha menenangkan mereka walaupun ia sendiri nampak sudah tidak bisa membendung tangisannya.

"Aku ke RS sekarang hyung, aku kan membujuk hyungie. Aku janji aku akan membuatnya mau melakukan operasi itu" ucap Siwon mantap sambil berdiri dari duduknya. Belum sempat Leeteuk menahannya. Siwon sudah berlari kearah pintu dan menutupnya. Dengan cepat pula Heechul berlari menyusulnya. "Aku juga pergi dulu.."teriaknya.

Leeteuk kembali menghela nafas kemudian mengedarkan pandangannya melihat raut wajah para dongsaeng-nya yang tak bisa diartikan dengan kata-kata. Ia melirik kesamping, dilihat Appa Yesung yang masih sibuk menenangkan Omma yang menangis tersedu-sedu. Sedangkan Jongjin, memang ia tidak menangis tapi Leeteuk bisa melihat kegelisahan yang luar biasa dimatanya. Dan ia tampak sangat terpukul. Leeteuk kembali menghela nafas berat dan kemudian menundukkan kepalanya.

...

.

.

Terdengar langkah kedua namja yang begitu tergesa-gesa di koridor RS. Sesaat kemudian langkah mereka terhenti didepan sebuah kamar, mereka saling menatap dan bersamaan menarik nafas dalam sebelum akhirnya mengangguk dan membuka pintu kamar tersebut.

Siwon masuk kedalam dan disusul Heechul dibelakangnya, namun mereka memilih terdiam saat mendengarkan pembicaraan Kyu dan Yesung.

"Tidak ada tapi-tapian.. lakukan karena aku yakin kau akan sembuh hyung. Percaya padaku…" ucap Kyu mantap.

"Kyu benar hyung, kami yakin hyung akan sembuh. Pasti. Kami yakin itu hyung.."ucap Siwon tiba-tiba membuat Yesung mengangkat kepalanya dan menengok kearah suara.

"Wonnie, Heebongie hyung ka-kalian juga tau..?." Tanyanya pelan.

"Ya! Kim Jongwoon! kenapa kau begitu bodoh hah..? kenapa kau menyembunyikan ini dari kami..?" kesal Heechul sambil berjalan mendekati bed Yesung.

"M-ma-maafkan..aku hyung. Aku hanya tidak ingin membebani kalian" Lirih Yesung dan tertunduk tak berani menatap Heechul yang sudah berada didepannya

"A-aku…"

"Aku selalu menceritakan semua hal padamu. Tapi kenapa kau tak menceritakan hal penting seperti ini padaku,hah..? kau tidak mempercayai kami..?" Ucap Heechul yang mulai emosi. Yesung hanya menunduk.

"Bukan, bukan itu hyung, aku sangat mempercayai kalian tapi aku tak bisa merepotkan kalian..aku sungguh tak ingin menjadi beban..selama aku bisa bertahan aku akan bertahan demi kalian.."ucap Yesung pelan. Airmata kembali mulai turun dipipinya. Kyu yang sedari tadi masih berada disamping Yesung mengusap pelan airmata Yesung.

"Hyung, bagaimana mungkin kau mengatakan kau beban untuk kami..?"ucap Siwon lirih.

"Kalau kau masih mempercayai kami, lakukan operasi itu.. "ucap Heechul tegas. Siwon dan Kyu menatap Yesung. Yesung hanya menunduk tak berani menatap mereka.

"Tapi hyung, aku takut.. kalaupun aku harus mati aku ingin mati disisi orang yang aku sayangi. Yaitu kalian..."ucapnya masih dengan menunduk

"Siapa yang akan mati hah..? Tak akan ada yang pergi dan ditinggalkan..."ucap Heechul keras. Siwon hanya mengangguk.

"Tapi bagaimana jika aku tak berhasil keluar dari ruang itu dalam keadaan hidup hyung.."lirihnya.

"Hentikan Jongwoon, jika kau terus berpikir seperti itu, aku akan sangat marah padamu. Sudah kukatakan percaya pada kami, kami akan terus berdoa untukmu dan kami akan melindungimu. Aku janji.." Heechul menatap tajam Yesung yang tertunduk.

Yesung hanya diam tak mengatakan apapun. Pikirannya berkecamuk. Ia bingung harus bagaimana.

Heechul mendekati Yesung yang masih menunduk dan sibuk dengan pikirannya. Ia mengelus rambut Yesung pelan.

"Bagaimana..? hanya percaya pada kami. Kami akan menjagamu Jongwoon kami akan melindungimu.. Kau hanya perlu bertahan dan tak menyerah aku pastikan kau akan sembuh.."ucap Heechul lembut.

Akhirnya setelah lama terdiam ia mengangguk pelan.

"Hmm..baiklah hyung. Demi kalian. Demi Omma. Demi Appa. Demi kalian semua"ucap Yesung pelan membuat Heechul, Kyu dan Siwon mengembangkan senyum mereka.

"Good boy.."ucap Heechul tersenyum kemudian memeluk Yesung diikuti dengan Kyu dan Siwon. Airmata pun mulai turun membasahi pipi keempat orang tersebut.

.

.

Waktu sudah menunjukkan pukul 3 dinihari. Yesung tengah tertidur lelap ditemani Kyu yang tertidur disampingnya memeluk sang hyung. Disudut lain terlihat Heechul dan Siwon yang tengah tertidur disofa dengan tangan yang ia lipat didepan dadanya.

Namun ketenangan itu terusik saat tiba-tiba Yesung terbangun dan berteriak-teriak histeris.

"Aaarrgh…"teriak Yesung yang membuat Kyu yang berada disampingnya terbangun kaget. begitupun dengan Heechul dan Siwon yang langsung bangun dan berlari kearah Yesung.

"Aaarrgh …"teriaknya lagi. Ia terus memegangi kepalanya.

"hyung..hyung..kau kenapa…?" panik Kyu.

"Jongwoon-ah, ada apa?"panggil Heechul yang tak kalah panik sambil memegang erat bahu Yesung.

"Aku panggil Dokter, jaga Jongwoon.."ucap Heechul. Baru saja ia akan berlari keluar, tangan Yesung menahannya membuat Heechul menatapnya tak mengerti.

"Ja-jangan hyung..aku tidak apa-apa.."ucapnya dengan suaranya parau.

"Apanya yang tidak apa-apa! kau kesakitan seperti itu.."ucap Heechul khawatir.

"Sungguh hyung..kepalaku hanya sakit, sedikit.."ucapnya pelan tapi masih terlihat diwajahnya ia masih menahan rasa sakit yang menderanya.

"apanya yang sedikit…?aku panggil dokter.. Kyu, Siwon jaga Jongwoon"ucap Heechul tapi lagi-lagi tangan Yesung menahannya untuk pergi.

"Sungguh hyung.."ucapnya menatap Heechul.

"Tapi hyung…"sela Kyu. Yesung beralih menatap Kyu dan tersenyum kemudian memegang tangannya. Kyu membalas memegang tangan Yesung erat.

"Sungguh..kalian tetaplah disini..jangan tinggalkan aku.."ucapnya lagi menatap Heechul, Siwon dan Kyu bergantian. Siwon, Kyu dan Heechul menatapnya iba kemudian Heechul memeluknya erat.

"Tidak akan…kami tidak akan meninggalkanmu…"ucapnya pelan sambil mengelus rambut Yesung pelan. Sedangkan Siwon dan Kyu memeluk lengan Yesung erat. Yesung merasakan kehangatan dari mereka, kehangatan yang tak akan pernah bisa digantikan oleh apapun. Kehangatan sebuah keluarga yang membuatnya tenang. Melupakan rasa sakit yang tadi menderanya, tak lama kemudian ia kembali tertidur.

.

.

"Hyung, bagaimana perasaanmu? Operasinya sudah ditetapkan besok" Tanya Kyu. Ia duduk disamping bed Yesung. Matanya tak lepas dari PSP yang berada ditangannya.

"Sedikit takut Kyu. Hmm..Tidak.. Tapi aku sangat takut.."ucap Yesung tersenyum menatap sang magnae yang asyik dengan PSP-nya

"Hah.. hyung, kau kan memang penakut. Dasar penakut.." Ledek Kyu dengan cengiran khas diwajahnya tapi tanpa mengalihkan pandangannya dari PSP.

.

Plaaaaakkk

.

"Ya! hyung!" Teriak Kyu sambil mengusap kepalanya.

"Siapa suruh meledekku..?"ucap Yesung polos

"Memang benar kok..haha.." Tawa Kyu

"YA! berhenti tertawa.." Teriaknya. Tapi bukannya menghentikan tawanya Kyu masih terus tertawa keras.

"Hyung~~~~..aku dataaang…"ucap Siwon didepan pintu.

"Wonnie..kenapa kesini bukannya kau ada jadwal..?"Tanya Yesung

"Aiiissssh hyung ngapain sih kau kemari mengganggu saja.." kesal Kyu sambil mempout bibirnya menatap Siwon yang baru datang.

"Apa pedulimu, aku kemari kan bukan untuk bertemu denganmu, evil magnae.. aku kesini untuk bertemu hyung tercintaku.."ucap Siwon sambil duduk disamping Yesung dan memeluknya. Kyu hanya melemparkan deathglare-nya pada Siwon. Sedangkan Siwon hanya mendengus mengacuhkan tatapan Kyu padanya. Yesung hanya tersenyum melihat mereka.

"hyung, ini…aku bawakan makanan kesukaanmu.. ayo kita makan.."ajaknya sambil membuka bungkusan yang ia bawa.

"Aku sengaja membawakannya untuk kita berdua hyung, bukankah hyung sudah lama tidak makan ini.."ucap Siwon lagi tersenyum.

"Hei! kau tidak membawakanku juga..?" Ucap Kyu

"Untuk apa? aku hanya membawa dua. Untukku dan Yesung hyungie...?"ucap Siwon sambil menjulurkan lidahnya.

Kyu mendengus kesal. "Baiklah, tidak masalah, hyung tadi sudah makan makanan yang kubawa tadi kok..iya kan hyung..?"ucap Kyu pada Yesung

"Hyung, kau sudah makan..?"Tanya Siwon kecewa

"Kita makan lagi, aku sudah lapar lagi.. kita makan bertiga oke.."ucap Yesung tersenyum

"Tidak hyung, hanya ada 2 untukku dan untukmu…tidak ada untuk setan kecil ini.."ucap Siwon sambil melirik Kyu.

"YA!..siapa yang kau sebut setan kecil.?"kesal Kyu menatap tajam Siwon

"Kau…kenapa..?" tantang Siwon.

"YA! berhenti bertengkar atau aku akan memukul kalian satu persatu..kita makan bertiga dan tidak ada yang protes..titik.." ucap Yesung.

"Kyu.. kau makan denganku.."lanjut Yesung dan membuat Kyu berbangga hati tersenyum mengejek kearah Siwon. Siwon hanya kembali melempar deathglare nya.

"hyung..biar punyaku untuk Kyu saja, aku makan denganmu ya..?"tawar Siwon

Yesung hanya tersenyum. "Tidak, kau kan baru datang dari syuting pasti belum makan kan..? aku dan Kyu tadi sudah makan jadi habiskan saja makanmu tanpa protes lagi. Aku tak mau kau ikut sakit Wonnie.."ucap Yesung lagi. Kyu hanya terkekeh puas memperlihatkan senyuman evil-nya yang sukses membuat Siwon menatap kesal padanya. Kyu pun menjulurkan lidahnya. Ingin rasanya Siwon melempar wajah Kyu yang menyebalkan itu. Kalau saja Yesung tidak menginterupsi tatapan mereka dengan ajakannya untuk menyantap makanan dihadapan mereka.

...

"Kyu, Wonnie, aku ingin jalan-jalan ketaman. Ayo temani aku.."ajak Yesung setelah mereka selesai makan.

"Tapi hyung, diluar sangat dingin.."ucap Siwon cemas.

"Iya hyung, kita main PSP saja dsini hyung.."ucap Kyu

"YA! lagi-lagi PSP, kau tidak bisa sehari saja melepaskan benda itu hah..?"kesal Siwon

"Apa pedulimu hyung, kau kan tau sendiri panggilanku GameKyu.."ucapnya santai

"Sudah, sudah. Kalian mau menemaniku atau tidak..? oh ayolah..aku sangat bosan disini.. ayolaaah…"ajak Yesung manja.

Siwon dan Kyu saling menatap. Akhirnya mereka mengangkat bahu mereka.

"Sebentar saja ya hyung..diluar benar-benar dingin.."ucap Siwon. Yesung mengangguk senang.

Akhirnya mereka pun mengajak Yesung keluar. Kyu menggandeng tangan kiri Yesung sedang Siwon membawakan tiang botol infuse yang terpasang ditangan kanan Yesung.

"Hah..segarnyaaaa…"ucap Yesung senang. Ia menghirup udara dalam-dalam. Mereka bertiga kini duduk dikursi taman RS. Walaupun udara cukup dingin tapi tak membuat taman ini sepi. Seperti halnya Yesung, banyak pasien yang berkeliaran ditaman untuk menghilangkan penat mereka. Yesung tampak sangat menikmati suasana ini.

Kyu mengeluarkan MP3 dari kantongnya, kemudian memasangkan satu earphone ditelinga kiri Yesung dan satu earphone yang ia pasangkan ditelinganya sendiri. Siwon hanya mempout bibirnya kesal melihat mereka.

Siwon kemudian menyibukkan diri dengan ponselnya sesekali ia melirik kearah Kyu dan Yesung yang terlihat menikmati alunan musik yang mereka dengarkan.

Seperti mendapat ide, Siwon pun mengeluarkan earphone dari kantung jaketnya. Ia hubungkan keponselnya kemudian ikut memasangkanearphone ketelinga kanan Yesung. Yesung terkejut dan menoleh kearah Siwon. Siwon hanya tersenyum manis melihat hyung-nya.

"Apa hyung, aku juga mau mendengarkan musik denganmu.."ucapnya polos.

"Bagaimana aku bisa menikmati lagu yang berbeda dikedua telingaku Wonnie.."tawa Yesung. Kyu hanya terkekeh meremehkan.

"Ah baiklah, kalau begitu aku beli minuman dulu ya hyung, disana. Kau mau apa hyung..?"Tanya Siwon sambil menunjuk supermarket RS yang tak jauh dari mereka.

"Aku Cappucino.."ucap Kyu cuek.

"YA! siapa yang bertanya padamu..?" Ucap Siwon kesal. Kyu hanya terkekeh.

"Apa saja Wonnie.."ucap Yesung tersenyum.

"Hmm aku tau, sebentar ya hyung.."ucap Siwon meninggalkan mereka.

.

"Hyung lebih baik kita masuk ya, kau sudah sangat pucat hyung.. Disini dingin.." Ajak Kyu.

Yesung hanya tersenyum simpul. "Sebentar Kyu..Sebentar lagi.."ucapnya pelan.

"Tapi hyung, lihat kau kedinginan.."ucap Kyu sambil menggenggam tangan Yesung.

"5 menit lagi, tunggu Wonnie kembali, baru kita masuk..oke.."ucap Yesung tersenyum lemah.

"Terserah kau sajalah hyung.."ucap Kyu akhirnya.

Mereka kembali mendengarkan lagu tanpa Kyu sadari Yesung meringis menahan sakit. Ia hanya memejamkan matanya. Ia meletakkan kepalanya dipundak Kyu. Kyu menoleh.

"Kita masuk hyung kalau hyung mengantuk.."ucap Kyu

"Biarkan aku tidur sebentar disini. Hanya 5 menit.."ucap Yesung dengan suara yang nyaris tak terdengar oleh Kyu.

"Aiish.. hyung sejak tadi terus mengatakan 5 menit, ini sudah 8 menit hyung.."ucap Kyu kesal tapi akhirnya ia membiarkan hyung-nya itu tertidur dipundaknya. Kyu hanya menghela nafas pelan.

"Hyung.."panggil Siwon yang baru datang.

"Sssstttt…"bisik Kyu meletakkan telunjuknya dibibirnya.

Siwon pun langsung menghempaskan tubuhnya duduk disamping Yesung yang tengah bersandar dipundak Kyu. Wajahnya tertunduk membuat Siwon tak bisa melihat apakah Yesung benar-benar tertidur atau tidak. Tapi yang ada dipikirannya, hyung-nya itu benar-benar tengah terlelap.

"Kenapa tidak masuk..?"Tanya Siwon sambil memberikan minuman pada Kyu.

"Hyung yang minta.."ucap Kyu sambil membuka minumannya.

"Hmm..Kyu, bagaimana perasaanmu..?"Tanya Siwon. Matanya menerawang kedepan sambil meminum Expresso miliknya.

"Molla, semakin aku memikirkan besok entah mengapa aku menjadi sedikit tidak tenang. bagaimana denganmu hyung?" Kyu balik bertanya, matanya juga menatap kosong kedepan.

"Hmm.. aku juga. Aku berusaha untuk yakin pada diriku sendiri tapi semakin aku meyakinkan diriku aku juga semakin gelisah.."

Kyu hanya mengangguk membenarkan ucapan Siwon.

"Hah..Lebih baik kita ajak hyung masuk sudah semakin sore dan udara semakin dingin Kyu.."ucap Siwon sambil berdiri dari duduknya kemudian membungkukkan badannya menghadap Yesung untuk membangunkannya. Seketika matanya membelalak sempurna.

"Hyuuuuung..!"teriak Siwon panik. Kyu langsung menegakkan tubuhnya dan menghadapkan tubuh ke Yesung yang sedari tadi tertidur dipundaknya. Ekspresi yang sama pun ditunjukkan Kyu saat matanya melihat wajah Yesung yang pucat pasi dengan darah yang mengalir dihidungnya dan membasahi sweater yang dipakainya.

"Hyung~~~ bangun! hyung..!"teriak Kyu sambil mengguncangkan tubuh Yesung.

"Bawa hyung kedalam. Biar aku yang gendong" Ucap Siwon cepat sambil membungkukkan tubuhnya didepan Yesung. Kyu meletakkan tubuh Yesung dipunggung Siwon. Dengan cepat Siwon berlari kedalam yang diikuti Kyu sambil berusaha memegang tiang infuse.

Setelah sampai dikamar, Siwon meletakkan tubuh Yesung diatas bed sedangkan Kyu berlari keluar memanggil dokter.

Sesaat kemudian sang Dokter masuk diikuti beberapa perawat dan Kyu dibelakangnya. Siwon dan Kyu menatap cemas tubuh Yesung yang tak berdaya. Raut wajah mereka sangat panik dan takut.

"bisakah Anda berdua menunggu diluar Tn? Biar Dokter Han yang menanganinya.."ucap seorang perawat cepat sambil mendorong tubuh Siwon dan Kyu keluar kamar.

"Tapi suster…" Ucap Kyu. Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya pintu kamar Yesung tertutup.

Siwon dan Kyu hanya bisa pasrah. Mereka mondar mandir gelisah didepan kamar Yesung.

"Kyu, Siwon kenapa kalian diluar? Ada apa?" Tanya Appa Yesung yang tiba-tiba ada disamping mereka.

"Appa.. Yesung hyung…di-dia..dia.."ucap Kyu tersendat.

"Ada apa dengan Jongwoonie Hyung..?"ucap Jongjin ikut panik.

"Entahlah Dokter sedang memeriksa didalam, tadi tiba-tiba Yesung hyung pingsan.."ucap Siwon cepat.

Appa Yesung dan Jongjin terlihat sangat shock.

5 menit mereka menunggu, Sang Dokter keluar dengan wajah muram.

"Maaf, kita harus lakukan operasi secepatnya. Kami khawatir jika tidak dilakukan secepatnya kita akan sama sekali tidak memiliki kesempatan lagi. Kami akan menyiapkan segalanya. Operasi dilakukan malam ini, bisakah keluarganya menandatangi surat persetujuan melakukan operasi..?" Tanya sang Dokter

"Baiklah Dok, lakukan yang terbaik untuk anak saya. Lakukan. Saya akan mengurus segala sesuatunya.." Ucap Appa Yesung cepat

"Baiklah, saya mengerti, berdoalah.. Operasi akan berjalan sekitar 7 jam atau lebih.. tergantung kondisi pasien. Kami harap pasien bisa bertahan dalam waktu itu.." Ucap sang Dokter sambil berlalu meninggalkan mereka.

Siwon dan Kyu terdiam. Jongjin terduduk lemas dikursi sambil menutupi wajahnya yang sudah basah.

"Jongjin-ah, Appa urus keperluan Jongwoon dulu, hubungi Omma.." Ucap Appa Yesung pasrah. Jongjin hanya menatap lemah ayahnya dan mengangguk.

Siwon dan Kyu masih terdiam kemudian mereka sama-sama mundur hingga punggung mereka membentur tembok dan bersamaan dengan merosotnya tubuh mereka kelantai.

"Hyung.."lirih keduanya. Kyu mengacak rambutnya frustasi. Siwon tersadar kemudian ia bangkit dari duduknya dan sibuk merogoh kantongnya mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

"Hyung…bisakah ke RS sekarang..?"ucap Siwon.

"…"

"Aku ceritakan di RS.. Yesung hyung akan dioperasi malam ini" Ucapnya pelan.

"..."

"Ne..Aku tau" Ucapnya menutup telponya..

.

.

"Bagaimana Jongwoon sekarang? Apa yang terjadi hah..?"Ucap Heechul cepat pada Siwon dan Kyu saat ia sampai didepan kamar Yesung.

Belum sempat Siwon dan Kyu menjawab pintu kamar Yesung terbuka menampakkan tubuh Yesung yang didorong keluar menuju ruang operasi. Kyu berlari menghampiri memegang erat tangan Yesung.

"Hyung, kau pasti bisa bertahan hyung.. berjanjilah jangan menyerah hyung.. aku disini menunggumu…"ucap Kyu pelan airmatanya menetes membasahi tangan Yesung. Begitupun Siwon, Heechul, Appa, Omma dan Jongjin berjalan mendampingi Yesung yang sudah tidak sadar menuju ruang operasi. Kyu semakin mengeratkan genggamannya saat tubuh Yesung masuk kedalam ruang operasi. Siwon dan Heechul bersamaan menarik pundak Kyu.

"Kyu, kita sama-sama berdoa disini.."ucap Siwon. Kyu hanya menatap nanar pintu ruang operasi yang kini tertutup rapat.

.

2 Jam berlalu. Semua member sudah berada diRS setelah selesai dari jadwal mereka masing-masing. Mereka setia menunggu didepan ruang Operasi. Tanpa bicara sepatah katapun. Mereka sama-sama berdoa untuk keberhasilan operasi Yesung. Terlihat Eunhyuk dan Hae yang menangis sejak kedatangan mereka diRS. Kyu dengan wajah frustasi yang terduduk dilantai. Disampingnya berdiri Siwon dan Heechul yang sama seperti Kyu terlihat frustasi. Omma dan Appa Yesung yang hanya diam berdoa dan ditenangkan oleh Leeteuk. Ryeowook yang sedikit terisak disamping Sungmin yang tengah menunduk dan meremas tangannya gelisah. Shindong yang sesekali menghapus airmata yang jatuh disudut matanya.

.

3 Jam. Semuanya semakin gelisah. Heechul mulai mondar mandir didepan pintu operasi.

"hyung, tenanglah…"ucap Shindong

"Adikku tengah berjuang mati-matian didalam sana. Bagaimana aku bisa tenang..hah..?!"ucap Heechul keras.

"Aku tau hyung, kami tau itu.. tidak ada yang bisa kita lakukan sekarang.. Kita hanya perlu berdoa hyung.." lanjut Sungmin

"Iya Chullie-ah, lagipula Dokter bilang operasinya akan berlangsung 7 jam bukan, dan sekarang baru berlangsung 3 jam.."ucap Leeteuk sambil melirik jam tangannya.

"Aiiiissshhh…. " Teriak Heechul frustasi mengacak rambutnya.

"Aku pergi dulu, aku akan kembali.."ucap Siwon pelan.

"Kau mau kemana Wonnie..?" Tanya Leeteuk sambil menahan pundak Siwon

"Gereja hyung.. aku akan berdoa disana.." Jawab Siwon berusaha untuk tersenyum namun senyumnya terlihat sangat menyedihkan.

"Aku ikut hyung.." Ucap Ryeowook cepat sambil berdiri dan mengikuti langkah Siwon.

"Aku juga.."lanjut Hae..

Begitupun dengan Eunhyuk dan Sungmin mereka memilih untuk ikut dengan Siwon berdoa di Gereja yang berada di RS ini.

Sedangkan Kyu dan Heechul memilih menunggu didepan pintu Operasi bersama Jongjin dan Orang tua Yesung.

Sedangkan Leeteuk dan Shindong pergi kekantin untuk membelikan makanan untuk mereka.

.

OTHER POV END

...

.

.

SIWON POV

.

Bisa kurasakan sedikit ketenangan disini. Walaupun tak sepenuhnya menghilangkan rasa takutku tapi setidaknya aku merasa tenang saat aku berdoa. Dihadapan-Nya didalam rumah-Nya. Kutangkupkan kedua tanganku dan kupejamkan erat mataku. Dengan penuh harapan aku berdoa.

"Tuhan.. Kumohon selamatkan Yesung hyung.. Aku tak meminta apa-apa dari-Mu saat ini. Aku hanya ingin Yesung hyung kembali bersama kami disini. Jangan biarkan dia meninggalkan kami"doaku dalam hati.

"Tuhan, kau pasti tau kalau aku sungguh sangat menyayanginya, seperti hyung-ku sendiri. Dia selalu ada disampingku saat aku membutuhkan tempat untuk berbagi. Dia yang selalu menyemangatiku saat aku bersedih. Dia yang sangat memperhatikanku saat aku merasa lelah. Walau waktu yang kuhabiskan dengannya tak banyak akibat kesibukanku sendiri, tapi itu cukup untuk tetap bisa membuatku sangat dekat dengannya. Aku selalu merasa ketenangan, kenyamanan, kebahagiaan saat aku bersamanya. Dia hyung terbaik yang pernah kumiliki. Jangan ambil dia Tuhan. Kumohon.. Kumohon.."batinku. Mataku terasa sangat panas, kurasakan airmataku mengalir tanpa perintah. Hatiku terasa amat sakit, aku terlalu takut sekarang. Dimana Yesung hyung tengah berjuang untuk tetap hidup sementara aku tak bisa melakukan apapun untuknya. Aku sangat sedih. Dia selalu melakukan hal apapun untukku, apapun. Tapi aku belum melakukan apapun untuknya.

"Hyungie..bertahanlah. Aku yakin kau mampu bertahan. Demi kami hyung.. Tanpamu tak akan ada aku yang sekarang ini hyung. Kau yang mengajariku untuk bisa mandiri. Kau yang mengajariku untuk selalu bertahan diwaktu sesulit apapun. Kau pula yang mengajarkanku tentang kasih sayang tulus dan tanpa pamrih seorang kakak kepada adiknya. Kumohon jangan menyerah.." Lirihku. Airmata masih terus mengalir, aku membuka mataku, kudengar isakan lain disampingku, aku menoleh kulihat Sungmin hyung yang juga tengah menangis tersedu-sedu. Bahkan seorang Sungmin hyung yang jarang meneteskan airmatanya kini menangis tersedu-sedu.

"Hyung, kau lihat..? kami semua berdoa untukmu. Hanya untukmu.. Kau harus mampu bertahan hyung demi kami.."batinku. Aku kembali mengedarkan pandanganku, kulihat disisi lain Wookie, Hae dan Eunhyuk juga menangkupkan kedua tangannya erat. Mata mereka dibanjiri dengan airmata yang mengalir deras. Aku menghadap kedepan altar, Itu sudah cukup membuatku yakin mereka sama halnya denganku. Berdoa untukmu hyung. Berdoa untuk kesembuhanmu hyung, jadi kumohon berjuanglah hyung. Mereka juga pasti mencintaimu sama seperti aku hyung.

Seolah-olah mendapatkan semangat baru, aku tersenyum yakin. Aku yakin hyung-ku itu akan bisa melewati ini semua. Aku yakin akan hal itu.

.

SIWON POV END

.

.

OTHER POV

.

Leeteuk dan Shindong baru kembali dari membeli makanan. Dengan penuh kesabaran ia memberikan makanan pada Omma dan Appa Yesung. Mereka hanya tersenyum dan berterima kasih. Begitupun dengan Jongjin. Dengan mata sembab ia mencoba tersenyum pada Leeteuk dan Shindong. Namun berbeda halnya dengannya Kyu dan Heechul. Mereka tak menyentuh makanan mereka sama sekali.

Leeteuk hanya menghela nafas dalam dan berusaha untuk membujuk mereka.

"Kyu..makanlah.. Kau belum makan malam bukan..?"ucap Leeteuk lembut sambil berjongkok memegang pundak Kyu yang masih terduduk dilantai. Kyu hanya diam. Wajahnya terus menunduk menatap lantai. Bisa dilihat matanya pun sudah sangat bengkak. Leeteuk hanya menghela nafas pasrah.

Kemudian ia mengalihkan pandangannya ke Heechul yang duduk dikursi dan kepalanya bersandar pada tembok. Matanya tertutup ia menghapus bulir bulir bening yang jatuh disudut matanya.

"Chullie-ah.."panggilnya

Heechul membuka matanya. Ia menatap kearah Leeteuk datar.

"Makanlah.."ucap Leeteuk

"Kau menyuruhku makan disaat seperti ini Jung Soo..?!"Emosinya

"Aku tau, tapi jangan sampai kau jatuh sakit juga, Jongwoon pasti akan sedih.."ucap Leeteuk pelan.

Heechul hanya diam kembali menyadarkan kepalanya pada tembok kemudian menutup matanya lagi. Leeteuk kembali hanya bisa menghela nafas pasrah. Ia berdiri dan kembali duduk.

.

5 Jam berlalu.

Mereka masih setia menunggu operasi Yesung. Siwon, Wookie, Sungmin, Hyuk dan Hae sudah kembali dari Gereja dan bergabung bersama yang lainnya. Wajah mereka terlihat lelah namun mereka enggan beranjak dari tempat mereka masing masing. Eunhyuk terlihat terkantuk-kantuk tapi segera ia bangkit menuju toilet untuk mencuci muka. Begitupun dengan Hae dan Sungmin. Bahkan Shindong yang seharusnya memiliki jadwal siaran pukul 12 malam tadi enggan meningglakan RS. Dia lebih memilih berada di RS dan menyuruh sesorang untuk menggantikan siarannya.

Kyu membenamkan wajahnya dikedua lututunya yang ditekuk. Heechul masih dengan posisinya duduk disamping Kyu juga Siwon yang terus menatap pintu ruang operasi.

Tiba-tiba seorang perawat keluar dari ruangan itu dengan tergesa-gesa. Membuat semua orang yang berada disitu berdiri dari tempatnya masing-masing. Leeteuk langsung menghampiri sang perawat untuk menanyakan keadaan Yesung namun sang perawat tak kalah cepat. Ia membuka mulutnya berbicara dengan gugup dan cepat.

"Kondisi Yesung Ssi kritis, dia kehilangan banyak darah kami membutuhkan transfusi darah untuk Yesung Ssi.." Ucap sang perawat cepat. Belum sempat Leeteuk menanyakan lebih lanjut sang perawat sudah berlari meninggalkan mereka. Membuat semua orang shock. Omma Yesung kembali terduduk lemas dikursinya dan ditahan oleh Appa yang juga terlihat tak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Isakan yang sejak lama terhenti dari mulut Donghae dan Eunhyuk kembali terdengar. Semakin kencang. Sungmin dan Shindong berusaha menenangkan mereka walaupun terlihat mereka sendiri sulit untuk percaya dengan apa yang terjadi.

Sang perawat yang tadi meninggalkan mereka kembali berlari dengan membawa beberapa kantong darah dan kembali masuk kedalam kamar operasi. Mereka hanya menatap nanar pintu yang kembali tertutup itu. Berdoa untuk keselamatan Yesung.

.

Setengah Jam kemudian.

Pintu Operasi kembali terbuka. Leeteuk langsung berdiri.

"Tuan tuan apa kalian bisa membantu? Yesung Ssi masih membutuhkan darah. Persediaan di RS sakit ini sudah habis..Apa ada diantara kalian yang bergolongan darah seperti Yesung Ssi..?"ucap sang perawat

"Aku. Aku Suster..ambil darahku sebanyak-banyaknya.. "ucap Heechul cepat

"Aku juga Suster.." Tambah Jongjin

"Aku ayahnya, ambil darahku juga" Ucap Appa Yesung.

"Baiklah. Mari cepat ikut saya" Ucap sang perawat yang setengah berlari kembali masuk kedalam ruang operasi diikuti Heechul, Jongjin dan Appa Yesung.

.

Tak lama kemudian mereka kembali dengan wajah sedikit pucat akibat donor yang mereka lakukan. Leeteuk merangkul tubuh Appa Yesung dan membantunya duduk. Jongjin duduk disebelahnya. Kyu merangkul Heechul dan duduk disampingnya.

"Kau tidak apa-apa, hyung?" Tanya Siwon. Heechul hanya mengangguk pelan.

"Chullie-ah, makanlah. Untuk mengembalikan tenagamu. Kau belum makan, dan makanlah bersama Kyunnie dan Wonnie.." Tawar sang Leader sambil menyodorkan makanan kepada Heechul.

"Teuki hyung benar, hyung. Kita makan dlu. hyungie juga akan sedih jika kita seperti ini.." Ucap Siwon. Heechul hanya mengangguk pelan. Mereka bertiga pun makan tanpa selera. Hanya menelannya cepat tanpa merasakan apa makanan itu enak atau tidak. Bagaimana mereka bisa berpikir tentang makanan sedangkan hyung dan dongsaeng tercinta mereka didalam tengah berjuang sendirian.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 3 dinihari. Tapi lampu yang menunjukkan operasi telah berakhir tak kunjung padam. 7 jam sudah berlalu. Bahkan sekarang sudah 9 jam. Tapi belum ada tanda-tanda berakhirnya operasi. Semua yang menunggu semakin gelisah. Tak ada satupun yang tertidur walaupun mata mereka menunjukkan kelelahan yang luar biasa.

Ceekleeeek..

Pintu operasi terbuka lebar dan menampakkan 2 orang dokter dengan wajah yang sangat letih dan penuh keringat berdiri menghampiri mereka. Leeteuk dan Heechul langsung berdiri dan menghampiri kedua Dokter tersebut diikuti oleh Kyu, Siwon dan yang lainnya.

"Bagaimana Dok..?"Tanya Heechul cepat.

Dokter Han menghela nafas dalam. Menatap semuanya yang tengah menunggu penjelasan dari mulutnya.

"Cepat katakan Dok..!" Geram Kyu karena sang Dokter tak kunjung mengelurkan suaranya.

"Hmm..Yesung Ssi….."

"Katakan apa yang terjadi dengan Yesung hyung!"ucap Kyu setengah berteriak.

"Yesung Ssi..."

...

.

.

THE END

.

.

.

eh salah...

TBC maksudnya.. ;D

.

.

...


Maaf kalau masih banyak typos disini. Harap maklum yaa.. Mind To Review? ^^

.

Big Thanks To :

LalaClouds, kaka cloud24, Magieapril, Jisaid, ecca augest , Cha2LoveKorean, sjflywin

.

And :

Tamama-Chan : Salam kenal jg, Ah iya aku ga akan tersinggung kok, aku malah makasih banget udh dikoreksi.. Thank you udh mw baca maaf kalau banyak typos..^^

Little dandelion : Hmm..keajaiban? mungkin kali yaa...hehe... Thank you udh review yaaa.. Ini udh update kira2 kilat ga nih? hehe..^^

aKYU CLOUD : *ambil dompet Siwon* tapi masalah Yeye mati atau ga nya ga tau deh..hihi.. Thank you udh review..^^

yesungismine : Uuuh takuuut readernya nakutin nih pke acara bw2 golok segala..hehe...Iyaa bromace ._. tp boleh jg kok nganggep ni cerita Yaoi..#plaak XD. Thank you ya udh review..^^

Yefit clouds : Iya gpp, ini udh lanjut ASAP ga? hehe.. Thank you udh review..^^

ALWAYS ELF : Ini udh update..^^

...

.

.