Chapter Sebelumnya :
BUAAAARR!
Tanah yang berada di sekitar karin pun hancur , Lebih parah dari pada kata Hancur , untung saja Karin ditolong oleh Suigetsu yang lenyap dari hadapan Naruto , Melihat itu Naruto pun tidak menyianyiakan kesempatan ini , ia pun lari mengejar sasuke yang masuk ke Gua , saat Suigetsu menyadari naruto yang kabur , ia pun berniat mengejar naruto tapi sayang Suigetsu telah ditangkap dengan Jutsu milik Shikamaru
" Mau kemana kau ? " Tanya Shikamaru dengan senyum kemenangan , Mereka pun Bertarung membiarkan Naruto melawan Sasuke
Keadaan di gua pun sepi Hanya ada Dua Sahabat yang Bersiap Bertarung
" Sasuke Kembalilah ke konoha ! " Tegas Naruto ia pun menyerang sasuke dengan Kunai nya , sasuke sempat menghindar walau pipi sasuke sedikit Tergores
" SAMPAI KAPANPUN AKU TAK AKAN MAU! " Teriak sasuke agar tak kalah dari Naruto , Sasuke pun membangkitkan Susanoo -Miliknya , Naruto pun bersiap melawan sasuke dengan Sedikit bantuan dari Kurama , ya walaupun Naruto memang belum pandai mengendalikan Kyubi tapi ia sudah berusaha walaupun ia hanya bias mengendalikan kyubi sedikit demi sedikit , Pertarungan sengit pun terjadi , Cakra Naruto sudah hampir habis , Sedangkan Kurama Sedang meditasi untuk mengembalikan Cakranya , Sasuke juga tampaknya sudah kelelahan Mata Mangekyou Sharingannya Berdarah sampai kepipi Sasuke , Sasuke pun menahan sakit akibat menggunakan Susanoo terlalu lama , Tapi Sasuke melihat peluang untuk mengalahkan Naruto yang sudah kelelahan , Naruto mencoba bangkit tetapi ia tidak bisa ia masih duduk naruto hanya berharap cakranya bisa secepatnya pulih kembali , Tapi naruto terkejut melihat sasuke yang berlari mengarahkan Pedangnya menuju Naruto dan berkata
" Bersiaplah menghadapi kematian NARUTO ! " Teriak sasuke yang hampir mendekati Naruto.
.
.
.
.
Naruto masih berharap agar cakranya pulih lebih cepat tapi hasilnya Nihil. Di tempat lain Hinata menyadari bahwa cakra Naruto mulai melemah, ia sangat khawatir pada pujaan hatinya , ia melihat kearah sakura , sepertinya sakura juga menyadari hal itu, tetapi saat ia ingin pergi Karin selalu menahannya , Hinata melihat celah antara Zetsu putih itu , ingin rasanya ia menolong Naruto , Neji menyadari apa yang difikirkan Hinata, lalu ia menatap Hinata.
" Pergilah, Sekarang! " Ucap Neji Masih melawan Zetsu
" Ta-ta-tapi ! " Hinata bingung bisakah Kakaknya melawan Zetsu yang sangat banyak ini ?
" Biar aku yang tangani , Hinata-sama pergilah ! " Ucap Neji yakin
" Baik !" Hinata pun segera berlari menuju Gua , Hinata sempat terkejut melihat Pedang sasuke yang hampir mengenai Naruto , Secepatnya Hinata meyenrang Sasuke dengan Jurusnya
"Hakke Kuhekisho!" Teriak Hinata , Refleks teriakannya itu membuat naruto terkejut , sementara sasuke dan pedangnya terbentur kedinding Gua.
" Kau ! Beraninya kau mengangguku!" Desis sasuke sambil memegangi dadanya yang terkena jutsu khas Clan Hyuuga.
" Naruto-kun apa kau tidak apa-apa " Tanya Hinata dengan penuh nada Khawatir
" Aku tidak apa ap- " Perkataan naruto terhenti ketika Naruto Merasakan cakra Hijau di tangan Hinata yang melekat ke punggngnya, Naruto terkejut bagaimana bisa Hinata menguasai jurus itu ? Setau Naruto Hinata bukanlah orang yang suka menguasai ninjutsu Medis.
" Ba-bagaimana bisa kau menguasai Jutsu ini ? " Tanya Naruto heran.
" A-aku diajari Tsunade-sama " Jawab hinata tanpa mengalihkan pandangannya , dia memfokuskan cakranya agar bisa mengalir ke Tubuh Naruto, Naruto dapat merasakan Cakranya kembali walaupun hanya sedikit, tapi ia masih belum bisa berdiri, sementara Sasuke melihat hinata kelelahan karena mentransfer cakranya ke Naruto, dan Naruto yang masih belum bisa berdiri. Dengan secepat kilat melakukan penyerangan mendadak ia mengarahkan pedangnya menuju naruto dan berharap tak ada lagi gangguan melihat kondisi keduanya lemah.
Sebenarnya bukan transfer hinata yang lambat, tapi karena cakra Naruto itu terlalu besar bagi Hinata, jadi Hinata hanya bisa mengisi sebagian saja. Walaupun kemampuan Hinata masih minim ia berusaha sebaik mungkin, ia berusaha cepat saat melihat pedang sasuke yang sebentar lagi akan sampai ke tubuh naruto, sedangkan Naruto terus mencoba untuk menggerakan tubuhnya saat melihat Sasuke dan pedangnya yang mengkilap siap merobek perutnya.
Hinata panik melihat situasi seperti ini dan ia juga masih belum selesai mentransfer cakra kepada Naruto, Hinata tidak tau ini keputusan yang benar atau salah tapi tidak ada niat apapun selain melindungi Naruto, Hinata langsung berbalik ia berdiri di depan naruto bersiap menggantikan posisi Naruto, sementara Naruto yang tiba tiba melihat Hinata di depannya bagaikan tameng yang akan melindungi dirinya sangat terkejut sampai ia tidak bisa berbuat maupun berkata sesuatu, sementara sasuke yang melihat hal itu, sudah tidak bisa menghentikan langkahnya, entah kenapa padahal ia sangat ingin berhenti sampai akhirnya.
SREEEKK!
Hinata merasakan ada sesuatu yang menembus perutnya, Naruto yang melihat ujung pedang itu sudah menembus belakang Hinata hanya bisa membelalakan matanya, Selain itu ujung Pedang Sasuke hampir mengenai kepalanya yang berada tepat dibelakang Hinata, Sasuke terkejut melihat kondisi Hinata, mata yang tadinya cerah terlihat meredup , dengan darah segar yang merembes ke perutnya dan sudut bibir yang tak hentinya mengeluarkan darah, sasuke menggeram dan berteriak tepat didepan wajah Hinata.
" Kenapa kau MENGHALANGI ku ! " Bentak Sasuke, Sasuke heran melihat Hinata yang menatapnya lekat-lekat. Mata onyx bertemu dengan Amesthy sampai akhirnya Hinata mengeluarkan suara yang terdengar bergetar.
" Ka-ka-rena a-a-ku ti-ti-d-ak a-a-k-kan me-m-bi-a-ar-k-an mu pe-r-g-I Sasu-kun" Jawab Hinata dengan bersusah payah ia pun menciptakan seulas senyuman di bibirnya, Sasuke yang mendengarnya pun tiba-tiba mengingat sesuatu.
FLASHBACK
" Sasu-kun aku mohon ja-jangan pergi! " Teriak Hinata kecil yang mengejar Sasuke kecil.
" Tidak Hina-hime aku akan pergi! Aku akan membalaskan dendamku ! " Teriak Sasuke kecil yang akan pergi dari manshion Uchiha dan disekitarnya banyak korban.
" Jika be-begitu b-biarkan aku i-kut ! " Jawab Hinata yang merentangkan kedua tangannya , seolah oleh sebagai gerbang agar sasuke tidak bisa lewat.
" Kau tidak mengerti Hina-hime , Itachi itu sudah berani melukai clannya sendiri ! " Kata sasuke kecil yang mengambil tangan hinata lalu melemparnya menjauh , hingga akibatnya hinata mengalami luka-luka namun hinata tidak menyerah untuk menyadarkan sahabatnya itu agar tidak pergi.
" Aku mohon ! ji-jika ka-kau pergi a-aku bersama siapa ? " Tanya Hinata kecil sambil menangis menahan luka luka di tubuhnya.
" Neji bersamamu Hina-hime !" Teriak Sasuke kecil Frustasi yang mendapatkan Hinata begitu keras kepala
" A-a-ku tid-ak ma-u na-nti Ne-neji-nii si-sibuk dengan Tou-san Sasu-kun! " Teriak hinata sambil memeluk sasuke, ia pun melepaskan pelukannya lalu kembali merentangkan tangannya , Sasuke sangat geram dengan Hinata kecil ini, memang Ayah Hinata selalu membanggakan Neji dan juga Hanabi, Bahkan untuk melirik Hinata saja ia tak mau.
" Aku menolak minggir ! " Gertak sasuke sambil mengambil kunai miliknya, Hinata menelan ludahnya tapi ia tetap keras kepala dan menggelengkan kepalanya.
"HANYA KAU SAHABAT YANG AKU PUNYA! KITA SUDAH BERSAHABAT SEJAK KECIL!" Teriak Hinata meyakinkan Sasuke.
"Kenapa kau keras kepala! " Ucap Sasuke, Sasuke tidak sadar bahwa ia melempar kunai kearah Hinata, Hinata terkejut tetapi ia sempat berkata
" Ka-ka-rena a-a-ku ti-ti-d-ak AKAN MEMBIARKAN MU PERGI Sasu-kun " Teriak hinata, kunai pun melesat dan mengenai lengan Hinata sampai akhirnya Hinata jatuh pingsan, sementara Sasuke ia mendekati Hinata dan memberinya sedikit obat pada lengannya dan meninggalkan Sahabat kecilnya itu sendirian. ` maaf kan aku Hina-hime` Gumam sasuke.
FLASHBACK END
Hinata masih setia menatap Sasuke, Sasuke pun menyeringai ke arah Hinata
"Aku tak akan pernah termakan hasutan mu " Ucap Sasuke sinis
" Ti-tidak aku tid-ak a-k-an meng-ha-sutmu a-aku ha-hanya ingn ka-kau ingat sa-ja" Kata hinata yang bersusah payah bicara, ia mencoba menaikan tangannya ke pipi Sasuke tapi Sasuke hanya diam melihat reaksi Hinata, Sasuke masih tak menyadari tangan Hinata yang mulai mendekat ia masih sibuk dengan fikirannya sementara Naruto terdiam melihat kedekatan Hinata dan Sasuke, hingga akhirnya tangan Hinata telah sampai di pipi Sasuke, Sasuke dan Naruto pun terkejut melihat perbuatan Hinata sampai hijau melekat di pipi Sasuke, ternyata Hinata ingin mengobati luka di pipi Sasuke yang terkena kunai
Perlahan lukanya pun menghilang dan Sasuke mulai merasakan cakranya kembali walaupun sedikit, ternyata Hinata juga mentransferkan cakranya yang ada untuk Sahabat Kecilnya itu, Sasuke sontak menepis tangan Hinata.
" Jangan cari muka kau! Jawab aku kenapa kau melindunginya! " Bentak Sasuke kepada Hinata , Naruto fikir Hinata akan menjawab ` Karena Naruto adalah Temanmu dan Teman kami ` atau ` Karena impian Naruto adalah menjadi HOKAGE ` Tapi semua sirna karena hinata tidak berbicara seperti yang apa difikirkan Naruto
" Aku me-no-long ny-a-a ka-ka-re-na a-aku MENCINTAI ny-a-a " Jawab Hinata dengan menekan kata " Mencintai ", Naruto pun membulatkan matanya tak percaya atas apa yang dikatakan Hinata, ada perasaan senang dan sedih meliha Hinata, senang karena ternyata Hinata mencintainya dan sedih karena lagi-lagi orang yang mencintainya mengorbankan diri demi Naruto
" Cih ! Seleramu rendah Hyuuga! " Ejek Sasuke, ia pun melepaskan pedangnya yang berlumuran darah Hinata, Tiba-tiba ia menghilang tetapi sebelum menghilang Sasuke sempat berbicara pelan "maaf kan aku Hina-hime " Sasuke pun pergi meninggalkan mereka berdua
Hinata dapat mendengar jelas apa yang dikatakan Sasuke ia pun tersenyum sampai akhirnya Hinata merasa pandangannya mulai kabur dan berubah menjadi gelap, perutnya terasa nyeri dan sakit tiba-tiba ia pun ambruk, sebelum Hinata jatuh naruto dengan sigap menahan agar tubuh mungil Hinta tak jatuh ke tanah, Naruto memeluk Hinata sambil menangis ia juga mendengar Hinata berbicara pelan kepadanya `Go-gomene na-na-naruto-kun`.
.
.
.
.
.
.
.
Hay Minna ! Berjumpa lagi dengan saya Nanayra! Bagaimana kabar kalian semua ! Semoga kalian menyukai Cerita ini ya Minna! Sebelumnya Mari kita membalas Review teman-teman kita \m/
Aan817 : Hahaha, iya terimakasih ya , yuhuuu \m/
Rika Shimon : Benarkah? Ya ampuun makasihh *Lebay hahaha, Siap akan saya lanjutkan! Terimakasih atas pemberi SEMANGATNYAA \m/
Byakugan No Hime : Hahaha, ini masih Ff pertama, iyasih aku juga merasa kepanjangan :3 kalau ada usul dan saran untuk judul saya terima lapang dada \m/ , Terimakasi sudah membaca dan mendukung ff ini !
Anitaa Hyuga : Oke , terimakasih atas pujiannya, maaf ya kalau masih Typo T_T
The KidSNo OppAi : Masuk nggak ya? Kira-kira gimana hahahaha :3 Tunggu aja kelajutannya, Sekali lagi terimakasih sudah Me-Review \m/
Sekian Balasan dan Ucapan Terimaksih dari Author! Sekali lagi Terimakasi walau yang Review baru 5 orang T_T tapi kalian tetap yang terbaik (y) *alaynyanaik
Dan saya tak henti-hetinya meminta Kritik dan Saran karena saya baru pemula
R
E
V
I
E
W
=Please=
