Chapter sebelumnya :
"Kenapa ? , bukankah kau- " Perkataan Naruto dipotong Sakura.
" Mencintai Sasuke ? ku rasa sekarang Sasuke sudah tidak ada lagi di hatiku Naruto, sekarang hanya ada kau , kau yang selalu ada di sisiku , menyelamatkanku , menyayangiku , menjagaku , bukan Sasuke yang sekarang menjadi buronan kelas S ! aku minta maaf baru menyadari sekarang " rona diwajah Sakura bertambah
" Lagi pula aku yakin, pasti hanya aku wanita yang kaucintai, Kau sangat mencintaiku bahkan saat kita masih di Akademi, kau selalu bertingkah Aneh untuk mendapatkan perhatianku kan? Seharusnya kau senang Naruto-kun " Wajah Sakura mendekati wajah Naruto, ia memperpendek jarak Antara mereka, Bahkan sakura dapat merasakan setiap hembusan nafas Naruto
.
.
DEG ! DEG!
.
.
NORMAL P.O.V
Tubuh Hinata bergetar mendengar pernyataan Sakura apa lagi saat melihat Naruto dan Sakura yang hamper berciuman, Air matanya terus mengalir , Hatinya terasa sesak sangat sesak ! Hinata sudah tidak mampu lagi melihat apa yang akan dilakukan Sakura,. Hinata berlari kembali ke kamarnya, tanpa peduli kondisinya ia tetap berlari menuju kamarnya, semua ninja medis menatap heran Hinata yang berlari sesekali menghapus air matanya, sampai di kamarnya Hinata berdiri menghadap bunga lavender yang diberikan Naruto, air matanya terus mengalir tanpa henti
" Ke-kenapa ! kenapa tega sekali ! A-aku tau a-aku me-memang lemah ! tapi ha-harus kah takdir ku seperti ini ! "
.
.
.
BRAKK
.
.
.
Tiba-tiba Hinata dikejutkan dengan kehadiran beberapa kelompok ninja yang tak dikenalnya, semua mengenakan topeng . Hinata benar benar terkejut , kondisinya masih terguncang dan cakranya masih belum pulih. Hinata mundur kebelakang , ia mengambil kunai yang ada di dekat ranjangnya yang sudah dia persiapkan untuk waspada jika ada serangan mendadak, Hinata mengangkat kunainya dengan tangan gemetar
" SI-SIAPA KALIAN !" Teriak Hinata
" DIAM DAN IKUTI KAMI !" Teriak salah seorang kawanannya
" Ti-ti-tidak akan !" Dengan langkah pasti Hinata maju ke arah lawan, saat itu juga terjadi pertarungan yang lumayan sengit, entah kenapa tidak ada yang datang menolong Hinata, Hinata bingung kemana semua orang? , karena tidak terlalu fokus kunai Hinata jatuh kelantai, dengan cepat ia mengeluarkan jurusnya
" Hakke Kuhekisho!" Para Shinobi itu pun terlempar dan membentur dinding rumah sakit, Hinata berlari keluar kamar ingin meminta bantuan, tapi Hinata sangat terkejut ternyata semua orang yang ada disini terkena Genjutsu! Kaki Hinata sudah tidak mampu menopang berat tubuhnya lagi tiba tiba sesuatu menghantam tengkuk Hinata dan membuat Hinata kehilangan kesadarannya semua menjadi … GELAP
.
.
.
.
.
Kelopak mata yang indah itu perlahan terbuka, memperlihatkan iris lavender yang menawan, ia menggerakan tubuhnya tapi ia merasakan janggal di tangannya seperti ada sesuatu dan BINGO ! Ternyata pergelangan tangan beserta kakinya diikat, Hinata merota-ronta tapi tetap saja tidak bisa, tubuhnya terasa lemas cakranya seperti terhisap, Hinata benar benar memperhatikan seluruh ruangan disekitarnya matanya terbelalak melihat tubuhnya yang berada di tengah lingkaran dan ini bukan lingkaran biasa tapi lingkaran penyegel cakra yang digunakan untuk para tahanan yang telah melakukan kejahatan tingkat tinggi.
" Ti-tidak mungkin! Siapa yang melakukan ini! " Hinata menggerakan tubuhnya berharap tali itu lepas tapi hasilnya nihil tali itu semakin kuat, tiba tiba Hinata merasakan cakra seseorang .
HINATA P.O.V
Tubuhku tidak bisa bergerak ! oh Kami-sama bagaimana ini ? Di sini gelap sekali hanya aku seorang , tunggu ! ada seseorang disini !
" Si-siapa disana !" aku melihat orang itu semakin dekat sungguh aku sangat ketakutan saat ini!
" He-hey! Apa kau dengar ! " Tubuhku gemetaran orang itu muncul di hadapanku ! Mataku terbelalak saat ia membuka topengnya ! di dahinya terdapat segel yang dibuat Hyuuga untuk kalangan bunke !
" Jangan sekaget itu Hinata-sama, kasian sekali hidupmu itu !" orang itu menyeringai dan menatapku tajam
" Kau ? bukankah kau dari clan Hyuuga ? si-siapa yang menyuruhmu melakukan ini? " aku benar benar bingung saat ini ! apa salahku? tega teganya kalangan bawah melakukan hal sekeji ini !
" Apakah kau benar-benar ingin tau siapa yang memberikan ku misi seperti ini ?" Tanya orang itu
" Jangan basi-basi kau atau kau akan men-"
" Hiashi-"
.
.
Deg! Deg!
.
.
Badanku menegang, apa aku tidak salah dengar orang ini menyebut nama Tou-san ?
" Hiashi-sama yang menyuruhku melakukan ini! dan para tetua juga-" aku merasakan tubuhku gemetar air mataku tumpah ! Kenapa? Kenapa Tou-san melakukan ini
" Iya kau benar Hinata-sama! Tou-sanmu memang kejam! dia tidak menginginkan anak seperti dirimu ! para tetua menyuruh kami untuk membunuhmu!" dia menyeringai, seringai yang menjijikan ! air mataku terus mengalir aku menundukan kepalaku, tubuhku gemetar, kata-kata itu terus berputar di kepalaku
" Sudahlah jangan menangis kau tau Hinata-sama, Tidak ada yang menginginkan dirimu! Sekarang kau bukan lagi Hyuuga ! kau hanya anak bua-"
" CUKUUUUUPPP ! "
.
.
DUAAARRRR!
.
.
HINATA P.O.V END
NORMAL P.O.V
Segel yang berada di dekat Hinata pun hancu ! orang yang menculik Hinata terkejut ! sungguh ia kira Hinata merupakan orang yang lemah tapi siapa sangka segel sekuat itu bisa hancur ia bisa merasakan hawa mencekam! penculik itu mengibas ngibaskan kumpulan asap akibat ledakan itu, ia melihat Hinata disana ! Hinata berdiri dengan tegap tapi, ini bukan Hinata yang biasanya bedanya kali ini terletak pada byakugannya yang mempunyai warna hitam pekat ! bahkan iris mata lavender itu tak telihat lagi, Hinata menghilang dari pandangan mereka
" Di-dimana dia !" tubuh itu bergetar
" kau yang akan MATI ! " Suara itu sangat dingin dan menyeramkan
.
.
CRASSSHH !
.
.
Kunai yang ia dapat itu tepat mengenai perut si penculik, Tiba-tiba tangan Hinata bergetar
.
.
TRAANGG
.
.
Kunai yang ia pegang terjatuh, mata Hinata kembali normal ia terbelalak dan mundur beberapa langkah sambil menutup mulutnya
" Ti-tidak mungkin ! A-apa yang aku lakukan !" Hinata berlari keluar ternyata itu gudang kosong yang tidak jauh dari Konoha!dilihatnya sekeliling ternyata hari sudah malam pasti Neji mencarinya, tiba-tiba Hinata berhenti berlari ia mengepalkan tangannya
" Neji-nii tidak akan mencariku ! dia hanya berpura – pura baik padaku !"
.
.
.
.
.
Hinata kembali pulang ke Mansion Hyuuga, Sepi hanya ada beberapa penjaga, ia berjalan menuju kamarnya untuk mengambil sesuatu, tetapi tanpa disengaja ia berpapasan dengan Tou-sannya . Pandangan terkejut sekaligus pandangan yang entah sangat sulit Hinata artikan terpancar pada mata itu, Hinata tetap berjalan tanpa menyapa seperti basanya. Tapi suara berat itu harus membuatnya berhenti
- TBC -
Haayy! Bagaimana hari minggu kalian? Semoga menyenangkan ya! Terimakasih untuk Reviewnya! Saya akan berusaha sebaik mungkin agar ff ini disukai banyak orang Yeaaahhhh *Semangatberkobar! Oke terimakasih sudah membaca, maafkan saya bila masih ada Typo dan Kegajean di dalam cerita ini Hahahaha
Semoga kalian menyukainya!
Please
R
E
V
I
E
W
...
