Title : TheCherryOnTop

Pairing: SasuSaku

Disclaimer: I do not own Naruto, nor the story.

Warning: This is an Indonesian translation of ohwhatsherface's story with the same title. Done with permission.

Summary:

Sakura tidak pernah menjadi pusat perhatian, namun tiba- tiba semua orang memperhatikannya. Hal itu membuat Sakura melakukan sesuatu, Blog it! Tentu saja!


Chapter 3

.

.

.

TheCherryOnTop merubah statusnya pada Senin, 10 September 10: 21 PM

TheCherryOnTop sedang men-stalking !

X

X

HALAMAN PROFIL

Uchiha2

-Kemarahan

Nama : Sasuke Uchiha

Tanggal Lahir: 23 Juli

Lokasi: -

Sekolah: Leaf Akademi

Teman: BBQ, KingOfRamen007, Lazy1, Splash, WhiteEyes56

Anggotadari:-

Suka: Rahasia, sepi, tomat, olahraga, film

Tidak suka: Orang idiot, penggemar, rumor, makanan manis

Hobi : Basket, sepakbola, membaca

Film Favorit: Kill Bill Vol. 1, Kill Bill Vol. 2

Buku Favorit : The Art of War

Pahlawan : -

X

X

MENU

TAMBAHKAN Uchiha2 SEBAGAI TEMAN?

PROFIL

ARSIP(3)

GAMBAR(0)

ENTRI TERAKHIR

X

X

BLOG INI TERKUNCI

Untuk dapat membaca entri di blog ini, anda harus menambahkan Uchiha2 menjadi teman

X

X

TAMBAHKAN Uchiha2 SEBAGAI TEMAN?

X

X

TheCherryOnTop Sign Out pada Senin, 10 September 10:23 PM

X

X

Sign In

Nama pengguna: Lazy1

Kata sandi :cloudsrcool

X

X

Lazy1 Sign In pada Senin, 10 September 10:24 PM

X

X

Uchiha2

Dibagikan pada Rabu, 22 Agustus 3.22 AM

Suasana Hati: Mengganggu, Menyebalkan, Merepotkan.

Musik: Suara dengkuran Naruto

Lokasi : Bumi Perkemahan Konoha

Subjek : Setelah sekian lama

Kenapa aku punya blog?

Oh, benar. Karena Dobe membuatkannya untukku, yang mana sebenarnya sangat tidak berguna karena yang aku lakukan hanya menolak semua permintaan pertemanan yang masuk. Semuanya dari para penggemar, jadi buat apa, kan? Mereka hanya akan menggangguku.

Kau tahu apa lagi yang menggangguku?

Kenyataan bahwa kakakku akan bekerja di sekolahku tahun ini, sepertitinggal bersama selama liburan musim panas tidak cukup untuk menyiksaku. Saat aku berkesempatan untuk hidup terpisah darinya dan ayah, orang sialan itu malah bekerja di sekolahku. Memangnya dia tidak bisa bekerja di tempat lain?

Brengsek.

Aku juga tidak tahan bloging begini. Memangnya orang- orang tidak punya hal lain yang bisa mereka lakukan selain ngeblog? Maksudku, satu- satunya alasan kenapa sekarang aku menulis ini adalah karena aku sedang berada di antahberantah dengan Naruto, dan tidak ada cahaya yang bisa aku lihat selain Blackberryku. Tidur bukan sebuah pilihan dengan makhluk Dobe berisik yang berbagi tenda denganku. Aku tidak yakin bahwa ada orang di dunia ini yang mau bertukar posisi denganku.

Apa yang harus aku tulis?

Gosip?

Orang yang bergosip adalah jenis orang yang paling buruk.

Orang yang tidak memiliki hal lain untuk di lakukan di hidupnya.

Brengsek.

X

Komentar

X

Komentar untuk 'Setelah sekian lama'

Dibagikan pada Rabu, 22 Agustus 1.15 AM

Subjek: (tidak ada subjek)

WhiteEyes56 : kau merengek seperti anak perempuan.

X

X

Lazy1Sign Out padaSenin, 10 September 10.29 PM

X

X

Sign In

Nama pengguna :TheCherryOnTop

Kata sandi :sexyback

X

X

TheCherryOnTop Sign In padaSenin, 10 September 10.30 PM

X

X

Dibagikan pada Senin, 10 September 10.34 PM

Suasana Hati: Benar- benar tidak berselara

Musik: hiduplah dengan baik dan jangan rindukan aku

Lokasi : DI ATAS BOKONGMU!

Subjek : PENGHILANG SELERA

Bagaimana hidupmu?

Punyaku membosankan…

Huh. Aku tidak tahu harus menulisapa sekarang. Tapi aku punya spekulasi :Bajak Laut dan Pecinta Ular mungkin sedang break, karena tercatat dalam sejarah Leaf Akademi untuk pertama kalinya, hari ini pria itu datang TEPAT WAKTU! Sungguh membuat kaget semua orang.

(Awas saja jika ada yang bilang aku kehilangan pesonaku, blog ini akan aku tutup.)

Dan, info terbaru datang dari kasus pencurian koleksi porno beberapa waktu lalu, coba tebak?

TIDAK ADA HUKUMAN.

Padahal aku pernah tidak sengaja mengumpat di dalam kelas kemudian mendapatkan detensi. Kali ini ada koleksi porno yang dicuri namun tidak ada yang terjadi.

.ADIL.

Komentar

Komentar untuk 'PENGHILANG SELERA'

Dibagikan pada Senin, 10September 11.02 PM

Subjek: Terjun bebas…

Lazy1 :Tapi Cherry, kau memang kehilangan pesonamu.

Komentar untuk Lazy1

Dibagikan pada Senin, 10September 11.07 PM

Subjek: Ke atas dan ke bawah

TheCherryOnTop : TUTUP MULUTMU ATAU AKU AKAN MENUSUKMU, SIALAN!

TheCherryOnTop

Chapter Tiga

Ini Pasti Cinta

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.10 AM

Suasana Hati: Penasaran. Dan sedikit jengkel

Musik: CINTA BERSINAR LEBIH CERAH DARIPADA MENTARI!

Lokasi : Bukan di dekatmu!

Subjek : Perhitungan suara kedua tahun ini

Baiklah.

Jadi aku punya pertanyaan.

Berdasarkan cerita tentang Merepotkan, Kipas dan Harpa yang sudah kalian ketahui, menurut kalian Merepotkan harusnya berakhir dengan siapa?

Harpa atau Kipas?

(ATAU MUNGKIN ORANG LAIN?! Tidak, tidak deh…)

Beri komentar untuk ikut menyuarakan pendapatmu!

Komentar

X

X

Komentar untuk 'Perhitungan suara kedua tahun ini'

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.19 AM

Subjek: HARPA!

Sexy-In0 :Aku pikir Merepotkan seharusnya berakhir bersama Harpa. Dari apa yang aku baca, aku rasa Harpa hanya sedikit takut untuk menjalin sebuah komitmen, sesungguhnya dalam hatinya yang terdalam, dia menyukai Merepotkan.

X

X

Komentar untuk 'Perhitungan suara kedua tahun ini'

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.22 AM

Subjek: Pilih aku!

KingOfRamen007 :Kipas.

X

X

DIHAPUS

Komentar untuk 'Perhitungan suara kedua tahun ini'

Dibagikan pada Selasa, 11 September 1.17 AM

Subjek: (tidak ada subjek)

Lazy1 :Aku sebenarnya ingin mengomel bahwa kau adalah teman yang sangat buruk, menggunakan kehidupan cintaku untuk mendapatkan komentar yang banyak, tapi itu terlalu merepotkan. Jadi sebagai gantinya, traktir aku sarapan besok pagi.

Komentar untuk Lazy1

Dibagikan pada Selasa, 11 September 1.21 AM

Subjek: Aw kau tahu bahwa sebenarnya kau masih mencintai aku!

TheCherryOnTop :Setuju.

Saat aku dan Shikamaru berjalan menuju kelas drama, aku mengaku bahwa aku menggunakan akun blognya untuk stalking Sasuke-kun bahwa aku menggelikan dan seharusnya mencoba trik baru yang lebih canggih untuk menstalking seseorang. Aku kemudian minta maaf sekali lagi karena telah membuat voting tentang Harpavs Kipas.

(sejauh ini, skornya adalah:

Harpa: 8 suara

Kipas : 8 suara

Itu buruk karena aku mengharapkan perkelahian yang akan terjadi jika hasil votingnya mengumumkan bahwa Ino akan lebih baik bersama Shikamaru. Tapi kemudian aku harus ingat bahwa semuanya terserah pada Shikamaru.)

Kemudian aku mengingat kalimat Shikamaru—

Lalu meninju lengannya, keras.

Duh.

(karena dia baru saja mengatai aku menggelikan!)

"Peran dalam drama, akan dipilih berdasarkan nilai yang kalian dapat tahun lalu," Sasori-sensei mengumumkan. Hari ini kami tidak diperkenankan untuk duduk di kursi auditorium seperti biasa melainkan berkumpul di atas panggung. Aku sudah mendengar Shikamaru yang mulai menguap, dasar pemalas."Jadi bagi siswi yang mendapat nilai tertinggi saat tingkat 10, akan berperan menjadi Alice dan yang mendapat nilai tertinggi kedua akan menjadi peran utama kedua, dan seterusnya… begitu juga dengan siswa laki- laki."

Nilai tertinggi…

Aku menelan ludah. Aku sangat berharap bahwa ada orang lain yang mendapat nilai 99 atau 100 tahun lalu—

"Ini berarti Alice akan diperankan oleh-" banyak wajah yang terlihat harap-harap cemas, masing- masing berpikir bahwa mereka sudah berakting lebih baik dari yang lainnya tahun lalu. Karena aku tidak pernah mengatakan apapun tentang nilaiku, mereka sama sekali tidak tahu bahwa "—Sakura Haruno."

Tidak.

Mau.

Tentu saja aku sudah mengira bahwa ini akan terjadi mengingat nilaiku yang tinggi. Tapi faktaitu tidak membuat aku lebih mudah dalam menerimanya! "Dan pemeran pria utama sebagai Kucing Cheshire adalah Sasuke Uchiha."

Tunggu… Pangeran Alice diperankan oleh Sasuke-kun?! SUNGGUHAN?!

"Sisa pemeran ada di daftar ini," lanjutnya, memegang setumpuk kertas yang kemudian dibagikan pada kami satu- satu.

Alice's Adventures In Wonderland

Alice – Sakura

Kucing Cheshire – Sasuke

Kelinci Putih – Lee

Ratu Heart – Ino

Raja Heart – Shikamaru

Bangsawan – Karin

Ulat – Shino

Topi – Naruto

Kelinci – Kiba

Tikus – Tenten

Tukang keluh – Suigetsu

Kura- kura – Neji

Dan sampai situ aku berhenti membaca…

Masih sangat banyak karakter yang belum aku baca, dan kebanyakan adalah hewan dan kartu jadi aku tidak perlu repot- repot membacanya.

Mungkin Sasuke-kun dan aku memang ditakdirkan bersama. Aku rasa begitu. Aku sudah tidak kesal padanya karena dia tidak dihukum (kedengaran aneh) dan mulai mempersiapkan pernikahan kami lagi. Sasori-sensei terlihat lebih sebal kepada kami daripada biasanya (mungkin karena dalam ekpektasinya, kelas hari ini seharusnya sudah mulai mempraktekan deh, pria ini harus memberikan kedisiplinan waktunya untuk Kakashi-sensei sedikit saja).

Sasori-sensei terlihat lebih sebal kepada kami daripada biasanya (mungkin karena dalam ekpektasinya,kelas hari ini seharusnya sudah mulai mempraktekan drama. Serius deh, pria ini harus memberikan kedisiplinan waktunya untuk Kakashi-sensei sedikit saja)."Untuk sekarang, baca lagi naskahnya dan praktekan dialogmu." lanjutnya. Dengan cepat ia memutar langkahnya dan…."Untuk sekarang, baca lagi naskahnya dan praktekan dialogmu." lanjutnya. Dengan cepat ia memutar langkahnya dan….

Meninggalkan kami.

Guru macam apa yang meninggalkan muridnya saat—aku melirik jam di tangan 10: 12—kelas bahkan belum berjalan setengahnya?!

Oh well.

Bukannya aku merasa terganggu karenanya.

Aku dan Shikamaru (Chouji sedang berdebat dengan Ino—iya, Ino yang itu—tentang sesuatu hal) melangkah menuju kursi dan memilih duduk. "Jadi, Shika-kun- " jujur saja aku senang melihat wajah berkedut Shikamaru saat aku memanggilnya begitu.

Lucunya adalah semua gadis yang pernah ia kencani selalu memanggilnya 'Shika-kun'. Ino memanggilnya Shika-kun, Tayuya memanggilnya Shika-kun, aku (mengejeknya) juga memanggilnya Shika-kun (di kencan pertama dan satu-satunya kami, ingat?), sekarang Temari juga memanggilnya Shika-kun. "—gimana masalah Temari? Kau tidak menjawabku semalam."

Shikamaru memutar bola matanya dan mengangkat kakinya ke atas kursi di depannya.

"Kau hanya ingin tahu agar bisa kau tulis di blogmu." gumamnya, menyilangkan tangan di belakang kepala."Karena tidak bisa dapat gosip, sekarang kau menggunakan kau menggunakan temanmu untuk membuat blogmu populer… dasar teman yang buruk."

Aku cemberut."Kok tahu, sih?"

"Aku tahu kau, gadis pintar." dengan itu, Shikamaru berdiri. "Aku mau kencing-"

"Ih, tidak perlu kasih detailnya ke aku, dasar jorok!"

"—jadi kalau Sasori-sensei balik, katakan aku sedang di toilet."

Saat Shikamaru meninggalkan aku sendiri, aku menyamankan diri sambil mencoba mengingat dialog gadis gila yang sedang mengejar kelinci putih. Gadis bodoh, sungguh. Maksudku, siapa yang mau melompat ke dalam lubang aneh hanya untuk memberikan jam milik orang yang bahkan jelas- jelas mengabaikanmu? Kalau aku pasti akan melemparkannya kepada kelinci sialan—

"Um, Sakura…?"

Aku tidak mengenali suara itu.

Mungkin Karin yang sudah siap membunuhku, karena sekarang akulah satu- satunya gadis di sekolah yang bisa berbicara dengan Sasuke-kun selain guru atau seseorang yang satu kelompok dengan…

Oh sial…

Mungkin itu Temari ( yang bahkan tidak ada di kelas ini…) yang ingin mengatakan bahwa dia tidak senang melihat aku berteman dengan Shikamaru karena dia merasa tidak aman dengan hubungan mereka…

Atau mungkin dia…

Aku memutuskan untuk membuat hidupku lebih mudah dan menoleh.

Untuk menemukan Ino Yamanaka.

Aneh.

"Hey, Sakura-chan.."

Jadi waktu tingkat delapan, Ino tiba- tiba menjadi terkenal (dengan dadanya yang tumbuh—tidak juga sih, karena kami mendapatkan menstruasi di waktu yang hampir bersamaan… maksudku dada Ino secara ajaib menjadi besar) dan meninggalkan aku sendiri, yang kemudian membuat aku menghabiskan waktu lebih sering bersama Shikamaru dan menjadikan kami sahabat dekat seperti sekarang. Yap, nona Yamanaka memiliki kisah klise tentang gadis yang menjadi populer dan meninggalkan teman- teman sejatinya.

Dan dia yang menghampiriku sekarang sungguh membuat aku bertanya- tanya.

Ada apa?

Kenapa dia menyapaku?

Aku menurunkan kaki, membenarkan posisi duduk dan melirik Ino yang masih berdiri di menyapukan pandangan ke seluruh kelas, mencoba menemukan seseorang yang dapat menyelamatkan aku dari kecanggungan ini. Tuhan, aku bahkan tidak masalah jika ada Naruto atau Kiba…

"Hai," kataku pelan. "ada apa?"

"Boleh duduk di sini?"

Aku berkedip."Kenapa?" tanyaku. Aku tidak bisa menahannya, pertanyaan itu tiba- tiba saja sudah keluar. "maksudku, silahkan. Tapi kenapa kau ingin duduk bersamaku..?"

Ino duduk di kursi sebelahku, mengigit bibirnya gugup."Sakura-chan, kau teman baik Shikamaru, kan?"

Oh.

Sekarang aku mengerti.

Jadi begitu ceritanya.

Dia ingin tahu tentang Temari sepertinya.

CHE.

"Kenapa ya?" tanyaku sok keren dengan nada yang dapat membuat Sasuke-kun bangga jika saja makhluk tampan itu mendengarnya.

"Karena kau temannya, bagaimana pendapatmutentang dia dan Temari?" lanjut Ino. "Maksudku, kau dan Chouji adalah sahabat baiknya, tadiChouji bilang dia tidak tahu harus bilang apa tentang hal ini. Aku yakin sebagai teman perempuannya, kau pasti punya pendapat tentang betapa Shikamaru sedang membuat kesalahan besar dengan kehidupannya-"

Kesalahan.

"Kesalahan..?" ulangku, mengedipkan mata bodoh.

"Um..iya!" Ino setengah berteriak, "memangnya apa yang orang jenius itu pikirkan?Kenapa dia mau mengencani Temari, dari semua pilihan yang ada!" gadis pirang itu lalu berdiri dan memelototiku."Sakura, kau adalah teman yang buruk kalau sampai mengizinkan Shikamaru membuat kesalahan seperti ini dalam hidupnya!"

Aku mengedip lagi.

Dan lagi.

Karena, seriusan deh—

…kenapa dia malah berteriak padaku…?

Dengan teriakan Ino, aku yakin seisi kelas tengah menatap penasaran ke arah kami (termasuk Sasuke-kun!).Aku membenarkan seragamku lalu menyingkapkan helai rambut yang jatuh di wajah ke balik telinga. Karena jika kau sedang ditatap oleh orang yang kau suka, kau harus terlihat paling cantik.

"Ino," kataku tenang. "bukan posisiku untuk mengkritik pilihan gadis Shikamaru, apalagi-"

"Omong kosong!"

Wah.

"Oke…" aku mengangkat tanganku menyerah, karena sebagai Cherry, toh aku ingin melihat pertengkaran antara Ino dan Temari. Kuku French-manicured milik Ino pasti akan meninggalkan bekas yang dalam di wajah Temari. "Ino, tenang dulu. Aku hanya mau bilang bahwa itu adalah kehidupan cinta Shikamaru, jadi terserah dia…"

Ino meneriakan kefrustasiannya dan pergi menjauh dariku sebelum Shikamaru kembali dari toilet. Pemuda itu mendekat dan menatapku aneh. Orang mulai memalingkan wajah mereka dariku tapi aku masih dapat merasakan satu pandangan masih mengunciku-

YA TUHAN SASUKE-KUN SEDANG MENATAPKU!

"Hey, Sakura, suami masa depanmu sedang memperhatikanmu terus, tuh." bisik Shikamaru.

DIA MELIHATKU.

DENGAN MATA INDAHNYA!

….

Dibagikan pada Selasa, 11September 11.36 AM

Suasana Hati: Cukup membingungkan, jujur saja.

Musik: Aku mencoba menyerah, tapi kau seperti candu

Lokasi : Salah satu laboratorium megah sekolah kita

Subjek : Punya ekor, taring dan bisa mengeong. Tebak siapa?

Kau bisa bilang marah?

Jujur saja, dalam sebuah kisah cinta segitiga, aku tidak mengerti kenapa itu disebut cinta segitiga! Jadi bukannya segitiga itu seperti lingkaran? Maksudku, segitiga itu semuasisinya berhubungan, sama seperti lingkaran! Kalau sebuah kisah cinta disebut kisah cinta segitiga, dalam kasus ini Harpa, Merepotkan dan Kipas—tidakkah seharusnya itu berbentuk V? Seharusnya tidak ada garis penghubung antara Harpa dan Kipas!

Untuk seseorang aku sarankan minum obat penenang!

Ohya,apa tanggapan Merepotkan tentang insiden hari ini?

Jadi begini :

Cherry : "Wow, Harpa marah! Apa yang akan kau lakukan?"

Merepotkan : "Diam" (mendesah) "ini sangat merepotkan".

Dia hanya bilang begitu! Pasti bercanda!

Tambahan,

KepSek, di mana dirimu?Aku merindukanmu.

(sisipkan tanda hati!)

Ah! Loncengnya berbunyi.

Ciao!

X

Komentar

x

Komentar untuk 'Punya ekor, taring dan bisa mengeong. Tebak siapa?'

Dibagikan pada Selasa, 11September 11.53 AM

Subjek: Merindukanku?

AceOfSpades5 :Jangan cemas, Miss Cherry. Aku masih di menentukan kapan mulai menjalankan rencanaku.

Komentar untuk AceOfSpades5

Dibagikan pada Selasa, 11September 12.01 PM

Subjek: Kau adalah cahaya hidupku

TheCherryOnTop :Aku merinding

Komentar untuk TheCherryOnTop

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.05 PM

Subjek: Aku senang kau merasa begitu

AceOfSpades5 :Ya, akhir- akhir ini pendingin di sekolah sedikit lebih sejuk dari biasanya.

Komentar untuk AceOfSpades5

Dibagikan pada Selasa, 11September 12.12 PM

Subjek: Baiklah

TheCherryOnTop : Oh. HA.

X

X

Komentar untuk 'Punya ekor, taring dan bisa mengeong. Tebak siapa?'

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.32 PM

Subjek: (tidak ada subjek)

Lazy1 :Memang merepotkan.

X

X

Komentar untuk 'Punya ekor, taring dan bisa mengeong. Tebak siapa?'

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.44 PM

Subjek: Dasar pecundang

Blond'n'Beautiful :Gosh! Harpa benar- benar pecundang. Dan untuk votingmu, aku jelas memilih Kipas!

Komentar untuk Blond'n'Beautiful

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.49 PM

Subjek: Hm-uh

TheCherryOnTop :Terimakasih, suaramu sudah masuk hitungan!

Komentar untuk TheCherryOnTop

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.52 PM

Subjek: (tidak ada subjek)

Blond'n'Beautiful :Berapa perolehannya sejauh ini?

Komentar untuk Blond'n'Beautiful

Dibagikan pada Selasa, 11 September 12.58 PM

Subjek: Harpa vs Kipas

TheCherryOnTop :Seri.

Hanya karena aku pintar dalam hampir semua kelas, bukan berarti aku pintar dalam semua hal.

Kimia contohnya.

Jadi hal ini selalu berjalan dengan baik antara aku dan Shikamaru sebelumnya. Karena aku lebih pintar dalam Biologi, maka aku yang melakukantugas Biologi. Karena Shikamaru lebih pintar di pelajaran Kimia, dia yang melakukan tugas di kelas Kimia.

Kimia adalah salah satu kelas (satu-satunya) dimana aku harus memberikan perhatian lebih agar kepala bersurai merah muda indahku dapat mencerna apa yang diajarkan. Tapi hari ini pikiranku sangat terpaku pada kemarahan Ino, tatapan Sasuke-kun, dan keseksian Sexy-sensei sampai aku tidak memperhatikan bahwa Sexy-sensei (Kurenai-sensei sakit sejak kemarin) berjalan ke arahku dan bertanya tentang sesuatu yang berhubungan dengan satu zat kimia yang aku tidak bisa jawab.

Dan hal itu yang membuat aku berada dalam situasi yang sekarang…

Aku sedang dalam detensi, duduk di kursi baris terdepan kelas kimia dengan Sexy-sensei yang juga sedang duduk di kursinya, tepat di hadapanku.

(Yang mana membuat aku gugup, karena saat terakhir aku sendirian dengan pria ini, dia memegang bokongku. Tapi sepertinya dialah yang harusnya takut padaku sekarang…)

Ya Tuhan.

Sekarang dia melihatku dengan mata Uchihanya!

Sepasang mata yang gelap!

"Haruno," panggilnya profesional, melepas kacamata baca (sepertinya sih kacamata baca) yang hanya ia pakai saat di dalam kelas (yang membuat dia terlihat seksi tapi profesional). Ia meletakan kacamata itu di atas meja. "Apakah kau tahu alasan kenapa kau ada di sini sekarang?"

….karena kau ingin berduaan denganku?

….karena kau pikir pemerkosaan di tempat ramai itu buruk?

….karena kau mau memberikan aku kesempatan untuk memegang bokongmu balik?

Aku memutuskan untuk menjawabnya seperti jawaban seorang siswa.

"Karena aku tidak memperhatikan pelajaran, Itachi-sensei." jawabku pada akhirnya, aku ingin menambahkan 'karena aku sibuk memperhatikan dirimu (dan memikirkan adikmu)' tapi terimakasih tuhan aku tidak mengatakannya keras- keras.

"Hn."

(wow, dia memang ada hubungannya dengan Sasuke-kun.)

Dia lalu berdiri dan berjalan memutari meja, melangkah maju sampai ia berdiri tepat di depanku. Aku terpaksa mendongakan kepala agar bisa melihatnya (yang mana sangat menyebalkan tapi aku rasa memang butuh pengorbanan agar bisa melihat sesuatu yang seindah dirinya…).

"Um, aku minta maaf, Itachi-sensei-"

Apakah penglihatanku salah atau memang wajahnya semakin mendekat…

Oh.

Wow.

Aku terperangah merasakan bibir Sexy-sensei menempel di bibirku. Apa kau mengerti apa artinya? Sexy-sensei sedang menciumku! Iya, ciuman seperti yang biasa orang lakukan yang kemudian menjadi cinta, lalu menikah lalu Sexy-sensei menggendong bayi—YA TUHAN DIA MENCIUMKU! Dengan memikirkan hal ini (saat lidahnya mengintip dari sela bibirnya dan menyentuh bibirku yang terbuka kemudian memijat lidahku) kejadian ini terlihat seperti adegan pembuka dari film porno, yang tidak akan terjadi karena aku masih enambelas tahun dan akal sehatku berkata tidak.

Kecuali kalau yang melakukannya adalah Sasuke-kun karena aku mencintainya!

Well, walaupun Sasuke-kun juga aku tetap tidak mau sih—

YA TUHAN SASUKE-KUN!

Segera setelah aku memikirkan tentang Uchiha yang lainnya, aku mendorong kursiku ke belakang (mengakhiri ciuman yang sebenarnya sangat aku suka rasanya, karena satu- satunya orang yang pernah aku cium adalah Shikamaru dan itu sudah bertahun- tahun silam. Dan ciuman itu bahkan tidak bisa disebut ciuman!). Aku berdiri dan melangkah mundur, tapi dia melangkah mendekat.

"Itu buruk!" aku berteriak seperti anak kecil. Aku mulai menggoyangkan lenganku mencoba menjauhkannya dari tubuhku."Bukan ciumannya yang buruk, ciumannya enak tapi itu mengerikan!"aku merasakan darah mengalir deras ke wajahku "bukan mengerikan, maksudnya, kau adalah guruku…"

Sexy-sensei meletakan jarinya di bibirku dan…

Ooh…

Heh.

"Sakura-chan, aku sebenarnya hanya asisten guru-"

"Itu sama saja!" sanggahku, "Kau—tidak peduli betapa seksinya dirimu, kau tetap saja guruku. Dan apa yang kau lakukan barusan dengan lidahmu yang menakjubkan itu tetap saja buruk, karena moralku bilang tidak, tidak… tidak…"

Aku melirik pintu yang tertutup dan—

Terkunci…

"Tidak?"

Ah masabodoh dengan moral, aku memutuskan. Menyadari betapa seksinya makhluk di depanku jika dilihat dari jarak sedekat ini, dengan hidung yang hampir menyentuh milikku.

Dia menciumku lagi.

Dibagikan pada Selasa, 11September 5.21 PM

Suasana Hati: Skandal. Kedip. Kedip. Kedip!

Musik: Satu tahun datang dan pergi, tak satu pun berubah

Lokasi :Surga, mengapung di atas awan sambil melihat cowok seksi berendam

Subjek : WOW

SPEKULASI—

(kau tahu yang sebenarnya!)

Jadi hari ini, aku melihat Pink Princess tinggal lebih lama dengan Sexy Boy –benar, Sexy Boy bukan Pretty Boy—di dalam kelas Kimia (tidak bisa aku katakan kelas sebelah mana dan di jam pelajaran berapa) dan melakukan hal panas.

Bukan hal panas yang seperti itu.

Hanya ciuman.

Ciuman yang banyak!

(-sepertinya bukan sekedar spekulasi)

Info lebih lanjut:

-Pretty boy terbebas dari kasus pembunuhan, well, bukan pembunuhan, tapi yang dia lakukan adalah hal kriminal.

-Bajak Laut dan Pecinta Ular kembali beraksi dengan aktifitas olahraga tambahan mereka di ruang olahraga di pagi hari, membuatBajak Laut kembali terlambat.

-Kopi Susu kembali bertindak protektif, kali ini kepada Rubah yang tertangkap basah tengah mendekati Putri Malu hari ini. Sial, bagaimana jika Rubah mau membicarakan tentang surat dari Putri Malu?

-INI BARU PERKIRAAN : Aku rasa Kopi Susu dan Gadis Cepol sedang break, mereka tidak terlihat berciuman di bawah tangga dalam dua hari terakhir…

-Harpa jelas masih tidak bisa berpaling dari Merepotkan. Dia sangat cemburu.

Dan bam.

X

Komentar

Komentar untuk 'WOW'

Dibagikan pada Selasa, 11September 7.20 PM

Subjek: Wow…

Cutie-Karin :Pink Princess adalah wanita jalang

Komentar untuk Cutie-Karin

Dibagikan pada Selasa, 11September 7.28 PM

Subjek: Kualitas vs Kuantitas!

TheCherryOnTop :Gigit saja!

X

X

Komentar untuk 'WOW'

Dibagikan pada Selasa, 11September 7.26 PM

Subjek: Men!

10-10 :Serius, Kopi Susu punya masalah dengan kepercayaan. Dia seharusnya memberiGadis Cepolsedikit jarak! Bagaimana jika (dari membaca postinganmu) Gadis Cepol dan Jamur hanya teman baik?Kenapa laki-laki harus jadi pencemburu dan posesif? Sangat menyebalkan!

Komentar untuk 10-10

Dibagikan pada Selasa, 11September 7.31 PM

Subjek: OMG YA

TheCherryOnTop :Itu mungkin benar, tapi kita harus melihat dari sudut pandang orang juga. Ambil contoh Merepotkan. Kipas berpikir bahwa dia selingkuh dengan Harpa, tapi sebenarnya Merepotkan bukanlah orang yang seperti itu. Kita semua punya rasa ragu. Termasuk wanita.

Komentar untuk TheCherryOnTop

Dibagikan pada Selasa, 11September 7.36 PM

Subjek: Kau benar

10-10 : Ya, kau benar. Kita semua punya masalah yakin kau tahu bangaimana pria seperti Kopi Susu itu. Tapi coba saja bayangkan kalau jadi Gadis Cepol jika Kopi Susu terus saja marah karena dia punya teman pria yang lain? (maaf aku terlalu bersemangat karena aku sangat bersimpati dengan Gadis Cepol).

Komentar untuk 10-10

Dibagikan pada Selasa, 11September 7.40 PM

Subjek: Memang

TheCherryOnTop :Tidak usah khawatir. Aku yakin semuanya akan baik- baik saja.

X

X

Komentar untuk 'WOW'

Dibagikan pada Selasa, 11September 9.12 PM

Subjek: (tidak ada subjek)

Lazy1 :Tolong bilang kau hanya bercanda.

Komentar untuk Lazy1

Dibagikan pada Selasa, 11September 9.17 PM

Subjek: Maaf, cinta

TheCherryOnTop :Bagaimana kalau tidak?

Akhir pekan lalu aku dan Hinata-chan pergi ke kota untuk membeli perlengkapan untuk kamar kami. Sekarang kamar kami terlihat lebih menyenangkan. Di Leaf Akademi, tiap kamar punya satu kamar kecil dengan hanya satu toilet, meja dan kotak barang, jadi setiap orang mandi di kamar mandi bersama (jujur saja aku tidak suka mandi bersama siswa lainnya, maka dari itu aku biasanya mandi tengah malam, di mana tidak ada orang, atau terkadang aku mandi pagi- pagi sekali). Kembali ke kamar kami, jika kau berdiri di koridor,kau akan melihatkamar- kamar yang sangat simetris. Tiap kamar memiliki dua ranjang ukuran single dan satu nakas yang dipakai bersama dan diletakan di antara meja belajar untuk komputer dan satu lemari.

Ada juga kulkas mini dan sandwich maker.

Saat kita di pusat kota(Konoha, Leaf Akademi terletak di pinggiran kota), aku dan Hinata-chan membeli sprei (karena yang diberikan di sekolah sangat jelek) tambahan poster dan beberapa stiker, beberapa keping DVD (jadi kami sering meminjam proyektor sekolah dan menonton film bersama di atap kamar), dan membeli beberapa bahan makanan tambahan untuk membuat sandwich yang lezat.

Yang paling menyebalkan tentang Leaf Akademi adalah TV yang disediakan hanya ada di ruang Lounge yang tutup pada jam 9 setiap malam. Itu yang membuat aku bosan. "Hinata-chan…" bisikku, berharap ia terbangun.

Aku sebenarnya mau membuka komputerku tapi sedikit malas.

Lebih bosan dari sebelumnya, aku membuka pintu dan berniat keluar kamar (aku jadi tanya-tanya apakah Hinata-chan tahu aku selalu keluar di malam hari?). Aku mengenakan mantelku sendiri kali ini untuk melapisi celana super pendekku. Karena aku terlalu malas untuk mencuci baju akhir pekan kemarin, aku tidak memiliki begitu banyak pilihan baju untuk di pakai. Walau Hinata menawarkan, aku tidak mungkin mengiyakan Hinata untuk sekalian menitipkan bajuku padanya karena aku akan merasa bersalah.

Aku mendesah lega, senang karena aku tidak membangunkan Hinata-chan karena semua orang pasti akan merasa sebal jika dibangunkan dari tidur di tengah malam.

"Sakura."

Ini pasti bercanda.

Aku merapatkan mantelku seketika dan melemparkan senyum kaku pada pemuda yang memiliki kebiasaan keluar dari kamarnya di saat yang sama denganku (yang lama- lama mulai membuat aku sebal juga, huh). Aku melambaikan tangan padanya.

"Hai, Sasuke-kun," sapaku, terdengar lebih percaya diri dari biasanya.

Setiap aku berbicara dengan Sasuke-kun yang selain membahas tentang tugas sekolah atau sesuatu yang berhubungan dengan pelajaran, aku selalu berubah menjadi pemalu dan mengatakan hal- hal bodoh. Aku bukan seperti Hinata yang akan tergagap jika berbicara dengan pemuda yang dia suka. Gaya Sakura mengacaukan dirinya jika bertemu dengan orang yang ia suka adalah dengan mengatakan semuanya dengan sempurna, hanya saja akhirnya aku mengatakan terlalu banyak hal dengan terlalu cepat.

Lihat, seperti ini contohnya, untung aku hanya mengatakannya dalam kepalaku.

Pemikiran bahwa aku baru saja berciuman dengan kakaknya menghilang dari kepalaku saat aku melihat Sasuke-kun dan ketampanannya. Seperti biasa, ia terlihat lezat dengan kaos abu- abu dan boxer.

Mungkin Karin benar.

Mungkin aku memang gadis jalang.

Karena jika aku adalah gadis jalang, maka aku akan berencana untuk memperkosa Sasuke-kun sekarang. Dan aku mulai memikirkan tentang itu sekarang—

Tidak.

Aku baru saja berciuman dengan Sexy-sensei tadi. Jika aku memperkosa Sasuke-kun tepat setelah aku berciuman dengan Kakaknya, itu jelas hal yang sangat buruk. Well, memperkosa Sasuke-kun akan tetap buruk walaupun aku tidak mencium kakaknya. Tapi siapa yang tidak berpikiran begitu jika melihat Sasuke-kun sekarang, berdiri di depanmu dengan hanya memakai boxernya (dan kaos, tapi kan kaos mudah dilepas, jadi tidak perlu dihitung), dan setampan biasanya seperti dewa?

Aku terlalu banyak berceloteh.

"Kau mau ke mana?" tanyaku, hati- hati agar tidak terdengar seperti seorang penguntit.

Aku sudah lama keluar dari Sasuke Uchiha FC (sekitar dua tahun lalu) karena aku mendengar bahwa Sasuke-kun tidak suka penguntit (aku masih bingung sampai sekarang kenapa para gadis yang terdaftar di perkumpulan itu tidak mengakhiri kegiatan mereka setelah mendengar info itu).

Sasuke-kun mengedikan bahu, perhatianku jatuh ke dompet yang ia pegang.

"Sedang ingin makan."

"Oh…" aku kembali tersenyum kaku, tidak berniat menyembunyikan rona di pipiku karena tahu bahwa itu percuma. "aku juga mau pergi ke mesin penjual otomatis…"

Sasuke-kun menarik mantelku dan mulai berjalan.

"Kalau gitu ayo."

HIDUP MEMANG INDAH!

Dibagikan pada Rabu, 12September 12.53 AM

Suasana Hati: Gerah. Dan. Bergairah

Musik: Apakah kau keberatan jika aku duduk di sampingmu dan melihatmu tersenyum?

Lokasi : Di tempat kekasihku tidur. Maunya.

Subjek :Apa aku membuat kau marah?

Wow.

Seseorang baru saja melewati hari (Rabu) yang menakjubkan.

Aku rasa penghargaan untuk gadis yang tidak tahu malu akan jatuh kepada Pink Princess yang berciuman dengan dua pria berbeda dalam waktu satu hari. Apalagi saat hubungan kedua pria itu sangat dekat dan fakta bahwa tidak satupun dari kedua pria itu adalah kekasihnya. Walau Pink Princess sepertinya juga tidak mau repot untuk pergi berkencan dengan mereka.

Jadi Pretty Boy dan Pink Princess sedang berjalan- jalan dalam larut malam melewati koridor Leaf Akademi yang kemudian berakhir dengan Pink Princess ditekan di antara Pretty Boy dan mesin penjual otomatis (yang menjual berbagai macam permen cokelat dengan gambar besar Crunch bar), mereka berciuman dengan panas.

Dalam analisa profesionalku, Pink Princess berciuman dengan Sexy Boy karena pria itu sangat seksi dan karena pria itu menggodadan menciumnya lebih dulu. Memangnya kau akan membiarkan begitu saja daging lezat yang dilempar ke arahmu saat kau tahu ada anak yang kelaparan di luar sana? Tidak, kan? Heh, Pink Princess menerima serangan Sexy Boy karena kesempatan seperti itu tidak dibuat untuk disia-siakan.

Dan saat dia mencium Pretty Boy, pada dasarnya teorinya sama.

Maksudku, aku, Cherry, penggosip nomer satu di Leaf Akademi tidak pernah sekalipun melihat PrettyBoy berbicara, apalagi menciumseorang gadis—

Itu membuat Cherry menyimpulkan bahwa tidak ada satu orang pun yang akan melewatkan kesempatan untuk mencium Pretty Boy

Aku juga tidak akan melewatkannya—

Namun sayangnya kesempatan itu hanya diberikan kepada Pink Princess, jadi Pretty Boy melakukan trik klise 'ada cokelat tersisa di wajahmu'—kau tahu lah, lalu dia membersihkannya dengan bibir dan lidahnya! Yang kemudian berlanjut dengan French Kiss. Bagaimana tangan mereka saling meraba satu sama lain aku tidak tahu mulanya.

Sungguh. Gadis jalang yang beruntung…

Bahkan aku iri padanya.

Oh, dan hasil voting sampai Rabu, 12 September pukul 12:52 AM adalah:

Harpa – 10 suara

Kipas – 10 suara

Wow, sangat imbang.

BUTUH LEBIH BANYAK SUARA!

X

X

Komentar

X

X

Komentaruntuk 'Apa aku membuat kau marah?'

Dibagikan pada Rabu, 12 September 12.59 PM

Subjek: Kau membuat aku merasa bersalah

Lazy1 :Hm, Pink Princess sepertinya adalah pemeran utama saat ini? Bukan bermaksud curiga, Cherry, mungkin ada rencana tersembunyi di balik semua ini.

Komentaruntuk Lazy1

Dibagikan pada Rabu, 12 September 1.03 AM

Subjek: Kau memang bermasalah!

TheCherryOnTop : Jangan menghancurkan kebahagiaannya, brengsek.

ThanksTo: kyuaiioe, Jade Angel of Death Daniels, AadeUchira, Leina beivhirsio, caesarpuspita, Rachel-Chan Uchiharuno Hime, Y0ktf, Sakura's lover, NatashAurel, Clyne Lockheart, goodbye summer, Nikechaann, madeh18, aitara. fuyuharu1, naintin2, Aoi Micchi, ToruPerri, pinktomato, adora13, Fenny NH, Eysha CherryBlossom, ti. ah98, The Deathstalker

A.N :Eve sedang super sedih. Apa yang harus seseorang lakukan saat seseorang yang tercintaingin melepaskannya?

Anyway, Terimakasih sudah membaca.

Kritik, saran dan pendapat silahkan sampaikan lewat review.

-with cherry on top-

.the autumn evening.