"Miss You Mr. Oh"
By : oohhunhannie_meme
Main Cast : Oh Sehun, Xi Luhan, Park Chanyeol, Byun Baekhyun, Kim Jong In, Do Kyungsoo.
Rate : T-M
Genre : School Life, Boys Love, Romance, Hurt, Mature.
Lenght : 3 of ?
Disclaimer : semua cast ciptaan Tuhan, alur cerita milik saya, jadi jangan ada yang copas dan jika kalau tidak mau membaca tidak usah dibash. Tidak menerima bash-an!
ㅎCHAPTER 3ㅎ
TING
TONG
Bel pertanda jam pertama pelajaran pun dimulai. Luhan yang sedari tadi sudah siap duduk ditempat duduknya sembari menunggu guru yang akan mengjar kelasnya. Tak lama setelah jam pelajaran berbunyi, kini ketiga namja tampan sedang berjalan dengan angkuhnya dari pintu belakang kelas dan menuju tempat duduknya masing masing. Syukur mereka bertiga sudah datang tanpa keributan dan sebelum Choi seosaengnim guru biologi mereka datang.
"annyeong Sehunnie...", sapa Luhan dengan senyuman yang sangat manis bagi tiap orang yang melihatnya, namun tidak bagi seorang berandal Oh Sehun.
Sehun hanya meliriknya sekilas tanpa menjawab sapaan pagi dari partner tempat duduknya.
"huuumm dicuekin lagi", gerutu Luhan dengan nada yang sangat kecil takut Sehun bisa mendengar gerutuannya.
Seketika Luhan melirik tangan kanan Sehun yang kini sedang memainkan gadgetnya. Saat Luhan mau menanyakan tentang tangan kanan Sehun, namun ucapan Luhan berhasil terpotong karena Choi Seosaengnim sudah mulai masuk kedalam kelas dan akan memulai pelajarannya.
"annyeong selamat pagi murid murid", sapa Choi seosaengnim.
"annyeong Choi seosaengnim", jawab para murid serempak.
"saya Choi Siwon guru biologi kalian. Kenapa saya berkenalan seperti ini, karena saya lihat ada seorang murid baru yang sedang duduk dibelakang, iyakan?", tanya Choi seosaengnim yang sedang melihat kearah Luhan.
"eh ehm ne... annyeonghaseyo Choi seosaengnim... saya Luhan Xi Luhan murid baru disekolah ini dan kelas ini...", sapa Luhan ramah. Membungkukkan badannya dan tersenyum manis kearah guru barunya.
"waaahh ramah sekali ya teman baru kalian ini..."
"jjaahh kita mulai pelajaran ini. Buka halaman 76... Bab 3 tentang Sistem Reproduksi", ucap Choi seosaengnim yang sudah siap membawa spidolnya dan akan membuat sebuah goresan seni dipapan putih tersebut.
"uwah Kai, ini yang kau tunggu tunggu", gumam Chanyeol yang sambil menyenggol lengan kiri Kai.
"kekeee,, tahu saja lu. Tunggu sebentar Yeol, tunggu aksiku sebentar lagi...", balas Kai terkekeh sambil menyeringai.
"yah dimana sistem reproduksi manusia ...", Choi seosaengnim terus menerangkan pelajaran tentang bab tersebut dan tanpa merasa terganggu. Namun beberapa menit kemudian...
"aaahh~~", seketika seluruh murid yang berada dikelas tersebut dan Choi seosaengnim menoleh kearah siswi yang sedang duduk dibangkunya.
"ada apa Jung HaRa? Ada masalah?", ucap Choi seosaengnim kepada siswi yang saat ini sedang diperhatikan seluruh orang yang berada dikelas ini.
"ah eum~", bukannya menjawab siswi tersebut malah mendesah.
"eeeuungngghh terussshhh", desah siswi tersebut sambil menengadahkan kepalanya keatas.
Sedangkan Chanyeol hanya menahan tawanya susah payah, dan Sehun sepenuhnya tanda tanya seperti seluruh orang dikelas ini.
"iiyyaaaaahhh.. aaaahh~~", desah siswi tersebut semakin menjadi dan tak menghiraukan sekitarnya. Dan sedangkan yang berada dibawah, hanya menahan tawanya penuh kemenangan.
Merasa sangat heran Choi seosaengnim pun berjalan mendekati siswi tersebut. Setelahnya sampai, ia membelalakkan kedua bola matanya dan mulutnya ternganga akibat pemandangan yang tidak sedap untuk dilihat.
Terlihatlah seorang siswi tersebut membuka pahanya lebar lebar dan celana dalam yang sudah terlepas dan berada dibawah kedua kakinya dan roknya yang sepenuhnya tersingkap hanya menutup bagian privatnya. Dan lebih parahnya lagi ada seorang siswa yang sedang menghadap daerah tersebut dan ketiga jarinya yang sudah masuk dan bermain didalam goa tersebut, memaju mundurkan jarinya dengan perlahan. Seketika ketiga jari tersebut dikeluarkan dari goa itu, sang pemilik jari mendongakkan kepalanya melihat Choi seosaengnim sambil menjilati ketiga jari tersebut yang kemungkinan terdapat cairan masturbasi yang dihasilkan oleh sang siswi.
"eeeuummhh,, cairanmu sangat manis sekali sayang...", ucap Kai memuji cairan siswi tersebut sambil mengecup sekilas daerah privat tersebut.
Setelahnya Kai mengeluarkan tubuhnya dari arah mejanya yaitu dengan cara memundurkan tubuhnya dan berdiri dari bawah mejanya. Tanpa melihat kearah Choi seosaengnim, Kai langsung saja meninggalkan kelas dan diikuti oleh Chanyeol yang sudah tertawa terbahak bahak dan tanpa sengaja Sehun tiba tiba menoleh kearah kiri yaitu kearah Luhan dan chu~ , Sehun tanpa sengaja mencium bibir cherry Luhan hanya baby kiss dan si pemilik bibir Luhan hanya membelalakkan kedua bola matanya akibat kejadian barusan yang ia dan Sehun alami. Dan langsung saja Sehun berdiri dan berjalan mengikuti Kai dengan angkuhnya sambil memasukkan kedua tangannya disaku celananya.
"KOM JONG IIIIIIIINNNNNNNNNN! APA YANG KAU LAKUKAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNN!", teriak Choi seosaengnim frustasi.
-Di lain sisi-
"hahaha benar benar sangat lucu sekali Kai.. duuuhh perutku sakit sekali", puji Chanyeol atas permainan Kai sambil memegangi perutnya yang sakit tak tahan dengan apa yang telah terjadi beberapa menit sebelumnya. Sedangkan Sehun hanya menyandarkan tubuhnya didinding sambil melipat kedua tangannya didadanya.
"bagaimana dengan permainanku tadi Se-... eh kenapa dengan tanganmu?", ucap Kai terpotong oleh dirinya sendiri karena saat ini terkejut dengan kain perban yang saat ini sedang terbalut ditangan kanan Sehun.
"bukan urusanmu Kai", jawab Sehun dingin.
"ooohh ayolah Huuunn.. aku juga ingin tahu...", keluh Chanyeol.
"tidak usah, kalian tidak perlu mengetahuinya...", ucap Sehun masih dengan pendiriannya.
"tapi kami ingi-"
"aku mau kekantin... aku belum sarapan", ucap Sehun meninggalkan kedua temannya yang penuh tanda tanya atas luka ditangannya tersebut. Dengan terpaksa kedua temannya tersebut mengikuti Sehun yang sudah berjalan agak jauh meninggalkan mereka berdua.
-Jam Istirahat-
"hai Lu...", sapa Baekhyun dan Kyungsoo yang saat ini sedang duduk mendekati Luhan.
"hey Lu gwenchana?", ucap Baekhyun yang sambil menggerak gerakkan telapak tangan kanannya didepan wajah Luhan yang lumayan memerah.
"hey rusa ini kenapa sih?", gumam Kyungsoo yang menjentik jentikkan kedua jarinya untuk menyadarkan Luhan dari acaranya.
Setelah beberapa jentikan dari Kyungsoo, tiba tiba Luhan mengedipkan kedua bola matanya dan terkejut karena tiba tiba kedua temannya duduk didepan dan disampinnya.
"hey sudah sadar?", tanya Baekhyun yang berada disampingnya.
"eh emang Lulu kenapa?", tanyanya menghadap Baekhyun.
"aiguuu,, daritadi kami mencoba menyadarkanmu dari acara 'mari melamun bersama Xi Luhan', tapi kau tidak sadar juga daritadi", ucap Kyungsoo menjelaskan.
"ah melamun?", tanya Luhan tak percaya.
" , dan daritadi posisimu seperti ini Lu...", ucap Baekhyun sambil meniru posisi melamun Luhan yaitu menopang dagunya dengan tangan kirinya dan sedangkan tangan kanannya mengelus elus bibirnya secara perlahan.
"MWO? BENARKAH POSISI LULU SEPERTI ITU TADI?", teriak Luhan tidak percaya. Dan dijawab anggukan oleh Kyungsoo dan Baekhyun.
"DAN SUDAH LAMA?", teriak Luhan lagi dan sekali lagi dijawab anggukan oleh Kyungsoo dan Baekhyun.
"tidak mungkiiiinnn~~", gumam Luhan lesu yang sambil menyandarkan tubuhnya dikursi.
"emangnya kenapa sih Lu?", tanya Baekhyun penasaran.
"ah aniya, gwenchana...", jawab Luhan sambil mengibas ngibaskan kedua telapak tangannya didepan wajah teman temannya.
"tapi kenapa kau sangat begitu antusi-"
"sudah ah ayok ke kantin, Lulu ingin susu strawberry", ucap Luhan memotong ucapan Kyungsoo.
Selama perjalanan ke kantin, tanpa sengaja Luhan melihat kearah ruangan yang didalamnya ada seorang namja yang dengan sangat lihainya menggerakkan tubuhnya mengikuti alunan musik yang sangat merdu.
"eh ini ruangan apa Baekki?", ucap Luhan yang menghentikan langkah Baekhyun dengan memegang bahu kirinya.
"eh ada a- ooohhh... ini ruangan dance Lu... waeyo?"
"ehm dance...", gumam Luhan sambil mengetuk ngetukkan dagunya yang terdapat ada plaster bekas lukanya.
"eh aniya... gwenchana..jjaaa kita lanjutkan", ucap Luhan sambil menggandeng kedua lengan temannya.
-kantin-
'ehmm apa tadi Sehunnie mencium Lulu lagi? Sepertinya Sehunnie sudah dua kali melakukan ini kepada Lulu. Tapi bukan namanya Sehunnie kalau ia meminta maaf atas perbuatannya... tapi seharusnya Sehunnie meminta maaf kepada Lulu karena Hunnie telah mengambil first kiss Lulu sebanyak dua kali, hhhmmm...', batin Luhan yang kini sedang melamun lagi. Yah melamun tentang kejadian tadi saat tanpa sengaja Sehun menoleh kerahnya dan bibirnya menempel dibibir bawah Luhan.
"Lu kenapa kau daritadi terlihat seperti melamun hm?", tanya Baekhyun yang sudah menaruh nampan minuman mereka kemeja dan diikuti oleh Kyungsoo dibelakangnya sambil membawa nampan makanan.
"eh, melamun? Apa Lulu terlihat melamun lagi?", ucapnya tak percaya kepada Baekhyun dan dijawab anggukan oleh Kyungsoo.
"ne... dan kau daritadi sambil memukul kepalamu seperti ini..."
PLAK
"aaaawwwww... Baekkiiiiiieeee! Apa yang kau lakukan...", gerutu Luhan sambil mengusap usap kepalanya yang habis dijitak manis oleh Baekhyun dan tak lupa bibir cherrynya yang mengerucut lucu.
"yaaahh seperti itulah Lu", gumam Kyungsoo dengan nada santainya dan sambil membagikan piring makanan dari pesanan masing masing.
"tapi kan sakit", gumam Luhan yang masih mengusapkan kepalanya.
"ah ne Lu, kenapa dengan plester yang terdapat di tulang hidung, dagu dan pergelangan tangan kirimu?"
"eoh ehm ini karena ..."
ㅎㅎ
TING
TONG
"hey jam masuk sudah bunyi tuh, gak balik nih Hun?", ajak Chanyeol.
"ani, aku malas... aku masih ingin disini", gumam Sehun malas. Yah karena mereka kini sedang berada diatas atap sekolah dimana suasana yang sangat sunyi dan angin yang sepoi sepoi membuat siapa aja disana menjadi malas dan mengantuk.
"hhhmmm,, kau Kai?", ajak Chanyeol lagi.
"ish sejak kapan kau menjadi rajin begini Yeol.. sudah disini saja lebih enak daripada mendengarkan ocehan para guru yang tidak jelas.", jawab Kai yang sambil mendengarkan lagu lewat earphonenya.
"haaaahh~~ yasudahlah...", desah Chanyeol yang kini mulai membaca komik 19++nya.
Beberapa menit kemudian tempat dimana mereka bertiga tempati tadinya sangat ramai kini menjadi sangat sepi. Dan hal ini membuat Sehun tiba tiba melakukan perang batin dengan dirinya sendiri. 'apa yang tadi aku lakukan kepada Luhan? Menciumnya? Hah, itu tidak sengaja Sehun.. oh ayolah...'
"sudahlah sebaiknya aku tidur saja", gumam Sehun frustasi karena merasa capek dengan perang batinnya.
2 jam 30 menit kemudian.
"eeuunngghh...", lenguh Sehun yang baru bangun dari acara tidurnya.
"eeehhmmm...", gumam Sehun yang kini mengucek kedua matanya dengan sangat malas.
Setelah kesadarannya kembali sebesar 100%, Sehun pun hanya terdiam tetapi kedua bola matanya sedikit terbuka lebar karena disini sudah tidak ada siapa siap, maksudnya sudah tidak ada kedua temannya yaitu Kai dan Chanyeol.
"sial kemana mereka! Kenapa tidak membangunkanku!", geram Sehun.
PIP
From : Park Yoda
"hai Sehun-ah... mian aku dan Kai meninggalkanmu karena tiba tiba saja kedua orangtuaku menyuruh untuk aku pulang cepat karena mau pergi kesuatu tempat. Sedangkan Kai katanya tidak tega untuk membangunkanmu dari tidur nyenyakmu, karena tadi kau terlihat sangat nyenyak dan kelelahan Hun-ah, jadi maafkan kami karena telah meninggalkanmu... mianhae Sehun-ah... segeralah pulang ok... "
"dasar kalian berdua! Awas saja kalian huh!", geram Sehun yang kini sudah berjalan menuju kelas untuk mengambil tasnya.
Setelah mengambilnya, segera Sehun berjalan kearah parkiran untuk segera pulang. Namun saat Sehun berjalan melewati sebuah ruangan yang bertuliskan 'Dance Room'. Ia tanpa sengaja melihat kearah seseorang ani dua orang yang sedang menggerakkan kedua tubuhnya mengikuti irama musik. Dua orang tersebut yang satu tengah mengajari seseorang, dan yang satunya sepertinya Sehun mengenal seseorang tersebut.
ㅎㅎ
TING
TONG
14.00
Bel pulang pun telah berbunyi nyaring, dan menyebabkan seluruh murid berhamburan untuk segera keluar dari tempat yang menurut mereka membosankan dan segera menidurkan diri mereka dengan nyenyak karena atas semua pelajaran yang mereka peroleh.
Segera Baekhyun dan Kyungsoo berjalan kearah bangku Luhan, menawari Luhan untuk pulang bersama, namun Luhan menolak mereka karena Luhan mempunyai sedikit urusan. Dan hal itu dimaklumin oleh mereka berdua dan segera meninggalkan Luhan sendirian. Setelah kepergian Baekhyun dan Kyungsoo, segera Luhan berjalan meninggalkan kelas dan menuju kearah suatu ruangan yang tadi sempat ia tanyak kepada Baekhyun saat perjalanan menuju kantin.
'Dance Room'
CKLEK
"eumh annyeong...", sapa Luhan kepada seseorang yang kini sedang melihat dirinya dan yang ia yakini seseorang yang tadi Luhan lihat pertama kali melihat ruangan ini.
"ah ne silahkan masuk"
"eumh permisi... aku... aku Xi Luhan imnida...", sapa Luhan formal sambil membungkukkan tubuhnya kearah seseorang tersebut.
"eh tidak perlu seformal itu... aku lihat kau masih sama seumuran denganku...", ucapnya sambil tersenyum manis sehingga menampilkan lesung pipi yang ia miliki. Dan sedangkan Luhan hanya tertawa canggung sambil mengelus tengkuknya.
"perkenalkan aku Zang Yixing,, aku disini disuruh Kwang Hee Seosaengnim untuk menggantikannya sebentar karena ia hari ini sedang sakit.", jelas seseorang yang bernama Zang Yixing untuk memperkenalkan dirinya kepada Luhan.
"ah ne begitu ... eumh jadi aku harus memanggilmu apa?", tanya Luhan sedikit canggung.
"kau kelas berapa?"
"eumh aku kelas sebelas, waeyo?"
"ah kalau begitu kita sama Luhan... aku juga kelas sebelas", ucapnya sambil tersenyum.
"uwaaaahh benarkah? Kalau begitu bolehkah aku memanggilmu Yingie?", ucap Luhan berharap.
"hm Yingie? Eumh ne baiklah terserah kamu...", ucapnya tersenyum manis sambil menampilkan lesung pipinya.
"kyaaaaaaaaaaaaaaaaa Yingie baik sekali...", girang Luhan sambil melompat lompat ditempat dia berdiri.
"jaaaaaa apa yang kau inginkan Lu sehingga kau datang ketempat ini?"
"eumh ah ne begini Yingie... aku ingin sekali mengikuti ekskul Seni, apalagi dance... aku ingin kau mengajariku...", pinta Luhan dengan deer eyesnya.
"eum begitu... kau mau apa? Sexy dance atau hiphop?", tanya Yixing menanyakan aliran apa yang ingin Luhan pelajari.
"eeeuuummhhhh..."
"aku ingin keduanya saja Yingie..."
"eumh ne baiklah... jaaaaa kita mulai sekarang bisa?"
"uwaaaaaaahh benarkah? Eumh ne baiklah... kajjaaaaa...", teriak Luhan antusias sehingga membuat Yixing terkekeh melihatnya.
15 menit kemudian
Terlihatlah mereka berdua sedang mencoba menari dengan diiringi lagu –Redfoo New Thang-
Dimulai dengan menggoyang goyangkan kedua tangan mereka kemudian gerakan memegang dada dan memukul udara keatas kepala mereka dan seterusnya masih banyak gerakan lagi yang mereka coba.
Setelah beberapa menit kemudian, terlihatlah mereka berdua yang tengah mengistirahatkan tubuh mereka dengan menidurkan diri mereka diatas lantai yang lumayan dingin karena AC.
"haaaahhh kulihat kau sudah bagus untuk latihan kalian Luhan...", gumam Yixing yang sedang memuji teman barunya ini.
"ahahhaaa bisa saja Yingie.. aku lihat dicermin tadi diriku masih sedikit kaku jika dibandingkan dengan dirimu...", ucap Luhan sambil sedikit tersenyum malu karena pujian dari Yixing.
"yah untuk seorang pemula lumayan untuk dibilang bisa...", ucap Yixing yang masih setia menggoda Luhan dengan memujinya. Sedangkan Luhan hanya terkekeh dan tersenyum malu.
"eeemmm Luhan...", gumam Yixing yang sudah mendudukkan dirinya.
"ne waeyo Yingie?", jawab Luhan yang mendongakkan kepalanya untuk melihat Yixing.
"aku em tidak tega mengatakan ini kepadamu..."
"kenapa?", tanya Luhan yang sudah sepenuhnya mendudukkan dirinya.
"aku..."
"katakan saja"
"haaaahhh...", Yixing mendesah dahulu dan setelah ia yakin dengan apa yang ingin ia ucapkan akhirnya ia mencoba untuk membuka mulutnya dan melontarkan ucapan yang ingin ia katakan kepada Luhan.
"aku sebenarnya ada acara, Lu...", gumam Yixing yang sambil menundukkan kepalanya tak enak.
"ehem, lalu?"
"acaranya saat ini juga, dan aku sebenarnya tidak enak sudah mengatkan ini kepamu Lu ..."
"kenapa?", tanya Luhan yang sambil mengernyitkan dahinya.
"kulihat karena kau sangat antusias sekali dengan ekskul ini jadinya aku tidak enak mau meninggalkan dirimu untuk berlatih sendiri...", gumam Yixing yang merasa sudah sangat tidak enak sekali karena ia merasa telah melunturkan semangat 45 milik Luhan.
Hanya keheningan yang menyelimuti mereka berdua. Namun ssetelah beberapa menit kemudian, Luhan pun terbahak untuk memecahkan keheningan yang mereka ciptakan.
"ya ampun Yingie,, hanya gara gara itu hm? Yasudah nggak apa apa Yingi, pergi saja aku latihan dulu... lalu kalau selesai kuncinya aku bawa eotte? Besok pagi pagi sebelum bel masuk berbunyi, aku sudah memberikan kunci ini kepadamu eotteohke hm?", ucap Luhan dengan senyuman manisnya.
"apa benar tidak apa Lu? Pasalnya aku tidak tega telah melunturkan semangatmu", gumam Yixing yang masih merasa bersalah.
"aiguuu, kekekee.. ania gwenchana... sudah sudah Yingie pergi saja ne nanti acaranya telat lagi Ok?", ucap Luhan yang sambil mengangkat tubuh Yixing untuk segera pergi meninggalkannya sendirian diruangan ini.
Setelah beberapa langkah menuju kearah pintu, Yixing pun berbalik kearah Luhan yang berada dibelakang yang sedang mendorong tubuhnya.
"benar tidak apa Lu?", ucap Yixing tak yakin.
" ... aku Xi Luhan tidak apa apa... ok jaaaaa Yingie ayo pergi...", ucap Luhan meyakinkan dirinya dan mendorong tubuh Yixing untuk segera pergi.
"eumh ne baiklah Lu... selamat berlatih ... aku tinggal dulu ne...", pamit Yixing dan dijawab oleh anggukan dan senyuman dari Luhan.
Terlihatlah Yixing yang kini sudah meninggalkan Luhan sendirian. Dan setelah kepergian Yixing, segera Luhan melepaskan kemeja yang ia pakai sehingga hanya meninggalkan kaos tanpa lengan yang ia pakai, dan juga ia melepaskan celana jins yang Luhan pakai sehingga hanya meninggalkan boxer pendek yang hanya menutupi setengah paha Luhan. Setelah sudah siap segera Luhan berjalan kearah tape untuk memasangkan handphonenya kearah tape tersebut. Dan beberapa detik kemudian terdengarlah sebuah lagu yang akan Luhan buat latihan.
-GFRIEND Me Gustas Tu-
Alasan kenapa Luhan memilih lagu tersebut karena ia sangat menyukai gerakan yang perpaduan dengan cute, sexy and hiphop.
Setelah menekan tombol 'PLAY', terdengar suara musik yang memulai pergerakan. Dengan dimulai menggoyangkan goyangkan kesepuluh jari tangan milik Luhan dengan kedua pergelangan tangan yang bergandengan diatas kepala Luhan. Kemudian ia menolehkan kepalanya untuk menghadap kearah depan dan kemudian berdiri untuk menggerakkan kedua kakinya mengikuti irama.
-Di sisi lain-
Merasa penasaran akhirnya Sehun masih setia berdiri ditempatnya untuk melihat seseorang yang didalamnya. Sebelumnya ia mencoba untuk menjauhi ruangan tersebut karena dilihatnya seseorang yang telah mengajari orang yang satunya itu pergi keluar sambil membawa tasnya.
"apakah Luhan sendirian didalam sana?", gumam Sehun yang sepertinya tengah asik melihat gerakan yang Luhan lakukan.
"sebaiknya kubuka sedikit pintunya", gumam Sehun yang saat ini sudah sedikit menyembulkan kepalanya untuk melihat apa yang Luhan lakukan.
Pada saat gerakan menyeret telapak kaki kanan dan kiri bergantian, Luhan melakukannya dengan eskpresi yang sangat menggemaskan dan pada saat gerakan telapak tangan kiri yang diangkat dan seperti berdada ria sambil mengangkat 90˚ paha kanan Luhan, terlihatlah paha mulus Luhan yang sedikit terangkat karena gerakan tersebut. Dan hal itu membuat sang kamera cctv berjalan sedikit melebarkan kedua bola matanya melihat betapa mulusnya kulit Luhan. Dan kemudian pada saat tangan yang dilipat didepan dada sambil menggerak gerakkan kedua bahunya dengan sangat perlahan sehingga menimbulkan kesan sexy didepan sang pemilik mata yang sedang mengintipnya saat ini.
Setelah lagu selesai, Luhan mengakhirinya dengan melipat kedua kakinya yang lutut lututnya saling menempel dilantai dan menggerakkan bahu kirinya serta mengedipkan mata kiri Luhan yang terlihat sangat cute dan sexy karena setengah paha Luhan dan bahu kiri Luhan yang sedikit terekspos.
"uwaaaaaahh aku tidak yakin kalau ia memiliki dua kepribadian, yaitu diluar polos dan ternyata saat menari ia terlihat sangat sexy", gumam Sehun yang sedikit takjub dengan penampilan Luhan barusan.
"haah akhirnya capeeeeekkk~~", rengek Luhan yang sambil mengibas kibaskan tangannya disamping wajahnya padahal AC sudah menyala.
"hahaa enak juga kalau latihan dance disini ya... hhhmmm luuuaaaasss...", ucap Luhan sedikit berteriak sambil melebarkan kedua tanganya membuat pola lingkaran yang sangat besar.
KRIET
"eh Yingie aku pikir-"
SRET
BRUK
"aaaawwwww"
TBC
ㅎㅎ
Annyeeeeeooonngggg...
Uwaaaahhh Luhan pikir Yingie apa ya? Kekekee...
Hehehee aku tidak yakin kalau masih ada yang nungguin ffku ini kagak ya? :D
Tapi makasih banget kalau ada yang masih menunggu dan nyempetin kolom review kalian hahaaayyy ...
Okedeh segitu aja :D
Sekali lagi terimakasih banyak ...
Maaf aku post ulang, karena aku benar benar dilanda kebingungan chingunya _
Mohon untuk review lagi, aku kira yang chapter 3 itu udah dilanjut sama yang chapter 2 eh ternyata misah sendiri Ya Allah, sekali lagi maaf ya ...
