Chapter 2
Tittle : Ketika Meanie Menggila
MainCast : - Kim Mingyu
Jeon Wonwoo
Support Cast : - Kim's Family
Seventeen Members
Unknown yang belum terprediksi
Genre : Romance, Humor, etc
Desclaimer : Tokoh bukan milik author, tapi Mingyu milik saya seorang/?
"Hyung, kamu lagi apa?", ujar Mingyu yang sedang menelepon Wonwoo, kekasihnya. "Kenapa? Mau dikirimin eek lagi?"
"aku serius"
"Memangnya ada apa?" tanya Wonwoo. "Hari ini ada acara?"
"Tidak. Kenapa?"
"Aku mau ngajak kencan"
"K-k-kencan?", wajah Wonwoo merona. Sudah sekian lama mereka tidak menghabiskan waktu berdua karena sibuk dengan tugas masing-masing.
"Iya, kencan? Bagaimana"
"B-boleh"
"Kamu gugup?" tanya Mingyu
"Si-siapa yang gugup. Aku tidak gugup"
"Baiklah, siap-siap ya. Satu jam lagi aku jemput. Bye hyung, mwah"
"Bye"
"Cuma itu?"
"Apa?"
"Nggak mau balas ciuman aku gitu?". Oh God, Kim Mingyu. Tak bisakah membiarkanku bernafas sebentar? Jangan membuatku sesak nafas seperti ini, batin Wonwoo.
"Mwah", Wonwoo membalas ciuman Mingyu walau hanya melalui telepon.
"Daadaa sayangg. Sampai jumpa satu jam ke depan", Mingyu menutup telepon.
"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA"
Wonwoo berlari menyambar handuk lalu bersiap-siap mandi.
.
.
.
Tinn tinnn. Suara mobil Mingyu terdengar. Wonwoo bergegas keluar, tak mau membuat kekasihnya menunggu.
"Yahh! Apa-apaan ini?", tanya Wonwoo sambil melihat ke arah Mingyu yang keluar dari mobil. Mereka mengenakan outfit yang sama!
"Pakai hoodie merah juga nih?", ujar Mingyu sambil membukakan pintu mobil untuk Wonwoo. Wonwoo bergegas masuk. "Mingyu baju kita sama jadi kaya anak panti asuhan"
"Bukannya kita malah kayak pakai baju couple ya?", protes Mingyu. Wonwoo mengacuhkan pandangannya dari Mingyu, melihat ke arah lain. Ia tersipu malu. Melihat gelagat kekasihnya itu membuat Mingyu mencubit pipinya gemas.
.
.
.
Mereka telah sampai ke taman Mingyu berceloteh tentang kegiatan di kampusnya. Wonwoo hanya terdiam melihat ke arah lain. Mingyu yang melihat Wonwoo terdiam pun mengikuti arah pandang Wonwoo. Ah, ternyata itu yang dia lihat, batin Mingyu. Ada sepasang kekasih yang sedang bersenda gurau sambil bergandengan tangan.
Mungkin itu yang ia inginkan saat ini, pikirnya. Mingyu menggandeng tangan Wonwoo erat. Wonwoo menoleh. Mingyu pun menatap kekasihnya itu dengan senyuman manis yang memperlihatkan gigi taringnya. Membuatnya semakin terlihat tampan."Yuk main", Mingyu menarik tangan Wonwoo. Mereka bermain disana sepuasnya.
Lelah bermain, mereka pun istirahat sebentar sambil meminum Cola yang Mingyu beli. Tiba-tiba..
"Wonwoo hyung!" , panggil seseorang. Wonwoo menoleh. "Ah, Boo Seungkwan!" . Mereka pun berpelukan. Ternyata yang memanggil Mingyu tadi adalah Seungkwan dan kekasihnya, Hansol.
"Ah, Mingyu juga disini?"
"Kita lagi kenc- aduh" Wonwoo menyenggol Mingyu. "Tapi hyung kita kan emang lagi kenca- ah", Mingyu mengusap kepalanya yang dipukul oleh Wonwoo.
"Ah iya Seungkwan-ah, aku dengar kalian sudah menikah?"
"Iya benar, kami sudah menikah", jawab Seungkwan sambil menggandeng Hansol. Hansol tersenyum menatap istrinya.
"Wahhh chukkae"
"Terima kasih"
"Lebih baik kita makan sekarang, aku lapar", erang Seungkwan.
.
.
.
"Sayang.. aku mau ayam goreng yang tepungnya banyak", rengek Seungkwan.
"Iya cinta, sebentar lagi pesanan kamu datang", ujar Hansol mengelus surai istrinya.
Mingyu hanya menatap mereka dengan masam
"Kita nggak punya panggilan sayang kaya mereka gitu?"
"Panggilan sayang gimana?"
"kau kamu manggil romeo aku manggil kamu juliet. Kalau kamu manggil aku papah aku manggil kamu mamah. Kalau kamu manggil aku pipi, aku manggil kamu mimi"
"terus kalau aku manggil kamu aa' kamu manggil aku ee' gitu?"
Verkwan keselek eek Mingyu keselek jamban. Author ngakak. Reader guling-guling.
.
.
.
Pesanan mereka telah datang. Seungkwan memakan makanannya dengan lahap.
"Seungkwan-ah. Kamu makan kaya orang ngidam aja"
"Aku emang ngidam"
"HAHHH?!" teriak Mingyu dan Wonwoo bersamaan.
"Iya aku hamil. Nanti kalau anak Hansol lahir mau aku kasih nama Ridwan, kaya nama malaikat penjaga surga yang tercantum di Al-Qur'an"
"Ahhh bagus bagus bagus", Wonwoo mengangguk
"Hyung, kalau dapat anak dari Mingyu mau di kasih nama siapa?"
Mingyu deg-degan. Ia juga penasaran apa nama yang Wonwoo siapkan untuk calon anaknya nanti.
"Kalau dapat anak dari Mingyu aku juga mau ngasih nama dari Al-Qur'an juga. Yang sesuai dengan Mingyu"
Yang sesuai denganku? Dari Al-Qur'an? Pasti Yusuf. Aku kan tampan seperti nabi Yusuf, batin Mingyu percaya diri.
"Wahhh beneran? Di ambil dari Al-Qur'an terus sesuai ama Mingyu?", tanya Hansol.
"Iya, kan anakku anaknya Mingyu jadi harus sesuai ama Mingyu"
"Jadi siapa namanya?", tanya Seungkwan bergantian.
"Saitonirojim"
Mingyu gumoh.
TBC
.
.
.
.
.
.
Yeeeeeee ini chapter ke 2 ff Meanie Menggila. Rencananya nggak aku lanjutin, aku pikir nggak ada yang baca ternyata ada yang nge-review terus jadi semangat nulis.
Baby Yoongi : Mingyu Cuma punya aku
Svtvisual : ini udah aku lanjut ^^
Siska Yairawati Putri : ngakaknya jangan kenceng-kenceng ntar dimarah tatangga :v
Naega Hoshi : Jangan-jangan itu coklatnya Wonu :v
Ikka129hoon : authornya pun menggila sama aja :v
Makasih ya buat kalian yang udah nge-review
Ketjub basah buat kalian mumumuahhh
*reader* Mumumunta thorr
