.

.

.

RunaFia Presented

'Project : Devils'

Chapter 2

Rate : T

Pairing : KaruRi, slight NagiKae

WARNING : TYPO, EYD, BAHASA, kokoro siap meledak!

.

.

.

Karma dan Rio, duo iblis yang ingin mendapatkan foto Nagisa yang mengenakan seragam maid dengan kuping kucing! Dibantu Okuda, si maniak kimia, dan Kayano, yang terpaksa di bawah ancaman ramuan Okuda. Gimana cara mereka ngelakuinnya? Slight NagiKae, KaruRi

.

.

.

"Ancami Kayano dengan ramuan mematikanmu,"

"..." Okuda sweatdrop. Mukanya pucat. Iblis di hadapannya kini lagi bener-bener serius.

"Ha, Okuda-san. Buat ramuan yang mematikan ya! Sama buat ramuan pingsan-sementara," pinta Rio. Wajah si English Girl itu manis banget.

"Oke-oke ... aku se-setuju ..." lebih tepatnya, terpaksa.

"Kita tunggu ramuanmu! Eh, yang ramuan mematikan ... dalam bentuk vla cokelat, bisa? Kalau ramuan pingsan-sementara, dalam bentuk cola."

Duo iblis kabur.

Okuda mau nangis.

ESOKNYA

Terasaka dateng ke kelas dengan wajah babak belur. Itona juga. Entah mengapa. Mereka berdua langsung duduk. Setelah pelajaran Koro-sensei, Kayano langsung didatengi seabrek puding sama duo iblis.

"Ne~ Kayano-chan," Rio senyum iblis. "Nih puding buat kamuh,"

Puding vanila vla cokelat. "Wha! Buat gue? Makasih, aku sayang kalian, tapi boong,"

Langsung dimakan puding itu. Tu, wa, ga, pat, ma ... langsung udah ada reaksinya. Tubuh Kayano kejang-kejang, matanya tiba-tiba jadi merah. Lima detik kemudian, mukanya normal kembaleh.

"ITU TADI LO PAKE RAMUAN APA, HEH?!"

"Ramuan mematikan, Kayano-kuh, kalo lo mau selamat dari ancaman ini. Kasih bantuan duluh~" Rio memainkan pudingnya. Oke, walaupun Kayano tau itu puding, ia rela makan puding beracun.

Bazeng lo, No

Nagisa yang baro masuk kelas langsung kaget didatengi tamu seabrek. Duo iblis emang ada kerjaan terus ya.

"Hum, jaa ne, kalo gitu," Karma yang sedari minum jus stroberi, ikutan ngeloyor dengan Rio, embannya (?).

Kayano merinding. Oke, dia ikutan proyek iblis itu juga. Setelah ngelakuin tu proyek, ia bakalan tobat kepada Nagisa-nya. Wajah imut Nagisa memasang wajah polos, ngeliat Kayano merinding.

"Kayano-chan, kamu kenapa?"

"Iie, nandemonai,"

ESOKNYA

Karma membawa baju maid pink yang super-duper imut. Okajima make muka mesum, coba ada cewek seksi yang mau pake tu kostum. Isogai dan Maehara sih, tau aja tu rencana duo iblis. Ikut-ikutan aja. Koro-sensei dan Bitch-sensei juga udah tau, Karasuma-sensei aja yang belom.

Setelah pelajaran Karasuma-sensei, semuanya langsung pada minum karena kecapekan berat abis tuh pelajaran.

"MINUMAN GUE ILANG! SIAPA YANG NYOLONG?" Nagisa menjerit panik. Botol minum pink Vupperware-nya gak ada dimana-mana!

"Nih, Gisa, buat lo. Gua ada sekardus tuh," Karma menyodorkan cola.

(TUH RACUN NAGISA! JANGAN DIMINUM KALO LO SAYANG GUE!) jerit Kayano dalam hati

Sayangnya, Nagisa meminumnya. Beberapa detik kemudian, ia jatuh terkapar tak berdaya.

"Karma-kun, gue mau nanya sesuatu,"

"Ha? Nande?" Karma masang wajah manis.

"Lo mau apain tuh Nagisa? Trus yang makein kostumnya siapa?"

"Lu udah tau gue mao apain ni Nagisa. Yang makein-Terasaka,"

*krik krik

"Gue aja!" Okajima ngangkat dua tangannya, sekalian aja kakinya :v

"Aku! Aku!" Kurahashi ngangkat kursi Chiba. Langsung aja, kepalanya Kurahashi disodorin senapan oleh duo sniper kelas kita.

"Oke, Terasaka sama Itona, gue kasih ni pekerjaan," Rio angkat bicara. "Nanti gue kasih album majalah Mai's Deluxe kepada kalian,"

*krik krik

"Yok, Tona. Mana kostumnya Ma?" Terasaka langsung hepi.

"Nih,"

Isogai tepok jidat aja karena jadi ketua kelas ni kelas :v


DISINI RUNA

YOOOOO~~ makasih atas follow atau favorite-nya, walaupun gak ada review-nya/hiks/

Oke, ini bakal ada 3 Chapters!

Makasih yang udah bacaaaa!

RunaFia