Tittle : Proposal kebahagiaan.

main cast : Cho kyuhyun, kim kibum, kim jongin

suport cast : kim heechul, dennis kim.

Warning : GS, typos, tulisan yang tidak baku dan sebagainya.

.

.

.

Happy reading.

.

.

[~Lizz_L_L~]

.

.

panti asuhan, 15 oct 2011

" ya...kim ryeowook berhenti berlari, cepat kesini jangan mengangu dalli lagi" teriak kyuhyun menatap bocah tujuh tahun itu dengan gemas. sementara bocah cilik yang di sapa akrab dengan nama wookie itu malah terkikik geli melihat bocah perempuan cilik yang tengah menangis karena boneka kesayangannya di rebut oleh wookie yang memainkanya seperti pesawat terbang.

" eonni, bonekaku...eonni" rengek dalli sambil menarik ujung kaos yang di kenakan kyuhyun.

Kyuhhun hanya bisa menghela nafas berat, ia benar-benar sangat lelah karena kurang tidur dan harus lebih giat mencari info dan lowongan pekerjaan karena proposal kerjanya di tolak dengan tidak manusiawi oleh seorang namja sombong yang naik peringkat menjadi orang yang paling di bencinya sejak beberapa hari yang lali, kyuhyun merasa kesal dan marah karena harga dirinya di injak-injak sedemikian rupa hingga tak berbentuk nyaris seperti debu.

" baiklah...tunggu disini ya eonni akan mengejar wookie dan mengambilkan bonekamu, jangan menangis oh..." ucap kyuhyun menenangkan gadis kecil berkurcir dua itu sambil mengusap bulir bening di mata mungil dalli. Kyuhyun menyingsingkan lengan bajunya seraya berancang-ancang untuk mengejar wookie yang terlihat semakin senang dan tertawa lebar sambil melompat-lompat dan mengayun-ayunkan boneka kelinci yang dia pegang.

" ayo nuna tangkap wookie, kalau bisa" tantang wookie mengejek dengan cengiran khasnya.

" astaga...kenapa di panti asuhan ini isinya setan kecil semua sih ckckck" decaknya sambil berkacak pinggang.

" kesini kau bocah nakal awas ya jika tertangkap nuna akan mengelitikimu sampai puas" teriak kyuhyun mulai berlari mengejar wookie yang malah terlihat kesenangan karena di kejar-kejar kyuhyun, tanpa mereka sadari sebuah manik hitam segelap malam terlihat menatap mereka dari kejauhan dengan pandangan tertarik seiring dengan pergerakan kyuhyun dan intetaksinya dengan anak-anak kecil yang mulai mengerubutinya menerbitkan seulas senyum di bibirnya, garis rahang tegasnya terlihat berkedut singkat seolah menambah aura ketampanannya.

Shin ae mengernyit bingung tatkala mendapati seorang laki-laki yang berdiri diam menatap sekumpulan anak-anak dengan raut wajah tertarik.

" maaf tuan, apa ada yang bisa saya bantu" ucap shin ae karena mendapati seorang laki-laki tampan yang terlihat asing di matanya.

" oh...maaf apa saya menganggu" balas kibum sopan meski sedikit terkejut saat shin ae menegurnya.

" perkenalkan nama saya kim kibum senang bertemu dengan anda" ucapnya sambil menyerahkan kartu namanya ke arah shin ae, sementara shin ae menatap kartu nama itu sedikit terkejut, kenapa orang sehebat kim kibum bisa datang ke panti asuhannya.

" tidak apa-apa, apa ada yang bisa saya bantu atau apa anda kesini untuk mengadopsi salah satu dari mereka ataukah ada maksud lain?" tebak shin ae menyuarakan isi pikiranya dan tersenyum untuk menyamarkan rasa terkejutnya atas kedatangan kibum yang sama sekali tak di duga sebelumnya.

" ah...kurang lebih seperti itu nyonya" balas kibum kemudian, niat awal kibum datang ke panti asuhan ini hanya ingin meminta maaf pada gadis itu, Cho kyuhyun. tapi setelah melihat hal-hal menakjubkan terjadi di depan matanya pikiranya sedikit berubah ia ingin sekali mengadopsi salah satu dari anak yang menjadi objek pandangannya sejak tadi.

" tentu saja boleh, apa ada anak yang menarik minat anda tuan kim" tanya shin ae penasaran sambil tersenyum ramah.

" tentu ada, bisakah saya langsung membawanya pulang saat ini juga?!" ucap kibum sambil menunjuk salah satu dari sekian banyak anak yang berkumpul di sekitar kyuhyun karena ikut mengelitiki bocah cilik bernama wookie. Shin ae mencoba melihat arah telunjuk jari yang di arahkan kibum.

" ah...itu mungkin saja jika anak itu langsung bersedia, apa bocah berkuncir itu yang anda maksud?!" tanya shin ae memastikan anak yang di maksud kibum, sejujurnya saat ini mereka sedang berkumpul menjadi satu jadi tidak memungkinkan shin ae untuk menebak anak mana yang di inginkan oleh kibum.

" bukan...tapi yang aku maksud adalah gadis itu, Cho kyuhyun, bisakah aku memilikinya" ucap kibum santai memamerkan senyum khasnya, senyum pembunuh yang sukses membuat shin ae melongoh tak percaya saat mendengar ucapan kibum.

[~Lizz_L_L~]

Bandara incheon, 15 okt 2011

hiruk pikuk suasana bandara siang itu sangatlah ramai, terlihat tak jauh dari sana tampak seorang gadis cantik dengan langkah anggun. sedikit raut wajah angkuh tersemat disana. sesekali yeoja itu menoleh seolah mencari sesuatu membuka kacamata hitam yang sedari tadi bertengger manis di hidungnya yang menampakan seluruh permukaan wajah cantiknya. tak lama berselang terlihat seorang laki - laki berlari sambil mengangkat banner tinggi- tinggi bertuliskan namanya. dengan keangkuhan yang melekat pada dirinya, gadis itu melangkah dengan penuh percaya diri menuju arah namja yang hilang timbul di keramaian sambil sesekali menaikan kepalanya mencari seseorang.

Gadis itu berhenti tepat di depan laki-laki itu yang diam menatapnya, terkejut.

" kim sa eun-ssi, benarkah anda nona kim sa eun" tanyanya memastikan jika gadis yang ada di depannya ini adalah gadis yang memang harus dia jemput.

" tentu...ayo pergi." ucapnya singkat seraya menyerahkan troli yang berisi koper-kopernya kemudian melenggang pergi begitu saja meninggalkan laki-laki itu yang terlihat mematung sesaat kemudian berjalan mengekorinya dalam diam.

" kibum oppa, aku kembali kuharap kau tidak terlalu merindukanku" bisiknya pada angin yang samar-samar menyapu wajahnya yang terlihat menyunggingkan senyum tipis bahagia, dengan pasti ia mulai memasuki mobil jemputanya dengan sikap anggun layaknya seorang putri.

[~Lizz_L_L~]

panti asuhan, 15 oct 2011

" aishh...aku bisa gila jika seperti ini terus, laki-laki itu otaknya sudah tidak waras, dia gila...eomma, lakukan sesuatu mana mungkin aku mau di adopsinya, umur kami bahkan tak terpaut jauh mana mungkin aku memiliki appa sesusiaku,dia gila dan dia adalah orang kejam yang mengataiku, aku tidak mau berhubungan dengan orang semacam itu eomma" teriak kyuhyun tak terima saat mendengar keinginan kibum untuk mengadopsinya seraya menunjuk-nunjuk wajah kibum dengan jari terlunjuknya dengan sangat tidak sopan, sementara kibum hanya terdiam di sudut dengan sikap tenangnya, meski kibum sedikit ngeri juga jika kyuhyun akan datang padanya dan menyerangnya dengan beringas dan sesekali kibum ingin tertawa saat melihat tingkah kyuhyun yang terlihat jelas seperti anak kecil yang sedang merajuk pada ibunya sambil jejingkrakan menarik tangan shin ae, sementara shin ae hanya bisa menghela nafas berat dan coba menenangkan kyuhyun.

" tuan kim, sepertinya anda tidak bisa mengadopsi kyuhyun, karena kyuhyun sudah menjadi anak angkatku, tidak bisakah anda memilih anak yang lain" tanya shin ae berusaha bernegosiasi dengan kibum.

" ya...ya...lagipula aku tidak sudi memanggilmu ayah, sialan" umpat kyuhyun masih merasa kesal dengan kejadian saat penolakan dirinya di perusahaan kibum dulu.

" kyuhyun" shin ae melirik kyuhyun tajam karena mendengar ucapan bernada sangat tidak sopan dari gadis itu, sementata kyuhyun hanya melengos dan meminta maaf dengan suara kecil, sangat kecil nyaris tak terdengar karena tidak ikhlas.

" tidak nyonya, saya hanya menginginkan dia, jika anda bersedia memberikan kyuhyun pada saya, saya akan memberikan donasi besar untuk panti asuhan ini, bukan berarti saya berniat untuk membeli kyuhyun, saya hanya sekedar ingin bermaksud baik, karena saya tertarik dan hanya menginginkan kyuhyun tidak dengan yang lainnya, lagipula saya tak berniat menjadikan kyuhyun sebagai anak, saya hanya ingin memiliki seorang adik perempuan itu saja karena dalam keluarga kami, kami hanya memiliki saudara laki-laki saja, jadi silahkan pikirkan penawaran saya, permisi, oh ya satu lagi ini" ucap kibum menyerahkan secarik kertas kepada shin ae, shin ae menerimanya dengan mata sedikit terbelalak tidak percaya melihat nominal yang tertera di secarik kertas yang ternyata adalah sebuah cek. setelah itu kibum membungkukan badannya dan berlalu meninggalkan shin ae yang terkejut setengah mati melihat berapa jumlah angka nol di dalam cek tersebut, tak percaya.

" astaga..., eomma pasti sedang bermimpi" ucapnya seraya mengerjapkan matanya dan jatuh terduduk di lantai dengan lutut uang melemas tak percaya jika dia akan mendapatkan uang sebanyak ini.

" eomma, apa eomma baik-baik saja...eomma" teriak kyuhyun khawatir pada ibunya yang jatuh terduduk dengan mata yang melotot dan bibir terbuka lebar. pemandangan yang sangat horor menurut kyuhyun.

"Eomma...yak...eomma kenapa denganmu" teriak kyuhyun panik saat shin ae tiba-tiba pingsan setelahnya.

" eomma...astaga...eomma" teriak kyuhyun menepuk pipi shin ae cemas.

" halo...halo...kyu, bibi.." sapa seorang gadis mungil dengan senyum khasnya melengang masuk tanpa permisi sambil terus menjilati lolipop yang memang menjadi makanan kesukaannya sejak beberapa tahun yang lalu sejak kematian seseorang yang amat dia cintai.

melihat shin ae terbaring dengan wajah pucat gadis itu berlari menghampiri mereka dengan raut wajah sama khawatirnya seperti kyuhyun.

" kyu kau apakan bibi, kenapa dia bisa pingsan seperti ini, apa kau menjahilinya? apa yang terjadi?" cerca heechul melemparkan berbagai macam tuduhan pada kyuhyun yang memang sangat berdasar karena kyuhyun memang terkenal dengan keusilannya.

" aisshh...aku tidak melakukan apa-apa,aku tak bisa menjelaskannya sekarang heechulie, sekarang bantu aku memindahkan eomma ke kamar" jawab kyuhyun cepat, dengan cekatan kedua gadis itu memindahkan shin ae ke kamarnya setelaj sampai kyuhyun memberikan air putih pada shin ae setelah wanita paru baya itu sadar.

" astaga...mana tadi ceknya apa aku sungguh tidak berhalusinasi" tanyanya lagi memastikan bahwa yang terjadi padanya bukanlah mimpi belaka di siang bolongnya.

" ya...kyuhyunnie, kau harus memikirkan tawaran tuan kim sekali lagi, kau tidak perlu bekerja keras dan panti asuhan ini juga akan bertahan dengan bantuan dana dari tuan kim, ini bukan hal yang akan kau dapatkan untuk yang kedua kalinya, ini kesempatan yang tak boleh kau sia-siakan" ucap shin ae berapi-api seolah telah mendapat kembali semangatnya yang sempat menguap ke udara tadi.

" yak...eomma kau ingin menjualku oh, apa aku terlalu membebanimu sehingga kau ingin mengusirku sekarang juga" teriak kyuhyun tak terima mendengar jika shin ae sangat setuju dengan tawaran kibum, sebuah tepukan keras melayang langsung ke arah jidat kyuhyun yang menyisahkan ruam merah disana.

" yak...eomma sakit, apa yang kau lakukan sih" teriak kyuhyun kesal bernada kurang ajar sambil mengusap dahinya pelan.

" tunggu...tunggu bibi, kyunnie, bisa kalian jelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang kalian bicarakan, aku sama sekali tak mengerti arah pembicaraan ini" tanya heechul yang sedari tadi hanya menjadi pendengar yang baik perdebatan kyuhyun dan shin ae yang sama sekali tak di mengertinya. tanpa ragu shin ae menjelaskan duduk permasalahan pada heechul dengan semangat yang membara sementara heechul terlihat menyimak dengan antusias terlihat sekali binar di matanya.

" wah...kyuhyunnie kau benar-benar beruntung, ku rasa si kim itu menyukaimu, ini kesempatan emas bagimu, kau harus menyetujuinya kurasa tidak ada salahnya menerima tawaran tuan kim, hidupmu bisa terjamin kau bisa kuliah lagi dan panti asuhan ini mendapat bantuan dana, bukankah ini sangat menguntungkan untukmu sekaligus untuk panti asuhan ini" ucap heechul logis yang memandang kyuhyun dengan binar dimatanya.

" beruntung kepalamu, kalian berdua sama-sama gilanya aisshh...memang penawaran yanh sangat mengiurkan tapi dia adalah pria menyebalkan, aku tak ingin harga diriku di injak-injak olehnya lagi mengerti" ucap kyuhyun geram dan berlalu meningalkan mereka berdua yang terdengar membalas umpatan kyuhyun dengan sikap malas.

" biarkan saja dia bibi nanti juga dia akan menyetujuinya" ucap heechul santai seakan mengerti tabiat kyuhyun, sahabatnya yang sudah lebih dari tiga tahun di kenalnya.

[~Lizz_L_L~]

" masuk,tidak,masuk,tidak,masuk..." ucap kyuhyun menghitung seraya mencabuti sebuah bunga yang kelopaknya hampir hilang sempurna.

" ah...Tidaaakkk...ini kutukan..." teriaknya frustasi dengan pilihanya yang jatuh pada kata "masuk" yang sama sekali tak di inginkanya. sekali lagi ia menatap gerbang yang tinggi menjulang seperti istana itu. sekali lagi keraguan hinggap di hatinya pasalnya sudah satu minggu tawaran itu di berikan dan kyuhyun tak yakin jika kim kibum masih mengingatnya, pasalnya kyuhyun baru menyadari jika tawaran kibum memang sangat menguntungkan untuknya dan panti asuhan milik ibu angkatnya itu dan tidak ada salahnya kyuhyun membanti shin ae yang saat ini memiliki kesulitan soal keuangan.

kyuhyun masih berjongkok di depan gerbang dengan tatapan memelas seperti anjing yang terbuang sampai sebuah suara menyadarkannya dari pikirannya yang mulai kusut.

" oh...kau gadis yang waktu itu kan" ucap pria bersurai coklat itu dengan nada senang dan antusias karena mendapati si gadis cinta pertamanya sedang berjongkok di depan rumahnya, sementara kyuhyun menoleh dan mendapati seorang pemuda menyebalkan yang tempo hari melempar sepatu jelek kearah wajahnya, awal dari semua kesialan yang di dapatnya hari itu.

" oh...kau, kenapa...kau bisa ada di sini" tanya kyuhyun tak kalah terkejutnya.

" aku tinggal disini, lalu kau sendiri kesini untuk apa, apa kau mencariku" tanya kim jongin, pemuda berkulit tan seksi itu kembali tersenyum sumringah dengan suara senang yang tak bisa di hilangkan dari nada suaranya.

" kau tinggal di sini, apa kau kenal dengan kim kibum?!" pekik kyuhyun berusaha menekan nada terkejutnya saat mendapati namja tengil itu tinggal di rumah besar ini juga, tiba-tiba firasat buruk menyusup ke dalam hatinya.

" iya...tentu saja aku mengenalnya dia adalah kakakku, dia kim kibum adalah kakakku" jawab jongin yang kerap di sapa dengan sebutan kai itu menjawab santai pertanyaan kyuhyun dengan cengiran khasnya. sesuai dengan firasat kyuhyun, jika dua manusia yang menyebabkan kesialannya hari itu adalah kakak beradik yang tinggal di satu rumah yang sama, lengkap sudah penderitaannya jika hal itu benar, membayangkan dirinya hidup dengan duo saudara kandung itu pasti tak akan menyenangkan, bisa di pastikan hidupnya akan jauh dari kata ketenangan bila dia begabung dan menyetujui apa yang kibum inginkan dan menjadi bagian dari keluarga aneh mereka, itu merupakan awal mimpi buruknya dari yang terburuk, kini terlihat jelas sekali jika awan mendung dan halilintar bergelayut rendah di atas kepalanya dan dengan keras kyuhyun berteriak.

" TTIIIIDDDDAAAAKKK" teriaknya dengan suara ultrasonik yang bahkan bisa menulikan teliga siapapun yang mendengarnya.

" hei...berhentilah, kenapa kau berteriak, kau tidak sedang gila kan?!" tanya jongin sangsi dengan tingkat kewarasan kyuhyun, mendengar itu kyuhyun melempar tatapan tajam pada kai yang terkikik setelahnya, bahkan kyuhyun sama sekali tidak terlihat seram saat melotot padanya malah terlihat lucu di mata kai.

" oh...ya namamu siapa?" tanya kai masih sedikit tertawa kecil melihat ekspresi yang di keluarkan kyuhyun.

" kyuhyun, cho kyuhyun" jawab kyuhyun seraya memicingkan matanya curiga.

Dan tak berapa lama lagi tatapan mata kyuhyun seakan kosong mungkin sekarang nyawanya sudah hilang dan meninggalkan tubuhnya, menguap di udara.

" hei...cho kyuhyun, saranghaeyo...aku menyukaimu, ayo kita menikah" ucap kai dengan nada santai saat mengucapkan lamarannya pada kyuhyun tanpa beban seolah kata-kata itu tak berarti apa-apa baginya.

Kyuhyun mentap kai dengan tatapan yang sulit diartikan, dia mengerjab sekali, dua kali mencoba memastikan bahwa pendengarannya sedanh tidak bermasalah atau rusak, tanpa sadar ia terkekeh pelan entah apa yang ia tertawakan, ia merasa bahwa takdir sedang mempermainkanya rasanya semakin aneh ketika melihat pemuda di depannya itu yang ikut-ikutan tidak waras sama seperti kakaknya dan sama sepertinya juga, ah...rasanya kyuhyun perlu berbaring atau seseorang bisakah menampar wajah tan milik kai yang sedang menyeringai senang saat menatapnya seperti saat ini.

" kau gila" ucap kyuhyun lirih dan jatuh pingsan karena kepalanya yang berdenyut sakit dan sedikit berputar-putar, kyuhyun lemas dan tak sadarkan diri karena terkejut melihat kegilaan kedua kakak beradik kim itu dengan kekuatan yang sangat cepat berhasil mengobrak-abrik hidupnya dengan mudah membuat segalanya terasa sulit.

TBC.

"ah...anyeong lagi nih, akhirnya "proposal kebahagiaannya selesai, nah untuk kali ini lizz juga pasang target 20 review baru lanjut lagi, oke..

Dan untuk para sider yang setia dengan memfollow atau memfavoritkan FF lizz, lizz sangat berterima kasih tapi alangkah baiknya jika sedikit memberi review untuk lizz biar tambah afdol dan ngebuat lizz jadi semangat mgelanjutin semua chapnya^^