Tittle : Proposal kebahagiaan.
main cast : Cho kyuhyun, kim kibum, kim jongin
suport cast : kim heechul, dennis park.
Warning : GS, typos, tulisan yang tidak baku dan sebagainya, alur maju mundur ya.
Oh ya maaf atas kesalahan tulis marga dennis di dua chap awal ya^^.
DON'T LIKE DON'T READ, THAT SIMPLE...
.
.
.
Happy reading.
.
.
[~Lizz_L_L~]
.
.
gereja myeongdong catolik crunh, 10 nov 2014
" oppa, apa kai oppa dan kibum oppa sudah datang?" tanya heechul pada dennis.
" tidak, tak ada tanda-tanda dari keduanya yang datang, kai dan kibum dimana mereka sebenarnya, sial kenapa ponsel mereka sekarang tidak aktif sih" runtuk dennis sambil mencoba menghubungi salah satu dari adik-adiknya.
" ayolah kai angkat ponselmu" bisik dennis pada dirinya sendiri. sementara heechul menatap dennis dengan pandangan cemas.
" bagaimana oppa?" tanya heechul lagi menatap kekasihnya dengan perasaan cemas. Sementara dennis menjauhkan ponsel dari telinganya sambil mengeleng pelan dan laki-laki itu mencoba menghubunginya salah satu adiknya kembali.
" masih tidak aktif, aku akan terus mencoba menghubunginya kau kembali saja kedalam sayang, kau bisa menenangkan kyuhyun, mungkin sekarang dia sedang sangat khawatir" ucap dennis seraya mengecup puncak kepala heechul.
" baiklah oppa, beri tau kami saat kai oppa atau kibum oppa menghubungimu" balas heechul menatap dennis yang menganguk seraya meninggalkannya sambil masih mengutak atik smartphonenya masih berusaha menghubungi kedua adiknya.
Heechul bergegas kembali ke dalam ruangan kyuhyun.
" bagaimana apa sudah ada kabar dari mereka?!" tanya kyuhyun dengan raut wajah khawatir.
" tidak ada, dennis oppa masih berusaha menghubunginya tapi ponselnya tidak aktif sekarang" jawab heechhl kemudian. terlihat raut wajah kyuhyun yang terlihat kecewa dan semakin rasa khawatir seakan mengelayuti hatinya.
" apa sih yang di lakukan laki-laki bodoh itu, kenapa dia lama sekali, menyebalkan, awas saja jika pernikahan ini batal, aku berjanji akan menghajarnya dan tak mau lagi jadi mempelainya dasar laki-laki idiot, sudah tau hari ini adalah hari penting kenapa dia bisa lupa dasar laki-laki brengsek..." racaunya dengan wajah merah padam, samar- samar terlihat air mata yang mulai mengantung di kedua iris selelehan caramel miliknya. Tentu saja kyuhyun harus merasa cemas pasalnya sejak dia menelpon calon suaminya sejak setengah jam yang lalu hingga kini batang hidung calon suaminya itu tak terlihat dan di tambah ponselnya tidak aktif.
" heechul-ah, kyunnie...kai dan kibum, mereka..." ucap dennis mengantung dengan raut wajah pucat pasi, terlihat gurat kecemasan mengantung indah di wajah tampan dennis, sungguh dia juga terkejut setelah mendapat kabar dari orang suruhannya.
" ada apa oppa, apa semua baik-baik saja?! apa yang terjadi, dennis?" tanya heechul menghampiri dennis tergesa karena melihat dennis datang dengan wajah panik sontak membuat perasaan kyuhyun di gelayuti oleh berton-ton benda berat terasa sangat tidak nyaman. secepat kilat rasa was-was mulai mengerogotinya sedikit demi sedikit.
" oppa...apa yang terjadi cepat katakan oppa, apa sesuatu yang buruk menimpa mereka" desak kyuhyun rasa cemas yang ia rasakan semakin membuncah melihat kebungkaman dennis, berbagai pikiran buruk mulai mengambil alih rasionya yang semakin menipis.
" katakan jangan membuatku takut, apa yang sedang terjadi" teriak kyuhyun mulai mencengkeram tangan dennis dengan beringas seraya menguncangnya keras.
" kyunnie, tenanglah biarkan oppa menjelaskannya" ucap heechul mencoba menjadi penengah di antara keduanya. Heechul berusaha menenangkan kyuhyun yang terlihat sangat rapuh itu.
" kyunnie, aku mendapat kabar bahwa rute jalan yang di lalui kibum dan kai sedang mengalami kecelakaan beruntun parah, anak buahku mengatakan jika kibum kai berada dalam jalur kecelakaan itu, tapi masih belum ada kejelasan apapun, kau tenang saja aku sudah menyuruh orang untuk segera kesana dan mencari info, kyuhyunnie, kau baik-baik saja?! Ucap dennis kemudian. sementara kyuhyun terlihat terdiam syok saat ini perasaannya bagai di hantam halilintar besar yang meluluh lantakan hatinya hingga hancur tak berbekas, ia sedikit terhuyung kebelakang, tanpa terasa bulir bening kristal itu terlihat menuruni pipi chubby putih mulusnya tanpa bisa di cegah.
" tidak mungkin...oppa...oppa pasti salah, hiks...hiks..tidak mungkin hal buruk terjadi padanya, jangan...jangan...,tidak mungkin terjadi, tidak boleh...ini hari bahagia kami oppa, tidak ada yang boleg merenggutnya...tidak boleh... " racau kyuhyun lirih sedikit terisak, kyuhyun berjalan gontai seraya melepaskan cengkamanya ia terus meracau terlihat sangat menyedihkan, penglihatannya mulai terasa berkunang-kunang kemudian dan seketika dunianya mulai mengelap dan tubuh mungilnya melesak lemah jatuh tak sadarkan diri, dengan cepat dennis menangkap tubuh ringkih kyuhyun sebelum tubuhnya menghantam lantai.
" kyu...cho kyuhyun..." teriakan samar dennis dan heechul tak bisa menembus batas kesadaran kyuhyun yang semakin menghilang, dengan cemas sesekali heechul mencoba menyadarkan kyuhyun seraya menepuk pipi gadis chubby yanh terlihat sangat pucat itu pelan tapi sama sekali tak mendapat reaksi apapun dari kyuhyun. Membuat heechul semakin di landa kecemasan saat tanoa sadar dirinya ikut menanggis melihat nasib sahabatnya saat ini.
[~Lizz_L_L~]
25 october 2011
"entah kenapa kepalaku pusing sekali, rasanya sangat menyakitkan bagai dihantam oleh benda berat yang tak kasat mata, terasa berdenyut- denyut nyeri" pikir kyuhyun sedikit mengerang. perlahan kedua kelopak mata kyuhyun mulai terbuka, dia sedikit mengerjap mencoba menyesuaikan matanya dengan sinar cahaya yang tanpa sengaja memasuki retinanya paksa. iris beningnya tanpa sengaja manangkap sesosok bayangan wajah samar seorang laki-laki yang melihatnya lekat penuh perhatian dengan kecemasan yang terpancar jelas di kedua obsidian coklatnya.
" kyuhyunnie, apa kau baik-baik saja...apa yang kau rasakan" tanya laki-laki yang masih terlihat seperti bayangan buram dimatanya yang ternyata belum menunjukan tanda-tanda normal. suaranya terdengar merdu memasuki gendang telinganya entah kenapa suara laki-laki di depannya itu terdengar seperti nyanyian sebelum tidur untuknya. secara perlahan seraut paras tampan laki-laki itu mulai terlihat nyata dan semakin jelas.
" hyung dia sudah sadar" teriak kai laki-laki yang dengan sukses membuatnya terkejut dan pingsan dengan tidak elitnya karena omongan super ngawur yang keluar dari mulutnya dengan nada santai beberapa waktu yang lalu, ya sekarang kyuhyun yakin penyebab jiwanya yang meninggalkan jasadnya dengan sangat tidak terhormat adalah laki-laki tidak sopan menyebalkan yang ada di depannya kini.
Kyuhyun mengeram kesal saat sadar bahwa penyebab kesialannya adalah kai, laki-laki setan itu, dengan sengaja kyuhyun bangun dari tidurnya menghantamkan kepalanya ke arah kepala kai dengan keras hingga menimbulkan suara benturan yang menyakitkan, membuat kai yang tidak siap mendapat serangan itu tampak terjengkang kebelakang dan terkejut, dia menunduk seraya memengangi kepalanya yang terasa berdenyut hebat sambil mendesis menahan rasa sakit akibat benturan maha dasyat yang di lakukan kyuhyun pada kepalanya.
" yak...gadis bodoh, apa yang kau lakukan kau ingin memecahkan kepalaku oh...jika aku mengalami gegar otak dan menjadi bodoh bagaimana, dasar gadis bar-bar" teriak kai marah dengan muka merah menahan sakit sementara tangannya masih asyik bergerilya mengusap dahinya yang terasa berdenyut panas.
" ah...kau punya otak ya, ku pikir kau tak punya, maaf" ucap kyuhyun santai mengambil ancang- ancang untuk melanjutkan tidurnya sembari menarik selimut menutupi tubuhnya dengan santai.
" yak...kau...aiisshh...gadis, ini benar-benar mengesalkan, ayo bangun dan minta maaf setelah apa yang kau lakukan padaku" ucap kai kesal berusaha menarik selimut kyuhyun berusaha membuat gadis itu kesal dengan tingkahnya yang menganggu.
" yak...hitam, hentikan atau kau menyesal jika membuat ku kesal. Kau sendiri yang membuatku menjadi seperti ini harusnya kau yang meminta maaf karena ulahmu jantungku hampir meloncat keluar, bagaimana jika aku mati di tempat" teriak kyuhyun mulai terpancing sementara kai terkekeh pelan menampakan seringai senangnya terlihat senang saat melihat kyuhyun terganggu oleh aksi kecilnya, dan memberenggut tak suka kemudian saat dirinya di panggil hitam oleh gadis bar-bar itu.
" kalau kau mati ya tinggal di kubur apa susahnya dan hei...jangan membawah nama hitam disini, asal kau tau ini bukan hitam tapi eksotik tidakkah aku sangat seksi menurutmu, apa kau buta hah...hah..." ucap kai tidak terima menatap kyuhyun tajam serata mendengus seketika.
" kalian berdua hentikan, jika seperti itu kalian terlihat seperti dua idiot yang sangat akrab, dan suara kalian sungguh berisik" ucap kibum pada akhirnya, berjalan memasuki ruangan seraya memukul kepala kai dan di balas protes tak terima dari kai karena hanya dia saja yang di pukul sementara kyuhyun tidak, kyuhyun hanya bisa mendelik tak terima karena di samakan dengan makhluk hitam berotak setengah seperti kai.
" wah...wah...kalian sudah akrab sepertinya, baguslah...ini tandanya kau sudah di terima di keluarga ini kyu" ucap laki-laki lainnya yang memasuki kamar kyuhyun dengan senyum secerah mataharinya. Sementara kai memprotes tak terima dengan ucapan kakak sulungnya itu yang mengatakan jika mereka sangat akrab sementara kenyataannya disini kai sedang di aniyaya dan di bulli oleh kyuhyun dan kibum.
" jangan hiraukan mereka berdua kyuhyunnie, maaf telah membuatmu menjadi seperti ini karena kelakuan dari adik-adiku, kau pasti sangat terkejut, sekali lagi aku minta maaf untuk mereka juga " ucap seorang laki-laki tampan berkulit putih mulus dengan senyum malaikat yang terpatri sempurna di wajahnya.
" maaf juga untuk kibum karena memaksamu untuk menjadi bagian dari kami dan menghinamu waktu itu juga dia sudah menceritakan semuanya padaku tentang kau, dan maaf juga karena kai mengatakan hal tidak masuk akal tentang pernikahan padamu hingga membuatmu terkejut atau tanpa sengaja melempar sepatunya ke arahmu, mereka sangat menyesalinya, sungguh tidak ada yang lebih kekanakan di banding mereka berdua, harap kau memakluminya" jelas laki-laki tampan itu lagi tak melepas senyum malaikat dari wajahnya sementara kedua adiknya hanya berdecih tak terima mendengar ucapan kakak tertuanya, dennis park.
" kalian berdua cepat minta maaf" perintah dennis, si sulung dari keluarga kim itu pada kedua adiknya yang terlihat meruntuk seraya membungkuk hormat meminta maaf pada kyuhyun dengan wajah tidak ikhlas.
" maaf" ucap keduanya serempak singkat padat dan jelas seraya membuang muka kearah berlawanan tak ingin menatap wajah kyuhyun.
" cih...apa-apaan itu dasar kekanakan, baiklah kalian kumaafkan demi dia" gerutu kyuhyun sedikit tak terima dengan ucapan maaf duo kakak beradik itu yang terlihat sangat tidak tulus seraya mengalihkan tatapannya pada dennis.
" baguslah kalau begitu, oh ya perkenalkan namaku dennis park, ini kedua adikku kim kibum dan kim jongin" ucap dennis memperkenalkan dirinya dan adiknya secara resmi di hadapan kyuhyun. terlihat kedua laki-laki itu sedikit melirik kyuhyun saat namanya di sebut oleh dennis.
" kim kibum" ucap kibum.
" aku kim jongin tapi kau boleh memanggilku kai tapi tidak dengan embel-embel hitam lagi kau mengerti" lanjut jongin atau kai pada kyuhyun dengan tatapan sedikit kesal saat menekankan kata hitam pada kyuhyun.
Kyuhyun terdiam tak ingin terlalu memusingkan ucapan kai saat ia menyadari kejangalan aneh saat ketiga laki-laki tampan itu memperkenalkan diri mereka atau saat dennis mengucapkan namanya.
" maaf, bolehkah aku bertanya sesuatu" tanya kyuhyun berniat menyuarakan pikiranya dengan sedikit cangung.
" tentu, tanya saja, kau boleh menanyakan apapun " balas dennis pada akhirnya. mendengar jawaban dennis tanpa sadar sedikit perasaan lega merambati hatinya
" bukankah kalian kakak beradik, kenapa marga kalian berbeda, kenapa margamu berbeda dengan marga adik-adikmu?!" selidik kyuhyun dengan nada yang menyiratkan rasa penasaran yang besar.
" hehehe...aku tau kau pasti akan menanyakannya, kami memang bersaudara satu ibu tapi beda ayah, ibu kami menikah dengan ayah-ayah kami, dan kami sepakat untuk mengunakan nama ayah kami masing-masing, ayah kibum dan kai memiliki marga sama tapi mereka adalah orang yang berbeda begitupun dengan ayahku, memang sering kali ada sedikit kesalapahaman mengenai marga ku tapi itu bukan masalah, bahkan mereka mengira jika aku anak simpanan orang tuaku ckckck, apa aku seharusnya memakai marga kim juga ya" ucap dennis berpikir untuk pindah marga setelah panjang lebar menjelaskan asal muasal namanya.
" ckckck sampai kapan kau akan bercerita hyung, aku bosa , kalau tidak ada hal penting lagi aku pergi, sebaiknya kau urus saja dia" putus kibum akhirnya berniat pergi dari kamar yang di tempati kyuhyun.
" hei...begitukah caramu menyambut anggota baru?!" teriak dennis tak terima dengan sikap kibum.
" sudah biarkan saja, mereka memang seperti itu, tapi benarkan kau akan tinggal di sini?!" ucap kai secara berbinar menatap kyuhyun, kyuhyun menjauhkan wajahnya dari wajah kai dengan sedikit kernyitan aneh di dahinya.
" yak...hyung, aku tidak ingin kyuhyun jadi adikku, aku ingin kyuhyun jadi istriku, bolehkah aku menikah dengannya sekarang?!" ucap kai menatap kibum dan dennis secara serius.
Kibum sedikit tersentak tidak terima dengan ucapan kai namun dia bisa menetralkan dan menyembunyikan perasaannya di balik wajah dinginnya itu.
" kenapa aku aku memberikan kyuhyun padamu, dia terlalu cantik untukmu, kyu...kalau kau menikah lebih baik menikah denganku saja lebih terjamin daripada menikah dengan dua orang idiot itu" ucap dennis membungkuk seraya tersenyum manis pada kyuhyun.
Deg
"Ya ampun dia keren sekali, senyumnya...gyaaa...kalau heechul melihat ini dia pasti akan sangat suka, astaga aku pasti akan mimisan sebentar lagi..." batin kyuhyun berteriak heboh saat dennis mendekatkan wajahnya ke arah wajah kyuhyun dan tersenyum tampan, membuat wajah kyuhyun memerah sempurna.
" cih...kau bahkan lebih idiot dari kami idiot, hentikan lelucon kalian. Kalian benar-benar konyol" ucap kibum entah kenapa mendengar pertanyaan kai dan dennis membuat dia sedikit marah dan kesal.
" hei..hei..kau marah, apa kau suka dengan kyuhyun, baiklah kita akan bersaing untuk memperebutkan dia dan aku tidak akan kalah dari kalian semua, karena si hebat kailah yang akan menang?!" ucap kai semangat, kibum hanya berdecih lirih sementara dennis hanya bisa tersenyum melihat semangat adik bungsunya itu yang bersikap tidak biasa, kyuhyun hanya bisa memutar bola matanya malas, mungkin kedatangannya di rumah kediaman keluarga kim ini salah, benar saja mereka memang tampan tapi mereka juga terlihat seperti sekumpulan idiot yang tak punya otak, sebenarnya orang tua mereka memberi makan apa sih kepada ketiga pemuda berkelakuan aneh yang ada di depannya itu.
Bruk
" kibum oppa, aku merindukanmu..." teriak seorang gadis yang tiba-tiba datang menyeruak masuk ke dalam kamar kyuhyun dan merusak suasana hangat yang terjalin diantara mereka dengan suara cemprengnya yang tidak enak di dengar menurut kyuhyun, gadis itu melemparkan tubuhnya menubruk tubuh kibum sambil memeluknya dari belakang, terlihat semua orang menatap gadis itu sangat terkejut terlebih kibum yang mematung dengan rahang mengeras saat menyadari siapa gadis yang memeluknya saat ini.
Kibum diam tidak bereaksi, entah kenapa hawa terasa semakin memberat sejak kedatangan gadis itu.
" lepaskan tanganmu" ucap kibum dingin seraya menyentak tangan saeun-gadis itu kasar, membuat gadis itu sedikit terhuyung dan terkejut dengan perlakuan kasar kibum yang tak pernah di tunjukan padanya, tanpa sadar air mata sukses membasahi pipi mulusnya.
" oppa, maafkan aku, aku tau jika aku bersalah aku mohon jangan hukum aku oppa, aku sadar aku sangat mencintaimu kibum oppa" ucapnya sambil menatap wajah kibum yang terlihat sangat tidak bersahabat.
" omong kosong, jangan pernah menampakan dirimu padaku lagi nona kim saeun" ucap kibum dingin dan berjalan menjauh meninggalkan kamar kyuhyun dengan raut wajah keras tak terbaca, sementara saeun gadis itu menatap punggung kibum dengan tatapan nanar, tidak menyangkah jika kibum akan terluka dengan sangat karena kepergiannya dulu.
" hei...kenapa kau kembali lagi kesini, tidak cukupkah kau membuat kerusakan, harusnya kau sadar dimana posisimu sekarang, dasar sampah" dengus kai sengit, menatap saeun dengan tatapan benci.
" kim jongin, jaga bicaramu" hardik dennis, bagaimanapun jahatnya gadis yang ada di depannya itu tidak seharusnya kai mengeluarkan kata- kata sekasar itu padanya, meskipun dennis setuju dengan apa yang di katakan kai, dia juga sangat tidak menyukai gadis cantik yang kini sedang berdiri di depannya itu setelah apa yang di lakukannya dulu pada adiknya kibum hingga membuat adiknya itu terluka dengan sangat.
" dasar tidak tahu malu, wanita menjijikan sepertimu tidak seharusnya berada disini pergilah sebelum kau menyesalinya dan jauhi hyungku, mengerti..." bisik kai di telinga saeun dan melengang pergi begitu saja meningalkan ruangan itu, saeun semakin terisak lirih mendengar kata-kata pedas yang terlontar dari bibir kai padanya. wajahnya yang cantik kini semakin terlihat menyedihkan, tanpa pikir dua kali saeun pergi meninggalkan ruangan itu tanpa pamit melenggang dengan tubuh bergetar menahan tangis dan kekesalan serta berusaha menyelamatkan harga dirinya yang masih tersisa.
" kalian pasti akan menyesalinya karena memperlakukanku seperti ini " bisik saeun dalam hati dia mengeram marah, tatapan matanya tersirat akan dendam yang membara, dia menatap rumah besar itu sekilas kemudian berlalu pergi dengan hati terluka.
" lihat saja aku akan membuatmu bertekuk lutut dan kembali padaku kim kibum" bisiknya seraya mengusap air matanya kasar dan kembali memasuki mobil merahnya dengan sikap angkuh.
" maaf kyu, karena suasana canggung ini pasti membuatmu jadi tidak enak, beristiratlah, aku akan mengantarmu pulang setelah makan malam nanti, kau bisa mulai pindah besok malam setelah kau mengemasi barang-barangmu" ucap dennis cepat masih dengan senyum yang di paksakan.
" baiklah...terima kasih" ucap kyuhyun membungkuk menunjukan sopan santunnya dengan sedikit cangung. tak berapa lama dennis meninggalkan kyuhyun sendirian dengan berbagai spekulasi yang berlomba memasuki otaknya.
" sebenarnya apa yang terjadi sih, aish...mereka mengerikan, astaga bahkan mereka membuat gadis itu menangis, si hitam itu kalau bicara tidak di pikir dulu, bagaimana mungkin dia mengatai seorang wanita dan menyebutnya sampah ckckck" ucap kyuhyun pada dirinya sendiri.
" ah...sebodoh amat, perduli setan itu bukan urusanku, ah...kasur ini nyaman sekali" ucap kyuhyun membaringkan tubuhnya kembali di atas tempat tidur bersiap menuju alam mimpi kyuhyun memutuskan untuk mengabaikan hal yang bukan urusannya.
TBC
Maaf jika chap ini sedikit panjang dan terkesan aneh sekali, oke lizz boleh kan naikin target reviewnya jadi 25 ya hehehe.
Dan untuk yang nanya alamat blog mending gak usah daripada bingung lizz aja pertama kali nyarinya sempat putus asa, gimana kalau kalian lihat aja di FB lizz di sana lizz juga publish banyak cerita yang gak lizz publish di blog dark dan proposal kebahagiaan ini juga lizz publish di sana, ini nama FB lizz, Lizz danesta aryndhi.
Oke sampai ketemu next chap ya.
