Tittle :
Proposal kebahagiaan.
Cast :
Cho kyuhyun, kim kibum, kim jongin
suport cast :
kim heechul, dennis kim.
Warning :
GS, typos, tulisan yang tidak baku dan sebagainya.
Don't Like Don't Read
.
.
.
Happy reading.
.
.
[~Lizz_L_L~]
.
.
"HWA...HA...HA...HA...HA..., apaan nih hyung sumpah kalian gila sungguh" terdengar tawa kai yang membahana di seluruh rumah. kyuhyun tak pernah melepas perutnya yang mulai kram dan sesekali mengusap matanya yang tampak berair.
" yak...aisshh...kenapa tawamu keras sekali sih" ucap dennis sambil menjauhkan wajahnya dari wajah kai yang asyik tertawa sambil melihat rekaman video yang di tunjukan dennis padanya. sementara dennis hanya bisa menutup telinganya sambil meringis melihat reaksi kai yang di rasa sangat berlebihan.
" melihat videonya saja rekasimu sudah seperti ini apalagi melihat secara langsung, bahkan livenya jauh lebih seru lo kai, sayang... kau tak ada disana" ucap dennis dengan wajah sedih di buat-buat kemudian nyengir, sementara kyuhyun dan heechul terlihat menganguk antusias mendengar ucapan dennis, sangat setuju sekali sepertinya.
" iya...rugi sekali aku tidak ada di tkp waktu itu, pasti aku akan menarikan tarian hula-hula sambil membawa pompom untuk memberi dukungan pada kalian hehehehe..." ucap kai sedikit mengoda.
" tentu...oppa aku saja sangat semangat waktu melakukan eksekusi benarkan heechulli!" tanya kyuhyun menoleh pada heechul yang tersenyum senang meminta persetujuan dan di balas anggukan yang tidak kalah antusias darinya.
" kalian luar biasa..." ucap kai sambil mengacungkan ibu jarinya dan kembali menatap video yang ada di tanganya, tapi bedanya kali ini dia tidak tertawa nista seperti tadi, wajahnya terlihat sedih dan sedikit sendu dengan senyum terpaksa yang tersungih di bibirnya. menyadari perubahan raut wajah kai, dennis menepuk bahu kyuhyun pelan, seolah menguatkan pemuda tan itu.
" semua akan baik-baik saja, dia bukan siapa-siapa jangan terlalu di pikirkan oh..." ucap dennis dan di balas anggukan oleh dennis, sementara kedua gadis yang ada di depan kai dan dennis menatap mereka dengan tatapan tak mengerti.
" kenapa?! apa ada yang salah oppa?!" tanya kyuhyun ikut mewakili suara hati heechul yang menatap dua bersaudara itu dengan tatapan khawatir.
" ah...bukan apa-apa, hanya saja kai pernah menyukai kim saeun sebelumnya" ujar dennis enteng dan di balas pelototan bernada tak terima dari kai karena tak rela rahasia keramatnya terbongkar begitu saja di depan kyuhyun dan heechul.
"MWO..." teriak kyuhyun dan heechul secara bersamaan dengan kedua mata yang melotot tidak percaya ke arah kai.
" yak...hyung kenapa kau mengatakannya pada mereka cih..." rengek kai tak terima.
" hehehe maaf maaf kai, hyung tanpa sengaja kelepasan" ucap dennis sengaja sambil menjulurkan lidahnya.
" ah...sudahlah tidak penting juga membahas masalah ini" ucap kai dan di balas anggukan kyuhyun dan heechul mengerti. tapi sebenarnya mereka juga sangat ingin tau kejelasan ceritanya, kenapa kai bisa terkena juga jerat si penyihir palsu seperti kim saeun, tapi perasaan itu mereka pendam saat melihat wajah cangung berkesan tak nyaman kai yang enggan membahas lebih jauh, mungkin jika sudah waktunya mereka juga akan tau sendiri pikir mereka berdua kompak.
" oh ya ngomong-ngomong kau siapa, sepertinya aku tak pernah melihatmu" tanya kai menatap heechul dengan raut wajah bodoh, masak sejak tadi sudah berakrab-akrab ria malah baru menanyakan nama heechul. Melihat kebodohan kai, tanpa sadar dennis terkikik hingga tersedak tidak menyangkah jika kai memiliki otak sebodoh itu.
" perkenalkan namaku kim heechul teman Cho Kyuhyun, pelaku eksekusi maut yang cantik dan mempesona" ucap heechul dengan pedenya seraya mengacungkan kedua jari tengah dan telunjuknya menjadi satu membentuk huruf "V" dan berpose imut dengan senyum yang terkembang. melihat tingkah ajaib heechul, ketiga manusia itu terdiam takjub dengan tingkat kenarsisan heechul dan tidak berapa lama tawa merekapun meledak secara bersamaan.
" BWA..hahahahahaha...norak..." teriak kyuhyun kejam sambil terus tertawa nista melihat gaya pose aneh heechul.
" hahahaha...konyol...gaya macam apa itu hahahaha" teriak kai tak kalah keras dari tawa sebelumnya kali ini dengan guling-guling di lantai.
" hmfftt...kau lucu sekali heechullie" ucap
Dennis masih berusah menahan tawanya agar tidak pecah terlalu keras saat mendapati heechul memberengut lucu seraya memajukan bibirnya tak terima.
" yak...kalian ini kenapa mentertawaiku, menyebalkan " teriak heechul kesal sambil berkacak pinggang pura-pura marah seraya mempoutkan bibirnya semakin menambah kesan imut padanya, tak berapa lama akhirnya ia juga ikut tertawa, sebenarnya ia sangat senang melihat orang-orang terdekatnya tertawa riang seperti itu membuat perasaan dingin di hatinya ikut mencair dan menghilang tanpa bekas.
Heechul bahkan rela memberikan seluruh yang dimilikinya agar membuat orang-orang terdekatnya merasa bahagia dan bisa tersenyum, karena heechul ingin melihat dunia tersenyum bersamanya.
[~Lizz_L_L~]
" hallo...ya...siapa...?!" ucap kibum pada saat mendapati nomor tak di kenal menelponya, kibum sibuk menyimak orang yang entah siapa itu-dengan ekspresi terkejut, kemudian wajahnya terlihat mengeras.
" hallo...kim kibum, maaf sebelumnya jika aku menggangu, perkenalkan namaku lee aee kyung, aku adalah teman dari kim saeun, aku hanya ingin memberitahumu bahwa saeun dalam keadaan buruk di rumah sakit, dia sedang hamil dan dia mengalami pendarahan dan kandungannya tidak bisa di selamatkan karena mengalami keguguran, aku harap kau bisa datang ke sini dan menjenguknya kibum" ucap aee kyung menjelaskan keadaan saeun pada kibum namun terdengat suaranya sedikit aneh.
" jangan bercanda, keguguran... kim saeun...itu bukan urusanku kenapa kau menelponku, itu bukan hal tidak penting untuku" ucap kibum dingin sedingin es di kutub utara, sedikit terselip nada mengejek disana.
" aku mengerti jika kau tidak ingin bertemu dengannya tapi aku mohon sempatkanlah datang menjenguknya, keadaannya bahkan lebih buruk dari yang kau kira, kau tau saeun hampir melakukan percobaan bunuh diri, dia juga sering menyebutkan namamu dalam igauannya, jika kau manusia dan masih memiliki hati aku harap kau dapat segera datang menjenguknya, pertimbangkanlah baik-baik kibum, aku mohon" ucap aee kyung lagi berusaha menyakinkan kibum.
Kibum terdiam lama berusaha mencerna setiap kata yang di ucapkan oleh orang yang ada di seberang sana, sesekali kibum terlihat menghela nafas berat seraya mengusap wajahnya dengan kasar.
" baiklah...aku akan kesana sekarang juga, jaga dia sampai aku datang" ucap kibum mengakhiri panggilan tersebut dan mulai merapikan mejanya. ia mengalah entah kenapa rasa cinta pada gadis yang telah banyak menyakitinya masih terselip di hatinya.
[~Lizz_L_L~]
" kau yakin dengan rencana ini, tidakah kau berfikir jika dia tau yang sebenarnya maka kau akan celaka saeun, dia pasti akan membunuhmu" ucap aee kyung dengan nada sangsi sambil bergidik ngeri membayangkan temannya akan mendapat masalah yang jauh lebih buruk dari ini, ini bahkan bukan ide yang bagus, bahkan aee kyungpun tidak langsung menyetujuinya tapi mau bagaimana lagi ia tak bisa membiarkan temannya juga. terlihat aee kyung menghela nafas berat.
"kau tenang saja, jika kita tidak membuka rahasia semua akan baik-baik saja, mengerti" ucap saeun sambil tersenyum licik sambil mendekap kedua tangannya di depan dada dengan pandangan angkuh.
" apapun yang di inginkan kim saeun semuanya harus terpenuhi dan terwujud apapun itu termasuk kim kibum" ucapnya lagi sambil menatap aee kyung dengan wajah angkuhnya.
" terserahlah, aku tidak mau ikut campur lagi jika kau terkena masalah lebih besar dari ini" Peringat aee kyung jengah seraya menghempaskan tubuhnya di sofa dengan malas.
" terima kasih aee kyung-ah" ucap saeun dengan wajah sok imutnya dengan senyum palsu.
[~Lizz_L_L~]
langkah kibum tergesa memasuki rumah mewah yang pagarnya terlihat menjulang tinggi itu. pikirannya terlihat kalut wajahnya benar-benar kusut bahkan ia sangat sulit untuk mempercayai apa yang baru saja ia dengar.
#flashback
" kenapa dia bisa sampai keguguran" tanya kibum setelah sampai di ruang rawat saeun seraya menatap saeun yang terdiam dengan wajah pucat syoknya, sesekali terlihat air mata menetes dari celah-celah matanya.
" entahlah, saat pulang aku melihat tubuh saeun penuh dengan luka dan terlihat banyak bekas cakaran bajunya kusut dan sedikit sobek di sana sini, dia menangis keras dan mengatakan jika dia di keroyok oleh dua orang wanita yang mengaku mengenalmu, tapi saeun tidak tau siapa mereka, mereka mengatakan salah satu dari wanita itu adalah keluargamu, tapi bukankah kau tidak punya saudara perempuan kibum-ssi" jelas aee kyung.
" saeun-ah apakah kau baik-baik saja?" tanya kibum berjalan mendekati saeun tanpa memperdulikan ucapan ae kyung, saeun tersadar akan keberadaan kibum, matanya terlihat membelalak dan tangisnya semakin pecah tangannya terulur memeluk kibum seolah mencari ketenangan. tanpa di sadari oleh semuanya dalam tangis senyum licik saeun tersunggih cantik di bibirnya, sekali lagi sang pangeran es terjebak oleh jerat penyihir palsu, " KIM SAEUN"
#flasback end
dengan cepat kihum berjalan dan membuka pintu mencari keberadaan kyuhyun, matanya terus mencari dan menjelajah setiap inci bagian dari rumahnya dan tak berapa lama akhirnya kibum berhasil menemukan kyuhyun yang sedang bercengkramah riang dengan heechul dan kai dan bahkan terlihat sangat senang saling menertawakan kekonyolan masing-masing, sementara heechul berteriak-teriak tak jelas karena kalah bertanding game dengan kai. pandangan mereka teralihkan tatkala melihat kibum berjalan tergesah menghampiri mereka bertiha dengan raut wajah tak terbaca.
" oh...oppa kau sudah pulang?!" tanya kyuhyun ceria berdiri berniat menyambut kedatangan kibum, tanpa pikir panjang kibum mencengkeram erat lengan kyuhyun keras dengan ekspresi dingin dengan kilat amarah yang terpancar jelas di matanya.
" ki~kibummie...a~ada apa?!." tanya kyuhyun tergagap sedikit takut dengan ekspresi wajah kibum yang tidak biasanya terlihat seperti itu.
" apa benar kau menyerang saeun?!" tanya kibum kemudian, ekspresinya tak lepas menatap manik coklat kibum yang terlihat ketakutan.
" oo...oppaa bisa aku jelaskan...ini tidak seperti yang kau bayangkan" ucap kyuhyun terputus.
" jadi benar, kau melakukannya" sentak kibum tak percaya.
"kenapa kau melakukan hal itu kyuhyun, aku pikir kau adalah wanita baik-baik, apa yang sebenarnya ada di otakmu itu hah..." teriak kibum yang tak lagi bisa mengendalikan emosinya dan langsung menyembur tanpa ada penghalang, terlihat sekali ekspresi ketakutan yang terbias dari wajah kyuhyun yang kini sudah terlihat pucat dan bibirnya terlihat sedikit bergetar menahan tangisnya yang hampir pecah.
" ya...hyung kenapa kau membentak kyuhyun, kau tidak seharusnya memperlakukan kyuhyun seperti ini, memang siapa saeun itu sampai-sampai kau berubah menjadi aneh seperti ini, dia hanya wanita murahan, sadarkah kau apa yang kau lakukan sekarang hah..." teriak kai ikutan emosi sembari menarik tangan kyuhyun ke belakang tubuhnya, melundungi kyuhyun fi belakanh tubuhnya, terlihat sekali tubuh kyuhyun yang bergetar pelan di belakang tubuh tegap kai hingga isakan lirih akhirnya lolos dari bibir kyuhyun.
" kalian tau jika saeun hamil..." tanya kibum mengambil jeda, mereka diam saja tak merespon omongan kibum, sementara kai hanya mendengus sebal seolah mengatakan. " apa peduliku jika dia hamil, itu bahkan bukan urusanku, persetan dengan bitch menjijikan itu" dan menatap sengit ke arah kibum, tak mendapat respon, kibum kembali melanjutkan bicaranya.
" dan karena tindakan brutal kalian, saeun mengalami keguguran bahkan dia berniat melakukan percobaan bunuh diri, aku tidak menyangkah apa yang sebenarnya kalian lakukan padanya, kau Cho Kyuhyun, aku sangat kecewa padamu aku bahkan tidak menyangkah kau sejahat itu " ucap kibum dingin seraya menatap kyuhyun yang terlihat menunduk dan berlalu pergi meninggalkan mereka.
Heechul menatap punggung kibum dengan tatapan geram andai saja ia bisa mematahkan leher kibum dengan senang hati heechul akan melakukannya, tapi dia tak bisa berbuat apa-apa karena memang dia dan kyuhyunmemang bersalah tapi tidak sepantasnya kibum membentak kyuhyun seperti itu juga bukan sepenuhnya salah kyuhyun, bahkan kyuhyun hanya berniat membela kibum karena gadis itu bukan gadis baik-baik. tapi apa balasan kibum dia bahkan lebih memilih siluman rubah itu daripada kyuhyun yang jelas-jelas menyukainya.
" meski begitu kau tidak seharusnya membentak kyuhyun seperti itu kim kibum brengsek, kau bahkan lebih menyedihkan dari yang kukira, saeun bahkan sudah mencampakanmu seperti sampah dan kau masih berkeliaran berharap seperti anjing yang mengendus kaki majikannya, kau terlihat sangat menjijikan kim kibum " teriakan kai keras penuh emosi, teriakan kai yang penuh emosi itu serasa menghancurkan harga dirinya dan menghentikan langkah kibum yang mulai terpengaruh oleh kata-kata penghinaan yang di lontarkan kai, terlihat sekali tubuh tegap laki-laki itu terlihat bergetar tangannya sudah terkepal erat di samping tubuhnya, kibum berbalik manatap kai berjalan cepat dan meninju wajah kai hingga membuatnya terdorong kebelakang, belum sempat kai berdiri, kibum kembali melancarkan tinjunya sekali lagi tampak darah segar mengalir dari sudut bibir kai yang pecah. dengan kasar kai mengusap bibirnya dan membalas pukulan kibum dengan kalap.
" tutup mulutmu" bentak kibum tidak terima entah kenapa kemarahannya seolah tak bisa di bendung, karena apa yang di ucapkan kai adalah kenyataan yang terjadi padanya saat ini. kenyataan yang tepat menohok hatinya dan melukai harga dirinya.
mereka berdua saling bergulat dan meninju meluapkan semua rasa kesalnya.
" cih...kenapa bukankah yang aku bicarakan ini benar hah..." ucap kai seraya tertawa meremehkan ke arah kibum.
" tau apa kau, kau hanya seorang bocah sok dewasa yang tak tau apa-apa, brengsek" balas kibum tak kalah sengitnya.
" bahkan aku yang masih bocah ini bisa membedakan mana yang pantas untuk di pertahankan dan mana yang pantas untuk di buang, kau terlalu bodoh dan buta, buka matamu lebar-lebar, sadarlah dia hanya wanita murahan yang akan menjadi penyebab kesengsaraan hidupmu brengsek" teriak kai lagi entah kenapa kai berubah menjadi liar dan tak terkendali, rasanya saat ini hati kai seolah remuk redam dua orang yang sangat di kasihinya tengah bersedih dan yang satunya hampir terjatuh dalam lubang gelap tanpa dasar akibat kebodohannya sendiri,
kai berniat menyelamatkannya tapi hyungnya sendiri menolak uluran tanganya dan malah lebih memilih gadis yang bahkan tak pantas untuknya.
" tutup mulutmu brengsek" teriak kibum dan melayangkan tinjunya sekali lagi kearah kai, melihat itu tanpa pikir panjang kyuhyun menghalangi tinjuan kibum ke arah wajah kai dan kyuhyun rela menerima pukulan kibum. Kibum terpekik kaget karena target sasaranya mengenai kyuhyun bukan kai. Kyuhyun sedikit terhuyung setelah mendapatkan pukulan keras di pelipisnya dengan sigap kai menangkap tubuh kyuhyum yang hampir roboh kearahnya.
" kyunnie, apa kau baik-baik saja" ucap kai tersirat kekhawatiran di wajahnya dan rasa beralah kembali hadir di hatinya saat mendapati kyuhyun yang terlihat memejamkan matanya hampir tidak sadarkan diri akibat pukulan keras kibum.
" kyuhyun, Cho kyuhyun jawablah jika kau mendengarkanku " teriak heechul khawatir sambil menepuk pipi kyuhyun pelan berusaha menyadarkannya temannya.
" aku baik-baik saja, heechullie, kai aku baik-baik saja" ucap Kyuhyun lemah sedikit tersendat saat ia mengerjapkan matanya yang sedikit yang sedikit berkunang-kunang, dan tak berapa lama akhirnya kyuhyun bisa berdiri lagi dengan bantuan dari heechul dan kai, terlihat kibum menatap kyuhyun dengan perasaan sedikit bersalah namun setelah melihat tatapan tajam kai yang di lempar kearahnya niat untuk membantu kyuhyun dia tekan kuat-kuat perasaannya.
" apa yang sebenarnya terjadi disini" tanpa mereka sadari dennis sudah berdiri tepat di samping mereka berdua dengan ekspresitak terbaca dengan nada tegas tak terbantahkan,
mendapati dennis ada di sana kedua pria itu~kibum dan kai~terlihat bungkam dan menunduk bagai anak kecil yang tengah di adili karena ketahuan mencuri. wajah mereka terlihat babak belur dengan ruam kemerahan di sekitar wajahnya.
" tanyakan saja padanya hyung?!" ucap kai mendenggus sebal sambil menunjuk kibum dengan dagunya dan melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan yang menurutnya semakin panas dan menyesakan. Kibum menunduk tak mampu menjawab semua pertanyaan yang di lontarkan dennis, kakak pertamanya. jika dennis sudah mengeluarkan nada tegas seperti itu siapapun tau jika dia sedang dalam masalah besar karena membuat sang malaikat terpaksa mengeluarkan tanduknya.
" maaf heechullie, kau bisa pulang sekarang atau kau bisa masuk ke kamarku jika kau tak suka disini tapi aku tak bisa menemanimu, aku harus pergi..." bisik kyujyun tanpa mendengar jawaban dari heechul dan berlari menjauh meninggalkannya sendiri dalam suasana yang sangat canggung itu.
Kyuhyun mengambil kotak obat dan membawanya ketempat kai berada, dia melihat kai tengah duduk di taman belakang tempat yang menjadi favoritnya di rumah ini sambil sesekali menyeka darah di sudut bibirnya, dengan perlahan kyuhyun menghampiri kai dan duduk tenang di sampingnya, menahan tangan kai yang mencoba menyeka darahnya kembali dan mengoleskan cutton bad kearah lukanya yang sudah di balur dengan antiseptik.
" maaf...maafkan aku oppa, gara-gara aku kau jadi seperti ini, maaf ini semua salahku..." ucap kyuhyun menatap bersalah pada kai, mata kyuhyun yang terlihat berkaca-kaca saat mengatakannya.
sementara kai hanya menatap wajah kyuhyun yang fokus menatap dan membersihkan lukanya dengan pandangan sayu entah kenapa kyuhyun merasa lemah di depan kyuhyun. ia juga merasa tak berguna sama sekali bahkan ia gagal melindungi kyuhyun dan menyebabkan gadis itu bersedih dan menangis.
" harusnya aku tak terlalu ikut campur dengan urusannya, harusnya ku biarkan saja gadis itu dengan kibum oppa, harusnnya aku tidak usah perduli ketika gadis itu berkata kasar tentangnya, tapi entah kenapa saat gadis menghina kibum oppa aku tak bisa membiarkannya tanpa sadar aku sudah melakukan tindakan yang membuat kibum oppa terluka, dan entah kenapa pula saat tau kibum oppa begitu membela gadis itu... hatiku...rasanya sakit sekali, disini rasanya sangat nyeri dan menyesakan, bukankah aku aneh, aku bahkan tak tau apa yang sebenarnya kurasakan" ucap kyuhyun seraya memukul dadanya sendiri sambil tertawa menyedihkan tanpa sadar bulir bening mengalir begitu saja dipipinya dia menunduk dan terisak lirih.
" aku bodoh ya?!" tanya kyuhyun berusaha menyungingkan senyum terpaksanya menatap kai lekat dan kembali terisak dalam diam, hatinya benar-benar sakit, kai menatap kyuhyun sedih entah kenapa saat melihat kyuhyun menangis hatinya bagai di iris dan di rajam habis- habisan, di tarik tubuh kyuhyun, mendekatinya dan di dekapnya tubuh ringkih itu yang masih terisak dengan tubuh bergetar hebat, tanpa di duga tangis semakin pecah saat pelukan hangat kyuhyun dirasakannya. rasanya ia benar-benar menyedihkan.
" jangan menangis...aku mohon jangan menangis kyu..." ucap kai bagaikan mengucapkan mantra untuk menenangkan kyuhyun dan dirinya sendiri, hanya kata-kata itu saja yang sanggup di ucapkan oleh kai, dia sendiri mencoba sekuat tenaga untuk tidak menangis. rasanya sangat sakit melihat kyuhyun menangis dan menderita seperti itu, entah sejak kapan tapi yang jelas kai mulai sadar jika perasaannya pada kyuhyun bukan perasaan biasa antar teman, dia~kai mulai menyukai seorang Cho Kyuhyun, tidak tapi ia mulai mencintainya, ya seorang Kim jongin mencintai seorang Cho Kyuhyun, jika Kim Kibum tidak menginginkan kyuhyun maka kali ini kai tidak akan tinggal diam, ia tak akan mengalah lagi pada laki-laki bodoh seperti kakaknya, dia akan merebut kyuhyun beserta hatinya dari tangannya apapun yang terjadi.
" jangan pernah mencintainya, kau tak boleh mencintainya" bisik kai lirih di telinga kyuhyun bagai sebuah kata-kata keramat yang tak terbantahkan di telingah kyuhyun.
sementara tanpa mereka sadari kim heechul menatap keduanya dengan kesedihan yang terpancar kuat di kedua bola matanya. tangannya terkepal kuat rasa benci tiba-tiba menyeruak begitu saja menembus dinding hatinya yang kembali mendingin saat melihat sahabatnya menangis.
" kim saeun, kau mencari masalah dengan orang yang salah, jangan pernah berfikir jika kau akan bisa hidup dan bernafas dengan lega setelah membuat sahabatku menangis seperti ini, aku berjanji akan membuatmu mengeluarkan air mata darah sebagai balasannya" ucap heechul dengan sorot mata sedingin es seraya menghapus air mata yang keluar dari kedua bola matanya, tanpa di sadari semuanya heechul pergi meninggalkan rumah itu tanpa suara, entah apa yang ada di pikirannya sekarang. dia merogoh saku kemejanya dan mengeluarkan smartphonenya. menekan sebuah nomor yang di hapalnya di luar kepala.
" jemput aku sekarang juga" ucapnya pada orang di seberang sana dan memutuskan pangilan itu sesaat tanpa mendengar jawaban dari sang penelpon yang ada di seberang sana.
" kau yang meminta permainan berdarah ini di mulai, ku harap kau akan siap menerima kado istimewa dariku, akan ku buat kau merasakan neraka lebih cepat sebelum kematianmu, nona K.I.M S.A.E.U.N" ucap heechul seraya mengeja nama yeoja menyebalkan itu dengan ekspresi dingin stoicnya yang bahkan tak pernah di tunjukannya sebelumnya seraya menampilkan seringgai menyeramkan dengan mata berkilat tajam dengan sorot mengancam.
Heechul bukanlah heechul jika seseorang mengangu miliknya, dia akan berubah menjadi orang lain berubah menjadi lebih buas, lebih kejam dan lebih menyeramkan di banding siapapun juga. Bahkan jauh sebelum heechul bertemu dengan kyuhyun, heechul adalah ratu dunia hitam yang lebih menyeramkan dan mengerikan dari siapapum juga, Bahkan mereka tak ada yang tau rahasia kelam di balik senyum tanpa masalah seorang kim heechul. Sang malaikat maut.
TBC
ya akhirnya sampai disini deh, mohon jangan lupa tingalkan corat coret, buat lizz okay bagi silent rider, segeralah bertobat amiiinnnn _.
