I Am Sorry And I Love You
Disclaimer: Masashi Kishimoto™
Main Chara: H. Hinata, U. Sasuke, N. Minato, H. Hanabi.
Type: Family, Romance, Drama.
Pair: SasuHina, MinaHina.
Rate: T+.
Summary: Dan cinta tidak pernah salah…..sambung,,,,walaupun kadang suka nyasar ^_^V.
Chapter 3: Two Broken Heart's.
Mentari pagi tampak bersinar terang menyinari seluruh pelosok wilayah kota Tokyo. Sinarnya yang merambat melalui celah-celah kaca jendela. Membuat sepasang mata beriris lavender nan indah itu terbuka. Sesaat gadis dengan surai indigo itutersenyum kecil tatkala mengingat kembali kejadian tadi malam. Benar-benar malam terindah yang pernah ia rasakan sebagai sepasan suami istri.
-Hinata pov-
Ternyata Minato-kun sudah bangun. Sebenarnya aku merasa sedikit kecewa karena sebagai istri akulah yang seharusnya bangun lebih awal. Tapi, dimana minato-kun? Untuk beberapa waktu suasana terasa sangat sepi bagiku. Sampai tiba-tiba aku menyadari kalau ada sebuah pesan singkat di handphone-ku.
''Ternyata Mikoto-nee mengirimkan pesan'' Gumamku
From: Mikoto.
To: Hinata.
Hai Hinata-chan selamat ya atas pernikahanmu gomen aku gak bisa datang. Aku hampir saja kehabisan tiket pesawat dan baru bisa sampai tiga jam yang lalu. Oh ya jangan lupa datang ya ke acara ulang tahun itachi-kun yang ke 10 tahun. Aku juga mengundang semua anak kelas 12-A. Kuharap kita semua bisa berkumpul lagi.
Sampai jumpa jam 09.00
pfttt bagaimana malam pertamamu?
Boom! sontak saja kata kata terakhir Mikoto tersebut membuat sepasang pipi chubby-nya merah merona.
' Mikoto-nee' batinnya geli.
' Huftt...Lebih baik aku mandi dulu saja'
- End Hinata pov-
"hah? Sudah jam 07.00 kalau begitu aku harus segera mencari kado" gumamnya seraya menulis sebuah pesan singkat di ponselnya.
From: Hinata.
To: Minato-kun.
Minato-kun, aku minta izin pergi ke rumah temanku. Anaknya berulang tahun. Jadi nanti siang aku baru pulang.
-At Uzumaki Mansion.-
"Tou- san, aku mau roti" rengek seorang anak kecil berambut pirang manja.
"Iya nanti tou-san belikkan Naruto mau yang rasa apa?" Tanya pria yang umurnya lebih tua tetapi dengan warna rambut yang sama.
"Aku mauuuu ikuttt tou-san" rengeknya dengan pupy eyes andalannya.
"Apa kau sibuk Minato-kun ?" Tanya suara wanita dengan rambut merah panjangnya.
"Tidak" jawab pria dan dipanggil Minato itu singkat.
"Kalau begitu berarti kau bisa mengantarkanku ke pesta ulang tahun anaknya temanku bukan?"
"Tentu saja Kushi-chan"
"Nah, Naruto-kun. Nanti habis beli roti kita ke pesta ulang tahunnya Itachi-nii ya"
"Nggak mau! Nanti Mikoto Ba-chan cubit pipi naruto lagi kan sakit kaa-chan terus Sasuke juga nanti nakut-nakutin Naruro pake Manda" jawabnya polos sambil menangis.
"Enggak Mikoto ba-chan sama Sasuke udah enggak gitu lagi kok" ujarnya seraya mengelus-elus puncak kepala sang anak.
"Janji?" Tanyanya lagi sambil mengacungkan jari kelingkingnya.
"Janji"
- Uchiha mansion-
"Selamat ya, Itachi semoga panjang umur" ujar wanita bersurai merah terang panjang.
"Arigatou, Kushina ba-chan"
"Nah, Naruto ayo ucapkan selamat pada Itachi-nii"
"Selamat ya Itachi-nii "
"Hn, Naruto Arigatou"
"Hahaha Itachi memang selalu saja begitu"
"Tidak apa-apa kok"
"Minato-kun, kau kenapa?"
"Entahlah"
Hinata baru saja datang dengan membawakan kado ia telah sampai di depan pintu masuk kediaman Uchiha. Sesaat setelah melihat Mikoto ia tersenyum senang. Namun ia merasa tak asing dengan pria berambut kuning itu.
"MIKOTO-NEE ! KUSHINA-NEE" teriaknya pada kedua wanita itu.
"Hinata!" pekik Mikoto dan kushina senang.
"H-hinata?"
"Mi-minato-kun?" Hinata nampak binggung dengan yang lihat kini. Mengapa Minato bisa bersama dengan Kushina dan Mikoto.
"Hay, Hinata lama tak bertemu oh ya gomen ya saat pernikahanmu aku tidak datang"
''Karena, Naruto saat itu sedang tidak enak badan. Oh ya mana suamimu apa dia Kelelahan?"
"Oh, ya Minato-kun kenalkan dia Hyuuga Hinata murid paling cerdas seangkatan ku. Pada umur 13 tahun sudah sekelas denganku di kelas 12-A. Dia memang benar-benar jenius"
"Oh ya Hinata waktu itu kan kau kuliah kuliah di Indonesia jadi aku belum sempat memperkenalkan mu pada Minato-kun suamiku"
"..." Hinata hanya bisa diam. Ia Benar-benar terkejut dengan apa yang terjadi saat ini.
"..."
"Lho kok kalian diam saja?" Tanyanya bingung.
"Ku-Kushina-nee dia ada disini kok" sahut gadis indigo itu seraya tersenyum miris.
"Oh ya? Di mana" tanya kushina antusias.
"Dia!, Dia Namikaze Minato adalah suamiku" jawab Hinata lemas seraya mengacungkan telunjuknya tepat di wajah Minato.
"APA!" Mikoto, Kushina dan Fugaku yang ternyata juga sudah bergabung di pesta itu terkejut.
"K-kau j-ja-ngan bercanda Hinata, Minato-kun ayo bilang ini semua hanya bercandakan?"
"..." pria pirang itu hanya bisa diam dan mengangguk.
"Tuan Namikaze Aku minta kita cerai" ucap Hinata ketus.
"T-tapi Hime aku mencintaimu" ujarnya seraya memegang pergelangan tangan gadis indigo itu.
"Ternyata benar kau selama ini selingkuh Minato-kun kau hebat"
"Kushina-chan dengarkan aku dulu"
"Mikoto-nee, Kushina-nee, Fugaku-nii aku pulang"
"Hinata..." ucap Mikoto lirih.
Melihat gadis yang dicintainya pergi. Minato pun langsung berlari mengejarnya yang kini tengah akan menaiki taksi.
"Hime dengarkan aku kumohon"
"LEPAS! AKU BILANG LEPAS, pamam tolong segera jalankan taksinya" sahutnya dingin. Kali ini hatinya Benar-benar terasa sakit.
"Baik Nona" ujar sang supir taksi. Dan alhasil taksi itu pun segera beranjak melaju kencang.
TBC
T
H
A
N
K
S
28/4/16
Madiun.
Nall.
