Makasih ya….yg udah setia mau nungguin fic ini update, aku bersyukur banget punya kalian yang selalu peduli dengan fic ku yang satu ini, yang menurutku belum ada apa-apanya.. *mewek*

Sebelumnya aku mau balas Repyu dulu :3…

Dimulai dari..

A Panda-chan_Gomen ya kelamaan…haha…ini udah lanjut..repyu lagi ya bray.. ^^

Dianarndraha_Hmm…aku pun juga bingung :/ ƪ(‾ε‾")ʃ ikuti aja deh ceritanya, yang pasti Sasu gk bakalan cepat melepas penyamarannya… Makasih ya udah repyu! Jangan kapok repyu..haha :p

JungHa-'Sasu_Halooo..Don't mind, don't mind..yang penting khan kamu sudah repyu.. \(´▽`)/ Naahh..selanjutnya Repyu lagi ya..Arigatouuu…

69CoolAndCold69_Cieee…iya, sasunya udah berubah dikit-dikit…. (̯┌┐•° ini udah lanjut, repyu lagi yaa…

Harika-chan ELF _Hahaha…emang gantengan Sasuke lagi…(⌒˛⌒ ) Tunggu aja kelanjutannya ya…makasih udah repyu…^^

Neripyon_yaahh..gak apapa lah cepat-cepat, biar cepat tamat.. (っ˘з˘)っ ini udah lanjut bray, repyu lagi ya…makasih..

Luca Marvell_Jawabannya ada di chap ini.. (σ‾▿‾)-σ makasih udah repyu ya..terus repyu lagi, wkwkwk…

Kurochi haru_Haiii…salam kenal juga ya haru.. (̯┌┐•° *pelukcium* Gimana ya jelasinnya..Sama tapi Beda..(loh?) hahaha..makasih uda repyu…and makasih semangatnya.. Uasnya lancar kok…^^

Adelia736_Makasih yaaa…ini udah lanjut…\(´▽`)/

Rona337_Haloo..ini udah lanjut..Aku tahu kamu penasaran, aku juga sama..hahaha…( ͡ .̮ Ơ̴͡ )* Gak tau deh aku bakalan buat kyak gimana fic ini…repyu terus ya..^^

Stanlic_Hahaha..iya ini udah di banyakin..makasih udah mau repyu….jangan bosan yaa..

Rastafaras Uchiha_Makasih ya…ini udah lanjut.. :p

Lynn_Walah singkat amat.. (•͡_ •͡ tapi makasih loh udah repyu, ini udah lanjut…

Liliannelily_Haha makasih…ini udah lanjut..

Zarachan_Oke tengkyu…ini udah lanjut..

Kenzie aloysius_Hmm..mereka memang pasangan yang cocok..sampai kapanpun..Repyu singkat pun gpp lah..yg penting itu juga repyu..hahaha..ini udah lanjut..makasihh..^^

Sasusaku blossom_haaaiii..ini udah lanjut chap 3…maklumlah..ini fic masih perawan soalnya..wkwkwkw…makasih ya udah repyuu…

ApriliaPutri _ini udah lanjut say…di baca ya…makasih repyunya..

Haruka Ryokusuke_Makasih ya sarannya…pasti aku perhatiin lagi deh…ini udah update..hahaha^^

Naruto © Masashi Kishimoto

Story © MaelaFarRon

.

Pair : Sasusaku

Genre : Drama/Romance

Rated : T

.

Warning : Abal,GAJE,Typo,terlalu banyak dialog,OOC.

.

Change Chapter 3

.

Enjoy ya~

.

.

Bandara Konoha, 09.00am, Sunday

Sasuke baru saja mengantar sang kakak Itachi ke bandara konoha. Beda dengan Itachi yang terlihat sangat sedih ketika meninggalkan sang adik sendirian di konoha, Sasuke justru malah senang tingkat dewa setelah mengetahui Itachi akan segera kembali ke oto, untuk melanjutkan bisnisnya. Ingin sekali rasanya Itachi menjitak kepala ayam adiknya itu. Kenapa kakaknya akan pergi, dia hanya memasang wajah datarnya. Tidak ada sedikitpun rasa sedih yang tercetak di wajah Sasuke.

"Ck, cepat sana pergi, pesawatmu akan segera berangkat.." Ujar Sasuke bosan namun ketus.

Dan akhirnya,

PLAK!

Itachi berhasil memukul kuat bahu Sasuke. Hal itu membuat Sasuke menatap horror Itachi dan mengumpat kesakitan, sambil memegangi bahunya. "Baka kau Itachi! Kau tidak tahu ini sakit?!" Umpat Sasuke geram. Sedangkan Itachi hanya memasang wajah tersenyumnya tanpa dosa.

"Baiklah..aku pergi dulu Sasuke, jaga dirimu baik-baik.."

"Oh, jangan lupa untuk selalu menghubungi ku ya~…" Lanjut Itachi yang sudah berjalan sambil melambaikan tangannya.

"Cih, untuk apa.." Gumam Sasuke menyeringai. Dan setelah itu dia berjalan menjauhi area landasan pesawat Itachi dengan santai.

Namun langkah santainya itu terhenti dan segera berlari menyembunyikan dirinya. Dia segera melepas jaketnya untuk menutupi bagian kepalanya, seperti memakai jilbab. Lalu mengintip ke arah sasaran yang berada di tengah-tengah gedung loket. "Ck, sial..sedang apa mereka di sini?"

Terlihat segerombol siswi-siswi yang sedang mengenakan seragam sekolah itu berkumpul sedang membicarakan sesuatu sambil sesekali cekikikan.

Sasuke yang melihat itu menghela nafas berat. Lalu sasuke tak sengaja melihat seorang gadis menggunakan sebuah topi ala-ala Korsel yang sedang berjalan melewati Sasuke. Dan itu memberikan Sasuke sebuah ide.

"Sstt..stt..hei..! Sstt..!" Panggil Sasuke berbisik, dan untung saja gadis itu mendengarnya lalu menoleh ke arah sasuke. Gadis itu terlihat sedikit panik saat seseorang memangginya, apalagi penampilan Sasuke yang terlihat seperti seorang penjahat. Dengan wajah yang di tutupi oleh sebagian jaketnya.

Sasuke yang melihat itu langsung melepas jaket yang menutupi wajahnya. Dan tak bisa di pungkiri bahwa gadis itu langsung berubah seperti cewe yang kecentilan pada umumnya. Sasuke yang melihat itu merasa jijik. Namun Sasuke tersadar aka tujuan utamanya.

"Ehm, apa aku boleh membeli topimu itu?" Tanya Sasuke sambil menunjuk topi yang di pakai gadis itu.

"O-ohhh…topi ini.." Sang gadis melepas topinya dan menunjukkan pada Sasuke. " Kalau kau mau, untukmu saja juga boleh kok~.." Lanjutnya dengan mata yang berlope-lope.

Sasuke menerimanya, "Tidak apa-apa?" Tanya Sasuke memastikan.

Gadis itu mengangguk lagi, "Tapi, boleh aku minta foto denganmu? Sebagai gantinya.." Ujar gadis itu memohon. Sedangkan Sasuke swedrop. 'ternyata dia ada maunya'

.

.

Setelah berfoto bersama gadis asing tadi, Sasuke segera pergi meninggalkan bandara konoha. Tentu saja dengan penyamarannya. Dan sekarang disinilah dia, di dalam mobil yang penuh dengan kesunyian, kalau tadi pergi dengan Itachi, tapi sekarang pulang sendirian. Kakashi tidak bisa mengantar karena ada urusan dengan keluarga.

Saat mobilnya itu melewati sebuah taman yang berada di tengah kota, onyx nya tak sengaja menangkap seseorang yang tak asing lagi baginya. Apalagi dengan warna rambutnya yang sangat mencolok itu. Dan entah kenapa Sasuke terkekeh sendiri di dalam mobil. Mudah sekali menemukan gadis itu, jika tiba-tiba gadis itu menghilang di kerumunan banyak orang.

Sasuke memarkirkan mobilnya yang tak jauh dari keberadaan gadis cantik itu. Tentu saja dengan memakai topi dan meletakkan jaketnya di atas kepala. Sehingga yang terlihat hanya mulut, dagu, beserta bagian lehernya. Sasuke berjalan dengan menunduk.

Setelah itu duduk di bangku taman yang diduduki oleh gadis cantik itu. Kedua tangannya terlipat di depan dada, dan menggoyang pelan sepatunya.

Gadis yang di ketahui bernama Sakura itu menatap Sasuke dengan pandangan takut sekaligus ngeri. Keningnya berkerut menatap Sasuke. Dengan segera Sakura menggeser duduknya menjauh dari Sasuke. Namun Sasuke sebaliknya, Sasuke juga menggeser duduknya mendekat ke Sakura.

Sakura terkaget-kaget dan melebarkan matanya. Dia menggeser lagi duduknya menjauhi Sasuke dengan was-was. Tapi Sasuke juga menggeser duduknya mendekati Sakura.

Sakura menahan nafas, akhirnya dia memutuskan untuk segera pergi dari sini. Namun ketika berdiri, Sasuke segera mengambil tindakan.

GREP!

"Sakura" Panggil Sasuke sambil memegangi lengan Sakura, dengan masih duduk di bangku dan wajah yang menunduk.

Sakura jantungan, "Siapa kau?" Tanya Sakura ketakutan menatap Sasuke sinis.

Akhirnya, dengan gerakan Slow motion, Sasuke mengangkat wajahnya dan..

Triinnngg…

Sasuke menatap Sakura dengan wajah tersenyum tipis, di sertai dengan efec bling-bling di sekitar wajah tampannya. Sakura melebarkan matanya, dan menatap Sasuke tak percaya.

"Sasuke-kun!" Ujar Sakura kaget.

Sasuke segera menurunkan jaketnya dari atas kepalanya, dengan hanya menyisakan topi yang dia pakai. Bagian depan topi itu ia angkat tinggi-tinggi sehingga kini terlihatlah wajah tampan Sasuke.

Sedangkan Sakura tak bisa menghindari wajah blushingnya setelah menatap Sasuke. Sakura segera duduk kembali di samping Sasuke. Kali ini tidak ada jarak seperti tadi lagi, melainkan sudah saling berdekatan. Kedua bahu mereka bahkan sudah berhimpit.

"Kau ketakutan?" Tanya Sasuke terkekeh sambil menyeringai menatap Sakura yang sedang menunduk.

"Uhh..Tentu saja aku ketakutan, Baka!"

PLAK!

"Argh, Sakura sakit..!" Teriak Sasuke. Efec dari pukulan Itachi saja belum hilang, kini sakura memukul kembali bahu Sasuke dengan kuat. Dan itu membuat Sasuke berfikir, bahwa tenaga Sakura sangat kuat, beda dengan penampilannya.

"Lagian kenapa kau berpenampilan seperti itu..?" Tanya Sakura kesal mengembungkan kedua pipinya imut.

"Tidak ada cara lain.." Jawab Sasuke seadanya.

Sakura menatap Sasuke heran. Dia tahu apa maksud Sasuke. "Tapi kita 'kan tidak sedang di sekolah.." Ujar Sakura polos.

"Tapi tetap saja, aku tidak ingin membongkar penyamaranku" Jawab Sasuke tenang. "Lalu kau sedang apa di sini sendirian?" Lanjut Sasuke menatap Sakura bingung.

Sakura menggelen pelan, "Aku sedang bersantai saja, sampai seseorang datang mengejutkanku.." Jawab Sakura menyindir Sasuke.

Sasuke tahu siapa 'seseorang' yang di maksud Sakura itu, lalu Sasuke tertawa singkat, "Gomenne.." Ujar Sasuke pura-pura menyesal.

Sakura tersenyum dan mencubit pelan lengan Sasuke.

"Mau Kencan?"

Ajakan Sasuke yang tiba-tiba itu membuat Sakura menghentikan senyumannya, dan menatap Sasuke tak percaya, "hm, apa?" Tanya Sakura lagi.

Sasuke berdecak kesal menghadapi keleletan Sakura, "Bagaimana kalau kita berkencan hari ini? Kau tidak sedang sibuk 'kan" Ajak Sasuke menatap Sakura tersenyum tipis.

Sakura memiringkan kepalanya, "Kau..bercanda 'kan?" Tanya Sakura masih tak percaya. Bodoh jika Sasuke tidak tau konsekuensinya. Sakura itu gadis yang sudah bertunangan, dan apa maksudnya Sasuke mengajaknya Kencan.

"Tapi..ada satu hal yang ingin aku tanyakan padamu.." Ujar Sasuke serius. Raut wajahnya menatap Sakura penasaran.

"Apa?"

"Kenapa kau bisa bertunangan dengan pemuda panda itu, kau 'kan tidak mencintainya.." Tanya Sasuke menyender pada bangku taman itu.

Sakura masih menatap Sasuke diam, belum ada niat untuk menjawab, lalu mengalihkan pandangannya kedepan. "Untuk apa kau membicarakan itu, bagiku itu tidaklah penting" Jawab Sakura pelan.

Sasuke membantah ucapan Sakura, "Bagimu itu tidak penting,.."

"….tapi bagiku itu sangat penting.." Lanjutnya menutupi wajahnya dengan jaketnya, berusaha menyembunyikan wajahnya dari tatapan emerald Sakura. Ya ampun Sasuke, dimana sifat cool mu itu, dimana sifat cuekmu itu, kenapa yang dulunya kau sama sekali tidak tertarik dengan kehidupan orang lain itu, kini ingin tau tentang kehidupan Sakura? Apa ada sesuatu?

Sakura menatap cepat Sasuke, Kenapa Sasuke berkata seperti itu? Apa Sasuke menyukainya? "Ke-kenapa kau berkata seperti itu?" Tanya Sakura menunduk.

Namun Sasuke buru-buru berdiri, berusaha menghindari pertanyaan Sakura tadi, "Ah, Ayo kita Berkencan, jangan membuang waktu.." Ujar Sasuke dan menarik tangan Sakura, menyeretnya menuju mobilnya yang terparkir tak terlalu jauh.

Sakura terkaget-kaget melihat kelakuan Sasuke, "Sasuke-kun, kita mau kemana?" Tanya Sakura khawatir.

"Bukankah kita akan berkencan.." Sasuke menghela nafas berat. Kenapa Sakura begitu lelet.

"Ia, aku tahu kita akan berkencan, tapi dimana?" Oh, baiklah, sekarang Sasuke yang begitu lelet.

"Kau cukup duduk manis di dalam mobil..nanti kau juga tahu.." Ujar Sasuke membukakan pintu mobil depan dan menyuruh Sakura masuk. Sedangkan Sasuke duduk di kemudinya. Dan mereka pun segera pergi dari taman itu.

.

.

Setelah lama di dalam mobil, yang Sasuke entah kemana membawanya pergi. Akhirnya mereka sampai, dengan Sakura yang nyawanya sudah setengah musnah.

"Ayo turun, Sakura" Ujar Sasuke yang sudah turun dari mobil.

Sedangkan Sakura dengan malas-malasnya turun mengikuti Sasuke, "Aku lelah.. Sasuke-kun, sebenarnya kita ini mau kemana?" Tanya Sakura lemas.

Sasuke yang melihat Sakura berjalan lambat itu terpaksa berbalik dan menghampiri Sakura, lalu segera menarik tangan Sakura, atau lebih tepatnya menyeret. Ternyata sifat kasarnya belum sepenuhnya hilang. "Hn, ayo cepat, kita ini sedang berkencan,tidak ada yang boleh malas-malasan.." Kata Sasuke tanpa menatap Sakura.

Sakura merengut, lagian siapa yang memutuskan kalau dia menerima ajakan kencan Sasuke? Curang, Sasuke benar-benar curang. Ini namanya pemaksaan!

Merasa ucapannya tidak di respon oleh Sakura, Sasuke segera menoleh, lalu menghela nafas berat, "Kita akan makan.." Ujarnya. Mendengar itu mata Sakura berbinar cerah memandang Sasuke.

"Jangan menatapku seperti itu" Ujar Sasuke mendengus kesal, dan segera mengalihkan kembali wajahnya dari Sakura. Sakura hanya tersenyum mengejek.

.

.

"Hufft..akhirnya aku kenyang.." Gumam Sakura menghela nafas lega. Sasuke hanya diam berjalan di sampingnya.

Setelah melakukan isi ulang perut mereka dengan berbagai macam makanan, tak ingin membuang waktu, akhirnya mereka segera pergi ke tempat tujuan.

Dan,

JRENGG!

Sakura menatap tak percaya yang ada di depannya, "Festival?" Gumam Sakura.

Sasuke tersenyum tipis, "Hn, aku rasa tidak ada salahnya berkencan di tempat seperti ini.." Jawab Sasuke menyilangkan kedua tangannya.

Lagi-lagi ucapan Sasuke tidak di respon oleh Sakura, hal itu membuatnya kesal dan langsung menatap Sakura. Dan Sasuke tak percaya bahwa ia melihat Sakura yang sedang menatap ke arah festival dengan mata yang berbinar-binar. Sungguh, apa gadis ini tidak pernah ke festival? Memikirkan itu, Sasuke memutar kedua bola matanya.

"Ayo Sasuke-kun…cepat! Jangan membuang waktu.." Dengar itu, Sakura pandai meniru ucapannya beberapa jam yang lalu. Kenapa gadis ini tiba-tiba semangat sekali.

Seperti yang di katakan Sakura 'Jangan membuang waktu' tidak, maksudnya, seperti yang dikatakannya, Sasuke tidak ingin membuang waktu. Dia segera menyusul Sakura yang sudah berjalan di depannya. Menyelip orang-orang yang sedang menikmati festival juga.

Namun Sasuke tiba-tiba saja menarik tangan Sakura dan menyeretnya untuk bersembunyi. Ada apa? What's Wrong? (hadeh-_-) Sakura mengerutkan keningnya.

"Ada apa Sasuke-kun?" Tanya Sakura menatap panik Sasuke.

"Sakura, aku tidak bisa pergi dengan keadaan seperti ini..!" Jelas Sasuke menatap Sakura serius.

"Kenapa?"

Sasuke mengalihkan matanya menuju target, dan Sakura mengikutinya. Oh, tidak, Sakura melihat siswa-siswi dari sekolah mereka sedang berada di festival juga. Dan Sasuke tidak ingin penyamarannya di sekolah sia-sia. Atau Sasuke akan kena sembur oleh Itachi.

Sakura menatap sekelilingnya, dan akhirnya dia menemukan sesuatu. "Ah, dengan itu Sasuke-kun.." Sakura menunjuk stand yang menjual berbagai macam topeng atau topi. Sasuke menatap Sakura sejenak, dan langsung pergi menuju stand itu.

"Hei! Tunggu aku!" Panggil Sakura kesal. Huh, sudah di tolong.

.

"Arigatou Ji-san.." Setelah mengucapkan itu, Sasuke dan Sakura segera pergi. Yah, akhirnya mereka berdua membeli sebuah topi berbentuk kepala hewan, contohnya Sakura sekarang memakai topi berbentuk kepala kucing yang sisi kiri dan kanannya masih tertutupi. Begitupula dengan Sasuke yang memilih topi berbentuk kepala serigala putih yang di ujung muncungnya terdapat dua gigi runcing. Seperti topi musim dingin, yah..mau bagaimana lagi? Toh, hanya topi ini yang 'pantas' untuk di pakai, dan itu kata Sasuke.

Selama perjalanan, semua orang memperhatikan mereka berdua. Dan hal itu mau tak mau membuat Sasuke risih. Niatnya agar tidak terlalu di perhatikan, tapi malah seperti ini kejadiannya.

Terlihat beberapa orang atau gadis-gadis muda menghampiri mereka.

"Sumimasen..ah, kalian salah satu pasangan itu ya?! Sebagai peserta pasangan festival tahun ini, kalian sangat terlihat serasi, aku sangat suka melihatnya!" Ujar salah satu gadis dengan girang.

"?" Sasuke dan Sakura hanya menatap mereka bingung, tidak mengerti apa yang dikatakan orang-orang ini.

"Ya, benar! Siapa nama kalian berdua nak, aku akan sepenuhnya mendukung nama kalian untuk menang tahun ini.." Ujar wanita lainnya.

"Iya, ayo beritahu nama kalian berdua! Supaya kami dapat memasukkan nama kalian di kotak 'couple' itu.." Timpal gadis satunya.

Sakura berusaha tersenyum, "Ah, namaku Sak-"

"Saki"

Sakura menatap Sasuke tak percaya, "Nama dia Saki" Lanjut Sasuke datar.

"Ah..saki ya.." Semuanya mulai menulis nama Saki masing-masing di kertas kecil. Bahkan orang-orang yang tak sengaja mendengar perbincangan itu pun juga ikut menulis nama Saki. Mereka ingin jagoan mereka menang, tentu saja. "Waah.. Romantis sekali..! Kapan aku juga mendapatkan panggilan sayang seperti itu..?" Dan gadis itu pun mulai berkhayal.

"Ehm..jadi siapa nama pemudanya..?" Tanya wanita lainnya menatap Sasuke penuh dengan cinta.

"Sasu-"

"IYA!'

Kali ini giliran Sasuke yang menatap Sakura kaget. "Ehm, maksudku, nama dia Sasu.." Lanjut Sakura malu-malu.

'Sasu'

'Sasu dan Saki'

'Oh..jadi namanya Sasu..'

'Ayo cepat tulis..'

Para gadis-gadis dan wanita-wanita yang sedang mewawancarai Sasuke dan Sakura itu merasa kesal saat mendengar orang-orang di sekitarnya berbisik-bisik. Dan wanita-wanita itu menatap orang di sekitarnya dengan horror. "Hei, apa yang kalian tulis..! Sana cari pasangan yang lain..!grrr.." Omel salah satu wanita itu.

"Waah..bahkan namanya sangat Serasi..!Kyaa…! Madam, ayo kita cepat memasukkan nama mereka..! aku sudah tidak sabar.." Ujar salah satu gadis itu, kepada wanita yang masih menatap horror orang sekitarnya.

Keuntungannya ialah, jika mereka berhasil mendapatkan peserta pasangan kekasih, dan mendaftarkan nama pasangan itu, kalau menang, mereka (yang mendaftarkan) juga akan mendapatkan hadiah.

"Nah, kalian jangan kemana-mana ya.. kalian boleh melihat-lihat, tapi akan ada yang mengawasi kalian..aku tidak ingin calon pesertaku terluka atau menghilang.." Ujar madam itu tersenyum.

"Sampai jumpa..muachhh" Salah satu gadis itu memberi kecupan udara dan pergi meninggalkan Sasuke dan Sasuke yang masih kebingungan dengan kejadian tadi.

Sasuke masih berusaha mencerna, dan akhirnya dia mengetahui sesuatu. Sasuke langsung menatap Sakura datar. "Sakura"

"Ng?"

"Ini benar-benar gawat"

Dan saat itulah Sakura tersadar, dan kaget tak percaya.

.

.

Tobicontinue^^

.

.

Review lagi ya bray, tinggalkan jejak… Arigatou yang udah baca… *ojigi*