Tittle

Dearest

cast

Kim Kibum (Jin JiFan) x Cho Kyuhyun

Dan cast akan bertambah sesuai dengan kebutuhan cerita.

Genre

AU, Drama, Romance, Fantasy

Warning

GS, typos, tulisan yang tidak BAKU dan sebagainya, bahasa tidak sesuai EYD, cerita abal. Di sini adalah dunia yang lizz ciptain dan tidak ada kesamaan dengan dunia nyata jadi segala bentuk keanehan yang kalian temukan wilayah tanaman ataupun hal lainnya dalam FF ini bukanlah ketidaksengajaan.

Ingat sekali lagi ini adalah dunia yang lizz ciptain dari imajinasi lizz.

Don't like Don't read, that SIMPLE.

Okay

.

.

.

Happy reading

A/n

Garis miring tanpa blok itu mimpi dan garis miring dengan blok tebal itu masa lalu ya.

.

.

.

[~Lizz_L_L~]

~" PaNgerAn YaNg TerLupaKan "~

" hihihihi...kemarilah fan, ayo..." suara tawanya terdengar mengema dalam lautan biru yang terlihat samar, diantara kumpulan bunga Krisan berwarna putih itu, kyuhyun terlihat berlari dan mengandeng erat jemari seorang pemuda bersurai kelam, tampak sangat bahagia.

Kedua insan itu terlihat semakin mesra dalam tautan jemari yang enggan untuk terlepas satu sama lainnya, terlihat sebuah senyum bahagia yang tersemat dalam balutan wajah tampan rupawan sang pria saat melihat gadisnya yang tersenyum dengan sangat bahagia di depannya, seolah melihat sebuah surga kebahagiaan tepat di depan matanya saat itu.

" Kyu..." terdengar jauh dan samar dalam pendengaran Kyuhyun saat suara berat menyapa mengema dalam gendang telinganya bagaikan alunan simphoni yang memabukan. kyuhyun menghentikan aktifitasnya yang berlarian ke sana kemari menikmati wangi Krisan yang menguar di udara, terlalu senang berdiri di antara luasnya lautan Krisan yang membentang di sekitarnya, seakan membuat sosoknya dalam balutan dres berwarna putih terlihat semakin berkilau dengan efeck sinar matahari cerah di belakangnya.

Kyuhyun terdiam menatap prianya yang kini sedang termangu dalam keremangan yang mengaburkan matanya, Kyuhyun mengernyitkan dahinya saat matanya sama sekali tak bisa melihat wajah prianya dengan jelas. Padahal sinar sang surya terlihat tak sedang terhalang apapun, namun lain halnya dengan yang terjadi dengan prianya, bayangan prianya terlihat samar dan kabur dalam penglihatannya membuat Kyuhyun mendesis tak suka, karena sebuah selimut kabut menghalanginya untuk menatap jelas wajah prianya.

" apa kau bahagia?!" tanya prianya menatap Kyuhyun dengan tatapan sendu terpancar sekali kesedihan yang mendalam di sana.

" apa kau melihat aku bahagia?!" bukannya menjawab Kyuhyun kembali melontarkan sebuah pertanyaan pada prianya.

Kyuhyun tersenyum sendu penuh gurat kesedihan yang sama terpancar dari kedua bola matanya sama seperti kesedihan yang tercetak jelas di manik gelap si pria bersurai kelam. " aku berusaha untuk terlihat bahagia Fan, aku sama sekali tidak bahagia...keadaan kita yang seperti ini, sangat menyiksaku...betapa aku merindukanmu setiap menitnya, aku tak bisa mengapaimu, meski kita dekat aku tak bisa merasakanmu, aku tersiksa...bisakah aku melakukan ini, bisakah aku melewati ujian ini, aku tak ingin melupakan dirimu di dalam otakku, tapi keadaan memaksaku semakin melupakanmu, aku tak mau jika aku tidak bisa mengingatmu lagi, aku tidak mau" isak Kyuhyun mulai memukuli kepalanya sendiri, tampak kacau dan terlihat begitu kesakitan dengan rasa sesak yang terasa mulai menghimpit dadanya. " apa yang harus aku lakukan. Aku berusaha mengingat tapi ingatanku seakan terkunci rapat dan semakin menjauhkan ku darimu, apa yang harus aku lakukan untuk bisa bersamamu lagi, Fan" isak Kyuhyun dengan air mata yang mulai mengalir di wajah cantiknya. Pria yang bernama Fan itu mencekal jemari Kyuhyun yang sedari tadi memukuli kepalanya brutal. Fan mengeleng pelan penuh kesedihan.

" ini semua salahku, karenaku kau menderita Kyu, maafkan aku..." ucap Fan seraya memeluk Kyuhyun yang semakin terisak dalam pelukannya. Pria bersurai kelam itu sudah bertekad dalam hatinya.

" Kyu...lupakan aku dan akhiri semua penderitaan ini, jangan berusaha untuk mengingatku lagi, jangan berusaha untuk kembali padaku, lupakan aku dan...dan..." putus Fan mengkukuhkan tekadnya seraya menjauhkan dirinya dari dekapan Kyuhyun. Namun terpancar jelas di wajahnya perasaan ketidak relaan membayangkan jika gadisnya akan melupakan semua kenangan kebersamaan mereka dulu, dia bingung dan ketakutan. Namun dia harus melakukannya demi kebahagiaan gadisnya.

" berhenti mengingat semua tentangku dan apa yang pernah terjadi pada kita di masa lalu, mulailah hidupmu lagi dan berbahagialah Kyu bisik Fan menatap sendu wanitanya. Tanpa terasa sebuah bulir bening mengalir dari manik segelap malamnya karena ucapannya yang menyakitinya dan juga gadisnya. Kyuhyun terpaku di tempatnya saat mendengar ucapan penuh tekad dan keputusasaan dari bibir prianya.

" lupakan aku, Cho Kyuhyun" bisiknya tanpa suara. Kyuhyun terkesiap kaget saat melihat prianya mulai menjauhinya.

" Tidak...tidak...aku mohon jangan lakukan itu, aku tidak apa-apa meski menderita, jangan pergi, jangan tinggalkan aku Fan, aku mohon" teriak Kyuhyun mulai berlari mengejar bayangan prianya yang mulai menghilang diringi derai air mata.

" tidak...jangan pergi...aku mohon" rintih Kyuhyun dan langsung tersadar, pelan dia membuka matanya, menatap sekitarnya. Langit-langit berwarna putih, meja, lemari...ini adalah kamarnya. Ya Kyuhyun hanya bermimpi.

" Mimpi...hiks...hiks...ini hanya mimpi" Kyuhyun menutup wajahnya dengan kedua jemarinya dengan sikap frustasi seraya terisak pelan, seolah bersyukur jika mimpi menakutkan itu bukanlah kenyataan.

" Fan" tiba-tiba tangisnya berhenti seakan mengingat sesuatu yang mulai terlihat samar muncul dalam ingatannya.

" Fan..." bisiknya sekali lagi, sebuah potongan puzzle mulai terkumpul dan terbentuk dalam otaknya membuat perasaan membuncah bergeleyar dalam hatinya tatkala bibir mungilnya menyebut satu nama orang yang sangat di cintainya.

" aku mengingatnya...aku mengingatnya" bisik Kyuhyun dengan suara parau penuh dengan kelegaan yang tak bisa di sembunyikan.

" Kyuhyunnie, kau sudah bangun?!" Eunhyuk membuka pintu kamar Kyuhyun, sejak keadaan kacaunya kemarin Eunhyuk berjanji jika tak akan pernah meninggalkan sepupunya itu lagi, Eunhyuk khawatir jika Kyuhyun akan melukai dan tanpa sengaja membunuh dirinya sendiri.

Eunhyuk mengamati raut wajah kacau penuh air mata milik Kyuhyun membuatnya kembali di hantui ketakutan. Eunhyuk melempar kantung obat dan bergegas mendekati sepupunya.

" apa yang terjadi sayang, katakan padaku oh...?!" tanya Eunhyuk menangkup wajah basah penuh air mata Kyuhyun.

" aku mengingatnya hyuk, aku mengingatnya" ucap Kyuhyun berulang-ulang.

" apa yang kau ingat hemz...katakan padaku?!"

Memang sejak kejadian pemerkosaan tiga tahun yang lalu, Kyuhyun mengalami depresi berat dan kehilangan sebagian ingatannya, membuatnya terlihat linglung dan menjadikannya tampak seperti orang yang tidak waras, mengamuk, berteriak dan melakukan hal-hal di luar kendali lainnya.

" aku harus menemui Luhan, aku harus pergi Hyuk" gumam Kyuhyun dengan tatapan menerawang menyebut nama seseorang yang asing di pendengaran Eunhyuk dan beranjak dari tempat tidur dengan tergesah. Eunhyuk menatap cemas Kyuhyun berusaha mencegah tapi tak kuasa menghentikan Kyuhyun yang sudah berlari jauh meninggalkannya. Tanpa pikir dua kali Eunhyuk ikut berlari membuntuti Kyuhyun. saat ini yang bisa di lakukannya hanya mengikuti gadis itu dan menjaganya.

Kyuhyun berlari dengan sekuat tenaga menuju lift dengan tergesah sesekali gadis mungil itu terlihat mengerakan kakinya dengan tidak sabar.

" tenanglah Kyu, astaga kau ikut membuatku gugup!?" ucap Eunhyuk yang mendapati kecemasan berlebihan di wajah sepupunya.

Kyuhyun menghela nafas dan menatap Eunhyuk dengan senyum mengembang. " semoga aku tidak terlambat, tidak ini masih belum terlambat Hyuk" ucap Kyuhyun dengan nada bahagia.

" aku tidak mengerti, Kyuhyun...jelaskan padaku apa yang terjadi?!" tanya Eunhyuk dengan mimik wajah serius, terlihat sekali karena tidak biasanya Eunhyuk memanggil nama Kyuhyun dengan benar jika dia tidak sedang serius. Apa Kyuhyun sekarang terkena gejala halusinasi parah hingga membuatnya berubah menjadi sangat aneh.

" aku harus menyelamatkan kekasihku, Hyukie..." jawab Kyuhyun dengan tatapan yakin.

" kekasih...siapa? Sejak kapan? Jangan bercanda, kyu?!" ucap Eunhyuk tidak percaya, pasalnya sejak junior high school Eunhyuk tak pernah mendapati Kyuhyun dekat dengan satu laki-lakipun, hanya sehunlah yang kyungsoo tau laki-laki pertama yang cukup dekat dengan sepupunya itu. Apalagi setelah insiden pemerkosaan yang di alami Kyuhyun. Apa memang Kyuhyun sedang berfantasi dan berhalusinasi jika dirinya sedang memiliki seorang kekasih.

Lift berdentang dan terbuka, Kyuhyun dan Eunhyuk saling beriringan setengah berlari keluar dari gedung apartemennya dan mencegat sebuah taksi yang melintas di depannya.

" Ji Fan...dialah kekasihku, aku sudah memiliki kekasih lebih dari empat tahun yang lalu, aku akan menjelaskannya padamu setelah kita bertemu dengan Luhan, Kai, Chanyeol dan Suho" jelas Kyuhyun kemudian setelah memberitahukan tujuannya pada sang supir taksi.

" demi Tuhan sekarang apa, setelah pacar khayalan sekarang teman khayalan, God" batin Eunhyuk mengerang frustasi, tanpa sepengetahuan Kyuhyun, Eunhyuk mengirimkan sebuah pesan singkat pada sehun untuk segera menyusul mereka.

Sungguh mendengar penuturan Kyuhyun, membuat Eunhyuk mengangah tak percaya, jika benar Kyuhyun memiliki kekasih, kenapa Eunhyuk sama sekali tidak tau, demi Tuhan kemanakah saja dia selama ini hingga baru mengetahui berita mengejutkan ini setelah begitu lama.

Eunhyuk memutuskan untuk menunggu setelah Kyuhyun mengatakan mereka akan menemui...entahlah, heol bahkan Eunhyuk baru tau jika Kyuhyun memiliki teman-teman yang tidak di ketahuinya, Eunhyuk menyangsikan kebenaran yang di katakan pleh Kyuhyun, tapi untuk saat ini setidaknya dia harus ada di samping saudaranya. Kyuhyun sedang tidak waras dan dalam tingkat mengkhawatirkan dan butuh untuk mendapatkan sebuah perhatian lebih.

Tak berapa lama taksi itu berhenti tepat di sebuah kuil yang terlihat sepi. Namun herannya, Kyuhyun tidak berlari ke arah kuil melainkan berlari menuju bagian lain sisi kuil, bagian terdalam dari sebuah hutan yang ada jauh di belakang kuil besar itu.

" Kyu, tunggu mau kemana kita?!" tanya Eunhyuk mencekali lengan Kyuhyun yang ada di depannya. Sekarang ini mereka dalam posisi merangkak dan berjajar melewati semak-semak tebal munuju ke tengah hutan. Bahkan tak sekali dua kali lengan dan kulit tubuh Eunhyuk sedikit tersayat dan tergores semak-semak yang lumayan, bahkan Eunhyuk sedikit ngeri, bagaimana bila nanti di depannya ada ular, itu bukanlah pemikiran bagus. Cepat Eunhyuk menyingkirkan hal-hal negatif dari otaknya dan merangkak semakin cepat mengejar Kyuhyun yang entah kenapa terlihat sangat antusias dalam merangkak meningalkannya.

" sebentar lagi kita sampai Hyukie, sebentar lagi" jawab Kyuhyun yakin. Dan benar saja tak berapa lama mereka telah keluar dari semak-semak mengerikan itu dan di sambut oleh cahya menyilaukan dan jutaan warna pink yang tersebar hampir di semua tempat.

" kita sampai, Hutan sakura, mau pasti tidak pernah membayangkan jika di dalam hutan menyeramkan ada tempat seindah ini kan?!" tanya Kyuhyun dengan senyum sumringah karena telah berhasil sampai di tempat tujuannya.

" ayo..." ajak Kyuhyun yang melihat Eunhyuk mengangahkan mulutnya dan terperangah kaget tak pernah sedikitpun terselip di otaknya akan melihat pemandangan yang terlihat luar biasa memukau, bahkan Eunhyuk tak pernah membayangkan jika ada tempat seindah ini di belakang kuil yang terlihat mengerikan.

" tempat apa ini, astaga...ini sangat indah Kyu" gumam Eunhyuk masih terpana, tepat saat itu dia tersadarkan oleh bunyi suara ponselnya yang berdering nyaring.

Kyuhyun berjalan semakin dalam dengan pasti namun semakin lama tatapannya terlihat aneh saat kedua manik coklatnya kembali mengosong dengan gurat kebingungan yang terlihat kentara dalam tatapannya hingga terlihat samar sebuab kabut putih tipis yang melayang di sekitarnya. Langkah kaki Kyuhyun terhenti tiba-tiba, dia berdiri dengan gumam bingung yang keluat dari bibir cerrynya berdiri tepat di tengah-tengah hutan sakura seraya menatap sekitarnya dengan sikap gelisah dan penuh ketakutan.

" ini...dimana?!" gumamnya lagi penuh ketakutan bagaikan seorang yang tersesat jauh.

" uhg..." Kyuhyun mengernyit sakit saat merasakan kepalanya berdenyut dan berdentam-dentam kuat.

Sementara Eunhyuk yang masih sibuk mengarahkan sehun pada tempatnya dan Kyuhyun berada saat ini terlihat membelalakkan matanya saat melihat tubuh Kyuhyun yang tengah terduduk di tanah dengan kedua jemari yang mencengkeram surainya keras, menahan sakit. Eunhyuk mengakhiri panggilannya pada sehun dan berlari menghampiri Kyuhyun.

" Kyuhyun ada apa?!" tanya Eunhyuk menatap Kyuhyun khawatir.

" Hyukkie..hiks...hiks...kosong, kepalaku rasanya kosong...aku ada di mana?! Kenapa kita ada di sini?! Hyukkie...aku ingin pulang, kenapa kita ada di sini?!" ratap Kyuhyun merangsek menuju Eunhyuk yang menatapnya bingung melihat Kyuhhun yang merintih. Eunhyuk bahkan tak bisa mengatakan apapun, bukankah Kyuhyun yang mengajaknya kemari tapi kenapa sekarang dia malah balik bertanya seolah ingatannya kembali di rengut paksa dari otaknya.

" Kyu apa yang terjadi padamu?! Bukankah kau yang mengatakan padaku jika kau akan menemui Luhan dan mencari kekasihmu yang bernama Ji Fan?!" tanya Eunhyuk ikut merasa bingung dengan sikap Kyuhyun yang seolah berubah-ubah dan terlihat membingungkan.

" Fan...Ji Fan...uhg...kepalaku sakit..." Kyuhyun kembali merintih, air mata kini semakin deras membasahi pipinya kala nama prianya di sebut. Kembali kepalanya terasa seperti di hantam keras oleh benda tumpul kasat mata, terasa sangat menyakitkan dan berputar-putar hingga Kyuhyun terjatuh dan pingsan di tempat. Tepat saat Eunhyuk menjerit sehun dan sesosok makhluk asing mulai menampakan wujudnya.

" sehun...Kyuhyun...Kyuhyun...hiks...hiks..." isak Eunhyuk menatap kedatangan sehun yang berlari menghampirinya sama sekali belum sadar dengan dua sosok astral yang mulai menampakan wujudnya yang menampilkan senyuman kelegaan di wajah masing-masing.

" tidak apa-apa, Kyuhyun akan baik-baik saja" ucap seorang pemuda tan yang dengan tiba-tiba muncul dan berjongkok di sebelah sehun, membuat sehun dan Eunhyuk terpekik kaget.

" siapa kau, astaga dari mana kau muncul?!" tanya Eunhyuk dengan tatapan waspada, sehun menatap pemuda tan itu dengan ekspresi menyelidik.

" aku Kai dan dia adalah Luhan, bukankah kau dan Kyuhyun kemari karena berniat mencari kami?!" tanya Kai masih menunjukan senyum ramah di wajahnya.

" Kai dan Luhan, astaga kalian nyata, kupikir...kalian teman khayalan Kyuhyun..." ucap Eunhyuk dengan ekspresi terkejut.

" ikutlah dengan kami, kami akan menjelaskannya semua pada kalian" ucap Luhan menenangkan saat mendapati tatapan tajam Sehun saat Kai berniat mengendong tubuh mungil Kyuhyun.

Kai terkekeh melihat keprotektifan Sehun pada Kyuhyun. " tenang saja kami tidak akan menyakiti gadis milik pangeran kami, kau tidak usah mengkhawatirkan itu" ucap Kai membuat alis Sehun dan Eunhyuk mengernyit bingung dengan sebutan " Gadisnya pangeran kami" yang di tujukan untuk Kyuhyun. Sehun akhirnya mengalah dan membiarkan Kai mengendong tubuh mungil Kyuhyun.

Sehun dan Eunhyuk saling bertatapan saat melihat pancaran rasa hangat dan sayang yang menguar dari kedua mata Kai dan Luhan saat menatap Kyuhyun yang bahkan tidak bergeming dalam pelukan Kai. Mereka di Giring memasuki sebuah terowongan penuh sulur tumbuhan rambat dan menghilang dalam sekejab mata, bahkan meraka tidak menyadari jika mereka telah jauh meninggalkan dunia mereka sendiri menuju suatu tempat yang bahkan tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

[~Lizz_L_L~]

" kau suka, inilah tempat tinggalku, bagaimana menurutmu?!" tanya Ji Fan seraya merentangkan tangannya menunjukan dunia yang akan menjadi daerah kekuasaannya kelak.

" ini gila, sungguh ini menakjubkan Fan, kurasa aku jatuh cinta dengan tempat ini" Ji Fan terkekeh mendengar penuturan kekasihnya yang menunjukan rasa kagumnya dengan wajah berseri-seri melihat tempat tinggalnya yang memang sangat menakjubkan di mata seorang manusia seperti Kyuhyun.

" aku tidak pernah berfikir akan datang ke tempat seperti ini, kau tau aku sempat menyangsikan bualan omong kosong yang kau katakan padaku tentang dirimu dan tempat tinggalmu tapi setelah aku melihat semua ini aku tak akan pernah meragukanmu lagi Fan, ini sungguh di luar biasa dan aku mempercayainya, ya Tuhan aku bahkan tak pernah menyangkah jika ada dunia seperti ini, dunia tempat tinggalmu ini, sungguh menakjubkan" ucap Kyuhyun dengan penuh kekaguman.

Dunia yang di tempati Ji Fan adalah sebuah dunia gemerlap penuh dengan berbagai warna dari berbagai tumbuhan yang tersebar hampir di setiap pulau dengan warna-warna cantik dan pulau-pulau yang mengapung di udara dengan berbagai kecantikan yang tak terbayangkan di setiap pulaunya, dunia parah ELF dan iblis. Bahkan Ji Fan adalah mahkluk setengah ELF dan setengah iblis karena ayahnya adalah seorang ELF murni dan ibunya adalah iblis murni, menjadikan sosok Ji Fan jauh dari kata jelek, dia adalah makhluk yang sangat mempesona dan juga sempurna, Pangeran Ji Fan orang yang sangat di cintai oleh seorang Cho Kyuhyun.

" kemarilah akan ku tunjukan sesuatu yang menarik" Ji Fan menarik tangan Kyuhyun mengajaknya memanjat sebuah sulur besar untuk sampai di sebuah pulau yang di tujunya, dan dengan perasaan senang Kyuhyun mengikuti Ji Fan yang sudah lebih dulu mencapai atas, percayalah dialah pangeran tertampan, terkuat dan terseksi di antara makhluk sejenisnya.

kyujyun sedikit kesusahan saat menaiki sulur besar itu, Ji Fan terkekeh kecil saat tanpa sengaja mendengar Kyujyun mengumpat pelan saat kakinya tersangkut anak-anak sulur membuatnya kesulitan untuk melangkah naik. Melihat Kyuhyun yang kesusahan Ji Fan menjulurkan tangannya meraih tubuh mungil Kyuhyun dan mengangkat tubuh mungil gadisnya dengan sangat mudah. Kyuhyun sedikit terkesiap saat tubuhnya melayang di raih dan di angkat dengan mudah oleh kekasihnya yang kini sedang mengerling jenaka ke arahnya.

" terima kasih" ucap Kyuhyun seraya terkekh senang dalam gendongan Ji Fan.

" bahkan berat tubuhmu tak bisa di bandingkan dengan berat Ace saat dia baru lahir" ucap Ji Fan menurunkan tubuh Kyuhyun di atas tanah.

" Ace? Siapa dia?!" tanya Kyuhyun merasa asing dengan nama yang di sebut Ji Fan.

" naga peliharaanku" cengir Ji Fan dan mendapat pelototan tajam dari Kyuhyun karena dengan seenaknya Ji Fan menyamakan dirinya dengan peliharaannya.

" Cih...kau menyebalkan, datar" ucap Kyuhyun berjalan menjauhi Ji Fan dengan bersungut-sungut marah, namun rasa marahnya perlahan menguap saat manik beningnya melihat pemandangan yang menakjubkan dari tempatnya berdiri.

Hamparan langit luas yang di penuhi oleh kapas-kapas putih yang terlihat lembut bagai permen gulali di kelilingi oleh berbagai pulau-pulau kecil yang saling terhubung oleh sulur. Terlihat sangat indah di lihat dari tempatnya.

" indah bukan, itu adalah pulau musim gugur dan yang di sebelahnya adalah pulau musim dingin dan yang paling terang itu adalah pulau musim panas" ucap Ji Fan menjelaskan sebuah pulau yang sedang tertutupi oleh berjuta reruntuhan dedaunan pohon maple yang terlihat berwarna coklat tembaga dan sebuah pulau yang di kelilingi oleh lautan warna putih dan sebuah pulau lagi yang terlihat paling menakjubkan di mata Kyuhyun, sepertinya Kyuhyun ingin coba kesana nanti.

Ji Fan memeluk Kyuhyun dari arah belakang. " kau menyukainya?!" tanya Ji Fan semakin mengeratkan pelukannya di perut Kyuhyun membuat dada bidang pria itu menempel lekat di punggung gadis mungil bersurai coklat gelap itu.

" ini sangat indah" jawab Kyuhyun mendongakan wajahnya menatap kekasihnya dari samping kepalanya hingga tatapannya terkunci oleh manik segelap malam sang pangeran yang menguncinya dan balas menatapnya dengan tatapan penuh cinta.

Perlahan Ji Fan mendekatkan wajahnya dan menjilat bibir lembut dan basah milik Kyuhyun kemudian pelan dia mulai menyatuhkan kedua bibir mereka, membuat Kyuhyun mulai memejamkan matanya. Ji Fan mencium bibir Kyuhyun dengan lembut hingga lama kelamaan ciuman itu berubah menjadi lumatan yang menuntut. Ji Fan melumat bibir bagian atas dan bawah Kyuhyun secara bergantian. Ji Fan semakin memperdalam ciumannya menjadi lumatan lumatan bergairah, bibirnya membuka dan melumat bibir 9manis Kyuhyun menjilatnya lembut lalu menyesapnya dengan penuh gairah, darah pria itu seolah bergejolak dan menggelegak, gairahnya tiba-tiba semakin naik dan semakin menguasai tubuhnya membuatnya serasa terbakar, membuat Ji Fan membalikan tubuh Kyuhyun dan semakin mempererat pelukannya menjadi pelukan posesif dan memperdalam lumatannya hingga terdengar kecipak suara antar kedua bibir yang bergerak seirama dengan perlahan saling menyesap dan menikmati rasa dan aroma bibir masing-masing yang terasa sangat memabukan bagi keduanya.

Sungguh Kyujyun merasa sangat lemas dan bergairah di saat yang bersamaan hanya karena ciuman panas seorang Jin Ji Fan, pelan Kyuhyun memukul dada bidang penuh otot milik Ji Fan mengkodekan untuk prianya agar melepas lumatannya barang sejenak. Ji Fan mengerti dan memutus panggutan penuh gairahnya dengan wajah sedikit tidak ikhlas. Ji Fan mengelap ceceran Saliva yang ada di bibir membengkak milik Kyuhyun dengan ibu jarinya dan tersenyum lembut kemudian.

Ji Fan berniat mengatakan sesuatu namun ucapannya tertelan kembali saat jemari mungil dan lentik milik Kyuhyun menariknya menuju sebuah pohon besar yang memiliki daun kecil-kecil berwarna biru terang yang menjuntai hingga ke bawah mirip seperti kelambu yang terpasang di atas tempat tidur dan jangan lupakan aroma memabukan yang menguar di sekelilingnya. Ji Fan menatap Kyuhyun dengan tatapan bingung kenapa Kyuhyun menariknya ke dalam bagian yang sedikit tertutup dari pandangan mata itu karena rimbunnya dahan rendah yang terjatuh hingga ke tanah.

" untuk kali ini aku akan bersikap seperti pelacur kecil di depanmu" ucap Kyuhyun mengoda dengan binar gairah yang terpancar di kedua iria selelehan karamel miliknya saat menatap prianya. Mendengar penuturan Kyuhyun membuat Ji Fan tersenyum miring penuh arti.

" kalau begitu aku tidak akan menahan diriku lagi" ucap Ji Fan kembali menyerang Kyuhyun menariknya ke dalam dekapannya dan melumat bibir manis beraroma ceri yang sedikit membengkak, Kyuhyun mengalungkan lengannya ke leher dan bahu Ji Fan seraya meremas surai kelam pria itu dengan gerakan yang sensual membuat sang empunya mengerang nikmat. Ji Fan mengedong Kyuhyun membuat gadis itu mengelayuti tubiuhnya layaknya koala. Ji Fan membawa tubuh Kyujyun yang menempel sempurna dengan kaki yang melingkar di pinggangnya sementara bibir mereka masih bertaut dan saling melumat dengan lidah yang saling melilit satu sama lainnya hingga tanpa sadar punggung Kyujyun menabrak pohon tempat mereka bersembunyi.

Ji Fan melepaskan ciumannya dari bibir Kyuhyun dan beralih ke lehernya meninggakkan jejak kepemilikannya di sana dengan jemarinya yang mulai bergerilya mengelus dan meremas lembut salah satu payudara dan belahan pantat kenyal Kyuhyun hingga membuat gadis itu mengerang rendah terlihat sangat menikmati sentuhan jemari prianya.

" sentuh aku semakin dalam, Fan ah~ bisik Kyuhyun mendesah dan memohon dengan mata yang berkabut penuh gairah.

" as wish you, my dear" balas Ji Fan tanpa menunggu jawaban segera saja tangannya dengan sigap melucuti pakaian Kyuhyun satu persatu. Saat Ji Fan berniat membaringkan tubuh setengah telanjang Kyuhyun di rerumputan tanpa segaja belakang kepala gadis itu terantuk keras pada dahan rendah yang seolah tak terlihat di mata Ji Fan yang tertutup oleh gairah.

Refleks Kyuhyun melepaskan pelukannya dari rengkuhan prianya seraya terduduk memegangi belakang kepalanya yang berdenyut-denyut sakit.

" yak...bodoh, kenapa kau malah membenturkan kepalaku, ini sakit sialan" umpat Kyuhyun bersungut-sungut seraya mengusap belakang kepalanya yang dengan cepat tumbuh benjolan mengerikan karena saking kerasnya kepalanya menabrak dahan membuatnya merasa sedikit pening.

" maaf...maaf...aku tidak tau jika di sana ada dahan, Kyu" ucap Ji Fan sedikit terkejut juga dan berusaha menahan tawanya tak ingin melihat Kyuhyun semakin murka karena melihatnya tertawa.

" aish...menyebalkan" runtuk Kyuhyun masih mengusap-usap belakang kepalanya akibat gerakannya dua buah payudara Kyuhyun yang terekspos sempurna tanpa sehelai benangpun terlihat naik turun seirama gerakannya hingga tanpa sadar membuat Ji Fan menelan ludahnya sulit, melihat Kyuhyun setengah telanjang di depannya sungguh membuat hasratnya membuncah kembali hingga titik tertinggi.

" apa masih sakit?!" tanya Ji Fan dengan suara serak. Ji Fan sedikit berdehem untuk melegakan tengorokannya. Kyuhyun menatap Ji Fan dengan tatapan mengoda, tau jika kekasih tingginya itu sedang dalam keadaan hard dan sangat bergairah. Perlahan Kyuhyun bergerak mendekati kekasih tingginya dan dengan gerakan sensual kemudian Kyuhyun mendudukan tubuhnya di atas pangkuan Ji Fan yang kini terlihat menelan ludahnya kesusahan. Kyuhyun mencium sedikit melumat bibir kekasih tingginya dan segara melepaskannya menyisakan tatapan penuh protes dari kekasih tingginya.

" haruskah kita lanjutkan ini Fan, aku sedikit takut saat melakukannya, karena ini adalah yang pertama untukku" ucap Kyuhyun sedikit menampilkan raut wajah pura-pura gusar dan gelisah di atas pangkuan Ji Fan membuat pria itu mengeram karena geliat tubuh Kyuhyun membuat kejantannya yang mengeras terasa menyakitkan karena tergoda oleh gesekan pantat Kyuhyun yang sengaja dia lakukan saat berada di atas pangkuannya yang melakukan gerakan mengesek dengan sangat sensual.

" jika kau takut, kita bisa menghentikannya sekarang Kyu, aku tidak ingin kau membenciku karena aku melukaimu nantinya" jawab Ji Fan penuh pengertian menatap Kyuhyun dengan tatapan lembut seraya mengelus pipi Kyuhyun penuh kasih sayang, meskipun Ji Fan sangat menginginkan Kyuyun untuk ada di bawahnya tapi Ji Fan tidak ingin egois dan memaksakan kehendaknya pada Kyuhyun jika gadisnya itu memang belum siap melakukan dengannya.

" sungguh kau tidak apa-apa jika kita tidak melakukannya sekarang, Fan" tanya Kyuhyun dengan ekspresi polos, namun Ji Fan menundukan kepalanya dengan mata terpejam dan sesekali mengeram dengan nafas yang tersenggal-senggal, berusaha menahan hasratnya yang hampir meledak membuat Kyuhyun menampilkan seringaian nakalnya yang lolos begitu saja saat melihat ekspresi tersiksa Ji Fan.

" bisakah kau menghentikannya, jika kau terus melakukannya aku tidak yakin untuk bisa tahan untuk tidak menyerang dan memakanmu saat ini juga, Kyu" ucap Ji Fan penuh peringatan dengan geraman itu lagi saat jemari nakal Kyuhyun meremas kejantannya yang mengembung sempurna dengan gerakan sensual mengoda di balik celananya yang masih terpasang apik di bagian bawahnya.

Ji Fan menatap Kyuhyun dengan tatapan penuh gairah yang memancar di kedua manik segelap malamnya.

" kalau begitu tunggu apalagi, sayangku makan aku sekarang juga" ucap Kyuhyun seduktif dengan nada menantang seraya mengalungkan kedua lengannya di leher Wu Fan, tanpa menunggu lagi Wu fan menarik tubuh telanjang Kyuyun semakin dekat kepelukannya hingga payudara bulat berisi milik Kyuhyun bertabrakan dengan dada bidang berotot milik Ji Fan dan tak lama berselang terdengar desahan dan erangan penuh gairah yang mendominasi udara.

Kyuhyun terguguh kembali dalam dekapan hangat kai, mereka masih berjalan dengan tergesah seolah berniat menghindari tatapan mata siapapun dan menyembunyikan Kyuhyun dengan rapat.

" kai...ingatanku hilang timbul, apa yang sebenarnya terjadi padaku?! Apakah ini efek dari kutukan yang di berikan ayah zico? Tak adakah cara agar aku bisa terus mengingatnya, aku takut jika aku kehilangan ingatanku dan tak pernah kembali lagi?!" tanya Kyuhyun dengan tatapan datarnya yang sarat emosi namun buliran bening satu persatu jatuh dari kedua iris selelehan karamel miliknya yang terbuka menatap kosong pada udara.

" jangan cemas kau bisa sampai di tempat ini adalah suatu keajaiban, Kyu..." ucap kai tanpa menatap Kyuhyun.

" percayalah semua akan baik-baik saja, setelah ini kami akan berusaha membantumu dan pangeran untuk bisa bersama kembali" ucap Luhan yang tanpa sengaja mendengar penuturan Kyuhyun. Kyuhyun memejamkan matanya tak berusaha menjawab. Dia terlalu lelah dan memutuskan untuk tidur dengan nyaman.

TBC

NO SILENT RIDER pokoknya kalian yang baca gg boleh jadi hantu, lizz mohon sedikit kesediannya untuk sekedar mereview dan mengkritik FF lizz. Lizz juga butuh masukan dan yang lainnya dari sudut pandang kalian sebagai pembaca. Lizz mohon sekali lagi jangan jadi " HANTU" dan mengentayangi semua FF lizz hargailah sedikit kerja keras para author, kalian harus tau menjadi penulis itu tidak mudah tapi jika kalian sedikit meluangkan waktu dan memberi REVIEW maka semua kerja keras kami akan terbayar lunas jadi jangan malas untuk mereview ya.

Oke

See U next Chap.