Tittle
Dearest
cast
Kim Kibum (Jin JiFan) x Cho Kyuhyun
Dan cast akan bertambah sesuai dengan kebutuhan cerita.
Genre
AU, Drama, Romance, Fantasy
Warning
GS, typos, tulisan yang tidak BAKU dan sebagainya, bahasa tidak sesuai EYD, cerita abal. Di sini adalah dunia yang lizz ciptain dan tidak ada kesamaan dengan dunia nyata jadi segala bentuk keanehan yang kalian temukan wilayah tanaman ataupun hal lainnya dalam FF ini bukanlah ketidaksengajaan.
Ingat sekali lagi ini adalah dunia yang lizz ciptain dari imajinasi lizz.
Don't like Don't read, that SIMPLE.
Okay
.
.
.
Happy reading
A/n
Garis miring tanpa blok itu mimpi dan garis miring dengan blok tebal itu masa lalu ya.
.
.
.
[~Lizz_L_L~]
.
.
.
~"KeNanGAn DaLaM MimPi BuRuK"~
" Ji Fan..." teriak seorang gadis mungil dengan lantang dan terdengar ceria. Langkah-langkah mungil Kyuhyun semakin mendekat ke arah halte di mana tempat sang terkasih tengah menunggu di sana. Ji Fan menatap kedatangan kekasihnya dengan senyum bahagia yang terpancar di wajahnya.
" apa kau sudah lama menunggu?!, maaf...aku mendapat hukuman di sekolah karena mengerjai Jaejong eonni, uh...aku benci dengan guru botak itu, aku kan hanya bercanda ke~" ucapan Kyuhyun terhenti lantaran dirinya mendapatkan sebuah kecupan manis di bibir dari kekasih tampannya dan sebuah pelukan hangat di tubuhnya.
" tidak apa-apa meski seratus tahun pun aku akan tetap menunggumu di sini Kyu" jawab Ji Fan seraya mengelus pipi kekasih mungilnya dengan tatapan lembut. Bahkan pria tinggi bersurai kelam itu tak merasa marah atau keberatan setelah hampir satu jam lebih menunggu kedatangan Kyuhyun.
Ji Fan menatap sang terkasih dengan tatapan lembut penuh cinta, meski harus menunggu ratusan bahkan jutaan tahun lamanyapun dia rela melakukannya, percayalah, memang terdengar klise tapi jika seorang Jin Ji Fan telah berjanji maka dia pasti akan menepatinya.
Kyuhyun terkekeh senang mendapat perlakuan sedemikian rupa dari kekasih yang amat sangat mencintainya hingga membuat semburat merah mudah menjalar di pipinya dan perasaan hangat menjalar di hatinya, ternyata mendapat perhatian lebih dari seseorang yang kau cintai dan mencintaimu rasanya sangat menyenangkan.
" ayo...kita pergi" ucap Ji Fan mengengam tangan Kyuhyun dan mengajaknya menjauh dari halte namun sebelum mereka jauh melangkah terdengar sebuah suara berat bernada meremehkan yang menunjukan eksistensinya tepat di belakang mereka.
" wah...jadi ini alasanmu kenapa kau sangat betah sekali berada di dunia manusia, pantas saja kau memiliki mainan yang mrmukau pangeran Jin Ji Fan?!" ucap pemuda yang tak kalah tampannya dari Ji Fan namun terpahat jelas sebuah senyum kelicikan di wajah tampannya.
Dia adalah Zico sepupu dari Ji Fan yang lainnya. Anak dari adik ibunya, kim heechul. Kim Minseok adik heechul, Di Kyungsoo menikah dengan seorang iblis yang tak kalah kuatnya bernama tan hangeng seorang ayah yang sangat menyanyangi kedua anak kembarnya dan sangat tidak rela jika kedua anak kembarnya terluka barang sedikitpun setelah kematian istrinya, Do Kyungsoo. tan zico adalah pria yang memiliki ambisi kuat dan berkeinginan untuk menjadi raja di masa depan serta memiliki niat kuat untuk merebut dan mengeser tahtah yang Ji Fan miliki dengan segala cara kotor yang bisa di lakukannya. Percayalah Zico adalah sosok iblis yang sesungguhnya.
" aku tidak berfikir jika kau begitu mencintaiku sepupu, hingga rela mengejar dan menguntitku kemanapun aku pergi, kau...terlihat menyedihkan " balas Ji Fan santai namun terdengar nada arogan dan kekuasaan dalam suara. Seolah berniat mengatakan jika apapun yang di lakukannya bukanlah urusan pria itu. Zico mengeram pelan menahan amarah, namun tatapannya kembali menyorotkan rasa angkuhnya dan menatap Ji Fan tepat di manik matanya dan sekilas ekor mata pria itu sempat melirik kecil ke arah Kyuhyun.
" bersenang-senanglah selagi kau masih bisa pangeran, cih..." ucapnya dan tersenyum manis penuh sejuta arti dan berbalik pergi, namun Ji Fan tau jika tatapan Zico beralih ke arah Kyuhyun yang ada di sampingnya membuat Ji Fan menyeret tubuh mungil Kyuhyun agar tersembunyi di balik tubuh menjulangnya, seolah tak ingin jika tatapan Zico mengotori tubuh kekasihnya.
" ah...kau memiliki sesuatu yang menarik, ku harap kau tidak terlalu keberatan jika kelak sedikit berbagi denganku" ucap Zico kurang ajar setengah menyeringai puas zico berbalik pergi, seolah mengatakan makna tersirat di sana jika nantinya Ji Fan mati maka Kyuhyun dan tubuh mengodanya otomatis akan menjadi miliknya.
Ji Fan mengetatkan gerahamnya marah, saat itu juga rasanya Ji Fan ingin menerjang dan menguliti sepupunya itu hidup-hidup, tapi semua amarahnya dia redam lantaran keberadaan Kyuhyun yang ada di sampingnya. sebab Ji Fan belum mengatakan hal yang sebenarnya tentang dirinya dan segala yang menyangkut tentangnya pada gadis mungil itu dan dia tak ingin membuat Kyuhyun takut saat menyadari jika dirinya bukan manusia kemudian lari darinya, karena Ji Fan sangat mencintai gadis itu. Egois memang tapi Ji Fan tidak akan menyerah dengan mudah jika menyangkut seorang Cho Kyuhyun.
" Fan...arhg..." erang Kyuhyun saat merasa jemari mungilnya hampir remuk dalam gengaman jemari kekasihnya. Seketika itu juga Ji Fan tersadar dan langsung melepaskan gengamannya dan menatap Kyuhyun penuh dengan rasa penyesalan.
" maafkan aku Kyu, aku...apa aku menyakitimu?! Maafkan aku" bingung Ji Fan sedikit panik saat menatap Kyuhyun yang mengusap jemari kanannya yang berdenyut nyeri.
" hei...tenanglah, aku tidak apa-apa" jawab Kyuhyun seraya mengelus pipi putih pucat kekasihnya yang menatapnya penuh rasa bersalah.
" apa kau baik-baik saja, Fan?! siapa dia?! Kau terlihat sangat terpengaruh olehnya?!" tanya Kyuhyun menatap manik kelam segelap malam kekasihnya, Ji Fan intens seolah mencari sebuah jawaban di sana.
" dia sepupuku?!" jawab Ji Fan terdiam Kyuhyun menunggu pria tingginya menjelaskan lebih jauh, namun setelah lama menunggu Kyuhyun hanya mendapati helaan nafas berat dari kekasih datarnya itu, dia seolah enggan untuk mengatakan apapun lebih jauh lagi, terlihat sekali raut cemas dan gelisa di wajahnya.
" tidak apa-apa, kau tidak harus menjelaskannya padaku Fan, kau tau wajahmu terlihat jelek sekali jika sedang berusaha untuk berfikir seperti itu" goda Kyuhyun seraya memeluk hangat kekasihnya, membuat Ji Fan terkekeh pelan dan membalas pelukan kekasih mungilnya lebih erat serta menumpukan dagunya di atas kepala Kyuhyun dan memejamkan matanya seolah menikmati detik-detik kebersamaan mereka.
Sekali lagi Ji Fan menghela nafas berat seolah bertekad akan sesuatu. " Kyu, aku ingin mengatakan sesuatu hal yang penting padamu...tentangku dan semua yang berhubungan denganku?!" ucap Wu Fan melepaskan pelukannya dan menatap intens ke dalam mata Kyuhyun, Ji Fan bertekad untuk jujur pada kekasihnya dan menerima segala macam resikonya, jika Kyuhyun memutuskan untuk pergi dan menjauh darinya maka Ji Fan akan mengejar gadis itu lagi dan lagi sampai dia bersedia menjadi miliknya lagi.
" apa kau akan mengatakan jika kau adalah seorang pangeran dari negeri antah berantah yang sedang bersembunyi karena perjodohan memuakan yang di atur oleh pihak kerajaan dan terdampar di sini hingga terjebak dengan gadis mungil imut yang mempesona hingga kau memutuskan untuk menetap dengan gadis itu karena kau sangat mencintai gadis itu sampai ke tulang sum-summu dan kau akan mati jika berjauhan dengannya, apa seperti itu Fan, ku dengar tadi sepupuku menyebutmu dengan sebutan pangeran, apa aku berlebihan?!" cerocos Kyuhyun panjang lebar tanpa jeda dengan seringai jahil yang tersemat apik di wajah cantiknya, Ji Fan sedikit terkekeh mendengar imajinasi super Kyuhyun seraya mengrusak surai coklatnya. namun dari kata-kata yang di katakan Kyuhyun tidak sepenuhnya salah.
" tidak sepenuhnya salah, tapi soal perjodohan itu tidak benar lagipula aku bukan seorang yang mau di jodohkan begitu saja, aku hanya sedang bosan dan memutuskan untuk bermain, dan disinilah aku bertemu dan terjebak dengan gadis mungil imut yang mempesona hingga aku memutuskan untuk menetap dengan gadis itu karena aku sangat mencintai gadis itu sampai ke tulang sum-sumku dan aku akan mati jika berjauhan dengannya" ucap Ji Fan meniru apa yang di katakan Kyuhyun tanpa kesalahan, seraya tersenyum miring menatap gadisnya yang kini terlihat melongoh terkejut karena dari ratusan imajinasi yang terpikir di otaknya satu di antaranya tepat pada sasaran.
" tunggu~tunggu, apa kau bercanda?! Kau sunguhan seorang pangeran?!" pekik Kyuhyun dengan tatapan tak percaya saat mendapati Ji Fan mengangguk yakin.
" hei...hentikan imajinasi liarmu itu Kyu" ucap Ji Fan yang melihat Kyuhyun melongoh dengan wajah imutnya membuat Ji Fan gemas dan berakhir dengan mencium bibir semerah plum yang sejak tadi bergerak liar seakan mengodanya untuk di lumat, Ji Fan tau jika Kyuhyun sedang membayangkan istana megah dengan Ji Fan yang menjadi objek sorotan di atas sebuah kuda putih, khas seperti dalam impian Kyuhyun selama ini dan itu terdengar sangat mengelikan di otak Ji Fan.
kyuhyun menyingkirkan wajah Ji Fan dari otaknya dan sorot matanya memampilkan tatapan menuntut penjelasan pada Ji Fan.
" aku bukan seorang pangeran yang seperti bayanganmu?!" ucap Ji Fan seraya memasukan kedua jemarinya ke dalam saku celananya, seolah membuat dirinya nyata bagaikan pahatan sempurna seorang seniman jenius. " dan itu terlalu mengelikan untuk jadi kenyataan, sayang" tambahnya.
" auh...auh...mataku, hentikan berpose keren seperti itu Fan kau membuat mataku seakan mencair" rengek Kyuhyun hiperbolis seraya mengerucutkan bibirnya dan membuat Ji Fan kembali terkekeh senang melihat wajah imut kekasih mungilnya.
" Kyu~aku bukanlah manusia, aku bukan pangeran dari dunia ini, aku berbeda denganmu" ucap Ji Fan seraya mengengam tangan Kyuhyun dengan wajah serius.
" waow~kau sedang mengingau ya?! Apa kau sedang demam?! Apa sih yang kau omongkan Fan?! kau bukan manusia?! jangan bercanda denganku, ah...aku tau, kau memang bukan manusia kau adalah dewa, karena sumpah aku benci melihat beberapa wanita yang mengedipkan matanya dengan genit kearahmu, sialan" umpat Kyuhyun sedikit kesal dan menatap garang beberapa gadis yang terkikik dan mencoba menarik perhatian kekasihnya.
" Yak~apa yang kalian lihat, ingin ku colok mata kalian, jalan lihat depan, bodoh ku doakan kalian tersandung dan masuk tempat sampah terdekat" sengit Kyuhyun sambil melotot dan berkacak pinggang membuat beberapa gadis yang berniat mengoda Ji Fannya kabur dan segera menyingkir, sungguh mereka tidak ada niatan untuk membuat masalah dengan setan kecil seperti Kyuhyun.
" Kyu~Hmmptt...hentikan" ucap Ji Fan menahan tawanya saat melihat wajah garang Kyuhyun yang bukannya terlihat mengerikan di matanya malah wajah Kyuhyun yang seperti itu membuatnya sedikit~errr~terangsang, Ji Fan adalah laki-laki normal oke.
" Aku memang bukan manusia" ulang Wu Fan untuk yang kesekian kalinya mengalihkan tatapan Kyuhyun agar terfokus padanya setelah dia berusaha keras menekan libidonya yang muncul secara tiba-tiba, tidak mungkin Jika Fan menyerang dan bercinta dengan Kyuhyun di trotoar lagipula Ji Fan tidak rela jika tubuh Kyuhyun di liat banyak orang, oke selain mesum Ji Dan juga sangat protektif.
" ibuku adalah iblis murni dan ayahku adalah keturunan peri asli yang bisa di sebut sebagai ELF dan aku terlahir memiliki separuh darah ayah dan darah ibuku, aku bukan manusia dan sepupuku Zico dia adalah iblis murni yang sangat berbahaya, dia mengincar tahtahku dan segala hal yang kumiliki, aku tidak berniat mengatakan hal ini padamu, tapi aku hanya ingin kau waspada dengannya, aku tau jika Zico tidak akan tinggal diam setelah tau jika kau berhubungan denganku, aku yakin dia akan melakukan segala cara kotor untuk menjatuhkanku meski dengan jalan menyakitimu dan percayalah Zico akan melakukannya" Ji Fan kembali menghela nafas berat melihat Kyuhyun yang terlihat melonggoh tak mengerti seperti orang Linglung di hadapannya.
" Hah~akan ku tunjukan sesuatu padamu" ucap Wu Fan menyeret kekasih mungilnya yang tak bergeming di sampingnya masih menunjukan wajah bingungnya. Ji Fan melakukan teleport singkat menuju arah belakang kuil. Jauh di belakang menuju arah hutan sakura. Kyuhyun terkagum-kagum dan melongoh melihat sebuah hal baru yang memanjakan matanya. Bahkan Kyuhyun tidak sadar jika dirinya telah berpindah tempat dengan cara yang aneh, Hingga pekikan bernada kagum lolos dari bibirnya saat tanpa sadar dia telah sampiaidi negeri pangeran Jin Ji Fan.
[~Lizz_L_L~]
" hei...ayo, ke pulau musim semi, aku ingin merendam tubuhku di danau bunga mawar, rasanya sudah lama tidak main ke sana" ajak Luhan kepada ketiga sepupunya.
" ayo...ide bagus, aku juga ingin memeriksa apa tanaman raksasa yang aku tanam dulu sudah tumbuh" sahut Kai melingkarkan tangannya di pundak Luhan, membuat gadis mungil bersurai permen karet itu sedikit berdecih tak suka dan mengibaskan lengan pemuda tan itu kasar agar menjauh darinya. Seperti tidak peduli Kai malah menaikan kembali lengannya semakin membuat Luhan kesal hingga Kai mendapatkan sebuah tendangan peringatkan dari Luhan membuat Chanyeol dan Suho terkekeh senang melihat aksi anarkis Luhan pada di mesum Kai.
Luhan telah sampai di pulau musim semi, sebelum dia menuju danau bunga mawar dia ingin memeriksa sarang kelinci miliknya. Luhan terlihat menjauh dari gerombolannya dan menuju sebuah pohon besar menjulang dengan dahan dan bunga-bunga kecil berwarna biru yang jatuh menjuntai hingga ke tanah.
" Hei...Lu kau mau kemana?!" teriak Kai yang melihat Luhan berbelok arah dan berlari menjauh dari mereka.
" aku akan melihat kelinciku dulu, kalian pergilah nanti aku menyusul" Luhan balas berteriak.
namun belum sampai tujuannya Luhan menghentikan langkah kakinyanya secara mendadak saat telinganya mendengar suara-suara aneh dari balik rerimbunan pohon dafodil biru itu, dengan penasaran luhan melangkahkan kakinya semakin dekat ke arah pohon besar, sedikit ragu sebenarnya luhan untuk menyibak rimbunan dafodil untuk mengetahui sebenarnya apa yang terjadi, bahkan suara-suara seperti desahan itu semakin lama semakin terdengar jelas hingga membuat tubuh Luhan mengigil dan terasa panas dingin dengan geleyar aneh.
Perlahan luhan sedikit menyibak juntaian ranting dafodil hingga pemandangan panas antara seorang gadis mungil dan laki-laki yang amat di kenalnya terpampang jelas di depan matanya, membuatnya melonggoh tak percaya dengan penglihatannya sendiri, bahkan Luhan merasakan paru-parunya menyempit hingga membuatnya susah bernafas. Saat itu juga Luhan berbalik dengan langkah lebar-lebar dengan wajah merah padam dan nafas tersengal karena marah serta perasaan malu yang amat besar dan menyeret ketiga sepupunya untuk menjauh dari pohon bunga dafodil berwarna biru menyala dengan perasaan campur aduk.
" dasar bodoh kenapa mereka melakukan adegan dewasa di sana, astaga kelinci mungilku sudah tidak polos lagi, mataku...mataku, Jin Ji Fan terkutuklah kau karena mendahuluiku" Luhan menjerit frustasi.
[~Lizz_L_L~]
"ah~ah~ah~sssttt...F~Fan..." desis Kyuhyun yang merasakan kenikmatan tak tertahankan pada bagian bawahnya.
Kyuhyun Menaik turunkan tubuhnya hingga membuat dadanya berguncang seiring pergerakannya, sementara tangan pemuda tampan yang kini sibuk mengerang nikmat dengan mata yang sudah tertutup oleh kabut gairah itu berada di pinggang Kyuhyun membantu Kyuhyun bergerak di atasnya dengan ritme cepat dan kasar, Ji Fan terlihat asyik memberikan sebuah kissmark pada pundak, leher dan bagian tubuh Kyuhyun yang bisa dia jangkau, bahkan Ji Fan tak ingin menyia-nyiakan tubuh Kyuhyun dan mengeksplorenya sampai dia puas. kyuhyun duduk mengangkang di atas tubuhnya seraya bergerak sensual dengan gerakan memutar dan mengoda membuat desisan nikmat lolos dari bibir Ji Fan berulang kali dan geraman tertahan saat kejantannya tengah di manjakan oleh kewanitaan Kyuhyun yang terasa hangat, basah dan sempit.
Sungguh baru pertama kalinya Kyuhyun bercinta dengan seorang pria dan Kyuhyun sangat bersyukur jika Ji Fanlah yang pertama untuknya.
Ini adalah pengalamannya yang pertama melakukan hubungan intim tanpa rasa takut dan ragu, bahkan kini Kyuhyun merasakan sebuah perasaan aneh yang meluap di dadanya saat pertama kali Ji Fan memasukan miliknya dan membuat mereka bersatu, membuatnya merasakan sensasi yang memabukan bahkan Kyuhyun serasa di jalari oleh geleyar aneh dan kenikmatan yang tiada tara saat penyatuannya dengan Ji Fan beberapa jam yang lalu. Kyuhyun maupun Ji Fan sangat menyukai apa yang mereka lakukan saat ini hingga ingin mengulanginya terus dan terus seolah tak ingin berhenti.
Kyuhyun mendongakan kepalanya ke atas menikmati sesi orgasmenya yang sebentar lagi akan datang hingga matanya tanpa sadar melirik kesamping saat dia merasa ada seseorang yang sedang mengamati mereka dan benar saja disana, berdiri seorang wanita bersurai permen karet yang sedang menatapnya terkejut dengan bola mata yang membulat sempurna dan mulut yang menganga lebar, samar rona merah terlihat melintas di wajahnya dan tak lama wanita itupun pergi menjauh setengah berlari dari tempatnya.
" aarrgghh...Kyu...sstt..." erangan nikmat Ji Fan tertahan saat mendekati klimaksnya bersamaan dengan Kyuhyun, membuat gadis itu memejamkan matanya menikmati sensasinya paska orgasmenya dengan jantung yang seakan bertalu dan nafas yang tersengal-sengal. Kyuhyun memeluk tubuh kekar Ji Fan yang berada di bawahnya berusaha menikmati aroma khas paska bercinta dengan kekasihnya yang terlihat luar biasa dalam mengerjai dirinya.
" Fan tadi ada seorang gadis yang memergoki kita di sini?!" bisik Kyuhyun dengan nafas yang mulai teratur nyaris tertidur di bahu Ji Fan dengan tubuh yang masih menyatu karena kegiatan panasnya dengan Wu Fan yang menguras tenaga. Mendengar penuturan Kyuhyun, Ji Fan menyibak sedikit rimbunan dafodil dan mengintip keluar.
" Shit...,cepat pakai pakaianmu Kyu" perintah Ji Fan melepaskan kejantanannya dari tubuh Kyuhyun, membuat gadis itu sedikit meringis nyeri saat Ji Fan mencabut kejantannya dari miliknya. JI Fan memindahkan gadisnya ke rerumputan serta mengumpulkan pakaian seragam Kyuhyun yang tercecer. sungguh Ji Fan panik saat tadi melihat Suho dan Kai yang berlari sedikit berjingkat-jingkat mendekat ke arah tempatnya dan Kyuhyun berada dengan tatapan mata lapar yang terpancar kemesuman tingkat dewa. Ji Fan hanya tidak rela jika tubuh kekasih mungilnya menjadi tontonan sepupu-sepupu mesumnya dalam keadaan telanjang.
Cepat Ji Fan meraih celananya dan memakainya berdiri menjulang di depan rerimbunan berniat mengagetkan sepupu-sepupu nakalnya yang terlihat asyik cekikian senang diluar tanpa tau si pangeran tengah menguarkan aura iblisnya karena sesi bercintanya di ganggu padahal kan Ji Fan ingin menambah beberapa ronde lagi.
[~Lizz_L_L~]
" sialan kenapa mereka melakukan hal seperti itu di sarang kelinciku, bajingan itu akan tau rasa nantinya, astaga padahal anak kelinciku masih polos dan mereka melakukan adegan dewasa di sana" lolong Luhan tak terima pada akhirnya membuat ketiga saudaranya menatapnya aneh saat mendengar ucapan Luhan.
" apa sih yang kau katakan, Lu?!" tanya Kai menatap heran gadis yang di sukainya itu.
" Ji Fan...astaga ini memalukan" jawab Luhan seraya mengibaskan tangannya di depan wajahnya yang masih memerah seolah membuat angin untuk mengusir rasa panas di wajahnya. " si brengsek itu sedang bercinta di Sarang kelinci milikku" garang Luhan emosi.
" Apa?! Katakan sekali lagi...Ji Fan sedang...bercinta, waow...itu kabar yang mengairahkan" sahut Suho dengan aura bling-bling dan seringai mesum terpasang jelas di wajahnya. Tanpa pikir dia kali Suho melesat menjauhi ke tiga sepupunya itu.
" yak...kau mau kemana, pendek?!" teriak Chanyeol saat menyadari Suho sudah berlari menjauh menuju pohon bunga dafodil di mana Ji Fan dan Kyuhyun sedang bergumul panas.
" yak...tunggu aku, Kim Suho" teriak Kai tidak mau ketingalan acara mengintipnya dan berlari mengejar Suho. Sepertinya Kai tidak ingin ketinggalan moment sang pangeran es yang sedang bercinta dengan gadisnya karena itu sangat jarang terjadi.
" astaga...mereka benar-benar kekanakan" ucap Chanyeol dan tertawa geli melihat tingkah sepupu-sepupunya.
" dan jangan lupakan, mesum~sangat mesum...kau tidak ikutan juga, Chan?!" tanya Luhan menatap Chanyeol dengan tatapan aneh.
" haruskah?!" tanya Chanyeol menatap Luhan polos, sementara Luhan hanya mengendikan bahunya acuh dan tiba-tiba saja Luhan tertawa terpingkal-pingkal saat melihat Kai dan Suho yang berlari kalang kabut ke arahnya saat di kejar Ji Fan di belakangnya dengan tatapan garang yang sudah memunculkan api merah menyala sewarna darah dari tangan kanannya.
" rasakan, bakar saja sepupu-sepupu mesummu itu Fan" provokasi Luhan senang. Sepertinya Luhan sangat menyukai kekerasan dan tindakan anarkis lainnya. Jika di sandingkan dengan Kyuhyun mereka sangat cocok, dua orang calon ratu yang terlihat mempesona dan mengerikan di saat yang bersamaan. Sementara Suho dan Kai sudah berlutut dan minta ampun pada Ji Fan yang kini terlihat menjulang di hadapannya dengan wajah horor.
Luhan berlari antusias sementara Chanyeol berjalan santai menghampiri sepupu-sepupunya.
" ya~aku mencium bau-bau pangeran yang sudah tidak perjaka lagi sepertinya" goda Chanyeol menatap Ji Fan yang masih bertelanjang dada dan tampak sangat seksi dengan keringat yang masih menempel di kulitnya itu dengan tatapan jail.
" cih...seperti kau masih perjaka saja" balas Ji Fan berdecih lirih seraya menyeringai.
Kai yang melihat kesempatan itu bangkit berdiri berniat mengoda sepupunya juga" aku tidak menyangkah jika kau doyan wanita, kupikir kau tidak menyukai dada dan bokong seksi Fan, astaga aku tidak mengira sama sekali ternyata kau cukup normal" ucap kai dengan cengiran khasnya dan di balas tatapan bosan dari Ji Fan.
Kai adalah anak dari sepupu ibu heechul, Byun Baekhyun yang kemudian menikah dengan iblis murni lainnya yang bernama Kim Yi Fan. Hanya Kai dan Zicolah yang memiliki darah iblis murni dalam dirinya.
Sedangkan Chanyeol, Luhan dan Ji Fan adalah anak yang di lahirkan dari pernikahan campuran antara iblis dan ELF sedangkan Suho adalah keturunan ELF asli.
Ibu Luhan, Jin jaejong adalah kakak Jin Leeteuk yang menikah dengan iblis bernama Xi Yunho. Sedangkan ibu Chanyeol Jin jimin adalah adik Leeteuk yang menikah dengan seorang iblis yang bernama park yoongi sedangkan Suho adalah anak dari Jin ryewook adik leeteuk yang terakhir juga yang menikah dengan sesama ELF yang bernama Kim Siwon. Mereka adalah saudara sepupu yang akrab, hanya si kembar zico dan zelo saja yang tidak begitu ramah dan cenderung selalu memulai permusuhan dengan Ji Fan.
" sialan kau hitam" gerutu Ji Fan saat mendengar ucapan pemuda tan itu.
" ah...aku tak sabar wanita seperti apa yang sudah menyeretmu sejauh ini hingga rela membuatmu melepaskan celana dalammu, aku juga sangat penasaran bagaimana sikapmu saat di rajang, apa kau ganas? Berapa kali kau orgame? Dan berapa ronde kau sekali main?, aku tidak sabar untuk mengintrogasi kekasihmu?!" gumam Suho dengan segala pemikiran mesumnya dan sangat penasaran berusaha melonggokan badan pendeknya melintasi pundak Ji Fan yang tinggi menjulang di depannya. Percayalah di antara sepupu Ji Fan yang lainya Suholah yang paling mesum meskipun dia adalah keturunan ELF murni.
" jangan coba-coba untuk melakukan itu pendek" ancam Ji Fan pada sepupu pendeknya, Suho yang terkenal dengan kemesumannya di balik wajah malaikatnya, sementara Suho hanya mendengus kesal saat Ji Fan menghina tinggi badannya mentang-mentang dirinya tinggi saja.
" Fan..." ucap Kyuhyun sedikit ragu untuk keluar saat mereka telah di pergoki dalam keadaan yang sangat memalukan.
Ji Fan menoleh ke arah Kyuhyun dan melotot setelahnya saat melihat dua kancing teratas baju seragamnya masih belum terkancing sempurna tapi memang seperti itulah biasanya Kyuhyun memakai baju seragamnya. Secepat kilat Ji Fan berbalik ke arah Kyuhyun dan mengancingkan baju seragamnya.
" hentikan...apa yang kau lakukan, bodoh" ucap Kyuhyun tak terima. Ji Fan menatap Kyuhyun tajam dan kembali berkutat di atas dada Kyuhyun coba mengacingkan yang tersisa dan berusaha menutupi bekas kissmark yang bertebaran di sepanjang leher, bahu dan pundak Kyuhyun meski juga hasilnya percuma karena tanda kemerahan itu bahkan tak bisa tertutupi sempurna dengan baju seragam yang di kenakan Kyuhyun yang terasa pas terlihat mencetak lekuk di tubuh mungilnya.
" diamlah, aku bahkan tak rela melihat mereka menatap lapar dirimu, meski cuma sedikit, percayalah sepupuku adalah yang terburuk, mereka sangat mesum" ucap Ji Fan penuh keposesifannya.
" astaga..." ucap Kyuhyun menyerah dan membiarkan Ji Fan mengancingkan baju seragamnya semua hingga yang teratas. Bahkan Ji Fan tidak sadar jika dirinya juga sama mesumnya seperti sepupu-sepupunya hingga membuat mereka bercinta berkali-kali sampai membuat Kyuhyun tidak bisa menghitung berapa kali dia klimaks tadi.
Keempat sepupunya melihat keposesifan Ji Fan dengan sedikit mengernyitkan alisnya dan tertawa keras setelahnya.
" kenapa kalian tertawa hah...?!" tanya Ji Fan dengan lengan yang saling bersedekap di dada menatap aneh sepupu-sepupunya setelah dia selesai dengan mengancingkan baju seragam yang di kenakan Kyuhyun.
" tidak, hanya saja ini terasa sangat aneh saat kami melihatmu dengan segala keposesifanmu yang sangat tidak biasa itu, pangeran Ji Fan?!" ucap Luhan seraya berjalan mendekati Ji Fan dan Kyuhyun. " hallo...aku Luhan, selamat datang di kumpulan para idiot ini" ucap Luhan ramah seraya mengulurkan tangannya mengajak Kyuhyun berjabat tangan. Kyuhyun sedikit terpesona dengan senyum cantik yang di keluarkan oleh gadis bersurai permen karet itu hingga tanpa sadar membuatnya ikut menerbitkan senyum cerah dan membalas uluran tangan Luhan.
" Kyuhyun, namaku Cho Kyuhyun, senang berkenalan dengan kalian semua" ucap Kyuhyun tersenyum cerah seraya membalas uluran tangan Luhan.
" kau cantik...tidak kukira Ji Fan lebih dulu menemukanmu, dia si brengsek yang beruntung, mau selingkuh denganku" ucap Chanyeol ngawur seraya mengeser Luhan dan menarik jemari lentik gadis mungil itu dengan semangat membuat Kyuhyun terkekeh dan Luhan yang mendesis tidak suka.
" ya...jauh-jauh dari gadisku, Yoda. Aku melihat aura-aura aneh yang mengancam dari tubuhmu, jaga jarakmu dari gadisku jika kau tak ingin berakhir berkubang dalam teluk draw's, mengerti" ucap Ji Fan seraya menarik tubuh Kyuhyun menjauh dari Chanyeol.
Asal tau saja teluk draw's adalah tempat yang terburuk, di sana ada banyak lubang dan ceruk dan yang lebih mengerikan adalah tempat itu sangat bau dengan banyak lendir hijau lengket hasil dari keringat sebuah monster besar dengan tubuh bergelambir dengan tujuh mata yang bernama animos dan jika kau di lempar ke teluk itu maka kau akan mati kebauan karena baunya tidak mudah hilang bahkan hingga seminggu lebih.
" cih...sikapmu sungguh mengelikan" ucap Kai berdecih lirih di iringi tawa keras Suho yang jijik melihat tingkah Ji Fan yang sangat tidak dirinya sekali. Ji Fan menatap galak Kai dengan tatapan tidak terima karena di katai aneh oleh makhluk super aneh dan hitam seperti Kai.
" sudah kubilang kami adalah kumpulan aneh yang idiot, kuharap kau akan betah bersama kami?!" kekeh Luhan menatap Kyuhyun.
" mana mungkin aku bosan, kalian menyenangkan" jawab Kyuhyun menampilkan cengiran khasnya.
Mereka tertawa bersama dalam suka tanpa mereka sadari tatapan gelap penuh kebencian menatap mereka di kejauhan.
" apa yang akan kau lakukan sekarang Zic?!" tanya Taehyung menatap Zico yang masih menampilkan tatapan tajam dari kedua bola matanya masih terdiam tanpa menyahut.
" memangnya apa yang akan ku lakukan, kau selalu berfikiran buruk tentangku Tae, lagipula mana mungkin aku berniat mengusik pangeran Ji Fan yang terhormat dengan kekasihnya itu" jawab Zico dengan mata yang menyorot penuh maksud dan senyum yang mengandung berjuta kelicikan di otaknya. Tanpa kata Zico bergegas pergi meninggalkan Taehyung yang menatap punggung laki-laki itu dengan tatapan tidak percaya.
[~Lizz_L_L~]
" Berhenti, merunduklah jangan sampai kita terlihat" interupsi Luhan menyuruh semua orang yang mengekor di belakangnya untuk bersembunyi saat melihat beberapa prajurit berseragam melintas di depannya, orang-orang kerajaan.
" kenapa, apa mereka akan menangkap Kita, jika kita terlihat di sini?!" tanya sehun pada Kai yang mencoba membenarkan gendongannya pada tubuh Kyuhyun.
" percayalah kalian akan langsung di gantung di alun-alun saat itu juga jika terlihat berkeliaran di sini tanpa pengawasan apalagi dengan adanya Kyuhyun di sini, karena di Aracelli, keberadaan Kyuhyun adalah sebuah bencana" jelas Kai dengan nada getir.
" apa maksudmu dengan bencana?!" tanya Eunhyuk merasa ngeri dengan penjelasan dan istilah yang di keluarkan Kai mengenai Kyuhyun dan bencana, memang Kyuhyun adalah manusia terjahil yang pernah di temuinya, tapi tidak sampai menyebut sepupunya itu sebagai bencana juga memangnya apa yang di lakukan Kyuhyun hingga dia di beri julukan si pembawa bencana seperti itu. Eunhyuk tidak suka dan tidak terima.
" Karena keberadaan Kyuhyun, Aracelli kehilangan pangeran satu-satunya negeri ini, karena raja fan ratu hanya memiliki satu anak dan itu membuat beberapa orang mengutuk dan menghujat Kyuhyun, mereka bahkan tidak tau jika telah terjadi sebuah peristiwa keji yang menimpa Kyuhyun dan Ji Dan yang sebenarnya" ucap Kai dengan geraman marah saat menjelaskannya.
" kami akan menceritakan yang sebenarnya pada kalian nanti, ayo mereka sudah pergi sebaiknya kita segera bergegas sebelum mereka menyadari keberadaan kita" sambung Luhan. Mereka mulai merangsek maju seraya berjalan berjejer dan mengendap-endap memasuki sebuah rumah yang terlihat lengang dan besar di sana, rumah milik Kai.
[~Lizz_L_L~]
" dia ada di sini!, apa kau baik-baik saja, sayang?!" ucap seorang yang terlihat sangat tampan menatap seorang wanita yang terlihat sangat cantik dengan gaun hitam panjangnya yang menjuntai hingga lantai serta belahan dada rendah yang membuat payudara berisinya terlihat mengoda dengan kulit yang sehalus porselennya. Wanita itu terdiam tanpa menjawab dengan mata yang terpejam erat dengan nafas yang terdengar putus-putus.
" aku~tidak baik-baik saja, teuki~sungguh aku tidak baik-baik saja?!" ucapnya setelah sekian lama terdiam dan menengguk ludahnya Kelu seraya menatap bayangannya sendiri di depan cermin yang terlihat sangat menyedihkan. Leeteuk menghela nafasnya berat dan memeluk istrinya dari belakang mengecup lembut leher jenjang istrinya.
" jangan paksakan dirimu, aku tau kau tidak ingin melakukannya, apa perlu mereka aku seret sekarang juga dan menggantungnya di depanmu sayangku?!" tanya Leeteuk dengan nada rendah yang terdengar berbahaya menatap intens pantulan dirinya dan istri cantiknya di dalam sebuah cermin besar di dalam kamar mereka.
" Tidak" pekik Heechul menjawab terlalu cepat " jangan lakukan apapun padanya, aku tidak ingin Ji Fan lebih terluka lagi setelah dia tau kekasihnya telah di bunuh oleh kedua orang tuanya saat dia kembali, aku~hanya ingin melihat anakku bahagia, aku~aku ingin melihat anakku lagi, Teuki" ucap Heechul dengan air mata yang mulai mengalir, Heechul sangat tau peraturan tetap peraturan, jika seseorang telah di hukum maka tak ada seorangpun yang boleh melihat, bertemu, membantu atau sekedar menyapa jika ketahuan maka hukuman berat itu akan di tambahkan, bahkan bisa juga yang mendapatkan hukuman akan langsung di lenyapkan.
" kau adalah ratunya dan aku adalah raja sayangku, aku akan mengusahakan yang terbaik untukmu, temuilah dia dan pastikan sendiri seperti apa manusia yang di sukai oleh anak kita dan aku berjanji padamu akan membawa anak kita kembali lagi, bersabarlah, sayang" janji sang raja pada ratunya.
Mendengar ucapan Leeteuk membuat Heechul menangis semakin terisak. Sungguh Heechul sangat ingin bertemu dengan Kyuhyun untuk melihat seperti apa wujud dari kekasih yang sangat di cintai anaknya hingga membuat Ji Fan rela menerima hukuman dan kutukan besar dari Hangeng karena kesalahan yang di lakukan Ji Fan yang tanpa sengaja telah membunuh anaknya, Zico saat Ji Fan tau zico telah menodai kekasihnya, Kyuhyun.
[~Lizz_L_L~]
Tuk
Tuk
Tuk
" dia ada di sini?! Ini menarik...Hah...aku masih mengingat betapa nikmatnya tubuh gadis pangeran bodoh itu" gumam seseorang dalam sebuah ruangan gelap. Matanya terlihat terpejam sambil mengingat waktu-waktunya di mada lalu saat dia meniduri dan menikmati tubuh Kyuhyun satu tahun yang lalu.
" aku menginginkannya lagi, hehehe kukira akan sangat mengasyikan jika kita bisa mempercepat penobatanku, aku tidak sabar untuk menyeret gadis itu dan membuatnya mendesah di bawahku" kekehnya dengan tawa yang memuakan.
" Anda tidak boleh terlalu gegabah tuan, kita masih belum mendapat persetujuan dari yang mulia Jin Leeteuk tentang penobatan Anda, sepertinya Anda harus sedikit bersabar, kita tidak harus mengacaukan semuanya karena keinginan anda pada gadis itu, jika waktunya sudah tiba bisa saya pastikan Anda akan mendapatkan apa yang Anda mau dalam satu jentikan jari" balas seseorang lagi yang terlihat bersegaram pelayan.
" kau benar, kurasa aku bisa menahannya sedikit lagi" ucap pemuda itu dengan seringai jahat yang menampilkan iris merahnya dalam sebuah bayangan samar dan gelap serta tawa seram terdengar mulai membahana di seluruh ruangan itu.
TBC
Adakah yang bisa nebak apa yang terjadi? Hehehe No sider yes REVIEW.
Lizz akan usahakan Update FF setiap hari dan paling lama seminggu, bukan update FF ini saja tapi FF yang lainnya.
Oh ya penjelasan untuk bulantaurus yang nanya soal modus atau autis. Kalau modus itu artinya modal mbladus, bahasa Indonesianya sih modal gombalan aja gg ngerti juga ah..ah apa ya bahasa kerennya, intinya cowok yang suka berondong manis hahah jadi bingung sendiri lizz jelasinya, adakah yang bisa kasih penjelasan yang masuk akal, trus kalau autis itu sebelas dua belas sama yang namanya idiot haha udah itu aja moga kamu mengerti haha.
Oke see you next chap guys...
Big thank's untuk semua yang telah mendukung memfollow, memfavorit, mereview dan yang telah meluangkan waktunya untuk membaca. Emon L, siyohyuncho, Kira Kim 19, Guest, Sarah Kihyunnie, sparkyuhana, AnandaELF, parkobyunxo, bulantaurus, brimacr.
