Bertanya Kembali

''Okuda-san beneran tidak apa-apa?'' Tanya Karma kembali 1 hari setelah kejadian itu terjadi

''Ka-karma-kun ti-tidak usah cemas , a-aku yang bersalah .. ka-karena membuat bunga itu'' Jawaban Okuda yang perlahan mulai tak terdengar.

''Tidak aku yang bersalah karena malah membawa bunga itu?''

''Eh- tidak - tidak kok! A-aku yang salah.'' Suaranya mulai mengecil sedikit demi sedikit lagi.

''Gomen Okuda-san .. Kalau ada apa-apa denganmu nanti aku yang akan bertanggung jawab. aku akan menanggung semuanya kok ..Okuda-san''

''Ta-tapi a-''

''Okuda-san .. Aku ini juga punya jati diri sebagai seorang laki-laki lho.''

''E-etto? Eh..''

''Pokoknya aku aka-''

''Ekhem .. Ekhem!'' Korban bunga putih itu akhirnya datang juga dengan keadaan sehat wal afiat

''Heh- Gakushuu san?'' Tanya Okuda akhirnya

''Okuda .. ka-karena aku yakin mau bertanggung jawab .. Aku minta untuk kita segera .. KABUR!'' Karma langsung menarik Okuda ke tempat yang menjadi tempat sembunyinya.

''KALIAN!'' Asano akhirnya mengejar mereka.

''Ka-Karma-kun .. matte! A-aku ingin minta maaf padanya!''

''Hmm..? Kau yakin setelah apa yang terjadi dengannya?''

''Ta-tapi!''

Karma berhenti sejenak

''Okuda!Karma!'' Teriak Asano di belakang sejauh 10 meter.

''Gomenasai .! Ga-gakushuu-san!''

Okuda seakan menunduk dan memberi sapaan pada rajanya.

''Go-Gooommmmeeeeennnn!''

Sebuah tas coklat terlemparkan tepat pada muka Asano

''Bufk''

Kalian pikir yang melempar mungkin Karma .. tetapi sekarang adalah Okuda

''Woo..'' kaget Karma

''Ku-kurang ajar..!''

''Go-gomen..''

''Kalau kau masih marah tentang itu , A-aku hanya bisa minta maaf ..''

Asano berbalik dan berlari memasang wajah merahnya didepan semua orang yang menghormaitnya.

Inti dari Maksud katanya

1 Hari berlalu begitu cepat , Karma sekali-kali ingin lebih dekat dengan Okuda .. tapi yang masih ada di pikirannya adalah musuhnya yaitu Asano

''O-okuda-san'' Karma menggaruk kepala bagian belakangnya itu dengan wajah manis dan merah

''Eh-iya Karma-kun?'' Okuda yang sedang menggarap tugas akhirnya menoleh.

''Bo-bolehkah aku be-bersamam-''Kata-kata itu terputus dengan wajah Okuda yang kaget setengah mati dengan warna merah kepiting rebus yang menghiasinya.

''A-aku belum selesai .. Bukan gituan yang aku maksud , aku ingin bicara dan curhat bersamamu.''Lanjut Karma kembali menggaruk kepalanya.

Karma akhirnya mengajak Okuda keluar kelas saat pulang sekolah itu sebentar , hanya di lorong ..

''O-Okuda-san apakah suka dengan KetOs kita?''

''Eh- Gakushuu-san? Heh .. Tidak kok!''

''Yang kemarin dia maksud saat itu apakah saat dia memegang pahamu itu?''

''Bu-bukan..''

''La-lu?''

''Sa-saat SD aku selalu dibully oleh teman-temanku , akibat semua itu aku marah dan membuat Gakushuu-san datang .. Dia bilang padaku Yaampun kasihan sekali kau ini,memang itu nasibmu serta takdirmu yang nyata , enyahlah. .Entah kenapa hatiku digerakkan oleh sesuatu saat itu , a-aku me-menampar Gakushuu-san dan .. melepaskan celananya di hadapan teman sekelas, padahal itu aku terjatuh.''

''Pfffttt..''

''La-lalu dia akhirnya selalu jahil padaku setiap hari,membasahi bajuku hingga transparan, po-pokoknya..''

''Okuda-san! Kita laporin aja langsung ke ayahnya!''

''Wha-what?''Okuda mlongo ke arah Karma.

''I-ikut aja!'' Karma menarik tangan Okuda dengan kuat

NGewsrjeoiasoa .. suara yang dikeluarkan oleh gesekan pintu dengan lantai .

''Yare-yare .. Tidak sopan kalau masuk tanpa mengetuk pintu loh.'' Kata KepSek dengan duduk berposisi santai. ''Ada-apa?''

''Anak lu ngeres!'' Ucap Karma dengan menunjuk KepSek

''Ka-karma-kun tidak boleh , itu tidak sopan!''

Karma lagi-lagi merasakan , kini jantungnya serta hatinya seperti dielus-elus KIMOCHI!

''Cih.''Lanjut Karma

''Go-gomenasai Asano-san!''

''Ahaha .. Okuda-san sepertinya kejadian itu masih membekas ya?''

''Eh- ti-tidak kok! .. A-aku yang bersalah..''

''Yang waktu SD loh''

''I-itu aku yang bersalah pada Gakushuu - san''

''Ahahahahahahahahaahahaha .. Calon istri anakku memang menarik.''

''KepSek bejat..!'' Karma kembali menarik tangan Okuda dan pulang.

Cih.. Kalau begini memangnya aku punya jati diri ,, terus apa-apaan tuh tadi .. Calon Istri? Jidor! Sampe kapan Okuda mau sama tuh anak. Batin Karma dengan wajah merah menunduk sambil mengantongi tangannya di saku celananya.

Eh-etto Minna-san arigatou dah meluangkan waktu loh buat bacah eneh fanfich gewh .. Waktu kalian terluangkan untuk ini padahal kalian bisa meluangkan waktu yang lainnya untuk mengerjakan sesuatu seperi 1 + 1 = 2 .. terima kasih sekali lagi untuk meluangkan waktu 1 menit untuk membaca yang terakhir ini hahahahahahahaha .. Eysem koq.

Yang penting arigatou .. I like u but not lop u