Kekkaishi : Simimura Naruto
Disclaimer : I don't own anything from naruto manga. But this fic is mine
Rate : K
Pair : Naruto x Sakura
Warning : Typo, alur berantakan, OC, OOC.
Summary : Kekkaishi bertugas menjaga tanah yang memiliki kekuatan spirutual yang tinggi yang dapat meningkatakan kekuatan para ayakashi. Kini Naruto salah satu dari Kekkaishi bertugas menjaganya, apakah Naruto dapat melakukannya?
Hari demi hari pun berlalu, pada akhirnya Naruto dan Sasuke menjadi teman yang akrab. Ya walau pun mereka kadang cekcok atau berkelahi. Mereka juga sering bersama-sama membasmi Ayakashi,
"Heeee...sudah jam segini, cih...aku bisa terlambat kesekolah" ucap Naruto yang tergesa-gesa memakai baju (tidak mandi). Naruto pun berlari keluar kamar dan
#brrrrruuuuu
"Sial..."ucap Naruto kesal karena dia terjatuh akibatnya karena tali sepatunya belum diikatkan
"Aku berangkat" ucap Naruto sambil berlari keluar rumah
"Naruto kau tidak sarapan?" ucap minato
"Aku tidak punya waktu untuk itu, aku bisa terlambat ke sekolah" ucap naruto
Naruto berlari tergesa-gesa menuju sekolah. Sesampai desekolah dia sudah tidak punya waktu untuk melihat-lihat sekeliling. "Maaf aku terlambat" ucap Naruto membuka pintu kelas
"Maaf Naruto tapi pelajaran sudah berjalan setengah jam, dan kau tidak boleh masuk kelas" ucap sang guru tersenyum sinis.
"Dasar guru gila" ucap Naruto sambil berjalan meningal kan ruangan kelas.
"Aku bisa mendengarkanmu bocah sialan" teriak sang guru sambil melemparinya beberapa buku dan berhasil membuat Naruto berlari ngibrit melarikan diri.
Naruto pun pergi ke atas gedung sekolahan untuk tidur. Tapi disana dian tidak sendiri, ternyata disana ada Sasuke.
"Apa yang kau lakukan disini Naruto" ucap Sasuke memandang Naruto.
"Hari ini aku terlambat datang ke sekolahan, dan aku tidak boleh mengikuti pelajaran" ucap Naruto. "Dan aku memutuskan untuk tidur disini" sambung Naruto. "Lalu apa yang kau lakukan disini" tanya balik Naruto.
"Aku memang sengaja untuk terlambat dan memutuskan untuk tidur disini" jawab Sasuke.
SKIP
"Apa dia sudah datang" batin Naruto pada dirinya sendiri, dan sedang duduk dibawah pohon sambil meminum susu coklat kesukaannya dan Kyubi sendang tidur di sebelahnya. "Naruto,,,apa ada yang kau pikirkan" tanya Sasuke yang sedang bersandar di pohon sebelah Naruto. "Heeee...ti-tidak hanya sedikit mengantuk saja" ucap Naruto berbohong.
Kyubi tiba-tiba bangun dari tidurnya karena dia merasa kan ada ayakashi yang datang. "Naruto ada ayakashi di sebelah barat sekolah" ucap Kyubi menberi tahu. "Hhhhuuuuaaaaa...padahal aku mau malas-malasan untuk hari ini tapi mau gimana lagi ini sudah tugasku, baik lah ayo Sasuke" ucap Naruto mengajak Sasuke. "Hn..." ucap Sasuke serius. "sial...kenapa orang-orang di dekat ku semuanya aneh, apa lagi bocah ini yang anehnya hampir sama dengan kakekku" batin Naruto yang berlari menuju ke arah barat sekolah.
Sesampainya di sana, mereka kaget karena disana juga ada Sakura dan Hakubi. Sakura terlihat kesusahan membunuh ayakashi tersebut yang berbentuk seperi belalang sembah dan tangan dari ayakashi tersebut seperti pedang. Sakura yang sebagian baju nya sobek dan ada luka dibagian pundak nya yang terluhat berdarah dan itu membuat Naruto kaget.
"Sial,,, aku terlambat" batin Naruto. "Sakura apa kau tidak apa-apa?" tanya Naruto yang terlihat cemas pada Sakura. Naruto mendekati Sakura dan duduk di sebal Sakura, "ya... hanya sedikit terluka" ucap Sakura terengah-engah. Naruto menundukkan kepala. "Sial...aku sudah bersumpah tidak akan membuat Sakura terluka lagi" batin Naruto. Dan itu membuatnya teringat masa saat dia masih baru menjadi kekkaishi.
FLASH BECK
"Sialan kau Naruto" ucap Sakura yang marah pada Naruto gara-gara dia Sakura gagal menangkap ayakashi. "Kau menyedih kan" sambung Sakura. Kemudian Sakura berbalik dan berjalan menjauh. Sakura berhenti "Naruto dan apa kau tau?..." ucap Sakura yang membuat Naruto yang tadinya menundukkan kepala kembali melihat sakura.
"Hal yang menyedih kan berawal dari perilaku yang menyedihkan... ya kurasa itu cukup" ucap Sakura melompat ke atas pagar lapangan tenis. Sambil memunggungi Naruti dia berkata "Tapi...jika kau tidak punya semangat seperti itu, sebaiknya kau tak perlu datang karena kau hanya menghalangi jalan ku saja" ucap Sakura meninggalkan Naruto
"Cih...dia pikir dia siapa?" guman Kyubi. Naruto tampak terhenyak mendengar ucapan Sakura. "Entah lah" guman Naruto pada Kyubi. Naruto menunduk, ia hampir menangis. "Dia masih berpikir aku ini bocah bodoh" pikir Naruto sedih.
"Gzzz...lagi-lagi dia mau menangis" pikir Kyubi melihat Naruto.
Naruto teringat akan masa lalu ketika ia masih kecil. Saat ia bermain dengan Sakura diluar. Sakura melompati sebuah sungai kecil, dan Sakura meminta Naruto untuk melompati sungai. Tapi Naruto terlalu takut untuk melakukannya. "Tak apa, kau pasti bisa melakukanya" ucap Sakura mengulurkan tangannya.
Perlahan Naruto meraih tangan Sakura, tapi setelah Sakura mencoba menarik Naruto mereka malah jatuh bersamaan disungai kecil itu. Pada akhirnya mereka pulang dengan baju basah kuyup dan Naruto menangis sepanjang perjalanan
Kembali ke topik
"Bisa kah kita berteman seperti dulu" pikir Naruto
#SLLLLAASSSHHH
Tiba-tiba sesuatu datang disekitar karasumori
"Kelihatanya apa yang kau harapkan datang juga, ayo cepat pergi" ucap Kyubi bergegas terbang menuju tempat datangnya ayakashi. "I..iya" sahut Naruto
"Aku akan carikan untukmu, jadi pastikan kau membunuhnya kali ini" ucap Kyubi
"Ucapanmu terdengar kalau selama aku tidak berguna sama sekali" guman Naruto
"Bukan begitu maksudku, diantara aku dan pengendus rumput(Hakubi) itu hidung ku jauh lebih efektif, aku akan selalu menemukannya untukmu, tapi kau malah selalu membuat mereka melarikan diri begitu saja" ucap Kyubi. "Diam lah..! ,itu karena mereka curang" omel Naruto
Lalu sebelah danau Naruto dan Kyubi berhenti. "Disini..?"tanya Naruto. "Ya...aku sangat yakin"jawab Kyubi. Naruto berjalan diatas jembatan ditengah danau. "Kita sudah sangat dekat" ucap Kyubi. "Apa kau yakin..?" tanya Naruto yang masih belum melihatnya.
Mereka memang sangat dekat, ayakash yang metela cari berada dibawah jembata yang mereka pijak. "Mungkin saja dia bersembunyi dibawah danau" ucap Narutoi berjongkok melongok ke danau.
#SLLLLAASSSHHH
Ketika Naruto melihat kearah danau, di arah belakang Naruto, ayakashi sekelebar berlari.
"Itu Naruto" ucap Kyubi yang melihat ayakashi itu berlari dari belakang mereka.
"Iya... aku juga melihatnya"seru Naruto ergegas berlari, ayakashi yang mereeka kejar berlari keatas, berlari zigzak ditanjakan disela-sela pepohonan. "Hey..! , tunggu!" seru Naruto yang mengejar ayakashi tersebut. Sesaat Naruto sampai diatas ayakashi itu telah menghilang kembali. "Dimana dia bersembunyi" pikir Naruto mengamati sekitar.
"Naruto, , ,dengar baik-baik. Lihat kearah pohon yang tinggi disebelah kotak bunga iyu, bisa kah kau membuat kekkai dan membelengu pohonnya sekaligus" ucap Kyubi tersenyum. "yeah" balas Naruto ikut tersenyum. Kyubi menoleh menatap Naruto "Yang ini cukup besar, tapi kekuatan bocah ini begitu besar, aku yakin seuatu saat nanti bocah ini pasti bisa menguasainya" batin Kyubi.
"Sekarang...!" seru Kyubi
"HOI...JYOUSO...KETSU..." seru Naruto membelengu pohon tinggi itu dengan kekkai. "Yes...hore..." Naruto lompat-lompat sambil bertepuk tangan karena berhasil membuat kekkai peling besar untuk pertama kalinya. Tapi dari balik pohon itu muncul sesosok gadis kecil manangis dan memelas pada Naruto
"Ano...kau kenapa" tanya Naruto pada ayakashi. Naruto jadi iba melihatnya. "Apa yang kau lakukan?... itu adalah ayakashi tingkat atas..! ,cepat lenyapkan" teriak Kyubi cemas. "Iya...iya" sahut Naruto.
Namun Naruto masih tak sanggup berbuat apa-apa. "Uuum... m,,maafkan aku, a,,aku"ucap si gadis ayakashi sambil memegang pingangnya yang terlihat terluka(berdarah). "Aku datang kemari karena kudengar lukaku akan cepat sembuh ditempat ini, aku ha,,,hanya akan datang kesini lalu pergi secepat mungkin, t,,,tapi" ucap ayakashi itu terbata-bata
"Ano...maafkan aku, tapi ini sudah jadi tugasku" ucap Naruto. "Oh...begitu ya" ucap si gadis ayakashi, "Hey" ucap Naruto mendekati ayakashi tersebut, "Aku mengerti kok, aku minta maaf jika aku telah membuat masalah" ucap gadis tersebut.
"Tak apa-apa kok" ucap Naruto tersenyum pada gadis tersebut tersebut. "Aku ini lemah" ucap gadis ayakashi tersebut memelas, ia pun membalas senyuman manis dengan wajah polosnya. "Tapi tempat ini memang aneh, kekuatanku menjadi. Jika aku terus berada disini aku juga bisa bertambah kuat lagi" gadis tersebut menundukan kepala. "Tapi...tapi" ucap gadis yang suaranya semakin pelan.
#CRRRAAKKK
Ada yang terjadi pada punggung ayakashi tersebut membuat naruto penasaran. "Tidak apa-apa kok aku baik-baik saja" ucap si gadis
#CRRRAAKKK
Dahi gadis ayakashi perlahan robek, "Sekarang" seru gadis ayakashi yang suaranya kini taedengar berat. Dan keluarlah sesosok makhluk manyeramkan keluar dari tubuh gadis ayakashi itu, kekuatan dari makhluk itu benar-benar kaut, tingginya melampaui kekkai Naruto dan menghancurkan kekkai Naruta.
"Kau terlihat bocah yang lezat..! ,tapi kau mashi terlalu dini untuk menjadi kekkaishi" ucap ayakashi tersebut. "Aku sangat beruntung" sambung ayakashi itu sambil tersenyum sinis
Ayakashi dengan cakar yang sangat tacam bersiap mencakar Naruto. "Aahhh" teriak Naruto sambil menutupi wajahnya dengan lengan yang dibentuk X
#JJJRRRAAASH
Sakura datang tepat waktu, dia mengorbankan lengannya terkena serangan dari ayakashi. Sakura melindungi Naruto untuk kesekian kalinya. "Sakura" ucap Naruto tidak bergerak dari tempanya dan memandangi sakura yang terluka.
"KETSU.." seru Sakura berhasil membelenggu
"METSU.." sambung Sakura meledakkan ayakashi tersebut.
"TENKETSU.." seru Sakura dalam serangan beruntunnya sambil mengangkat tongkatnya. Dengan ujung tombak yang terdapat lingkaran besi.
[TENKETSU : membuka gerbang menuju dunia lain, untuk membersihkan sisa-sisa dari targetnya, untuk mencegah musuhnya berregenerasi lagi]
Naruto sedari tadi terkejut dengan tindakan Sakura, lalu dia teringat dengan luka di lengan Sakura.
"Sakura lenganmu" ucap Naruto khawatir dan merasa bersalah karena dia lah penyebab Sakura jadi terluka.
"Kau masih belum memahami tempat apa ini...! ,tempat ini tidak perduli kepada siapa dia memberikan kekuatannya..! ,makhluk itu menginginkan kekuatannya...! (maksudnya kekuatan karasumori yang tersegel di bawah sekolahan karasumori) " bentak Sakura yang marah pada Naruto. "Dan mereka mengincar waktu..! ,waktu sangat diperlukan semakin lama kau mengulur waktu semakin banyak kekuatan yang mereka dapatkan, mereka akan mencari cara agar bisa mengulur waktu untuk terus ditempat ini" sambung Sakura yang suaranya semakin pelan.
"Tidak ada waktu untuk memikirkan simpati kepada mereka, jika kau tidak segera membunuh mereka maka merekalah yang akan membunuhmu...! ,ingat itu..Na-Naruto" ucap Sakura yang kemudian pingsan.
"Sa...Sakura..." seru Naruto cemas menghampiri Sakura. Kemudian Naruto mengendong dan membawanya. Hingga akhirnya Naruto sampai dan mengedor-gedor pintu. Dan Tsunade keluar melihat Sakura terluka. "Tolong dia...aku mohon" ucap Naruto sambil menangis.
Kemudian Tsunade mengendong Sakura yang pingsan. "Sekarang kau pulanglah, biarkan dia aku yang urus" ucap Tsunade memunggungi Naruto. "Ta...Tapi-" ,"Tidak ada tapi-tapian...! ,cepat pulang" teriak Tsunade memotong perkataan Naruto. Naruto hanya menundukan kepalanya dan masih menangis terbukti air mata yang bercucuran dikedua pipinya.
FLASH BECK AND
Setelah Naruto mengingat waktu dia lah yang membuat Sakura terluka. Dia telah membuat Naruto bersumpah untuk tidak membiarkan Sakura terluka. Naruto yang terduduk disamping Sakura menundukan kepalanya. Kemudian Naruto berdiri, dia mengepalkan kedua tangannya. Naruto melangkahkan kakinya maju mendekati ayakashi belalang sembah itu.
"Halo...nak apa kau mau jadi cemilan malamku" ucap ayakashi itu pada Naruto.
"Beraninya...beraninya" ucap Naruto yang masih menundukan kepala. Kemudian muncul aura berwarna hitam legam disekeliling tubuh Naruto. Bukan hanya itu tapi juga terjadi ledakan energi, yang membuat Sakura, Sasuke, Hakubi dan Kyubi sedikit terdorong kebelakang "Apa...apa yang terjadi" ucap Sakura yang masih memandangi Naruto. "Aku pun tidak tau"jawab Sasuke. "Benar-benar mengerikan"ucap Hakubi. Tapi berbeda dengan yang lainnya Kyubi malah tersenyum "Kekuatanmu yang sebenarnya telah bangkit Naruto" batin Kyubi tersenyum memandani Naruto.
"Berani sekali kau melukai Sakura" ucap Naruto yang suaranya yang berubah menjadi begitu mengerikan. Yang lain pun mendengarkannya sedikit merinding tapi tidak dengan Kyubi dia malah terlihat senang.
#SLLAAASSHHH
Naruto menghilang kemudian muncul disebelah kanan ayakashi ,kemudian "Arrrgg" Naruto menendang wajah ayakashi tepat dipipi kanannya. Tendangan itu membuat sang ayakashi terlemparke belakang dan hingga akhirnya berhenti setelah tergulung sekitar enam kali. "Apa,,,,cepat sekali" ucap Sasuke ,"Benar sekali bahkan aku tidak bisa melihatnya gerakan Naruto saat berpindah tempat tadi" guman Sakura yang tercengang
"Bagus nak,,, sekarang impianmu untuk menguasai rinnegan semakin dekat. Aku pun sedikit kaget bocah berumur empat belas tahun sepertimu bisa menguasainya ,ya...walau pun kau belum bisa menuasai teknik lainnya, tapi aku yakin dalan waktu dekat ini kau pasti bisa" batin Kyubi.
Setelah terkena tendangan Naruto ayakashi itu berdiri. "Sialan kau bocah...aku tidak akan memaafkan mu" ucap sang ayakashi terlihat marah. "Aku akan membunuh bocah sial..."teriak sang ayakashi yang mencoba menyerangnya dengan salah satu tangannya. Naruto tidak bergerak sedikit pun dan masih menundukan kepalanya, saat tanngan ayakashi itu sudah hampir sampai mengenai Naruto
#SSSLLAASSHH
"Apa...?" ucap ayakashi yang kageta karena Naruto menghilang saat serangannya hampir sampai mengenainya. "Kemana kau bocah" teriak ayakashi tang melihat kanan kiri mencari Naruto
"Mencari sesuatu"
Sang ayakashi pun mencari suber suara yang menyeramkan dan terdengar berat. Saat dia mendongakan kepalanya. Ternyata Naruto berdiri disebuah kekkai yang berwarna biru transparan tepat diatas kepala sang ayakashi. "Bagaimana mungkin" ucap sang ayakashi.
"Kau akan membayarnya dengan nyawamu" ucap Naruto yang tersenyum sinis.
"KETSU" ucap Naruto menbuat kekkai tepat didepan sang ayakashi dan mendorangnya kebelakang. sang ayakashi terdorang kebelakang hingga membentur dinding bangunan sekolah.
"KETSU...KETSU...KETSU" Naruto membuat bembuat tiga kekkai pada bagian tubuh ayakashi, bagian atas kemudian bagian dada dan kaki, dan bagia perut ayakashi berbentuk belalang sembah tersebut.
"Sialan lepas kan aku" ucap sang Ayakashi marah
"METSU" ucap Naruto menghancurkan pada bagian perutnya.
"Aarrgg" suara yang dikeluarkan oleh ayakashi itu.
"Apa itu sakit" tanya Naruto
"METSU" sambung Naruto menghancurkan pada bagian dadanya dan menyisakan pada bagian yang masih berada didalam kekkai. Sekarang mati lah kau"METSU" ucap Naruto menghancurkan bagian terakhir tubuh dari ayakashi yaitu kepalanya.
Sakura dan Sasuke masih tercengang dengan apa yang mereka lihat. Tapi tidak beberapa lama tubuh Naruto mulai miring dan jatuh dari kekkainya. Tapi belum sampai menyentuh tanah Sakura berhasil menangkapnya. "Apa kau tidak apa-apa Naruto" tanya Sakura "Ya aku tidak apa-apa" jawab Naruto
"Hoi...Naruto kau gila atau ketularan rabies anjingmu ini" ejek Sasuke. "Sial...kau tidak sadar kalau kau juga anjing bocah" ucap Kyubi sedikit kesal dengan ucapan Sasuke. Naruto pun tersenyum hingga pada akhirnya Naruto terjattuh pingsan.
TBC
