Kekkaishi : Simimura Naruto

Disclaimer : I don't own anything from naruto manga. But this fic is mine

Rate : K

Pair : Naruto x Sakura

Warning : Typo, alur berantakan, OC, OOC.

Summary : Kekkaishi bertugas menjaga tanah yang memiliki kekuatan spirutual yang tinggi yang dapat meningkatakan kekuatan para ayakashi. Kini Naruto salah satu dari Kekkaishi bertugas menjaganya, apakah Naruto dapat melakukannya?

KE ESOKAN HARINYA

"Haaaaaa...kenapa tubuhku rasanya sakit semua" ucap seorang bocah berambut jabrik kuning yang baru bangun tidur. Kemudian dia meraih jam yang terletak diatas meja sebelah ranjangnya. "Apa...sudah jam segini,aku bisa telambat kesekolah" ucap Bocah itu yang kemudian keluar kamar dan menghampiri ayahnya. "Ayah kenapa kau tidak bangunkan aku" ucap bocah itu yang tidak lain Naruto

"Kata kakekmu biarkan kau istirahat untuk hari ini, dan kau tidak perlu takut ayah sudah buatkan kau surat ijin yang ayah sudah dititipkan temanmu" ucap Minato sambil mengelap meja.

"Tidak seperti biasanya tua bangka itu, biasanya setiap pagi bisanya cuma teriak-teriak menyuruhku untuk sekolah tapi kenapa hari ini aku di perboleh kan tidak masuk sekolah, tunggu dulu pasti ada maunya tua bangka yang sudah bau tanah itu" batin Naruto "Baik lah aku akan kembali tidur" ucap Naruto yang pergi meninggalkan Minato yang sedang beres-beres rumah.

Setelah dia menemui sang ayah dia memutuskan untuk berbaring di kamamarnya. Tidak lama kemudian Jiraiya masuk ke kamar Naruto. "Siapa bilang kau tidak masuk sekolah untuk malas-malasan" ucap Jiraiya. "Sudah keduga pasti tua bangka ini ada mau" batin Naruto, "Ayo ikut aku" ucap Jiraiya berbalik badan dan Naruto menyusul mengikutinya.

Ternyata Naruto diajak kehalaman belakang rumah. "Kau tau benda itu" tanya Jiraiya menunjuk bola tanah yang pernah digunakan sebagai sarana latihan Naruto saat bersama Menma. "Ya tentu saja, itu adalah benda sialan didalamnya terdapat bola besi seberat 10.000 Kg bukan?" ucap Naruto malas. "Beraninya kau menyebut benda sialan, itu adalah benda yang diberikan secara turun temurun oleh keluarga kita" Ucap Jiraiyu yang menjitak kepala Naruto sampai benjol tepat di ubun-ubunnya. "Beraninya kau tua bang_"

DUUAARAA

belum selesai bicara Naruto mendapatkan bogem mentah dari Jiraiya yang membuat Naruto terpental kebelakang sampai menghantam pagar rumah.

"Bagaimana mau latihan kalau tubuhku yang sudah sakit ditambah sakit lagi, seperti ditabrak mobil kijang gini" batin Naruto dengan posisi kepala dibawah dan pipi dengkak dibagian kiri

"Bahkan kau menyebutku tua bangka, cucu macam apa kau ini?..." ucap Jiraiya yang kesal pada Naruto. "Haaah...iya..iya maafkan aku aku cuma bercanda" ucap Naruto mengerucutkan bibirnya.

"Ada saatnya bercanda Naruto, tapi saat ini kita serius dan aku tidak mau bercanda untuk ini, kau akan menjadi penerusku dan kau masih sempat bercanda" ucap Jiraiya keherana dengan sikap cucunya itu. "Bukan sudahku bilang kalau aku tidak berminat untuk jadi kekkaishi" ucap Naruto yang mengelus-elus pipinya. "Jika bukan kau siapa lagi" tanya Jiraiya

"Iya, sudah pada intinya saja apa yang harusku lakukan dengan benda itu" ucap Naruto sambil menujuk bola tanah yang pernah dia gunakan latihan.

"Mudah saja, yang harus kau lakukan adalah melakukan hal yang sama saat kau dilatih kakakmu" ucap Jiraiya. Naruto hanya melirik Jiraiya

"Aku tidak mau karena benda itu sangat berat untuk diangkat" ucap Naruto yang menatap Jiraiya malas.

"Terserah jika kau tidak mau, tapi camkan ini Naruto, ibu adalah seorang kekkaishi dan dia berharap besar padamu untuk menjadi Kekkaishi, aku sudah berjanji pada ibumu untuk melatihmu, dan kau hanya mementingkan dirimu sendiri disaat ini menyangkut orang banyak" ucap Jiraiya panjang lebar dan meninggalkan Naruto.

"Jadi dulu ibuku adalah seorang kekkaishi, dan dia berharap besar padaku" ucap Naruto di dalam hati merenungi ucapan Jiraiya

SKIP

"Hooi...Kyubi ayo keluar, waktunya kita berangkat" ucap Naruto duduk jongkok di depan rumah anjing. Karena yang ditunggu tidak muncul-muncul Naruto menengok ke dalam rumah anjing tersebut, tapi yang didapat bukannya roh anjing tapi hanya sebuah batu yang di ikat dengan tali merah dan kuning. "Hah...apa ini" ucap Naruto memegang dan mengangkat batu tersebut. "Kenapa ada batu didalam rumah Kyubi" ucap Naruto kebingungan. Karena masih penasaran dia mengoyangkan batu tersebut.

Tapi tidak lama kemudian batu itu bercahaya dan muncul roh anjing berwarna oranye memakai kalung bulat-bulat berwarna biru. "Dasar bocah sialan beraninya kau tidak sopan padaku, kau tau tadi aku sedang tidur dan memimpikan pacarku" ucap Kyubi berteriak di telinga Naruto. "Bagaimana kau bisa tidur di sebuah batu" ucap Naruto masih bingung. "Bodoh aku ini adalah roh, dan batu itu adalah kontrak bagiku, karena dulunya aku adalah ayakashi liar" ucap kyubi masih berteriak. "Kontrak...aku malah semakin bingung" ucap Naruto garuk-garuk kepala. "Hah sudahlah ayo kita pergi, toh jika menjelaskannya padamu panjang kau juga tak paham, karena didalam kepalamu hanya ada kacang polong dan bukan otak, makanya kau tidak bisa berfikir" ucap Kyubi meninggalkan Naruto.

"Tu-tunggu dasar payah, beraninya kau menhinaku seperti itu, sini kau dan akan kutunjukan apa itu namanya semackdown" teriak Naruto mengejar Kyubi.

Naruto dan Kyubi saling ejek sepanjan jalan, dan mereka menyudahinya hingga tempat tujuan mereka yaitu sekolahan karasumori. "Aku harap untuk hari ini tidak ada ayakashi yang membuat ku kerepotan" ucap Naruto berjalan masuk kedalam halaman.

Sesampainya Naruto dihalaman dia memilih untuk duduk dibawah pohon dan dia mengeluarkan isi tasnya. Ternyata yang dikeluarkan adalah ramen instan exstra pedas, dan susu coklat yang disukainya. "Heee...bocah kita disini bukan untuk piknik" ucap Kyubi memandangi Naruto. "Santai sedikit bolehkan" balas Naruto yang sedang asik makan ramennya dengan wajah yang memerah karena kepedesan. "Dasar, bagaimana kau bisa kuat jika kau bertingkah seperti itu" tanya Kyubi. "Seharusnya kau juga berpikir Kyubi, sekuat apa pun orang itu dia juga butuh makan" ucap Naruto selesai makan ramennya. "Terserah kau saja lah" ucap Kyubi memalingkan wajahnya.

Disuatu tempat lain yang tidak jauh dari sekolah karasumoro, nampak empat bayangan yang sedang mengamati sekitar karasumori. "Sepertinya ini bisa jadi tempat yang sangat mengasikkan" ucap salah satu bayangan. "Huuu...hhuuuu...hhuuu" ucap salah satu bayangan yang berbadan besar. "Kau benar bocah, aku mencium bau teman lamaku" ucap bayangan bermata merah dan bertubuh seperti seekor serigal. "Baiklah kalau begitu mari kita kesana" ucap salah satu bayangan mengepalkan tangannya ke atas.

Kembali ketempat Naruto dan Kyubi lagi mereka sedang asik bersantai. Dapat dilihat Naruto sedang bersandar dipohan sambil minum susunya, dan Kyubi sedang tidur melingkarkan tubuhnya disamping Naruto. Tiba-tiba Kyubi terbangun "Gezz..." ,Naruto memandangi perubahan sikap dari Kyubi "Hei... ada apa Kyubi, apa ada ayakashi?" tanya Naruto. "Aku mencium hawa menbunuh yang sangat mengerikan" jawab Kyubi.

DUUUAAARRRR

Tidak lama setelah Kyubi berkata terjadi ledakan didaerah timur dekat gerbang masuk sekolahan. "Ayo kitsa pergi Kyubi" ucap Naruto berdiri dan dibalas senyuman oleh Kyubi. Naruto dan Kyubi berlari kearah ledakan dan sesampainya disana terdapat sosok tinggi besar memakai baju kimono coklat, berambut jabrik coklat. "Hei kau jangan bikin onar disini, apa kau tidak tau ini sudah malam" Tanya Naruto pada sosok itu. Sosok itu berbalik dan menampakan wajahnya dan ternyata dia ayakashi monyet. "Huuu...huuu...huuu" ucap Ayakashi itu. "Sial, dasar kau monyet" teriak Naruto menunjuk-nunjuk ayakashi tersebut. "Hahahah...Naruto kau itu bagaimana, dia itu memang monyet, dasar tolol" ucap Kyubi yang menertawakan Naruto. "Dasar kau anjing, diam lah" teriak Naruto berbalik menunjuk-nunjuk Kyubi. "Hahahah...aku memang anjing dasar tolol, sudah kubilang dikepalamu itu isinya hanya kacang yang kecil hahahah..." dan itu berhasil membuat Kyubi tambah tertawa terbahak-bahak sampai terguling-guling.

"Huu...huu...huu" ucap monyet itu sambil melempar bom. "Sial..." teriak Naruto yang kelabakan lari menghindari bom tersebut. Tapi karena reflek Naruto membuat kekkai dan menutupi tubuhnya agar tidak meledak. "Haah, untunglah aku selamat" ucap Naruto yang lega bisa lolos dari ledakan. "Dasar kau monyet sialan, HOI...JYOUSHOU...KETSU" ucap Naruto dan membuat kekkai. "Huu...huu...huu" ucap ayakashi itu menangis karena terkurung dikekkai Naruto dan meminta dilepaskan pada Naruto.

Tapi saat Naruto fokus menahan kekkainya karena ayakashi monyet itu mengedor-gedor kekkai Naruto agar kekkai Naruto hancur. Tiba-tiba diatas Naruto ada bayangan yang melewatinya dan menyerang Naruto dengan bulu burung berwarna hitam. Tepi karena reflek Naruto berhasil menghindarinya. Dan kemudian Naruto menbuat kekkai dan mengurung bayangan itu, ternyata sosok bayangan itu adalah ayakashi yang berbentuk burung yang memiliki tubuh seperti manusia tapi ayakashi itu sedikit kecil, dapat di lihat dari kekkai Naruto yang hanya berukuran lima puluh CM-an.

"Lepaskan temanku" ucap ayakashi burung itu dengan suara yang cempreng. "Huu...huu...huu" sahut ayakashi monyet yang masih menangis sambil mangguk-mangguk mengiyakan ucapan ayakashi burung itu. "Untuk apa aku melepaskkan kalian, kalian kemari hanya membuat onar lagi" tanya Naruto. "Kami mohon, kami menyesal jadi lepaskan kami" ucap ayakashi burung yang mengedor-gedor kekkai Naruto dengan sayapnya. "Jangan harap jika aku akan melepaskan" ucap Naruto sanbil tersenyum sinis menbuat kedua ayakashi tersebut takut.

"Hahaha,,, tidak seperti biasanya bocah, biasanya kau hanya dengan kata-kata mohon kau sedikit luluh, tapi kali ini kau sedikit tegas" ucap Kyubi yang berada disebelah Naruto. "Orang belajar dari kegagalan Kyubi, jika aku seperti itu maka aku dan aku yang dulu tidak ada yang berubah" ucap Naruto dan hanya dibalas cengiran dari Kyubi. "Baiklah mari kita selesai-" , "Tunggu...aku mohon lepaskan Goro dan Taro" tiba-tiba ucapan Naruto terpotong oleh teriakan seorang bocah yang memakai kimono dan rambutnya diikat kebelakang, bucah itu berlari ke arah Naruto dan Kyubi.

"Kau siapa?" tanya Naruto sedikit bingung. "Lepaskan teman-temanku" ucap bocah itu dan ternyata dia adalah ayakashi nampak terlihat dari dahinya memiliki tanduk dan giginya bertaring. Bocah itu mendekat kemudian membungkuk dihadapan Naruto. "Aku mohon maaf" ucap bocah itu menbungkuk didepan Naruto, "Mereka adalah teman-temanku, kami kemari bukan menginginkan kekuatan itu tapi kami butuh tempat tinggal" tambung Bocah. "Tapi maaf, disini bukan tempat pengungsian dan hotel yang bisa kau datangi seenakmu" Ucap Naruto. "Tapi aku hanya punya mereka" ucap bocah itu. "Haaahh...iya..iya" ucap Naruto kemudian Naruto melepas kekkainya. "Dasar bodoh...apa yang kau lakukan" ucap Kyubi. "Tenanglan sedikit Kyubi, aku juga tidak merasakan hawa ingin membunuh dari mereka" ucap Naruto.

Tapi tiba-tiba Naruto dan Kyubi merasakan hawa membunuh yang mengerikan yang berhasil menbuat mereka merinding. "Sial...apa lagi ini" ucap Naruto yang mengeluarkan keringat dingin. Kemudian Naruto, Kyubi dan ketiga ayakashi pergi menuju kearah hawa membunuh tersebut. Setelah sampai disana raut wajah Kyubi sedikit berubah. "Lama tidak bertemu ya, Kyubi" ucap sosok anjing berwarna hitam, memiliki retina mata berwarna merah. "Cih..." Kyubi mendecih tidak suka. "Apa yang kau lakukan di sini, Koyiya" tanya Kyubi. "Apa salah aku bertemu denganmu" ucap Koyya.

"Seharusnya kau menyambutku Kyubi tapi kenapa kau malah menatapku seperti itu" ucap Koyiya. "Jadi kau mengenalnya Kyubi" tanya Naruto. "Ya...dia adalah temanku saat hidup dulu" jawab Kyubi.

TBC

Huuuaahhh...akhirnya selesai juga ini chapter ini. Maaf sudah menunggu (Kalo ada...hihihi) ya karena saya terkendala dengan alat jadi lama buat ini Fic. Niatnya sih pengen cepet tapi kagak bisa, dan untuk besok-besok mungkin lama juga karen saya musti fokus dengan pelajaran untuk mepersiapkan diri untuk UN. Oke makasih semua yang sudah menungu dan sampai jumpa lagi...jaa nee

Reviews kemarin:

NaYu Namikaze Uzumaki:

1.Maaf kalo terjadi typo pada Nama

2.waktu sakura berumur 15 tahun naruto berumur 14 karena sakura lebih tua dari naruto

3.itu untuk kenapa nama kyubi di ubah dan nama hakubi tidak diubah karena saya ingin sedikit mepet dengan cerita aslinya

Oke... itu balesan reviews kemarin maaf untuk yang lanin kagak dicantumin