• Daddy and His Beloved Triplets [ Special Chapter II - part 2 ] •
[ series ; bahasa ; b x b ; bts ; namjoon ft. jimin, taehyung, jungkook ; taekook/vkook ; t / r ]
.
.
.
.
.
.
.
#
Sekarang, hari ini, di sini. Di tempat ini.
Ceritanya Geng Hamba Allah yang lagi pada istirahat abis maen basket. Pendinginan. Minum aer. Meres keringet di baju.
Trus duduk di pojokan. Ngegosip. Yang digosipin macem-macem. Kepsek pas di musola solat pake sarungnya bawahan mukena pink. Beloved Miss Hani Marhani ketangkep boncengan motor hadep belakang. Sepupu Sungjae di-bully gegara ngelamar jadi polisi keterimanya jadi polwan. Becanda aja. Sambil ketawa-ketiwi.
Rame. Kecuali si Taehyung yang lagi ngelamun.
Lagi bingung. Bingung kenapa hidupnya selalu bikin bingung.
Ga si, bingung soal seputeran adeknya aja. Always. Tanpa kenal lelah.
Taehyung jadi pengen ngomongin. Pengen curhat ke browan-browannya ini soal dedeknya. Cape juga rasanya mendem-mendem. Berasa nahanin boker.
Doi pengen katakana jujur ke browan-browan senasib seperjuangannya.
Soal perasaan dia yang sebenernya ke dedeknya. Apa yang mestinya dia lakuin dengan dirinya yang naro rasa yang asing, entah bagaimana aneh, namun begitu dahsyat, begitu hebatnya, begitu spektakuler, sehingga membuat rasi bintang Skorpion di galaksi Bima Sakti membentuk simbol cinta sejati yang abadi, yang takkan pernah lekang oleh waktu terhadap dedek kecilnya yang cantik jelita ayu nan rupawan, Kim Jungkook, umur 16 tahun lahir pada tanggal 1 September 1997 di Cilegon, sekarang kelas 2C SMA Pelita Harapan, yang telah menjelma menjadi satu sosok ulala cetar membahana harum mewangi sepanjang hari jika ditelaah menurut teori cinta alakazam Dr. Ir. H. Dedi Korbuset Singodimedjo HarimodiJendelo KampuangnanJauhdimato, S.D., S.M.P, S.M.K, PizzaHutDelivery di bulan kabisat pada tanggal 29 Februari 2016 yang diperkirakan akan datang suatu keajaiban yang sangat-sangat ajaib sehingga membuat seluruh masyarakat Indonesia merasa ajaib dengan keajaiban yang ajaib tersebut.
Cape 'kan. Panjang lebar kali bagi emang. Makanya.
Gimana ya kirakira ngomonginnya ke mereka.
.
.
.
.
.
Taehyung masih mikir keras. Masih loading result "gimana cara curhat terbaik buat curhat soal dedenya ke Hamba Allah-ers" di 'Taehyung-Search' punya otaknya.
- Taehyung WiFi -
Connecting to server...
(0.0001 Kbps.)
.
.
.
.
.
(0,000000000000,1 Kbps.)
.
.
.
.
.
(-0.0000000000000,00,0,0,0,,,-1 Kbps.)
.
.
.
.
.
Connected.
(999999999 Mbps.)
Search result for "gimana cara curhat terbaik buat curhat soal dedenya ke Hamba Allah-ers":
"Dibicarakan baik-baik saja secara musyawarah mufakat, Insya Allah berkah..." - open link: WeWeWgombal(dod)HartaTiTiPantuhan:/taehyungprimbon(dod)com/2025/1/cara-curhat-terbaik-di-dunia(dod)html?
.
.
.
.
.
Taehyung merasa bangga. Bangga sekali. Terharu luar biasa.
Kim Taehyung memang makhluk paling jenius di dunia, Ya Allah. Alhamdulillah.
Lalu doi sujud sukur di lapangan. Gengnya ikutan nyolatin.
Abis itu dengan khusyu doi curhat tentang isi hati yang terdalam soal isi hatinya yang terdalam tentang curhat soal isi hati yang mendalam tentang isi hati yang terdalam- oke, terus aja ampe Alam mbah dukun upgrade poni pinggir.
.
.
.
.
.
.
.
#
(Taehyung & Sungjae di sekolah)
Sungjae: "Sampis si Changjo. Dikata nungguin gua nyetor. Eh dikadalin gua."
Taehyung: "Cengeng lu. Ke toilet minta temenin."
Sungjae: "Nih, kaca." (ngasi upil)
Taehyung: (senyum ganteng) "Gentleman ga mungkin cengeng, bro."
Sungjae: (nyipitin mata)
Taehyung: "Apelu?"
Sungjae: "HEA!" (lemparin tikus maenan dari dalem kantong celana)
Taehyung: "HUWASTAPIRULOHALHAJIMNAUJUBILAHIMINSAIPULJAMIL! REPOBLEK ENDONESAAAHHHH,,,, TOLONGEN GUAH REPOBLEK ENDONESAH,,,,, SELAMETIN IDUP GUAHHH"
Si Sungjae yang dah ngibrit cuman ngakak gede sambil ngerekamin peristiwa sakral Taehyung kesetanan.
Trus di-upload di snapchat.
Captionnya: 'cowok ganteng (emot love)'.
.
.
.
.
.
.
.
Taehyung: "Sate ayam 20 tusuk ya Pak. Pake lontong."
Taehyung: "Sama tongseng kambingnya 1."
Taehyung: "Minumnya es jeruk sama aer putih dua."
Taehyung: "Bayarnya minta ama dia ya, Pak." (nunjuk)
Taehyung: "Sampe seminggu kedepan."
Sibapak tukang sate: "Iya, Mas."
Sibapak tukang sate: "Tapi, Mas..."
Taehyung: "Apa, Pak?"
Sibapak tukang sate: "Gimana bayarnya kalo orangnya diiket kebalik di pohon gitu...?"
Taehyung: (lirik males ke arah Sungjae yang udah naas)
Taehyung: "Tenang aja, Pak. Sikat aja dompetnya di kantong."
.
.
.
.
.
.
.
Sungjae: (nangis bombay) "Jahat lu, Pik. Morotin simpenan gua COC-an di warnet bulan depan."
Taehyung: (sibuk lepasin iketan Sungjae) "Sapa suruh lu jejelin gua makhluk terkutuk."
Taehyung: (Sendawa panjang depan idung Sungjae)
Sungjae: (reflek nutup mulut) "TAIY LU, PIK."
.
.
.
.
.
Tapi abis itu Sungjae-nya digendong di punggung ampe depan warung sate tadi.
Kesian doi belom makan.
.
.
.
.
.
Sungjae: "Btw, Pik." (sambil ngunyah tusuk sate terakir)
Sungjae: "Sori banget ni, soriiii banget sebelumnya."
Taehyung: "Nape lu."
Sungjae: "Jangan kaget ye, Pik." (nelen tusuk sate terakir) (abis)
Sungjae: "Jangan sedih." (minum aer)
Sungjae: "Plis."
Taehyung: (mulai ngerasa hawa-hawa gaenak berhembus) "Nape."
Sungjae: "Janji dulu ama gua. (lap mulut) Jangan kaget."
Taehyung: "Ck, iye. Iye."
Sungjae: "Jangan sedih."
Taehyung: "Iye, monyong. Cepetan, apaan."
Sungjae: (hela napas ala pinces Syahrini)
Sungjae: (natep sohibnya dalem-dalem)
Sungjae: "Lu tau ga sih rumor-rumornya ade lu mo ditembak?"
.
.
.
.
.
.
.
# to be continued
.
.
.
.
.
.
.
# tapi boong.
kita flashback dulu nih. jelasin kebenaran sosok siapa yang digosipin mo 'nembak' si Kookie.
iya, beneran ada orangnya. bukan sekadar gosip.
dan bukan si ganteng (tapi ketauan) playboy tingkat dewa Myungsoo. itumah so yesterday. ada lagi, ofkors. gila ya. gitu sih kalo cakep emang. kesel ya. sama sih.
yaudah, langsung aja.
.
.
.
.
.
.
.
# flashback
Oke.
Minggu tenang sudah berlalu.
Minggu dimana masa-masa konspirasi antara 'bawang merah' princess Krystal dan 'bawang putih' Jungkook yang sebenernya ga konspirasi sama sekali, cuman gayanya aja sok pengen nyebut 'konspirasi'.
Dan.
Dengan berakhirnya minggu tenang tersebut.
Minggu yang tidak tenang dengan tidak dikhawatirkan akan datang kembali.
Akan datang kembali di sisi kiri kursi lapangan basket SMA Pelita Harapan Cilegon. Di area kelima gadis cantik yang sedang menikmati es krim Woles yang baru, es krim sandwich gambar komik lucu yang (katanya) enak dan bikin author-nya sendiri galau karena belum kesampean nyicip.
Dan satu sosok gemay inisial 'JK' yang menikmati es krim Magnyum almond favoritnya dengan khusyu.
Kali ini author-nya beneran galau ngidam es krim.
Dan kenapa jadi ngomongin author-author-an. Siapa sih si 'author' nih, gatel banget pengen ngeksis.
.
.
.
.
.
(Geng d'tjantique di bawah pancaran sinar matahari siang menjelang sore - Naskah Drama Ver.)
Jungkook: "'Ganteng' banget ya. Panas-panas gini makan es."
Halla, Yein, Sujeong, Joy, Hayoung: "Asli."
Sujeong: "Apalagi kalo beneran ada cowo ganteng."
Sujeong: "Mampir kesini gitu."
Hayoung, Yein, Halla: "Asli."
Jungkook: "Cowo gantengnya si Chanyeol, gitu ya."
Yein: "Kedemenan lu ya."
Halla: "Chanyeol EXO gitu ya."
Jungkook: "Asli."
Hayoung: "Tak ada Chanyeol EXO, Chanyeol SMA Pelita Harapan tercinta pun jadi."
Hayoung: "Ye ga."
Jungkook: "Erte."
.
.
.
.
.
Sebenernya yang si Chanyeol SMA Pelita Harapan tu juga lagi maenan basket si dari jauh.
Si kapten klub basket idola wici-wici. Dan woco-woco.
Si ganteng.
Si ganteng yang ganteng banget.
Di mata keenam- eh, kelima gadis. Dan satu gemay.
Hhh.
Makan es krim sambil liatin cowo ganteng maenan basket tu rasanya.
Adem banget dunia.
Setuju ga.
.
.
.
.
.
Kemudian.
Kehebohan yang menggantikan ketenangan itu pun benar-benar tiba.
Entah kenapa dari jauh.
Ada cowok yang ketangkep curi-curi pandang ke arah kelima gadis dan satu gemay ini.
Cowok ganteng. Sebut saja 'Arjuna'.
Nah si Arjuna ini ada di antara kerumunan yang lagi maenan basket tu.
Udah pada heboh 'kan tu enam kencur gemay.
Trus yang bikin heboh lagi.
Si Arjuna ngasih senyum ke mereka.
Udah nahan histeris aja pada. Mo sok cool sulit. Adanya sih ayan.
Dan tu kerumunan maenan basket kek ketawa-ketawa 'ada maksud' gitu liatin si Arjuna.
Kek dorong-dorongin si Arjuna, trus ngomong-ngomong apa gitu sambil mukanya nunjuk-nunjuk ke arah enam kencur gemay kek cacing kepanasan gara-gara ke-GR-an.
Terus.
Si Arjuna beneran jalan.
Dengan gaya gantengnya.
Yoi, jalan ke arah enam kencur.
Okesip, serempak pasang pose Marylin Monroe syariah lah mereka. Rapihin rambut. Kencengin tali beha. Duduk sopan. Pasang senyum sambil nunduk.
Udah deg-degan ni jantung pada.
Karena udah nggak diragukan lagi.
That pair of Air Jordan merah udah di depan mata.
Si Arjuna udah beneran bediri depan mereka.
Dengan pose gantengnya.
Perlahan-lahan, mereka mendongak berjamaah.
Serasa dapet siraman cahaya surga semua mukanya.
Subhanallah.
.
.
.
.
.
Arjuna: "Hei."
Yang di-hei-in entah siapa, yang bales dadah-dadah sambil jawab "hei" enem-enemnya.
Si Arjuna ketawa ganteng aja.
Sayang banget.
Cuman satu yang di hei-in.
Dan dia adalah.
Of course.
.
.
.
.
.
Arjuna: "Kamu Jungkook 2C, 'kan?"
Of course si gemay paling 'menggadis.'
Oke. Kali ini si gemay rasa gaenak sama kelima temen cantiknya yang udah noleh ke dia sambil serempak masang tampang lesu.
Arjuna: "Adenya Kim Taehyung 2B?"
Jungkook: (sempet mikir kenapa harus eksis atas nama kakaknya) "I... iya. Kenapa...?"
Arjuna: (ketawa santai ganteng) (tersipu ganteng)
Arjuna: "Sabtu besok ada waktu, nggak?"
.
.
.
.
.
Ada bunyi gemuruh gede.
Serem.
Bunyinya gini:
"TELEN BAYGON SEKARANG GA, KOOK?! TELEN GA?! SEBELUM GUA YANG NELEN?!"
Untungnya gemuruh gituan cuman Jungkook yang bisa denger.
Gemuruhnya berasal dari nurani kelima temen cantiknya.
Yang cuman bisa masang senyum ga iklas pas si Arjuna nawarin dia nonton bedua.
Cuman dia.
Yaiyalah, namanya bedua.
Sulit mo ngucap mana yang paling bener. Antara Alhamdulillah ato Lahawla kuwwata.
.
.
.
.
.
Pesan cerita: Jangan nangis belum dikasitau si Arjuna (yang kabar-kabarnya mo 'nembak' Kookie) siapa. Silakan kembali melanjutkan bacaan dengan tenang ke bawah. Siapa tau dapet bocoran.
.
.
.
.
.
.
.
# to be continued
.
.
.
.
.
.
.
# ea tapi boong, end of flashback kok. lets go balik ke obrolannya Taehyung-Sungjae.
.
.
.
.
.
.
.
#
Trus.
Denger dede kinyisnya mo di-'tembak' gitu.
Coba, gimana reaksi si Kakak.
.
.
.
.
.
Gini aja kok. Gapake segala bencana alam kiamat-kiamatan kek yang sudah-sudah.
Taehyung: "...HAH. SIAPA YANG MO BUNUH ADE GUA? SIAPA?!" (ngayuhin piso ke Sungjae)
Sungjae: (kaget) "BUSET. Bukan ditembak yang begono, dodol. Ditembak, itu, 'ditembak.'"
Taehyung: "HAH?!" (masih ganyantai)
Sungjae: (kzl) (lemparin piso maenan) "DITEMBAK, MEMBLE. KATAKAN CINTA, CINTA." (gaya Cupid nembak manah) (tapi gagal)
Taehyung: "...oh. 'Ditembak'." (nyantai lagi) (ikut meragain Cupid nembah panah) (setengah hati) (jadi males)
Taehyung: "Emang ada yang mo nembak ade gua?"
Sungjae: "Masih nanya lagi lu?"
Taehyung: "Ya serius si gua nanya."
Sungjae: "Kesian si lu. Ade lu cakep-cakep sia-sia lah dilestariin di kandang gitu aje."
Taehyung: "Bagusan dilestariin di tangan penembak maksud lu?"
Sungjae: "Nah, pinter."
Taehyung: "Muka elu si we punahin."
Sungjae ngakak bae.
.
.
.
.
.
.
.
Taehyung: "Seriusan betewe ada yang mo nembak ade gua?"
Sungjae: "Kapan njir gua boong ama elu."
Taehyung: "Tunggu. Si 'Myungsoo' 'Myungsoo' itu bukan?"
Sungjae: "Bukan. Itu udah lewat. Ada lagi yang laen."
Taehyung: "Hah." (nganga)
(hati Taehyung: 'udah lewat'.
Berarti udah telat gua baru tau dede gua (akhirnya) udah (pernah) disabet orang.
Berarti gua gatau kalo Kookie yang kemaren pergi tu kemungkinan besar-
ck, ah, udahlah. Basi.)
Taehyung: "Oke, siapa lagi sekarang."
Sungjae: "Gua denger-denger si anak band. Itu dah kalo ga salah, (jentik jari) anak EX-9. Iya, iya, doi anak EX-9."
Taehyung: "Oo... EX-9..."
Sungjae: "Yoi. Katenye ye. Gua denger-denger."
Taehyung: "EX-9 kek KW-an EXO EXO gitu e?" (gayain DJ ga jelas)
Sungjae: "(ngakak swing-in pundak Taehyung) Goblok."
Taehyung: "Pengen tau gua yang mana orangnya." (gaya sengak)
Sungjae: "Wess. Kakak gahar."
Taehyung: (geleng-geleng) "Sori. Soal ade gua ga bisa santai." (muka sok cool)
Sungjae: "Wess... selaw bro, ada gua."
Taehyung: (ketawa ngeledek) "Yang ada abis duluan ade gua ama lu."
Sungjae: "Anyingg."
.
.
.
.
.
.
.
Begitulah. Akhirnya mereka melaksanakan rencana siaga 1; ngintipin kegiatan EX-9 dari kaca. Fail, emang. Muka doang gaya herkules belom sunat, sok preman. Kejeduk jendela lagi.
Berikut ulasan singkat nan berfaedahnya.
.
.
.
Taehyung: "Bro."
Sungjae: "Oy."
Taehyung: "Ceritanya ini ampe kapan ngintip-ngintip bego selesai?"
Sungjae: (masi sibuk nyongol-nyongolin kepala) "Tar dulu, coy."
Sungjae: "NOH, akirnye target utama kite dateng."
Taehyung: (kaget lebay) "MANE, MANE."
Sunghae: Tuh, tuh, lo liat yang lagi megang mic. Yang tadi baru masuk." (dorong leher Taehyung)
Taehyung: "Mana, mana."
(Taehyung ikutan nyelonjorin kepala) (menyaksikan sosok 'musuh' di masa depan) (sempet ketonjok dinding bentar) (lagi)
.
.
.
.
.
.
.
Taehyung: "Parah." (sambil elus kening)
Sungjae: "Parah 'kan tampangnye. Kalah lu."
Taehyung: "Parah. Mesti gua datengin tu kepret."
Sungjae: "Beuh, serius lu?"
Taehyung: "Kapan gua ga serius?"
Sungjae: "Wess. Kemon bro, gua kawal."
Sambil ala-ala James Bond rapihin dasi narik pelatuk pistol, Taehyung dan Sungjae siap labrak pintu ruang band.
.
.
.
.
.
Pas di depan pintu udah ada yang ngebuka, langsung kompak pura-pura gatau balik badan gerak jalan.
.
.
.
.
.
Eh tiba-tiba ketangkep basah oleh Sehun. Dia yang buka pintu soalnya.
Sehun: (Mastiin tampang-tampang kriminal yang keknya doi kenal akrab)
Sehun: "Oy Pik, Jae! Ngapain lu bedua?"
Sungjae: (gaya kek baru nyadar ada yang manggil) (nyengir dari jauh) " Oy, Hun!"
Taehyung: (ikutan noleh kek nyadar ada yang manggil) "Oy."
Sehun: (gestur ngajakin orang) "Sini dah lu pada!"
Taehyung ama Sungjae nurut aja. Masih sok cool masuk ke dalem ruang band.
Sehun: "Kenalin dulu neh... temen wa..."
Sehun langsung nunjuk ke arah 'musuh masa depan'-nya Taehyung. Sehun emang dah lama temenan ma anak-anak gewl Pelita Harapan eneh, tapi sitolol Taehyung baru nyerna kalo emang beneran tu bedua rada sohib. Kuper begitu emang.
(hati Taehyung sambil melongo liatin: Oh. Ini. Si bahlul.)
Walo kesimpen dalem hati, Taehyung cuman bisa kesel liat si doi dari deket.
Antara kesel jeles bayangin doi ama dede kesayangannya.
Dan kesel jeles ama tampangnya.
Makin kesel jeles ama tampangnya pas doi kasih Taehyung senyum ganteng.
Nambah kesel pas doi nyebutin namanya.
Kek yang sering banget didengungin sama dedenya di rumah. Kalo doi lagi nonton EXO.
"Chanyeol."
Yoi. Si Arjuna yang ngajakin Kookie gemaynya nonton. Tepuk tangan dulu, semua.
.
.
.
.
.
Taehyung: "Taehyung." (dalem hati 'nyess')
Sungjae udah pengen ngakak liat sohibnya masang komuk ramah maksa.
Sehun: (mencibir) "Empik, Empik. Ga usah sok sok nge-Taehyung lu."
Taehyung: (ketawa ga enak) (dalem hati pengen nabok Sehun) "Sabi lah mo panggil gua Taehyung, apa Empik."
Chanyeol: (ketawa) "Oke, oke."
Chanyeol: (narik kursi plastik dua biji) "Duduk bro, duduk. Jangan sungkan-sungkan."
Taehyung: (ketawa sungkan) "Oh, oke, bro." (duduk sungkan)
Kedengeran jelas di kuping Taehyung cekikik Sungjae yang ngeselin. Dari tadi banget tu sebiji kutu beras minta dijitak.
.
.
.
.
.
.
.
#
('Hamba Allah' LINE Group Chat, malemnya)
Sungjae
Kampret si Taehyung
Ngintipin sohibnya si Sehun, Chanyeol anak band
Yang katanya nargetin adenya si Kuki
Kuki Kuki melati
Belakang sih parah parah
Kepret kepret
Pas ketemu muka be like: iya ampun Kak maap-gua remah tai kuda, lu bongkahan emas museum Balaputeradewa
Changjo
Shit
Kwangmin
Goblok, gua lagi sakit gigi
Changjo
Lu mendadak homo ya Pik
Youngmin
"Bigot kamu! Bawa2 homo!"
Pik plis seganteng apa doi di mata lu :(
Sehun
Fak pecah
Sori bro, jangan slek ye ma temen wa
Jongup
Sampahhh
Taehyung
Brengsek si Sungjae
Sampahan mana ama gaya mo ngenalin ke gua
Abis itu ngintip-ngintip kampung dari jendela
Bisa lu jelasin
Gua chill kok Hun ke sohib lu :)
Jongup
Lu bedua si anying
Si Chanyeol fix ma ade lu, Pik?
Sungjae
Gua denger-denger si lagi persiapan kawin lari, Jong :)
Cus konfirm, Hun. Bener ga
Taehyung
Langkahin mayat gua, gua bilang
Stop tai Jae
Sungjae
Gua bukan Tai
Tapi Bukan Tai Biasa
Youngmin
Anyink BeTeBeh
Changjo
Dan yang terbaik… selamanya bersama…
Akan kubagikan, bintangku demi cin…tamu…
Jongup
Anjing apal lirik
Sehun
Hahaha ngerti gua prasaan lu, Pik
Sori banget soal sohip gua
Taehyung
Woles, Hun. Gua ga mangsa orang
Asal doi ga mangsa ade gua :)
Sungjae
'Asal doi ga mangsa ade gua :)'
HAHAY!
Kwangmin
Dede lu makmur lah Pik ma sekelas Chanyeol
Pergaulan luas
Youngmin
Yoi, Pik. Ditraktir green sands tiap minggu
Kwangmin
Green Sands :)
Sungjae
Green Sands :)
Taehyung
Pots kesgnerb, knijn
Cara bacanya dibalik aja ya kak
Jongup
I hev e pen
I hev en epel
Cara bacanya pake cengkok ya kak
Kwangmin
^ a.k.a Dangdut PPAP
Sungjae
Yat
*emoji tai*
Youngmin
*emoji tai*
Changjo
Tytyt
Kwangmin
Tytyt
Sehun
Berhenti untuk menyampah semuanya
Tytyt
Taehyung
Tugas woy tugas
Sungjae
Apa itu tugas?
Youngmin
Tugas (n.) semacam pemanggil setan-setan gatal yang demen bikin jomblo kesurupan keinget mantan.
Jongup
Eaaa mantan
Kwangmin
That mantan joke #soyesterday
Sehun
UTS woy UTS
Youngmin
Hufty :(
Changjo
HA999999x
Jongup
Tawa2 lu, mikir
Youngmin
Ini untuk dipikirkan, bukan untuk ditertawakan
Sungjae
nulis post it depan meja blajar: hufty Chanyeol :( sampah masarakat :( Fook Yew
#Taehyung2016belike #KegiatankuHariIni #FookYew2016FoodChallenge #NantikanFookYewDiKotamu
(note: Fook Yew = nama tempat makan masakan chinese di GI)
Changjo
HAHAHAFOOK! #ketawasambilmikir
Sehun
HAHAHAFOOK! #ketawasambilmikir
Kwangmin
HAHAHAFOOK! #ketawasambilmikir
Youngmin
HAHAHAFOOK! #ketawasambilmikir
Sungjae
HAHAHAFOOK! #ketawasambilmikir
Jongup
HAHAHAFOOK! #ketawasambilmikir
Taehyung
Hiks grup sampah :( Fook Yew All :(
Sungjae
*stiker Cony Brown pelukan*
we love you, Pik
Jongup
*stiker Cony Brown pelukan*
we love you, Pik
Sehun
*stiker Cony Brown pelukan*
we love you, Pik
Changjo
*stiker Cony Brown pelukan*
i xxx you, Pik
Taehyung
Ku juga xxx kamu
Changjo
*stiker Aliando besuara yang "ah kamu~"*
Taehyung
*stiker Syahrini goyang lingker*
Sehun
Bobo aaah
Youngmin
Bobo aaah
Sungjae
Bobo aaah
Nite, Pik
Mimpi indah with Kang Chanyeol
Taehyung
Nite, Jae
Nite all
Mimpi indah with beloved Hani tercinta
.
.
.
.
.
.
.
#
(Kelasnya Jimin, lagi pelajaran bahasa Jepang - Naskah Drama Ver.)
Sensei: "Oke. Sekarang kita bahas angka-angka dalem bahasa Jepang. Buka halaman 20."
Murid semua: (pada bukain halaman 20) (ada yang masih rogoh tas) (ada yang pura-pura gatau liatin punya temen sebelah, gabawa buku)
Sensei: "Ayo, coba baca sama-sama yang bagian atas. Satu apa, satu."
Murid-murid: "Ichiii."
Sensei: "Ichi. Bukan 'Ichiiii...'. Tidak pakai dengung."
Murid-murid: "Ichi."
Sensei: "Ya. Dua?"
Murid-murid: (tetep latah) "Niiii."
Sensei: "Ni, ya, bukan 'Niiiii...'. Gak pake dipanjang-panjangin begitu. Ulang lagi. Dua?"
Murid-murid: "Ni."
Sensei: "Hm. Tiga?"
Murid-murid: "San."
Sensei: "Sang ya, pake 'ng'. bukan 'san'."
Murid-murid: "Sang."
Sensei: "Hm. Sang, ya. Sang-kar burung. Bukan san-tet."
Murid semua: "Ya, Senseii."
Sensei: "Hm. Inget aja kode cara bacanya: burung yang disantet, jadi: Sang."
Murid semua: (hening) (usaha keras pahamin logikanya si sensei)
Sensei: "Entah burung siapa yang disantet, ya."
Murid semua (yang cowok): (kompak nutupin resleting) (bedoa bukan punyanya yang disantet)
.
.
.
.
.
.
.
#
(Rumah Keluarga Cemara - Naskah Drama Ver.)
Hari ini hari Sabtu. Sabtu siang menjelang sore.
Hari Sabtu yang kek hari Sabtu biasa.
Papah Joon dan Mamah Jin lagi kondangan.
Jimin lagi nge-date sama wowok gantengnya, Kak Yoongi.
Cuman ada Taehyung sama Jungkook di rumah. Ga ngapa-ngapain. Boboan aja di kamar. Maen hape. Nonton tipi. Baca komik. Belom mandi. Mager.
Ga ada yang tumben.
.
.
.
.
.
Tunggu.
Ada deng yang tumben.
Walopun Taehyung emang belom mandi.
Dedenya tadi udah mandi pagi.
Sekarang doi lagi ngelenong. Biasa, dandan.
Abis itu berantakin kamar. Ceritanya bingung milih baju. Sama outfit tambahan yang cocok. Ngaca sana-sini. Baju ga jauh beda model padahal. Merah semua lagi.
Ujung-ujung pake kaos merah sama jaket item kesayangan.
Trus pake beanie.
Gaya standarnya.
Abis itu langsung caw ambil tas, hape, charger, lalala.
Sebelumnya ga lupa balesin chat di grup geng d'tjantique yang udah bejibun 'INGET-INGET GUE KALO LU DICIPOK KAKA KETUA BASKET' deesbe deeste.
Trus dibales 'AAMIIN' gede sambil ketawa sama doi.
Abis itu bhay, ga diberesin lagi kamarnya.
.
.
.
.
.
Taehyung yang dari tadi mo nanyain tapi mager, karena udah penasaran, ditanyain juga.
Taehyung: "Mau kemana?"
Jungkook: "Pergi."
Taehyung: "Sama?"
Jungkook: "Chanyeol."
.
.
.
.
.
Taehyung sebenernya tadi udah mo meledak, tapi gajadi. Tetiba urat emosinya mager mo meledak. Serba mager emang idupnya.
Ngga si, tepatnya doi berusaha stay cool aja. Ngga langsung maen tembak ngelarang dedenya jalan. Manggut-manggut jaim aja.
(dalem hati: Sip banget, Bahlul (ngomongin Chanyeol). Sekali tembak langsung sigep ye lu.)
Taehyung: "Jalan kemana?"
Jungkook: "Ih, kepo banget."
(hati Taehyung: Oh. Oke. gua dibilang kepo.
Sebagai kakak yang baik hati nanyain dedenya darimana hendak kemana sama anak orang, gua dibilang 'k-e-p-o'.
OKE. 'KEPO'. OKE.)
(Yoi, idup lagi urat emosinya si Taehyung.)
Taehyung: "Mau dianter nggak?"
Jungkook: "Nggak usah, nanti dijemput sama dianter balik ama dia kok."
(hati Taehyung: Oh... Nanti dijemput ya. Dianterin balik juga.
Hmm. Gitu.
Oke. Gua ga dibutuhin lagi. Oke. Cukstaw.)
Taehyung: "Jangan sembarangan ya."
Jungkook: "Iya ih, ngaco. Dah!"
(hati Taehyung: Oh. Sekarang ngaco. Abis 'kepo', sekarang gua dibilang 'ngaco'.
Ngaco. 'N-G-A-C-O'.
Dosa apa sih idup gua, hah? DOSA APA?! HAH?!)
Taehyung: "Yaudah, dah. Hati-hati."
Jungkook: "Iya dadahhh~"
Si Taehyung sensitipnya udah kaya Ahok ditinggal Jokowi nyalon presiden. Gitu kalo doi udah jeles.
(nurani Taehyung yang sudah menyerah: Bismillah aja lah. Semoga dede gua ga dimacem-macemin. AAMEEN YA ROBBAL ALAMIN.)
.
.
.
.
.
.
.
#
(Jungkook's date with Chanyeol - Bahasa Cerpen Ver.)
Rencana untuk pergi menonton film berdua dengan gebetan baru telah tersampaikan.
Mood dari rumah yang sudah baik, sekarang jadi makin membaik.
Setidaknya itu yang Jungkook rasakan sekarang.
Er... bukan 'setidaknya'. Atau sebatas mood yang membaik. Karena kalau pergi berdua saja dengan gebetan eksis berwajah tampan rasanya melahirkan kesenangan batin yang WAOW. ULALA.
Ya. WAOW. ULALA. Itulah yang Jungkook rasakan sekarang.
Apalagi ketika berjalan sambil bergandengan tangan.
Dan ya, diantar dengan mobil mewah.
Begitulah. Anak muda.
.
.
.
.
.
(Jungkook nge-update Path-nya)
15.45
Kim Jungkook Watching: Star Wars: The Force Awakens at XXI Plaza Indonesia with Park Chanyeol.
":)"
Hayoung loved you with Chanyeol
Hayoung commented: tjie movie date
Sujeong loved you with Chanyeol
Sujeong commented: tjie saturdate
Joy loved you with Chanyeol
Joy commented: tjie saturdate movie date
Halla loved you with Chanyeol
Halla commented: tjie saturdate movie date
Yein loved you with Chanyeol
Yein commented: tjie saturdate movie date
(hati Jungkook: okesip ku diceng-cengi berjamaah
Jungkook commented: mav yah kencur-kencur kesayangan, inilah takdir Tuhan
Namjoon frowned at you with Chanyeol
Namjoon commented: subhanallove anakku
Namjoon commented: ingatlah dibalik berdua, selalu ada yang ketiga
Jungkook commented: luar biasa papa
Hayoung commented: subhanallove ngakak om :"(
Joy commented: subhanallove ngakak om :"(
Sujeong commented: subhanallove ngakak om :"(
Namjoon commented: subhanallove iya om juga ngakak :"(
Taehyung commented: yang ketiganya siapa om
Namjoon commented: om-om ganteng namanya Kim Namjoon (autotext 'hehe')
Jungkook commented: bicik ah papa alay
Namjoon commented: bicik bicik tetangga
Namjoon left a Jack sticker.
Namjoon left a Jack sticker.
Seokjin: papah tadi mama minta beliin garem mana?
.
.
.
.
.
.
.
(Jungkook-Chanyeol udah dalem bioskop)
Ceritanya dua sejoli ini udah duduk di barisan rada belakang, F. Milihnya kursi yang di tengah-tengah. Tadinya Jungkook mo ngajakin di A atau B gitu, dan tempatnya pinggiran, cuman si Chanyeol ga begitu demen. Takut gaenak nontonnya. Gagal deh maksud Jungkook mo romantisan ala ala.
Gapapa. Selagi nungguin iklan kenyang, masih bisa romantisan dengan sekotak popcorn asin medium. Ketawa-ketiwi. Nganuin bekas garem nyangkut di pipi.
Dunia milik berdua, yang laen nelen jigong di gigi.
Jorok.
.
.
.
.
.
.
.
(Veer dan Ichcha 'Uttaran' abis nonton) (Veer: Chanyeol, Ichcha: Jungkook)
Veer: "Bagaimanakah, adinda Ichcha? Apakah filmnya tadi memuaskan?"
Ichcha: (senyum merobek kantung) "Memuaskan sekali. Sangat menyenangkan hati. Terimakasih, kakanda Veer."
Veer: (senyum merobek jantung) "Sama-sama, dinda. Kakanda pun ikut senang hati mendengarnya."
Veer: "Hendak kemana lagi kah kita setelah ini, dinda?"
Ichcha: (senyum Zulaikha) "Kuserahkan hal itu padamu, kakanda Veer."
Veer: "Apakah adinda Ichcha tak berminat kemana-mana lagi?"
Ichcha: "Tentu saja adinda ingin. Jika hanya mentonton saja, tentu rasanya kurang lengkap. Bukankah begitu?"
Veer: (senyum Nabi Yusuf) "Betul."
Veer: "Baiklah kalau begitu. Sebaiknya darimana hendak kemana kah kita?"
Ichcha: "Apakah kakanda memiliki saran kita sebaiknya darimana hendak kemana?"
Veer: "Kakanda hanya mengikuti saran dari adinda Ichcha saja jika hendak kemana-mana."
Ichcha: "Oh... baiklah kalau begitu."
('Ichcha' mikir bentar)
Ichcha: "Apakah kakanda Veer berkenan menemani adinda ke toko aksesoris?"
Veer: "Tentu saja, dinda. Mari kita kesana."
Ichcha: "Terimakasih, kakanda."
Veer: "Tidak perlu berterimakasih, dinda. Sudah semestinya."
Ichcha: (tersipu jengkol)
Veer: "Oh ya... dinda."
Ichcha: "Apa, kakanda?"
Veer: "Apakah adinda berkenan jika kita berjalan seraya berpegangan tangan?"
Ichcha: (senyum Zulaikha) "Tentu saja, kakanda. Usahlah dirimu meminta izin jika hendak berpegangan tangan saja."
Veer: (senyum Nabi Yusuf) (megang tangan Ichcha)
Lalu 'Veer' dan 'Ichcha' menikmati acara jalan berduanya dengan bahagia. Susah payah 'Ichcha' menahan gejolak kebahagiaan yang telah membuncah, hendak terpecah belah di dalam dada.
(hati Ichcha: Selamanya aja kek gini, Ya Allah.)
.
.
.
.
.
.
.
#
Sementara dedenya enak-enakan jalan mesra sama cowo ganteng.
Si kakak Taehyung yang masih jaga rumah udah yang ketar-ketir dalem hati ngecek hape nungguin kabar. Dari Zuhur sampe Magrib. Bolak-balik ruang tamu-dapur. Kadang ke wese. Kadang ke atas atep. Bentar-bentar narik napas. Garuk rambut. Garuk punggung. Iya, masih belom mandi.
Cemas maksimal.
Udah cukup kedongkolannya pas dedenya tadi nge-Path. Rupa-rupanya sama si Bahlul diajakin ke PI. Oke, kelayapan gaul. Ampe malem. Oke. Cukstaw.
"Hhh..."
"Mana sih si Kookie." (cek hape lagi) "Udah segala di SMS BBM LINE Watsap ga ada yang dibales."
"Ditelpon juga ga nyambung, tsk."
(note: Taehyung gatau kalo hape Jungkook di-airplane mode-in, biar ga ada yang ganggu)
"Si Bahlul ini nih. Keenakan ngembat ade gua."
(muter-muter lagi depan tipi)
"Hhh... kemana aja sih tu bocah, woy."
"Ga kepikiran apa ya kakanya kesepian di rumah."
(hela napas lagi) (liat langit-langit) (gaya cowo korea galau)
(trus berkicau sendiri)
"Mestinya tadi gua larang aja ya."
"Tapi ntar merajuk lagi."
"Ga enak juga sih kenapa harus dilarang. Doi udah gede lagian."
"Ah, tetep aja."
"Bego siah tiap ade dikecengin cowo, telat mulu gua taunya."
(hela napas lagi) (hempasin badan ke sofa)
Huft.
Taehyung udah pasrah.
Kalo udah kek gini tuh, doi jadi keinget omongan bapaknya dulu pas masih kecil.
.
.
.
.
.
.
.
"Tae."
"Ya, Pah."
"Nanti kalau sudah besar, Tae jadi superman buat Chim sama Kookie yah?"
"Hm..."
"Hm?"
"Kenapa Tae, Pa?"
Ayahnya tersenyum sambil mengelus rambut anaknya.
.
.
.
.
.
.
.
"Tae memang bukan anak pertama, tapi Tae jauh lebih dewasa daripada Chim." "Jadi Papa minta tolongnya sama Tae."
Taehyung diam. Menantikan omongan ayahnya selanjutnya.
"Jaga kakak dan adik kecilmu itu ya."
"Hm." "Jaga ya."
"Iya.
"Jaga kayak superman jaga orang-orang dari kejahatan ya, Pa?"
"Iya. Begitu." "Kan Tae Superman."
"Hmm." "Oke. Tae bakal jaga Chim sama Kookie."
"Bagus. Gitu anak Papa."
"Tapi jangan anggap itu sekadar bentuk tanggung jawab, ya."
"Maksudnya, Pa?"
"Maksudnya," "Lakukanlah itu karena bukan sekadar tanggung jawab, tapi karena memang Tae menyayangi mereka berdua."
Taehyung berusaha mencerna omongan ayahnya. Beberapa saat kemudian mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti. Sang ayah tersenyum seraya mengacungkan jari kelingkingnya.
"Oke, superman?"
"Siap, bos superman."
.
.
.
.
.
.
.
Gitu deh.
Sekarang supermen cuman bisa bedoa aja kek tadi.
Semoga adenya tercinta ga dimacem-macemin ma anak orang.
Moga anak orangnya juga tau diri buat sesegera mungkin nganterin adenya balik ke rumah sebelom Isya.
Aamiin.
.
.
.
.
.
Huft.
Susah emang jadi supermen.
.
.
.
.
.
.
.
#
(Hamba Allah LINE Group Chat)
Sungjae
- Sungjae Live Report -
BREAKING NEWS:
CHANYEOL MADE HIS MOVE
TO KIM TAE-CHAN'S LIL SWEETIE BRO
#PRAYFOREMPIK2015
Jalan di PI bray
Satnite movie date
Bentar lagi ngantongin Chanel
Bullgaree
Selvetouwre Ferrageyymow
(note: Sungjae tau soalnya Taehyung nyuruh doi ke rumahnya buat ngomongin ini, sekalian nge-COC) (langsung lah si bocor heboh di grup chat gini)
Kwangmin
W-O-W
M3w4H
Youngmin
M3w4H
Sehun
Bentar lagi ngantongin baby
Changjo
Pulang pulang betiga
Jongup
Fak pulang2 betiga
Taehyung
Shut up, Jae
Tengs Hun, Jo *sticker jari tengah*
Kwangmin
Tvrvt berdvka, Pik
Jongup
Tvrvt berdvka, Pik
Sungjae
Guys :( kasih sobat kita semangat dong :(
Changjo
Sabar, Pik
Idup emang sampah
Sampah brilian
Sehun
Si gercep sabi uga
Kwangmin
W o W the brilliant trash
Youngmin
Ngakak bae
(Sungjae nulis di LINE Taehyung)
Disini ga ada yang mau kasih gua semangat?
Kata2 mutiara gitu?
No matter what happens, you'll stand beside me? Youre the winner dari saat jutaan sperma kalah dari lo si ugly little kexebong yang luar biasa?
Plis gua butuh, apapun itu, dukungan, semangat, all that jazz, guys :(
I'm broken rn :(
Taehyung
Sip pecah Jae, so stop hack LINE gua
Changjo
(stiker Moon monyong)
Sehun
Baru dipedekatein, Pik
Tetep awasin ae
Kwangmin
Kasi gua ae kalo ngga
Taehyung
Sunatan sana lu
Youngmin
HAHAHAH SI MPI'
Changjo
KWANGMIN SUNATAN DULU SANA!
Kwangmin
Diam kau wahai pantat
Trus gimana dede lu Pik
Kesengsem dah ma si bocah
Taehyung
Jelas
Sekarang udah Isya dan belum ada kabar :) Good boy
Sungjae
Yuhuu
The very first luxury date
Taehyung
Thug first date
Jujur cemas si gua
Haha
Sungjae
: ''(
Sabar Mpi'ku sayang
Jongup
Tenang Pik, kita liatin dulu perkembangannya gimane asegh
Youngmin
Yoi Pik, baru pedekate pedekate tai kan
Sungjae
Pedekate pedekate tay
Taehyung
Lu semua plis back up gua
Awasin ade gua
Yeh
Terimakasih teman-temanku yang baik
Sori Hun, sohib lu sohib gua, tapi ade gua lebi penting :(
Sungjae
Siap mabro
Youngmin
Siap mabroo
Sehun
Hahahah tenang bro, i got your back
Kwangmin
Hamba Allah Squad for you, Pik
Changjo
RT Kwangmin: Hamba Allah Squad for you, Pik
Changjo
But you owe me Nasi Goreng Gila Gondong Menteng ye
'Gondrong', ok
Youngmin
Gondong tu yang suka nyempil di pohon pisang kan
Kwangmin
Itu bulu idung lu kali, Kak
Taehyung
Apapun lah
Yang penting ade gua aman
U guys know lah
He's my everything hahah
.
.
.
.
.
.
.
Abis ngetik 'Hamba Allah rocks', Taehyung nge-lock hapenya. Ngabain Sungjae yang uda cekikikan masi sibuk balesin chat.
Dengan perasaan campur aduk.
Ga bisa sih.
Taehyung ga bisa diem aja kalo udah kek gini.
Mesti ada mobilisasi khusus. Dari dia. Serta geng Hamba Allah yang dirahmati Allah swt., Nabi Muhammad saw. beserta junjungannya, kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat di muka bumi.
Buat ngawasin adeknya.
Mulai besok dan seterusnya.
Iya ya. Kenapa baru kepikiran.
.
.
.
.
.
.
.
Disitu Taehyung pengen bilang. Kali ini beneran pengen disampein ke orangnya.
Ke Mamah Dedeh:
Mah,
boleh ga sama adek kandung sendiri begini?
.
.
.
.
.
.
.
#
Perjalanan cinta Jungkook dan Chanyeol berjalan mulus.
Siapa yang bilang? Jungkook.
Kencan pertamanya juga alhamdulillah berakhir dengan indah.
Ngarepnya si bakal ada kencan kedua. Dan seterusnya.
Siapa yang ngarep? Jungkook.
Iya, Jungkook. Bukan Taehyung. Masih nanya.
Taehyung si bilangnya perjalanan cinta dedek bungsunya sama si bahlul itu pait.
Kencan pertamanya juga naujubilahiminjalik bikin dosa.
Dosa soalnya udah bikin dia ngutuk anak orang. YOU (sensor) (sensor) FUKKIN (sensor) DISGRACE (sensor) (sensor) TO (sensor) (sensor) MANKIND.
'Kan. Sampe sensornya goblok.
Masi seger ingetan di kepalanya kemaren. Udahlah si bungsu cuman satu. Dibalikin malem-malem. Ngasi kabar segala apa ngga. Gapake pamit lagian.
Sekadar sms apa nge-LINE 'hy Qaqa. Ni aq, Chanyeol naq basked. Ijin minjem adenya ya, buat diseneng-senengin bentar. Ehe. Tq.' mana ada. (minjem, lu pikir Tip-X).
Begitu aja ngga, apalagi miskol.
Ga punya pulsa? Cabut identitas si tajir lu, cabut.
Ga punya kontak gua? Pergaulan sebates Kalijedi, emang.
Biar ade gua dianter balik dalem Beemwe... kalo ampe gua tau dia dimacem macemin lebi lanjut...
KISS(sensor) (sensor)MY(sensor) (sensor)AS-(sensor kekuatan Saiyan)
(Iye. Si Taehyung mah lagak marahinnya ma si Chanyeol doang. Jungkook yang udahlah nge-airplane mode-in hape, ga kasih kabar trus pas balik cuman ngeloyor sambil nyengir segede Bogor bebawaan boneka gede ga diomelin. Ngga dwonc.)
.
.
.
.
.
.
.
Tapi bukan berarti doi tetep diam terpaku menerima kenyataan si. Ngga dwonc.
Belom sanggup ngomelin dedenya tercinta, gantinya doi mengutarakan kecemasannya secara implisit besoknya.
Kek gini.
.
.
.
.
.
.
.
(Taehyung & Jungkook di ruang keluarga - lagi nonton Reportase Investigasi)
Taehyung: "Serem ya."
Jungkook: (lagi maenan kuku) "Apanya?"
Taehyung: "Ini. Ada yang ketangkep bikin vaksin palsu."
Taehyung: "Namanya Minho."
Taehyung: "Lah. Si Minho Minho ni ga salah juga yang dulu ketangkep jualin fake sirop itu 'kan."
Taehyung: "Ckck. Minho, Minho."
Jungkook: (ngikik) "Terkutuk banget si."
Taehyung: "Udahlah sirop dipalsuin, kopi di sianida-in."
Tarhyung: "Gorengan lagi diplastikin."
Taehyung: "Bisaan aja ni rakyat Indonesa."
Jungkook: "I... orang kalo gorengan ga diplastikin, gimana mo bawanya coba."
Taehyung: "Ga gitu."
Taehyung: "Maksud Tae, gorengan macem kerupuk ato tempe tu uda dicampur plastik ama lilin, bukan kerupuk ato tempe orijinal lagi."
Jungkook: "Ih, masa gitu si?"
Taehyung: "Iya. Coba aja tes dibakarin tu gorengannya."
Taehyung: "Kalo udah dibakar trus jadi nyala gede, berarti udah dicampur plastik."
Taehyung: "Kalo jadi meleleh, berarti udah dicampur lilin."
Taehyung: "Katanya si gitu."
Jungkook: "Oo... yaampun. Jahat banget si :("
Jungkook: "Tapi 'tar jadi mubazir dong gorengannya kalo dibakar?"
Taehyung: "..."
Taehyung: "Bener juga."
Taehyung: "Bodo amat lah. Yang penting enak."
.
.
.
.
.
Taehyung: "Ati-ati aja lah. Di jaman serba glamor kek gini aja yang model beginian lagi keliaran banget."
Jungkook: (manggut-manggut) "Iya ya."
Taehyung: "Iya. Udah dimana-mana ini penyakit. Harus pinter-pinter jaga diri."
Taehyung: "Mana tau oknumnya ternyata ada di sekolah kita."
Jungkook: "Hem. Lebay."
Taehyung: "Serius. Siapa tau kan."
Taehyung: "Bisa jadi si Myungsoo itu."
Taehyung: "Apa si Chanyeol-Chanyeol kata kamu tuh."
(Yongkru. Jurus Yati Pesek Nyindir Kekuatan Saiyan 99999900000000 mAh.)
Jungkook: (langsung manyun) "Apaan sih, ko malah jadi mereka?"
Taehyung: (tampang ngeselin) "Yha... Tae 'kan cuma bilang 'siapa tau.'"
Taehyung: "'Kan lebih baik mencegah daripada mengobati."
Jungkook: (manyun lebar) "Ngga gitu juga kali."
Jungkook: "Tampang seganteng mereka gamungkin maenan hina begitu."
(Nurani Taehyung: kaga ada ember ape... ni muntah dah di ujung tanduk ni.)
Jungkook: (muka curigaan ala sinetron) "...apa jangan-jangan Tae lagi. Diem-diem ngoplosin mires, trus jualin di Blok M?"
Taehyung: "Astagfirullahaladzim fitnah macam ap-"
Jungkook: "Jangan-jangan Tae si pihak ketiga yang komplot bareng Jessica buat nyianida-in Ka Mirna! Iya 'kan?"
Taehyung: (nganga keras) (gaya si dede kek serius banget soalnya)
Jungkook: "Tu 'kan gamau ngaku!"
Jungkook: "Huh, seenaknya aja nuduh-nuduhin orang. Gamau deket-deket Tae ah! Seyem!" (ngacir)
Taehyung: "...lha."
Lha.
Maksud hati nyinyirin duo gembong aibon oplosan SMA Pelita Harapan.
E malah doski yang kena getah.
(Dedenya becanda doang si padahal. Tetep aja Taehyungnya baper.)
Hiks. Doi lebih belain tu terong-terongan daripada kakanya sendiri. 'Nyes'-nya tu ampe ke tulang-tulang, tau ga.
Kesian de loe.
.
.
.
.
.
.
.
#
(Rapat direksi PT Hamba Allah Berjaya I - Naskah Drama Ver.)
Sungjae: "Jadi gimana Bro kemaren."
Taehyung: (nelen tegukan terakir NutriSari) "Ya gitu."
Taehyung: "Akhirnya pas jam 10 balik."
Changjo: "Terus?"
Taehyung: "Udah. Gitu doang."
Youngmin: "Gitu doang?"
Taehyung: "Iya. Gitu doang."
Kwangmin: "Kaga ada tambahan anu-anu gitu?"
Taehyung: "Anu-anu apaan."
Kwangmin: "Ya anu-anu... kek ada bekes cupangan di leher... apa bibirnya jadi monyong-monyong dikit... gitu."
Taehyung: (mlotot spontan) "Mau gua sunat sekarang lu?"
Kwangmin: (logat Jawa kentel) "Yha... 'kan Pakdhe cuman nanyak gitu... memastikan."
Jongup: "Jangan sukak sensitip gitu ah, Bang. Nunggu dua garis tu mesti sabar loh."
Kwangmin: "Iya ih si Abang mah."
Taehyung: "Lu kira gua mak-mak rempong kebelet ngisi."
Changjo + Sehun + Sungjae + Youngmin: (ngakak doang)
.
.
.
.
.
Taehyung: "Gua baru nyadar juga sebenernya."
Taehyung: "Ade gua ga pernah sekalipun cerita ke gua soal siapa yang lagi deketin dia."
Youngmin: "Masa' sih?"
Taehyung: "Hm."
Taehyung: "Makanya kalo lu pada ga ngomong, mana gua tau ade gua keasikan maenan bujang pecah bulu."
Changjo: (ngekek dikit) "'Bujang pecah bulu.'"
Taehyung: "Kenyataan, 'kan."
Taehyung: "Si Jimin juga. Gatau dia tau apa ngga."
Taehyung: "Alah, doi mah udah sibuk ma aak lope. Mana tau lagi dunia udah kiamat apa belom."
Sungjae: "Ee... cembokur ya..."
Taehyung: "Ngapain cembokur."
Taehyung: "Paling geli-geli dikit kalo udah denger doi telponan."
Sehun: "Ye... ngiri beneran 'kan."
Jongup: "Belom pernah maenan anak orang si."
Taehyung: "Khan maen yang demen maenan anak orang."
Sungjae: "Udalah. Daripada pusing mikirin nasip dede mesh lu, mending lu-nya sendiri cari gandengan."
Changjo: (jentik jari) "Nah."
Jongup: (ikutan) "Nah."
Changjo: "Denger. Lu gemes-gemes ade lu maenan anak orang tu gegara belom ngerasain indahnya kenikmatan bermesraan, Bro."
Sehun: "Asli."
Jongup: "Asli."
Taehyung: (ketawa heran denger kata mutiara bujangan peca bulu)
Kwangmin: "Off the record ye asal lu tau. Banyak yang nitip salam ke gua buat Kim Taehyung 2B. Dari yang tampang Chelsea Islan mpe lumut kerak."
Sungjae: "BENER, BENER."
Youngmin: "'Lumut kerak' kek anak orang jebol dari bolongan sumur."
Kwangmin: "Iye, ngga, maksud gua tu dari yang kewl ampe yang ga begitu kewl, gitu loh Kakak..."
Kwangmin: "Sori ya, Dedek asbun."
Sungjae: "Ngga, serius Kak, emang diem-diem banyak tau yang naksir ama ni Tom Krus satu. Uhuy."
Taehyung: (sok sinis) "Heh."
Taehyung: "...siapa aja emang?"
Sungjae: (nyengir) "HAHAHAH CIE penasaran!"
Lalu terbongkarlah rahasia perusahaan; jika oknum-oknum yang dimaksud adalah si Tatjana Saphira Pelita Harapan; Irene Bae, 'Daddy's Little Princess' Krystal (mantan) Myungsoo, si Jepang Minatozaki, ama Pa Bondan, guru olahraga.
.
.
.
.
.
.
.
#
Sekarang lagi jam istirahat di SMA junjungan harapan kita semua, Pelita Harapan.
Kalo pas lagi jam istirahat tu biasanya kalo ga makan, ngerjain pe-er buat jam berikutnya, ke WC, maen, ngobrol, ato ga yang paling asik; ghibah a.k.a. gosip.
Biasanya wece-wece ini 'kan ya yang demen gegosipan.
Begitu pula dengan gengges yang isinya wece-wece tjantique nan memesona penglihatan mata ini. Enam anak perawan, Geng Tjantique. Banya lah yang digosipin.
Tapi yang kali ini topiknya lagi anget.
.
.
.
.
.
Sujeong: "Ngomong-ngomong si anu dari tadi keknya diem ajah yah." (nyindir si gemay)
Yein: "Iya nih ih. Keknya ga ada kabar lagi yah doi ma seanuannya." (towel-towel sikut si gemay)
Halla: "Ga ada kabar di bibir doang. Beduaan si tetep jalan. Ya ga?"
Jungkook (a.k.a si gemay): (senyum-senyum ae)
Hayoung: "Lu udah makmur jadi ga lagi si ya cerita-cerita ke kita. Payah."
Jungkook: "Hehe... jangan ngambek gitu dong."
Joy: "Mentang deh yang doi doang lagi gegandengan."
Jungkook: "Lah 'kan kamu juga... sama si itu tadi."
Joy: (muka males) "Ih ga usa dianggep yang itu. Bukan sapa-sapa."
Jungkook: (cekikik cantik) "Jahat ya."
Halla: "Lu kemaren-kemaren keknya rajin banget apdet di Path. Sekarang mana?"
Jungkook: "'Kan ga semua harus diceritain di Path shay... (jebil)"
Sujeong: "Udah ngapain aja lu ma dia btw?" (langsung tembak mati)
Jungkook: (malu-malu gemes) "I... ga ngapa-ngapain la... kek orang jalan biasa aja..."
Hayoung: "HALAHH ga percaya gue."
Sujeong: "Tampang-tampang se-Chanyeol gitu emang lu bisa tahan?"
Jungkook: "Yaampun... ga percayaan banget ih…"
Halla: "Eish... yakin lu?"
Jungkook: "Yakinlah... orang cuma pegangan tangan aja."
Rombongan ceribel: "CIEEEE pegangan tangan...!"
Jungkook: "Yaampun ih, malu ah. :("
Gemes ga si ah.
.
.
.
.
.
Panjang deh tu cerita. Dimulai dari si Chanyeol orangnya begimana, ampe bocor soal dia dibeliin boneka kelinci gede, limited edition Iron Man action figure, sampe… oke, ini nejong o-em-ji-jong tapi bikin iri; cincin emas putih. 24 karat.
Yes, that's for real, peasants. Kenyataan.
Kenyataan pahit.
Pahit tapi indah.
Jadi pengen tukeran nyawa ama Jungkook.
.
.
.
.
.
.
.
Hm…
Yakin?
.
.
.
.
.
.
.
# to be continued (kali ini beneran)
