"Tetsuna, jangan masuk ke kamarku untuk sementara waktu. Akan ada perbincangan antar laki-laki.." Ucap Chihiro saat melewati dapur.
"Aku mengerti, nii-san.." Ucap Tetsuna dan melihat ke arah Akashi dengan wajah 'semoga kau selamat dari kandang macan putih.', sedangkan Akashi hanya tersenyum biasa.
"Jadi.. Lo bisa apa?" Tanya Chihiro saat sudah sampai di kamar.
.
.
Kuroko Tetsuna
.
By: Kazuyaaa
.
Summary:
Gadis yang cantik, manis, sopan, dan polos yang menjadi pembicaraan sekaligus incaran hampir semua pemuda itu membuat Akashi yang tidak terlalu tertarik dengan perempuan, menjadi penasaran.
.
Pairing:
Akashi Seijuro X Fem!Kuroko
.
Genre:
Romance, Comedy/Humor
.
Rate: T
.
Disclaimer:
Kuroko no Basuke © Fujimaki Tadatoshi
.
Warning:
OOC, aneh, gaje, ancur, mungkin beberapa typo, dll.
.
Don't like don't read ._.
.
.
.
.
.
"Sei-kun, nii-san.. Sup tofu-nya sudah jadi, cepat makan, nanti keburu dingin.." Ucap Tetsuna di depan pintu kamar Chihiro.
"Ah! Sakit bodoh, pelan-pelan!" Terdengar suara mencurigakan yang diduga suara Chihiro dari dalam kamar.
"Ahn.. Di situ.. Ah.." Oke, Tetsuna makin curiga.
"Iya, terus.. Pelan-pelan!"
"Sei-kun, nii-san kenapa?" Ucap Tetsuna sambil membuka pintu. Ternyata..
"Ah, Tetsuna.. Ketuk dulu baru buka pintu!" Ucap Chihiro yang sedang dipijati Akashi..
"Nii-san, tolong jangan suruh-suruh Sei-kun seenaknya.. Sei-kun bukan tukang pijat! Kalo capek panggil tukang pijat sana!" Ucap Tetsuna sambil menyilangkan tangan di dada. "Maaf ya Sei-kun, kakakku memang begitu orangnya.." Ucap Tetsuna lalu menghela nafas.
"Apa maksud 'memang begitu orangnya' Tetsuna?" Ucap Chihiro.
"Hee? Nii-san mau tau? Ayo Sei-kun, nanti sup tofu-nya keburu dingin. Dan Nii-san, cepetan pake tuh baju." Ucap Tetsuna sambil meng-ignite pass baju Chihiro. Akashi cuma bisa menahan tawa.
"SAKIT OI!" Omel Chihiro namun masih dalam mode muka datar(?) dan tidak dipedulikan sama sekali oleh Tetsuna.
.
.
.
"Bagaimana Sei-kun? Enak?" Ucap Tetsuna.
"Um, kau akan menjadi istri yang sangat baik nanti, Tetsuna.." Ucap Akashi lalu tersenyum uhukgantenguhuk yang membuat wajah Tetsuna memerah dan Chihiro tersedak.
"Hei kau! Berani-beraninya menggoda adikku di depanku!" Ucap Chihiro sewot.
"Nii-san, bisa diam? Haah.. Kenapa nii-san harus pulang sekarang sih.. Asal nii-san tahu, nii-san hanya seperti lalat disini." Ucap Tetsuna sadis.
"Kau berani bicara seperti itu ke kakakmu sekarang, Tetsuna!? Kalau kakaknya lalat, adiknya apa!?" Ucap Chihiro tambah OOC.
"Kupu-kupu." Ucap Tetsuna dan Akashi berbarengan. Oke, Chihiro lelah mz..
.
.
.
"Sei-kun, hati-hati di jalan.." Ucap Tetsuna
"Ya, besok kau ingin kujemput?" Tanya Akashi sambil menghidupkn mesin motornya.
"Emm.. Terserah Sei-kun sih.." Jawab Tetsuna.
"Ya sudah, besok akan kujemput jam 6.."
"Em, baikla-"
"EKHEM!" Ucapan Tetsuna terpotong oleh dehaman Chihiro.
"Tetsuna, jangan terlalu lama di luar, nanti kau masuk angin. Akashi, kau belum pulang? Sudah malam lho." Ucap Chihiro. Hm. Pengusiran secara halus.
"Ganggu aja deh, dasar jomblo karatan." Ucap Tetsuna yang menimbulkan efek 'JLEB!' yang sangat dalam(?) di hati Chihiro. Perempatan siku-siku muncul di kening Chihiro. Sabar Chihiro, sabar.. Ingat itu adikmu..
"Jaa, mata ashita nee, Tetsuna.." Ucap Akashi sambil tersenyum uhukgantenguhuk lalu menancap gas menuju rumahnya. Tetsuna pun menutup pintu pagar rumahnya dan berjalan masuk ke dalam rumah mengabaikan Chihiro yang berada di depan pintu.
"Tetsuna." Panggil Chihiro.
"Eh? Kayak ada yang manggil.. Hii, seram." Ucap Tetsuna dengan muka yang kelewat datar lalu masuk ke kamarnya.
.
.
.
05.49 AM
"I'm a bad boy. Kau benci ku yang apa adanya. Dan silahkan sukai mereka yang berlagak baik di depan kamera. I'm a bad girl. Bila kau tak pernah buat dosa. Silahkan hina aku sepuasnya kalian semua suci aku penuh dos-" Ponsel milik Tetsuna berbunyi. Tetsuna langsung mengangkatnya waktu melihat nama 'Sei-kun' terpampang di layar.
"Halo, Sei-kun?"
"Kau sudah siap Tetsuna?"
"Ya"
"Aku sudah di depan rumahmu.."
"Eh? Ini kan masih jam 6 kurang..?"
"Sudahlah cepat keluar.." Tetsuna memutuskan sambungan dan segera berlari keluar.
"NII-SAN, AKU BERANGKATT!" Teriak Tetsuna.
"..." Tak ada jawaban, mungkin masih ngebo dianya..
"Au ah, bodo amat." Tetsuna mendengus sebal lalu mengunci pintu rumah dan menuju ke gerbang. Dan benar saja, disana sudah ada Akashi dengan motor sport merahnya.
"Pagi, Tetsuna.." Sapa Akashi dengan senyuman-uhukgantenguhuk- khasnya.
"Pagi juga, Sei-kun.."
"Ayo berangkat?"
"Hm."
.
.
.
.
.
TBC or DISCONTINUED? REVIEW!
A/N: HAI, LONG TIME NO SEE! :v
Pendek banget ni chapter? Iya emang :v
Btw gue baru ngeh kalo ni story tijel abis setelah baca dari awal.. Rencananya mau gue perbaiki(?) .-.
Tapi tergantung readers maunya gimana.. Kalo mau TBC ntar gue perbaiki, kalo enggak ni story mungkin bakal gue apus.. .-.
So, review please! Thank you, arigato, kamsahabnida, syukron, xie xie~!
