disclaimer: Naruto by Mashahi Kishinamoto
Pair: Naruto x Hinata x harem
Genre: fantasy, adventure, sci-fi, romance, echi, action, comedy
Rate: M
Warning: typo, Lemon, DLL
Note: yang tidak suka dengan lemon atau typo disarankan menekan tombol back
CHAPTER: 3
.
.
.
.
.
HUTA PERBATASAN 09.43
"bagaimana,apa posisinya masih aman?" tanya seorang pria memakai rompi hijau dan memiliki katup mata yang membesar
"masih, kelihatannya para target masih belum menyadari posisi kita" kataseorang anak perempuan yang sedang menggunakan Byakugannya setengah berbisik
"yosh, kalau begitu...SERAAAANG" kata seorang anak perempuan berambut hitam dan langsung maju menyerang kearah sekumpulan bandit yang tadi diawasi mereka
"HOI YUI BERHENTI!" kata sang jonin
"hm gegabah" kata seorang anak berambut pirang dan memakai kacamata, sambil membaca buku bersampul kuning
"HAAAAAH"
trink
trink
buagh
buagh
trink
duuk
stelah Yui berteriakdan maju menyerang sekelompok bandit yang sedang beristirahat dengan membabibuta, terdengarlah suara besi yang bergesekan dan suara tinju menghantam kulit. Disaat itu terlihatlah seorang anak peremuan berambut hitam bermata coklat memakai kaos berwarna biru berlengan pendek dengan celana hitam ketat, perban yang membalut kaki kanan sampai paha dan dipaha kirinya terikat hitai ate Konoha sedang menghajar kawanan bandit secara membabibuta dengan ketiga bunshinnya. Tapi sepertinya dia kurang memperhatikan sekitarnya, karna 5menit setelah dia menyerang tiba tiba saja ada sebuah bola api yang menuju kearahya dan ketiga bunshinnya yang diciptakan oleh si ketua bandit yang teryata adalah seorag shinobi. Semakin lama bola api itu semakin mendekat hingga dia bisa merasakan hawa panasnya. Tapi sepertinya sudah sangat terlambat karna bola api itu sudah terlalu dekat sehingga dia tidak bisa menghindar lagi
"YUUUUUI!"
"YUU CHAAN!"
teriak seorang jounin dan genin secara bersamaan, tapi
kriiiiit
swung
ngiiiiiiiiiiing
tiba tiba saja beberapa detik sebelum bola api itu mengnai Yui Naruto langsung melemparkan benang kawat sehingga menjerat kakinya, setelah itu Narutopun lagsugsug menarik benangnya sehingga membuat Yui jatuh terseret ditanah"kyaaaaaaaa" sementara bola api itu jadi meleset BLAAAAAR dan menciptaka ledaka dengan diameter tujuh meter dari lokasi kejadian.
"haah, Yu chan shukurlah kau selamat" kata Ivy setelah melihat rekannya berhasil dipacing kedaratan
"haaah, dasar! bukankah sensei selalu bilang agar kita tidak gegabah dobe?" kata Naruto sambil menggulung semua kawat benangnya. Saat ini Naruto sedang memakai jaket berhoodie hijau tua yag menutupi sebagian wajahnya ditambah dengan bulu bulu berwarna hijau mda menghiasi daerah pinggirannya, kaos berlengan pendek berwara hijau muda yang warnanya sudah agak pudar, memakai celana hijau bermotif loreng(mirip celana tentara), hitai ate diikatkan di lengan kanannya, juga pedang lamanya kini telah ditutupi oleh sarung pedang berwarna biru dengan dihiasi ukiran yang indah(bayangin aja sarung pedangnya assassin dari fate stay night) yang dibagia ujung peganganya tergantung dua buah bell yang dulu pernah direbut Naruto dari Hayate yang dipasang di pinggang sebelah kiri, dan jangan lupa kacamata yang selalu menemani hari harinya.
"hoooi, teme kenapa kau mearik kakiku tiba tiba?" bukannya berterimakasih Yui malah marah marah pada Naruto
"lalu, apa tadi aku harus membiarkanmu terpanggag oleh bola api itu dobe?" tanya Naruto sabil menujuk tempat yang sudah gosong terkena bola api tadi
"iya Yu chan, seharusya kau berterimakasih pada Naruto kun" tambah Ivy semakin memojokan teman satu teamnya dan membela Naruto
"ya, Yui apa yang dikatakan Naruto memag benar, kau janga gegabah saat sedang berhadapan dengan musuh musuhmu selemah atau sekuat apapu mereka"sambung Hayate semaki memojoka Yui
"AAAAKH, baiklah baiklah aku kalah, kali ini kau menang teme!"jawab Yui yang mulai sewot karna semua anggota teamya lebih membela Naruto
belum lama Yui menyelesaikan perkataannya, tiba tiba saja ada satu lagi bola api yang sedang melucur kearah mereka, dan Naruto yang meydari ini tidak tinggal diam dan langsug merapal segel
"suiton: suijiheki"
shhhhhhhhhhh
lalu setelah itu munculah tembok air yang melidungi mereka semua sehingga menyebabkan kabut yang cukup tebal, Naruto yang sudah sangat terbiasa bertarung didalam asap langsung berdiri dari duduknya dan menyerang ketua bandit yang masih terdiam di posisiya.
tap
tap
tap
craasssh
Begitu sampai dibelakang targetya, tanpa pikir panjang Naruto langsung menebas kepalanya hingga terpisah dari tubuhnya dan setelah itu Naruto langsung mengambil gulungan fuinya da memasukan kepala orang itu untuk ditukarkan setelah dekat dengan desa nanti.
Setelah kabut yang menutupi arena pertarungan menghilang lalu terlihatlah Naruto sedang berjalan dengan santainya kearah teamnya yang sedang berkumpul, sementara semua teman satu teamnya Naruto yang melihat adegan yang tidak asing lagi hanya menggelengkan kepalanya minus Ivy yang malah berdecak kagum dengan hasil kerja Naruto
"haaaah, seperti biasa kau terlalu sadis teme" kata Yui
"ya, mau bagaimana lagi dobe mana mungkin aku akan melewatkan kesempatan untuk mendapat uang jajan tambahan"
"ya ampun Naruto, apa yang ada dipikiranmu itu hanya uang?,bahkan karna itu kau langsung membunuh setiap orang yang memiliki harga kepala tanpa menunggu mereka bicara" protes Hayate panjang lebar pada muridnya yang mata duitan satu ini
"haduuuh sensei ini seperti tidak tahu saja kalau kita hidup perlu uang"
"ne, Naruto kun ?" panggil Ivy mulai masuk dalam pembicaraan
"ada apa Ivy?" sahut Naruto sambil melirik wajah Ivy
"apa kau punya saran untuk latihanku, karna setelah hampir dua tahun team kita resmi terbentuk aku selalu berperan sebagai pengintai, dan hanya maju kalau menghadapi musuh yang hanya bisa menggunakan senjata saja" tanya Ivy pada Naruto dengan wajah memelas yang membuat Naruto jadi sangat gemas melihat wajah yang menurutnya imut itu sehinggan Naruto mengepalkan pelan tangan kanannya yang terbungkus sarung tangan"KYAA!" sehingga membuat Ivy sedikit tersentak saattada yang menyentuh dadanya dan langsung melingkarkan tangannya disana dengan wajah sedikit memerah
"Ivy, apa ada hal aneh lagi yang sedang kau rasakan?" tanya Yui dengan nada hawatir
"ya aku tidak tahu kenapa selama dua tahun belakangan ini tiba tiba saja kita berdua selalu meresakan sensasi aneh"sambung Ivy yang masih memegangi dadanya
"ya, aku juga begitu rasanya selalu seperti ada yang meremas dadaku atau menggosok bagian bawahku" kata Yui dengan nada mengeluh
"Naruto kun apa kau tahu sesuatu tantang hal ini?" tanya Ivy pada aruto dengan nada memelas
dan hanya dijwab Naruto dengan"tidak, tapi aku sarankan agar sebaikya kau memeriksakan tubuhmu ke dokter"
"haaah, Ivy tidak ada gunanya kau menayakannya pada teme, aku sudah beberapa kali memeriksakan diri ke dokter, tapi mereka bilag tidak ada yang salah dengan tubuhku" dengus Yui dengan nada agak kesal "UGhhhhh" tiba tiba saja wajah Ivy lagsung memerah sambil mencoba menahan untuk tidak mendesah karna merasakan ada sesuatu yang menggosok bagian bawahnya sambil menggigit bibir bagian bawahnya, sementara Naruto yang melihatya hanya memasukan kedua tangannya kedalam kantong jaket sambil meggosok gosokan tangan kanannya secara perlahan.
"Yu chan ada apa?" tanya Ivy
"ughhh, baru saja dibicaraka sekarang aku merasakan ada sesuatu yang menggosok bagian bawahku" jawab Yui dengan wajah yang sangat memerah
SKIP
GERBANG KONOHA 11.58
Setelah hampir setengah jam Yui merasaka sesuatu yang aneh pada bagian bawahnya kini dia sudah baikan, tapi karna gejala itu terjadi didaerah sensitifnya sehingga membuatnya lemas dan dibopong oleh Yui, dan Naruto juga sudah menukarkan kepala bandit tadi saat diperjalanan.
Sekarang mereka sedang menuju kedepan gerbang Konoha dan sudah melihat kedua pejaganya yang saat ini sedang sibuk menggosip. Setelah beberapa menit berjalan mereka berempat pun akhirya masuk kegerbang Konoha dan mendapat sapaan dari kedua penjaganya
"hai, Hayate bagaimana dengan misi kalian?"tanya Kotetsu
"hm, seperti yang kaulihat, kami berhasil tapi sayangnya salah satu anak didikku sedang dalam keadan tidak sehat jadi kami harus segera pergi kerumah sakit dan kegedung Hokage untuk melaporkan misi ini" kata Hayate dengan nada biasanya
"yo!" setelah mereka berdua mengobrol kini terlihatlah Naruto yang sedang meyapa kedua penjaga gerbang itu denga mengangkat satu tangan dan tanpa mengalihkan perhatian dari buku kesayangannya
'anjir dah nibocah makin hari makin mirip aja sama Kakashi' batin Izumo
'wuanjrit, nibocah puya kelainan apasih jadi ngeselin gini, Kakashi aja gak separah ini' bati Kotetsu
"HACHIIIIM!"dan lagi lagi Kakahi yag sedang membaca buku yang sama dengan milik Naruto bersin dengan sagat tidak elitya'hm, mungkin ada seorag waita catik yag sedang membicarakanku' kata batin nistanya
"yasudah kami pergi dulu" kata Hayate, lalu setelah itu merekapun kembali berjalan kearah yang berbeda, yaitu Hayate untuk melaporkan misiya pada hokage, Yui da Ivy yang pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri, dan Naruto pergi ke hutan kematian untuk melakukan latihan kerasnya.
SKIP HUTAN KEMATIAN
Kini terlihatlah sang chi bunshin Naruto sedang berlatih menggunakan pedang bersama 100 kage bunshi buatanya. Setelah kedatanganya kini Naruto yang asli membuat 200 kage bunshin lalu menyuruh mereka semua untuk berlatih sementara Naruto yang asli sedang bermeditasi dengan beberapa bunshinnya.
Selama kurang dari satu tahun ini Naruto sudah semakin kuat, dia bahkan sudah memasteri iryuu nin sehingga dia juga sudah bisa menggunakan tenaga super seperti yag digunakan oleh Tsunate, juga dia sudah mulai ahli mengotrol elemen petirnya sehingga dia bisa menggunakan jurus raiton no yoroi, Naruto juga menguasai kenjutsu dengan sangat baik karna selalu belajar dari gurunya bahkan tehnik kamuflase dari gurunya punsudah dikuasainya, tapi yang paling dibanggakan oleh Naruto adalah racunnya, tepatnya racun yang berasal dari formula barunya, juga sekarang Brood mother sudah bisa bicara dengan bahasa manusia setelah memakan banyak mayat manusia yang sengaja dibawakan Naruto, ditambah Naruto juga punya hewan kuchiose baru yaitu seekor kumbang dengan satu tanduk menjulang keatas memiliki cangkang berwarna merah darah dengan desain mirip zirah dengan corak emas disekitarnya dan dua kaki depan berbentuk seperti sabit yang dia beri nama NYX (susah ngebayanginnya? cari aja di Google Nyx assassin).
FLASHBACK SEKITAR SATU SETENGAH TAHUN YANG LALU
HUTAN KEMATIAN 13.50
Kini terlihatlah seorang anak bersurai pirang, dengan kaos merah berlengan pendek, celana putih sepaha, sarung tangan hitam ditangan kanan, hitai ate Konoha di ikatkan di lengan kanan, jaket berhoodie hitam yang diikatkan dipinggangnya dan kacamata yang tidak pernah lepas dari wajahnya. Ya dialah Uzumaki Naruto saat ini dia sedang berkeliling disekitar hutan kematian, saat ini di Konoha sedang musim panas, saat ini dia sedang tidak latihan dan hanya menyuruh para bunshinnya untuk menggantikannya. Hari ini dia juga tidak ikut menjalankan misi bersama kelompoknya sehingga hanya mengirim chibunshinnya saja, dan semua itu dia lakukan karna satu alasan yaitu"malas", ya dia terlalu malas dan bosan untuk melakukan latihan yang sama. Bahkan kemalasannya saat ini sangat kentara terlihat di wajahnya.
Tapi semua berubah saat negara api menyerang'ralat' maksudnya saat dia melihat kesebuah lubang didalam batang pohon yang sudah membusuk dan membuatnya menyeringai, Yaitu dia melihat sebutir telur kumbang tanduk. Setelah mengambil telurnya Naruto yang sudah kembali bersemangat kini langsung shushin ke gua bekas sarang Broodmother dulu, kemudian dia meletakan telur itu dalam sebuah kotak kaca yang dia keluarkan dari fuinnya, dan yang terakhir dia membuat satu chibunshin lagi untuk melakukan hal yang sama seperti saat dia sedang membesarkan Broodmother. Sementara Naruto langsung langsung shushin ke apartemennya untuk bersantai sambil mendinginkan tubuhnya dengan Hyoton yang sudah dikuasainya.
Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Setelah dua bulan chi bunshin Naruto yang ditugasinya untuk menjaga kumbang tanduknya sudah menghilang dan membuatnya tubuhnya lemas selama beberapa jam. Setelah tubuhnya kembali fit diapun langsung mengecek kebenaran ingatan chi bunshinnya. Dan bukan hanya benar tapi juga diluar perkiraan kini dihutan kematian dia melihat kalau kumbang kuchiosenya yang sudah memiliki tinggi 4m dan panjang 5m sedang memangsa sepuluh orang genin yang sedang termakan genjutsunya, tapi yang membuatnya lebih kaget lagi adalah setelah selesai memangsa kesepuluh genin tadi NYX jadi bisa bicara"a..da a..pa..a yah kemari?" meskipun agak terbata bata. Melihat kalau tidak mungkin membiarkannya terus tinggal di Konoha dengan keadaan yang sudah seperti ini sehingga diputuskanlah agar dia tinggal bersama Broodmother di gurun kematian. Setelah sampai disarang Broodmother dengan kuchiose balik Narutopun langsung disambut oleh semua laba laba yang ada disana dengan menundukan kepalanya.
Setelah berjalan cukup jauh kini Naruto sampai di singgasana Broodmother yang tampak tidak berubah semenjak Naruto terakhir bertemu dengannya dengan dua laba laba penjaga yang besarnya hanya seperempat dari ukuran Broodmother dikanan dan kirinya.
"Ayahanda, ada angin apa sampai ayahanda mendatangi kediaman kami?" tanya Broodmother setelah menyambut Naruto dengan nada berat yang sedikit feminim
"Brood, aku kesini untuk memberi tahu kalian karna mulai hari ini kalian kedatangan anggota keluarga baru" setelah mengatakan itu Naruto langsung memanggil Nyx
"Kuchiose no jutsu"
poof
lalu setelah itu datanglah Nyx sehingga membuat semua laba laba yang ada disana terkejut bahkan Broodmother juga sedikit terkejut
"A...yaha..nda di..mana ki..ta?" tanya Nyx dengan terbata bata
"Nyx mulai hari ini kau akan tinggal bersama dengannya" tunjuk Naruto pada Brood"nah Brood perkenalkan ini Nyx dan Nyx perkenalkan ini Brood" lanjutnya sambil mengenalkan mereka berdua
"h..hai sa..lam ke..kenal" kata Nyx malah semakin gugup
"ha..hai" dan entah kenapa Brood juga jadi ikut ikutan gugup
"haaaah, sudahlah jangan gugup begitu, mulai sekarang kalian berdua adalah saudara, dan Brood sebagai kakaknya aku ingin kau mengajarinya tentang segala hal yang kalian ketahui" kata Naruto yang melihat tingkah malu malu kucing dari kedua kuchiose yang sudah menganggapnya sebagai ayah tersebut
"Ha'i" kata Brood dengan nada yang sedikit tegas dan juga lembut sambilmembungkuk pada Naruto
dan semenjak saat itu Naruto sudah mempunyai dua kuchiose, tapi 3 bulan semenjak hari itu saat dia datang mengunjungi sarang Brood untuk melihat apa ada barang peninggalan dari shinobi yang jadi mangsa oleh Brood dan para anak anaknya dan tak lupa Nyx juga. Tapi betapa terkejutnya dia saat dia melihat bahwa disuatu lorong telah berkumpul sekelompok laba laba sebesar kepalan tangan yang memiliki bentuk yang sangat aneh, yaitu dua kaki depan seperti sabit, perut yang bagian atasnya terlihat sepert cangkang kumbang berbagai bentuk dan warna yang bercahaya dalam gelap, juga dua kaki depan didekat mulutnya kini seperti tanduk kumbang banteng. Ternyata semua itu disebabkan oleh perkawinan silang dari kedua hewan kuchiosenya yang ternyata juga telah saling jatuh cinta sejak pandangan pertama sehingga kedua kakak beradik berbeda jenis dan gender tersebut melakukan ini itu. Dan yang lebih parahnya lagi adalah saat ditanya keduanya hanya menjawab dengan gugup sambil malu malu kucing yang ternyata berhasil membuat Naruto pusing tujuh keliling
FLASH BACK END
KONOHA 18.45
lelah berlatih dengan ratusan bunshinnya kini Naruto sedang berada diapartemennya sambil bersantai diatas ranjang kecilnya dan sepertinya dia sudah bersiap untk melepaskan semua bunshinnya sampai
tok
tok
tok
ada yang mengetok pintu apartemen Naruto. Tidak tahu siapa yang datang Naruto lalu membukanya dan ternyata yang ada dibalik pintu itu tidak lain dan tidak bukan adalah Hinatayang sudah lebih tinggi karna sudah berusia sembilan tahun
"Hinata? ada apa kau datang kemari?" tanya Naruto setelah menyeret Hinata masuk dan langsung mengunci pintu juga tidak lupa mengaktifkan kekkai fuin yang sudah dipasang di sudut sudut rumahnya
"Naruto kun kenapa ka..hmmm"tapi perkataan Hinata berhenti saa tNaruto langsung memasukan kedua jarinya yang sudah dibasahi saliva kedalam mulut mungil Hinata tanpa lupa memaju mundurkannya sehingga membuat Hinata langsung menjilatinya dengan rakus
bruuk
"hmmmm, em ngefmmmmn" tapi tubuh Hinata langsung jatuh lemas begitu Naruto memojokkannya kedinding.
"hm,phua hah hah haah" tidak lama kemudian Naruto langsung menarik kedua jarinya karna Hinata yang menghisapnya dengan sangat rakus sehingga cairan saliva dijari Naruto sudah kering dan langsung membuat Hinata menarik nafas dalam dalam dengan wajah yang memerah
cup
"hah hah hah, goshujin sama ak...mmmfmhmm" belum sempat Hinata bicara setelah selesai menarik nafas, kini giliran Naruto yang melahap bibir Hinata dengan rakusnya.
saat ini terlihatah posisi Hinata yang sedang ada dipojokan dengan tubuh Naruto yang lebih besar darinya terlihat sedang menindihnya dengan tangan kanan Naruto yang memegangi kedua tangan Hinata diatas kepalanya dan tak lupa tangan kiri Naruto mulai membuka kancing jaket Hinata dan mulai meremas kedua dadanya yang terbilang lumayan besar untuk anak seusianya dengan sedikit keras
"hmmm,ngefmmfm mnhmmmgnfmme" sementara Hinata yang diperlakukan seperti ini cuma bisa kaget dan terus mendesah
"hmmgfmmmfngemmh" cup "HAH HAH HAH HAH HAH" setelah melepaskan ciumannya untuk membiarkn Hinyta menarik nafas kini tangan kiri Naruto mulai merayap ke bagian dalam celana Hinata "hah hah hah hah,KYAA...Emmm ngeefmmmfmmmg mnggeenff" sehingga membuat Hinata sedikit berteriak tapi tidak jadi karna Naruto langsung membekap mulut Hinata dengan tangan kirinya, setelah itu diapun mendekatkan wajahnya ke telinga Hinata dan berbisik
"haaah, Hinata bagaimana kalau ada yang mendengar suaramu?, apa kau ingin menyebabkan masalah pada tuanmu ini? haaaaah" bisik Naruto di telinga Hinata dengan nada yang sangat menggoda
"hmfff, emmmmgfh ummgnugmmmmf" sehingga membuat Hinata semakin terangsang tapi dia hanya bisa bergumam saja karna tangan Naruto yang masih membekap mulutnya
"puah hah hah hah hah" setelah beberapa saat Narutopun langsung melepaskan tangan kirinyanya yang membekap mulut Hinata dan juga juga tangan kanannya yang memegangi tangan Hinata sehingga membuat Hinata langsung jatuh kepelukan Naruto dan menarik nafas
"hah hah, maafkan Hinata goushujin sama, tapi Hinata kaget saat tiba tiba goushujin sama melakukannya" kata Hinata dengan mata yang sayu sambil menatap wajah Naruto sehingga membuat Naruto yang melihatnya jadi tidak bisa lagi menaha nafsunya
"ngefffm mmmmm nghemmmfmgenmmm!" tiba tiba saja Hinata kembali dikejutkan karna Naruto kembali melumat bibrnya dengan rakus ditambah tangan kanan Naruto yang memegang dan meremas dada Hinata dan tangan kirinya yang menggsok vagina Hinata yang tadinya perlahan kini semakin kencang dan membuat Hinata semakin menggila
"ngemmf nmnmgeeemmmngfmanenmmnmm, mhmhngemmmnhghnmmmem" Hinata yang diperlakukan seperti itu kini menggeliat seperti cacing kepanasan, dan Naruto melakukan kegiatan ini tanpa henti selama beberapa saat
TIME SKIP
Konoha 19.27
setelah memuaskan nafsunya kini terlihatlah Naruto yang sedang tidur(baca: pingsan) setelah mengantarkan Hinata pulang dengan menyamar menjadi anbu dan melepaskan semua bunshinnya.
Sementara itu dikediaman Hokage terlihatlah seorang wanita bersurai merah yang tidak lain adalah Kushina ibu kandung Naruto dan Natsuki sedang memasuki sebuah kamar dilantai dua yang tidak lain adalah bekas kamar Naruto
"hm,kamar siapa iniya? ttebayo kenapa aku belum pernah masuk kesini?" tanyanya terheran heran karna dia baru sadar kalau dilantai dua ada dua kamar tidur
"hm, berantakannya. Tapi sepertinya aku pernah melihak kamar ini sebelumnya" katanya setelah melihat temtat yang begitu berantakanini, tapi tiba tiba
tranng
terdengar suara kaca pecah dan rupanya suara itu berasal dari sebuah bingkai foto yang telah dijatuhkannya, melihat hal ini Kushinalangsung memberekan pecahan kaca yang berserakan dilantai, tapi betapa terkejutnya dia saat dia melihat foto yang didalamya terlihat dia, suaminya dan Natsuki yang masih berusia 2 tahun berfoto sambilberdekatan dengan senyuman terpampang diwajah mereka, sementara Naruto terlihat berada dibelakang mereka bertiga sambil berdiri sambil menutupi kedua mata dengan tangannya. Sehingga membuat Kushina kembali mengingat putranya yang sudah dia lupakan
"hiks hiks Naruto maafkan ibumu nak" katanya sambil terisak setelah mengingat semua hal tentang puranya itu, saat beberapa kali para warga menghajarnya dan dia mengadukannya pada mereka tapi tidak dipedulikannya, saat anaknya masuk rumah sakit karna hampir terbunuh oleh para warga tapi mereka tidakpernahmenjenguknya, saat mereka mengabaikan setiap permintaan dan pertanyaannya setiap hari,disaat mereka sedang duduk di mejamakan dengan suasana yang hangat sementara dia hanya bisa memandangi mereka dari tempatnya.
"hiks hiks NARUTOOO!, hiks hiks" setelah itu diapun menangis sejadi jadinya sehingga membuat Natsuki yang mendengarnya langsung menaiki tangga untk melihat keadaan ibunya
"kaa-san, ada apa?" tanya Naruto yang sudah naik dan melihat keadaan Kushina
"hiks, Natsuki hiks, bagaimana keadaan hiks akakmu di akademi? hiks" kata Kushina sambil mencoba menghentikan tangisannya dan mengusap kasar air matanya.
Malehat keadaan sang ibu membuat Natsuki jadi ragu untuk menjawab kebenarannya tapi dia juga tidak bisa berbohong pada kedua orangtuanya. Sehingga diapun memutuskan untuk menjawab"kaa-san, masih belum tau,kalauNa-Naruto nii sudah diangkat menjadi genin hampir dua tahun yang lalu" dengan jujur
mendengar jawaban sang anak hati Kushina kembali hancur, pasalnya dia masih ingat saat mendengar bahwa Naruto diangkat menjadi genin diusiannya yang masih sangat muda, bahkan diapun hanya diam saja waktu mendengar para ibu ibu menggosipkan anaknya yang menurut mereka telah melakukan kecurangan karna diangkat menjadi genin sebelum lulus dari akademi. Dan yang paling membuat hatinya sakit adalah saat anaknya diusir dari rumah oleh suaminya tapi dia hanya diam saja sambil melihat dari jauh
FLASHBACK
"KELUAR KAU DARI SINI!"kata Minato sambil berteriak menunjuk wajah Naruto
"jadi, ada apa ini Minato sama" tanya Naruto dengan nada santai dan tatapan bosan
"JANGAN PURAPURA TIDAK TAHU KAU!,KAU SUDAH SERING MEMBAHAYAKAN NYAWA BANYAK SHINOBI!" kataMinato sambil kembali berteriak
'jadi begitu ya?, sekarang sudah waktunya untuk melanjutkan pertunjukan ke bagian berikutnya' batin Naruto masih dengan wajah bosan, lalu tiba tiba dia tersenyum dan mulai tertawa"ha,haha, haha, HA HAHAHAHAHAHAHA,HAHAHAHA HAHA HAHA HAHAHAHA" dengan nada girang dan wajah psikopat sambil melakukan posisi meletakan kedua tangannya diwajahnya seperti ingin mencabik cabik wajahnya sendiri, sehinggamembuat Minato yangmelihatnyamerasa kesal
"APA YANG KAU TERTAWAKAN?"
"HA HAHA HA, HAaaa bukan apa apa,hanya saja aku merasa senang, dengan ini aku akan bisa selalu bersama Itachi nii dan bebas dari semua kebodohan ini" sambung Naruto menampilkan senyum merendahkan setelah tertawa
plaak
poof
duuaaaar
setelah mendengar jawaban Naruto Minato langsung menampar Naruto, tapi betapa terkejutnya dia saat Naruto berubah menjadi batang kayu dengan selembar kertas peledak yang menempel dan meledak sehingga menghancurkan lantai 1 kediaman Hokage sehingga membuat Minato langsung melakukan hiraishin tapi justru hal itu membuat Kushina dan Natsuki harus dilarikan kerumah sakit karna luka bakar serius yang diakibatkan oleh ledakan kertas peledak. Semenjak hari itu Minato dan Kushina jadi mulai membenci Naruto dan melupakan kalau Narutopernah menjadi anak mereka, sementara Natsuki menjadi semakin sedih melihat hal ini, dia tadinya ingin membela kakaknya tapi diurungkan niatnya karna melihat kemarahan sang ayah
FLASHBACK END
'hiks, Naruto semogakau masih mau memaafkan kami' batin Kushina yang tanpa sadar meneteskan air mata
"tadaima!" tiba tiba saja Minato pulang dan mengucapsalam,tapi karna tidak ada yang menjawab salamnya diapun langsung naik ke lantai dua untukmengecek keadaan rumah sekalian mencari istri dan anaknya, dan ternyata kedua orang itu kini sedang berada disebuah kamar tua bekas putranya.
"Kushina, Natsuki ada apa dngan kalian berdua?" tanya Minato keheranan melihat kedua ibu dan anak ini sedang memandang keluar jendela sambil duduk di kasur yang sudah berdebu
"tidak ada apa apa" jawab mereka bersamaan dan langsung meninggalkan Minato dikamar itu. Tapi saat Minato ingin berbalik dan menyusul istrinya, tanpa sengaja dia melihat foto yang tadi dilihat Kushina dan membuat Minato juga merasakan hal yang sama dengan Kushina
'maafkan ayah Naruto' batin Minato dengan nada yang penuh makna
TIME SKIP
KONOHA 09.32
di training ground 7 kini terlihatlah anggota team Naruto sedang berkumpul
"AAAKHHH" teriak Yui yang sedang menunggu Naruto
"sensei, kalau ada yang ingin kau sampaikan pada kami lakukan saja sekarang!. Aku sudah sangat bosan menunggu si teme"teriak Yui yang rupanya sedang menunggu Naruto
"fufufufuf" sementara Ivyyang mendengarnya hanya tertawa halus sambil menutupimulut dengan satu tangan dan mata berbentuk smile eye
"yo!" tiba tiba saja Naruto sudah duduk disebelah Yui tanpa diadari oleh mereka semua sebelumnya, sehinggaYui langsung terkejut
"KYAAAAA!"
"eh, Naruto kun kau sudah datang ya?" tanya Ivy sambil terus memperhatikan wajah Naruto
"ya, begitulah jadi ada hal penting apa yang ingin kau sampaikan sampai harus membuatku jauh jauh datang kesini?" tanya Naruto tanpa memalingkan wajah dari buku laknatnya, saat ini Naruto memakai kaos hitam ketat yang menunjukan lekukan tubuh bidangnya, jaket hitam yang diikatkan dipinggang, celan hitam selutut, sepatu ninja berwarna hitam dan hitai ate yang dikalungkan dilehernya, dan jangan lupa kaca mata yang selalu menghiasi wajahnya. Hari ini diaberpakaian seperti ini karna saat ini sudah mulai masuk musim panas di Konoha
"hoaaam, akhirnya kau datang juga Naruto"kata Hayate yang jiwanya baru kembali dari alam kematian karna terlalu lama menunggu Naruto mencoba mengabaikan perkataan Naruto barusan dan langsung memberikan mereka bertiga selembar kertas dan menyuruh mereka membacanya
"jadi apa kalian akan ikut?" tanyanya setelah melihat ketiga muridnya
"yeea!, tentu saja aku ikut" teriak Yui dengan semangatnya
"hm,ujian chunin di desa Suna, kalau begitu aku ikut sajalah karna kelihatannya aku butuh liburan ini" kata Naruto yang tidak menganggapnya serius
"haah, kau sendiri bagaimana Ivy?"tanya Hayate pada salah satu muridnyasetelah menghela nafas melihat murid paling mata duitannya itu
"hm, kalau Naruto kun ikut maka aku juga" dan sialnya Hayate karna menanyai muridnya yang satu lagi yang sudah sejak lama jadi fansgirlnya Naruto sehingga dia hanya bisa menghela nafas lagi
"hm, yasudah nanti kalian isi formulirnya, lalu setelah itu serahkan padaku besok" dan setelah itupun mereka semua berpisah
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
nyahahahaha jumpalagi dengan saya alter emiya shirou, maaf kalau chap ini kependekan soalnya saya nulisnya sambil nyuri nyuri waktu. Dan untuk para pembaca ane cuma mau promoin fic ane satunya lagi namanya (BLANK) kalau kalian udah baca fic ane yang ini tolong di review juga ya. Dan sebagai tambahan mungkin bagi yang nungguin kelanjutan dua cerita ini harus menunggu sedikit lama apa lagi di fic (BLANK) karna mekanismenya yang memaksa otak ane buat berfikir. Akhir kata saya Alter Emiya Shirou undur diri sampai jumpa di chap selanjutnya :)
