Seorang pria mungil kini tengah menatap dirinya di depan cermin, sembari tangannya yang mengelus pipi kanan dan kiri. Sedangkan seorang pria bertubuh tinggi tengah berbaring di ranjang sambil menatap punggung pria mungil itu. "Chan... apa aku terlihat seperti Mongryoung ?" Tanya pria mungil itu sambil menoleh ke arah pria yang diajaknya berbicara. "Ya. Kau terlihat manis dan imut." Chanyeol menjawabnya sambil tersenyum dengan memperlihatkan deretan giginya yang putih itu. "Jadi... aku benar-benar terlihat gemuk dan jelek ya..." Gumam Baekhyun lalu mengalihkan pandangannya ke cermin dan menatap sedih dirinya. "Tidak, Baek. Bukan begitu maksudku." Chanyeol yang bingung dengan kalimat yang dilontarkan Baekhyun sehingga terpaksa membuatnya bangun dari ranjang. "Ya. Aku mengerti, Chan. Semakin hari aku semakin tua dan aku pun terlihat semakin jelek dan gemuk." Baekhyun bergumam lagi lalu mendapati kekasihnya sudah berdiri di belakangnya sambil menatap ke cermin sama seperti yang sedang ia lakukan. "Apa kau tahu apa yang aku suka darimu ?" Tanya Chanyeol, ia mulai mengusap pelan rambut Baekhyun. Baekhyun hanya menggeleng masih dengan wajahnya yang sedih. "Aku suka dengan wajahmu yang manis dan imut juga tubuhmu seksi. Aku suka melihat dirimu seperti itu." Chanyeol berbicara sambil tersenyum manis, membuat Baekhyun semakin merasa buruk lalu ia mulai menundukkan kepalanya karena matanya sudah berkaca-kaca. "Tapi apa kau tahu apa yang lebih aku suka darimu, Baek ?" Tanya Chanyeol lagi sambil menarik dagu Baekhyun dari belakang, membuat Baekhyun menatap lagi pantulan dirinya dan Chanyeol di cermin. "Senyuman darimu dan cinta yang kau berikan membuatku lebih menyukaimu. Tak ada seorangpun yang mampu memberikan sebanyak dirimu, Baek. Aku tidak mempedulikan tubuhmu yang gemuk atau kurus dan juga wajahmu yang jelek atau tidak. Karena sayangnya aku tetap tidak bisa berpaling darimu, Baekhyun." Kalimat yang Chanyeol ucapkan malah membuat air mata Baekhyun terus mengalir tanpa henti lalu diakhiri dengan Baekhyun yang segera berdiri dan memeluk sosok tinggi itu.
-END-
